cover
Contact Name
Agus Fahmi
Contact Email
fahmieal2@gmail.com
Phone
+6285214422886
Journal Mail Official
visionary@undikma.ac.id
Editorial Address
Prodi AP Undikma, GD. lantai 3 Jl. Pemuda No. 59/A Mataram Phohe : 085214422886 Email : jurnalvisionary@gmail.com
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Visionary : Penelitian Dan Pengembangan Di Bidang Administrasi Pendidikan
Focus and Scope Jurnal Visionary merupakan jurnal penelitian dan pengembangan di bidang administrasi pendidikan, artikel yang dimuat dalam jurnal ini adalah hasil penelitian, hasil kajian pustaka, hasil pengembangan, dan hasil penelusuran IPTEK menggunakan metode ilmiah. Scope bidang keilmuan yaitu Pendidikan, tenaga kependidikan, manajemen, administrasi, dan keilmuan lainnya.
Articles 492 Documents
Meningkatkan Perkembangan Fisik Motorik Kasar Anak Melalui Kegiatan Bermain Sekatak Pada Anak Kelompok B Herni, Herni; Haryono, Mimpira; Margaretha, Lydia; Pebriani, Ela
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i2.12114

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to determine the improvement of children's physical motor development through sekatak playing activities at PAUD Pelita Hati Pematang Riding. This research is Classroom Action Research (CAR) with the procedures used in the form of cycles. The subjects of this study were children in group B at PAUD Pelita Hati Pematang Riding, totaling 20 children. The research was conducted in two cycles of two meetings. Data analysis was carried out in qualitative and quantitative descriptions with the emphasis used to determine the improvement of the process expressed in a predicate, while quantitative analysis was used to determine the improvement of results using percentages. The results of improving physical motor development in children by sekatak playing activities at PAUD Pelita Hati in cycle 1 of meeting I with a percentage of 51.18%, in cycle I meeting to II with a percentage of 67.07%, then in cycle II meeting I with a percentage of 68.72% and cycle II in meeting II with a percentage of 93.49%. The conclusion of the study that sekatak playing activities can improve physical motor development in children at PAUD Pelita Hati Pematang Riding, as evidenced in cycle II of meeting II there is an increasing with the results of the achievement percentage is 93.49% with very good developing criteria.Key Words: Physical Motor Development, Sekatak PlayingAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan perkembangan fisik motorik anak melalui kegiatan bermain sekatak di PAUD Pelita Hati Pematang Riding.Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau disebut juga Classroom action research dengan prosedur yang digunakan berbentuk siklus. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B di PAUD Pelita Hati Pematang Riding yang berjumlah 20 orang anak. Penelitian dilaksanakan dua siklus dua pertemuan. Analisis data dilakukan secara deskripsi kualitatif dan kuantitaif dengan penekananya digunakan untuk menentukan peningkatan proses yang dinyatakan dalam sebuah predikat, sedangkan analisis kuantitatif dugunakan untuk menentukan peningkatan hasil dengan menggunakan presentase. Hasil peningkatan perkembangan fisik motorik pada anak dengan bermain sekatak di PAUD Pelita Hati pada siklus I pertemuan ke I dengan presentase 51,18%, di siklus ke I pertemuan ke II  dengan presentase 67,07%, siklus ke II pertemuan ke I dengan presentase 68,72% dan siklus II pertemuan ke II dengan presentase 93,49%. Kesimpulan penelitian bahwa kegiatan bermain sekatak dapat meningkatkan perkembangan fisik motorik pada anak di PAUD Pelita Hati Pematang Riding, terbukti pada siklus II pertemuan Ke II terjadi peningkatan dengan hasil presentase pencapaian sebesar 93,49% dengan kriteria berkembang sangat baik (BSB).Kata Kunci: Perkembangan Fisik Motorik, Bermain Sekatak
Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Anak Melalui Permainan Tradisional Bentengan Priani, Rika; Haryono, Mimpira; Sari, Rika Partika
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i2.12115

