cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
EVALUASI PENYIMPANAN DAN PENDISTRIBUSIAN OBAT DI GUDANG APOTEK KIMIA FARMA NOMOR 50 MERDEKA BOGOR JAWA BARAT Honifa, Honifa; Zunnita, Oktaviana; Almasyhuri, Almasyhuri; Inggriani , Amerlia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44689

Abstract

Pelayanan kefarmasian terdiri dari dua bagian utama, yaitu pengelolaan sediaan farmasi seperti alat kesehatan dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP), serta pelayanan farmasi klinik. Pengelolaan sediaan farmasi meliputi berbagai kegiatan penting, seperti perencanaan kebutuhan, pengadaan obat, penyimpanan, distribusi, pemusnahan dan penarikan obat, pengendalian mutu, serta pencatatan dan pelaporan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketepatan cara penyimpanan dan pendistribusian obat di Gudang Apotek Kimia Farma Merdeka Bogor, sekaligus mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi proses penyimpanan dan alur distribusi obat dari gudang hingga ke apotek cabang. Untuk memperoleh data, digunakan metode observasi langsung serta wawancara dengan tenaga teknis kefarmasian dan apoteker yang bekerja di bagian gudang. Data sekunder bersumber dari dokumen gudang, seperti kartu stok, buku masuk dan keluar obat, serta hasil pengamatan kondisi penyimpanan dan suhu di gudang apotek. Analisis dilakukan menggunakan metode deskriptif dengan mengolah data hasil observasi dan wawancara tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketepatan penyimpanan di gudang apotek dan pelaksanaan distribusi obat masuk dalam kategori sangat baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi penyimpanan meliputi pengelompokan obat berdasarkan kelas terapi, urutan alfabetis, bentuk sediaan, serta pengelolaan khusus untuk narkotika dan psikotropika. Alur distribusi ke apotek cabang dilakukan saat tenaga teknis kefarmasian outlet mengajukan permintaan, kemudian gudang menyiapkan obat sesuai pesanan. Distribusi obat dilakukan dengan mengutamakan kesesuaian jumlah fisik dan dokumen, mencantumkan tanggal pengiriman, tanda tangan penerima, nomor batch, dan tanggal kadaluwarsa.  Kesimpulan Ketepatan cara penyimpanan obat yang dilaksanakan di gudang Apotek Kimia Farma Merdeka sebesar 90% dan pelaksanaan distribusi oleh gudang Apotek Kimia Farma Merdeka memberikan nilai persentase sebesar 100%.
HUBUNGAN BEBAN KERJA, KUALITAS TIDUR DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PENGEMUDI BENTOR KOTAMOBAGU Dimkatni, Ni Wayan; Nurhamidin, Syarafina Wardani; Sarman, Sarman; Akbar, Hairil; Fauzan, Moh. Rizki; Rumaf, Fachry; Tutu, Christien Gloria
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44690

Abstract

Sekitar Lima puluh persen atau lebih dari kecelakaan kerja disebabkan oleh kelelahan akibat pekerjaan. Diperkirakan 240 juta dihabiskan setiap tahun di jalan raya utama di Inggris untuk kecelakaan kerja hanya karena kelelahan, yang juga merupakan faktor dalam 20% kecelakaan lalu lintas. Kelelahan kerja merupakan faktor yang memberi kontribusi sebesar 50% bahkan lebih terhadap terjadinya kecelakaan kerja. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui Hubungan Antara Beban Kerja dan Kualitas Tidur dengan Kelelahan Kerja pada Pengemudi Bentor di Kotamobagu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Jenis penelitian menggunakan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 500 orang Besar sampel dalam penelitian ditentukan dengan rumus Lemeshow  terdiri dari 100 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah puposive sampling. Data di ambil dengan menggunakan kuisioner pada Pengemudi Bentor. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil Penelitian menunjukkan Terdapat hubungan Beban Kerja dengan Kelelahan Kerja dimana diperoleh p-value = 0,018 (p-value <0,05). Terdapat Hubungan antara Kualitas Tidur dengan Kelelahan Kerja menunjukkan hal yang sama dimana diperoleh nilai p-value = 0,000 (p-value <0,05). Disarankan kepada pengemudi bentor agar memperhatikan waktu istirahat, beban kerja, ketika tubuh sudah merasa Lelah agar tidak memaksakan diri untuk mengemudikan bentor untuk menghindari terjadinya kecelakaan kerja.
FORMULASI SEDIAAN LILIN AROMATERAPI SEBAGAI ANTINYAMUK DARI MINYAK ATSIRI SEREH WANGI (CYMBOPOGON NARDUS L) KOMBINASI MINYAK ATSIRI GERANIUM (PELARGONIUM GRAVEOLENS) Verentika, Jumini; Wardani, Tatiana Siska; Artini, Kusumaningtyas Siwi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44694

