cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
ANALISIS FAKTOR RISIKO GANGGUAN MUSKULOSKELETAL PADA PEKERJA KANTOR: SEBUAH TINJAUAN PUSTAKA Debby Nurtanti; Mila Tejamaya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15567

Abstract

Gangguan muskuloskeletal atau Musculoskeletal Disorders (MSDs) diderita oleh 1,71 miliar populasi seluruh manusia di dunia, umumnya ditandai dengan sakit yang menetap sehingga menyebabkan terbatasnya mobilitas, ketangkasan dan menurunnya fungsi otot rangka dalam bekerja (WHO, 2022). Pada tahun 2010, 45,9% pekerja di Uni Eropa melaporkan menderita nyeri punggung, 44,5% melaporkan menderita nyeri otot pada bahu, leher dan tungkai atas dan 33,8% melaporkan menderita nyeri otot pada tungkai bawah (Roquelaure, 2018). Di Indonesia, prevalensi penyakit sendi atau gangguan muskuloskeletal adalah sebesar 7,30%, berdasarkan data dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia dalam RISKESDAS 2018(KEMENKES-RI, 2018). Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menggunakan kata kunci faktor risiko, gangguan muskuloskeletal, dan pekerja kantor melalui database elektronik. Berdasarkan jurnal atau artikel yang diperoleh, faktor risiko gangguan muskuloskeletal pada pekerja kantor diantaranya yaitu postur kerja, jenis kelamin, umur, Indeks Masa Tubuh (IMT), pengalaman kerja, aktivitas fisik / kebiasaan olahraga, kebiasaan merokok, masalah kesehatan / penyakit komorbid, jam kerja, waktu rehat, desain tempat / peralatan kerja dan stress kerja. Dari faktor-faktor ini dapat menjadi masukkan bagi perusahaan dalam merumuskan kebijakan atau prosedur serta dalam membuat program promotif dan preventif-nya untuk mengurangi angka kejadian gangguan muskuloskeletal pada pekerja kantor.
EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN RAWAT INAP ANAK BRONKOPNEUMONIA DI SALAH SATU RUMAH SAKIT TIPE B DI BANDUNG Venti Sartika; Lia Amalia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15584

Abstract

Antibiotik merupakan obat yang digunakan pada infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Antibiotik yang tidak digunakan secara bijak dapat memicu timbulnya masalah resistensi. Adanya resistensi antibiotik menyebabkan penurunan kemampuan antibiotik tersebut dalam mengobati infeksi. Pneumonia adalah penyebab kematian infeksi tunggal terbesar pada anak-anak di seluruh dunia. Berdasarkan permasalahan diatas, penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik secara kuantitatif dan kualitatif. Jenis penelitian ialah deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional dan pengambilan data dilakukan secara retrospektif dengan menggunakan data rekam medis pasien. Pengambilan data dilakukan dengan metode total sampling dengan hasil 153 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Evaluasi antibiotik dilakukan secara kuantitatif menggunakan metode Anatomy Therapeutic Chemical/Defined Daily Dose (ATC/DDD) dan segmen DU 90%, sedangkan evaluasi kualitatif menggunakan metode Gyssens Flowchart. Hasil evaluasi kuantitatif menunjukkan ampisilin-sulbaktam memiliki DDD/100 patient-days tertinggi yaitu 9,4 DDD/100 patient-days. Untuk hasil segmen DU 90% terdapat 3 antibiotik yang masuk dalam segmen DU 90% yaitu ampisilin-sulbaktam, seftriakson, dan sefotaksim. Hasil evaluasi Gyssens mendapatkan hasil 95,65% antibiotik digunakan secara rasional, 3,91% antibiotik masuk ke dalam kategori IIA yaitu penggunaan antibiotik tidak tepat dosis (subdosis), dan 0,43% masuk dalam kategori IVA yaitu ada alternatif lain yang lebih efektif. Hasil evaluasi dilakukan analisis dengan menggunakan chi-square dan menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara pemberian antibiotik yang rasional dan faktor resiko terhadap luaran terapi.
HUBUNGAN STATUS GIZI TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DI DESA RANTAU PANJANG icarestika waluyani; erpiani erpiani; anggina bancin; arini fajriani; dina anggreini; mira siskia ningrum; novrizal ramadan; saddam husen; suci wahyuni; syarifah a'ini; tantry carissa; Delfriana Ayu A
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15586