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the improvement of children's social emotional abilities with traditional bentengan games at PAUD Harapan Desa Baru, Ilir Talo District. This research is Classroom action research with the procedures used in the form of cycles. The subjects of this study were group A children at PAUD Harapan, totalling 15 children. The research was conducted in two cycles of two meetings. Data analysis was carried out in qualitative and quantitative descriptions with emphasis used to determine the improvement of the process expressed in a predicate, while quantitative analysis was used to determine the improvement of results using percentages. The results of improving counting skills in children with traditional bentengan games at PAUD Harapan in cycle I meeting to I with a percentage of 39.16%, in cycle I meeting to II with a percentage of 48.43%, cycle II meeting to I with a percentage of 64.25% and cycle II meeting to II with a percentage of 87.91%. The conclusion of the study that using traditional bentengan games can improve the ability of socialisation in children at PAUD Harapan Desa Baru, as evidenced in cycle II meeting II there was an increase with the results of the percentage achievement of 87.91% with very good developing criteria (BSB).Keywords: Social Emotional, Traditional Games BentenganAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan sosial emosional pada anak dengan permainan tradisional bentengan di PAUD Harapan Desa Baru Kecamatan Ilir Talo. Penelitian ini adalah Classroom action research dengan prosedur yang digunakan berbentuk siklus. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A di PAUD Harapan yang berjumlah 15 orang anak. Penelitian dilaksanakan dua siklus dua pertemuan. Analisis data dilakukan secara deskripsi kualitatif dan kuantitaif dengan penekananya digunakan untuk menentukan peningkatan proses yang dinyatakan dalam sebuah predikat, sedangkan analisis kuantitatif digunakan untuk menentukan peningkatan hasil dengan menggunakan persentase. Hasil peningkatan kemampuan berhitung pada anak dengan permainan tradisional bentengan di PAUD Harapan pada siklus I pertemuan ke I dengan presentase 39,16%, di siklus ke I pertemuan ke II  dengan presentase 48,43%, siklus ke II pertemuan ke I dengan presentase 64,25% dan siklus II pertemuan ke II dengan persentase 87,91%. Kesimpulan penelitian bahwa menggunakan permainan tradisional bentengan dapat meningkatkan kemampuan sosialisasi pada anak di PAUD Harapan Desa Baru, terbukti pada siklus II pertemuan Ke II terjadi peningkatan dengan hasil persentase pencapaian sebesar 87,91% dengan kriteria berkembang sangat baik (BSB).Kata Kunci: Sosial Emosional, Permainan Tradisional Bentengan
Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Melalui Media Papan Perasaan Sari, Susi Purnama; Haryono, Mimpira; Sari, Rika Partika
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i2.12116

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the improvement of social emotional development in children with feeling board media at PAUD Harapan Desa Baru, Ilir Talo District. This research is a Classroom Action Research (PTK) or also called Classroom action research with the procedures used in the form of cycles. The subjects of this study were group A children at PAUD Harapan, totalling 15 children. The research was conducted in two cycles of two meetings. Data analysis was carried out in qualitative and quantitative descriptions with emphasis used to determine the improvement of the process expressed in a predicate, while quantitative analysis was used to determine the improvement of results using percentages. The results of improving social emotional development in children with feeling boards at PAUD Harapan in cycle 1 meeting to I with a percentage of 34.66%, in cycle 1 meeting to 2 with a percentage of 45.66%, cycle 2 meeting to 1 with a percentage of 61.66% and cycle 2 meeting to 2 with a presentation of 80.33%. The conclusion of the study that using the feeling board media can improve the development of socialisation in children at PAUD Harapan Desa Baru, as evidenced in cycle 2 meeting to 2 there was an increase with the results of the percentage achievement of 80.33% with very good developing criteria (BSB).Keywords: Feeling Board Media, Social EmotionalAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan perkembangan sosial emosional pada anak dengan media papan perasaan di PAUD Harapan Desa Baru Kecamatan Ilir Talo. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau disebut juga Classroom action research dengan prosedur yang digunakan berbentuk siklus. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A di PAUD Harapan yang berjumlah 15 orang anak. Penelitian dilaksanakan dua siklus dua pertemuan. Analisis data dilakukan secara deskripsi kualitatif dan kuantitaif dengan penekananya digunakan untuk menentukan peningkatan proses yang dinyatakan dalam sebuah predikat, sedangkan analisis kuantitatif dugunakan untuk menentukan peningkatan hasil dengan menggunakan presentase. Hasil peningkatan perkembangan sosial emosional pada anak dengan papan perasaan di PAUD Harapan pada siklus 1 pertemuan ke I dengan presentase 34,66%, di siklus ke 1 pertemuan ke 2  dengan presentase 45,66%, siklus ke 2 pertemuan ke 1 dengan presentase 61,66% dan siklus 2 pertemuan ke 2 dengan presentase 80,33%. Kesimpulan penelitian bahwa menggunakan media papan perasaan dapat meningkatkan perkembangan sosialisasi pada anak di PAUD Harapan Desa Baru, terbukti pada siklus 2 pertemuan Ke 2 terjadi peningkatan dengan hasil persentase pencapaian sebesar 80,33% dengan kriteria berkembang sangat baik (BSB).Kata Kunci: Media Papan Perasaan, Sosial Emosional
Meningkatkan Kemampuan Berhitung Pada Anak Dengan Menggunakan Media Lotto Angka Nurhayati, Dini; Haryono, Mimpira; Asnawati, Asnawati; Margaretha, Lydia
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i2.12117

