cover
Contact Name
Rita Dwi Pratiwi
Contact Email
ritadwipratiwi@wdh.ac.id
Phone
+6289529263441
Journal Mail Official
lppm@wdh.ac.id
Editorial Address
STIKes Widya Dharma Husada Tangerang Jl. Pajajaran No.1, Pamulang Bar., Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15417
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Edu Dharma Journal: Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat
ISSN : 2597890X     EISSN : 26866366     DOI : https://doi.org/10.52031/edj
Core Subject : Health,
Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat is a periodical scientific journal published by the STIKes Widya Dharma Husada Tangerang, with p-ISSN 2597-890X since 2017 and e-ISSN 2686-6366 since 2019. Edu Dharma Journal accepts scientific papers in the form of research reports (original article research papers) with focus and scope including: Nursing Midwifery Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat can be used by health practitioners, health caregivers, teachers, medical students, and people who are interested in Nursing and Midwifery issues. Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat was first published in September 2017 and subsequently published twice a year, in March and September. The Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat is an open access journal. Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Journal began using the Online Journal System (OJS) in 2017.
Articles 153 Documents
PENGARUH EDUKASI GIZI DENGAN MEDIA KOMIK TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG ANEMIA Wijaya, Rafika Dora; Betty, Betty; Alifia, Eva Putri; Sayyidah, Sayyidah
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 9, No 1 (2025): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v9i1.1080

Abstract

                                               ABSTRACTBackground: World Health Organization (WHO) data (2021) shows that the prevalence of anemia in adolescent girls is around 30%. Meanwhile, data on anemia in adolescent girls (rematri) in Indonesia shows 72.3%. The majority of anemia in rematri (84.6%) is in the age range of 15-24. Adolescents are a group that is vulnerable to health risks caused by various complex problems in adolescents and their lack of information and knowledge. Objective: The study aims to determine the effect of nutrition education with comic media on the level of knowledge and attitudes about anemia in adolescents at MTS YAPINA. Method: This study is a quantitative study using a pre-experimental method with a one-group pre-test post-test design. The instrument in this study used a questionnaire made in the form of Google Forms. The number of samples was 137 MTS YAPINA female students, with a sampling technique of non-probability sampling with a total sampling method. Results: The results showed that the average value of students' knowledge before nutrition education was 9.00. Then, after health education was carried out, the average value increased to 713.15. The average value of attitudes before nutrition education was 19.93 and increased to 25.80 and a p-value of 0.001 ≤ 0.05 was obtained. Conclusion: Nutrition education with comic media affects the level of knowledge and attitudes about anemia in adolescents at MTS Yapina. Suggestion: Rematri are expected to maintain the knowledge and attitudes they already have and apply good behavior regarding a balanced diet in everyday life to prevent anemia.                                                    ABSTRAK Latar belakang: Data World Health Organization (WHO) (2021) menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada remaja putri sekitar 30%. Sedangkan data Anemia pada remaja putri (rematri) di Indonesia menunjukkan sebesar 72,3%. Mayoritas Anemia pada rematri (84,6 %) berada pada rentang usia 15-24. Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap risiko kesehatan yang disebabkan oleh berbagai permasalahan yang komplek pada remaja serta informasi dan pengetahuan mereka yang masih kurang. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi dengan media komik terhadap tingkat pengetahuan dan sikap tentang anemia pada remaja di MTS YAPINA. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pre eksperiment dengan rancangan one grup pre test post test design. Instrument dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang dibuat dalam bentuk google form. Jumlah sampel sebanyak 137 siswi MTS YAPINA, dengan teknik pengambilan sampel yaitu non-probability sampling dengan metode total sampling. Hasil: hasil menunjukkan diperoleh rata-rata nilai pengetahuan siswi sebelum dilakukan edukasi gizi adalah 9,00 Kemudian susudah dilakukan edukasi kesehatan rata-rata nilainya meningkat menjadi 713,15. Nilai rata-rata sikap sebelum dilakukan edukasi gizi adalah 19,93 dan meningkat menjadi 25,80 dan diperoleh nilai p-value yaitu 0,001 ≤ 0,05. Kesimpulan: terdapat pengaruh edukasi gizi dengan media komik terhadap tingkat pengetahuan dan sikap tentang anemia remaja di MTS Yapina. Saran: Rematri diharapkan dapat mempertahankan pengetahuan dan sikap yang sudah dimiliki dan menerapkan perilaku yang baik mengenai pola makan seimbang dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah anemia. 
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HEAT STRAIN PADA PEKERJA PABRIK KERUPUK JOMBANG CIPUTAT TANGERANG SELATAN Sucipto, Sucipto; Faizal, Doddy; Firdaus, Shifa Putri
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 9, No 1 (2025): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v9i1.1047

