Jurnal Kesehatan Tambusai
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles
4,346 Documents
PERBEDAAN PENURUNAN KANDUNGAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI DENGAN PEMBERIAN KLORIN PADA LIMBAH CAIR RSUD dr. H. KOESNADI BONDOWOSO
Agus Julianto;
Irfany Rupiwardani;
Devita Sari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16271
Rumah sakit merupakan penghasil limbah klinis terbesar. Limbah rumah sakit adalah semua limbah yang dihasilkan dari kegiatan rumah sakit dalam bentuk padat, cair, dan gas. Berdasarkan data pemeriksaan limbah cair Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Koesnadi Bondowoso untuk parameter total coliform setelah pemberian klorin terdapat inkonsistensi hasil. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen murni dengan rancangan pre and posttest control group. Sebelum perlakuan pada semua kelompok dilakukan pengukuran awal (pretest) untuk menentukan nilai awal sebelum perlakuan. Pada kelompok perlakuan diberikan intervensi sesuai dengan control dan pada kelompok control tidak dilakukan intervensi atau dilakukan intervensi standar. Setelah perlakuan dilakukan pengukuran akhir (posttest) pada semua kelompok untuk menentukan efek perlakuan. Sampel limbah cair yang diambil adalah sampel limbah cair di outlet instalasi pengolahan air limbah RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso dimana masing – masing sampel yang diuji laboratorium. dilakukan dengan pemberian klorin sebanyak 0,6 gr/l, 0,8 gr/l, dan 1,0 gr/l. Hasil uji statistik yang digunakan adalah one way anova dan diperoleh hasil nilai signifikan (sig.) < 0,001 sehingga kesimpulannya adalah terdapat perbedaan penurunan kandungan bakteri Escherichia coli dengan pemberian klorin pada limbah cair RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso
FAKTOR-FAKTOR PENCETUS MASK ACNE PADA PELAJAR SMK NEGERI 1 WANAREJA SAAT PANDEMI COVID-19
Kezia Nursalim;
Linda Julianti Wijayadi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16276
Penyakit Coronavirus pertama kali muncul pada tahun 2019 yang dinyatakan sebagai pandemi oleh WHO dan mengharuskan masyarakat untuk menggunakan masker sebagai salah satu alat pencegahan. Akne vulgaris merupakan suatu peradangan di unit pilosebasea. Usia 15-18 tahun adalah usia yang paling rentan terkena akne vulgaris. Mask acne adalah bentuk akne mekanika yang timbul dari gesekan antara masker dengan kulit yang terjadi pada area hidung sampai dagu. Salah satu patogenesis akne adalah terjadinya gesekan yang berulang antara masker medis dengan kulit wajah. Studi deskriptif dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan masker terhadap kejadian mask acne pada 60 siswa SMK Negeri 1 Wanareja. Analisa dilakukan dengan melakukan inspeksi langsung melalui gambar wajah subjek penelitian. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 41,7% subjek mengalami adanya peningkatan setelah rutin menggunakan masker medis. Mayoritas subjek dengan keluhan akne pada wajah mengalami akne dengan derajat keparahan ringan sebanyak 24 (40%) dengan jenis lesi papul dan komedo sebanyak 14 (23,3%) serta papul, pustul dan komedo juga sebanyak 14 (23,3%).
MEDIA PROMOSI KESEHATAN TERHADAPUPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA KADER POSYANDU DI KELURAHAN SINGOSARI
Rina Zahrotul Mufida;
Novalia Krisyanti;
Isna Novi Fitriyani;
Anisa Karyati;
Zufra Inayah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16279
Kasus stunting atau kondisi gagal tumbuh pada balita sehingga memiliki tinggi badan yang tidak sesuai dengan standar anak seusianya banyak ditemui di Indonesia. Hal tersebut menurut SSGI Kemenkes pada tahuun 2022 angka stunting di Indonesia dinilai masih tinggi hingga mencapai 21,6% , pada tahun 2021 angka stunting memiliki prevalensi yang tinggi hingga 2,8 poin. Usaha yang diperlukan untuk upaya pencegahan stunting yaitu dengan sosialisasi yang dilakukan oleh kader posyandu sebagai penggerak dan penyuluh masyarakat. Penelitian memiliki tujuan dalam menganalisis pengaruh media promosi kesehatan terhadap upaya dalam melakukan pencegahan stunting pada kader posyandu. Penentuan media promosi yang paling membantu kader sesuai berdasarkan kuisoner dengan jumlah responden 60 dianalisis menggunakan metode kualitatif. Hasil dari kuisoner sebanyak 39 responden memilih media promosi poster dan 21 responden memilih media promosi video. Media promosi kesehatan dalam bentuk poster lebih banyak diminati oleh kader karena mereka percaya bahwa menyampaikan dalam bentuk poster dapat rasakan oleh banyak kalangan dan berbagai umur. Selain umur, poster juga dapat ditempelkan diberbagai tempat sehingga informasi yang disampaikan dapat diingat. Sehingga kader lebih mudah dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat di Kelurahan Singosari untuk dapat mencegah terjadinya stunting di Kelurahan Singosari.
