cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,916 Documents
ANALISIS KONTEN DAN FRAMING PESAN KESEHATAN PADA PLATFORM TIKTOK, INSTAGRAM REELS DAN YOUTUBE SHORTS : IMPLIKASI UNTUK STRATEGI PROMOSI KESEHATAN ibnu anhar; Sorpiyani Munthe; Neni Fitra Hayati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.59289

Abstract

Dimulainya format video pendek (short-form video/SFV) di platform seperti TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts telah mengubah cara orang berkomunikasi tentang kesehatan, terutama tentang bagaimana orang membuat dan mengonsumsi informasi kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari karakteristik konten dan pola framing pesan kesehatan pada ketiga platform tersebut, serta menentukan bagaimana hal ini berdampak pada strategi promosi kesehatan. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif cross-sectional, menggunakan metode analisis konten sistematis dan analisis model frame. Untuk meminimalkan bias algoritmik, sampel terdiri dari 450 video kesehatan, 150 per platform yang dipilih melalui purposive sampling berbasis tagar dan sistematis menggunakan akun bersih. Untuk mengevaluasi reliabilitas antar-koder, Cohen's Kappa (κ ≥ 0,75) digunakan. Di sisi lain, analisis inferensial dilakukan dengan uji chi-square dan Kruskal-Wallis (α = 0,05). Hasil menunjukkan bahwa masalah kesehatan mental adalah yang paling populer (n=94; 20,9%), diikuti oleh makanan/penurunan berat badan (n=84; 18,7%) dan penyakit tidak menular (n=74; 16,4%). Jenis kreator berbeda signifikan antar platform (χ2=84,49; p<0,001). Rekomendasi solusi adalah frame paling dominan (n=423; 94,0%), sementara moral judgment berbeda signifikan antar platform (χ2=16,67; p=0,011), dengan TikTok memiliki nilai tertinggi (76,0%). TikTok, cerita emosional, Instagram Reels, dan YouTube Shorts masing-masing mewakili tiga kategori framing. Temuan menekankan bahwa strategi promosi kesehatan harus sesuai dengan masing-masing platform.
MANAJEMEN KOMPREHENSIF PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI LAYANAN PRIMER MELALUI PENDEKATAN HOLISTIK : SEBUAH LAPORAN KASUS Aminah Rahmayani; Fara Fauzia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.59290

Abstract

Keterlambatan diagnosis, kepatuhan pengobatan, dan pencegahan penularan melalui kontak serumah adalah masalah utama tuberkulosis paru-paru yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Metode pelayanan kedokteran keluarga harus digunakan untuk menemukan komponen biopsikososial dan lingkungan yang berkontribusi terhadap keberhasilan pengobatan TB. Kami melaporkan bahwa seorang wanita berusia 38 tahun datang kontrol pengobatan TB paru dan saat ini sedang menjalani terapi fase intensif. Pasien menunda pemeriksaan dokter karena awalnya mengira batuk kronis adalah akibat kelelahan. Pasien mulai menerima perawatan setelah pemeriksaan dahak menunjukkan adanya infeksi TB. Kekhawatiran utama pasien tentang kemungkinan penularan kepada anak-anaknya ditemukan dalam evaluasi menyeluruh. Skrining Mantoux pada anak kedua dan ketiga menunjukkan hasil positif, namun keluarga belum bersedia melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Faktor risiko yang ditemukan meliputi kurangnya pengetahuan tentang TB, kepatuhan penggunaan masker yang belum optimal, keterlambatan pengambilan obat, serta kondisi rumah dengan ventilasi dan pencahayaan yang kurang memadai pada lingkungan padat penduduk. Dilakukan intervensi komprehensif berbasis patient-centered berupa edukasi mengenai kepatuhan pengobatan, pencegahan penularan, penggunaan masker, pentingnya skrining kontak serumah, serta konseling terkait evaluasi lanjutan pada anak dengan hasil Mantoux positif. Pendekatan holistik pada pasien TB paru tidak hanya berfokus pada terapi farmakologis tetapi juga identifikasi faktor personal, keluarga, perilaku, dan lingkungan. Edukasi berkelanjutan serta skrining kontak serumah berperan penting dalam meningkatkan keberhasilan terapi dan mencegah transmisi TB di komunitas. 
ANALISIS TATA KELOLA DAN PENGAWASAN PROGRAM MBG DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN KESEHATAN Sri Naharindah Ningsih S.; Dewi Purnamawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.59297

