cover
Contact Name
Fatkur Rhohman
Contact Email
fatkurrohman@unpkediri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmesinnusantara@unpkediri.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H. Achmad Dahlan No. 76 Kediri
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mesin Nusantara
ISSN : 27757390     EISSN : 26219506     DOI : https://doi.org/10.29407
Jurnal Mesin Nusantara is a media publication for researchers who conduct research in the field of machinery. This journal is published twice a year, in June and December. Any research related to the topics in this journal can be sent to the editorial board for publication. The six (6) topics include Mechatronics, Product Design, Manufacturing, Energy Conversion, Metallurgy and Automotive.
Articles 148 Documents
Investigasi Forensik Konduktivitas Listrik Mikro Bead Tembaga Sebagai Upaya Mengidentifikasi Penyebab Kebakaran Riyanto, Sulistiana Agung; Ferdian, Deni
Jurnal Mesin Nusantara Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v6i2.20180

Abstract

The purpose of this study was to evaluate the characteristics of the bead formed due to short circuit, overload and direct flame treatment on NYM 3x1.5 copper power cable. Handling of short circuit and overload is carried out at a current load of 800% of the current carrying capacity (144 Amperes) and direct flame treatment is carried out at a temperature of 960 degrees Celsius. The bead specimens formed from each treatment were examined and tested in the laboratory: chemical composition examination, visual inspection, macro and micro structural examination, hardness testing, and SEM-EDS examination. The difference in the characteristics of the arc bead that is formed under short circuit conditions and overload is that in short circuit conditions the damage point is localized at a certain point, namely at the short circuit contact point, while under overload conditions the point damage is localized at one or several specific locations along the wire. The macro characteristic of arc beads formed under short-circuit and overload conditions is that they contain many cavities and a clear transition boundary between the melted/ re-solidified material and the non-melted material. While the characteristics of the granules in the form of globular formed in the direct flame treatment, do not show sharp transitions between melting/ re-solidified materials. The micro structure of NYM 3x1.5 beads of electrically conducting copper wire material under the treatment conditions: short circuit, overload and direct ignition, is an alpha (α) phase dendritic structure.
Optimasi Parameter Pemesinan Ulir Material Titanium Ti-6al-4v Eli Terhadap Jarak Pitch dan Sudut Ulir Menggunakan Metode Taguchi Ibrahi, Gusri Akhyar; Septiani, Cici; Hamni, Arinal; Burhanuddin, Yanuar; Harun, Suryadiwansa; Kusnadi, Andi
Jurnal Mesin Nusantara Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v6i2.20182

Abstract

Paduan titanium merupakan salah satu material ringan yang banyak digunakan karena memiliki sifat yang ringan dan tahan terhadap korosi. Hal ini menunjukan bahwa pembuatan ulir pada titanium sangat mendukung untuk diaplikasikan pada bidang biomedis. Kepresisian geometri ulir akan memberikan pengaruh terhadap kwalitas ulir terutama pada saat ulir bekerja bila sudah digunakan sebagai penyambung tulang. Kesalahan geometri ulir titanium pada pemesinan bubut ulir dipengaruhi oleh kecepatan potong, kedalaman potong, dan jenis pemesinan. Penelitian ini meneliti respon kesalahan pitch,dan kesalahan sudut ulir pada diameter ulir M4x0.7 dengan 3 level dan 3 faktor lalu pengolahan datanya menggunakan proses optimasi Taguchi dengan variasi kecepatan potong sebesar 17.58, 21.35, 25.12 m/min, kedalaman potong sebesar 0.085, 0.108, dan 0.143 mm, serta pemesinan bubut yang digunakan yaitu pemesinan kering, menggunakan pelumas minyak sawit dan menggunakan pelumas minyak sintetik. Hasil optimal didapatkan pada kombinasi kondisi pemotongan dengan factor kecepatan potong 25.12 m/min dan kedalaman potong 0.108 mm serta pelumas kelapa sawit dimana respon kesalahan pitch 0.170 mm dan Kondisi pemotongan optimal pada kesalahan sudut ulir yaitu pada parameter kecepatan potong 17.58 m/min kedalaman potong 0.085 mm dan jenis pemesinan kering dimana respon kesalahan sudut 0.260°.
Spot Welding Error Analysis in Making Rear Brake Arm in Spot Welding Part at PT. XYZ Magada Nandika Adicakra; Santoso, Deri Teguh
Jurnal Mesin Nusantara Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v7i1.20276