Abstract

Latar belakang Heat strain ialah dampak serius ataupun kronis yang disebabkan paparan tekanan panas yang dirasakan oleh seorang dari aspek fisik ataupun mental. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti kepada 10 pekerja Pabrik Kerupuk Suka Rasa Jombang Ciputat Tangerang Selatan. Diketahui terdapat pekerja mengalami heat strain tinggi 2 responden. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan adanya masalah dalam penelitian ini ialah banyaknya pekerja mengalami heat strain.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Heat Strain Pada Seluruh Pekerja Pabrik Kerupuk Jombang Ciputat Tangerang Selatan Tahun 2024. Desain penelitian ini dengan pendekatan kuantitatif menggunakan data primer (kuesioner) dan desain cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 43 responden untuk studi pendahuluan 10 responden dan 33 responden untuk penelitian. Berdasarkan hasil uji statistik didapatkan hasil diperoleh yaitu Tekanan Panas (p-value =0,014 α = 0,05) Faktor Pekerja terdapat Usia (p-value =0,048 α = 0,05) Status Gizi (p-value = 0,048 α = 0,05) Konsumsi Air Minum (p-value =0,033 α = 0,05), Beban Kerja (p-value = 0,030 α = 0,05), Masa Kerja (p-value = 0,042 α = 0,05). Terdapat hubungan cukup antara tekanan panas, faktor pekerja, beban kerja dan massa kerja pada seluruh pekerja pabrik. Saran untuk melakukan pengendalian teknis maupun administratif untuk mengurangi kejadian heat strain pada pekerja memasang pembatas antara sumber panas dengan pekerja, menyediakan tempat beristirahat dengan suhu yang lebih dingin dan memberikan sosialisasi kepada pekerja agar meningkatkan konsumsi air putih saat istirahat.
EFFECTIVENESS OF BUERGER ALLEN EXERCISE ON ABI VALUES AND BLOOD SUGAR LEVELS IN TYPE 2 DM PATIENTS AT THE DIABETES CLINIC IN SOUTH TANGSEL CITY Fitriani, Dewi; Holidah, Holidah; Mustiyawati, Mustiyawati
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 9, No 2 (2025): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v9i2.1167