Abstract

Salah satu faktor pemicu timbulnya hipertensi adalah status gizi yang tidak seimbang. Umumnya kelebihan gizi berkaitan dengan kemakmuran dan gaya hidup. Masyarakat di wilayah dengan kadar garam tinggi pada air dan makananya lebih banyak mengalami hipertensi daripada daerah dengan kadar kalsium dan magnesium tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi terhadap kejadian hipertensi pada masyarakat pesisir Desa Rantau Panjang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi berjumlah 300 KK dengan sampel penelitian yang digunakan sebanyak 52 orang dengan range umur > 20 tahun. Instrumen yang digunakan adalah timbangan badan, microtois, tensi darah, dan meteran Lingkar Pinggang dan Lingkar Lengan serta kuesioner. Analisis yang digunakan untuk  melihat hubungan antar variabel adalah chi-square. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa usia memiliki hubungan dengan kejadian hipertensi dengan p = 0.001 < 0.05.  Jenis kelamin memiliki hubungan dengan kejadian hipertensi dengan P = 0.017 < 0.05. Pekerjaan memiliki hubungan dengan kejadian hipertensi dengan p = 0.003 < 0.05. Pendidikan tidak memiliki hubungan dengan kejadian hipertensi dengan p = 0.226  > 0.05. Status gizi memiliki hubungan dengan kejadian hipertensi dengan p= 0.000 < 0.05. Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa ada hubungan antara status gizi terhadap kejadian hipertensi pada masyarakat di Desa Rantau Panjang.
PENGARUH SENAM YOGA TERHADAP KECEMASAN DALAM MENGHADAPI PERSALINAN PADA IBU PRIMIGRAVIDA Triveni Triveni; Ermadina Ermadina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15598

Abstract

Kematian ibu dibedakan dalam dua kelompok yaitu kematian ibu langsung disebabkan oleh komplikasi obstetrik pada masa hamil, bersalin dan nifas atau kematian yang disebabkan oleh suatu tindakan atau berbagai hal yang terjadi akbat tindakan-tindakan tersebut yang dilakukan selama hamil, bersalin atau nifas. Dinegara berkembang, sekitar 95% kematian ibu termasuk dalam kelompok ini.Kematian ibu tidak langsung yaitu kematian ibu yang disebabkan oleh suatu penyakit yang bukan komplikasi obstetrik, yang berkembang atau bertambah berat akibat kehamilannya atau persalinan. Tujuanpenelitianiniadalahuntukmengetahuipengaruh senam yoga terhadap kecemasan dalam menghadapi persalinan pada ibu primigravida di wilayah kerja puskesmas lansat  kadap. Penelitiandilakukandenganmetodequasi-eksperimen yaitu one group pretest posttest di wilayah kerja puskesmas lansat kadap, populasi dalam penelitian ini 32 orang, dan sampel penelitian sebanyak 12 orang, dengan teknik pengambilan sampel purposived sampling dan data di olahsecaraunivariatedan bivariate. Didapatkan perbedaan rata-rata kecemasan sebelum dan sesudah11,667dengan standar deviasi 2,387. Hasil uji statistik didapatkan p value 0,000 (P< ? 0,05)artinya adanyapengaruh senam yoga terhadap kecemasan dalam menghadapi persalinan pada ibu primigravida di wilayah kerja puskesmas lansat  kadap. Kesimpulan dari penelitian terdapat hubungan yang signifikat pengaruh senam yoga terhadap kecemasan dalam menghadapi persalinan pada ibu primigravida di wilayah kerja puskesmas lansat kadap. Serta disarankan pada puskesmasagar dapat mensosialisasikanyoga dalam kegiatan kelas ibu hamil serta mengaplikasikanya disaat kelas ibu di wilayah kerja puskesmas lansat kadap.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN RAWAT JALAN BPJS DENGAN KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS GLUGUR DARAT MEDAN TAHUN 2022 Khairani Khairani; Maidina Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15607

