cover
Contact Name
Rita Dwi Pratiwi
Contact Email
ritadwipratiwi@wdh.ac.id
Phone
+6289529263441
Journal Mail Official
lppm@wdh.ac.id
Editorial Address
STIKes Widya Dharma Husada Tangerang Jl. Pajajaran No.1, Pamulang Bar., Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15417
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Edu Dharma Journal: Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat
ISSN : 2597890X     EISSN : 26866366     DOI : https://doi.org/10.52031/edj
Core Subject : Health,
Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat is a periodical scientific journal published by the STIKes Widya Dharma Husada Tangerang, with p-ISSN 2597-890X since 2017 and e-ISSN 2686-6366 since 2019. Edu Dharma Journal accepts scientific papers in the form of research reports (original article research papers) with focus and scope including: Nursing Midwifery Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat can be used by health practitioners, health caregivers, teachers, medical students, and people who are interested in Nursing and Midwifery issues. Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat was first published in September 2017 and subsequently published twice a year, in March and September. The Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat is an open access journal. Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Journal began using the Online Journal System (OJS) in 2017.
Articles 153 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM TINDAKAN PEMBUANGAN LIMBAH MEDIS PADAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN TANGERANG TAHUN 2023 Puji, Lela Kania Rahsa; Listiana, Ida; Kasumawati, Frida; Ratnaningtyas, Tri Okta; Pungkyastuti, Cesarinda Widya
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 8, No 1 (2024): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v8i1.728

Abstract

ABSTRACTBackground :Hospitals are one of the workplaces that have a high risk regarding the safety and security of human resources in the hospital. Basically, in every health service facility, nurses are one of the workers who are at high risk of experiencing injury as a result of being stabbed or cut by waste from sharp objects. Hospitals are producers of medical waste which are at risk of accidents and disease transmission to health workers, especially nurses as the first people who come into direct contact with medical waste. Purpose: to determine whether or not there was a relationship between the factors age, length of service, level of education, knowledge and attitudes and nurses' compliance with the action of disposing of solid medical waste at the Uum Regional Hospital, Tangerang Regency. Method : analytical research with a quantitative approach and cross sectional design. Sampling technique is simple random sampling with a total of 95 respondents, data analysis used the chi-square test. Result:  from age (p-value 0.187), length of service (p-value 0.454), education level (p-value 0.203), knowledge (p-value 0.002) and attitude (p- value 0.002). Conclusion: Improper and inadequate management of medical waste has serious consequences for health and significant impacts on the environment. From this research it can be seen that some respondents are young (35 years) and have a good level of education, knowledge and attitude, but work accidents still occur due to compliance in carrying out waste disposal measures. The results of this research show that the knowledge and attitudes of respondents have a significant relationship with nurses' compliance with solid medical waste disposal in hospitals.  ABSTRAKRumah sakit merupakan salah satu tempat kerja yang memiliki risiko yang tinggi terkait keselamatan dan keselamatan sumber daya manusia yang berada di rumah sakit. Setiap fasilitas pelayanan kesehatan pada dasarnya perawat merupakan salah satu tenaga kerja yang sangat beresiko mengalami cidera akibat dari luka tertusuk atau teriris limbah benda tajam. Rumah Sakit merupakan penghasil limbah medis beresiko terhadap kecelakaan dan penularan penyakit tenaga kesehatan khususnya perawat sebagai orang pertama yang bersentuhan langsung pada limbah medis.  Tujuan penelitian untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara faktor usia, masa kerja, tingkat pendidikan, pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan perawat dalim tindakan pembuangan limbah medis padat di Rumah Sakit Uum Daerah Kabupaten Tangerang. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan kuantitatif dan desain Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sebanyak 95 responden, analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil dari uji statistik chi-square dari usia (p-value 0,187), masa kerja (p-value 0,454), tingkat pendidikan (p-value 0,203), pengetahuan (p-value 0,002) dan sikap (p-value 0,002). Kesimpulan Pengelolaan limbah medis yang tidak tepat dan tidak memadai menimbulkan konsekuensi serius bagi kesehatan dan dampak signifikan bagi lingkungan. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa sebagian responden berusai muda (35 tahun) dan memiliki tingkat pendidikan, pengetahuan dan sikap yang baik, tetapi masih terjadi kecelakaan kerja yang diakibatkan oleh kepatuhan dalam melakukan tindakan pembuangan limbah. Hasil penelitian ini diketahui bahwa pengetahuan dan sikap responden memiliki hubungan yang signifikan dengan kepatuhan perawat dalam tindakan pembuangan limbah medis padat di rumah sakit
LITERASI INFORMASI TENTANG HUBUNGAN PERILAKU IBU DALAM PENERAPAN TOILET TRAINING PADA ANAK USIA TODDLER (1-3 TAHUN) DI WILAYAH PUSKESMAS RANGKASBITUNG Purwanto, Ika
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 8, No 1 (2024): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v8i1.760