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to determine the improvement in numeracy skills in children by using lotto numbers media at PAUD Naiambaton in North Lebong Sub-District. This study is a Classroom Action Research (CAR) with a cyclical procedure. The subjects of this research were the children of Group B at PAUD Naiambaton, totaling 20 children. The research was conducted over two cycles, each consisting of two meetings. Data analysis was done both qualitatively and quantitatively, with the emphasis used to determine the improvement in the process expressed in a predicate, while quantitative analysis was used to determine the improvement in results using percentages. The results of improving numeracy skills in children using Lotto numbers media at PAUD Naiambaton in cycle I, meeting I was 37.5%, in cycle I, meeting II was 47.25%, cycle II, meeting I was 57.25%, and cycle II, meeting II was 80%. The conclusion of the research is that the media can improve numeracy skills in children at PAUD Naiambaton, North Lebong sub-district, as evidenced in cycle II, meeting II with an achievement percentage of 80% with the criteria of being very well developed (BSB). Key Words: Numeracy Skills, Lotto NumbersAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan berhitung pada anak dengan menggunakan media lotto angka di PAUD Naiambaton Kecamatan Lebong Utara. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau disebut juga Classroom action research dengan prosedur yang digunakan berbentuk siklus. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B di PAUD Naiambaton yang berjumlah 20 orang anak. Penelitian dilaksanakan dua siklus dua pertemuan. Analisis data dilakukan secara deskripsi kualitatif dan kuantitaif dengan penekananya digunakan untuk menentukan peningkatan proses yang dinyatakan dalam sebuah predikat, sedangkan analisis kuantitatif dugunakan untuk menentukan peningkatan hasil dengan menggunakan presentase. Hasil peningkatan kemampuan berhitung pada anak dengan menggunakan media lotto angka di PAUD Naiambaton pada siklus I pertemuan ke I dengan presentase 37,5%, di siklus ke I pertemuan ke II  dengan presentase 47,25%, siklus ke II pertemuan ke I dengan presentase 57,25% dan siklus II pertemuan ke II dengan presentase 80%. Kesimpulan penelitian bahwa menggunakan media lotto angka dapat meningkatkan kemampuan berhitung pada anak di PAUD Naiambaton kecamatan lebong utara, terbukti pada siklus II pertemuan Ke II terjadi peningkatan dengan hasil presentase pencapaian sebesar 80% dengan kriteria berkembang sangat baik (BSB).Kata Kunci: Kemampuan Berhitung, Lotto Angka
Analisis Kepemimpinan Kepala Sekolah Di SMAN 1 Lingsar Nurpatimah, Nurpatimah; Hardiansyah, Hardiansyah; Fahmi, Agus
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i2.12260

