cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
muhammadasyari1991@gmail.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
lumbunginovasi@gmail.com
Editorial Address
Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2541626X     DOI : -
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat | Lumbung Inovasi: Journal of Community Service (ISSN: 2541-626X) is an open access scientific journal that publish community service and empowerment articles. This journal published twice a year (bianually) in May and November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2024): March" : 18 Documents clear
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Bahasa Inggris Bagi Pengajar Kampung Inggris Transmigrasi di Kabupaten Barito Kuala Febriyanti, Emma Rosana; Hidayat, Fahmi; Fadilla, Raisa; Al-Arief, Yusuf
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i1.1554

Abstract

Pengenalan bahasa Inggris sedini mungkin merupakan hal yang positif dan mutlak untuk dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, terutama dalam menghadapi era globalisasi saat ini. Akan tetapi, banyak anak-anak yang menganggap bahwa Bahasa Inggris adalah pelajaran yang sulit dan menakutkan. Untuk mengenalkan Bahasa Inggris yang menyenangkan kepada anak-anak, diperlukan media pembelajaran yang membuat anak tertarik, bersemangat dan termotivasi untuk belajar. Mengingat hal tersebut, maka kegiatan pengabdian dilaksanakan. Selain itu, pengabdian ini juga dilakukan untuk memberikan pelatihan tentang pembuatan media pembelajaran kepada mitra sasaran dan juga pengaplikasian media tersebut dalam pembelajaran agar suasana belajar Bahasa Inggris menjadi menyenangkan dan dapat menghindari kejenuhan dan rasa bosan melalui media pembelajaran yang atraktif dan menarik. Mitra sasaran pada kegiatan pengabdian ini adalah 4 orang tenaga pengajar yang mengajar Bahasa Inggris di Kampung Inggris Transmigrasi di Desa Karang Indah Kabupaten Barito Kuala. Kegiatan ini menggunakan metode Community Based Research (CBR), dengan tujuan menjawab permasalahan riil dan menawarkan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat, dalam hal ini adalah media pembelajaran Bahasa Inggris yang murah dan mudah dibuat oleh tenaga pengajar. Kegiatan ini meliputi proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa para pengajar dapat memahami cara pembuatan dan kemudian dapat membuat sendiri media pembelajaran yang telah dilatihkan. Selain itu, mereka juga mengetahui bagaimana menggunakan media tersebut dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Dari observasi di kelas yang dilakukan, 100% siswa mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris secara aktif dan lebih termotivasi. Training for the Creation of English Language Instructional Media for the Tutors at the Transmigration English Village in Barito Kuala Regency Abstract: Introduction to English as early as possible is a positive and essential step to enhance the quality of human resources in Indonesia, especially in facing the current era of globalization. However, many children perceive English as a difficult and intimidating subject. To introduce English in an enjoyable manner to children, it is necessary to have learning media that captivate, excite, and motivate them to learn. Considering this, a community service activity is carried out. Additionally, this service is also conducted to provide training on creating media to target partners and the application of these media in teaching to make the English learning environment enjoyable, avoiding boredom and monotony through attractive and interesting learning media. The target partners in this community service activity are four English teachers who teach at the Transmigration English Village in the Karang Indah Village, Barito Kuala Regency. This activity uses the Community Based Research (CBR) method, to address real problems and offer solutions to the issues faced by the community, specifically in creating affordable and easily producible English learning media for teachers. The activity includes planning, implementation, and evaluation processes. The results of this community service show that the teachers can understand the process of creating and subsequently producing the learning media they have been trained for. Moreover, they also know how to use these media in English teaching. Through classroom observations, it was noted that 100% of students actively participated in English learning and were more motivated.
Pemanfaatan Belimbing Wuluh Sebagai Koagulan Lateks Bagi Petani Karet di Desa Bentok Darat Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut Jumar, Jumar; Saputra, Riza Adrianoor; Nugraha, Muhammad Imam; Rosadi, Ahmad; Pradana, Adiatma Putra; Wahdah, Rabiatul; Sari, Noorkomala; Santoso, Untung; Norwinda, Norwinda
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i1.1562