Abstract

ABSTRACTToilet training is to teach children not to use diapers / diapers anymore, so that at a certain age they are expected to be able to do BAK and BAB in the bathroom properly. The purpose of toilet training is to prepare children in toilet training that can interfere with children's personalities which tend to be retentive and stubborn. The purpose of this study is to find out the Factors Associated with Mother Behavior in the Application of Toilet Training in Toddler Ages (1-3 Years) in Rangkasbitung work area Health Center in Lebak Regency 2023. This type of research is correlational with cross sectional design with chi-square analysis. The number of samples is 86 mothers. The results of univariate analysis of the majority of respondents good knowledge 63 (73.3%), have good motivation 61 (70.9%) have a good attitude 45 (52%) and good behavior towards toilet training training 48 (55.8%). The results of bivariate analysis revealed that there was a relationship between knowledge (pv= 0.000, OR=50.040), motivation (pv= 0.001, OR= 3.080) and attitudes (pv= 0,000, OR= 8.810) on the behavior of mothers in toilet training. His advice is to provide information about toilet training for mothers who have children aged 1-3 years by involving family roles.ABSTRAKABSTRAKToilet training adalah mengajarkan anak untuk tidak lagi menggunakan popok/diapers, sehingga pada usia tertentu diharapkan sudah mampu melakukan BAK dan BAB di kamar mandi dengan baik. Tujuan dari toilet training adalah memepersiapkan anak dalam toilet training yang dapat mengganggu kepribadian anak yang cenderung bersifat retentive dan keras kepala. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Ibu Dalam Penerapan Toilet Training Pada Usia Toddler (1-3 Tahun) Di Wilayah Puskesmas Rangkasbitung Kabupaten Lebak Tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah korelasional dengan desain cross sectional dengan analisis chi-square. Jumlah sampel 86 ibu. Hasil analisis univariat sebagian besar responden pengetahuan baik 63 (73,3%), memiliki motivasi baik 61(70,9%) memiliki sikap baik 45 (52%) dan perilaku yang baik terhadap pelasanaan toilet training 48 (55,8). Hasil analisis bivariat diketahui terdapat hubungan antara pengetahuan (pv=0.000, OR=5.040), Motivasi (pv=0,001, OR= 3.080) dan sikap (pv=0,000, OR=8.810) terhadap perilaku ibu dalam melaksanakan toilet training. Sarannya adalah memberikan informasi tentang toilet training bagi ibu yang memiliki anak usia 1-3 tahun dengan cara melibatkan peran keluarga.
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN METODE PENCEGAHAN PENULARAN TUBERCOLOSIS PADA PASIEN TUBERKULOASI DI PUSKESMAS AIR BESAR KOTA AMBON Tunny, Hasna; Soulissa, Fathmy F; Sillehu, Sahrir
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 8, No 2 (2024): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v8i2.895

