cover
Contact Name
Ainur Komariah
Contact Email
ainurkomariah.ak@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
japtiunivetbantara@gmail.com
Editorial Address
Jalan Letjen. S. Humardani, No. 1, Sukoharjo
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI)
ISSN : 27221539     EISSN : 27223795     DOI : http://dx.doi.org/10.32585/japti.v1i1.621
Core Subject : Engineering,
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) merupakan jurnal ilmiah berskala nasional yang dikelola oleh Universitas Veteran Bangun Nusantara. JAPTI terbit berkala 6 bulanan, atau 2 kali dalam setahun, yakni bulan Maret dan September. JAPTI menerima naskah artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya, baik pada jurnal maupun media publikasi lain.
Articles 100 Documents
Usulan Perbaikan Layout Gudang PT. XYZ Menggunakan Metode CBS Santoso, Fajar Dwi; Prasetyo, Rian; Lestari, Mathilda Sri
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v4i2.5087

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang pembuatan mesin conveyor dari berbagai jenis. Dimana sebelum komponen tersebut dilakukan proses fabrikasi maka terlebih dahulu disimpan di gudang. Komponen tersebut dengan jumlah keseluruhan 8957 untuk komponen mekanik sedangkan komponen elektrik 188. Penelitian ini bertujuan memberikan usulan perbaikan tata letak gudang PT. XYZ dengan menggunkan metode class based. Metode yang digunakan adalah metode class based storage dengan membuat tatanan komponen berdasarkan dari jenis dan ukuran dari suatu pengelompokan. Desain gudang usulan yang paling optimal dari perhitungan utilitas dan rectilinier. Selisih dari gudang saat ini dengan gudang usulan lantai 1 untuk utilitas mengalami peningkatan sebesar 12.03% dan perhitungan rectilinier mengalami penurunan sebesar 0,6%. Sedangkan gudang saat ini lantai 2 dengan gudang usulan lantai 2 utilitas sebesar 0,05% dan perhitungan rectilinier sebesar 5,94%.
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja dengan Metode FTA di PT. ABC Ardika, Noviana Ayu; Prasetyo, Rian; Kustiantoro, Rinto
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v5i1.5105

Abstract

Aktivitas produksi yang menggunakan peralatan dan bahan baku berpotensi menyebabkan kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Salah satu cara untuk melindungi pekerja adalah dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Penelitian ini didasarkan pada pemikiran bahwa tempat kerja memiliki potensi bahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan atau penyakit akibat kerja, sehingga penting untuk mengidentifikasi potensi bahaya tersebut. Pengendalian risiko bagi pekerja dilakukan melalui penerapan APD setelah pengendalian administrasi, guna menciptakan lingkungan kerja yang aman serta meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko kecelakaan kerja di PT. ABC. Metode yang digunakan adalah FTA, yang memberikan gambaran tentang risiko kecelakaan kerja. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis dan dibandingkan dengan standar serta peraturan yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan belum sepenuhnya menyediakan, mengenalkan, memelihara, dan menerapkan penggunaan APD sesuai dengan Undang-Undang No. 1 tahun 1970 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Disarankan agar perusahaan mensosialisasikan penggunaan APD yang benar kepada karyawan serta memasang poster tentang K3 dan pentingnya APD di setiap gudang produksi.
Optimasi Rute Distribusi Pengiriman Bahan Bakar Minyak Dengan Capacitated Vehicle Routing Problem Hartanti, Sri
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v5i1.5129

Abstract

Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi salah satu kebutuhan sehari-hari yang harus terpenuhi sebab digunakan untuk kepentingan transportasi. Adanya peningkatan jumlah kendaraan bermotor mengakibatkan kenaikan permintaan Bahan Bakar Minyak (BBM), salah satunya di Kabupaten XYZ. Kelancaran distribusi menjadi salah kunci ketersediaan kapasitas Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Banyaknya titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang harus dikunjungi menimbulkan waktu tempuh total pengiriman menjadi lebih lama. Maka perlu membuat rute yang optimal agar meminimalkan total jarak tempuh. Kelancaran dan ketepatan waktu pengiriman ini dipengaruhi oleh rute dan jarak tempuh. Tujuan penelitian ini adalah menyelesaikan permasalahan Capacitated Vehicle Routing Problem (CVRP) untuk penentuan rute distribusi BBM agar dapat meminimalkan total jarak tempuh Tanker Truck, menggunakan software Python. Asumsi dan Batasan penelitian ini diantaranya, jumlah permintaan yang berbeda di setiap titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), jumlah depot, dalam hal ini Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pertamina berjumlah 1, dan titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang akan dituju disesuaikan dengan node yang tersedia pada openstreetmap. Rute yang dihasilkan merupakan rute optimal yang dapat dilalui dari Pertamina ke titik-titik SPBU di Kabupaten XYZ. Total jarak yang tempuh terpendek yang dapat dilalui oleh Tanker Truck adalah 62.912m atau sejauh 62,9km dengan membawa BBM sebesar 31.000liter untuk 7 titik SPBU tersebut
Analisis Beban Kerja Fisik dan Mental Menggunakan Metode CVL dan DRAWS Harahap, Uun Novalia; Andrian, Nuar; Utama, Denny Waladi
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v5i1.5160