HUBUNGAN ANTARA SHIFT KERJA DAN KELELAHAN KERJA DENGAN TEKANAN DARAH PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT X
Ivana Laily;
Abdul Rohim Tualeka
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16280
Tekanan darah merupakan faktor yang penting pada sistem sirkulasi. Perubahan atau peningkatan tekanan darah pada perawat dapat menimbulkan gangguan sirkulasi jantung yang memengaruhi kesehatan perawat. Hasil studi pendahuluan menunjukkan perawat di tiga shift kerja yang berbeda memiliki hasil tekanan darah yang berbeda, terutama perawat yang bekerja pada shift kerja malam mengalami tekanan darah prehipertensi. Tekanan darah pada perawat dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor faktor pekerjaan (shift dan kelelahan kerja). Penelitian ini dilakukan pada perawat di Rumah Sakit X yang berlokasi di Provinsi Jawa Timur. Penelitian dilakukan pada Januari-Februari 2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan shift kerja dan kelelahan kerja dengan tekanan darah pada perawat. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain studi cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah perawat yang bekerja pada sistem kerja 3 shift sebanyak 137 orang. Pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling dengan jumlah sampel 102 orang. Data diperoleh dengan mengukur kelelahan kerja menggunakan kuesioner IFRC, dan tekanan darah diukur setelah bekerja oleh perawat menggunakan sphygmomanometer digital. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tekanan darah perawat yaitu prehipertensi. Terdapat hubungan yang kuat antara kelelahan kerja (r=0,659) dengan tekanan darah. Sedangkan shift kerja dengan tekanan darah memiliki hubungan yang lemah (r=0,259). Kesimpulan dari penelitian ini adalah shift kerja malam dan kelelahan kerja tinggi dapat menyebabkan tekanan darah yang tinggi pada perawat di Rumah Sakit X.
PENGARUH PEMBERIAN TTD DAN PREVALENSI ANEMIA PADA SISWI SMAN DI KABUPATEN GRESIK
Nisma Melvani;
Fildzatul Rohmawati;
Sania Mawaddah;
Anisa Karyati;
Zufra Inayah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16282
Anemia merupakan suatu keadaan di mana tubuh memiliki kadar hemoglobin rendah atau abnormal. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Tablet Tambah Darah dan Prevalensi Anemia pada siswi SMAN di Kabupaten Gresik. Penelitian ini dilakukan dalam satu waktu yang metodenya berupa data deskriptif (penelitian kualitatif). Pengumpulan data diperoleh melalui penggunaan kuesioner dan pemeriksaan kadar Hb sebagai metodenya. Pengambilan populasi yaitu melibatkan siswi SMAN 1 Kebomas dan SMAN 1 Sangkapura. Sampel diperoleh dengan teknik random sampling sebanyak 80 siswi dari SMAN 1 Kebomas dan siswi SMAN 1 Sangkapura di mana masing-masing sekolahnya diambil sebanyak 40 siswi kelas X dan XI dengan kisaran usia 15-17 tahun. Analisa data yang digunakan yaitu analisa univariat dengan data berupa persentase. Kesimpulan yang dapat diperoleh yaitu adanya risiko Pengaruh Pemberian Tablet Tambah Darah dan Prevalensi Anemia pada Siswi SMAN 1 Sangkapura karena kurangnya pemantauan dari petugas pelayanan kesehatan. Saran dalam penelitian ini pentingnya meningkatkan pengetahuan tentang anemia di SMAN 1 Sangkapura serta menyediakan pelayanan kesehatan di dekat sekolah agar memudahkan pemantauan dari pihak petugas pelayanan kesehatan.