Abstract

                                                    ABSTRACTAccording to the American Diabetes Association (ADA) in 2020, diabetes mellitus is a group of metabolic diseases characterized by hyperglycemia that occurs due to abnormalities in insulin secretion, impaired insulin work or both. The most common diabetes mellitus experienced by people in the world is Type 2 DM (85-95%). Indonesia is one of the Southeast Asian countries included in this ranking. It is predicted that Indonesia will have a significant increase in the prevalence of DM in the world. The increase in Type 2 DM patients has a major influence on the increase in complications. Complications of Type 2 DM include Peripheral Arterial Disease (PAD). PAD is the formation of atherosclerosis due to thickening of the basement membrane of large and small blood vessels in the peripheral arterial blood flow in the lower extremities. The aim of the research is to determine the effectiveness of the Buerger Allen Exercise on ABI values and blood glucose levels during Type 2 DM patients at the Diabetes Connection and Care Clinic. This research method is quantitative, this type of research is quasi-experimental, the research design is pretest-posttest with control group with the Peired t-test and the independent test. Total population was 80 respondents with the sampling technique being total sampling, 40 respondents in the intervention group and 40 respondents in the control group. The research was conducted for 2 consecutive weeks. The results of the study showed an increase in ABI values in the intervention group and control group where the p value was less than p 0.05 and there was a decrease in blood sugar levels in the intervention and control groups where the p value was less than p 0.05. However, the difference in improvement in the intervention group was higher than the control group. The results of the independent sample t-test statistical test for the ABI value obtained a p value ≤ 0.05 (p=0.000) and it can be concluded that the statistical test for the intervention group and the control group was significant. The results of the independent sample t-test statistical test for blood sugar levels when obtained p value ≤ 0.05 (p=0.018) it can be concluded that the statistical tests for the intervention group and control group are significant. From these results it can be concluded that the Buerger Allen Exercise is effective in increasing ABI values and reducing blood sugar levels at any time. It is hoped that this research will increase knowledge and this research can be used as study material to develop further research.                                                      ABSTRAKABSTRAK Menurut American Diabetes Association (ADA) tahun 2020, diabetes melitus adalah suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, gangguan kerja insulin atau keduanya. Diabetes Melitus paling banyak dialami oleh penduduk di dunia adalah DM Tipe 2 (85-95%). Indonesia merupakan salah satu negara Asia Tenggara yang masuk dalam peringkat ini, diprediksi bahwa Indonesia memiliki penigkatan prevalensi DM yang signifikan di dunia. Kenaikan pasien DM Tipe 2 ini memiliki pengaruh besar pada peningkatan komplikasi. Komplikasi DM Tipe 2 diantaranya adalah Peripheral Arterial Disease (PAD). PAD adalah terbentuknya Aterosklerosis akibat penebalan membran basal pembuluh darah besar dan kecil pada aliran darah arteri perifer di ektermitas bawah. Tujuan penelitian Mengetahui efektivitas Buerger Allen Exercise terhadap nilai ABI dan kadar glukosa darah sewaktu pada Pasien DM Tipe 2 di Klinik Diabetes Connection and Care. Metode Pnelitian ini adalah kuantitatif, jenis penelitian ini Quasy Eksperimental yang desain penelitiannya pretest-posttest with control group dengan Uji Peired t-test dan Uji Independentt-test. Jumlah Populasi 80 responden dengan teknik pengambilan sampel adalah total sampling, 40 responden kelompok intervensi dan 40 responden kelompok kontrol. Penelitian dilakukan selama 2 minggu berturut turut. Hasil penelitian terdapat peningkatan nilai ABI pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol dimana nilai p kecil dari p 0,05 dan terdapat penurunan kadar gula darah sewaktu pada kelompok intervensi dan kontrol dimana nilai p kecil dari p 0,05. Tetapi untuk selisih peningkatan kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Hasil uji statistik independen sample t-test untuk nilai ABI diperoleh nilai p value ≤ 0,05 (p=0,000 ) dapat disimpulkan bahwa uji statistik kelompok intervensi dan kelompok kontrol bermakna.Hasil uji statistik independen sample t-test untuk kadar gula darah sewaktu diperoleh nilai p value ≤ 0,05 (p=0,018 ) dapat disimpulkan bahwa uji statistik kelompok intervensi dan kelompok kontrol bermakna. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Buerger Allen Exercise efektif dalam meningkatan nilai ABI dan menurunkan kadar gula darah sewaktu. Saran Penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan kajian untuk mengembangkan penelitian selanjutnya.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, PELATIHAN, DAN BEBAN KERJA DENGAN PERILAKU TIDAK AMAN PADA PEKERJA DI UPTD LABORATORIUM KESEHATAN DAERAH KOTA TANGERANG SELATAN Satriani, Satriani; Kasumawati, Frida; Holidah, Holidah; Hafiyyaa, Hafiyyaa
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 9, No 1 (2025): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v9i1.1052