Abstract

Abstract: Leadership is very necessary so that the goals of the institution can be achieved. Institutions or organizations such as schools can stand in the right direction if there is a leader. Leadership in the field of education has at least two keys, namely leadership as a science and the art of leading individuals or groups. Second, leadership can influence and move others to achieve common goals. The objectives of this study were to determine: 1) The leadership style used at SMAN 1 Lingsar; 2) The role of the principal in improving the performance of SMAN 1 Lingsar teachers; 3) The principal's decision-making at SMAN 1 Lingsar. This research is qualitative research with a case study approach. The data sources in this study are the principal and teachers. The data collection methods used in this study were observation, interviews, and documentation. Data were analyzed qualitatively with an interactive model. The results of this study include: (1) The type of leadership style used by the principal at SMAN 1 Lingsar is currently a democratic leadership style. The principal can influence others to be willing to work together to achieve goals in various ways. Every activity that can be done is determined jointly between the teacher and the principal. Every time a general meeting is held, each teacher is allowed to express opinions, ideas, or objections. (2) The leadership roles of the principal include: a) As an administrator; b) As a motivator; c) As an educator; and d) As a leader. (3) The principal's decision-making method always applies several things, namely carrying out effective communication between the principal and teachers, for example by holding meetings, analyzing and identifying problems faced by teachers or schools, and providing alternatives in solving a problem by considering the advantages, disadvantages, morals, ethics, and law.KeyWords: Principal LeadershipAbstrak: Kepemimpinan sangat diperlukan agar tujuan lembaga dapat tercapai. Lembaga atau organisasi seperti sekolah dapat berpijak pada arah yang tepat jika adanya seorang pemimpin. Kepemimpinan dalam bidang pendidikan setidaknya memiliki dua kunci, yaitu pertama kepemimpinan sebagai sebuah ilmu dan seni dalam memimpin individu atau kelompok. Kedua, kepemimpinan mampu untuk mempengaruhi dan menggerakkan orang lain demi mencapai tujuan bersama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1. Gaya kepemimpinan yang digunakan di SMAN 1 Lingsar 2. Peran kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru SMAN 1 Lingsar 3. Pengambilan keputusan kepala sekolah di SMAN 1 Lingsar Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, dan guru. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Data di analisis secara kualitatif dengan model interaktif. Hasil penelitian ini antara lain: (1) Jenis gaya kepemimpinan yang digunakan kepala sekolah di SMAN 1 Lingsar saat ini yakni gaya kepemimpinan demokrasi. Kepala sekolah mampu untuk mempengaruh orang lain agar dapat bersedia untuk bekerja sama dalam mencapai tujuan dengan berbagai cara. Setiap kegiatan yang dapat dilakukan ditentukan bersama antara guru dan kepala sekolah. Setiap diadakan rapat umum, setiap guru diberikan kesmpatan untuk menyampaikan pendapat,ide maupun sanggahan. (2) Peran kepemimpinan kepala sekolah antara lain a. Sebagai administrator b. Sebagai Motivator c. Sebagai Educator d. Sebagai leader . (3) Cara pengambilan keputusan kepala sekolah selalu menerapkan beberapa hal yaitu melakukan komunikasi yang efektif antara kepala sekolah dengan guru misalnya dengan mengadakan rapat, menganalisis dan mengidentifikasi masalah yang dihadapi oleh guru atau sekolah, dan memberikan alternatif dalam melakukan pemecahan suatu masalah tersebut dengan mempertimbangkan kelebihan, kekurangan, moral, etika dan hukum.Kata Kunci: Kepemimpinan Kepala Sekolah
Manajemen Layanan Khusus dalam Membentuk Karakter Hidup Sehat Siswa Melalui Pendekatan Program Usaha Kesehatan Sekolah Suharmita, Mila; Haromain, Haromain; Hariawan, Rudi
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.12261

