cover
Contact Name
Yogiek Indra Kurniawan
Contact Email
yogiek@unsoed.ac.id
Phone
+6285640661444
Journal Mail Official
jpmijournals@gmail.com
Editorial Address
Jl Kober No 915 RT 08 RW 04 Kelurahan Kober, Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
ISSN : 27753034     EISSN : 27753026     DOI : https://doi.org/10.52436/1.jpmi.IDPaper
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. JPMI terbit dua bulan sekali, yaitu Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember. JPMI terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2775-3034 dan E-ISSN : 2775-3026
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 550 Documents
Optimalisasi Pendapatan Keluarga Dalam Pembuatan Wedang Pokak Sebagai Upaya Peningkatan Imunitas Pada Masa Pandemi Covid-19 Retno Sulistiyowati; Novita Lidyana; Tim KKN Kecamatan Gending
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2022): JPMI - Februari 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.438

Abstract

Optimalisasi pendapatan keluarga pada masa Covid-19, merupakan salah satu program kegiatan KKN Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo dengan melakukan kegiatan dengan pelatihan pembuatan Wedang Pokak sebagai salah satu jenis minuman yang dapat meningkatkan imunitas keluarga. Minuman tradisional Pokak Jahe diketahui mengandung bahan herbal yang mempunyai khasiat dapat meningkatkan imunitas tubuh dari serangan virus. Melalui kegiatan ini juga diharapkan masyarakat dapat memahami pentingnya menjaga sistem imun tubuh khususnya di era pandemik covid-19 dengan mengkonsumsi wedang pokak jahe yang terjangkau dan dapat membuka peluang usaha sehingga pendapatan semakin meningkat dengan menjual minuman wedang Pokak Jahe. Metode yang digunakan dalam kegaiatan ini melalui 3 tahapan, yakni tahapan persiapan, pelaksanaanprogram, serta pendistribusian dan pemasaranproduk. Dari kegiatan program ini masyarakat mendapat pengetahuan serta ketrampilan dalam mebuat wedang pokok Jahe serta dapat memasarkan hasil kegiatan yang sudah dilakukan.
Edukasi Penerapan Protokol Kesehatan Untuk Memutus Penularan Covid-19 Pada Masyarakat Kotamobagu Darmin Darmin; Sudirman Sudirman; Moh. Rizki Fauzan; Muhammad Ichsan Hadiansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2022): JPMI - Februari 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.441

Abstract

Kasus kejadian Covid-19 di Indonesia sejak tahun 2020 hingga 18 Mei 2021 sebanyak 1.748.230. pemerintah memutuskan penerapan protokol kesehatan seperti Mencuci Tangan, Menggunakan Masker, Menjaga Jarak Minimal 1 Meter, Menghindari Kerumunan, Dan Mengurangi Mobilisasi (5M). hal tersebut dapat meminimalisir risiko penyebaran Covid-19 hingga 85%. Metode kegiatan yaitu pengabdian ini telah dilaksanakan selama 6 hari sejak tanggal 25 hingga 31 Agustus, tahun 2021, Model metode kegiatan ini yaitu dengan pemberian edukasi, dilaksanakan di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, Indonesia. Hasil pada kegiatan bahwa pengetahuan masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan 5M yang tepat masih sangat minim, dengan adanya kegiatan pengabdian ini masyarakat merasa sangat terbantu, dan dapat mengetahui penerapan protokol kesehatan 5M dengan baik dan tepat, dan masyarakat merasa sangat terbantu dengan pemahaman dan informasi yang diberikan, karena di masa pandemi ini menurutnya banyak peraturan yang harus dilakukan namun sedikit informasi jelas yang dapat di terima. Kesimpulan dalam kegiatan ini bahwa masyarakat masih memiliki pengetahuan yang kurang dan tidak jelas terkait pelaksanaan protokol kesehatan dan tata cara melakukan perilaku protokol kesehatan 5M dengan baik dan disiplin. masyarakat merasa terbantukan dan memiliki pengetahuan yang bertambah setelah diberikan edukasi.
Pengembangan Budidaya Ikan Belanak Belinyu di Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka Eva Prasetiyono; Eva Utami; Rendy Rendy; Teguh Iskandar; Endah Prihatini Isnawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2022): JPMI - Februari 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.442