Abstract

                                               ABSTRACT Background: Around 100,000 work accidents occur every day in Indonesia, with 30% of these accidents occurring in the construction sector. According to BPJS Employment data in 2024, the number of JJK (Work Accident Insurance) claim cases was first recorded at 182,835 in 2019. The number then increased to 221,740 in 2020, followed by 234,370 in 2021, and 293,725 in 2022. Furthermore, BPJS recorded a total of 360,635 cases of JJK claims from January to November 2023. Work accident cases in Banten Province in 2023 occurred 15,242 cases taken from JJK program claims and the construction sector contributed to the number of work accidents of around 200 work accident cases. The occurrence of work accidents is caused by unsafe actions and unsafe environmental conditions. For this reason, the importance of awareness of K3 in the workplace, including in environmental laboratories. Research Methods: Observational analytical research, this type of research is quantitative research and this study uses a cross sectional study design. The sampling technique used in this study was census or total sampling, namely 40 people. Research Results: Based on the results of statistical tests using Chi Square, the relationship between attitudes and unsafe behaviors was obtained, namely p-value (0.011). The relationship between workload and insecure behavior was obtained p-value (0.007). The result of the p-value 0.05 then Ha was accepted, it can be concluded that there is a relationship between attitude and workload and unsafe behavior in workers at the UPTD Regional Health Laboratory of South Tangerang City. Conclusion: There is a relationship between attitude and workload and unsafe behavior in workers at the UPTD Regional Health Laboratory of South Tangerang City.Suggestion Increase the role of supervisors to be disciplined and more decisive in taking action against workers who behave unsafely and to minimize the number of workers who commit unsafe behavior.                                                   ABSTRAKLatar Belakang Sekitar 100.000 kecelakaan kerja terjadi setiap hari di Indonesia, dengan 30% dari kecelakaan tersebut terjadi disektor kontruksi. Menurut data BPJS Ketenagakerjaan tahun 2024 jumlah kasus klaim JJK (Jaminan Kecelakaan Kerja) pertama kali tercatat 182.835 pada tahun 2019. Jumlahnya kemudian meningkat menjadi 221.740 pada tahun 2020, selanjutnya 234.370 pada tahun 2021, dan 293.725 pada tahun 2022. Selanjutnya, BPJS mencatat total 360.635 kasus klaim JJK dari Januari hingga November 2023. Kasus kecelakaan kerja di Provinsi Banten pada tahun 2023 terjadi 15.242 kasus yang diambil dari klaim program JJK dan dibidang kontruksi menyumbang angka kecelakaan kerja sekitar 200 kasus kecelakaan kerja. Kejadian kecelakaan kerja disebabkan oleh tindakan tidak aman dan kondisi lingkungan yang tidak aman. Untuk itu, pentingnya kesadaran akan K3 di tempat kerja, termasuk di laboratorium lingkungan hidup. Metode Penelitian penelitian analitik observasional, jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sensus atau total sampling yaitu berjumlah 40 orang. Hasil penelitian berdasarkan hasil uji statistik menggunakan Chi Square Hubungan antara sikap dengan perilaku tidak aman diperoleh yaitu p-value (0,011). Hubungan beban kerja dengan perilaku tidak aman nilai yang diperoleh yaitu p-value (0,007). Hasil p-value 0,05 maka Ha diterima, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara sikap dan beban kerja dengan perilaku tidak aman pada pekerja di UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Tangerang Selatan. Kesimpulan ada hubungan antara sikap dan beban kerja dengan perilaku tidak aman pada pekerja di UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Tangerang Selatan. Saran Meningkatkan peran pengawas agar disiplin dan lebih tegas dalam menindak pekerja berperilaku tidak aman dan untuk meminimalkan jumlah pekerja yang melakukan perilaku tidak aman.
PREVALENSI DAN FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEJADIAN HIPERTENSI TIDAK TERKONTROL: DATA SEKUNDER INDONESIAN FAMILY LIFE SURVEY 5 Suswanti, Ika; Turana, Yuda; Riyadina, Woro; Rohanah, Rohanah
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 9, No 2 (2025): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v9i2.1133

