cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
ANALISIS KUALITAS PUPUK KOTORAN AYAM PADA KELOMPOK TANI MEKARSARI GUBENG SURABAYA Salsabila, Hasna Rifqoh; Prasasti, Corie Indria
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44812

Abstract

Peternakan ayam merupakan sumber penting bagi penyediaan daging dan telur, yang berfungsi sebagai sumber protein hewani bagi manusia. Namun, jika pengelolaan limbah tidak dilakukan dengan baik, hal tersebut dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Salah satu limbah utama yang dihasilkan yaitu kotoran ayam. Jika kotoran ini tidak diolah dengan baik, dapat menyebabkan pencemaran udara, air, dan tanah serta meningkatkan risiko penyebaran penyakit. Untuk meminimalkan dampak tersebut, kotoran ayam dapat diolah menjadi kompos yang berfungsi sebagai pupuk organik dalam pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kualitas kompos kotoran ayam dari dua peternakan di kelompok tani Mekarsari Gubeng Surabaya. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan komparatif. Sampel yang digunakan adalah kompos berbahan dasar kotoran ayam yang dihasilkan dari dua lokasi peternakan berbeda. Kemudian hasil uji dibandingkan dengan spesifikasi standar yang tercantum dalam SNI 19-7030-2004. Hasil pengujian menunjukkan bahwa beberapa parameter seperti pH, kadar air, karbon, dan rasio C/N masih melebihi batas maksimum. Meskipun demikian, unsur-unsur seperti nitrogen, fosfor, dan kalium sudah melebihi batas minimal standar yang ditetapkan, sehingga sangat bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Kompos yang digunakan dalam penelitian ini masih memerlukan waktu pengomposan serta pengeringan tambahan untuk menjadikan kompos matang secara optimal.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA FLIPCHART TERHADAP PENGETAHUAN IBU BALITA DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Anggorodiputro, Raden Roro Ratuningrum; Rusman, Kharisma Nurul Fazrianti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44832

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan gagal tumbuh pada anak balita (bawah lima tahun) akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Anak yang mengalami stunting memiliki tinggi badan yang lebih pendek dibandingkan anak seusianya dan perkembangan fisik maupun kognitifnya bisa terhambat, salah satu faktor penyebab stunting adalah kurangnya pengetahuan ibu balita terkait pencegahan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan media flipchart terhadap peningkatan pengetahuan ibu balita tentang pencegahan stunting di Dusun Garunggang, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran. Menggunakan desain kuantitatif quasi-experimental, penelitian ini melibatkan 30 ibu balita sebagai sampel yang dipilih dengan purposive sampling. Penelitian ini mengukur perubahan pengetahuan sebelum dan setelah intervensi dengan menggunakan metode pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami peningkatan pengetahuan, dengan rata-rata kenaikan pengetahuan sebesar 11,50%. Selain itu, uji Z-statistik memperoleh nilai Z = 4.231 dan Asymp. Sig. = 0.000, yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kondisi sebelum dan sesudah intervensi. Peningkatan pengetahuan ini mengonfirmasi media visual seperti flipchart sebagai alat edukasi yang efektif, yang memerlukan peningkatan dalam implementasi, frekuensi intervensi, dan pendekatan berbasis komunitas untuk mencapai hasil yang lebih optimal dalam pencegahan stunting.
PROSEDUR PEMERIKSAAN LOPOGRAFI PADA PEDIATRIK DENGAN KLINIS MICROCOLON SIGMOID DI INSTALASI RADIOLOGI RSU ‘AISYIYAH PONOROGO Fitriana, Rizka Dhea; Za’im, Muhammad; Nasokha, Ildsa Maulidya Mar’atus
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44838

