cover
Contact Name
-
Contact Email
jsk@poltekkes-smg.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsk@poltekkes-smg.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Baturraden Km. 12 Baturraden, Purwokerto
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Sains Kebidanan
ISSN : 27155870     EISSN : 27155862     DOI : http://dx.doi.org/10.31983/jsk
Core Subject : Health,
Jurnal Sains Kebidanan is national midwifery journal which publishes scientiic works for midwives, nurses, academic people and practitioners.
Articles 101 Documents
DETERMINAN TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL RISIKO TINGGI TRIMESTER 3 Mufidah, Amatullah; Putri, Noviyati Rahardjo; Kusmawati, Iffah Indri; Nurhidayati, Siti; Wahidah, Nurul Jannatul
Jurnal Sains Kebidanan Vol 6, No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v6i2.11768

Abstract

Ibu hamil risiko tinggi mengalami depresi dan kecemasan tiga kali lebih besar daripada ibu hamil normal. Hal itu berdampak negatif pada perkembangan anak dan risiko depresi pascapersalinan. Banyak faktor yang mempengaruhi kecemasan kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa faktor pada tingkat kecemasan ibu hamil risiko tinggi trimester 3. Metode pada penelitian  ini cross-sectional dengan populasi ibu hamil trimester 3 dengan jumlah sampel 41 orang menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan dengan lembar identitas responden, Kartu Skor Poedji Rochyati, Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS), dan kuesioner spiritual support. Analisis statistik dilakukan menggunakan Spearman Rank Correlation (rho). Hasil analisis statistik diperoleh p-value untuk masing-masing variabel, yaitu usia (p: 0,932), paritas (p: 0,865), pekerjaan (p: 0,808), penghasilan keluarga (p: 0,239), dan spiritual supportl (p: 0,121). Oleh karena itu, dapat disimpulkan tidak ada hubungan yang signifikan antara kecemasan dengan usia, paritas, pekerjaan, penghasilan keluarga, dan spiritual support pada ibu hamil risiko tinggi di Puskesmas Gondangrejo. Sehingga, penelitian selanjutnya terkait variabel kecemasan pada ibu hamil risiko tinggi dapat dikaitkan dengan faktor-faktor lain.
“ITU PILIHAN TERBAIK!”: MEMAHAMI PERSEPSI WANITA TERHADAP TUBEKTOMI Fatmawati, Riswi Alinda; Sari, Atriany Nilam; Argaheni, Niken Bayu; Sukamto, Ika Sumiyarsi; Putri, Noviyati Rahardjo
Jurnal Sains Kebidanan Vol 6, No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v6i2.11914

Abstract

Background: The participation of women as tubectomy acceptors in Indonesia is only 4.2%. Various factors play a role in decision making, this is also influenced by each woman's perception regarding tubectomy. Objective: To explore women's perceptions of tubectomy and their relationship to factors that influence decision making regarding tubectomy selection. Method: Qualitative research, phenomenological study using in-depth interviews with 8 informants at the Colomadu I Community Health Center. Informants were recruited using a linear snowball sampling technique. The findings were processed using NVivo version 12 Plus software inductively with analysis techniques according to Miles, et al. Results: Informants gave various statements regarding perceptions of tubectomy, including tubectomy as a contraceptive solution, permanent, effective in terminating pregnancy, permitted in Islam, economical, safe, easy to use and comfortable. The reasons behind the informants' desire to use tubectomy were varied, such as parity, husband's role, obstetric history, and age. Conclusion: All informants have a positive perception of tubectomy from the perspective of procedure, law, costs, and advantages of tubectomy. People closest to you, such as husbands and friends, are important when considering decision making. Health workers as the front guard have an equally important role in forming positive perceptions of tubectomy.
UPAYA PENCEGAHAN STUNTING MELALUI E-KLAS BAPAK PEDULI STUNTING Purnanti, Katrin Dwi; -, Marsum; Wijayanti, Krisdiana; -, Walin
Jurnal Sains Kebidanan Vol 6, No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v6i2.11357