Abstract

Bengkel Yamaha laris motor adalah bengkel yang melayani servis dan perbaikan sepeda motor, adanya tuntutan kerja yang tinggi untuk mencapai target perbaikan. Sehingga menimbulkan resiko dari pekerjaannya, mengakibatkan beban kerja tersendiri bagi mekanik. Dengan kata lain bahwa setiap pekerjaan merupakan beban bagi yang bersangkutan. Beban tersebut dapat berupa beban fisik maupun beban mental Beban kerja adalah suatu proses analisa terhadap waktu yang digunakan oleh seseorang atau sekelompok orang dalam menyelesaikan tugas-tugas suatu pekerjaan atau kelompok jabatan yang dilaksanakan dalam keadaan/kondisi normal. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui beban kerja fisik dan beban kerja mental yang diterima oleh mekanik dibengkel Yamaha Laris Motor dan usulan perbaikan untuk mengurangi beban kerja yang diterima oleh mekanik tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Cardiovascular Load (CVL), dan metode Defence Research Agency Workload Scale (DRAWS). Hasil pengukuran beban kerja fisik menggunakan metode CVL diperoleh nilai tertinggi adalah mekanik 2 dengan nilai 50,717% dengan tingkat pembebanan 2 dengan keterangan “Diperlukan perbaikan”, dan nilai terendah diperoleh mekanik 3 dengan nilai 6,663% dengan tingkat pembebanan 1 dengan keterangan “Tidak terjadi kelelahan”. Sedangkan untuk hasil pengukuran beban kerja mental dari hasil perhitungan metode DRAWS, Beban kerja yang dialami oleh ke-4 mekanik bersifat Overload atau tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 64,895%, menandakan bahwasannya perlu adanya perbaikan sistem kerja untuk melakukan perbaikan sepeda motor.
Meminimasi Waste Proses Produksi Dengan Pendekatan Lean Manufacturing Bagas Wahyu Dwi Nugroho; Faritsy, Ari Zaqi Al
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v5i1.5208

Abstract

PT. X merupakan perusahaan yang bergerak di industri percetakan, salah satu produknya adalah buku cetak soft cover. Pada proses produksinya terdapat permasalahan seperti pengerjaan ulang karena ketidak sempurnaan hasil, keterlambatan bahan baku dan pengadaan dan kendala mesin cetak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeliminasi aktivitas yang menyebabkan pemborosan produksi buku cetak soft cover dengan pendekatan lean manufacturing. Identifikasi pemborosan yang dilakukan dengan Borda Count didapatkan pemborosan tertinggi yaitu excess processing dengan bobot 0,17 dan waiting dengan bobot 0,15. Setelah itu akan dilakukan pengolahan dengan Value Stream Analysis Tools (VALSAT) untuk mengetahui detail mapping tools yang akan digunakan selanjutnya, dan diketahui hasil dari VALSAT yaitu tools Process Activity Mapping (PAM) dengan nilai sebesar 5,75. Setelah itu dilakukan pemetaan current state value stream mapping dari awal produksi hingga menjadi produk jadi. Adapun usulan perbaikan dilakukan dengan mengeliminasi aktivitas yang tidak menambah nilai dengan metode ECRS dan memberikan usulan dengan menerapkan standar operasional prosedur terkait pemesanan material untuk meminimasi pemborosan yang terjadi. Berdasarkan usulan perbaikan diketahui hasil untuk future process activity mapping dan future state value stream mapping dapat mengurangi waktu lead time yang semula 14 hari 188,21 menit menjadi 11 hari 156,97 menit atau berkurang selama 4343,24 menit atau 3 hari dan mereduksi aktivitas yang tidak menambah nilai (NVA) yang semula memiliki jumlah waktu selama 33,77 menit menjadi 2,68 menit atau berkurang 7,94%.
Eco-Efficiency dalam Green SCM: PLTSa Sebagai Alternatif Manajemen Sampah dan Sumber Listrik Fauzan Yoga Pratama; Sri Hartanti; Deta Handy Prasetyo
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v5i2.5298