Abstract

Pelayanan kesehatan yang salah satunya bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, dengan kesehatan yang baik akan mampu menjadikan masyarakat mandiri dan mampu menciptakan kesejahteraan bagi dirinya sendiri. Kesehatan merupakan kunci terwujudnya suatu pembangunan, karena dengan memiliki kesehatan yang baik masyarakat dapat bekerja secara optimal dan mampu bersaing dalam mewujudkan suatu pembangunan. Dalam mengukur kualitas jasa pelayanan (service quality) dapat digunakan lima dimensi kualitas jasa, kelima karakteristik dimensi tersebut antara lain adalah bukti fisik (tangible), kehandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy). Kualitas pelayanan sangat dipengaruhi oleh faktor petugas sebagai pemberi pelayanan. Setiap Sumber Daya Manusia (SDM Puskesmas) harus mampu memahami bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasiennya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tangible (berwujud), reliability (keandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), empati (empathy) dengan kepuasan pasien di Puskesmas Glugur Darat Medan. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif, yaitu metode yang didasarkan pada data konkrit. Sampel yang diteliti adalah 270 responden. Uji bivariat menunjukan terdapat hubungan signifikan dari dimensi tangibel dengan p-value 0,003, dimensi realibility denga p-value 0,01, dimensi Responsiveness denga p-value 0,03, dimensi Assurance denga p-value 0,005, dimensi Assurance denga p-value 0,004.
HUBUNGAN KOMPREHENSIF FEEDING PRACTICES DENGAN STATUS NUTRISI ANAK USIA DINI Raesa Nasyeth Emrella; Yessy Nur Endah Sari; Tutik Hidayati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15609

Abstract

Tahap pertumbuhan dan perkembangan anak sangat dipengaruhi oleh status gizi, gizi yang diperoleh terutama pada usia balita akan menentukan tahap pertumbuhan berikutnya. Status gizi sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak akan teetapi sebagian ibu belu mengerti dan memperhatikan kandungan gizi yang diberikan pada anak. Komprehensif Feeding practice yang dilakukan keluarga dengan benar akan bermanfaat bagi perkembangan fisik, mental, emosi anak. Tujuan penelitian ini menganalisa hubungan Komprehensif Feeding Practices Dengan Status Nutrisi Anak Usia Dini Di Desa Cumedak Kabupaten Jember. Desain dari penelitian ini mengunakan desain observasional korelatif dengan pendekatan Cross Sectional. Te knik sampling dalam penelitian ini mengunakan non probability sampling. Kuisioner yang digunakan dalam penelitian ini adalah CFPQ (Comprehensive Feeding Practice Questionery) dan Nilai Z Score. Hasil Uji korelatif menunjukkan dengan  p value sebesar 0,022 (? < 0,05) yang berarti Ha diterima dimana ada hubungan antara  Komprehensive Feeding Practice dengan Status Gizi Anak. Praktik pemberian makan yang optimal oleh orang tua dapat dapat meningkatkan status gizi anak. Status gizi akan mengakibatkan keseimbangan bagi tubuh hal ini dikarenakan makanan yang diserap dan keluar dari tubuh telah diperhatikan. Status gizi pada anak sendiri menunjukkan status kesehatan anak yang artinya dapat berkaitan dengan ada atau tidaknya kejadian sakit, yang mana hal tersebut akan menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN KINERJA PERAWAT DI IRNA C RS X BUKITTINGGI Vera Sesrianty; Putri Indriani; Dia Resti DND
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15618

