cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
GAMBARAN FEAR OF MISSING OUT MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA TAHUN 2022 Stephanie Amadea; Monica Djaja Saputera; Arlends Chris
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16337

Abstract

Fear of Missing Out (FoMO) merupakan salah satu masalah yang kerap terjadi pada kaum muda. Mahasiswa Fakultas Kedokteran banyak yang mengalami perubahan psikologis oleh karena mereka cenderung mempersepsikan pendidikan yang ditempuh dapat menyebabkan stres. Hal ini dapat menyebabkan mereka rentan mengalami FoMO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat FoMO pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara bedasarkan usia dan jenis kelamin. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain penelitian cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa/i Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2020 – 2022. Teknik sampling yang digunakan adalah non-probability sampling. Instrumen yang digunakan adalah Fear of Missing Out scale (FoMOs) yang dibuat oleh Przybylski. Kuesioner terdiri dari 10 butir pernyataan dengan nilai reliabilitas ? = .87.  Kuesioner disebarkan dalam bentuk Google Forms secara langsung pada saat pergantian kelas dan secara tidak langsung melalui grup angkatan. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan software IBM Statistics SPSS 26. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan total responden sebanyak 148 responden. Sebagian besar responden mengalami FoMO rendah (58,1%), diikuti dengan FoMO sedang (31,1%), dan FoMO tinggi (10,8%). Berdasarkan jenis kelamin, responden dengan jenis kelamin perempuan cenderung lebih tinggi mengalami FoMO. Sedangkan berdasarkan usia, responden yang berusia 18 dan 19 tahun cenderung lebih tinggi mengalami FoMO.
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DAN TINGKAT KECUKUPAN ZAT GIZI DENGAN STATUS GIZI Masali Almahdin; Olivia Charissa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16343

Abstract

Salah satu faktor penting dalam mencapai derajat Kesehatan yang optimal yaitu dengan status gizi yang baik. Tingkat pengetahuan gizi mempengaruhi seseorang dalam memilih makanan. Berdasarkan pedoman pencegahan penyebaran COVID-19, pola makan yang sehat dan seimbang, melakukan olahraga atau exercise, waktu istirahat yang cukup dan mengurangi stres dapat meningkatkan imunitas tubuh. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan mengenai gizi terhadap tingkat kecukupan zat gizi dengan status gizi pada mahasiswa Universitas Tarumanagara dari bulan Januari-Mei 2022. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain studi cross-sectional. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner pengetahuan gizi, tingkat kecukupan zat gizi dengan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), dan status gizi menggunakan IMT. Data yang sudah dikumpulkan dianalisis univariat dan bivariat menggunakan uji statistik dengan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS) versi ke 26. Hasil penelitian didapatkan 63 (82,9%) responden memiliki pengetahuan gizi baik dan 13 (17,1%) responden memiliki pengetahuan gizi sangat baik. Kemudian didapatkan tingkat kecukupan zat gizi cukup sebanyak 64 (84,2%), tingkat kecukupan zat gizi berlebih 9 (11,8%) dan tingkat kecukupan zat gizi defisit 3 (3,9%) responden. Sebagian besar responden memiliki status gizi normal yaitu sebanyak 56 (73,7%). Hasil uji statistik menunjukan hubungan antara tingkat kecukupan gizi dengan status gizi bermakna (p-value=0,016) sementara tidak terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan gizi dengan status gizi (p-value=1,000). Terdapat hubungan antara tingkat kecukupan zat gizi dengan status gizi, namun tidak terdapat hubungan antara pengetahuan gizi dengan status gizi.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL PADA LAYANAN KESEHATAN PUSKESMAS (LITERATURE REVIEW) Vivi Ridha Munawarah; Windi Ayu Anggraini; Dea Azzahra; Fitriani Pramita Gurning
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16350

