cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PERAN KKN DALAM PENYULUHAN DAN DETEKSI DINI PENYAKIT DEGENERATIF MASYARAKAT DESA CIJAGANG Hidayatulloh, Syarif; Halimatushadyah, Ernie; Zuleika, Adinda Putri; Anugrahayu, Aprilia; Telambanua, Merdiani; Sharqony, Muh Aly; Triyana, Ni Nyoman; Amaliah, Nurmala; Rizkiyawati, Rizkiyawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.41469

Abstract

Beberapa penyakit degeneratif paling umum diantaranya yaitu hipertensi, asam urat, gula darah, dan kolesterol. Penyakit tersebut berkembang sebagai akibat dari kurangnya aktivitas fisik, pola makan, gaya hidup yang tidak sehat dan faktor stres sehingga mempengaruhi kualitas hidup dan produktivitasnya serta meningkatkan angka kematian yang tinggi. Pencegahan terhadap penyakit degeneratif ini dapat dilakukan sebelum terdiagosa maupun sesudah terdiagnosa. Pencegahan yang dapat dilakukan dengan meningkatkan kesadaran akan faktor resiko, menjauhi faktor resiko dan melakukan cek kesehatan secara teratur. Peningkatan kesadaran dapat dilakukan dengan edukasi baik secara langsung maupun menggunakan teknologi. Edukasi dapat meningkatkan motivasi pasien terkait dengan kepatuhan manajemen diri. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada minggu pertama bulan Juli 2024, bertempat di Kampung Cilalay dan Kampung Parasu, Desa Cijagang. Sasaran kegiatan adalah masyarakat setempat, dengan fokus pada peningkatan pengetahuan terkait penyakit degeneratif dan pemanfaatan herbal sebagai alternatif kesehatan. Pengetahuan masyarakat mengenai penyakit degeneratif dan penggunaan herbal sebagai pelengkap pengobatan masih terbatas. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar warga tidak memahami konsep penyakit degeneratif dan hubungannya dengan gaya hidup, serta memiliki kepercayaan rendah terhadap manfaat herbal. Setelah penyuluhan, post-test menunjukkan peningkatan pemahaman dan kepercayaan warga secara signifikan, di mana seluruh responden memahami konsep penyakit degeneratif dan manfaat herbal sebagai pelengkap pengobatan. Berdasarkan hasil analisis pre-test dan post-test, kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Cijagung tentang penyakit degeneratif dan teh herbal.
TINJAUAN PUSTAKA : SENGATAN UBUR-UBUR Azizaturrahmah, Gina Aulia; Muttaqin, Syihabul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.41474

Abstract

Sengatan ubur-ubur merupakan kasus tahunan di Indonesia, dimana setiap tahun hampir selalu ada laporan kasus sengatan terhadap pengunjung pantai di berbagai daerah.  Sengatan yang dilaporkan memiliki luaran yang bervariasi, sebagian besar pasien selamat berkat penanganan yang cepat dan adekuat oleh petugas pantai, namun terdapat juga laporan sengatan ubur-ubur yang menyebabkan korban harus mendapat perawatan intensif di ICU. Pengetahuan umum mengenai morfologi ubur-ubur, tindakan pencegahan dan penanganan sengatan sangat baik jika dikuasai oleh masyarakat, sehingga dapat mencegah kejadian parah akibat sengatn ubur-ubur. Artikel ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan informasi mengenai sengatan ubur-ubur, seperti klasifikasi ubur-ubur yang berpotensi menimbulkan sengatan di daerah perairan Indonesia, manifestasi klinis yang mungkin muncul, dan terutama tatalaksana yang dapat dilakukan pada kasus sengatan ubur-ubur. Penelitian ini berjenis tinjauan pustaka naratif, dengan analisa deskriptif untuk menghimpun, menganalisa, dan menyusun data dari literatur yang digunakan sebagai referensi. Lokasi penelitian tidak ditetapkan secara spesifik, namun literatur yang menggunakan lokasi di perairan Indo Pasifik  diutamakan untuk digunakan sebagai referensi. Literatur didapatkan dari database elektronik seperti PubMed, Google Schoolar, Nature, PMC, MDPI, Wiley, dan ScienceDirect. Pencarian dilakukan dengan kata kunci “jellyfish envenomation”, “jellyfish sting”, “physalia physalis” , “jellyfish toxin”, “clinical manifestastation of jellyfish sting” dan “treatment of jellyfish sting”. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat variasi dan perbedaan efek tatalaksana pada jenis-jenis ubur ubur. Secara umum tatalaksana pada sengatan ubur-ubur dapat dilakukan dengan mengamankan tanda vital korban, menyingkirkan nematosit dan tentakel yang melekat, melakukan pembilasan dengan air laut, melakukan kompres air hangat, dan pemberian obat-obatan.
HUBUNGAN KECANDUAN GAME ONLINE TERHADAP POLA TIDUR PADA REMAJA Safira Hakim, Dziya; Widodo, Arif
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.41771

