cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
EFEKTIVITAS TERAPI HIPNOSIS LIMA JARI PADA PENURUNAN KECEMASAN PASIEN HIPERTENSI DI IGD Damansyah, Haslinda; Yunus, Pipin; Kasim, Salsabila
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.40681

Abstract

Dampak dari ansietas dapat mempengaruhi stimulasi sistem saraf simpatis, yang meningkatkan frekuensi darah, curah jantung dan tahanan vaskular perifer, selain itu memacu jantung berdenyut lebih cepat serta lebih kuat, sehingga tekanan darah akan meningkat. hipnosis 5 jari merupakan terapi generalis keperawatan di mana klien melakukan hipnotis diri sendiri dengan cara klien memikirkan pengalaman yang menyenangkan dengan media lima jari. Ansietas klien hipertensi semakin meningkat dengan kurangnya pengetahuan tentang perawatan penyakit hipertensi yang dideritanya. Penderita hipertensi yang mengalami ansietas akan memperlihatkan gejala somatis (timbul gejala pada tubuh) dan rasa gugup atau ketakutan. Tujuan penelitian yaitu untuk melihat efektivitas terapi hipnosis lima jari pada kecemasan pasien hipertensi di ruangan IGD. Desain Penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen one group pre-post test dilakukan pada 15 pasien hipertensi di RSUD Toto Kabila dengan accidental sampling. Kriteria inklusi: pasien hipertensi sadar di IGD; eksklusi: pasien tidak bersedia dan yang tidak sadar. Analisis menggunakan paired sample t-test.Sebelum Terapi Dari 15 pasien hipertensi, 4 (26,7%) kecemasan ringan, 7 (46,7%) sedang, 4 (26,7%) berat. Tekanan darah: 8 (53,3%) derajat 1, 6 (40,0%) derajat 2, 1 (6,7%) derajat 3. Setelah terapi hipnosis, 4 (26,7%) tidak cemas, 5 (33,3%) kecemasan ringan, 4 (26,7%) sedang, 2 (13,3%) berat. Tekanan darah: 6 (53,3%) normal tinggi, 8 (40,0%) derajat 1, 1 (6,7%) derajat 2. Hasil Analisis Uji paired sample t-test menunjukkan penurunan kecemasan (-0,733, p = 0,001) dan tekanan darah (-0,867, p = 0,001). Terapi hipnosis efektif menurunkan kecemasan dan tekanan darah pasien hipertensi.
PENERAPAN DISCHARGE PLANNING DALAM PELAYANAN KEPERAWATAN DI RUANG ANAK Hidayat, Euis H.; Pelealu, Arifandi; Basri, Supriyanto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.40691

Abstract

Perencanaan pulang (discharge planning) merupakan proses perencanaan sistematis yang dimulai saat pasien masuk hingga keluar rumah sakit, namun pelaksanaannya masih belum optimal di berbagai rumah sakit Indonesia. Penyusunan Perencanaan Pemulangan Pasien (P3) diawali saat proses asesmen awal rawat inap dan membutuhkan waktu agak panjang, termasuk pemutakhiran atau updating. Untuk identifikasi pasien yang membutuhkan Perencanaan Pemulangan Pasien. Saat ini perencanaan pulang bagi pasien yang dirawat belum optimal dimana perawat masih terbatas pada pelaksanaan kegiatan rutinitas saja yang berupa informasi kontrol ulang. Perawat perlu mempersiapkan apa yang akan disampaikan dengan baik, serta teknik pendekatan yang fokus pada bidang penting Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan discharge planning di ruang rawat inap anak. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif studi kasus dengan sampel 12 perawat di ruang rawat inap anak. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi dengan pilihan "dilakukan" dan "tidak dilakukan". Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden didominasi perempuan (75%), pendidikan Ners (83,3%), dan seluruh responden memiliki pengetahuan baik tentang discharge planning. Dari delapan aspek yang dinilai, lima aspek mendapat respon "dilakukan" yang dominan, dua aspek dengan respon "tidak dilakukan" yang lebih banyak, dan satu aspek menunjukkan hasil seimbang, dengan tiga aspek mendapat respon positif 100%. Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar perawat telah menerapkan discharge planning dengan baik di ruang rawat inap anak, meski masih ada beberapa aspek yang perlu ditingkatkan pelaksanaannya.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENINGKATAN KEJADIAN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF) PADA PASIEN DEWASA DI RAWAT JALAN RSUD Dr. (HC) Ir. SOEKARNO PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TAHUN 2024 Natasha, Nara; Jaya, Hendra Kusuma; Faizal, Muhammad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.40735