KORELASI KUALITAS TIDUR TERHADAP TINGGI BADAN PADA ANAK USIA 14-16 TAHUN
Pramudyta Ariany Puter;
Eko Kristanto Kunta Adjie
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16285
Menurut National Health and Nutrition Examination Survey masih terdapat sekitar 6.139 remaja di Amerika Serikat yang memiliki kualitas tidur yang buruk. Begitu juga di Indonesia, meskipun belum terlalu banyak studi epidemiologi yang dilakukan terkait kualitas tidur remaja di Indonesia tetapi dalam beberapa penelitian mengatakan kualitas tidur buruk terjadi lebih dominan. Kualitas tidur juga akan mengalami penurunan seiring berjalannya usia seseorang, hal ini berkaitan erat dengan Growth Hormone (GH) dimana sekresinya juga akan ikut menurun. Akan tetapi GH akan memuncak kembali ketika memasuki usia remaja dimana usia ini termasuk dalam fase lonjakan pertumbuhan yang kedua. Sebagaimana diketahui GH berperan penting dalam pertumbuhan tinggi badan seseorang, sehingga peneliti bertujuan mengetahui korelasi korelasi antara kualitas tidur dengan tinggi badan anak pada usia 14 sampai 16 tahun di SMAN 1 Majalengka yang dilakukan pada 30 Januari 2023. Peneliti melakukan dengan studi analitik metode cross-sectional kepada 2 proporsi yang tidak berpasangan. Mengambil sampel dengan memakai sistem random sampling dan didapatkan 98 sampel yang digunakan dari keseluruhan 326 murid . Penelitian dilakukan dengan mengedarkan kuisioner PSQI. Dengan menggunakan uji chi square, mendapatkan nilai p =1,00. Seperti yang sudah dipaparkan bahwa ada hubungan apabila nilai p = < 0,1 dengan tingkat kepercayaan sebesar 80% maka hipotesis diterima, peneliti memiliki kesimpulan ialah tidak ada korelasi antara kualitas tidur terhadap Tinggi Badan (TB).
EVALUASI IMPLEMENTASI METODE ABC-VEN DALAM MANAJEMEN PENGENDALIAN LOGISTIK FARMASI : LITERATURE REVIEW
Mirah Wijaya;
Helen Andriani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16309
Pengelolaan logistik farmasi merupakan aspek penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien. Pengelolaan yang tidak optimal dapat berdampak negatif terhadap logistik farmasi di industri kesehatan. Manajemen logistik melibatkan aktivitas pembelian, penerimaan, pengendalian stok, distribusi, dan penggunaan obat. Metode ABC dan VEN digunakan untuk mengendalikan pengadaan dan penggunaan obat secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai peran metode ABC-VEN dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan logistik farmasi, serta untuk mengetahui sejauh mana metode ini dapat mengoptimalkan pengadaan dan penggunaan obat secara tepat. Metode menggunakan pendekatan literature review dari database Proquest, Science Direct, dan Scopus dengan menerapkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelusuran database diperoleh 150 artikel yang kemudian tersaring dan memenuhi kriteria inklusi menjadi 4 artikel untuk dianalisis. Metode analisis ABC-VEN merupakan salah satu cara praktis dan terjangkau untuk mencapai rantai pasok produk farmasi yang optimal. Metode ini membantu mengidentifikasi barang-barang yang memerlukan pengendalian ketat, menentukan prioritas, dan interval pemesanan ulang. Pengelolaan logistik farmasi menggunakan metode analisis ABC-VEN dapat mengoptimalkan pengendalian persediaan dan meningkatkan manajemen persediaan barang farmasi. Metode ABC-VEN dapat diimplementasikan secara rutin untuk pengendalian persediaan di Rumah Sakit, industri farmasi, dan fasilitas kesehatan lainnya.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN PADA SISWA SMA N 01 BELITANG HILIR
Gebyan Chau;
Linda S. Budiarso
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16314
COVID-19 (coronavirus disease 2019) merupakan penyakit infeksi oleh severe acute respiratory syndrome virus corona 2 (SARS-CoV-2) atau yang disebut virus Corona pada saluran dari pernapasan. Terdapat tiga varian Covid-19, yakni Alpha, Beta, dan Delta. Awal tahun 2020, dunia dihadapi krisis sosial ekonomi dan kesehatan yang sebelumnya tidak pernah terjadi disebabkan oleh covid-19. Salah satu cara untuk memutuskan penularan Covid-19 yaitu mematuhi protokol kesehatan seperti mencuci tangan pakai sabun (CTPS). Kurangnya kesadaran akan pentingnya mencuci tangan pakai sabun dapat meningkatkan kasus Covid-19. Remaja adalah golongan yang rentan terjangkit virus covid-19. Menurut survei Kesehatan Siswa Berbasis Sekolah Global, remaja dengan usia 13-17 tahun cenderung hanya memakai air untuk membersihkan tangan, dan tidak memakai sabun untuk membersihkan tangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan perilaku tentang cuci tangan pakai sabun pada siswa SMAN 01 Belitang Hilir Periode Februari - Maret 2023. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan desain cross-sectional. Penelitian dilakukan di SMAN 01 Belitang Hilir dengan jumlah sampel sebanyak 97 responden dari 459 populasi. Pengambilan data penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan dan perilaku CTPS. Analisis data penelitian menggunakan SPSS. Hasil peneitian ini adalah pengetahuan cuci tangan pakai sabun sebagian besar siswa-siswi SMAN 01 Belitang Hilir berpengetahuan baik dengan jumlah 46 orang (47,4 %) dan sebanyak 51 orang (52,6 %) siswa-siswi berpengetahuan buruk. Perilaku cuci tangan pakai sabun sebagian besar siswa-siswi SMAN 01 belitang hilir berperilaku buruk dengan jumlah 44 orang (45,4%), siswa-siswi yang berperilaku cukup baik sekitar 13 orang (13,4%), sedangkan yang berperilaku baik hanya 40 orang (41,2%).