Abstract

Abstrak. Karbon dioksida (CO2) dan gas metan (CH4) memberikan kontribusi terbesar terhadap pemanasan global. Salah satu cara untuk mengurangi polusi udara khususnya kandungan CO2 adalah menggunakan pembangkit listrik yang rendah emisi CO2. Hal ini sejalan dengan kondisi di TPST Piyungan yang mengalami overcapacity sampah. Sampah tersebut dapat digunakan sebagai sumber energi terbarukan yang mampu menghasilkan energi listrik melalui pembakaran incinerator. Metode open dumping yang saat ini diterapkan di TPST Piyungan dinilai tidak efektif.bTPST Piyungan mengalami penutupan selama 1,5 bulan karena overcapacity. Integrasi teknologi Waste to Energy dalam sistem pengelolaan limbah menggunakan incinerator dapat menjadi solusi untuk menjamin pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Hasil energi listrik dari pembakaran sampah dapat digunakan sebagai sumber energi untuk mengoperasikan incinerator, maupun untuk kebutuhan masyarakat sekitar. Strategi yang digunakan adalah Eco-Efficiency, untuk mengurangi dampak lingkungan dari setiap proses yang dilakukan di Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Piyungan. Eco-Efficiency merupakan kombinasi efisiensi ekonomi dan efisiensi ekologi. Evaluasi yang digunakan adalah EEI (Eco Efficiency Index) dan EER (Eco Efficiency Ratio). Penulis mengusulkan 2 skenario, diantaranya penggunaan spesifikasi incinerator yang memiliki kapasitas burn rate sebesar 600 kg/h, dan sebesar 12.500 kg/h. Berdasarkan perhitungan menggunakan EEI, EVR, dan EER pada penerapan PLTSa menghasilkan kesimpulan bahwa PLTSa lebih terjangkau secara finansial dan ramah lingkungan serta layak diterapkan. Skenario yang menjadi rekomendasi adalah pada skenario 2, memiliki nilai ERR sebesar 89%. Artinya nilai eko-efisiensi dari penerapan insinerator nilai eko efisiensi sebesar 89%. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan insinerator di TPST Piyungan dapat diinterpretasikan sebagai langkah yang signifikan menuju pengelolaan limbah yang lebih green.
Analisa Konsep Rancangan Mesin Sortir Biji Kopi Kering Dengan Sistem Penggerak Engkol Syarif, Abdul Azis; Sirait, Putra; Harahap, Uun Novalia; Kusuma, Budhi Santri
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v5i2.5629

Abstract

Proses penyortiran biji kopi merupakan langkah krusial karena pada tahap ini, biji kopi dipisahkan dari kotoran, serpihan, dan pasir. Penyortiran dilakukan dua kali, sebelum dan setelah memanggang, untuk memastikan biji kopi tetap bagus dan bersih. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat bantu mesin yang dapat meningkatkan kebersihan dan efisiensi proses penyortiran kopi dengan mempertimbangkan aspek ergonomis. Dalam penelitian ini, metode yang diterapkan meliputi RULA (Rapid Upper Limb Assessment), REBA (Rapid Entire Body Assessment), dan NBM (Nordic Body Map) untuk mengidentifikasi keluhan pekerja. Analisis kuesioner NBM mengungkapkan adanya keluhan di stasiun kerja penyortiran. Skor dari perhitungan REBA adalah 6 pada tabel A, 5 pada tabel B, dan 8 pada tabel C (tinggi), sedangkan skor dari metode RULA adalah 4 pada tabel A, 5 pada tabel B, dan 7 pada tabel C (tinggi). Karena hasil kedua metode menunjukkan skor tinggi dan mengindikasikan perlunya perbaikan postur kerja secara mendesak, maka dirancanglah mesin penyortiran otomatis. Hasil penelitian merekomendasikan pembuatan alat yang dapat mempermudah proses penyortiran biji kopi, sehingga operator dapat bekerja dengan lebih nyaman dan mengurangi risiko cedera.
Usulan Desain Kursi Ergonomis Dalam Penilaian Postur Duduk Mahasiswa Menggunakan Metode EFD Hersinta, Hesti; Yuamita, Ferida
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v5i2.5453