Abstract

As a manufacturing company engaged in the manufacture of automotive parts, it produces components for motorized vehicles, especially for two wheels, with the production of spare parts in the form of arm rear brakes. In the manufacture of these spare parts, it is really necessary to pay attention to all the needs, such as materials which, in other words, really have an influence on the strength of the material. Included in the process that goes through spot welding, it needs to be considered in the stages of the process to be optimal because, if not, it will cause failure of a product so that defective products are obtained at this welding point. Improvement of the production process of this product can be done by identifying control factors and arrangements using the 5 why analysis, fishbone, and pareto methods until the production process is stable and the results obtained are good and according to the expected standards until the needs of all parties are met.
Pengaruh Variasi Holding Time Pada Proses Heat Treatment (Hardening) Untuk Baja S50c Sebagai Pisau Mesin Pencacah Kayu Alfariji Munandar, Muhammad Hisson; Kardiman, Kardiman; Santoso, Deri Teguh
Jurnal Mesin Nusantara Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v6i2.20304

Abstract

S50C Alloy Steel is a widely produced and used medium carbon alloy steel, which serves as a raw material for manufacturing machine components, building structures, tools, and one of them being knife blades for wood chippers. The aim of this research is to determine the hardness value and microstructural changes in S50C steel after the heat treatment of hardening and holding time. The method used in this study is an experimental method, where S50C steel is subjected to heat treatment at a temperature of 850°C, followed by different holding times of 30, 60, and 90 minutes, and then cooled using oil. The research results show that the highest hardness value in S50C steel, treated with rapid cooling using oil, has an average hardness value of 589.29 HV after a 90-minute holding time, compared to the raw material's hardness of 262.67 HV. Microstructural testing reveals that the microstructure of the raw material consists of ferrite and pearlite with balanced crystal shape and size, in accordance with a carbon content of 0.50%. In the group of specimens undergoing rapid cooling with oil in the hardening process, a new microstructure called martensite is obtained, which is the main structure responsible for the increased hardness of the steel.
Proses Produksi Gasket pada Mesin Press Aida DSF-C1800A di PT. XYZ Arifin, Nurul; Santoso, Deri Teguh; Santosa, Aa
Jurnal Mesin Nusantara Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v7i1.20309

Abstract

Salah satu sektor terpenting yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional adalah industri otomotif. Besar gaya pemotongan yang diperlukan agar pukulan mampu menembus material disebut gaya potong. Tujuan utama menghitung gaya potong proses pemotongan adalah untuk menentukan kekuatan tekan selama proses produksi. Dengan asumsi mengabaikan penolakan produksi, hasil produksi mampu mencapai 133,9 pcs dalam satu jam produksi. Data yang digunakan diambil selama bulan Agustus yaitu sekitar 1.440 jam kerja. Dihitung dengan membagi total produksi dengan waktu proses yang dibutuhkan. Oleh karena itu, mesin press menghasilkan gaya potong sebesar 80.000 N. Proses balnking dan piercing adalah dua tahap dalam proses produksi gasket, yang ditentukan oleh hasil diskusi dan pengolahan data. Bahan yang terbuat dari Stainless Steel. Temuan solusi atas permasalahan yang muncul selama proses produksi dengan melakukan evaluasi secara berkala.
Simulasi Injection Molding Dalam Pembuatan Gelas Plastik Menggunakan Inventor 2021 Fadhila, Farhan; Naubnome, Viktor; Hanifi, Rizal
Jurnal Mesin Nusantara Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v6i2.20743