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan strategis pemerintah Indonesia dalam upaya meningkatkan status gizi dan kualitas sumber daya manusia, khususnya pada anak usia sekolah. Pelaksanaan program ini melibatkan berbagai pihak dan memerlukan tata kelola serta sistem pengawasan yang efektif untuk menjamin keamanan pangan, kualitas gizi, dan keberlanjutan program. Namun, berbagai permasalahan terkait koordinasi, pengawasan, dan implementasi masih ditemukan di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesis bukti ilmiah mengenai tata kelola dan pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam perspektif manajemen kesehatan. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh dari artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2020–2026 melalui database Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan Garuda. Seleksi artikel dilakukan menggunakan pedoman PRISMA melalui tahap identifikasi, skrining, kelayakan, dan inklusi. Berdasarkan proses seleksi tersebut, diperoleh 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi karakteristik dan sintesis temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa tata kelola dan pengawasan merupakan aspek utama dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Literatur yang dianalisis mencakup prinsip good governance, keamanan pangan, pengendalian mutu, koordinasi lintas sektor, serta kapasitas sumber daya manusia. Temuan juga menunjukkan adanya berbagai tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, ketidaksesuaian standar gizi, dan lemahnya pengawasan pada beberapa tahap pelaksanaan program. Secara keseluruhan, efektivitas tata kelola dan pengawasan menjadi faktor kunci dalam keberhasilan MBG sebagai intervensi gizi publik yang aman dan berkelanjutan.
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN PUCUK MERAH (S.OLEANA) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS Sri Wahyuni; Irwandi Irwandi; Angga Bayu Budiyanto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.59324

Abstract

Infeksi adalah kondisi penyakit, disebabkan oleh bakteri patogen. Penggunaan senyawa antibakteri berperan penting dalam menghambat pertumbuhan bakteri dan banyak dimanfaatkan dalam penanganan infeksi bakteri. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi kandungan senyawa metabolit sekunder pada yang tanaman daun pucuk merah (Syzgium.oleana), menguji aktivitas antibakteri terhadap bakteri staphylococcus aureus. Metode yang digunakan adalah difusi cakram (disk diffusion) dengan variasi konsentrasi esktrak 10%, 15%, dan 20%. Hasil analisis menunjukkan bahwa daun pucuk merah (S.oleana) mengandung senyawa metabolit sekunder berupa alkaloid, flavonoid, tanin dan saponin. Aktivitas antibakteri ditunjukkan melalui terbentuknya zona hambat pada masing-masing konsentrasi yaitu 7,05 mm (10%), 5,22 mm (15%), dan 9,98 mm (20%) dengan kategori daya hambat sedang.  Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa daun pucuk merah memiliki kandungan metabolit sekunder dan berpotensi sebagai agen antibakteri terhadap bakteri S.aureus, meskipun peningkatan konsentrasi tidak menunjukkan peningkatan aktivitas yang bersifat linear.
PENGARUH PERAWATAN METODE KANGURU TERHADAP PERUBAHAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI LANGSA Cut nabila Azravia; Fitri Cahyani; Putri Agustia Muzakar; Siti Nazirah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.59360

Abstract

Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan kelompok neonatus yang memiliki risiko tinggi terhadap morbiditas dan mortalitas sehingga memerlukan perawatan yang tepat untuk mendukung pertumbuhan dan mempertahankan stabilitas fisiologis. Salah satu intervensi yang dapat diterapkan adalah Perawatan Metode Kanguru (PMK), yaitu perawatan melalui kontak kulit ke kulit antara ibu dan bayi yang terbukti memberikan manfaat bagi kesehatan dan pertumbuhan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Perawatan Metode Kanguru terhadap perubahan berat badan pada bayi BBLR. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain Quasi Experiment melalui pendekatan One Group Pretest–Posttest. Populasi penelitian adalah seluruh bayi BBLR yang menjalani perawatan di PMB Bd. Nur Akmaliah, S.Keb, Desa Lhokbani, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa. Sampel penelitian berjumlah 15 bayi yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan pengukuran berat badan bayi sebelum dan sesudah pemberian intervensi PMK. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata berat badan bayi setelah diberikan PMK, yaitu dari 2100 gram menjadi 2250 gram dengan selisih peningkatan sebesar 150 gram. Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa PMK berpengaruh signifikan terhadap perubahan berat badan bayi BBLR. Disimpulkan bahwa Perawatan Metode Kanguru efektif dalam meningkatkan berat badan bayi BBLR sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif perawatan yang aman, sederhana, dan mudah diterapkan untuk mendukung pertumbuhan serta meningkatkan kesehatan bayi.
ANALISIS FAKTOR MANUSIA DALAM KECELAKAAN KERJA DI AREA PACKER INDUSTRI SEMEN MENGGUNAKAN KERANGKA HFACS (STUDI KASUS TAHUN 2023 – 2024) Andini Aisyah Putri; Mufti Wirawan; Muhammad Arifin Ramzy Lubis
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.59509