Abstract

Kecanduan game online semakin menjadi masalah yang meresahkan di kalangan remaja, terutama karena dampaknya terhadap perilaku, psikologi, dan kesehatan fisik, termasuk pola tidur yang tidak teratur. Akses yang mudah terhadap perangkat pintar dan permainan online memperburuk situasi, meningkatkan kekhawatiran bagi orang tua, guru, dan praktisi kesehatan. Oleh karena itu, untuk mengembangkan teknik pencegahan dan intervensi yang efektif, diperlukan lebih banyak pengetahuan tentang bagaimana kecanduan game online mempengaruhi pola tidur remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola tidur remaja dengan kecanduan game online di MA Yatpi Godong. Dengan pendekatan cross-sectional dan metodologi deskriptif korelasional, metodologi penelitian adalah kuantitatif. Sampel yang berjumlah 80 responden dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil uji statistik Spearman’s rho menunjukkan p-value sebesar 0,001 (p < 0,005) dan koefisien korelasi (r) sebesar 0,769. Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara kecanduan game online dengan pola tidur remaja. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kecanduan game online berkontribusi terhadap pola tidur tidak teratur pada remaja. Oleh karena itu, diperlukan upaya preventif dan intervensi yang lebih efektif untuk mengurangi dampak negatif kecanduan game online terhadap kesehatan remaja.
EFEK ANTIBODI MONOKLONAL TOCILIZUMAB TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGIK PARU PASIEN COVID-19: LITERATURE REVIEW Kowureng, Brigita Kezia Hana; Kairupan, Carla Felly; Durry, Meilany Feronika
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.41815

Abstract

Coronavirus disease 2019 (COVID-19), suatu penyakit yang disebabkan oleh SARS-CoV-2, sering menimbulkan kerusakan paru berat akibat badai sitokin, dengan IL-6 sebagai mediator utama inflamasi. Tocilizumab (TCZ), antibodi monoklonal yang menghambat IL-6, telah digunakan untuk mengurangi inflamasi pada pasien COVID-19, namun dampaknya terhadap gambaran histopatologik paru masih kurang dibahas. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau efek tocilizumab terhadap gambaran histopatologik paru pada pasien COVID-19. Metodologi penelitian ini yaitu meninjau kembali karya tulis yang berhubungan dengan efek antibodi monoklonal tocilizumab terhadap gambaran histopatologik paru pasien COVID-19 melalui database PubMed dan ClinicalKey, serta mesin pencari Google Scholar. Sebuah penelitian menunjukkan bukti bahwa tocilizumab (TCZ), sebagai antagonis reseptor IL-6, efektif memperbaiki gambaran histopatologik paru pada model tikus BALB/c dengan kerusakan paru akibat cytokine storm syndrome (CSS). Perbaikan yang diamati meliputi pengurangan edema interstisial, pemulihan struktur alveolar, dan penurunan infiltrasi neutrofil. Tujuh penelitian menunjukkan TCZ juga menurunkan biomarker inflamasi seperti IL-6, CRP, ferritin, LDH dan rasio neutrofil/limfosit (NLR), yang berperan dalam mengendalikan inflamasi dan mencegah kerusakan progresif jaringan paru. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa TCZ efektif memperbaiki gambaran histopatologik paru pasien COVID-19 yang rusak akibat CSS. Sebagai antagonis reseptor IL-6, TCZ mengurangi edema interstisial, memperbaiki struktur alveolar, dan menurunkan infiltrasi neutrofil. Penurunan biomarker inflamasi seperti IL-6, CRP, ferritin, dan LDH juga mendukung peran TCZ dalam mengendalikan inflamasi dan mencegah kerusakan jaringan paru progresif, sehingga dapat menjadi terapi potensial untuk pasien COVID-19 berat.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN JUS KOMBINASI TOMAT DAN JAMBU BIJI TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH Febriyona, Rona; Muhamad, Zuriati; Rengkung, Renalda
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.41865