Abstract

Microcolon sigmoid adalah kondisi penyempitan atau perkembangan yang tidak normal sehingga ukuran colon lebih kecil dari ukuran normal. Pemeriksaan lopografi menggunakan media kontras barium sulfat, menggunakan foto polos abdomen, Antero Posterior (AP), Postero Anterior (PA), Lateral, dan Oblique. Sedangkan di Instalasi Radiologi RSU ‘Aisyiyah Ponorogo menggunakan media kontras water soluble yang dicampur dengan aquades dimasukkan melalui anus, dengan proyeksi foto polos abdomen, Antero Posterior (AP), dan Lateral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan lopografi, penggunaan media kontras water soluble, dan penggunaan proyeksi yang ada di RSU ‘Aisyiyah Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan di Instalasi Radiologi RSU ’Aisyiyah Ponorogo. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil penelitian dengan teori yang ada. Hasil penelitian menunjukan prosedur pemeriksaan lopografi pada pediatrik dengan klinis microcolon sigmoid pasien tidak memerlukan persiapan khusus. Persiapan alat bahan steril dan non steril, media kontras water soluble yang dicampur dengan aquades dalam perbandingan 1:3. Pemasukan media kontras melalui anus karena tidak adanya lubang stoma ke colon distal. Teknik pemeriksaan yang digunakan yaitu foto polos abdomen, Anteroposterior (AP) post kontras dan Lateral post kontras. Pemeriksaan lopografi pada pediatrik dengan klinis microcolon sigmoid tidak memerlukan persiapan khusus. Media kontras water soluble dipilih karena mudah diserap, dikeluarkan, dan aman. Proyeksi Anteroposterior (AP) pada klinis microcolon sigmoid dapat menilai kaliber stoma lk. 0,40 cm, sementara proyeksi lateral menilai kaliber lumen rectum dan sigmoid yang kecil dengan kaliber terdekat dengan stoma lk. 0,36 cm.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA, JENIS KELAMIN DAN STATUS PERKAWINAN TERHADAP KESEPIAN PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG RIMBA KABUPATEN BANGKA SELATAN TAHUN 2024 Reza, Reza; Ardiansyha, Ardiansyha; Arjuna, Arjuna
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44852

Abstract

Kesepian lansia dipandang sebagai suatu yang krusial dikarenakan dapat berdampak pada gangguan kesehatan pada lansia tersebut, kesepian juga berakibat timbulnya berbagai macam masalah fisik dan psikologis mulai dari depresi, gangguan tidur, stress, keinginan bunuh diri, dan system kekebalan tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga, jenis kelamin dan status perkawinan terhadap kesepian pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Penelitian ini dikukan dengan cara mewawancarai lansia sesuai dengan pertanyaan dari kuesioner yang telah dibuat oleh peneliti kepada 90 lansia di Wilayah Keja Puskesmas Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan pada tanggal 9 Desember sampai dengan 7 Januari 2025. Data yang terkumpulkan kemudian di analisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan dukungan keluarga  (p-value = 0,000), jenis kelamin (p- value = 0,035), status perkawinan (p-value = 0,026) dengan kesepian pada lansia. Disarankan bagi Keluarga untuk  melakukan pemantauan dan tanda bahaya pada lansia sehingga kedepannya dapat terpantau kondisinya dengan baik dan tidak merasa kesepian. Bagi Petugas Kesehatan Agar dapat memberikan dukungan secara rutin terutama kepada lansia dan juga meningkatkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau oleh masyarakat khususnya lansia.
FORMULASI LOSION REPELAN KOMBINASI MINYAK KENANGA (2,5%, 5% DAN 7,5%) DAN MINYAK NILAM 1% (PENGUJIAN KARAKTERISTIK FISIKA KIMIA, STABILITAS DAN IRITASI) Hasanah, Uswatun; Chasanah, Uswatun; Ermawati, Dian
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44854