Abstract

Indonesia menghadapi tantangan gizi yang kompleks yang dikenal dengan triple beban, meliputi gizi kurang, defisiensi mikronutrein, dan gizi lebih. Stunting atau gizi buruk pada balita menjadi salah satu isu kritis yang menuntut solusi inovatif dan partisipasi aktif dari semua pihak, termasuk bapak dalam keluarga. Stunting tidak hanya mencerminkan masalah gizi, tetapi juga berkaitan erat dengan faktor-faktor lingkungan dan sanitasi yang kurang memadai. Peneliti telah mengembangkan sebuah inovasi melalui E-kelas Bapak Peduli Stunting dirancang khusus untuk melibatkan para bapak sebagai agen perubahan dalam upaya pencegahan stunting. Tujuan penelitian ini mengetahui efektifitas  E-kelas bapak peduli stunting dengan pendekatan sanitasi dan lingkungan terhadap upaya pencegahan stunting pada balita. Metode penelitian quasy experimental dengan pretest posttest with control group design, terdiri dari 2 kelompok. Populasi yaitu Bapak yang memiliki balita usia 2-36 bulan di wilayah kerja Puskesmas Baturaden 2 Kabupaten Banyumas, dengan jumlah sampel 33 responden setiap kelompok. Intervensi e-kelas bapak peduli stunting dengan kelas WA selama 3 minggu. Analisis Bivariate mengunakan Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh E-Klass bapak peduli stunting terhadap pengetahuan bapak (p=0,02), dan perilaku bapak (p0,001). Kegiatan E-Klass bapak peduli stunting dengan pendekatan sanitasi dan lingkungan selama 3 minggu efektif sebagai upaya pencegahan balita stunting.
PERKEMBANGAN BAHASA PADA BALITA DI KOTA DENPASAR Widyanthini, Desak Nym; Dian Kurniasari, Ni Made; Widyathari, Desak Made
Jurnal Sains Kebidanan Vol 6, No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v6i2.11460

Abstract

Salah satu masalah yang sering terjadi pada anak-anak adalah gangguan berbicara dan bahasa. Keterlambatan perkembangan bahasa dapat berdampak negatif pada pencapaian akademik dan dapat bertahan hingga dewasa. Studi ini menyelidiki perkembangan bahasa balita di Kota Denpasar yang berusia antara 24 dan 36 bulan. Penelitian analitik ini menggunakan rancangan cross-sectional dan melibatkan 162 ibu balita sebagai responden. Selama bulan Juli hingga September 2021, kuesioner disebarkan melalui media sosial untuk memilih responden. Analisa data melibatkan univariate dan bivariate. Dalam penelitan ini, ditemukan bahwa 8,4% balita memiliki perkembangan bahasa yang tidak sesuai. Pada balita laki-laki, peluang terjadinya ketidaksesuaian perkembangan bahasa meningkat (OR=3,6; 95% CI: 1,1-11,9; p=0,029), orang tua dengan pendidikan yang lebih rendah (OR= 3,1; 95%CI: 1,0-9,6; p=0,043), serta peran orang tua yang kurang aktif (OR=4,0; 95%CI:1,2-13,3; p=0,016). Edukasi kepada orang tua tentang pemberian stimulasi untuk merangsang perkembangan bahasa anak perlu diberikan, misalnya melalui kegiatan posyandu.
Pengaruh Terapi Mewarnai Mandala terhadap Penurunan Kecemasan Ibu Hamil Rahmawati, Elsa; Kusmawati, Iffah Indri; Novika, Revi Gama Hatta; Nurhidayati, Siti; Putri, Noviyati Rahardjo
Jurnal Sains Kebidanan Vol 6, No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v6i2.11918

Abstract

Pada trimester pertama kehamilan membawa perubahan fisik dan psikologis bagi ibu. Mual, muntah, kram perut, dan ketidakstabilan emosi adalah beberapa contoh perubahan fisik yang umum terjadi. Di sisi lain, ibu hamil perlu beradaptasi dengan kehamilannya, yang dapat memicu kecemasan dan stres. Siklus ini dapat memperparah emosi ibu dan berdampak pada janin. Aktfitas mewarnai terbukti efektif dalam menurunkan aktivitas amigdala, yaitu bagian otak yang berhubungan dengan stres dan kecemasan. Untuk mengetahui pengaruh terapi mewarnai mandala terhdadap penurunan tingkat kecemasan ibu hamil. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan jenis pre-eksperimental one group pretest-posstest design. Populasi dari penelitian ini sebanyak 74 ibu hamil trimester I. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling , dengan jumlah sampel sebanyak 32 ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Aktivitas dilakukan 20 menit per hari selama 6 hari. Data diambil menggunakan kuesioner PASS pada hari pertama dan keenam untuk mengetahui nilai pretest dan posttest. Uji statistik Wilcoxon menunjukkan hasil dengan p-value  sebesar 0,002 (p0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terapi mewarnai mandala memiliki pengaruh yang signifikan dalam menurunkan tingkat kecemasan pada ibu hamil. Terapi mewarnai mandala dapat digunakan sebagai terapi non farmakologis dalam mengatasi kecemasan yang dialami ibu hamil.
PENCEGAHAN ANEMIA DENGAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH (TTD) PADA MAHASISWI Widiastuti, Anita; Sumiyati, Sumiyati; Winarso, Septerina Purwandani; Zuhriyatun, Fitria
Jurnal Sains Kebidanan Vol 6, No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v6i2.12185