Abstract

Dalam sistem kesehatan Indonesia, Puskesmas dan JKN memiliki hubungan yang saling bertaut dan tidak dapat dipisahkan. Jika suatu layanan kesehatan di nyatakan baik, maka layanan untuk peserta JKN juga dapat mengakses pelaanan kesehatan tersebut, sama halnya jika layanan medis kurang terlayani atau under-served, maka akan memberi efek sebaliknya, akibatnya peserta JKN tidak sering menggunakan layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan JKN pada layanan kesehatan Puskesmas dengan mengidentifikasi personalitas masyarakat yang berpartisipasi dalam pemanfaatan layanan JKN. Metode yang digunakan penelitian ini yaitu studi literatur, jurnal diperoleh melalui pencarian yang komprehensif yang terindeks seperti Google Cendikia dengan tahun publikasi antara 2019-2023. Hasil penelitian ini menunjukkan ada 4 faktor yang memengaruhi pemanfaatan JKN, yaitu persepsi peserta JKN terhadap pelayanan kesehatan, faktor aksesibilitas terhadap pemanfaatan layanan kesehatan, hubungan sikap tenaga kesehatan dengan pemanfaatan JKN, hubungan pengetahuan dengan pemanfaatan JKN. Kesimpulan penelitian ini adalah pemanfaatan Jaminan Kesehatan Nasional pada pelayanan kesehatan erat kaitannya dan tidak dapat dipisahkan dengan faktor-faktor yang memengaruhi pemanfaatan JKN oleh masyarakat. Persepsi peserta JKN terhadap pelayanan kesehatan merupakan variable yang paling dominan mempengaruhi pemanfaatan JKN pada layanan kesehatan terutama Puskesmas.
ANALISA PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP KETERSEDIAAN AIR BERSIH DI KOTA MEDAN Meutia Nanda; Cindy Chairunnisa; Rehulina Ninta Br. Sitepu; Ainun Zariah; Ayu Amanda Siregar; Khairunnisa Hasibuan; M Khaiyir Rafif
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16352

Abstract

Air bersih adalah kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Ketersediaan air bersih yang memadai sangat berpengaruh terhadap kesehatan, sanitasi, dan kualitas hidup masyarakat. Partisipasi masyarakat merupakan aspek kunci dalam mengatasi masalah ketersediaan air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi masyarakat terhadap ketersediaan air bersih di Kota Medan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yakni dengan cara mewawancara (focused interviews) dan observasi alami. Lokasi penelitian dilakukan di Kota Medan. Informan penelitian adalah masyarakat Kota Medan berjumlah 25 orang. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan pandangan mengenai penyediaan air bersih di Kota Medan memiliki beberapa analisis yang didapatkan yaitu pandangan mengenai penyediaan air bersih di Kota Medan, pandangan mengenai kesadaran masyarakat untuk menggunakan air bersih, pencemaran lingkungan menjadi momok terbesar penyediaan air bersih dan langkah konkrit dalam menaggulangi penyediaan air bersih. Kesimpulan responden mengungkapkan bahwa mereka cukup puas dengan kebijakan penyediaan air bersih yang ada di kota medan meskipun ada beberapa kendala seperti air mati ketika sedang  menggunakan air tersebut,responden mengatakan bahwa kesadaran masyarakt kota medanterhadap penyediaan dan juga kesediaan air bersih dapat dibilang baik walaupun di dalam pengaplikasianya mash terdaat berbagai kendala.
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM DEMAM BERDARAH DENGUE BERKAITAN DENGAN ANGKA BEBAS JENTIK DAN KASUS KEJADIAN DI KECAMATAN PALMERAH TAHUN 2022 Tiarma Talenta Theresia; Sri Lestari; Mula Hutagaol
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16357

Abstract

Penyakit demam berdarah masih menjadi salah satu masalah yang cukup besar di dunia maupun Indonesia. Berdasarkan data dari puskesmas kecamatan Palmerah, kejadian kasus DBD di wilayah puskesmas kecamatan Palmerah mengalami peningkatan dari 60 kasus di tahun 2021 menjadi 199 kasus di tahun 2022. Pembawa dan penyebar dari penyakit ini adalah nyamuk aedes aegypti yang menyukai lingkungan dengan kualitas buruk, wilayah dengan kurangnya cahaya matahari, lembab, dan wilayah dengan banyak genangan air yang menjadi media perkembangbiakan nyamuk ini. Laporan ini untuk mengetahui dan mengevaluasi proses pelaksanaan program Demam berdarah dengue (DBD) yang terkait dengan persentase angka bebas jentik dan jumlah kejadian kasus DBD di kecamatan palmerah pada tahun 2022. Laporan kegiatan ini menggunakan jrancangan cross sectional. Variabel yang digunakan berupa angka bebas jentik dan kejadian kasus DBD di kecamatan palmerah pada tahun 2022 berupa data sekunder. Data disajikan dengan analisis univariat. Kejadian kasus demam berdarah paling tinggi terjadi di kelurahan Palmerah, yaitu sebanyak 114 kasus. Kelurahan kemanggisan memiliki nilai ABJ < 95%). Kejadian DBD di wilayah Kecamatan Palmerah masih terhitung tinggi, sehingga pelaksanaan program pelayanan dan Pencegahan DBD diharapkan dapat ditingkatkan untuk mencapai sasaran mutu program.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN PESERTA MANDIRI YANG MEMBAYAR IURAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI KELURAHAN PANIKI BAWAH Enggella G. Kalalo; Ardiansa A. Tucunan; Adisti Rumayar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16365