Abstract

Tanaman sereh wangi (Cymbopogon nardus L) dan geranium (Pelargonium graveolens) mengandung molekul aktif seperti citronellal, citronellol, dan geraniol yang diketahui mempunyai karakteristik sebagai penolak nyamuk (repellent). Minyak atsiri yang dihasilkan kedua tanaman ini mulai menarik perhatian sebagai alternatif alami pengganti repellent berbahan kimia karena dinilai lebih aman dan ramah lingkungan. Pada studi ini, minyak atsiri sereh wangi dan geranium dirancang menjadi lilin aromaterapi. Studi ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik lilin yang sesuai dengan standar SNI dan mengkaji efektivitasnya sebagai penolak nyamuk. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorium. Nyamuk Aedes Aegypti hasil perkembangbiakan diperoleh dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan Lingkungan Salatiga. Penelitian ini menggunakan metode glass chamber. Data yang diperoleh dalam studi ini adalah output dari perhitungan jumlah nyamuk yang mati akibat pengaktifan lilin. Hasil menunjukkan bahwa evaluasi fisik dari ketiga formulasi sediaan lilin aromaterapi semuanya memenuhi standar SNI. Hasil uji efektivitas antinyamuk didapatkan rata-rata nyamuk yang mati dari 2 kali pengulangan yang paling efektif adalah formula FIII dengan rata-rata kematian nyamuk sebanyak 17 nyamuk. Hasil uji One Way Anova dengan nilai signifikasi yang didapatkan yaitu 0,146 > 0,05, artinya tidak ada perbedaan signifikan antara konsentrasi pada FI, FII dan  FIII dalam lilin terhadap daya bunuh nyamuk Aedes aegypti. Kesimpulannya ketiga formulasi lilin aromaterapi memenuhi standar SNI dan efektif sebagai antinyamuk.
AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL SERAI (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf) SEBAGAI ANALGESIK PADA MENCIT PUTIH (Mus musculus) JANTAN YANG DIINDUKSI ASAM ASETAT Kota, Hildagardis Mbula; Artini, Kusumaningtyas Siwi; Rohmana, Vivin Marwiyanti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44695

