cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,916 Documents
PENGALAMAN PASIEN TUBERKULOSIS PARU DALAM MENJALANI PENGOBATAN TUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TOBOALI TAHUN 2025 Dona Selvia; Rima Berti Anggraini
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.56931

Abstract

Program pengendalian Tuberkulosis (TBC) telah dilaksanakan, namun penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat akibat tingginya ketidakpatuhan pasien terhadap pengobatan jangka panjang. Ketidakpatuhan dalam menjalani pengobatan dapat menyebabkan kegagalan terapi, munculnya resistensi obat, serta meningkatnya risiko penularan di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam pengalaman pasien tuberkulosis paru dalam menjalani pengobatan di wilayah kerja Puskesmas Toboali Tahun 2025 sebagai dasar perbaikan pelayanan dan pendampingan pengobatan TBC. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian adalah pasien tuberkulosis paru yang menjalani pengobatan di Puskesmas Toboali sebanyak 6 informan utama dan 5 informan pendukung, yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama, yaitu pengalaman pasien dalam menjalani pengobatan, dukungan keluarga, dukungan petugas kesehatan, dan aspek psikologis selama pengobatan. Proses pengobatan yang berlangsung lama sering menimbulkan kejenuhan dan kelelahan, namun dukungan keluarga dan tenaga kesehatan terbukti meningkatkan motivasi dan kepatuhan pasien. Selain itu, faktor psikologis seperti kecemasan, stigma, dan ketakutan terhadap penyakit turut memengaruhi keberhasilan pengobatan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar pasien telah memiliki pemahaman yang cukup baik mengenai penyakit tuberkulosis paru serta pentingnya kepatuhan dalam menjalani pengobatan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan edukasi, dukungan psikososial, serta pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan keberhasilan terapi dan mencegah resistensi obat.
EVALUASI FISIK DAN EFEKTIVITAS KELEMBAPAN ESSENCE SERUM BERBASIS EKSTRAK KULIT BUAH ALPUKAT (PERSEA AMERICANA MILL.) Tabita Hawila Pasaribu; Ratih Arum Astuti; Wahyuni Watora
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.56937

Abstract

Kelembapan kulit berperan penting dalam menjaga fungsi barier dan kesehatan kulit. Ekstrak kulit alpukat (Persea americana Mill.) mengandung flavonoid dan asam lemak yang berpotensi sebagai agen pelembap alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan ekstrak kulit alpukat terhadap kelembapan kulit dan karakteristik fisik sediaan essence serum. Sediaan diformulasikan menjadi tiga formula, yaitu F0 (kontrol), F1 (2%), dan F2 (4%). Pengujian meliputi uji kelembapan kulit menggunakan skin analyzer, uji viskositas, serta uji stabilitas fisik dengan metode cycling test. Analisis data dilakukan menggunakan uji One Way ANOVA dan uji lanjut Post Hoc Tukey. Hasil menunjukkan adanya perbedaan signifikan nilai kelembapan kulit antar formulasi pada menit ke-30 (p = 0,002), menit ke-60 (p = 0,003), dan menit ke-120 (p = 0,000), dengan formula F2 memberikan nilai kelembapan tertinggi. Uji viskositas menunjukkan perbedaan signifikan antar formulasi (p = 0,004), namun seluruh sediaan memenuhi persyaratan viskositas. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak kulit alpukat berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kelembapan kulit dan stabilitas sediaan essence serum.
HUBUNGAN BBLR DAN PENGETAHUAN IBU TERHADAP NUTRISI SELAMA HAMIL DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK DI DESA TANJUNG GUNUNG TAHUN 2025 ekin prastistia chin; Agustin Agustin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.56950

Abstract

Bangka Belitung Provinsi Kepulauan yang dimana terdapat banyak pulau-pulau di dalamnya dan Desa Tanjung Gunung juga dekat dengan laut yang kaya akan hasil laut. Meskipun kaya akan hasil laut, tingginya angka stunting pada anak-anak di sana disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya BBLR dan pengetahuan ibu terhadap nutrisi selama hamil. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara BBLR dan kejadian stunting (p = 0,001; OR = 2,714; 95% CI = 1,790–4,116), di mana balita dengan BBLR memiliki risiko 2,7 kali lebih besar mengalami stunting dibandingkan balita non-BBLR. Selain itu, pengetahuan ibu terhadap nutrisi selama hamil juga berhubungan signifikan dengan stunting (p = 0,004; OR = 7,286; 95% CI = 2,034–26,102), menunjukkan bahwa ibu dengan pengetahuan rendah memiliki risiko 7,2 kali lebih besar memiliki anak stunting dibandingkan ibu berpengetahuan tinggi. Pada penelitian ini dapat di simpulkan jika pengetahuan ibu sangat berpengaruh terhadap nutrisi selama hamil dengan kejadian stunting pada anak di Desa Tanjung Gunung tahun 2025 dan lebih berisiko mengalami stunting di bandingkan BBLR.
PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH EKO MAULANA ALI TAHUN 2025 ayu wandira; Maryana Maryana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.56952