Abstract

Kinerja adalah suatu kemampuan yang dimiliki seseorang dalam menyelesaikan tugas yang diberikan oleh   atasan   sehingga   dapat diselesaikan  dengan kemampuan, kemauan  dan  keterampilan. Kinerja perawat dapat menentukan mutu pelayanan kesehatan, sehingga dibutuhkan perawat yang berkualitas. Salah satu factor yang yang mempengaruhi kinerja perawat adalah self eficacy. Self efficacy adalah keyakinan seseorang bahwa mereka dapat melakukan tugas tertentu dengan sukses, sehingga rasa percaya diri perawat terhadap kemampuannya sendiri tinggi karena tidak mudah menyerah untuk memecahkan masalah dalam hal pemberian asuhan  keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self efficacy dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Otak DR. Drs. M. Hatta Bukittinggi. Desain  penelitian  menggunakan  metode  Deskriptif analitik  dalam  bentuk  Cross  sectional.  Instrument menggunakan kuesioner GSES (General Self efficacy Scale) dan kuesioner kinerja perawat. Sampel penelitian ini adalah perawat sebanyak 37 responden. Hasil penelitian  ini  didapatkan self efficacy rendah (59,5%) dan  kinerja  perawat  (56,8%). Hasil uji statistic nilai P value = 0,000 (p<0,5) ada hubungan antara self efficacy dengan kinerja perawat, untuk itu disimpulkan bahwa  adanya hubungan signifikan  antara self efficacy dengan kinerja perawat di Ruangan IRNA C RS X Bukittinggi. Saran  untuk  pihak Rumah Sakit dimana dapat melakukan supervisi keruangan serta memberikan lebih banyak pelatihan  kepada perawat agar terciptannya sebuah  kepercayaan diri yang tinggi dalam melakukan asuhan keperawatan sehingga tercipta kinerja yang baik.
ANALISIS KUANTITATIF KETIDAK LENGKAPAN PENGISIAN BERKAS REKAM MEDIS PASIEN DI PUSKESMAS WOLIO KOTA BAUBAU Niska Salsiani Sinta
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15634

Abstract

Analisis kuantitatif adalah review bagian tertentu dari isi rekam medis dengan maksud menemukan kekurangan khusus yang berkaitan dengan pendokumentasian (pencatatan) pada berkas rekam medis, Rekam medis adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien.. Mengetahui penyebab angka ketidaklengkapan berkas rekam medis. Di Puskesmas Wolio Kota Baubau, pada komponen identifikasi pasien, laporan yang penting, autentifikasi, dan pencatatan yang baik. Metode penelitian analisis kuantitatif pengambilan data yang dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif. Cara pengumpulan data dengan menggunakan lembar studi dokumentasi sampel sebanyak 98 dokumen rekam medis dengan teknik, proportionate stratified random sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat menggunakan rumus distribusi frekuensi. Hasil penelitian ini menunjukan presentase ketidaklengkapan tertinggi review identifikasi pasien, yaitu : pada item No.Telp/HP pasien sebesar 95.9% tidak lengkap, pada review laporan yang penting presentase ketidaklengkapan tertinggi yaitu : pada item diagnosa sebesar 40.8% tidak lengkap, presentase ketidaklengkapan tertinggi review autentifikasi yaitu : pada item nama dokter sebesar 87.8% tidak lengkap, dan presentase ketidaklengkapan tertinggi pencatatan yang baik yaitu : pada item pencatatan pencatatan jelas dan terbaca sebesar 39.8% tidak lengkap. 
KAJIAN LITERATUR: FAKTOR PENYEBAB KECELAKAAN JATUH DARI KETINGGIAN DI SEKTOR KONSTRUKSI Fakhrul Firdaus; Dadan Erwandi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15650