Abstract

                                                     ABSTRACTBackground: Hypertension remains one of the main health problems in Indonesia. Low awareness, inadequate hypertension treatment, and increasing risk factors contribute to the rising incidence of uncontrolled hypertension in the country. This study aimed to determine the prevalence of uncontrolled hypertension and associated factors from the Indonesian Family Life Survey Wave 5. Methods: A cross-sectional study design using secondary data from the Indonesian Family Life Survey Wave 5, conducted in 9 provinces, involving 4,566 weighted subjects. Uncontrolled blood pressure was defined as individuals diagnosed with hypertension by a health worker but who still had high blood pressure based on the average of three blood pressure measurements, according to the JNC 8 guidelines. Demographic characteristics, mental health, lifestyle factors, and disease comorbidities were examined as independent variables. Data were analyzed using the chi-square test and multiple logistic regression to identify determinants of uncontrolled hypertension. Results: The prevalence of uncontrolled hypertension was 64.5%. In the multivariate analysis, older age, female gender, lack of formal education, smoking, depression, low physical activity, obesity, and the presence of comorbid diabetes mellitus and hypercholesterolemia were significantly associated with uncontrolled hypertension (p 0.05). Among these factors, obesity was identified as the most dominant risk factor (p 0.05; Odds Ratio: 1.844).Conclusion: Obesity was identified as the most dominant risk factor associated with the prevalence of uncontrolled hypertension.                                                  ABSTRAKLatar Belakang: Hipertensi masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia. Rendahnya kesadaran, pengobatan hipertensi yang tidak memadai, dan meningkatnya faktor risiko berkontribusi terhadap meningkatnya insiden hipertensi yang tidak terkontrol di negara ini. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prevalensi hipertensi yang tidak terkontrol dan faktor-faktor terkait dari Survei Kehidupan Keluarga Indonesia Gelombang 5.Metode: Desain penelitian cross sectional menggunakan data sekunder Indonesian Family Life Survey 5, yang dilakukan di 9 provinsi, melibatkan 4.566 subjek tertimbang. Tekanan darah yang tidak terkontrol didefinisikan sebagai individu yang didiagnosis hipertensi oleh tenaga kesehatan tetapi masih memiliki tekanan darah tinggi berdasarkan rata-rata tiga pengukuran tekanan darah, menurut pedoman JNC 8. Karakteristik demografi, kesehatan mental, faktor gaya hidup, dan komorbiditas penyakit diperiksa sebagai variabel independen. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik ganda untuk mengidentifikasi determinan hipertensi yang tidak terkontrol. Hasil: Prevalensi hipertensi yang tidak terkontrol adalah 64,5%. Analisis multivariat menunjukkan usia lanjut, jenis kelamin perempuan, kurangnya pendidikan formal, merokok, depresi, aktivitas fisik rendah, obesitas, serta adanya komorbiditas diabetes melitus dan hiperkolesterolemia secara signifikan berhubungan dengan hipertensi yang tidak terkontrol (p 0,05). Di antara faktor-faktor tersebut, obesitas diidentifikasi sebagai faktor risiko paling dominan (p 0,05; Rasio Odds: 1,844). Kesimpulan: Obesitas diidentifikasi sebagai faktor risiko paling dominan yang berhubungan dengan prevalensi hipertensi yang tidak terkontrol.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENYAKIT PNEUMONIA DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PNEUMONIA PADA BALITA 1-3 TAHUN DI PUSKESMAS CIGOMBONG Hasanah, Uswatun; Ningrum, Mita Widya; Hawara, Gian; Handoko, Wisnu; Wulan, Rahayu Nawang; Jumatina, Jumatina; Rusbandi, Rusbandi; Syafara, Selsa Ziera
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 9, No 1 (2025): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v9i1.1048