Abstract

Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat. Di RSUD Eko Maulana Ali terdapat 436 pasien rawat jalan dan 166 pasien rawat inap pada tahun 2025. Stres psikologis pada pasien DM dapat meningkatkan kadar gula darah melalui peningkatan hormon stres yang mengganggu regulasi insulin. Terapi relaksasi otot progresif merupakan intervensi non-farmakologis yang dapat membantu mengurangi stres dan mengontrol kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap kadar gula darah pada pasien DM tipe 2 di RSUD Eko Maulana Ali Belinyu tahun 2025. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pre-test post-test control group design pada 22 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi (12 orang) dan kelompok kontrol (10 orang). Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan kriteria pasien DM tipe 2 yang mengkonsumsi obat antidiabetik rutin. Pengukuran kadar gula darah dilakukan dengan glukometer sebelum dan sesudah intervensi. Terapi relaksasi otot progresif diberikan selama 10-15 menit dengan fokus penegangan dan pelepasan otot secara bertahap. Penelitian dilaksanakan 25 November-15 Desember 2025. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test dengan α = 0,05. Hasil menunjukkan sebelum intervensi mayoritas responden memiliki kadar gula darah >300 mg/dL, setelah terapi menurun menjadi <200 mg/dL. Uji paired sample t-test kelompok eksperimen sesi 1 menunjukkan p-value = 0,006 dan sesi 2 p-value = 0,001. Terdapat pengaruh signifikan terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan kadar gula darah (p-value 0,000 < 0,05). Terapi relaksasi otot progresif terbukti efektif sebagai intervensi non-farmakologis untuk menurunkan kadar gula darah pada pasien DM tipe 2.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN MIOMA UTERI DI RSUD DR. (H.C.) IR. SOEKARNO PROVINSI KEPULAUANG BANGKA BELITUNG TAHUN 2024 Khairunnisak Khairunnisak; Siti Patimah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.56954

Abstract

Mioma uteri adalah tumor jinak yang berasal dari otot polos di dalam rahim, yang dipisahkan oleh serat jaringan ikat dan dilapisi oleh lapisan tipis. Berdasarkan studi yang telah dilakukan, ada berbagai unsur yang dianggap berperan dalam meningkatnya kemungkinan terjadinya mioma uteri, seperti usia, paritas, riwayat keluarga, faktor hormon, obesitas, dan hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian mioma uteri di RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan case control. Populasinya seluruh pasien dengan diagnosa mioma uteri di ruang rawat jalan dan rawat inap kebidanan di RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024 sebanyak 65 orang. Sampel untuk perbandingan kasus dan kontrol adalah 1:1 yaitu 65 kasus dan 65 kontrol. Teknik sampling kasus dengan total sampling dan teknik sampling kontrol dengan simple random sampling. Analisis data menggunakan uji chi square dengan hasil uji univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan ada faktor yang berhubungan dengan kejadian mioma uteri di wilayah kerja RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024 adalah usia (p=0,000, OR=17,792), paritas (p=0,000, OR=8,647), IMT (p=0,000, OR=10,444), dan Hipertensi (p=0,000 dan OR=2,857) dengan kejadian mioma uteri di RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024.    Diharapkan bagi institusi kesehatan lebih dapat meningkatkan program pemeriksaan rutin kesehatan dan penyuluhan kesehatan tentang mioma uteri pada wanita, guna memberikan informasi sebagai sumber pengetahuan yang mudah diterima oleh masyarakat.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KISTA ENDOMETRIOSIS DI RSUD DR. (H.C.) IR. SOEKARNO PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG TAHUN 2024 Helly kartikandari; Shandy Kusumawardhani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.56955