Abstract

Potensi Perairan estuari pada hutan mangrove di daerah Belinyu, Kabupaten Bangka cukup tinggi. Tingginya potensi perairan tersebut dimanfaatkan oleh para pembudidaya ikan untuk membudidayakan ikan-ikan air payau.  Kelompok pembudidaya ikan Perepat Permai di Kelurahan Air Jukung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka merupakan pembudidaya ikan yang sedang merintis budidaya ikan belanak belinyu. Ikan belanak belinyu memiliki ciri khas daging yang lebih lembut, gurih dan tidak berbau lumpur dibandingkan ikan belanak dari perairan lain. Namun Budidaya ikan yang dilakukan masih terkendala oleh persoalan rendahnya optimalisasi dalam memanfaatkan kapasitas produksi yang berdampak pada rendahnya kuantitas dan kualitas hasil panen. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan aplikasi IPTEKS berupa sistem dan teknologi untuk menghasilkan ikan belanak yang memiliki harga jual tinggi dengan optimalisasi kapasitas produksi para pembudidaya ikan. Kegiatan ini dilaksanakan di kolam budidaya ikan yang dimiliki oleh para pembudidaya ikan di Kelurahan Air Jukung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka. Metode kegiatan ini yaitu melakukan kegiatan budidaya dengan menyisipkan aplikasi teknologi padat tebar dan sistem pemberian pakan buatan dalam pada proses budidaya ikan Belanak Belinyu. Tahapan dalam kegiatan ini terdiri atas tiga tahapan utama yaitu pra produksi (penyiapan sarana dan prasarana budidaya ikan), produksi (penebaran ikan belanak belinyu, pemeliharaan ikan dan pengontrolan kualitas lingkungan) dan pasca produksi (Pemanenan dan evaluasi teknologi). Target kegiatan ini yaitu pembudidaya ikan yang tergabung dalam kelompok Perepat Permai Balinyu. Hasil dari kegiatan ini yaitu ikan belanak belinyu yang dipelihara dari ukuran juvenil dengan panjang 7-10 cm tumbuh optimal pada tambak. Tambak tempat pemeliharaan ikan belanak belinyu kondisi lingkungannnya sesuai dengan kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan belanak belinyu. Jumlah ikan belanak belinyu memenuhi kapasitas produksi ikan. Ikan belanak belinyu mampu dipanen secara parsial dalam jangka waktu 4-5 bulan dengan ukuran panjang 20 – 24 cm dan bobot 200 – 300 gram per-ekor yang merupakan ukuran konsumsi sesuai dengan permintaan pasar.
Sosialisasi Pelayanan Publik Yang Bebas Kkn Dalam Penyaluran Bantuan Alat Tangkap Ikan (Studi kasus dalam penyaluran bubu rajungan di Kecamatan Mantang Kabupaten Bintan) Muhayat Muhayat; Rina Haslita; Adji Suradji Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2022): JPMI - Februari 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.448

Abstract

Pelayanan publik yang sarat KKN masih sering terjadi mulai dari Pemerintah Pusat sampai ke Pemerintah Daerah. Hal ini dapat dilihat dari masih adanya pejabat pemerintah yang menjadi tersangka dalam kaitanya dengan pemberian layanan publik. Pelayanan publik yang bebas dari KKN merupakan hak dari setiap warga Negara. Untuk itu pemerintah harus memastikan bahwa setiap keluhan dari masyarakat terkait pelayanan publik akan segera ditindaklanjuti. Pemerintah harus berkomitmen untuk menciptakan pelayanan publik yang professional dan berkualitas dari tingkat atas sampai instansi yang paling bawah sekalipun. Untuk memperbaiki pelayanan publik dan mengurangi praktek KKN dalam birokrasi pemerintahan, maka harus terlebih dahulu memahami pentingnya birokrasi yang bersih dan terbebas dari KKN. Penyaluran bantuan alat tangkap ikan berupa bubu rajungan di Kecamatan Mantang Kabupaten Bintan diharapkan sebisa mungkin terbebas dari praktek KKN. Untuk itu maka diperlukan sosialisasi terhadap layanan publik yang bebas dari KKN.
Perancangan Desain Visual Wisata Alam “Padas Dempuk” sebagai Rintisan Pembangunan Wisata R Rahutami; L. N Kumala; S Windari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2022): JPMI - Februari 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.458