Abstract

                                                          ABSTRACTThere are still many pulmonary tuberculosis patients who do not wear masks and practice cough etiquette, this can have an impact on disease transmission. Poor individual motivation can affect a person's compliance. The aim of this research is to determine the relationship between patient motivation regarding preventing transmission with the use of masks and cough etiquette in pulmonary tuberculosis patients at the Air Besar Ambon Community Health Center. This research uses a descriptive analytical design using a crosssectional approach. The sample for this study was taken using total sampling, namely all pulmonary tuberculosis patients at the Air Besar Health Center Ambon City, a total of 40 patients were used as samples. This research was carried out by giving questionnaires to pulmonary tuberculosis patients to determine the patient's motivation regarding prevention and transmission in using surgical masks, and cough etiquette. The research results were analyzed using the alternative Fisher's Exact Test. The results of the analysis stated that there was no relationship between motivation and the prevention method of implementing cough and sneeze etiquette in pulmonary tuberculosis patients at the Air Besar Community Health Center Ambon City (p=0.750). Meanwhile, there is a relationship between motivation and the use of surgical masks in pulmonary tuberculosis patients (p = 0.044). It is hoped that patients and family members will maintain cough etiquette and always use masks so that they can break the chain of transmission of this disease.                                                             ABSTRAKABSTRAKMasih banyak dijumpai pasien tuberkulosis paru yang tidak memakai masker dan menerapkan etika batuk, hal ini dapat berdampak pada penularan penyakit. Motivasi individu yang kurang baik dapat mempengaruhi kepatuhan seseorang. Tujuan dari penelitin ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi pasien tentang pencegahan penularan dengan penggunaan masker dan etika batuk pada pasien tuberculosis paru di Puskesmas Air Besar Ambon. Penelitian ini menggunakan desain analitik deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini diambil menggunakan total sampling yaitu seluruh pasien tuberculosis paru di Puskesmas Air Besar Kota Ambon sejumlah 40 pasien yang digunakan sebagai sampel. Penelitian ini dilakukan dengan memberikan kuesioner kepada pasien tuberkulosis paru untuk mengetahui motivasi pasien tentang pencegahan dan penularan dalam penggunaan masker bedah, dan etika batuk. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji alternatif Fisher's Exact Test. Hasil analisis menyatakan bahwa tidak ada hubungan motivasi dengan metode pencegahan menerapkan etika batuk dan bersin pada pasien tuberkulosis paru di Puskesmas Air Besar Kota Ambon (p=0.750). Sedangkan terdapat hubungan antara motivasi dan penggunaan masker bedah pada pasien tuberkulosis paru (p = 0.044). Diharapkan untuk pasien maupun anggota keluarga untuk tetap menjaga etika batuk dan selalu menggunakan masker sehingga dapat memutuskan rantai penularan penyakit ini. 
PENGARUH MEDITASI MINDFULNESS TERHADAP TINGKAT SPIRITUAL WELL-BEING PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD ARIFIN ACHMAD Veronika, Jennyfer; Nurchayati, Sofiana; Utomo, Wasisto; Monja, Tria
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 8, No 2 (2024): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v8i2.824