Abstract

Kasus kecelakaan kerja di industri semen, khususnya area packer merupakan masalah serius yang dapat berdampak pada banyak hal termasuk produktivitas, keselamatan, dan kesejahteraan pekerja. Data menunjukkan bahwa kecelakaan kerja di area Packer Industri Semen PT X Tahun 2024 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2023 dan menjadi lokasi dengan frekuensi kecelakaan tertinggi selama 2024. Investigasi kecelakaan kerja dan tindakan perbaikan telah dilakukan, tetapi kecelakaan terus berulang. Hal tersebut karena terlewatnya analisis faktor manusia dalam proses investigasi kecelakaan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran kontribusi faktor manusia berupa kondisi laten dan kegagalan aktif terhadap kecelakaan kerja di area packer PT X selama 2023-2024. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif analitik menggunakan metode Human Factor Analysis Classification System (HFACS). Penelitian ini menganalisis seluruh kasus kecelakaan kerja di area packer Group Head of Plant Operation PT X di tahun 2023-2024 yang berjumlah 6 kasus kecelakaan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi laten memiliki kontribusi lebih besar dibandingkan kegagalan aktif. Faktor dominan meliputi organizational climate, organizational process, resource management, dan inadequate supervision yang teridentifikasi pada seluruh kasus. Sementara itu, kegagalan aktif paling dominan adalah decision error. Temuan ini menunjukkan bahwa kecelakaan kerja tidak hanya disebabkan oleh perilaku individu, tetapi juga dipengaruhi oleh kelemahan system organisasi. Oleh karena itu diperlukan penguatan system manajemen keselamatan kerja, peningkatan pengawasan, serta perbaikan prosedur operasional untuk mencegah terulangnya kecelakaan kerja.
GAMBARAN KEAMANAN DATA PASIEN PADA REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI PUSKESMAS LIMBOTO Karina Samuel; Gladis A. Ismail; Moh. Ichsan Arifin Antu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.59527

Abstract

Keamanan data pasien merupakan aspek krusial dalam penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) di fasilitas pelayanan kesehatan. Puskesmas Limboto menggunakan aplikasi E-Pus sebagai sistem RME, namun ditemukan indikasi celah keamanan data berupa petugas yang tidak melakukan logout, gangguan jaringan, serta ketidakakuratan data dari sumber eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keamanan data pasien pada RME di Puskesmas Limboto berdasarkan aspek kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity), dan ketersediaan (availability). Jenis penelitian adalah kualitatif deskriptif. Informan penelitian berjumlah 5 orang terdiri dari kepala puskesmas, penanggung jawab rekam medis, admin/IT, petugas rekam medis, dan petugas pendaftaran/loket yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek kerahasiaan telah diterapkan melalui akun individual dan RBAC, namun masih terdapat celah berupa petugas yang tidak logout dan minimnya pelatihan formal. Aspek integritas berjalan melalui verifikasi data dan audit trail, tetapi ditemukan data ganda akibat ketidakakuratan data eksternal dari BPJS dan Dukcapil. Aspek ketersediaan secara umum baik selama jam operasional, namun gangguan jaringan terjadi rata-rata sekali sebulan dan SOP downtime belum terdokumentasi secara formal. Disimpulkan bahwa keamanan data pasien pada RME di Puskesmas Limboto belum terpenuhi secara optimal pada ketiga aspek CIA Triad, sehingga diperlukan penguatan SOP, pelatihan SDM, dan perbaikan infrastruktur jaringan.
PEMETAAN SEBARAN KASUS INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Tiara Nursiyam; Bambang Karmanto; Lina Khasanah; Maula Ismail Mohammad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.59540

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian pada balita di negara berkembang, termasuk Indonesia. Di wilayah kerja Puskesmas Kesunean, ISPA tercatat sebagai kasus penyakit terbanyak pada tahun 2025. Namun, data yang tersedia masih berupa angka sehingga belum mampu menggambarkan pola persebaran kasus secara spasial. Penelitian ini bertujuan memetakan sebaran kasus ISPA pada balita menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk mengidentifikasi wilayah berisiko dan mendukung pengambilan keputusan dalam upaya pencegahan serta pengendalian penyakit. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data yang digunakan berupa data sekunder kasus ISPA balita tahun 2025 di wilayah kerja Puskesmas Kesunean. Analisis dilakukan menggunakan Quantum GIS melalui proses pengolahan data spasial, penggabungan data atribut dan peta wilayah, visualisasi peta tematik, serta analisis autokorelasi spasial menggunakan Indeks Moran (Moran’s I). Hasil pemetaan menunjukkan bahwa sebaran kasus ISPA pada balita tidak merata antarwilayah. Status imunisasi, status gizi, dan perilaku hidup sehat juga menunjukkan variasi antarwilayah. Analisis Moran’s I menghasilkan nilai 0,1902 dengan pseudo p-value 0,0790 yang menunjukkan kecenderungan autokorelasi spasial positif yang lemah dan tidak signifikan secara statistik. Analisis bivariat juga menunjukkan tidak terdapat hubungan spasial yang signifikan antara kejadian ISPA dengan status imunisasi, status gizi, maupun perilaku hidup sehat. Sebaran kasus ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kesunean menunjukkan variasi antarwilayah, namun pola persebarannya cenderung acak dan belum membentuk klaster spasial yang signifikan. Pemanfaatan SIG dapat membantu mengidentifikasi wilayah prioritas dalam upaya pencegahan dan pengendalian ISPA pada balita.
Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien, Poltekkes Kemenkes Makassar1 Nurul Khatimah; Zakaria Zakaria; Hijrah Asikin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.59612