Abstract

Proses simulasi Injection Molding dalam pembuatan gelas plastik bertujuan untuk mengetahui hasil dari simulasi suatu produk. Produk gelas plastik didesain dengan menggunakan material plastik jenis Polypropylene PPC 5660, mold base yang digunakan sesuai standard DME tipe E dengan ukuran 346 mm x 346 mm, parameter suhu yang digunakan untuk meleburkan material polypropylene PPC 5660 sebesar 231,03 °C dan suhu temperature mold 42,02 °C. Simulasi yang dihasilkan berupa fill time yaitu waktu yang dibutuhkan dalam mengisi ruang cetakan dengan lama waktu 1,350 detik, confidence of fill yaitu presentase cairan yang telah mengisi cetakan, pada proses ini hasilnya menunjukan 100%, quality prediction untuk mengetahui kualitas produk, hasil dari pembuatan gelas plastik sebesar 99,9% sangat baik ditunjukan dengan warna hijau dan 0,10% cukup baik ditunjukkan dengan warna kuning, cycle time yang dibutuhkan dalam proses ini selama 15,43 detik.
Mengoptimalkan Analisis Sifat Mekanik Material Berbasis Data Dengan Pandas Profiling Leni, Desmarita; Earnestly, Femi; Angelia, Nike; Nofriyanti, Elsa; Adriansyah, Adriansyah
Jurnal Mesin Nusantara Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v7i1.21206

Abstract

The analysis of mechanical properties based on data is a method used to analyze the mechanical properties of a material using data, typically obtained from a material database. This process encounters several challenges, such as large volume of data, complexity in data processing, as well as difficulties in data visualization and interpretation. In this study, Pandas Profiling, a Python library designed specifically for automated dataset analysis, was employed. The dataset used consisted of tensile test results for various austenitic stainless steel types such as SUS 304, SUS 316, SUS 321, SUS 347, and NCF 800H. This dataset comprised 1916 samples with attributes related to mechanical properties and factors influencing them. The analysis results using Pandas Profiling indicated a strong negative correlation between heat treatment temperature and Yield Strength (YS) and Ultimate Tensile Strength (UTS). Additionally, a positive correlation was found between chemical elements such as Copper (Cu) and Nickel (Ni) with Elongation (EL). Furthermore, the analysis results revealed that stainless steel treated with water cooling exhibited a higher average UTS value, measuring at 493 MPa, compared to air cooling, which only reached 403 MPa. Pandas Profiling offers an effective solution to overcome common challenges in data-based mechanical property analysis, including dealing with large data volumes, complex data processing, as well as challenges in data visualization and interpretation. By utilizing Pandas Profiling, researchers can easily comprehend the dataset comprehensively, identify patterns, trends, and relationships among variables, and optimize the analysis process of data-based material mechanical properties.
Analisa Kekuatan Impact Serta Kekuatan Tarik Komposit Fiberglass Pembuatan Perahu Nelayan abdul karim, ivan junaidy; Mukhlis, M.; Usman, Ishak; Umar, Kifli; Rahmat, Rahmat
Jurnal Mesin Nusantara Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v6i2.21316

Abstract

Indonesia memiliki garis pantai yang panjang sehingga sebahagian besar masyarakat pesisir memilih nelayan sebagai mata pencaharian. Masyarakat pesisir kebanyakan berprofesi sebagai nelayan. Alat tangkap nelayan tradisional kebanyakan terbuat dari kayu atau batang pohon yang digali. Kapal kayu ataupun logam sangat mahal biaya produksinya dibanding dengan faiberglass yang memiliki kelebihan teknis dan ekonomis. Ketebalan lapisan fiber perlu diperhatikan shingga kapal dapat diproduksi dengan efisien. Penelitian ini menggunakan tiga jenis fiberglass yakni dengan fariasi serat matt 350, matt 450, woven 600, dengan variasi layer 4, 8, 12 dengan resin berjenis yukalak 157. Komposit dibuat menggunakan metode hand lay up dengan ukuran spesimen uji impak dibuat menggunakan standarisasi ASTM D256 dan spesimen uji tarik menggunakan standarisasi ASTM D 638 tipe IV. Hasil pengujian impak menunjukan bahwa serat 4 lapis memiliki kekuatan impak sebesar 8.417 , pada serat 8 lapis sebesar 9.88 dan pada serat 12 lapis sebesar 224.1 Kekuatan tarik serat 4 lapis memiliki kekuatan tarik rata-rata sebesar 184,85 MPa serat 8 lapis sebesar 211,62 MPa dan pada serat 12 lapis sebesar 231,70 MPa.
Perancangan dan Analisis Model Splint Berbasis Reverse Engineering Untuk Rehabilitasi Tangan Mufarrih, Am; Emzain, Zakki Fuadi; Harijono, Agus; Amrullah, Utsman Syah
Jurnal Mesin Nusantara Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v6i2.21327