Abstract

Komplikasi diabetes melitus tipe 2 bisa dihindari melalui pengendalian glukosa darah, akan tetapi, di Indonesia fokus utamanya adalah mencapai target pengendalian glukosa darah masih belum berhasil sehingga diperlukan upaya pengendalian tingkat gula darah salah satunya dengan terapi herbal yaitu minuman jus tomat dan jus jambu biji. Penelitian ini bermaksud untuk  mengevaluasi manfaat yang diperoleh dari pemberian jus campuran tomat dan jambu biji dalam menurunkan kadar gula darah pada pengidap diabetes melitus tipe II di area layanan Puskesmas Limboto. Desain penelitian quasy experiment dengan non equivalent control group design, sampel sejumlah 32 pasien dengan menggunakan teknik sampel purposive sampling, variabel penelitian yaitu campuran jus tomat dan jambu biji, jus jambu biji, serta tingkat glukosa darah, instrument menggunakan SOP dan lembar observasi kadar glukosa darah dan Data diolah menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan hasil mean rank menunjukkan kelompok intervensi yang diberikan jus kombinasi tomat dan jambu biji memiliki tingkat gula darah yang mengalami penurunan lebih signifikan, secara keseluruhan yaitu kelompok intervensi dengan peringkat rata-rata terendah, dibandingkan kelompok pembanding yang hanya diberikan jus jambu biji. Kemudian, p-value 0.029 (<α=0.05). Kesimpulanya yaitu terdapat terdapat ketidaksesuaian yang signifikan dalam tingkat gula darah antara kelompok yang diberikan jus campuran tomat dan jambu biji (intervensi) dan jus jambu biji (kontrol) sehingga campuran jus tomat dan jambu biji lebih efektif dibandingkan jus jambu biji diberikan pada pengidap diabetes melitus tipe II.
THE KNOWLEDGE LEVEL STUDENTS OF THE FACULTY OF ECONOMICS AND BUSINESS, UNIVERSITY OF MATARAM REGARDING CLEAN AND HEALTHY LIVING BEHAVIOR BULKIS, NANDA; Puspitasari, Candra Eka
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.41979

Abstract

PHBS merupakan perilaku kesehatan seorang individu yang dilakukan secara sadar yang berfungsi memelihara kesehatan atau berperan dalam kegiatan kesehatan. Setiap orang mempunyai kesempatan yang sama mengenai Kesehatan. PHBS penting untuk membiasakan hidup di lingkungan yang bersih. Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan manusia untuk dapat melakukan aktivitas. Kesehatan dapat mendukung pendidikan kemudian pendidikan akan mendukung status kesehatan. Menjaga kesehatan dapat dilakukan dengan menerapkan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Lokasi pengambilan sampel dilakukan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram. Jumlah populasi mahasiswa FEB Unram sebanyak 6790 orang, selanjutnya dilakukan perhitungan sampel minimum dengan rumus slovin dengan selang kepercayaan 10% pada populasi yang diketahui dan diperoleh minimum 100 responden dengan memperoleh 107 responden. Data diolah dengan menggunakan statistik deskriptif, selanjutnya dilakukan uji lanjutan dengan uji statistik yaitu Kruskal-Wallis dan Maan Whitney untuk melihat karakteristik responden. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan tingkat pengetahuan PHBS mahasiswa FEB berdasarkan jenis kelamin, usia dan program studi (p=0,317; p=0,416; p=0,423). Sebanyak 99,07% responden termasuk dalam kategori tingkat pengetahuan tinggi. Jadi dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis terhadap PHBS termasuk dalam kategori tinggi.
STUDI KASUS : PENERAPAN METODE SWADDLING DAN SHUSHING DALAM MENINGKATKAN KENYAMANAN BAYI DENGAN ASFIKSIA NEONATORUM YANG MENJALANI TINDAKAN INVASIF DI RUANG PERINATOLOGI RSUD dr. T.C. HILLERS MAUMERE Namang, Maria Vinansia Ohe; Fembi, Pembronia Nona
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.42142