Abstract

                                            ABSTRACTBackground: Patients with chronic renal failure (CRF) are undergoing hemodialysis, which can affect spiritual beliefs. Meeting the spiritual requirements of patients with chronic renal failure who are undergoing hemodialysis therapy is an effort to assist them in maintaining their health and well-being while also dealing with the stress caused by this condition. However, not all spiritual requirements of individuals with chronic renal failure are satisfied, necessitating efforts to improve spiritual relationships with God, oneself, and others. This study aims to determine the effect of mindfulness meditation on the level of spiritual well-being in chronic renal failure patients undergoing hemodialysis. Methods: This study employed a quasi-experimental approach with a pretest/posttest control group structure. Purposive sampling was used to pick 38 responders who met the inclusion criteria. The analysis used bivariate analysis with paired and independent t-tests. Result: The majority of the 38 responders were male, with 21 (55.3%). The most prevalent age group was 45-60 years old, with 18 responders (47.4%). 30 respondents (78.9%) identified as Muslim. The majority of respondents were Malay, with 13 (34.2%). The greatest degree of education among responders was high school, with 11 (28.9%). According to the study's findings, respondents' average level of spiritual well-being was 8.7 prior to the mindfulness meditation intervention, but it climbed to an average of 10.9 post-intervention.The statistical tests revealed a p-value of 0.000, which is smaller than α=0.05, rejecting the null hypothesis (H0). Conclusion: Mindfulness meditation has an influence on spiritual well-being in CRF patients undergoing hemodialysis.                                                    ABSTRAKPendahuluan: Pasien yang mengalami gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani hemodialisis sering menghadapi masalah kepercayaan spiritual. Memenuhi kebutuhan spiritual dari pasien yang mengalami gagal ginjal kronis dan menjalani terapi hemodialisis merupakan suatu upaya untuk membantu mereka mencapai keseimbangan dalam mempertahankan kesehatan dan kesejahteraan, serta dalam mengatasi stres yang timbul akibat penyakit ini. Namun, tidak semua kebutuhan spiritual dari pasien dengan gagal ginjal kronis terpenuhi, sehingga diperlukan upaya untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Tuhan, diri sendiri, dan sesama manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh meditasi mindfulness terhadap tingkat spiritual well-being pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental desain dengan pretest/posttest control group design. Sampel penelitian adalah 38 responden yang diambil berdasarkan kriteria inklusi menggunakan teknik purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis bivariat dengan menggunakan uji t-test paired dan t-test independent. Hasil: Dari 38 responden, mayoritas berjenis kelamin laki-laki yaitu sebanyak 21 responden (55,3%). Usia responden terbanyak adalah responden dengan rentang usia 45-60 tahun yaitu sebanyak 18 responden (47,4%), mayoritas responden menganut agama islam yaitu sebanyak 30 responden (78,9%). Suku yang dianut oleh responden mayoritas adalah suku melayu yaitu sebanyak 13 responden (34,2%). Pendidikan responden terbanyak dengan pendidikan terakhir SMA yaitu sebanyak 11 responden (28,9%). Hasil Penelitian menunjukan bahwa sebelum dilakukan intevensi meditasi mindfulness, rata-rata tingkat spiritual well-being responden adalah 8,7 namun setelah dilakukan intervensi meditasi mindfullnes, tingkat spiritual well-being pasien mengalami peningkatan dengan rata-rata menjadi 10.9. Hasil uji t-test independent nilai Sig.(2-tailed) atau p-value sama dengan 0,000 α=0,05 maka menolak hipotesis nol (H0) atau terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara post-test kelompok kontrol dengan post-test kelompok eksperimen. Kesimpulan: Terdapat pengaruh meditasi mindfulness terhadap tingkat spiritual well-being pasien GGK yang menjalani hemodialisis.
CASE STUDY : ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DENGAN VENTILATOR TERHADAP RISIKO DEKUBITUS DI RUANG ICU (INTENSIVE CARE UNIT) Kurniasari, Reni Hesti; A'la, Muhamad Zulfatul; Murtaqib, Murtaqib; Gunarto, Sugito Tri
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 8, No 1 (2024): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v8i1.737

