cover
Contact Name
Imalatul Khairat
Contact Email
al-shifa@uinbanten.ac.id
Phone
+6282383837174
Journal Mail Official
al-shifa@uinbanten.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No. 30 Kampus 1 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, ciceri, Kota Serang
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Al-Shifa: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
ISSN : 27756459     EISSN : 27756459     DOI : http://dx.doi.org/10.32678/alshifa.v1i2
Tujuan jurnal ini adalah untuk menerbitkan artikel yang didedikasikan untuk semua aspek perkembangan terkini dibidang konseling. Ruang lingkup konseling dalam pendidikan dan sosial, meliputi penelitian, penilaian, supervisi dalam konseling, Konseling kreatif, konseling integratif, Kesehatan Mental, Asesmen Konseling Masyarakat, Konseling Rehabilitasi, Konseling Trauma, Konseling Multi-kultural, Konseling Karir, Konseling Spiritual, Konseling Perkawinan dan Keluarga, dan Psikologi Islam.
Articles 47 Documents
Strategi Bimbingan Kelompok dengan Teknik Problem Solving untuk Meningkatkan Self Regulated Learning Siswa SMA Negeri 6 Pandeglang Sinta, Eneng
Al-Shifa Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 6 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/alshifa.v6i2.12670

Abstract

Self-regulated learning is an individual's ability to actively manage their own learning process, starting from setting goals, choosing appropriate learning strategies, monitoring learning progress, to evaluating the learning process and outcomes that have been achieved. This study aims to determine the effectiveness of group guidance strategies with problem-solving techniques in improving students' self-regulated learning. This study uses a quantitative approach with a pre-experimental one group pretest posttest design. The sample was taken using a purposive sampling method totaling 10 students out of 78 grade XI students of SMA Negeri 6 Pandeglang. The data collection technique used a self-regulated learning instrument created by the researcher. The data analysis technique used a Paired Sample T-test to see whether there was an increase before and after treatment. The results showed that after treatment there was a significant increase between the average pretest and posttest scores. The average pretest score of 59 increased to 100 at the time of the posttest. Based on the results of the paired sample t-test, a significant value of 0.000 was obtained, meaning it was less than 0.05, or 0.000 <0.05. Thus, the group guidance strategy using problem-solving techniques was effective in improving self-regulated learning among Grade XI students of SMA Negeri 6 Pandeglang in the 2025/2026 academic year.
Pendekatan Psikologi Islam dalam Penguatan Nilai Keagamaan Anak Tunagrahita di Sekolah Luar Biasa Hasanah, Muhimmatul; Mohd Asri, Nur Amanina
Al-Shifa Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 6 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/alshifa.v6i2.12671

Abstract

Anak tunagrahita memiliki keterbatasan kognitif yang berdampak pada kemampuan memahami konsep-konsep abstrak, termasuk nilai keagamaan. Namun demikian, keterbatasan tersebut tidak meniadakan potensi spiritual yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan Psikologi Islam dalam penguatan nilai keagamaan anak tunagrahita di SLB Negeri Lamongan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan psikologis dan religius. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan subjek penelitian meliputi guru Pendidikan Agama Islam, guru kelas, siswa tunagrahita, dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Psikologi Islam diterapkan melalui tiga bentuk utama, yaitu pendekatan afektif dan empatik, keteladanan guru sebagai figur psikologis-spiritual, serta pembiasaan ibadah dan perilaku religius. Penguatan nilai keagamaan pada anak tunagrahita berlangsung secara bertahap dengan pola moral action sebagai pintu awal, moral feeling sebagai penguat utama, dan moral knowing sebagai hasil lanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan Psikologi Islam efektif dalam penguatan nilai keagamaan anak tunagrahita karena menekankan aspek afeksi, relasi, dan pengalaman religius yang sesuai dengan kondisi psikologis anak. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan praktik Bimbingan Konseling Islam di sekolah luar biasa.
Perspektif Mahasiswa Mengenai Nilai Konseling Multikultural : Studi Kasus Dimensi Religiusitas dan Orientasi Seksual Fitriyani, Nina; Dini Chairunnisa; Oktafiana Kiranida; Anisa Melamita; Agus Sukirno
Al-Shifa Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/alshifa.v7i1.12685

Abstract

The multicultural counseling course plays an important role in the process of developing culturally competent practitioners, yet only a small number understand how students themselves perceive the benefits of the multicultural counseling course experience. Previous research has only focused on general outcomes related to the multicultural competence of counselors, with limited attention to the subjective perspectives of students who undergo training for one semester. This study aims to explore how Islamic guidance and counseling students conceptualize the benefits of multicultural counseling training over one semester, identifying students' understanding that shapes their learning focus and engagement with the course content. This research involves five undergraduate students in their sixth semester as subjects, using interviews to analyze students' perspectives in identifying shared subjective viewpoints that illustrate different learning preferences and interpretations regarding the value of multicultural counseling training. The results of this study indicate that students understand multicultural counseling as an effort to appreciate the differences in clients' identities and values, although the level of understanding varies. Practical-based learning experiences (case discussions, role play, field practice) are considered more effective than theory alone. Religious issues are viewed as an important factor in counseling; students recognize the need for professionalism in dealing with differences in beliefs. Issues of sexual orientation remain a significant challenge, but students are beginning to develop empathetic and non-judgmental attitudes. Multicultural counseling training provides benefits such as openness, empathy, confidence, and readiness to face a pluralistic society.
Peningkatan Resiliensi Usia Lanjut : Bimbingan Keagamaan dengan Metode Alfatihah Siti Cahyati Intan Pratiwi; Randi Saputra; Edi Kurnanto
Al-Shifa Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/alshifa.v7i1.12696