Abstract

Nyeri  merupakan  pertanda  bahwa  terjadinya  kerusakan  pada  jaringan  atau  tubuh  manusia  yang dapat menyebabkan perasaan yang tidak menyenangkan. Analgesik merupakan obat yang dapat digunakan untuk menekan dan mengurangi rasa sakit (nyeri) tanpa menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran . Serai (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf) banyak digunakan dalam pengobatan tradisional dengan berbagai indikasi, seperti gangguan pencernaan dan saraf, peradangan, nyeri, demam dan diabetes. Flavonoid adalah senyawa yang dapat melindungi membran lipid dari kerusakan dan mekanisme kerjanya menghambat enzim cyclooxygenase I yang merupakan jalur pertama sintesis mediator nyeri seperti prostaglandin. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ekstrak etanol serai (Cymbopogon citratus DC. Stapf) memiliki efektivitas analgesik pada mencit putih (Mus musculus) dengan metode writhing test  dan pada dosis berapakah ekstrak etanol serai (Cymbopogon citratus DC. Stapf) yang paling efektif dapat memberikan aktivitas analgesik pada mencit putih (Mus musculus). Ekstraksi tanaman serai dilaksanakan dengan menggunakan maserasi memakai etanol 70% sebagai larutan dasar. Uji aktivitas analgesik melibatkan lima kelompok hewan uji dengan metode writhing test, mencit diinduksi asam asetat untuk memicu respon nyeri, dengan jumlah geliat yang timbul dijadikan sebagai indikator intensitas nyeri. Data yang didapatkan kemudian dipelajari secara statistik menggunakan uji Anova satu arah (One Way ANOVA). Hasil memperlihatkan bahwasannya serai dengan dosis 700 mg/kgBB meberikan sensasi anti nyeri yang hampir setara dengan asam mefenamat, bahwa tercatat persentase proteksi analgesik sebesar 70,05%. Sementara itu, dosis 500 mg/kgBB dan 300 mg/kgBB menunjukkan efek analgesik yang lebih rendah. Diduga bahwa kandungan flavonoid dalam serai berperan sebagai analgesik yang efektif.
EFEKTIVITAS DAUN PEPAYA (CARICA PAPAYA) TERHADAP LARVASIDA AEDES AEGYPTI : LITERATURE REVIEW Indratno, Try Septyo; Zen, Zen; Meyti, Meyti; Sugiarti, Dewi; Sudirman, Sudirman; Yani, Ahmad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44710

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit tropis yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Meningkatnya kasus dan belum tersedianya pengobatan yang benar-benar efektif mendorong penelitian terhadap alternatif terapi dan pengendalian vektor yang lebih aman dan ramah lingkungan. Salah satu tanaman yang banyak diteliti dalam konteks ini adalah Carica papaya. Tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisis efektivitas berbagai bagian dari tanaman pepaya, seperti daun, biji, dan kulit buah, dalam meningkatkan jumlah trombosit penderita DBD serta sebagai larvasida alami terhadap Aedes aegypti. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA, menelaah tujuh studi dari berbagai database ilmiah. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa ekstrak daun pepaya secara signifikan meningkatkan jumlah trombosit dan leukosit pasien DBD serta mempercepat pemulihan. Di sisi lain, ekstrak daun, biji, dan kulit pepaya menunjukkan efektivitas larvasidal tinggi dengan tingkat kematian larva yang meningkat seiring peningkatan konsentrasi. Selain itu, kulit pepaya memiliki potensi sebagai atraktan dalam strategi pengendalian vektor berbasis perilaku. Kesimpulannya, Carica papaya merupakan kandidat kuat untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai terapi adjuvan dan agen pengendalian vektor alami dalam penanggulangan DBD.
EDUKASI TERAPI HERBAL UNTUK HIPERTENSI DI DESA KERTAK HANYAR RT.16, KABUPATEN BANJAR, KALIMANTAN SELATAN Rini, Ilma Widya; Uljanati, Khairi; Kristiani, Windilla; Aulia, Yunita; Gunawan, Zellin Eldina; Aryzki, Saftia; Rahmadani, Rahmadani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44716

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang dapat menimbulkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik. Penggunaan tanaman herbal sebagai terapi alternatif semakin diminati, namun pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang terapi herbal untuk hipertensi melalui edukasi di Desa Kertak Hanyar II RT 16, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Metode kegiatan meliputi tiga tahap: persiapan (koordinasi, survei, dan penyusunan materi), pelaksanaan penyuluhan (dengan pretest dan posttest), serta evaluasi hasil. Edukasi dilakukan melalui media presentasi, leaflet, dan sesi tanya jawab. Hasil pretest menunjukkan bahwa hanya 18,75% peserta memiliki pengetahuan yang baik mengenai hipertensi dan terapi herbal. Setelah penyuluhan, terjadi peningkatan signifikan, di mana 93,75% peserta menunjukkan pemahaman yang baik. Edukasi mencakup manfaat tanaman herbal seperti seledri dan mengkudu, cara pengolahan, kontraindikasi, dan potensi efek sampingnya. Edukasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai terapi herbal antihipertensi. Selain memberi manfaat langsung kepada masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran praktis bagi mahasiswa Profesi Apoteker dalam pengabdian kepada masyarakat. Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan potensi program serupa untuk dikembangkan secara berkelanjutan guna mendukung kesehatan berbasis kearifan lokal..
PENGARUH PEMBERIAN KOMPRES AIR JAHE DAN KOMPRES AIR HANGAT TERHADAP SAKIT PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS PERAWATAN ALLANG TAHUN 2024 Sipahelut, Meisy; Lisca, Shinta Mona; Ciptiasrini, Uci
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44721