Abstract

Minyak kenanga dan minyak nilam merupakan minyak atsiri alami yang berpotensi sebagai antinyamuk. Losion antinyamuk merupakan salah satu bentuk sediaan yang dapat digunakan sebagai pelindung dari gigitan nyamuk.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik fisika kimia, stabilitas dan iritasi sediaan losion antinyamuk pada 3 formula yaitu F1 (Minyak kenanga 2,5% dan Minyak Nilam 1%), F2 (Minyak Kenanga 5% dan Minyak Nilam 1%), dan F3 (Minyak Kenanga 7,5% dan Nilam 1%). Metode penelitian eksperimental dengan membandingkan ketiga kombinasi losion minyak kenanga dan minyak nilam dan dilakukan uji organoleptis, homogenitas, tipe emulsi, ukuran partikel, daya sebar, viskositas, pH, dan stabilitas dengan metode cycling test serta uji iritasi sediaan dengan metode (Hen’s Egg Test - Chlorioallantoic Membrane) HET-CAM. Sediaan losion repelan pada ketiga formula memiliki karakteristik fisik kimia sesuai dengan persyaratan. Hasil uji stabilitas metode cycling test memiliki stabilitas baik serta uji iritasi sedian tidak menunjukkan adanya iritasi terhadap CAM. Seluruh formulasi sediaan losion repelan kombinasi minyak atsiri kenanga dan nilam, berdasarkan hasil pengujian fisika kimia, stabilitas dan iritasi sesuai persyaratan mutu sediaan.
SURVEY KEPADATAN LALAT DI BBKK SURABAYA WILAYAH KERJA BANDARA JUANDA PADA JANUARI – DESEMBER 2024 Cahyani, Andini Septya; Lusno, Muhammad Farid Dimjati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44858

Abstract

Lalat merupakan salah satu vektor yang dapat menyebarkan berbagai penyakit, sehingga pengendalian populasi lalat sangat penting, terutama di area yang memiliki banyak aktivitas manusia, seperti bandara. Di Bandara Juanda, populasi lalat dapat berkembang pesat akibat suhu dan kelembaban yang mendukung, serta adanya sumber makanan dan tempat berkembang biak seperti sampah atau sisa makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh suhu, kelembaban, dan pengendalian kimia terhadap kepadatan populasi lalat di lokasi tersebut. observasi lapangan dengan pengukuran suhu, kelembaban, dan pengendalian lalat menggunakan insektisida Lamda Cyhalothrin. suhu rata-rata di lokasi berkisar antara 28°C hingga 34°C dan kelembaban antara 68% hingga 71%. Meskipun penyemprotan dilakukan secara rutin pada bulan Februari, April, Juni, dan Agustus, pengendalian lalat tidak maksimal. Hal ini disebabkan oleh resistensi terhadap insektisida dan kurangnya kebersihan di lingkungan sekitar TPS yang menjadi tempat berkembang biak lalat. Pengendalian yang lebih efektif memerlukan perbaikan kebersihan lingkungan dan rotasi penggunaan insektisida. Untuk mengurangi populasi lalat secara efektif, diperlukan pendekatan komprehensif yang mencakup pengelolaan sampah, kebersihan lingkungan, serta penggunaan insektisida yang lebih bervariasi.
KESEHATAN MENTAL REMAJA DAN TANTANGAN SOSIAL-DIGITAL : ANALISIS LITERATUR UNTUK REKOMENDASI KEBIJAKAN KESEHATAN Nasution, Irfan Sazali; Susilo, Maurinda Cornelia; Tengku, Najwa Azizah Husnan; Ariska, Nesa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44866