Abstract

Prevalensi anemia pada remaja putri di Indonesia masih tinggi. Upaya mengatasi masalah melalui implementasi intervensi spesifik dan sensitive menyasar langsung pada kelompok sasaran, dengan target remaja putri mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sebanyak 58%. Pemberian TTD pada remaja putri diprogramkan pemerintah menyeluruh tanpa melihat status anemia, sasarannya adalah kelas 7-12. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberlanjutan konsumsi TTD pada jenjang pendidikan tinggi. Desain yang digunakan adalah metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam    penelitian adalah semua remaja putri pada sebuah kampus Kesehatan. Sampel penelitian terdiri dari 155 remaja putri yang dipilih dengan menggunakan teknik cluster. Hasil penelitian menunjukkan perilaku konsumsi TTD responden pada jenjang perguruan tinggi terjadi penurunan dibandingkan dengan perilaku responden pada saat menempuh pendidikan di jenjang Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) sederajat. Secara umum pengetahuan remaja berkaitan dengan anemia adalah kategori baik. Pengetahuan tidak selalu sebanding dengan perilaku, pengetahuan yang baik tentang anemia tidak selalu mampu menumbuhkan perubahan perilaku pencegahan anemia dengan konsumsi TTD tetapi ada factor enabling serta faktor reinforcing agar remaja putri rutin mengkonsumsi TTD setelah lulus SLTA.
BEBAS STUNTING DENGAN FLASH CARD CEGAH STUNTING PADA CALON PENGANTIN Ulya, Ni'matul; Baroroh, Ida
Jurnal Sains Kebidanan Vol 7, No 1 (2025): MEI 2025
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v7i1.12731

Abstract

Stunting is a condition of growth failure caused the accumulation of nutritional deficiencies over a long period of time, starting from pregnancy to 24 months of age. Based on the 2022 Indonesian Nutritional Status Survey Data, the stunting rate in Central Java was recorded at 20.8%, approaching the national average 21.6%. To prevent stunting, one effort that can be made for prospective brides is utilizing the ABCDE stunting prevention card. This study used an experimental design with pretest-posttest. The population studied were all prospective brides at the Pekalongan City KUA and sample of 52 respondents was taken through a purposive sampling technique. For data collection, a questionnaire instrument was used which was given before and after treatment. Data analysis was carried out using a paired t-test. The results of the paired t-test showed a significant difference between the results before and after treatment as reflected in the Sig. (2-tailed) = 0.000 which means an increase in the knowledge of prospective brides regarding Stunting with the ABCDE flash card. Prospective brides and grooms are advised to prevent stunting early on by planning their pregnancy well, having regular pregnancy check-ups, consuming iron and good nutrition during pregnancy.
PENGARUH AROMATERAPI MINYAK ESENSIAL LEMON TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI IBU BERSALIN KALA I FASE AKTIF Ath Thaariq, Nurul Aziza; Ningsih, Mahdalena Prihatin; Rahmawati, Lisa
Jurnal Sains Kebidanan Vol 7, No 1 (2025): MEI 2025
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v7i1.11732