Abstract

Kehamilan merupakan fase fisiologis yang kompleks dan dinamis, yang ditandai dengan berbagai perubahan adaptif dalam sistem tubuh ibu. Situasi konsumsi ibu hamil di Indonesia berdasarkan Survei Diet Total (SDT) tahun 2024 menunjukkan bahwa lebih dari 50% ibu hamil memiliki tingkat asupan energi yang tergolong sangat kurang, yaitu kurang dari 70% Angka Kecukupan Gizi (AKG). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kesukaan berdasarkan aspek warna, aroma, tekstur dan rasa serta kandungan gizi Pancake Lanika sebagai camilan bergizi bagi ibu hamil. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pre-eksperimental. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari variasi 3 formula yaitu F1 (labu kuning 60% dan kacang hijau rebus 40%), F2 (labu kuning 50% dan kacang hijau rebus 50%) dan F3 (labu kuning 40% dan kacang hijau rebus 60%). Sampel penelitian terdiri atas 50 panelis agak terlatih yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data daya terima dikumpulkan menggunakan uji hedonik terhadap parameter aroma, tekstur, dan rasa, kemudian dianalisis menggunakan Uji Friedman dengan tingkat kepercayaan 95%. Kandungan  gizi dihitung menggunakan Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) 2019. Hasil uji Friedman menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap tingkat kesukaan panelis pada tiap parameter karena diperoleh seluruh nilai p >0,05. Formula F1 memperoleh nilai mean rank  tertinggi pada seluruh parameter organoleptik. Kandungan gizi perporsi formula F1  yaitu energi 84,58 kkal, protein 3,66 g, lemak 1,97 g, karbohidrat 13,01 g, serat 0,49 g, dan beta-karoten 199,68 mcg. Pancake Lanika memiliki daya terima yang baik dan berpotensi dikembangkan sebagai camilan bergizi bagi ibu hamil.
PEMETAAN SEBARAN KASUS DBD MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI PUSKESMAS KALIJAGA PERMAI KOTA CIREBON TAHUN 2025 Rahma Aulia Putri; Totok Subianto; Elfi Elfi; Bambang Karmanto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i2.59658

Abstract

Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit infeksi virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Melalui pemanfaatan Sistem Informasi Geografis, persebaran kasus Demam Berdarah Dengue dapat dianalisis berdasarkan lokasi sehingga wilayah dengan risiko tinggi dapat diidentifikasi Secara lebih akurat. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan menganalisis distribusi spasial kasus Demam Berdarah Dengue di wilayah kerja Puskesmas Kalijaga Permai Kota Cirebon tahun 2025 menggunakan Sistem Informasi Geografis. Penelitian ini Menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Subjek penelitian adalah petugas pelaporan kasus Demam Berdarah Dengue puskesmas. Objek penelitian adalah data sekunder informasi kasus Demam Berdarah Dengue tahun 2025. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah kerja Puskesmas Kalijaga Permai Kota Cirebon menunjukkan tren peningkatan selama periode 2023-2025, dengan jumlah kasus tertinggi pada tahun 2025 sebanyak 153 kasus. Hasil Pemetaan sebaran kasus DBD menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) menunjukkan pola sebaran kasus yang mengelompok (clustered), dengan konsentrasi kasus tertinggi berada di 3 wilayah. Berdasarkan karakteristik penderita, mayoritas kasus terjadi pada perempuan (53%) dan kelompok umur balita (0-4 tahun) sebesar 35%. Kasus DBD di wilayah kerja Puskesmas Kalijaga Permai Kota Cirebon mengalami peningkatan pada periode 2023–2025. Sebaran kasus menunjukkan pola mengelompok (clustered), dengan kasus terbanyak terjadi pada perempuan dan kelompok usia balita (0–4 tahun). Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG) dapat membantu mengidentifikasi wilayah prioritas dalam upaya pengendalian DBD.