Abstract

Kesehatan mental remaja merupakan aspek krusial dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, tercermin dalam kemampuan individu untuk mengenali potensi diri, mengatasi tekanan hidup, menjalin relasi positif, dan berkontribusi konstruktif pada masyarakat. Namun, lanskap sosial-digital menghadirkan tantangan unik yang berpotensi mengganggu kesejahteraan psikologis kelompok usia muda ini. Fenomena seperti kecanduan media sosial, paparan disinformasi, dan tekanan eksistensi daring dapat memicu berbagai masalah kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif dampak tantangan sosial-digital terhadap kesehatan mental remaja melalui pendekatan studi literatur sistematis. Metode penelitian ini melibatkan penelusuran, seleksi, evaluasi kritis, dan sintesis berbagai sumber ilmiah relevan, termasuk artikel penelitian, tinjauan literatur, dan laporan kebijakan terkait. Hasil analisis literatur menunjukkan adanya korelasi signifikan antara pola interaksi sosial-digital yang maladaptif, seperti penggunaan media sosial berlebihan dan perbandingan sosial daring, dengan peningkatan risiko gangguan kesehatan mental pada remaja, termasuk gejala kecemasan, depresi, dan perasaan terisolasi. Meskipun demikian, literatur juga menyoroti potensi teknologi digital dalam memfasilitasi promosi kesehatan mental dan intervensi dini melalui platform daring dan aplikasi pendukung. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya formulasi kebijakan kesehatan mental nasional yang responsif terhadap dinamika era sosial-digital. Rekomendasi kebijakan yang dihasilkan diharapkan menjadi landasan strategis dalam mengembangkan intervensi yang efektif untuk menanggulangi risiko sekaligus mengoptimalkan manfaat teknologi dalam meningkatkan kesehatan mental remaja secara etis dan inklusif. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi nuansa spesifik dampak ini pada berbagai subkelompok remaja dan mengembangkan intervensi yang paling sesuai.
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN PERILAKU KESEHATAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI DAERAH SLUM AREA SURABAYA (STUDI KASUS DI PUSKESMAS SIMOLAWANG) Muhtarom, Muhammad Jazilul; Yudhastuti, Ririh
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44873

Abstract

Diare disebabkan oleh infeksi mikroorganisme meliputi bakteri, virus, parasite, protozoa, dan penularannya secara fekal atau oral. Diare dapat mengenai semua kelompok umur baik balita, anak-anak dan orang dewasa dengan berbagai golongan sosial. Diare merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas di kalangan anak- anak kurang dari 5 tahun. Data WHO menunjukkan diare masih menjadi penyakit tertinggi dan masih tersebar luas di seluruh negara berkembang, sebanyak 1,7 miliar kasus diare terjadi setiap  tahunnya dan menyebabkan sekitar 760.000 anak meninggal dunia setiap tahunnya. Jenis penelitian ini adalah obsevasional analitik, karena peneliti melakukan observasi pada yang diteliti berdasarkan kondisi di lapangan kemudian dilakukan analisis data dan dicari hubungan antar variabel penelitian dengan permasalahan kesehatan yang terjadi. Jumlah penduduk di wilayah UPTD Puskesmas Simolawang tahun 2023 sebanyak : 37.176 orang, dengan rincian Laki laki sebanyak 18.587 dan Perempuan sebanyak 18.588. Hasil penelitian dengan metode wawancara dan survey langsung ke lokasi dengan total sebanyak 30 responden Ibu Balita maka berdasarkan tabel yang sudah ada disebutkan warga simolawang khususnya Ibu Balita sudah cukup baik dalam penanganan Sanitasi Lingkungan di wilayahnya dengan begitu di harapkan akan terus konsisten dalam merujuk atau menjaga kualitas lingkungan nya agar terciptanya susasana yang asri dan di tengah hiruk pikuk nya Kota Surabaya yang sudah banyak sekali polusi yang disebabkan kendaraan bermotor.
STUDI KASUS TEKNIK PEMERIKSAAN CERVICAL ADENOID PADA PEDIATRIK DENGAN KLINIS OTITIS MEDIA EFUSI (OME) DI INSTALASI RADIOLOGI RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA Desinta, Vina; Istiqomah, Anisa Nur; Nasokha, Ildsa Maulidya Mar’atus
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44897