Abstract

                                                    ABSTRACTAccording to the World Health Organization in 2019, the prevalence of pneumonia in children under five worldwide continues to increase, and pneumonia is the leading cause of death in children. The World Health Organization (WHO) reported that 14% of deaths among children under five were caused by pneumonia; in 2019, 740,180 children died from pneumonia. Based on the 2018 Riskesdas data, the prevalence of pneumonia in children under five in Indonesia was 2.1% with the highest prevalence in the 12- to 23-month age group.The purpose of this study was to determine the relationship between mothers' knowledge level and pneumonia prevention behavior in children under five in the Cigombong Health Center Working Area, Bogor Regency. This research method is a type of quantitative research using primary data (questionnaires), with a cross sectional approach, and sampling techniques using non probability sampling techniques with purposive sampling methods, then tested using the Chi Square. The results showed that the knowledge level of 36 respondents (36.3%) was sufficient, and the pneumonia prevention behavior of 38 respondents (63.3%) was sufficient. The results of the chi-square test obtained a p-value = 0.000 α = 0.05, concluding that there is a relationship between maternal knowledge level and pneumonia prevention behavior in toddlers in the Cigombong Health Center Working Area, Bogor Regency. Suggestions from this study are expected to provide useful information for education, society, and health services.                                                    ABSTRAKABSTRAK Menurut World Health Organization tahun 2019 Prevalensi pneumonia pada balita diseluruh dunia terus meningkat, dan Pneumonia merupakan penyebab utama kematian pada anak. World Health Organization (WHO) melaporkan sebanyak 14% kematian anak usia balita disebabkan oleh pneumonia; pada 2019 tercatat sebanyak 740.180 anak meninggal karena pneumonia. Berdasarkan data Riskesdas 2018, prevalensi pneumonia pada balita di Indonesia adalah 2,1% dengan prevalensi tertinggi pada kelompok balita usia 12 bulan hingga 23 bulan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan perilaku pencegahan pneumonia pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Cigombong-Kabupaten Bogor. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif menggunakan data primer (kuesioner), dengan pendekatan cross sectional, dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan metode purposive sampling, kemudian diuji menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian diperoleh tingkat pengetahuan cukup sebanyak 36 responden dalam kategori cukup (36,3%), perilaku pencegahan pneumonia sebanyak 38 responden (63,3%)  dalam kategori cukup. Hasil uji chi-square diperoleh nilai p-value = 0,000 α= 0,05, Disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan perilaku pencegahan pneumonia pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Cigombong-Kabupaten Bogor. Saran hasil penelitian ini diharapkan memberikan informasi yang bermanfaat bagi mayarakat khususnya ibu  yang mempunyai balita agar dapat mencegahan terjadinya pneumonia dan dapat segera mengobati pneumonia.
THE EFFECTIVENESS OF BL32 ACUPRESSURE TECHNIQUE ON PAIN DURING THE FIRST STAGE OF LABOR Rahmi, Junaida; Sari, Yollin Noviana; Haryanto, Sri; Romlah, Siti Novy; Katmini, Katmini; Meri, Diana
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 9, No 2 (2025): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v9i2.1169

Abstract

                                                         ABSTRACTBackground: Psychologically, pain during childbirth can cause mothers to have difficulty interacting, which can make it difficult for them to express their feelings. One non-pharmacological approach is acupuncture. Acupuncture points associated with reducing pain intensity during childbirth include BL 32. Research Objective: To determine whether there is a difference in the effectiveness of the BL 32 acupuncture technique on pain during childbirth in the first stage of labor. Research Method: Quasi-experimental with a pre-test and post-test design. The sample size used in this study was a minimum of 30 respondents. The sampling technique used in this study was total sampling. The data were then analyzed using a parametric test with an Independent T-Test. Research Results: The pain level identified in mothers in the active phase I of labor before being given the BL32 acupressure technique intervention was 7.53 in the pre-test and 6.60 in the post-test, with an asym. Sig (2-tailed) value of 0.001. Conclusion: There is a significant difference between the BL32 acupressure technique and the control group.                                                        ABSTRAKLatar Belakang: Secara psikologis, nyeri persalinan dapat mengakibatkan ibu mengalami kesulitan untuk berinteraksi yang dapat menyebabkan ibu sulit mengungkapkan perasaannya. Salah satu upaya non farmakologi adalah akupresur. Titik-titik akupresur yang terkait dengan penurunan intensitas nyeri saat persalinan diantaranya adalah BL 32 . Tujuan Penelitian: untuk melihat apakah ada perbedaan efektifitas teknik akupresur BL 32 terhadap nyeri persalinan pada kala I. Metode Penelitian: quasy eksperiment dengan pendekatan pre test dan post test design. Besar sampel yang digunakan dalam penelitian ini ialah dengan menggunakan sampel minimam sebanyak 30 responden. Teknik sampel dalam penelitian ini mengunakan teknik sampel total sampling. Data kemudian dianalisis menggunakan uji parametrik dengan Independent T-Test. Hasil Penelitian: Terindentifikasi tingkat nyeri yang pada ibu bersalin kala1 fase aktif sebelum diberikan intervensi teknik akupresur BL32 yaitu tingkat terbesar pretest adalah 7.20 dan nilai terbesar postest adalah 6.07 dengan asym. Sig (2-tailed) bernilai 0.001.
EFEKTIFITAS HEALTH EDUCATION DENGAN METODE E-BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA MENGENAI GAGAL GINJAL DI SMAS DARUSSALAM CIPUTAT Andriati, Riris; Pratiwi, Rita Dwi; Astuti, Heny; Ayuningtyas, Gita
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 9, No 1 (2025): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v9i1.1053