Abstract

Desa Duwet mempunyai kawasan yang berpotensi dikembangkan menjadi tempat wisata. Namun belum mempunyai rancangan pengembangannya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk merancang desain visual wisata di wilayah Dempuk sebagai bahan pengajuan proposal pembangunan wisata di Dempuk. Metode yang digunakan adalah perancangan dengan menggunakan aplikasi SketchUp 2017 dan Render Lumion 3D. Adapun kegiatan yang dilakukan untuk melakukan perancangan adalah: observasi, berdiskusi tentang kepentingan tujuan, pemanfaatan, dan spot yang akan dirancang, mengumpulkan sumber bahan dan perangkat, merancang, mendiskusikan rancangan awal, memresentasikan hasil revisi, dan menyerahkan hasil rancangan ke pihak desa, Pokdarwis, dan Perhutami. Perancangan dilakukan dengan kegiatan membuat model berdasarkan bentang alam hutan menggunakan aplikasi SketchUp 2017, selanjutnya merender untuk menghasilkan kesan nyata. Hasil perancangan berupa desain visual wisata alam Padas Dempuk yang meliputi gapura masuk, kawasan trail, taman bunga, jembatan, spot foto utama, area makan, toilet, dan bumi perkemahan. Hasil rancangan telah dipersentasikan di hadapan perangkat desa dan Pokdarwis; serta telah disetujui oleh pihak Desa Duwet. Selanjutnya, rancangan tersebut ditindaklanjuti dengan pembangunan kawasan wisata di Dempuk dengan menggunakan anggaran tahun 2021.
Sosialisasi Program Merdeka Belajar bagi Guru-guru SD di Kecamatan Jiput, Pandeglang, Banten Fitri Alfarisa; Susilawati Susilawati; Encep Supriatna; Ita Rustiati Ridwan; Rifyan Firdaus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2022): JPMI - Februari 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.463

Abstract

Sosialisasi Program Merdeka Belajar Bagi Guru-Guru Sd Di Kecamatan Jiput, Pandeglang, Banten. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dalam rangka sosialisasi program merdeka belajar bagi guru SD di Kecamatan Jiput, Pandeglang, Banten. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada guru SD tentang program merdeka belajar yang telah disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan dengan metode mensosialisasikan program merdeka belajar. Target audiens dalam kegiatan tersebut adalah 15 orang guru SD di Kecamatan Jiput, Pandeglang, Banten yang berjumlah 30 orang. Angket diberikan kepada guru untuk mengetahui tingkat pemahaman guru setelah mengikuti sosialisai. Terbatasnya jumlah peserta yang diperbolehkan hadir dikarenakan kondisi pandemic yang mengharuskan adanya social distancing. Hasil dari kegiatan PKM ini, berdasarkan angket yang disebar diperoleh hasil bahwa para guru SD di Kecamatan Jiput (80%) mampu memahami merdeka belajar dan dapat mulai menerapkannya di sekolahnya masing-masing. Respon dari peserta sangat positif terhadap kegiatan ini dan mereka berharap kegiatan ini dapat dilanjutkan.
Sharing Pelatihan Canva Dalam Pembuatan Konten Islami Alif Haisam Arrasyid; Risa Rimanda; Ulpah Samrotul Puadah; Ani Nur Aeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2022): JPMI - Februari 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.468

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk menyebarkan sebuah potensi desain menggunakan canva yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan konten islami. Kemudian pengabdian ini juga sebagai bentuk pelatihan mengenai canva kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat menggunakan canva dengan mudah. Canva merupakan sebuah aplikasi desain grafis yang menjembatani penggunanya supaya bisa dengan mudah merancang jenis material kreatif dan publikasi secara online. Metode pengabdian yang digunakan adalah presentasi dan demonstrasi terhadap peserta kegiatan. Hasil kegiatan ini yaitu berhasil memberikan kontribusi pemahaman terhadap mereka mengenai apa yang disampaikan baik materi ataupun pelatihan. Sehingga bisa menjadi bekal bagi mereka dalam membuat konten-konten islami yang kreatif dan mudah untuk diterapkan.
Pengelolaan Keuangan Desa Menurut Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Berbasis Pertanggungjawaban Kepala Desa Suci flambonita; Vera Novianti; Putu Samawati; Artha Febriansyah; Lusi Apriyani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2022): JPMI - Februari 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.477