Abstract

Congestive Heart Failure (CHF) adalah suatu kondisi dimana jantung mengalami kegagalan dalam memompa darah guna mencukupi kebutuhan sel-sel tubuh, nutrisi, dan oksigen secara adekuat. Hal ini mengakibatkan peregangan ruang jantung (dilatasi) guna menampung darah lebih banyak untuk dipompakan ke seluruh tubuh atau mengakibatkan otot jantung kaku dan menebal. Jantung hanya mampu memompa darah untuk waktu yang singkat dan dinding otot jantung yang melemah tidak mampu memompa dengan kuat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Survey Cross Sectional dan Uji Chi-Square dengan hasil berupa analisa univariat dan analisa bivariat. Dengan menggunakan Total Sampling. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien yang berobat jalan di rawat jalan RSUD Dr.(HC) Ir. Soekarno Kepulauan Bangka Belitung. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 44 orang. Hasil Penelitian ini diketahui ada hubungan yang bermakna antara Usia (P Value = 0,009), Hipertensi (P Value = 0,023), Merokok (P Value = 0,000) dengan Peningkatan Kejadian CHF pada pasien dewasa di RSUD Dr.(HC) Ir soekarno.Saran dari penelitian ini adalah agar dapat meningkatkan promosi kesehatan kepada pasien dan masyarakat terkait faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian CHF agar dapat dilakukan penanganan secara cepat dan tepat.
HUBUNGAN KATARAK DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN LANSIA DI POLI MATA RUMAH SAKIT BAKTI TIMAH KOTA PANGKAL PINANG TAHUN 2024 yulista, heni; Arjuna, Arjuna; Ardiansyah, Ardiansyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.40748

Abstract

Permasalahan Kesehatan mata sering kali membawa dampak yang signifikan terhadap lansia, salah satu penyebab utama penglihatan pada lansia adalah katarak. Katarak yang dibiarkan dan tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan kebutaan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan kota pangkal pinang pada tahun 2023 penderita katarak pada lansia sebanyak 169 orang lansia, kemudian pada tahun 2024 penderita katarak mengalami peningkatan menjadi 243 orang lansia. Peningkatan tersebut menjadikan penyakit katarak sebagai suatu masalah khususnya pada lansia sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan katarak dengan Tingkat kemandirian lansia di poli mata Rumah Sakit Bakti Timah Kota Pangkal Pinang Tahun 2024. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif melalui pendekatan yang digunakan adalah cross sectional. Popurrlasi dalam perrnerrlitian ini adalah lansia yang datang berrrobat kerr Poli Mata Rurrmah Sakit Bakti Timah Kota Pangkal Pinang tahurrn 2023 yang terlah didiagnosa katarak. Sampel penelitian ini ditentukan menggunakan rumus slovin dengan dua kategori yaitu inklusi dan ekslusi. Hasil dari penelitian ini didapatkan hasil P-Value 0,000 atau ≤ dari 0,05 yang memiliki arti terdapat hubungan katarak dengan tingkat kemandirian lansia. Analisis lebih lanjut diperoleh hasil OR = 77,000 (13,728-431,884) yang berarti katarak matur dengan tingkat kemandirian memiliki kecenderungan untuk ketergantungan berat sebesar 77,000 kali lebih besar dibandingkan pasien katarak immature pada tingkat ketergantungan ringan. Keseimpulan dari penelitian ini yakni ada huìbuìngan katarak deìngan tingkat keìmandirian lansia di poli mata Ruìmah Sakit Bakti Timah Kota Pangkalpinang tahuìn 2024
FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MANAJEMEN CAIRAN PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE DI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT ARSANI SUNGAILIAT TAHUN 2024 Lestari, Endah Riski; Faisal, M; Ardiansyah, Ardiansyah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.40751

Abstract

ngestive Heart Failure (CHF) adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu mempompa darah keseluruh tubuh, sehingga jantung hanya dapat mempompa darah dalam waktu singkat dan lemahnya dinding miokardium menyebabkan jantung tidak dapat mempompa darah dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan manajemen cairan pada pasien congestive heart failure di rawat jalan Rumah Sakit Arsani Sungailiat Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah penderita CHF yang ada di Rumah Sakit Arsani Sungailiat. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 51 orang, dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Uji statistic chi square. Hasil penelitian didapatkan tingkat Pendidikan menunjukan bahwa hasil P-Value 0,000 atau ≤ dari 0,05 yang memiliki arti terdapat hubungan antara Tingkat Pendidikan dengan kepatuhan manajemen cairan, dukungan keluarga menunjukan hasil P-Value 0,000 atau ≤ dari 0,05 yang memiliki arti terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan manajemen cairan, pengetahuan menunjukan bahwa hasil P-Value 0,000 atau ≤ dari 0,05 yang memiliki arti terdapat hubungan antara Tingkat pengetahuan dengan kepatuhan manajemen cairan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada hubungan tingkat pendidikan, dukungan keluarga dan pengetahuan dengan kepatuhan manajemen cairan pada pasien CHF di rawat jalan Rumah Sakit Arsani Tahun 2024. Saran bagi penelitian ini hasil penelitian dapat menjadi sumber informasi bagi peneliti, institusi pendidikan, dan kesehatan dalam mengatasi masalah kepatuhan manajemen cairan pada pasien CHF.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN APD (ALAT PELINDUNG DIRI) PADA PEKERJA PLN KOTA FAJAR ACEH SELATAN Miranda, Rina; Marniati, Marniati; Lutfhi, Fakhrurradhi; Fahlevi, Muhammad Iqbal
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.40896