Abstract

Usia lanjut merupakan kelompok yang rentan mengalami perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang dapat berdampak pada menurunnya kemampuan dalam menghadapi berbagai permasalahan kehidupan. Penurunan kondisi kesehatan, keterbatasan aktivitas, serta berkurangnya peran dan interaksi sosial berpotensi memengaruhi kesejahteraan psikologis, sehingga diperlukan intervensi yang mengintegrasikan aspek psikologis dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas bimbingan keagamaan dengan metode berbasis Surah Al-Fatihah dalam meningkatkan kemampuan adaptasi pada usia lanjut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one group pre-test post-test terhadap 24 partisipan usia lanjut di UPT Dinas Sosial Mulia Dharma Provinsi Kalimantan Barat. Data dikumpulkan melalui angket yang mengacu pada skala Wagnild dan Young (2009) serta dokumentasi pendukung, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan setelah intervensi, ditandai dengan pergeseran kategori dari rendah ke tingkat yang lebih tinggi. Hasil uji statistik menunjukkan positive ranks sebanyak 24 tanpa negative ranks, dengan nilai Z = -4,286 dan Asymp. Sig. 0,000 (p < 0,05), sehingga hipotesis nol ditolak. Dengan demikian, bimbingan keagamaan berbasis Surah Al-Fatihah terbukti efektif dalam meningkatkan resiliensi pada usia lanjut.
Digital and Online Counseling dalam Perspektif Bimbingan dan Konseling Islam: Tantangan Etika dan Transformasi Layanan Khotijah, Lia Nur; Wahyu Restiafandi; Anaresti , Dwi
Al-Shifa Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/alshifa.v7i1.12698

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi signifikan dalam layanan bimbingan dan konseling, termasuk dalam perspektif Bimbingan dan Konseling Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran digital dan online counseling sebagai bentuk inovasi layanan serta mengidentifikasi tantangan etika yang muncul dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital, seperti platform berbasis website, aplikasi komunikasi, dan media sosial, mampu meningkatkan aksesibilitas layanan konseling, fleksibilitas waktu, serta mendukung proses pembelajaran, pengembangan keterampilan, dan inklusi sosial konseli. Namun demikian, transformasi ini juga menghadirkan tantangan, terutama terkait kerahasiaan data, keamanan informasi, serta kualitas hubungan terapeutik. Prinsip kerahasiaan menjadi aspek fundamental yang harus dijaga secara profesional, baik dalam layanan tatap muka maupun daring. Dalam perspektif Islam, pemanfaatan teknologi dalam konseling dapat menjadi sarana strategis untuk memperluas layanan bimbingan spiritual. Oleh karena itu, diperlukan integrasi antara kompetensi literasi digital, etika profesional, dan nilai-nilai Islam guna mewujudkan layanan konseling digital yang efektif, aman, dan berorientasi pada kesejahteraan konseli.
Efektivitas Konseling Islami Terhadap Pengetahuan, Self-efficacy, Dan Kecemasan Menstruasi Pada Siswa Putri Khumairo, Aisyah; Yuliasari, Alfiyana; Halimah, Nur; Zahra, Aminatus; Kumalasari, Sukma; Dina, Alifatul
Al-Shifa Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/alshifa.v7i1.12702

Abstract

Menstruation is an important biological process for adolescent girls, yet many female students still experience anxiety and a lack of understanding regarding menstrual management. This study aims to analyze the effectiveness of Islamic counseling on knowledge, self-efficacy, and menstrual anxiety among female students. The research method used a pretest–posttest quasi-experimental design without a control group. The intervention was conducted through Islamic counseling sessions that integrated values from the Qur’an and hadith, discussions, and reproductive health education. The results showed that Islamic counseling significantly improved knowledge (r = 0.71), but did not produce significant changes in self-efficacy and menstrual anxiety. These findings indicate that Islamic counseling is effective in strengthening cognitive aspects, but affective and behavioral changes require repeated interventions and additional support techniques. This study contributes to the development of Islamic-value-based reproductive health interventions that are relevant and implementable in Islamic school settings.
Cyber counseling dalam Layanan Bimbingan dan Konseling di Indonesia: Systematic Literature Review terhadap Efektivitas, Tantangan, dan Arah Pengembangan Churnia, Elfi
Al-Shifa Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/alshifa.v7i1.12761

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas, tantangan, dan arah pengembangan cyber counseling dalam layanan bimbingan dan konseling di Indonesia melalui pendekatan systematic literature review (SLR). Kajian mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) dengan menelusuri literatur pada Google Scholar, Garuda, dan SINTA tahun 2021–2025. Dari 87 artikel awal, diperoleh 12 artikel yang memenuhi kriteria melalui proses seleksi dan quality appraisal. Hasil menunjukkan bahwa cyber counseling efektif meningkatkan aksesibilitas layanan dan membantu penanganan masalah psikologis seperti kecemasan dan stres akademik. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan pada aspek hubungan terapeutik, keamanan data, dan kompetensi digital konselor. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan platform yang aman, peningkatan kompetensi konselor, serta penguatan regulasi etika untuk mendukung transformasi layanan bimbingan dan konseling di era digital.