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the planning, implementation, and evaluation of the School Health Effort (UKS) program in shaping students' healthy living character in schools. The method used in this research is a qualitative approach with a case study design. Data collection used interview techniques, observation, and documentation. Data analysis uses single case data with an interactive model with stages starting from data collection, data condensation, data presentation, and conclusion drawing. Based on the results of the study, it can be described that special service management in shaping students' healthy living character through the UKS program approach, is carried out according to the management process, namely planning, implementation, and evaluation of the school UKS program, thus it can be concluded that (1) Planning is carried out by holding discussions or meetings in the context of program preparation, discussion of mechanisms, and budgets together with all school residents who are members of the UKS committee, after which the UKS program will be approved by the Principal and the program can be implemented in accordance with the implementation instructions and technical instructions with the approval of the principal, (2) The implementation of the UKS program in shaping students' healthy living character and familiarizing students in fostering a healthy environment is carried out through several programs, among others, namely; acculturation of drinking mineral water, healthy gymnastics, provision of blood enhancement tablets, healthy canteens, environmental coaching, health counselling, extracurricular UKS, provision of UKS Infrastructure and medicines, and (3) Evaluation of a UKS program is carried out by conducting supervision or supervision by the UKS supervising teacher and the Head of the and the Principal. Key Words: Special Service Management, UKSAbstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dalam membentuk karakter hidup sehat siswa di Sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan data kasus tunggal dengan model interaktif dengan tahapan mulai dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat dideskripsikan bahwa manajemen layanan khusus dalam membentuk karakter hidup sehat siswa melalui pendekatan program UKS, dilaksanakan sesuai proses manajemen yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program UKS sekolah, dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa (1) Perencanaan dilakukan dengan mengadakan diskusi atau rapat dalam rangka penyusunan program, pembahasan mekanisme, dan anggaran bersama dengan seluruh warga sekolah yang tergabung dalam kepanitiaan UKS, setelah itu program UKS akan disahkan oleh Kepala Sekolah dan program tersebut dapat dilaksanakan sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis atas persetujuan kepala sekolah, (2) Pelaksanaan program UKS dalam membentuk karakter hidup sehat siswa dan membiasakan siswa dalam membina lingkungan sehat dilaksanakan melalui beberapa program antara lain, yaitu; pembudayaan minum air mineral, senam sehat, pemberian tablet penambah darah, kantin sehat, pembinaan lingkungan, penyuluhan kesehatan, ekstrakurikuler UKS, penyediaan Sarana Prasarana UKS dan obat-obatan, dan (3) Evaluasi suatu program UKS dilakukan dengan melakukan pengawasan atau supervisi oleh guru pembina UKS dan Kepala Sekolah.Kata Kunci: Manajemen Layanan Khusus, UKS
Manajemen Sarana dan Prasarana dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Pembelajaran di SMAN 1 Lingsar Susanti, Baiq Yuli; Hardiansyah, Hardiansyah; Iqbal, Muhammad
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i2.12292

Abstract

Abstract: This study aims to examine the management of facilities and infrastructure and supporting factors for the quality of learning services. Optimal management of facilities and infrastructure will affect the quality of learning services and the availability of adequate facilities so that student satisfaction increases. The method used in this study is a qualitative method, with a type of qualitative descriptive research with a case study approach. Data collection techniques are carried out using interviews, documentation, and observation methods. Data analysis techniques through data collection, data presentation, data condensation, and conclusions. Data sources are obtained through the principal, head of administration, vice principal of infrastructure, teachers, and students. The results of this study indicate that: (1) management of facilities and infrastructure at SMAN 1 Lingsar is carried out through planning, organizing, implementing, and controlling, and the laboratory at SMAN 1 Lingsar has complete practical tools so that students can learn effectively (2) the quality of learning services at SMAN 1 Lingsar is quite effective in terms of the completeness of facilities and infrastructure in supporting learning (3) the role of facilities and infrastructure management in improving the quality of learning services at SMAN 1 Lingsar plays an important role in various management of learning facilities and infrastructure.Key Words: Management of Facilities and Infrastructure, Learning QualityAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengelolaan sarana dan prasarana serta faktor-faktor pendukung kualitas layanan pembelajaran. Pengelolaan sarana dan prasarana yang optimal akan mempengaruhi kualitas layanan pembelajaran dan ketersediaan fasilitas yang memadai sehingga kepuasan mahasiswa meningkat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, penyajian data, kondensasi data dan kesimpulan. Sumber data diperoleh melalui kepala sekolah, kepala administrasi, waka sarpras, guru dan siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) pengelolaan sarana dan prasarana di SMAN 1 Lingsar dilakukan dengan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian serta laboratorium di SMAN 1 Lingsar yang memiliki kelengkapan alat praktikum sehingga siswa dapat belajar secara efektif (2) kualitas layanan pembelajaran di SMAN 1 Lingsar cukup efektif dalam hal kelengkapan sarana dan prasarana dalam menunjang pembelajaran (3) peran fasilitas dan pengelolaan infrastruktur dalam meningkatkan kualitas layanan pembelajaran di SMAN 1 Lingsar berperan penting dalam berbagai pengelolaan sarana dan prasarana pembelajaran.Kata Kunci: Manajemen sarana dan prasarana, Kualitas pembelajaran 
Peran Osis Dalam Kegiatan Muhadhoroh di Ma Nurul Hilal Senuro-Ogan Ilir Annur, Saipul; Oktarina, Aisyah; Ibrahim, Ibrahim
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i2.12302