Abstract

Kista endometriosis salah satu manifestasi klinis dari endometriosis yang ditandai dengan terbentuknya kista berisi darah tua di ovarium. Kondisi ini sering menimbulkan nyeri panggul kronis, dismenore berat, dispareunia, hingga infertilitas. Berdasarkan data rekam medis RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, jumlah kasus kista endometriosis mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, sehingga perlu dilakukan kajian mengenai faktor- faktor yang berhubungan dengan kejadiannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kista endometriosis, meliputi usia menarche, paritas, riwayat keluarga, dan siklus menstruasi pada wanita usia subur di RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain case control yang dilakukan terhadap wanita usia subur (15–49 tahun) yang menjalani pemeriksaan ginekologi di RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno. Sampel penelitian terdiri dari kelompok kasus (wanita dengan kista endometriosis) dan kelompok kontrol (wanita tanpa kista endometriosis). Data diperoleh melalui rekam medis dan wawancara menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan uji chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara usia menarche dini (≤12 tahun) dengan kejadian kista endometriosis (p < 0,05). Ada hubungan signifikan antara paritas rendah (nullipara), riwayat keluarga positif endometriosis, serta siklus menstruasi pendek (<27 hari) dengan kejadian kista endometriosis. Faktor-faktor tersebut terbukti meningkatkan risiko terjadinya endometriosis ovarium secara signifikan. Kejadian kista endometriosis berhubungan dengan usia menarche, paritas, riwayat keluarga, dan siklus menstruasi. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif berupa edukasi kesehatan reproduksi dan deteksi dini pada kelompok wanita usia subur berisiko tinggi untuk menurunkan angka kejadian kista endometriosis.
HUBUNGAN ANTARA GAYA HIDUP DAN TINGKAT STRES TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS LUBUK BESAR TAHUN 2025 terri sundra wita; Nurwijaya Fitri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.56956

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 adalah penyakit kronis yang di tandai dengan meningkatnya kadar gula darah akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Gaya hidup yang kurang sehat serta Tingkat stress yang tinggi diduga berperan dalam peningkatan kadar gula darah pada penderita Diabetes melitus tipe 2. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis hubungan antara gaya hidup dan Tingkat stress terhadap kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus tipe 2. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian analitik korelasional dengan jumlah sample 43 responden, pengambilan sample menggunakan rumus slovin, instrument yang di gunakan meliputi kuersioner gaya hidup, Tingkat stress dan pemeriksaan kadar gula darah. Analisis data di lakukan menggunakan uji statistic Chi-Square untuk mengetahui hubungan antar variable. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara gaya hidup dengan kadar gula darah pada penderita Diabetes melitus tipe 2 (p-Value= 0,000>0.05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara gaya hidup dengan kadar gula darah pada penderita Diabetes melitus tipe 2. Selain itu terdapat juga hubungan antara Tingkat stress dengan kadar gula darah (p-Value= 0,000<0,05) yang berarti terdapat hubungan yang seignifikan antara Tingkat stress dengan kadar gula darah pada penderita Diabetes melitus tipe 2. Saran dari penelitian ini adalah diperlukan peningkatan edukasi dan intervensi terkait gaya hidup sehat dan Tingkat stress pada penderita DM tipe 2 untuk membantu pengendalian kadar gula darah.
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN KONSUMSI KOPI DENGAN KEJADIAN GASTRITIS PADA KELOMPOK REMAJA DI SMK KIANSANTANG BANDUNG TAHUN 2026 Zefa Theofania; Muhammad Deri Ramadhan; Metilda Metilda; Tonika Tohri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.56970

Abstract

Siswa remaja tidak terlepas dari pengaruh gaya hidup yang dapat memengaruhi kesehatan pencernaan, salah satunya melalui melalui kebiasaan perilaku makan yang tidak teratur dan asupan kopi yang berlebihan. Studi pendahuluan di SMK Kiansantang Bandung menunjukkan kecenderungan pola makan buruk dan konsumsi kopi tinggi pada kelompok remaja. Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola makan dan konsumsi kopi dengan kejadian gastritis pada kelompok remaja di SMK Kiansantang Bandung tahun 2026. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional) dan melibatkan 70 partisipan yang dipilih menggunakan metode cluster sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang menilai pola makan, konsumsi kopi, dan kejadian gastritis, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian mengungkakan mayoritas responden memiliki pola makan buruk 52 responden (74,3%) dan tingkat konsumsi kopi yang tinggi 36 responden (51,4%), sedangkan 35 responden (50,0%) mengalami gastritis. Analisis Chi-Square memperlihatkan adanya hubungan yang begitu bermakna antara pola makan dan kejadian gastritis (p= 0,001), sekaligus antara konsumsi kopi dan kejadian gastritis (p= 0,004). Hal ini menunjukkan bahwa pola makan tidak teratur dan konsumsi kopi yang berlebihan terkait dengan peningkatan risiko gastritis pada kelompok remaja di SMK Kiansantang Bandung. Sekolah diharapkan dapat memberikan edukasi tentang pola makan yang sehat dan pengelolaan konsumsi kopi sebagai langkah pencegahan gastritis bagi para siswa.
PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENGURANGI INTESITAS KELUHAN MUAL MUNTAH IBU HAMIL TRIMESTER I septiana rahayu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57008