Abstract

Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) merupakan sebuah program oleh negara yang bertujuan untuk dapat memberi kepastian perlindungan serta kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Salah satu program dari SJSN yaitu Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). JKN merupakan program yang menerapkan mekanisme asuransi kesehatan sosial dimana seluruh penduduk Indonesia ataupun WNA yang telah bekerja di Indonesia paling sebentar 6 bulan berhak terhadap jaminan sosial sehingga bisa memenuhi keperluan dasar salah satunya kesehatan. Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kepatuhan membayar iuran peserta mandiri program JKN yaitu pendidikan, pekerjaan, pengetahuan dan persepsi. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui hubungan diantara pengetahuan dengan kepatuhan peserta mandiri dalam membayar iuran JKN di Kelurahan Paniki Bawah. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian observasional analitik. Penelitian ini memakai pendekatan cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan pada April 2023 dengan jumlah responden banyaknya 100 responden peserta mandiri di Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado. Jumlah populasinya sebanyak 1046 dan menggunakan uji chi-square.  Hasil pada penelitian ini yakni didapatkan angka p = 0,078. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa p > ? (0,05) dengan demikian bisa diketahui bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan dalam membayar iuran JKN di Kelurahan Paniki Bawah. Pada penelitian ini kesimpulannya ialah tidak ada hubungan diantara pengetahuan dengan kepatuhan peserta mandiri dalam membayar iuran program JKN.
ANALISIS KELAYAKAN INFRASTRUKTUR PENYEDIAAN AIR BERSIH DAERAH PESISIR BERDASARKAN PERSEPSI MASYARAKAT DESA DENAI KUALA Meutia Nanda; Nurul Hasanah; Shelly Shabina Putri Sinaga; Wirdah Sufazein Dalimunthe; Shiva Zahragina Gurky; Uday Ihza Mahendra
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16369

Abstract

Air penting agi kehidupan untuk mencukupi kehidupan sehari-hari seperti minum, memasak dan mencuci. Kebutuhan air terus meningkat dikarenakan meningkatnya jumlah penduduk. Masyarakat Desa Denai Kuala menggunakan air bor sebagai sarana untuk mendapatkan sumber air bersih guna keperluan rumah tangga sebab kuliatas air sumur bor terbilang bagus dan bersih. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi dan memahami persepsi masyarakat tentang infrastruktur penyediaan air bersih di daerah pesisir, mengavaluasi kecukupan pasokan air bersih, mengetahui kendala dan tantangan dalam penyediaan air bersih di daerah pesisir, serta mengevaluasi kelayakan dan keberlanjutan dari infrastruktur penyediaan air bersih. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jumlah informan sebanyak 11 orang yaitu Kepala Desa Denai Kuala dan masyarakat setempat. Hasil penelitian adalah terdapat kendala dalam penyediaan air bersih adalah air keran sumur bor sering macet sehingga air susah keluar, galian sumur yang kurang dalam, faktor kondisi geologis dan struktur tanah yang kurang baik dan kondisi tanah yang lunak serta rumah warga yang dekat dengan beberapa pabrik dan ternak ayam. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pasokan air bersih di Desa Denai Kuala sudah tercukupi namun masih terdapat kendala dalam penyediaan air bersih sehingga penyediaan infrastruktur air bersih masih belum bisa efektif.
GAMBARAN KADAR ASAM URAT MASYARAKAT BANJAR PIAKAN, DESA SIBANGKAJA, KABUPATEN BADUNG, PROVINSI BALI Septiasari Ni Putu Senshi; Dwijastuti Ni Made Sri; Satwikha I Gusti Agung Ayu; Widiantari Ni Putu; Putri Ni Putu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16382

Abstract

Penyakit asam urat merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang terjadi akibat morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Penyakit ini memiliki peningkatan setiap tahunnya khususnya di Bali dengan kisaran 30%. Desa Sibangkaja, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung-Bali merupakan desa yang memiliki kepadatan penduduk yang berasal dari warga asli sibang dan warga pendatang. Warga juga melaporkan tidak ada pelayanan kesehatan secara teratur yang mengakibatkan meningkatnya potensi PTM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kadar asam urat dan gambaran faktor yang berkaitan dengan kadar asam urat pada warga Br. Piakan, Desa Sibangkaja, Kecamatan Abiansemal, Badung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasional dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian ini terdiri dari 74 orang dengan rentang umur 12-46 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melakukan pemeriksaan kadar asam urat yang diperiksa menggunakan metode Point Of Care Testing (POCT). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap 74 responden di Br. Piakan, Sibangkaja, Badung diperoleh bahwa warga Br. Piakan, Sibang Kaja, Badung memiliki nilai kadar asam urat normal sebanyak 66,2% dengan nilai rata-rata 4,9 mg/dL sedangkan 33,8% di atas normal dengan nilai rata-rata 7,2 mg/dL. Persentase kadar asam urat tertinggi terjadi pada kriteria lansia (?46 tahun) (18,9%) dan pekerjaan pegawai (23%). Sedangkan nilai kadar asam urat tertinggi sama-sama terjadi pada Wanita maupun pria (10,8%). Gambaran faktor penyebab kadar asam urat yaitu usia dan pekerjaan sedangkan faktor jenis kelamin diduga bukan penyebab utama tingginya nilai kadar asam urat.
PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU CERDIK PADA SISWA SMAN 1 MOYO UTARA Putri Adekayanti; Luthva Luviandani Pratiwi; Lina Eta Safitri; Steviani Bengan Laba
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16390