Abstract

ABSTRACTBackground: Non-Hemorrhagic Stroke causes dysphagia, physical weakness, impaired physical mobility, and lack of self-care. Physical weakness in stroke patients occurs due to prolonged bed rest or immobilization, which can increase the risk of decubitus ulcers. Management of right and left oblique mobilization is one of the treatment measures that can prevent the development of decubitus ulcers. The aim of this study was to analyze the effectiveness of changing the right and left tilt position in non-hemorrhagic stroke patients with a ventilator on the risk of decubitus in the ICU. Method: This research utilized a case study method. The samples in this case study were one adult patients in the ICU with ventilators, according to the inclusion and exclusion criteria. This research was carried out for 5 days started from 2 October to 6 October 2023 in one of hospital in Bali Island  Results: Evaluation of the implementation criteria showed that on day 1 to day 5 the patient did not show signs and symptoms of pressure ulcers. Implementation of changes in right and left tilt positions can reduce the incidence of pressure ulcers in non-hemorrhagic stroke patients in the intensive care unit (ICU). Conclusion: Based on the results of the study, after changing the position of the right tilt and left tilt on the first to the last day, there was redness at the location of the body that was under pressure but it did not get worse after applying the right tilt and left tilt. Further studies related factor influence in pressure ulcer can be developed.ABSTRAKABSTRAKLatar Belakang : Stroke Non Hemoragik mengakibatkan disfagia, kelemahan fisik, gangguan mobilitas fisik, Kurangnya perawatan diri. Kelemahan fisik pada pasien stroke terjadi akibat tirah baring dalam waktu lama atau imobilisasi sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya ulkus dekubitus. Penatalaksanaan mobilisasi miring kanan dan kiri merupakan salah satu tindakan pengobatan yang dapat mencegah berkembangnya ulkus dekubitus. Tujuan studi kasus ini untuk menganalisis keefektifan perubahan posisi miring kanan dan kiri pada pasien stroke non hemoragik dengan ventilator terhadap risiko dekubitus di ruang ICU. Metode : Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian studi kasus. Sampel pada studi kasus ini adalah satu pasien dewasa di ruang ICU dengan ventilator, sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Studi kasus ini dilakukan selama 5 hari pada tanggal 2-6 Oktober 2023 di salah satu rumah sakit di Bali. Hasil : Evaluasi kriteria hasil pelaksanaan implementasi didapatkan bahwa pada hari ke-1 hingga hari ke- 5 pasien tidak menunjukkan tanda dan gejala mengalami dekubitus. Implementasi perubahan posisi miring kanan dan kiri dapat memberikan dapat penurunan kejadian dekubitus pada pasien stroke non hemoragik di ruang instalasi pelayanan intensif (ICU). Kesimpulan : Berdasarkan hasil studi kasus, setelah dilakukan pemberian perubahan posisi miring kanan dan miring kiri pada hari pertama hingga hari terakhir didapatkan data bahwa terdapat kemerahan pada lokasi tubuh yang mendapatkan tekanan namun tidak semakin parah setelah dilakukannya implementasi miring kanan dan miring kiri. Penelitian selanjutnya terkait faktor yang mempengaruhi risiko luka tekan dapat dilakukan.
PENGARUH PARENTING EDUCATION TERHADAP SELF EFFICACY ORANG TUA DALAM PENGASUHAN ANAK TUNAGRAHITA DI SLB SHANTI KOSALA MASTRIP, KABUPATEN NGANJUK Utami, Rahayu Budi; Andriati, Riris; Nuzulia, Lulu’il Laila
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 8, No 1 (2024): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v8i1.761