Abstract

Mual muntah atau emesis gravidarum, adalah ketidaknyamanan yang sering dialami oleh ibu hamil pada trimester pertama. Aromaterapi merupakan terapi tambahan dalam praktik kebidanan yang menggunakan minyak esensial dari tanaman beraroma untuk mengatasi masalah kesehatan. Pada trimester pertama kehamilan, ibu hamil mungkin mengalami mual dan muntah yang disebut dengan emesis gravidarum. Mual dan muntah terjadi pada 60% hingga 80% ibu primigravida dan 40% hingga 60% ibu multigravida. Kondisi ini akan menyebabkan gangguan pertumbuhan janin, BBLR hingga cacat bawaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lavender terhadap penurunan mual dan muntah pada ibu hamil trimester I di PMB Ellna. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimental dengan menerapkan model one group pretest-posttest. Sebanyak 15 ibu hamil trimester I yang mengalami mual muntah berpartisipasi yang dipilih secara random sampling. Hasil penelitian didapatkan rata-rata skor mual muntah pada ibu hamil trimester pertama sebelum intervensi aromaterapi lavender adalah 2,78 dan setelah intervensi aromaterapi lavender adalah 1,22 dengan selisih skor 1,56. Simpulan penelitian ini yaitu diharapkan bagi ibu hamil trimester I yang mengalami mual dan muntah dapat menerapkan aromaterapi lavender sebagai upaya mengurangi gejala tersebut.
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DENGAN KINERJA TENAGA KESEHATAN RSUD OK ARYA ZULKARNAIN KABUPATEN BATU BARA Hasti Eva Negara; Ismail Efendy; Miskah Afriani; Arifah Devi Fitriani; Asriwati Asriwati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.57017

Abstract

Rumah sakit merupakan bagian integral atas keseluruhan sistem pelayanan kesehatan yang dikembangkan berdasar rencana pembangunan kesehatan, sehingga pengembangan rumah sakit berkaitan dari kebijaksanaan pembangunan kesehatan. Tenaga kerja yakni sumber daya yang paling berharga pada instansi. Tanpa adanya tenaga kerja yang bermutu mustahil tujuan instansi dapat tercapai dengan baik. Mengingat krusialnya hasil kerja tenaga kerja dalam mencapai hasil kerja instansi, karenanya penting diketahui faktor-faktor yang dapat memberikan peningkatan hasil kerja tenaga kerja dalam menunjang keberhasilan rumah sakit di masa depan. Faktor dari keberhasilan suatu instansi bergantung dalam gaya kepemimpinan yang terapkan pada instansi tersebut yang akan menjadi model yang dicontoh oleh bawahannya dalam keberhasilan saat menjalankan visi serta misi untuk meningkatkan pembentukan mutu sumber daya manusia. Tujuan penelitian ialah menganalisis hubungan kepemimpinan transformasional dengan kinerja tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah OK Arya Zulkarnain Kabupaten Batu Bara. Jenis penelitian ialah penelitian kuantitatif menggunakan desain cross sectional study. Analisa data dengan uji chi-square pada jumlah sampel 67 responden. Hasil penelitian diketahui bahwasanya variabel yang berhubungan ialah pengaruh ideal (p=0,026), motivasi inspirasional (p=0,020), stimulasi intelektual (p=0,024), dan perhatian individu (p=0,024). Saran untuk Direktur RSUD OK Arya Zulkarnain Kabupaten Batu Bara agar melakukan peningkatan hasil kerja tenaga kerja yakni peningkatan peran pemimpin dalam memotivasi, memberikan contoh yang baik, memberikan stimulasi ataupun dorongan, hingga perhatian pada tenaga kerja serta fokus dalam peran kepemimpinan yang efektif untuk memberikan motivasi pada tenaga kerja agar adanya peningkatan hasil kerja mereka.