Abstract

Abstract: This research discusses the role of student council in Muhadhoroh activities at MA Nurul Hilal Senuro. The purpose of this research is to analyse how the role of student council in running muhadhoroh activities at MA Nurul Hilal Senuro. This research uses qualitative research methods with descriptive types, and the main informants in this study are student council and student council supervisor. The data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques used are data reduction, data presentation and conclusion drawing. Test the validity of research data by triangulating sources, triangulating tactics and triangulating time. After the research was conducted, it was found that the role of the student council in carrying out muhadhoroh activities at MA Nurul Hilal Senuro was by becoming a forum for student activities, a mobiliser or motivator, a preventive role. With this task, it teaches the student council about responsibility for activities in this school, especially those held by the student council itself, such as this muhadhoroh activity. Being a forum for student activities is by means of the student council being responsible for student activities, one of which is muhadhoroh activities, being a motivator or motivator, which is carried out by the student council by giving advice or direction to students and also sometimes the direction and advice is given by the teacher or student council coach directly, then it becomes a preventive role, one of which is by taking attendance every attendance in order to prevent students who are not intentionally absent.Keywords: Role, Student Council, MuhadhorohAbstrak: Penelitian ini membahas mengenai Peran Osis Dalam Kegiatan Muhadhoroh di MA Nurul Hilal Senuro. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa bagaimana peran OSIS dalam menjalankan kegiatan muhadhoroh di MA Nurul Hilal Senuro. Penelitian ini menggunakan metode  penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif, dan informan utama dalam penelitian ini adalah OSIS dan pembina OSIS. Tektik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dipakai yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Uji keabsahan data penelitian dengan triangulasi sumber, triangulasi taktik dan triangulasi waktu. Setelah dilakukan penelitian dihasilkan bahwa bagaimana peran OSIS dalam menjalankan kegiatan muhadhoroh di MA Nurul Hilal Senuro yaitu dengan cara menjadi wadah bagi kegiatan siswa, penggerak atau motivator, peranan yang bersifat preventif. Dengan adanya tugas tersebut mengajarkan OSIS tentang tanggung jawab atas kegiatan-kegiatan yang ada di sekolah ini tertutama yang dipegang oleh OSIS sendiri seperti kegiatan muhadhoroh ini menjadi wadah bagi kegiatan siswa adalah dengan cara OSIS menjadi penanggungjawab pada kegiatan-kegiatan siswa salahsatunya kegiatan muhadhoroh, menjadi penggerak atau motivator yakni dilakukan OSIS dengan cara memberikan nasehat atau arahan kepada siswa dan juga terkadang arahan dan nasehat tersebut diberikan oleh guru atau pembina OSIS langsung, selanjutnya menjadi peranan yang bersifat preventif yakni salah satunya dengan cara mengabsen setiap kehadiran agar dapat mencegah siswa yang tidak sengaja untuk tidak hadir.Kata kunci: Peran, OSIS, Muhadhoroh
Evaluasi Kinerja Guru di SMA Negeri 1 Lubuk Keliat-Ogan Ilir Amilda, Amilda; Ibrahim, Ibrahim; Sari, Lia Puspita
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i2.12303