Abstract

Pertolongan pertama cedera lengan akibat kecelakaan, imobilisasi harus dilakukan untuk mengurangi pergerakan yang menyebabkan rasa nyeri pada bagian lengan yang cedera, melindungi lengan dari benturan, dan membantu proses penyembuhannya. Imobilisasi biasanya dilakukan dengan pembidaian atau splint. Saat ini, papan kayu yang digunakan sebagai pembidaian menjaga posisi anggota tubuh yang cedera. Namun, bentuk papan kayu tidak mengikuti bentuk tubuh pasien, yang membuatnya kurang nyaman dan memakan waktu lebih lama untuk dipasang. Studi ini mendesain dan menganalisis model splint yang digunakan untuk rehabilitasi cedera tangan. Untuk membuat splint tangan ini lebih sesuai dengan bentuk dan nyaman digunakan, mereka dirancang dengan memperhatikan variasi ukuran dan bentuk anatomi pasien. Teknologi reverse engineering (RE) dan rapid prototyping (RP) dapat digunakan dalam bidang medis, seperti membuat alat orthosis atau splint. Metode penelitian ini dimulai dengan membaca literatur, menggambar 3D, membuat model CAD, menganalisis model, mencetak 3D, dan pasca-proses. Untuk model ini, material ABS dengan ketebalan 5 mm, 6 mm, dan 7 mm serta nilai pembebanan 5 N hingga 25 N digunakan. Hasil analisis tekanan equivalent menunjukkan bahwa model ketebalan 5 mm mampu menahan tekanan 25 N dengan tekanan maksimum equivalent sebesar 13.52 MPa, yang masih dianggap aman dengan nilai safety factor 2.11, dan area penting di ujung punggung telapak tangan model antara ibu jari dan jari telunjuk.
Analisis Pengaruh Kuat Arus dan Aliran Gas Argon terhadap Kekuatan Tarik pada Proses Las TIG Material SUS 201 Harijono, Agus; Mufarrih, AM.; Emzain, Zakki Fuadi; Hariyanto, Moh. Nasir
Jurnal Mesin Nusantara Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v6i2.21328

Abstract

Proses pengelasan Gas Tungsten Arc Welding (GTAW) dilakukan dengan cara mencairkan filler rod ke material yang akan dilas. Pengaturan parameter proses pengelasan GTAW pada material SUS 201 belum menghasilkan kekuatan sambungan yang optimum, sehingga perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh parameter pengelasan terhadap kekuatan tarik hasil pengelasan GTAW material SUS 201. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh kuat arus dan aliran gas argon terhadap kekuatan tarik hasil sambungan las GTAW material SUS 201. Rancangan percobaan menggunakan full faktorial dan analisis data menggunakan ANOVA. Variabel bebas yang digunakan kuat arus (50A;60A;70A), dan aliran gas argon (5;10;15 liter/menit). Variabel terikatnya adalah kekuatan tarik. Hasil penelitian menunjukan bahwa aliran gas argon dan kuat arus berpengaruh signifikan terhadap kekuatan tarik hasil las GTAW material SUS 201. Nilai kekuatan tarik maksimum hasil las GTAW dengan kuat arus 70A dan aliran gas argon 15 liter/menit sebesar 757,29 MPa dan nilai terendah terdapat pada kuat arus 50A dan aliran gas argon 5 liter/menit sebesar 499,46 MPa. Semakin besar kuat arus maka kekuatan tarik semakin besar. Semakin besar aliran gas argon maka kekuatan tarik semakin besar pula. Dari pengamatan mikro diketahui bahwa variasi kuat arus 50A dan aliran gas argon 5 liter/menit struktur mikro ferrit lebih dominan dibandingkan perlit maka dinyatakan kekuatan tarik rendah. Sedangkan pada variasi kuat arus 70A dan aliran gas argon 15 liter/menit struktur mikro lebih dominan perlit dibandingkan ferrit maka dinyatakan kekuatan tarik tinggi. Data pengamatan struktur mikro ini sesuai dengan data hasil pengujian tarik.

Page 10 of 15 | Total Record : 148