Abstract

Sektor konstruksi mempunyai risiko keselamatan yang besar dalam proses pelaksanaannya. Di Indonesia, selama kurun lima tahun terakhir, angka kecelakaan kerja semakin mengalami peningkatan. BPJS TK sebagai lembaga yang melayani jaminan kesehatan kerja mencatat angka kecelakaan meningkat 5,65 % dari tahun sebelumnya dan salah satu pekerjaan yang menyumbang angka kecelakaan fatal dalam kegiatan konstruksi adalah bekerja di ketinggian. karya ilmiah ini bertujuan untuk menjabarkan faktor penyebab kecelakaan jatuh dari ketinggian di sektor konstruksi metode kajian literatur dengan membahas hasil penelitian yang berhubungan dengan faktor penyebab terjadinya kecelakaan jatuh dari ketinggian di sektor konstruksi. Bahan pustaka diambil dari mesin pencarian karya ilmiah seperti google scholar, Science Direct, dan Pubmed. Berdasarkan hasil dari pencarian karya ilmiah yang relevan dengan faktor penyebab terjadinya kecelakaan jatuh dari ketinggian, terdapat sembilan karya ilmiah yang memenuhi kriteria dengan enam faktor teridentifikasi sebagai faktor penyebab terjadinya kecelakaan jatuh dari ketinggian yaitu perilaku berisiko, kondisi tidak aman, manjemen dan organisasi, faktor manusia, faktor pekerjaan dan faktor eksternal. penelitian ini difokuskan pada faktor yang menyebabkan jatuh fatal dari cedera ketinggian. penelitian ini difokuskan pada faktor yang menyebabkan jatuh fatal dari cedera ketinggian. Hal ini dilakukan agar perusahaan lebih mudah untuk melakukan pencegahan terhadap kejadian jatuh dari ketinggian dengan melakukan mitigasi dari faktor penyebab kejadian jatuh dari ketinggian.
MANAJEMEN LOGISTIK ALAT KESEHATAN DI PUSKESMAS KEC. BAHOROK KAB. LANGKAT Helmi Zahra Siregar Siregar; Farida Hanim Harahap; Liza Syintani Putri Selian; Dewi Agustina
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15651

Abstract

Manajemen logistik alat kesehatan adalah ilmu pengetahuan dan atau seni dalam proses perencanaan dan penentuan kebutuhan, pengadaan, penyimpanan, penyaluran, pemeliharaan, penghapusan dan pengendalian material/alat-alat. Berdasarkan hasil temuan awal, kekurangan alat baru di Puskesmas Bahorok belum dihapus dari daftar alat kesehatan, dan keterlambatan pelaporan barang ke dinas kesehatan masih sering terjadi. Penelitian ini dilakukan pada Mei 2023. Tujuan dari penelitian ini adalah mengenalisis input, proses dan output pengelolaan logistik alat kesehatan yang ada di Puskesmas Bahorok. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan populasi sebanyak 5 orang yang dijadikan sebagai informan sesuai dengan kebutuhan penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik purposive sampling ang diambil dari data primer dengan wawancara mendalam pada beberapa tenaga medis yang ada di tempat. Studi ini menunjukkan bahwa beberapa fungsi manajemen logistik belum lengkap. Misalnya, bagian sumber daya manusia (SDM) yang mengurus logistik alat kesehatan masih menjadi tenaga kesehatan pada saat yang sama, dan pembatasan alat kesehatan, seperti infant warmer yang sangat dibutuhkan untuk bayi yang baru lahir. Bahwa manajemen logistik alat kesehatan di Puskesmas Bahorok belum maksimal, terlihat dari hasil penelitian yang di lakukan karena masih ada kekurangan ketersediaan, Sumber Daya Manusia (SDM) menegelola logistik alat kesehatan Puskesmas Bahorok yaitu Kepala Puskesmas dan Bendahara.

Page 91 of 435 | Total Record : 4346