Abstract

ABSTRACTIntroduction: The cause of ineffective parenting for mentally retarded children is the lack of information about parents' self-efficacy in caring for mentally retarded children. They tend to feel unsure of their abilities, so they seem unable to carry out parenting tasks in accordance with their knowledge. The purpose of this paper is to determine the effect of providing parenting education on parents' self-efficacy in caring for mentally retarded children at SLB Shanti Kosala Mastrip, Nganjuk Regency. Methods: Pre-Experiment research design with One group pre-posttest design approach, carried out on May 17-25, 2023. The population of one parent of a child with intellectual disabilities in SLB Shanti Kosala Mastrip, Nganjuk Regency was 25 respondents. Sampling using total sampling. A sample of 25 respondents. The independent variable is parenting education, the dependent variable is parental self-efficacy. Data collection using questionnaires. Statistikal analysis using Wilcoxon signed rank test with significant level α = 0.05. Results: The results showed that parents' self-efficacy in caring for children with intellectual disabilities in SLB shanti Kosala Mastrip, Nganjuk regency most of the 19 respondents (73.1%) had sufficient self-efficacy before being given parenting education, almost all of them namely 21 respondents (80.8%) had good self-efficacy after being given parenting education. The results of the statistikal test obtained p value 0.000 ≤ α (0.05) so that Ha was accepted, there was an influence of parenting education on parental self-efficacy in caring for children with intellectual disabilities at SLB Shanti Kosala Mastrip, Nganjuk Regency. Conclusions: Providing parenting education can increase knowledge and skills about parental self-efficacy so that there is an increase in good self-efficacy in caring for mentally retarded children. ABSTRAKPendahuluan: Penyebab pola asuh yang tidak efektif bagi anak keterbelakangan mental adalah kurangnya informasi tentang self efficacy orang tua dalam merawat anak keterbelakangan mental. Mereka cenderung merasa tidak yakin dengan kemampuannya, sehingga terkesan tidak mampu menjalankan tugas pengasuhan sesuai dengan ilmunya. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi parenting terhadap tentang self efficacy orang tua dalam merawat anak keterbelakangan mental di SLB Shanti Kosala Mastrip Kabupaten Nganjuk. Metode: Desain penelitian Pre-Eksperimen dengan pendekatan desain pre-posttest One group, dilaksanakan pada tanggal 17-25 Mei 2023. Populasi salah satu orang tua dari anak penyandang disabilitas intelektual di SLB Shanti Kosala Mastrip, Kabupaten Nganjuk sebanyak 25 responden. Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Sampel 25 responden. Variabel independen adalah pendidikan parenting, variabel dependen adalah self efficacy orang tua. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis statistikal menggunakan Wilcoxon signed rank test dengan taraf signifikan α = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa self efficacy orang tua dalam mengasuh anak penyandang disabilitas intelektual di SLB shanti Kosala Mastrip, Kabupaten Nganjuk sebagian besar dari 19 responden (73,1%) memiliki efikasi diri yang cukup sebelum diberikan pendidikan parenting, hampir semuanya yaitu 21 responden (80,8%) memiliki self efficacy yang baik setelah diberikan parenting education. Hasil uji statistik diperoleh p value 0,000 ≤ α (0,05) sehingga Ha diterima, terdapat pengaruh pendidikan parenting terhadap self efficacy orang tua dalam mengasuh anak penyandang disabilitas intelektual di SLB Shanti Kosala Mastrip Kabupaten Nganjuk. Kesimpulan : Memberikan pendidikan parenting dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang efikasi diri orang tua sehingga terjadi peningkatan efikasi diri yang baik dalam merawat anak keterbelakangan mental.
EFEKTIVITAS KINESIOTAPING DALAM MEREDAKAN NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Rahmi, Junaida; Hanifa, Annisa Amalia; Arimurti, Ikada Septi Arimurti; Setyaningsih, Putri Handayani; Darmayanti, Desy; Simanjuntak, Farida Mentalina; Ruslan, Sherin
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 8, No 2 (2024): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v8i2.908

Abstract

                                                           ASBTRACTBackground Back pain is one of the discomforts felt during pregnancy. Usually back pain is felt by pregnant women when they enter the third trimester of pregnancy or around 28-40 weeks. One effort to reduce back pain is by using kinesiotaping. The aim of the study was to determine the effectiveness of kinesiotaping in reducing back pain in third trimester pregnant women. This research method used a quasi experiment with a sample of 30 pregnant women respondents for 24 hours, by collecting pretest and posttest data by observing the pain scale with numeric rating scale (NRS) measurements. The results of this study show the effectiveness of kinesiotaping in reducing back pain in third trimester pregnant women. Conclusion: able to reduce back pain using kinesiotaping Suggestion: it is hoped that future researchers can conduct research on the effectiveness of kinesiotaping with other physiotherapy in reducing back pain in third trimester pregnant women.                                                           ABSTRAK Latar Belakang: Nyeri punggung merupakan salah satu ketidaknyamanan yang dirasakan pada masa kehamilan. Biasanya nyeri punggung dirasakan ibu hamil pada usia kehamilan memasuki trimester 3 atau sekitar 28-40 minggu. Salah satu upaya untuk menurunkan nyeri punggung dengan menggunakan kinesiotaping. Tujuan Penelitian : untuk mengetahui efektivitas kinesiotaping terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan quasy experiment dengan sampel ibu hamil 30 responden dengan kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi mendapatkan pemberian kinesiotaping selama 24 jam. Pengukuran data dilakukan pretest dan postest dengan instrumen skala nyeri dengan pengukuran numeric rating skale (NRS). Hasil : Penelitian ini menunjukan adanya efektivitas kinesiotaping terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Kesimpulan: mampu mengurangi nyeri punggung dengan menggunakan kinesiotaping Saran : diharapkan peneliti selanjutnya untuk dapat melakukan penelitian tentang efektivitas kinesiotaping dengan fisioterapi yang lain terhadap penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III.
DOMINAN FACTORS RELATED TO PHYSICAL ACTIVITY IN PREGNANT WOMEN Marfuah, Dewi; Rahman, Ameliya Salsabila; Mutiar, Astri; Anggraini, Dian
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 8, No 1 (2024): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v8i1.738