Abstract

Pengelolaan keuangan desa merupakan semua hak dan kewajiban Desa yang dapat dinilai dengan uang serta segala sesuatu berupa uang dan barang yang berhubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajiban desa. Keuangan desa dikelola berdasarkan atas asas-asas transparan, akuntabel, partisipatif serta dilakukan dengan tertib dan disiplin anggaran. Sedangkan pengelolaan Keuangan Desa adalah keseluruhan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban keuangan desa. Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa untuk jangka waktu 1 (satu) tahun. Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) merupakan rencana keuangan tahunan Pemerintahan Desa. Diperlukan Peraturan Bupati/Walikota untuk mengatur mengenai Pengelolaan Keuangan Desa. Pada dasarnya tulisan ini membahas salah satu siklus dari pengelolaan Keuangan desa yaitu Pertanggungjawaban Keuangan Desa. Tujuan dari tulisan ini adalah memberikan pengetahuan bagi aparatur desa yang terkait dengan pengelolaan keuangan desa, terutama Kepala Desa sebagai tampuk pimpinan di desa serta pertanggungjawabannya. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi. Pembahasan pada tulisan ini mengacu pada Undang-undang Nomor 5 Tahun 1979 tentang pemeritahan desa, dimana kepala desa bertanggung jawab kepada camat, tetapi setelah diberlakukannya Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, maka kepala desa langsung bertanggungjawab kepada Bupati/walikota, yaitu terkait bagaimana pengelolaan dana desa secara baik.
Pemanfaatan Aplikasi Kahoot dalam Pembelajaran Daring di Masa Pandemi pada Guru SD Rini Estiyowati Ikaningrum; Lilia Indriani; Ika Setyowati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 1 (2022): JPMI - Februari 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.501

Abstract

Untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh, guru harus mampu memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran. Namun pada kenyataannya masih banyak guru yang masih mengalami kesulitan dalam memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran secara daring. Dari fakta yang ada tentang kurangnya kemampuan guru Sekolah Dasar dalam bidang teknologi maka diperlukan pendampingan bagi guru-guru untuk memanfaatkan teknologi yang berupa aplikasi berbasis web, salah satunya dengan aplikasi Kahoot. Kegiatan pendampingan pemanfaatan aplikasi Kahoot dilaksanakan di tiga sekolah dasar di Kota Magelang. Kegiatan pengabdian ini terbagi menjadi 4 tahapan yaitu tahapan pertama yang berupa observasi dan persiapan pengabdian. Tahapan selanjutnya adalah sosialisasi pelaksanaan. Dalam tahap ini, tim pengabdian akan memberikan penyuluhan mengenai pemanfaatan teknologi yang berupa aplikasi Kahoot untuk pembelajaran jarak jauh. Alokasi waktu sosialisasi program pendampingan untuk pembelajaran jarak jauh adalah 4 kali pertemuan dan metode yang dilakukan di dalam sosialisasi pelaksanaan adalah ceramah, diskusi serta praktik. Tahapan yang ketiga adalah pendampingan. Dalam tahapan ini, tim pengabdian akan mendampingi guru untuk mengimplementasikan aplikasi Kahoot pada masing-masing sekolah mitra. Tahap yang terakhir adalah evaluasi, di mana tim pengabdian dan mitra melihat kelebihan dan kekurangan dari kegiatan pemanfaatan aplikasi Kahoot. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Kahoot dalam pembelajaran di sekolah dapat membantu guru dalam menciptakan proses kegiatan belajar mengajar yang bervariasi serta menarik bagi siswa.
Optimalisasi Budidaya Sayuran Selama Pandemi Covid-19 di Kampung Sayur, Desa Pandanarum, Kabupaten Blitar Marinda Sari Sofiyana; Siti Nurni Fidinana; Muhammad Ridwan Nawawi; Elika Yulita Anggraini; Evita Fatatus Salma; Mey Radipna Wilianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 2 (2022): JPMI - April 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.354

Abstract

Ketahanan pangan menjadi salah satu aspek yang terganggu akibat adanya pandemi Covid-19. Pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat menjadi terganggu, bahkan di beberapa wilayah menyebabkan ancaman krisis pangan. Kampung Sayur yang berada di Dusun Klampok (Desa Pandanarum, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar) telah melakukan program penanaman sayur sebelum pandemi sebagai upaya ketahanan pangan, Namun, dengan adanya pandemi kegiatan tersebut terhenti. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menggerakkan kembali kegiatan penanaman sayur di Kampung Sayur yang didahului dengan membersihkan jalan dan pekarangan warga. Metode pengabdian dilakukan dengan eksplorasi deskriptif. Pengabdian ini dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap observasi dan perencanaan, tahap implementasi kegiatan, serta tahap refleksi evaluasi. Kelompok sasaran dari kegiatan pengabdian ini adalah warga RT 2 Dusun Klampok sebanyak 30 kepala keluarga. Implementasi praktek budidaya tanaman sayuran diantaranya adalah labu siam, sawi hijau, pakcoy, cabe rawit, bayam, kangkung, tomat, dan sayur oyong. Hasil dari kegiatan ini adalah edukasi warga dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan dalam budidaya sayuran. Pengabdian masyarakat ini mampu meningkatkan motivasi warga untuk aktif dalam kegiatan budidaya sayur di Kampung Sayur.

Page 7 of 55 | Total Record : 550