Abstract

Perkembangan Penyakit Tidak Menular (PTM) di Indonesia kian mengkhawatirkan. Hal ini terbukti dengan terjadinya pergeseran pola PTM yang pada awalnya menyerang kelompok lanjut usia, saat ini mulai mengancam usia produktif termasuk usia remaja. Salah satu program yang telah dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk mencegah risiko PTM adalah dengan menerapkan Perilaku CERDIK dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran perilaku CERDIK serta menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan Perilaku CERDIK siswa SMAN 1 Moyo Utara yang dilakukan pada bulan Januari 2023. Jenis penelitian menggunakan rancangan cross-sectional. Populasi sebanyak 324 orang dengan jumlah sampel 175 orang yang dipilih dengan teknik Purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah memenuhi standar valid dan reliabel. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square dengan Confidence Interval 95%. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa responden belum menerapkan secara keseluruhan perilaku CERDIK. Responden yang melakukan cek kesehatan sebesar 89.7%, enyahkan asap rokok sebesar 73.1%, rajin melakukan aktivitas fisik sebesar 94.9%, istirahat cukup sebesar 69.1%, mengelola stres sebesar 94.3%. Akan tetapi hanya sebagian kecil siswa yang sudah melakukan diet seimbang yaitu sebesar 6,9%, sisanya lebih sering tidak melakukan diet seimbang (93,1%). Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa pengetahuan memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku CERDIK (p-value=0.005) sedangkan sikap tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku CERDIK (p-value=0.191).
ANALISIS PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK STUNTING DI UPT PUSKESMAS SENABING KABUPATEN LAHAT TAHUN 2023 Esti Yulianty; Akhmad Dwi Priyatno; Nani Sari Murni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16396

Abstract

Puskesmas Senabing Kabupaten Lahat pada tahun 2022 menunjukkan persentase balita stunting tertinggi yakni 8,28%.  Stunting dapat menyebabkan terhambatnya perkembangan sistem motorik. Penurunan fungsi motorik pada anak stunting berkaitan dengan rendahnya kemampuan mekanik otot tricep surae sehingga terlambatnya maturasi fungsi otot tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perkembangan motorik anak stunting usia 6-24 bulan. Desain penelitian ini adalah analitik cross sectional.  Penelitian dilakukan di UPT Puskesmas Senabing Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat.  Populasi adalah seluruh pasien stunting tahun 2021 hingga Maret 2023 berjumlah 395 orang, sedangkan sampel berjumlah 80 responden adalah anak stunting usia 6-24 bulan.  Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square. Analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda.  Hasil penelitian didapatkan ada hubungan usia (nilai p 0,000), jenis kelamin (nilai p 0,038), pekerjaan ibu (nilai p 0,026), pendapatan orang tua (nilai p 0,002), riwayat penyakit infeksi (nilai p 0,032), riwayat BBLR (nilai p 0,040), dan pemberian ASI eksklusif (nilai p 0,010) dengan perkembangan motorik anak stunting usia 6-24 bulan, namun tidak ada hubungan pendidikan ibu (nilai p 0,275), pendidikan ayah (nilai p 1,000), dan pekerjaan ayah (nilai p 0,658) dengan perkembangan motorik anak stunting usia 6-24 bulan. Simpulan penelitian adalah ada hubungan antara usia anak, jenis kelamin anak, pekerjaan ibu, pendapatan orang tua, riwayat penyakit infeksi, riwayat BBLR, dan pemberian ASI eksklusif dengan perkembangan motorik anak stunting usia 6-24 bulan, namun tidak ada hubungan antara pendidikan ibu, pendidikan dan pekerjaan ayah dengan perkembangan motorik anak stunting usia 6-24 bulan.

Page 52 of 435 | Total Record : 4346