Abstract

Alat Pelindung Diri (APD) merupakan perlengkapan yang digunakan oleh pekerja untuk melindungi diri dari potensi bahaya di tempat kerja, guna mengurangi risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja (PAK). Pekerja yang tidak mematuhi aturan penggunaan APD berisiko mengalami kecelakaan atau gangguan kesehatan yang disebabkan oleh lingkungan kerja. Penggunaan APD yang tidak optimal dapat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan sikap pekerja terhadap pentingnya keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan penggunaan APD pada pekerja PLN Kota Fajar Aceh Selatan. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan teknik total sampling, melibatkan 39 responden. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 95% (α=0,05). Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai p-value untuk variabel pengetahuan adalah 0,001 (< α), sedangkan variabel sikap memiliki nilai p-value 0,000 (< α). Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap terhadap kepatuhan penggunaan APD. Kesimpulannya, semakin baik pengetahuan dan sikap pekerja, semakin tinggi kepatuhan dalam menggunakan APD. Oleh karena itu, perusahaan diharapkan meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan APD, memberikan pelatihan berkala untuk meningkatkan kepatuhan, serta memastikan ketersediaan dan kesesuaian APD yang digunakan pekerja agar keselamatan kerja lebih terjamin. Selain itu, sosialisasi mengenai pentingnya APD perlu dilakukan secara terus-menerus agar budaya keselamatan kerja dapat tertanam dengan baik.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MENJALANI TERAPI HEMODIALISA PADA PENYAKIT GAGAL GINJAL KRONIK DI RSUD Dr (HC) Ir. SOEKARNO TAHUN 2024 Aprilianda, Wiwie; Kusumajaya, Hendra; Maryana, Maryana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.41095

Abstract

Kepatuhan didefinisikan sebagai sejauh mana perilaku pasien sesuai dengan pedoman pengobatan yang disepakati yang ditetapkan oleh penyedia layanan kesehatan. Gagal Ginjal Kronik atau CKD ( chronic kidney disease) merupakan suatu kondisi abnormal yang berlangsung lebih dari 3 bulan,, ditandai oleh gangguan fungsi ginjal seperti kelainan struktur, perubahan dalam sedimen urin, serta peningkatan kadar ureum dan kreatinin. Gagal ginjal kronik terjadi karena penurunan kemampuan ginjal dalam mempertahankan keseimbangan didalam tubuh. Kerusakan ginjal terjadi pada nefron termasuk glomerulus dan tubulus ginjal, nefron yang mengalami kerusakan tidak dapat kembali berfungsi normal. Penurunan kemampuan ginjal mengakibatkan terganggunya kesimbangan cairan didalam tubuh, mengakibatkan penumpukan sisa metabolisme terutama uruem gangguan keseimbangan cairan, penumpukan cairan dan elektrolit didalam tubuh. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Survey Cross Sectional dan uji Chi-Square dengan hasil berupa analisa univariat dan analisa bivariat. Dengan menggunakan teknik total sampling. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 orang. Analisa data menggunakan uji Chi Square dengan derajat kepercayaan 95%. Berdasarkan hasil dari uji statistik yang berhubungan dengan kepatuhan menjalani terapi hemodialisa dukungan keluarga (P Value = 0,006<0,05), Pengetahuan (P Value = 0,020<0,05), Lamanya Hemodialisa (P Value = 0,027<0,05) yang artinya terdapat suatu hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga, pengetahuan, dan lamanya hemodialisa dengan kepatuhan menjalani terapi hemodialisa.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP SIKLUS MENSTRUASI REMAJA PUTRI DI SMK KESEHATAN MUTIARA MANDIRI KOTA SUNGAILIAT TAHUN 2024 Riliyantri, Sri; Agustin, Agustin; Nurvinanda, Rezka
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.41152