Abstract

ABSTRACTPhysical activity in pregnant women is still low in Indonesia, even though doing physical activity during pregnancy has many health benefits and is an important part of a healthy lifestyle. This study aims to find out what factors are related to physical activity in pregnant women. This research was a quantitative study using a cross-sectional design. This research was conducted offline using a questionnaire sheet and Google form. The sampling technique used Convenience Sampling, with a total of 130 pregnant women with the criteria of pregnant women who can communicate well, own a smartphone, and read also write. Data were analyzed using linear regression with a significance level of p0.05. Most of the respondents (62.3%) have physical activity in the moderate category. Age, gestational age, parity, and BMI were not significantly related to physical activity in pregnant women. However, education and occupational levels are significantly related to physical activity in pregnant women.   Some pregnant women already have good awareness and knowledge of doing physical activity, but some are still in the mild category. So, physical activity in pregnant women still needs to be improved. ABSTRAKPhysical activity pada ibu hamil masih rendah di Indonesia, padahal melakukan physical activity pada saat hamil itu banyak manfaat untuk kesehata dan merupakan salah satu bagian penting dari gaya hidup yang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor – faktor yang berhubungan dengan physical activity pada ibu hamil. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan secara offline dengan menggunakan lembar kuesioner dan google form. Teknik pengambilan sampel menggunakan Convenience Sampling, dengan jumlah 130 ibu hamil dengan kriteria ibu hamil yang bisa berkomunikasi dengan baik, memiliki smartphone dan bisa baca tulis. Data dianalisis menggunakan linear regressesion dengan tingkat signifikasi p0,05. Sebagian besar reesponden (62.3%) memiliki physical activity pada kategori aktif sedang. Usia, usia kehamilan, paritas dan BMI tidak berhubungan secara signifikan dengan physical activity pada ibu hamil. Namun, tingkat pendidikan dan pekerjaan berhubungan secara signifikan dengan physical activity pada ibu hamil. Sebagian ibu hamil telah memiliki kesadaran dan pengetahuan yang baik dalam melakukan physical activity, namun sebagian lainnya masih ada pada kategori aktif ringan. Sehingga, physical activity pada ibu hamil masih perlu untuk ditingkatkan. 
FOSTERING ASTHMA AWARENESS: COMMUNITY SERVICE IN THE OCCUPATIONAL SETTING OF MANGUHARJO LUNG HOSPITAL, EAST JAVA PROVINCE, MADIUN CITY Marhana, Isnin Anang; Rosyid, Alfian Nur; Duta, Garinda Alma
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 8, No 2 (2024): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v8i2.826