LITERATURE REVIEW: ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN PADA PESERTA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI INDONESIA
Fadya Safira Nasution;
Lisa Aulia Rahmah;
Risky Youlanda;
Fitriani Pramita Gurning
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16323
Pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau merupakan hak fundamental setiap individu. Di Indonesia, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah diperkenalkan sebagai upaya untuk meningkatkan akses dan pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh seluruh penduduk. Namun, meskipun adanya JKN, masih terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh peserta JKN. Puskesmas dan JKN adalah dua hal yang saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan dalam sistem pelayanan kesehatan di Indonesia. Pemberian layanan kesehatan yang baik di puskesmas akan memungkinkan banyak peserta JKN yang memanfaatkan pelayanan kesehatan, hal ini juga berdampak sebaliknya jika pelayanan kesehatan di puskesmas dirasa buruk atau kurang baik. Oleh karena itu, tinjauan literatur ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan pada peserta JKN di Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan Library Research atau studi kepustakaan dengan melakukan pencarian dan tinjauan terhadap artikel jurnal yang telah dipublikasikan dari tahun 2020-2023 yang telah sesuai kriteria inklusi dan eksklusi yang ditetapkan oleh penulis. Dalam hasil analisis literatur, ditemukan sejumlah faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan pada peserta JKN di Indonesia. Faktor- faktor tersebut meliputi faktor usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, persepsi terhadap kualitas pelayanan, persepsi responden terhadap penggunaan JKN kesehatan, aksesibilitas, dan faktor sikap tenaga kesehatan terhadap pemanfaatan pelayanan bagi peserta JKN kesehatan.
EFEKTIVITAS PENYULUHAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN MIOPIA PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA ANGKATAN 2022
Winda Aprilyah;
Meriana Rasyid
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16327
Miopia sering tidak diangggap sebagai kelainan mata yang berbahaya, karena penglihatan dapat dibantu dengan menggunakan kacamata, lensa kontak, dan operasi refraksi. Dengan kurangnya pengetahuan miopia menjadi salah satu penyebab tingginya prevalensi miopia di Indonesia. Salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan adalah dengan melakukan penyuluhan. Tujuan dilakukan penelitian agar dapat mengetahui efektivitas penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan miopia pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2022. Metode penelitian ini dengan rancangan one group pre-test dan post-test. Sampel diambil dengan teknik consecutive non-random sampling. Waktu pelaksanaan penelitian ini adalah pada bulan Januari 2022 hingga Februari 2023 dengan jumlah responden sebanyak 61 orang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan jenis kelamin yaitu perempuan yang banyak terdapat 43 orang (70.5%). Hasil penelitian sebelumnya penyuluhan ada 19 responden (31,1%) memiliki pengetahuan yang baik. 34 responden (55,7%) memiliki pengetahuan yang cukup dan 8 responden (13,1%) memiliki pengetahuan yang kurang. Kemudian, setelah dilakukannya penyuluhan menjadi 51 responden (83,6%) memiliki pengetahuan yang baik, 7 responden (11,5%) memiliki pengetahuan yang cukup dan 3 responden (4,9%) memiliki pengetahuan yang kurang. Setelah melakukan analisis, terjadi suatu perbedaan yang bermakna diantara pengetahuan tentang miopia sebelum dan sesudah diberi penyuluhan melalui video edukasi (p-value = 0,000). Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan efektif dalam meningkatkan tingkat pengetahuan miopia.