Abstract

Asfiksia neonatorum adalah kegagalan dalam memulai dan mempertahankan pernapasan ketika neonatus lahir. Kasus asfiksia neonatus merupakan terbanyak kedua di ruangan Perinatologi RSUD dr. T.C. Hillers Maumere. Bayi asfiksia membutuhkan perawatan khusus, sehingga bayi harus mendapatkan beberapa tindakan invasif yang dapat menimbulkan nyeri, seperti pengambilan darah, pemasangan infus dan injeksi obat. Nyeri yang terjadi menimbulkan ketidaknyamanan dan stres pada bayi, sehingga diperlukan tindakan nonfarmakologis untuk memberikan rasa nyaman pada bayi yaitu metode swaddling dan shushing.  Tujuan penelitian ini adalah menerapkan intervensi keperawatan metode swaddling dan shushing pada bayi asfiksia untuk memberikan rasa nyaman selama dilakukan tindakan invasif. Metode penelitian adalah studi kasus, jumlah subjek sebanyak 2 orang bayi, dengan kriteria inklusi asfiksia neonatorum ringan-berat dan akan dilakukan tindakan invasif. Penerapan metode swaddling menggunakan bedong bayi dan metode shushing menggunakan suara berbisik “shshshsh”. Nyeri diukur menggunakan skala NIPS. Hasil yang diperoleh pada subjek pertama dan kedua yaitu kategori skala nyeri ringan. Kesimpulan: penerapan metode swaddling dan shushing dapat menjadi salah satu alternatif nonfarmakologis untuk memberikan rasa nyaman selama dilakukan tindakan invasive, dan diharapkan menjadi bagian dari asuhan perkembangan bayi selama di rawat di Rumah Sakit.
DETERMINAN PENCEGAHAN IBU HAMIL DALAM DETEKSI DINI KEJADIAN STUNTING Raharsari, Razeki Tri; Sartika, Sartika; Warini, Warini; Nuraida, Ida; Putri, Devia Lydia; Fauziah, Nura Suciati; Istiqomatunnisa, Istiqomatunnisa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.42162

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan global yang masih menjadi perhatian serius karena dampaknya terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang menentukan pencegahan stunting melalui deteksi dini oleh ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan pencegahan ibu hamil dalam deteksi dini kejadian stunting. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2025 di wilayah kerja Puskesmas Cijeruk Kabupaten Bogor. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester I di wilayah kerja Puskesmas Cijeruk Kabupaten Bogor sebanyak 110 ibu hamil. Metode pengambilan sampel penelitian menggunakan sampling jenuh/sensus, sehingga besar sampel sebanyak 110 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisis data terdiri dari analisis univariat dan bivariat. Uji hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah chi-square. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh pengetahuan (p-value= 0,033), peran bidan (p-value= 0,025), dan dukungan suami (p-value= 0,005) memiliki hubungan yang signifikan dengan pencegahan stunting. Simpulan penelitian bahwa pengetahuan, peran bidan, dan dukungan suami memiliki hubungan yang signifikan dengan pencegahan stunting. Dukungan suami memiliki pengaruh paling kuat terhadap pencegahan stunting dibandingkan dengan variabel lainnya, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai Odds Ratio tertinggi (3,900). Oleh karena itu, upaya peningkatan edukasi bagi keluarga serta optimalisasi peran bidan dalam mendukung ibu dalam pencegahan ibu hamil dalam deteksi dini kejadian stunting perlu lebih diperkuat. Program “Suami Siaga Stunting” dapat dikembangkan dengan pendekatan berbasis komunitas untuk meningkatkan kesadaran dan peran aktif suami dalam mendukung pola makan sehat dan pemenuhan gizi keluarga.
TERAPI MUROTTAL AL-QURAN DALAM MENURUNKAN KECEMASAN PERSALINAN PADA IBU HAMIL USIA REMAJA Yunita, Ike; Susanti, Wiji; Resnawati, Resnawati; Putri, Arini Serda; Jayanti, Nisa Sri; Damayanti, Fegi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.42163