Abstract

                                                          ABSTRACTKidney failure is a condition in which kidney function experiences a sudden decline. According to the Banten Province Basic Health Research, the prevalence of chronic kidney failure sufferers is 0.2%. With a prevalence in Serang City of 0.1% (Riskesdas, 2018). One of the health education methods can use the e-booklet method for the prevention of kidney failure in adolescents  Objective: To find out the effectiveness of health education with e-booklet methods on adolescents' knowledge and attitudes regarding kidney failure class XI at SMAS Darussalam Ciputat. Methods: using an experimental Quasi design with one grup pre-test and post-test. The sample of this study is 45 respondents. Using the total sampling method. The data collection method uses a questionnaire sheet. The data analysis used in this study is Wilcoxon. Results: based on the Wilcoxon test, there was a difference in the effectiveness of health education in the e-booklet method of pre-test/post-test with a value of knowledge and attitude of (P-value 0.000/0.000 0.05). Conclusion: there is a difference in the effectiveness of health education with e-booklet methods on adolescents' knowledge and attitudes regarding kidney failure class XI at SMAS Darussalam Ciputat. Suggestion: It can add adolescent insight and knowledge about the prevention of kidney failure which can influence adolescent knowledge and attitudes to reduce the incidence of kidney failure in SMAS Darussalam adolescent students.                                                                ABSTRAKGagal ginjal adalah suatu kondisi di mana fungsi ginjal mengalami penurunan secara tiba-tiba. Menurut Riset Kesehatan Dasar Provinsi Banten menunjukkan prevalensi penderita gagal ginjal kronik sebesar 0,2%. Dengan prevalensi di Kota Serang sebesar 0,1% (Riskesdas, 2018). Salah satu metode health education bisa menggunakan metode e-booklet metode tersebut untuk pencegahan gagal ginjal pada remaja Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas health education dengan metode e-booklet terhadap pengetahuan dan sikap remaja mengenai gagal ginjal kelas XI Di SMAS Darussalam Ciputat. Metode: menggunakan desain Quasi eksperimental dengan rancangan one grup pre-test and post-test. Sampel penelitian ini berjumlah 45 responden. Menggunakan metode total sampling. Metode pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Wilcoxon. Hasil Penelitian: berdasarkan uji Wilcoxon ada perbedaan efektifitas health education metode e-booklet pre-test/post-test nilai pengetahuan dan sikap sebesar (P-value 0,000/0,000 0,05). Kesimpulan: ada perbedaan efektifitas health education dengan metode e-booklet terhadap pengetahuan dan sikap remaja mengenai gagal ginjal kelas XI Di SMAS Darussalam Ciputat. Saran: Bisa menambahkan wawasan dan pengetahuan remaja mengenai pencegahan gagal ginjal yang dapat mempengaruhi pengetahuan dan sikap remaja untuk mengurangi angka kejadian gagal ginjal pada mahasiwa/I remaja SMAS Darussalam. 
PENGARUH EDUKASI PARENTING TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU DALAM MENANGANI PERSAINGAN ANTAR SAUDARA PADA ANAK USIA SEKOLAH Sofiyah, Yusi; Handoko, Wisnu; Oktaviani, Serli
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 10, No 1 (2026): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v10i1.1266