Abstract

Remaja putri sering kali memiliki kebiasaan yang buruk dan aktivitas fisik yang kurang diperhatikan yang dapat menyebabkan ketidakteraturan siklus menstruasi. Siklus menstruasi merupakan periode masa proses perubahan hormon yang terjadi secara alami dan berulang pada sistem reproduksi wanita yang terjadi setiap bulan. Akibat dari siklus menstruasi yang tidak teratur akan menyebabkan anemia dan penyakit sistem reproduksi pada wanita. Tujuan penelitian ini mengetahui ada hubungan antara pengetahuan dan aktivitas fisik dengan siklus menstruasi remaja putri di SMK Kesehatan Mutiara Mandiri Kota Sungailiat Tahun 2024. Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri SMK Kesehatan Mutiara Mandiri berjumlah 198 orang. Sampel dalam  penelitian ini berjumlah 73 orang. Data dari penelitian ini di analisis dengan menggunakan uji chi square.Hasil penelitian ini menunjukan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan siklus menstruasi remaja putri (p =0,000 <0,05) dan terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan siklus menstruasi remaja putri (p = 0,006<0,05).Kesimpulan pada penelitian ini peningkatan pengetahuan dan aktivitas fisik terhadap siklus menstruasi remaja putri akan mampu membentuk kualitas hidup menjadi lebih baik dari sebelumnya. Saran pada penelitian ini bagi remaja putri agar mampu mengontrol durasi aktivitas sehari-hari dan olahraga secara teratur.
FAKTOR – FAKTOR YANG BEHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS (PPOK) DI RSUD DEPATI HAMZAH KOTA PANGKALPINANG TAHUN 2024 Aldisti, Sylsifa; Kusumajaya, Hendra; Anggraini, Rima Berti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.41157

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif (PPOK) merupakan penyakit saluran pernapasan pada bagian paru-paru ditandai dengan adanya penyumbatan aliran udara yang mengakibatkan gangguan fisik secara terus menerus yang cenderung memburuk serta berhubungan dengan meningkatnya respon inflamasi kronis pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh gas berbahaya seperti asap rokok dan polusi udara. Merokok menjadi penyebab utama dalam penyakit Paru Obstruktif Kronis, yang terkait dengan umur pertama merokok, banyaknya rokok yang dihisap dan status terakhir merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pada pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) di Poliklinik Paru RSUD Depati Hamzah Pangkal Pinang Tahun 2024. Desain penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional, dengan hasil berupa analisa univariat dan analisa bivariat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien PPOK pada tahun 2023 berjumlah 81 orang. Sampel pada penelitian ini berjumlah 49 orang. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara kebiasaan merokok dengan kejadian PPOK di Poliklinik Paru RSUD Depati Hamzah Pangkal Pinang Tahun 2024 (p=0,003), hubungan antara usia dengan kejadian PPOK di Poliklinik Paru RSUD Depati Hamzah Pangkal Pinang Tahun 2024 (p=0,16). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kejadian merokok dan usia menjadi penyebab utama pada penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) yang memicu terjadinya perubahan pada silis diparu-paru serta terjadinya inflamasi pada peradangan kronis. Saran pada penelitian ini adalah mengurangi dan mengontrol kebiasaan merokok yang buruk berguna untuk meminimalisir kekambuhan pada PPOK. Pada usia beresiko yang rentan terkena penyakit untuk lebih meningkatkan pola hidup sehat dan menciptakan lingkungan yang terbebas dari asap rokok.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN PADA PENDERITA KANKER YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RUMAH SAKIT Dr.(H.C) Ir. SOEKARNO PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TAHUN 2024 judikka, eignatius; Faizal, M.; Anggraini, Rima Berti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.41168

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan Fatigue pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi di RSUD Dr.(H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024, karna kanker masih menjadi masalah serius baik di negara maju maupun negara berkembang seperti Indonesia, provinsi kepulauan bangka belitung terutama di RSUD Dr.(H.C) Ir. Soekarno Provinsi Bangka Belitung juga memiliki masalah yang sama terhadap kanker. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, yaitu metode yang menggunakan angka-angka dalam menganalisis hubungan antara variabel independen dan dependen dalam suatu fenomena tertentu dengan pendekatan cross sectional, dengan sampel berjumlah 57 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan uji chi-square p value 0.159 > α=0.05 yang berarti tidak ada hubungan bermakna antara usia dengan Fatigue, nilai p value 0.000 < α=0.05 yang berarti ada hubungan bermakna antara Kualitas Tidur dengan Fatigue, nilai p value 0.009 < α=0.05 yang berarti ada hubungan bermakna antara Kadar Hb dengan Fatigue Pada Pasien Kanker Yang Menjalani Kemoterapi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan bermakna antara usia dengan Fatigue Pada Pasien Kanker Yang Menjalani Kemoterapi, Ada hubungan bermakna antara Kualitas Tidur dengan Fatigue Pada Pasien Kanker Yang Menjalani Kemoterapi, Ada hubungan bermakna antara Kadar Hb dengan Fatigue Pada Pasien Kanker Yang Menjalani Kemoterapi Di RSUD Dr.(H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024.