Abstract

Abstract: Education is a crucial aspect of human life, even considered one of the basic needs that must be fulfilled. Education cannot be separated from the human self. It serves as a guiding light to lead individuals towards betterment, achieved through a process of self-awareness to explore and develop one's potential using various teaching and educational methods. However, the education sector today faces several complex challenges that, if not promptly and appropriately addressed, could cause it to lag behind. Teacher performance evaluation is closely linked to pedagogical competence, which is the ability or skill of a teacher to manage the teaching-learning process or interaction with students. This includes (1) Evaluation of the teacher's lesson planning, (2) Evaluation of the teacher's implementation of lessons, and (3) Evaluation of the conducted learning process. Keywords: Evaluation, Teacher PerformanceAbstrak: Pendidikan merupakan suatuhal yang sangat penting didalam kehidupan manusia, bahkan dapat dibilang salah satu kebutuhan pokok pokok manusia yang tentunya harus dipenuhi. Karena pendidikan tidak dapat dipisahkan dari diri manusia. Pendidikan merupakan cahaya penerang untuk menuntun manusia kearah, tujuan untuk menjadi lebih baik. Dengan melalui suatu proses penyadaran diri untuk menggali dan mengembangkan potensi yang ada pada dirinya dengan menggunakan berbagai metode pengajaran dan pendidikan. Namunsaatini dunia pendidikan dihadapkan kepada berbagai masalah yang cukup pelik yang apabila tidak segera diperbaiki atau diatasi secara tepat, kemungkinan dunia pendidikan akan ditinggalkan oleh zaman. Evaluasi kinerja guru tidak dapat dilepaskan dari yang namanya kinerja pada kompetensi pendagogi, kompetensi pendagogik itu sendiri adalah kemampuan atau keterampilan seorang guru dalam mengelola suatu proses pembelajaran atau interaksi belajar mengjar dengan peserta didik, yaitu pada (1) Evaluasi pada perencanaan pembelajaran guru, (2) Evalusasi pada pelaksanaan pembelajaran guru, (3) Evaluasi pada pembelajaran yang dilakukanKata Kunci: Evaluasi, Kinerja Guru
Analisis Kinerja Guru Terhadap Prestasi Belajar Siswa Safitri, Mirawati; Iqbal, Muhammad; Hariawan, Rudi
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i2.12392

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the influence of teacher performance on student learning achievement. The type of research is quantitative with teacher performance as the independent variable (x), and student learning achievement as the dependent variable (y). This study uses a sample of 100 students from a population of 426 using proportional random sampling. Data collection techniques use questionnaires and documentation methods as supporting methods. Data analysis methods use descriptive statistical analysis and simple linear regression analysis. Based on the results of descriptive analysis, teacher performance with a good category is 45% of teachers, 53% of teachers with a sufficient category, and only 2% with a less category. While for student learning achievement with a category of minimum completion criteria value (KKM-75) in mathematics subjects, there are 82% of students, and around 18% of students with a category of not yet complete. Based on the results of the t-test which showed a significant value of 0.006 < 0.05 with a coefficient of determination R2 = 0.075, which means it can be concluded that there is a significant influence of teacher performance on student learning achievement in Senior High School 1 Sakra Timur Academic Year 2023/2024. In other words, it can be described that the better the performance of a teacher during the learning process can have a positive effect on improving student learning achievement.Key Words: Teacher Performance, Learning AchievementAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja guru terhadap prestasi belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan kinerja guru sebagai variabel bebas (x) dan prestasi belajar siswa sebagai variabel terikat (y). Penelitian ini menggunakan penelitian sampel sebanyak 100 siswa dari 426 populasi dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Teknik pengumpulan data primer menggunakan metode angket dan dokumentasi sebagai pendukung. Metode analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif, dan analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil analisis deskriptif bahwa kinerja guru dengan kategori baik yang berjumlah 45% guru, 53% guru dengan kategori cukup, dan hanya 2% katergori kurang. Sedangkan untuk prestasi belajar siswa dengan kategori nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM-75 pada mata pelajaran matematika sebanyak 82% siswa, dan sekitar 18% siswa dengan kategori tidak tuntas. Berdasarkan hasil uji-t yang menunjukan nilai signifikan sebesar 0.006 < 0.05 dengan nilai koefisien determinasi R2 = 0.075 yang berarti dapat disimpulkan bahwa terdapat terdapat pengaruh positif yang signifikan kinerja guru terhadap prestasi belajar siswa di SMAN 1 Sakra Timur Tahun Pelajaran 2023/2024. Dengan kata lain dapat dideskripsikan bahwa semakin baik kinerja seorang guru selama proses pembelajaran dapat berpengaruh positif terhadap peningkatan prestasi belajar siswa.Kata Kunci: Kinerja Guru, Prestasi Belajar