Abstract

                                                ABSTRACTAsthma presents a global health challenge with high morbidity and potential mortality. Data from Manguharjo Lung Hospital in Madiun (2020-2022) show a consistent rise in asthma cases and related visits. Although asthma is incurable, its management aims to control and reduce attack frequency. Varied understandings of asthma complicate patient management and control. This community service initiative aims to enhance asthma knowledge and control among patients at Manguharjo Lung Hospital. Educational and health promotion methods were employed, assessed via pre- and post-test questionnaires. Results indicate a significant knowledge increase, with post-test scores substantially higher than pre-test scores. Initially, only 30% of participants scored high on the pre-test; this figure rose to 90% post-education. This study demonstrates that the asthma awareness program significantly improved patient knowledge. This psychosocial approach is expected to enable asthma patients to become health advocates within their community.                                          ABSTRAKAsma merupakan tantangan kesehatan global dengan tingkat morbiditas yang tinggi dan potensi mortalitas. Data dari Rumah Sakit Paru Manguharjo di Madiun (2020-2022) menunjukkan peningkatan kasus asma dan kunjungan terkait setiap tahun. Meskipun asma tidak dapat disembuhkan, pengelolaannya bertujuan untuk mengendalikan dan mengurangi frekuensi serangan. Pemahaman yang beragam tentang asma mempersulit pengelolaan dan pengendalian pasien. Studi pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pengendalian asma di kalangan pasien di Rumah Sakit Paru Manguharjo. Metode edukasi dan promosi kesehatan digunakan, dengan penilaian melalui kuesioner pra-tes dan pasca-tes. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan skor pasca-tes jauh lebih tinggi dibandingkan skor pra-tes. Awalnya, hanya 30% peserta yang mendapatkan skor tinggi pada pra-tes; angka ini meningkat menjadi 90% setelah edukasi. Studi ini menunjukkan bahwa program kesadaran asma secara signifikan meningkatkan pengetahuan pasien. Pendekatan psikososial ini diharapkan dapat memungkinkan pasien asma menjadi penggerak kesehatan dalam komunitas mereka.
PENGARUH MEDIA VIDEO TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG TANDA BAHAYA PERDARAHAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 Fasimi, Rizki Handayani; Betty, Betty; Ardi, Ni Bodro; Ira, Ira
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 8, No 2 (2024): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v8i2.923

Abstract

ABSTRACTThe Maternal Mortality Rate (MMR) is one of the indicators to measure the success of maternal health service efforts. Every day it is estimated that about 810 women die related to preventable pregnancy and childbirth. One of the efforts to increase pregnant women's understanding of pregnancy danger signs is by conducting social persuasion in the form of education. Research Method: the one used is pre-Experiment with one group pre-set post test design The instrument used is in the form of a Bleeding Hazard Questionnaire with a sample of 30 respondents with a purposive technique Objective: to find out the influence between the Independent variable and the Dependent variable, the data collected is collected using a questionnaire sheet. The number of samples in this study was 30 respondents of pregnant women in the 1st trimester at the Curugbitung Health Center.  Result: based on the Wilcoxon statistical test obtained a value (p-value 0.000 a, 0.05), it can be concluded that there is a significant influence of video media on the mother's knowledge about the danger signs of bleeding in pregnant women in the 1st trimester. Suggestion: From the results of this study, it is hoped that educational institutions can be used as an additional reference, especially maternity nursing in the provision of video media to obtain maternal knowledge about the signs of bleeding in pregnant womenABSTRAKAngka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk mengukur keberhasilan upaya pelayanan kesehatan ibu. Setiap hari diperkirakan sekitar 810 wanita meninggal terkait kehamilan dan persalinan yang dapat dicegah. Salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan yaitu dengan melakukan persuasi sosial berupa edukasi. Tujuan Penelitan : Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan ibu hamil Trimester I tentang tanda bahaya kehamilan. Metode Penelitian : yang di gunakan adalah pre Eksperimen dengan rancangan one group pre tset post tes design Instrumen yang di gunakan berupa Kuesioner tanda bahaya perdarahan jumlah sample sebanyak 30 responden dengan teknik pengambilan purposive Tujuan : untuk menegetahui pengaruh antara variabel Independent dan variabel Dependen, data yang di kumpulakan menggunakan lembar kuesioner. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 30 responden ibu hamil trimester 1 di puskesmas curugbitung dari Hasil Penelitian : berdasarkan Uji statistik wilcoxon di peroleh nilai (p- value 0,000 a, 0,05) maka dapat di simpulkan ada pengaruh yang signifikan media video terhadap pengetahuan ibu tentang tanda bahaya perdarahan pada ibu hamil trimester 1. Saran : dari hasil penelitian ini di harapkan institusi pendidikan dapat di jadikan referensi tambahan khususnya ilmu keperawatan maternitas dalam pemeberian media video terhadapat pengetahuan ibu tentang tanda bahya perdarahan pada ibu hamil.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2026): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 9, No 2 (2025): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 9, No 1 (2025): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 2 (2024): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 1 (2024): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 2 (2023): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 1 (2023): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2022): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2021): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2021): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2020): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2020): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2019): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2019): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2018): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat More Issue