Abstract

Kehamilan pada usia remaja merupakan salah satu tantangan besar dalam kesehatan reproduksi yang dapat menimbulkan berbagai dampak psikologis, termasuk kecemasan menjelang persalinan. Terdapat seorang ibu hamil berusia 17 tahun, primigravida (kehamilan pertama), datang ke Puskesmas Leuwiliang dengan keluhan sulit tidur, sering merasa gelisah, dan takut menghadapi persalinan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis efektivitas terapi murottal Al-Qur'an dalam menurunkan kecemasan persalinan pada ibu hamil usia remaja. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian one group pretest post test without control. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2025 di wilayah kerja Puskesmas Leuwiliang Kabupaten Bogor. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil usia remaja di wilayah kerja Puskesmas Leuwiliang Kabupaten Bogor sebanyak 30 ibu hamil. Metode pengambilan sampel penelitian menggunakan sampling jenuh/sensus, sehingga besar sampel sebanyak 30 responden. Instrumen penelitian menggunakan Visual Analog Scale for Anxiety (VAS-A). Uji hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kecemasan menurun dari 8,50 menjadi 3,97 setelah terapi, dengan perbedaan yang secara statistik signifikan (p = 0,000). Simpulan penelitian bahwa terapi Murottal Al-Qur'an secara signifikan menurunkan kecemasan persalinan pada ibu hamil usia remaja. Disarankan ibu hamil usia remaja untuk rutin mendengarkan Murottal Al-Qur’an, terutama pada trimester akhir kehamilan, sebagai upaya untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan ketenangan menjelang persalinan.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG PERNIKAHAN USIA DINI Indah , I Gusti Agung Ayu Cahyani; Sriasih, Ni Gusti Kompiang; Darmapatni, Made Widhi Gunapria
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.42293

Abstract

Saat ini, semakin banyak pernikahan usia dini terjadi, terutama di kalangan mereka yang masih bersekolah. Salah satu hal yang dapat memengaruhi fenomena ini adalah pengetahuan. Pemahaman dan sikap memiliki keterkaitan satu dengan yang lain. Seseorang yang memiliki pemahaman yang baik tentang pernikahan dini akan memiliki sikap yang positif terhadap hal tersebut. Keduanya dapat menjadi modal bagi individu dalam mengambil keputusan. Selain itu faktor lain penyebab terjadinya pernikahan usia dini diakibatkan gaya pacaran remaja yang melampaui batas. Sex before marriage dinormalisasikan oleh remaja tanpa peduli dampak buruk baik kesehatan mental, penyakit menular seksual, dan putusnya pendidikan akibat pernikahan dini.  Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah cross-sectional. Populasi peneitian ini yaitu seluruh siswa kelas IX di SMK Negeri 1 Petang, yang terdiri dari empat kelas dengan total 193 oran dan sampel sebanyak 66 orang. Hasil analisis data menunjukkan hasil sebanyak 72,2% responden menunjukkan pengetahuan baik dan sikap positif, sedangkan 66,7% responden memiliki pengetahuan yang baik namun tetap menunjukkan sikap yang negatif. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa responden yang memiliki pengetahuan dan sikap yang baik dengan yang memiliki sikap yang negatif tidak jauh berbeda. Sehingga, pendidikan terkait dengan hal tersebut sangat dibutuhkan untuk dilaksanakan secara rutin. Hal ini diharapkan mampu menekan angka pernikahan dini yang terjadi.