Abstract

Sistem pernapasan berperan penting dalam pertukaran gas, bagian penting dari sistem pernafasan adalah nasofaring, yang dapat mengalami pembesaran jaringan limfoid adenoid terutama pada anak. Pembesaran adenoid sering dikaitkan dengan Otitis Media Efusi (OME), yaitu penumpukan cairan di telinga tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan, alasan penggunaan proyeksi lateral, dan peran teknik open mouth dalam pemeriksaan cervical adenoid pada pediatrik dengan klinis OME di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tiga radiografer dan satu dokter radiologi di Instalasi Radiologi RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta pada bulan September 2024 hingga Februari 2025. Hasil menunjukkan pemeriksaan tidak memerlukan persiapan khusus hanya melepas benda logam. Pemeriksaan cervical proyeksi lateral open mouth posisi pasien berdiri, kepala sejajar kaset, dan open mouth. Kolimasi mencakup frontalis hingga sepertiga proksimal thorax, central point pada vertebrae C4. Prosedur pemeriksaan sudah sesuai dengan teori, namun terdapat perbedaan pada penentuan central point, batas atas dan bawah kolimasi. Lateral cervikal dipilih karena mampu menampilkan struktur adenoid lebih jelas, tanpa ada bayangan tulang tengkorak seperti tulang frontal dan oksipital. Sebaliknya lateral cranium, memperlihatkan bayangan tulang yang menutupi nasofaring, sehingga menghambat visualisasi adenoid. Open mouth menghindari superposisi mandibula, memudahkan penilaian ukuran adenoid. Proyeksi lateral dapat menegakkan diagnosa efektif mengevaluasi adenoid. Sebaiknya penerapan proteksi radiasi dioptimalkan melalui penyesuaian kolimasi sesuai dengan prinsip optimisasi dalam ALARA pengaturan kolimasi tepat efektif mengurangi dosis radiasi dan meningkatkan keselamatan pasien, evaluasi adenoid dapat dilakukan nasoendoskopi untuk menilai adanya obstruksi saluran napas akibat pembesaran adenoid.
FAKTOR – FAKTOR YANG DAPAT MEMPENGARUHI KEPUTUSAN REMAJA DALAM MENGONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI DI INDONESIA : SCOPING REVIEW Prakoso, Ilham; Junadi, Purnawan; Rusadi, Rosmala Atina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44909

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor utama yang memengaruhi konsumsi makanan cepat saji pada remaja, terutama dalam konteks meningkatnya masalah kesehatan akibat pola makan yang kurang seimbang. Dengan semakin tingginya angka obesitas dan penyakit terkait pola makan di kalangan remaja, penting untuk memahami faktor-faktor yang berperan dalam keputusan mereka mengonsumsi fast food. Studi ini mengeksplorasi faktor-faktor yang memberikan pengaruh kepada remaja dalam memutuskan untuk mengonsumsi makanan cepat saji di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan scoping review, menganalisis literatur yang diperoleh dari database Scopus, ScienceDirect, Garuda, dan Google Scholar. Studi yang dipilih mencakup penelitian yang diterbitkan antara 2023 hingga 2025, dengan seleksi yang mengikuti pedoman PRISMA serta kerangka PIOS. Kriteria inklusi difokuskan pada penelitian yang membahas faktor-faktor yang memengaruhi keputusan remaja dalam mengonsumsi fast food di Indonesia. Analisis dari literatur yang ditinjau mengungkapkan bahwa terdapat tujuh faktor utama yang memengaruhi konsumsi fast food pada remaja, yaitu paparan media sosial, uang saku, gaya hidup hedonis, tingkat pengetahuan, sikap, dukungan sosial, dan perbedaan jenis kelamin. Penelitian ini memberikan pemahaman lebih lanjut mengenai pola makan remaja dan faktor-faktor yang memengaruhi konsumsi fast food. Temuan ini menyoroti pengaruh sosial dan ekonomi dalam membentuk kebiasaan makan yang kurang sehat, serta menegaskan perlunya intervensi edukasi gizi, regulasi pemasaran fast food yang lebih ketat, dan program nutrisi berbasis keluarga. Studi lebih lanjut disarankan untuk meneliti dampak jangka panjang konsumsi fast food terhadap kesehatan remaja, guna memperkaya wawasan dalam bidang kesehatan masyarakat dan nutrisi.