Abstract

Proses belajar mengajar yang ada di Universitas Teknologi Yogyakarta di dukung dengan adanya fasilitas didalamnya,salah satunya kursi.Rata-rata mahasiswa dalam satu hari dapat menghabiskan waktu dalam postur duduk 1,5 jam sampai dengan 2,5 jam.Pada survei menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) pada mahasiswa Teknik Industri,dapat diketahui keluhan terbanyak atau skor tertinggi ada dibagian tulang belakang yaitu dari leher atas,leher bawah, punggung, pinggang, dan pantat.Skor yang telah dihitung di bagian tulang belakang sekitar 734 sehingga didapatkan skor rata-rata 122,33.Hal tersebut dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan cidera pada mahasiswa yang memakai kursi.Penelitian ini bertujuan untuk membuat desain ulang kursu yang ergonomis untuk mengurangi keluhan dan cedera pada mahasiswa dalam proses pembelajaran.Metode yang digunakan adalah Ergonomic Function Deployment (EFD) untuk mengetahui kriteria dan dimensi alat yang dibutuhkan dalam kepentingan pengguna.Hasil berdasarkan Ergonomic Function Deployment (EFD) menghasilkan desain kursi yang lebih ergonomis,variabel yang menjadi prioritas utama yaitu karakteristik sehat dengan spesifikasi disesuaikan dengan data antropometri dari punggung ke leher dengan persentil 50 yaitu 58,534 cm, detail sandaran yang layak menggunakan busa dan dudukan yang terbuat dari busa sehingga membuat penggunanya nyaman.Usulan ini secara rancangan biaya dalam satu buah kursi yaitu Rp 662.000.
Analisis Penilaian Aspek Keuangan, Pasar dan Produksi Pada Kelayakan Industri Sarung Tenun Goyor Pemalang Amalia, Nasyita Vivi; Ngizudin, Risal; Alamanda, Putty; Setiawan, Nendi
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v5i2.5765

Abstract

Pelestraian kanin tenun yang merupakan warisan budaya Indonesia dan dinilai tinggi oleh masyarakat dunia tetap harus dijaga. Salah satunya adalah sarung tenun goyor, produk unggulan ekonomi kreatif dari Kabupaten Pemalang. Keberadaan sarung tenun goyor masih eksis di industri tekstil meskipun kendala penjualan tengah dirasakan oleh para pengrajin sarung. Industri sarung tenun goyor perlu dilakukan penilaian kelayakan usahanya dari aspek keuangan, pasar dan produksinya. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan industri sarung tenun goyor Pemalang jika dipertimbangkan dengan aspek keuangan, pasar dan produksi. Dalam menganalisis aspek keuangan, metode yang digunakan yaitu NPV, PP dan Depresiasi. Strategi pemasaran produk dengan analisis sasaran pasar, peluang dan segmentasi pasar. Sedangkan aspek produksi ditinjau berdasarkan line produksi, alat, bahan baku dan tenaga kerja. Berdasarkan analisis kelayakan usaha dengan perspektif keuangan, maka usaha sarung tenun goyor layak dijalankan. Hal tersebut diketahui karena nilai NPV>0, nilai PP<5 tahun dan depresiasi sebesar Rp. 330.000 per tahun. Pemasaran dilakukan dengan perantara broker dan digital marketing yang telah diekspor hingga ke negara Timur Tengah. Sarung tenun goyor dibuat untuk anak-anak dan dewasa dengan motif sesuai pesanan. Proses pemakanan benang dan penenunan dilakukan pada tempat yang berbeda dengan mesin yang berbeda pula. Proses tersebut dilakukan oleh pengrajin dengan usia 24-40 tahun baik laki-laki maupun Perempuan. Industri sarung tenun goyor yang menjadi objek kajian dinyatakan layak untuk dilanjutkan jika dinilai dari aspek keuangan yang memenuhi kriteria kelayakan. Perlu adanya strategi pemasaran yang konsisten supaya keberangsungan usaha tetap berjalan.
Inovasi Pengayak Pasir Beroda dengan Pendekatan Ergonomis untuk Meningkatkan Efisiensi Pekerjaan Konstruksi Pratama, Ryo Dharma Aji; Leilluna, Schatzi Hawa Eza
Jurnal Aplikasi Ilmu Teknik Industri (JAPTI) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/japti.v5i2.6066

Abstract

Pekerjaan konstruksi membutuhkan alat yang efisien untuk mendukung produktivitas pekerjaannya. Salah satu material utama yang seringkali digunakan adalah pasir, yang dimana perlu diayak untuk dapat memisahkan kerikil dan material yang kasar sebelum digunakan dalam proses pembangunan. Pekerja konstruksi selama ini biasa menggunakan alat pengayak manual yang membutuhkan banyak tenaga dan waktu, hasil yang didapatkan bisa dikatakan memiliki efisiensi yang rendah. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan inovasi alat yang tidak hanya ergonomis tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan mobilitas dan efisiensi dalam proyek konstruksi. Alat pengayak pasir beroda dirancang sebagai solusi untuk membantu pekerjaan konstruksi, khususnya dalam mengurangi tenaga kerja fisik yang diperlukan, dan mempercepat proses pengayakan. Alat ini dirancang dengan mengedepankan konsep ergonomic, melalui implementasi antropometri, Dengan desain yang ergonomis dan mudah dipindahkan, alat ini tentunya dapat meningkatkan efisiensi kerja, mengurangi kelelahan pekerja, dan menghasilkan penyaringan pasir yang lebih baik dibandingkan menggunakan cara yang manual. Selain itu, alat ini diharapkan dapat digunakan dalam berbagai proyek, sehingga dapat mendukung keberhasilan proyek.

Page 9 of 10 | Total Record : 100