Abstract

Prevalensi terjadinya nyeri punggung pada ibu hamil trimester III menurut survey yang dilakukan di Inggris dan Skandinavia, terdapat 50% ibu hamil trimester III mengalami nyeri punggung. Berdasarkan hasil survey yang dilaksanakan oleh University of Ulster 2019, didapatkan hasil bahwa dari 157 orang hamil trimester III yang mengisi kuesioner, 70% diantaranya pernah mengalami nyeri pinggang. Tujuan dari studi kasus ini untuk mengetahui dan memberikan intervensi mengenai Pengalruh Pemberian Kompres Jahe Dan Kompres Air Hangat Terhadap Sakit Pinggang Pada Ibu Hamil Trimester III Di Puskesmas Perawatan Allang Talhun 2024. Metode Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus. Berdasarkan hasil dari studi kasus, didapatkan bahwa terdapat perbedaan yang penurunan nyeri pada ibu hamil yang diberikan kompres jahe dan kompres air hangat. Tetapi yang sangat signifikan dalam penurunan rasa nyeri punggung yaitu kompres air hangat. Simpulan diharapkan hasil studi kasus ini dapat dijadikan sebagai terapi non farmakologi dalam mengatasi klien yang mengalami nyeri punggung, meningkatkan pengetahuan dan wawasan ibu hamil mengenai cara untuk mengatasi nyeri punggung, dapat menjadi bahan pertimbangan dan materi tambahan untuk pengkaji selanjutnya, serta dapat dijadikan pedoman untuk pengkaji selanjutnya dalam melanjutkan studi kasus tentang ibu hamil yang mengalami nyeri punggung.
UJI EFEKTIVITAS DIURETIK SEDIAAN INFUSA DAUN DANDELION (TARAXACUM OFFICINALE) PADA MENCIT PUTIH JANTAN GALUR SWISS iska olivia, anggun; Rohmana, Vivin Marwiyati; Hidayat, Rahmat
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44726

Abstract

Prevalensi hipertensi di Indonesia mencapai 34,11% dari jumlah populasi menjadikan Indonesia peringkat 5 dengan kasus hipertensi terbanyak di dunia (Kemenkes, 2018). Laporan dari JNC VI merekomendasikan pasien hipertensi tanpa penyakit penyerta memulai terapi obat antihipertensi dengan diuretik untuk menurunkan kejadian stroke dan gagal jantung kongestif pada pasien hipertensi. Diuretik merupakan obat yang bisa mengoptimalkan kecepatan aliran urin serta ekskresi natrium klorida. Salah satu tanaman obat yang dapat digunakan untuk meningkatkan urin adalah daun dandelion (Taraxacum officinale) yang memiliki kandungan kimia flavonoid memiliki kegunaan sebagai diuretik. Tujuan penelitian ini guna menemukan dampak atas diuretik serta dampak dosis sediaan infusa daun dandelion akan efek diuretik pada mencit putih jantan galur swiss. Metode yang dimanfaatkan penelitian berikut yakni eksperimen yang dimanfaatkan yakni mencit putih jantan galur Swiss yang dibagi menjadi lima kelompok. Hasil sediaan infusa daun dandelion 40 gr memberikan efek diuretik pada mencit putih Jantan galur swiss dan perbedaan dosis sediaan infusa daun dandelion mempengaruhi efek diuretik pada mencit putih jantan galur swiss.
ANALISIS PENURUNAN KADAR BESI (Fe) AIR SUMUR BOR DENGAN PEMBERIAN ARANG DAN SABUT KELAPA PADA SARINGAN PASIR LAMBAT DI DESA DELI TUA TIMUR KECAMATAN DELI TUA KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2024 Sitorus, Mido Ester. J.; Malau, Kharisma Wanda; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina; Isnaeni, Lira Mufti Azzahri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44729