Abstract

Masalah yang sering terjadi selama proses persalinan adalah nyeri. Data menunjukkan dari 2700 ibu bersalin, 20% diantaranya dengan nyeri sangat hebat, 30% diantaranya dengan nyeri hebat, 35 % diantaranya denggan nyer sedang, dan hanya 15% dengan nyeri ringan. Manajemen nyeri persalinan dapat ditatalaksana secara farmakologi maupun non-farmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi minyak esensial lemon terhadap penurunan intensitas nyeri ibu bersalin kala I fase aktif. Desain penelitian yang digunakan quasi-experiment dengan non-equivalent control group pretes-post test. Jumlah sampel yang digunakan 14 responden pada masing-masing kelompok. Uji statistik wilcoxon didapatan p-value 0.000 yang menunjukkan adanya pengaruh aromaterapi minyak esensial lemon terhadap penurunan intensitas nyeri  ibu bersalin kala I fase aktif di RSUD Solok Selatan. Diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan asuhan sayang ibu dengan manajemen pengurangan rasa nyeri pada saat ibu bersalin.
EFEKTIFITAS RELAKSASI AFIRMASI YOGA DALAM LAYANAN HOMECARE TERHADAP KUALITAS HIDUP IBU POSTPARTUM Anggraeni, Ni Putu Dian Ayu; Murni, Ni Nengah Arini; Wahyuni, I Gusti Ayu Putu Sri
Jurnal Sains Kebidanan Vol 7, No 1 (2025): MEI 2025
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v7i1.12995

Abstract

During the postpartum period, mothers undergo physiological and psychological changes that require adaptation to accelerate recovery. One approach to support this process is through homecare services combined with physical activities such as yoga affirmation relaxation. This study aims to analyze the effectiveness of yoga affirmation relaxation on the quality of life of postpartum mothers. The research used a quasi-experimental design with a pre- and post-test control group approach. The study population consisted of postpartum mothers who gave birth vaginally. Using purposive sampling based on inclusion criteria, 30 participants were assigned to each group (intervention and control). The intervention was administered from day 4 to day 42 postpartum, with 30-minute sessions conducted during three home visits. Quality of life was assessed using the SF-36 questionnaire. The results showed that the intervention group experienced a greater increase in quality of life scores compared to the control group. Four out of eight quality of life dimensions showed significant improvement (p 0.05), including vitality, mental health, pain, and general health. Yoga affirmation relaxation proved effective in enhancing both physical and mental well-being. These findings support its inclusion in postpartum care to improve maternal quality of life.
HAMBATAN IBU MENDAPATKAN PERAWATAN DEPRESI POSTPARTUM: TINJAUAN SISTEMATIS STUDI KUALITATIF Rahmatina, Arina Nursafrina; Habut, Friny Jusnita; Sueng Son, Prischilia Modesta; Adnani, Qorinah Estiningtyas Sakilah
Jurnal Sains Kebidanan Vol 7, No 1 (2025): MEI 2025
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v7i1.12310

Abstract

Depresi postpartum adalah masalah kesehatan mental yang selama ini terabaikan dalam layanan kesehatan ibu meningkatkan risiko interaksi negatif antara ibu dan bayi. Depresi postpartum mengurangi kemampuan ibu untuk merespons kebutuhan anak dengan cara yang tepat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji hambatan serta solusi dalam penanganan depresi postpartum. Penelitian ini menggunakan Scoping Review menggunakan kerangka Framework PEO. Pencarian data dilakukan dengan kata kunci tertentu pada Google Scholar dan Science Direct. Seleksi artikel dilakukan sesuai kriteria inklusi, pemilihan studi mengikuti pedoman PRISMA. Dari 214 artikel, 9 yang memenuhi kriteria inklusi menyoroti hambatan dan solusi dalam penanganan depresi postpartum. Temuan menunjukkan bahwa hambatan ibu mendapatkan perawatan depresi postpartum terdiri dari: tingkat sosial yang rendah, stigma Masyarakat, kepercayaan ibu, pengetahuan yang minim terkait depresi postpartum, keadaan keuangan, kuantitas dan kapasitas tenaga kesehatan, tingkat pengetahuan tenaga kesehatan yang minim, belum adanya instrument pengukuran depresi postpartum yang berkaitan dengan budaya, dan sistem pelayanan kesehatan primer yang masih perlu diperbaiki. Adapun masukan atau solusi yang didapatkan antara lain: dukungan keluarga, edukasi, pendekatan terpadu, perawatan bertahap, peningkatan sumber daya manusia, mengupayakan lingkungan pusat kesehatan yang ramah pasien depresi pascapersalinan, kerangka kebijakan, dan penggunaan media sosial.

Page 7 of 11 | Total Record : 101