Abstract

Competition between siblings is a phenomenon that often occurs in families with more than one child. WHO data shows that millions of children in Asia experience competition between siblings. Rivalry between siblings is characterized by aggressive behavior and can have negative emotional impacts. One of the factors that affect competition between siblings is the level of mother's knowledge, so mother's knowledge has an important role in efforts to prevent competition between siblings.   The purpose of this study is to see the effect of parenting education on the level of mother's knowledge in dealing with competition between siblings in school-age children (6-12) years old in Cipicung Village. The research method uses quantitative with a pre-experimental design, carried out in one group. With a pretest-posttest group design. The measurement tools in this study used multiple choice questionnaires  and checklist questionnaires. Sampling was done using purposive sampling using the lemeshow formula with a total of 71 respondents. The analysis of this study uses the Wilcoxon test. The results of the study showed a p-value = 0.001. In conclusion,  there is an effect of parenting education on the level of mother's knowledge in dealing with competition between siblings in school-age children (6-12 years) in Cipicung Village, marked with a p-value of 0.001 (p0.05).
DETERMINAN FAKTOR KEJADIAN CA MAMMAE PADA REMAJA-DEWASA AWAL DI RSUD KOTA BOGOR Andriati, Riris; Rahayu, Safitri; Sarah, Fitri; Fadhilah, Humaira; Iskandar, Arik
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 10, No 1 (2026): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/edj.v10i1.1244

Abstract

                                                     ABSTRAKCa Mammae is the most prevalent cancer among early adult women aged 15–39 years, accounting for 5.6% of all invasive breast cancer cases in younger women compared to older age groups (Rebecca H. Johnson, MD, 2021). In 2023, the Bogor City Health Office reported breast cancer as the leading cancer type, with 597 recorded cases. This study aimed to identify determinants of Ca Mammae incidence among adolescents and early adults at Bogor City Hospital. A quantitative study with a descriptive cross-sectional design was conducted. The population consisted of 30 adolescents–early adults diagnosed with Ca Mammae, with total sampling applied. Data were analyzed using Chi-Square tests and multivariate binary logistic regression. Statistical significance was set at p 0.05. The results showed significant associations between Ca Mammae incidence and age at menarche (p = 0.037), family history (p = 0.011), stress (p = 0.042), and consumption of ready-to-eat food (p = 0.033). No significant association was found between obesity and Ca Mammae incidence (p = 0.261). Multivariate analysis identified consumption of ready-to-eat food as the most dominant determinant factor (p = 0.018). In conclusion, dietary patterns, particularly the consumption of ready-to-eat food, represent the strongest contributing factor to Ca Mammae incidence among adolescents and early adults at Bogor City Hospital. The findings are expected to serve as a scientific reference and educational resource for STIKes Widya Dharma Husada Tangerang in strengthening academic materials related to determinants of Ca Mammae incidence in young populations                                                 ABSTRACTCa Mammae merupakan kanker yang paling prevalen pada perempuan dewasa awal berusia 15–39 tahun, dengan proporsi sebesar 5,6% dari seluruh kasus kanker payudara invasif pada kelompok usia muda dibandingkan kelompok usia yang lebih tua. Pada tahun 2023, Dinas Kesehatan Kota Bogor melaporkan kanker payudara sebagai jenis kanker tertinggi, dengan jumlah kasus sebanyak 597. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi determinan kejadian Ca Mammae pada remaja dan dewasa awal di Rumah Sakit Kota Bogor.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif menggunakan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Populasi penelitian terdiri dari 30 remaja dan dewasa awal yang didiagnosis Ca Mammae, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik biner multivariat, dengan tingkat signifikansi statistik ditetapkan pada p 0,05. 

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2026): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 9, No 2 (2025): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 9, No 1 (2025): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 2 (2024): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 1 (2024): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 2 (2023): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 1 (2023): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2022): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2021): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2021): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 2 (2020): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 1 (2020): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2019): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2019): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2018): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat More Issue