Abstract

Berdasarkan observasi sementara yang dilakukan oleh peneliti pada sumur bor masyarakat yang tinggal di Jalan Nogio VI Kecamatan Delitua, ditemukan air dari sumur bor tersebut berwarna kuning, berbau karat, dan juga terdapat endapan berwarna kuning di dalam bak penampung air, sehingga pemilik sumur bor tersebut menggunakan saringan sederhana berupa kain yang diikatkan pada keran air dengan harapan dapat mengurangi noda kuning pada air tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan membandingkan penurunan kadar besi pada air sumur bor dengan menggunakan metode filtrasi saringan pasir lambat, saringan pasir lambat dengan sabut kelapa, dan saringan pasir lambat dengan arang tempurung kelapa. Jenis penelitian ini menggunakan metode non ramdom pretest dan posttest dengan kelompok kontrol (pretest-posttest with control group design), subjeknya dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok pertama merupakan unit percobaan untuk perlakukan dan kelompok kedua merupakan kelompok kontrol, kemudian dicari perbedaan antara keduanya. Pada metode ini dilakukan pemeriksaan sebelum dan sesudah adanya perlakuan pengolahan air. Hasil penelitian diketahui bahwa kadar besi pada air sumur bor 0,06293 mg/L. Kemudian dilakukan penyaringan dengan saringan pasir lambat dengan hasil akhir kadar besi 0,01491 mg/L , saringan pasir lambat dengan sabut kelapa dengan hasil akhir 0,00623 mg/L, dan terkahir menggunakan saringan pasir lambat dengan arang tempurung kelapa dengan hasil akhir 0,003022 mg/L. Setelah dilakukan perbadingan penurunan kadar besi, saringan pasir lambat dapat menurunkan kadar besi sebesar 76%, saringan pasir lambat dengan sabut kelapa sebesar 90%, dan saringan pasir lambat dengan arang tempurung kelapa sebesar 95%).
HUBUNGAN ASI EKSKLUSIF DAN STATUS GIZI KURANG TERHADAP KEJADIAN PNEUMONIA BALITA DI PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2022-2024 Arifin, Nabilah Puteri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44745

Abstract

Pneumonia adalah penyebab utama kematian akibat infeksi terbesar pada anak-anak di seluruh dunia. Prevalensi kejadian pneumonia pada balita di Indonesia pada tahun 2023 yaitu sebesar 416.435 kasus lebih besar dari tahun sebelumnya yaitu 386.724 kasus dan 522 kasus diantaranya mengalami kematian. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan distribusi kejadian pneumonia pada balita di Provinsi Jawa Barat dengan memetakan dan menganalisis hubungan antara ASI eksklusif dan status gizi kurang terhadap kejadian pneumonia balita di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat dari tahun 2022 hingga 2024. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain studi korelasi populasi menggunakan uji statistik korelasi Spearman. Data sekunder dari Profil Kesehatan Jawa Barat tahun 2022, 2023, dan 2024 digunakan dalam penelitian ini. Dua puluh tujuh kabupaten/kota di provinsi Jawa Barat menjadi populasi penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif dengan hubungan kuat antara ASI eksklusif pada tahun 2022 (p = <0,001; r = 0,630); 2023 (p = 0,007; r = 0,505); 2024 (p = 0,006; r = 0,511) dan status gizi kurang pada tahun 2022 (p = 0,003; r = 0,522); 2023 (p = 0,006; r = 0,518); 2024 (p = 0,006; r = 0,517) dengan kejadian pneumonia balita. Korelasi antara ASI eksklusif dan status gizi kurang dengan kejadian Pneumonia balita pada tahun 2022, 2023, dan 2024 bernilai positif dengan kekuatan yang kuat.