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi petani di Desa Bentok Darat dalam proses pengentalan lateks yang baik adalah bahan pengental lateks (koagulan). Umumnya petani menggunakan pengumpul lateks yang tidak dianjurkan seperti TSP dan aluminum sulfat (tawas). Pemakaian TSP dan aluminium sulfat (tawas) tidak dapat menggumpalkan lateks dengan sempurna. Untuk menjawab permasalahan tersebut, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui diseminasi pemanfaatan belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) sebagai koagulan lateks yang baik. PkM ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang manfaat belimbing wuluh sebagai salah satu bahan pembuatan koagulan lateks, dan memberikan keterampilan dalam pembuatan larutan buah belimbing wuluh sebagai bahan koagulan lateks. Kegiatan PkM ini dilaksanakan dalam bentuk transfer knowledge berupa: (1) penyuluhan, (2) pelatihan pembuatan koagulan lateks dari buah belimbing wuluh, dan (3) teknik pembibitan belimbing wuluh. Kegiatan PkM dilaksanakan di Desa Bentok Darat, Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan dilaksanakan selama 6 (enam) bulan (Maret s.d. September 2023), dimulai dari persiapan (survei lapangan, persiapan bahan dan alat), sampai dengan laporan akhir kegiatan, termasuk publikasi di media massa. Mitra sasaran PkM diseminasi yaitu: ketua dan anggota Kelompok Tani Alam Subur, Desa Bentok Darat Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut. Evaluasi kegiatan PkM dilakukan dalam bentuk daftar pertanyaan (kuisioner) untuk melihat peningkatan/penambahan pengetahuan dan keterampilan peserta (mitra) kegiatan, khususnya pengetahuan tentang bahan alternatif koagulan lateks, keuntungan penggunaan bahan koagulan lateks dari buah belimbing wuluh, dan keterampilan membuat larutan koagulan lateks dari buah belimbing wuluh. Hasil PkM menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan peserta penyuluhan tentang manfaat belimbing wuluh sebesar 40%, dan peningkatan pengetahuan peserta penyuluhan tantang senyawa pada buah belimbing wuluh sebesar 75%. Peningkatan pengetahuan peserta penyuluhan tentang buah belimbing wuluh dapat dijadikan sebagai bahan koagulan lateks meningkat sebesar 89,7%, dan peningkatan ketertarikan menggunakan larutan buah belimbing wuluh sebagai koagulan lateks sebesar 10% dari awalnya 89%. Demi keberlanjutan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini disarankan sebaiknya peserta kegiatan penyuluhan dapat membagikan pengetahuan yang didapatkan pada penyuluhan ini kepada anggota kelompok yang tidak berkesempatan hadir pada penyuluhan ini, sehingga petani lainnya juga mendapatkan pengetahuan dari pelatihan ini. Usage of Bilimbi a Latex Coagulant for Rubber Farmers in Bentok Darat Village, Bati-Bati District, Tanah Laut Regency Abstract: The main problem farmers in Bentok Darat Village face in the process of good latex thickening is the latex thickening agent (coagulant). Generally, farmers use latex collectors that are not recommended, such as TSP and aluminum sulfate (alum). TSP and aluminum sulfate (alum) cannot coagulate latex completely. To answer this problem, one effort can be made by disseminating the use of Bilimbi (Averrhoa bilimbi L.) as a good latex coagulant. This community service aims to provide knowledge about the benefits of Bilimbi as an ingredient for making latex coagulants and provide skills in making a solution for Bilimbi as a latex coagulant. This community service activity is carried out in the form of knowledge transfer in the form of (1) counseling, (2) training in making latex coagulants from Bilimbi, and (3) Bilimbi seeding techniques. Community service activities were carried out in Bentok Darat Village, Bati-Bati District, Tanah Laut Regency. Activities will be carried out for six months (March to September 2023), starting from preparation (field survey, preparation of materials and tools) to the final activity report, including publication in the mass media. The target partners for community service dissemination are the chairman and members of the Alam Subur Farmers Group, Bentok Darat Village, Bati-Bati District, Tanah Laut Regency. Evaluation of community service activities is carried out in the form of a questionnaire to see the improvement or addition of knowledge and skills of activity participants (partners), especially knowledge about alternative latex coagulant materials, the benefits of using latex coagulant materials from Bilimbi, and skills in making latex coagulant solutions from Bilimbi. The results of the community service showed that there was an increase in knowledge among counseling participants about the benefits of Bilimbi (40%) and an increase in knowledge among counseling participants about the compounds in Bilimbi (75%). The increase in knowledge of counseling participants about how Bilimbi can be used as a latex coagulant increased by 89.7%, and interest in using Bilimbi solution as a latex coagulant increased by 10% from the initial 89%. For the sustainability of this community service activity, it is recommended that participants in extension activities be able to share the knowledge gained from this extension with group members who did not have the opportunity to attend it so that other farmers also gain knowledge from this training.
Penguatan Pendidikan dan Literasi Politik Dikalangan Muda Rahmaniah, Syarifah Ema; Musa, Dahniar Th.; Alamri, Annisa Rizqa; Marini, Marini; Sari, Desita
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i1.1565

Abstract

Partisipasi politik merupakan cara nyata bagi individu untuk mempengaruhi arah bangsa mereka melalui pemilihan umum. Dengan bonus demografi yang diperkirakan terjadi pada tahun 2030 dan peningkatan populasi, melibatkan pemilih muda menjadi semakin penting. Studi ini mengevaluasi dampak pendidikan politik dalam meningkatkan partisipasi pemilih muda tersebut. Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang proses politik di kalangan pemilih muda, sehingga meningkatkan partisipasi mereka. Proyek ini dilaksanakan oleh tim PKM FISIP UNTAN bekerja sama dengan Mafindo, menggunakan diskusi dan simulasi sebagai metode pembelajaran. Metode sosialisasi atau penyuluhan digunakan. Hasil menunjukkan bahwa setelah intervensi, 42,73% pemilih muda menunjukkan pemahaman yang lebih baik tentang pendidikan dan literasi politik, serta efektif dalam menggunakan alat pemeriksa fakta. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan politik yang ditargetkan dapat berkontribusi signifikan terhadap partisipasi pemilih yang terinformasi dan aktif. Strengthening Political Education and Literacy Among Young People Abstract: Political participation represents a tangible way for individuals to influence the direction of their nation through elections. With the anticipated demographic bonus by 2030 and a rising population, engaging young voters has become increasingly critical. This study examines the impact of political education on enhancing the participation of these young voters. The objective of this initiative is to increase the knowledge and understanding of political processes among young electorates, thereby boosting their participation. The project was carried out by the PKM FISIP team at UNTAN in collaboration with Mafindo, employing discussions and simulations to facilitate learning. The method of socialization or educational outreach was used. Results indicate that after the intervention, 42.73% of the young voters demonstrated a better understanding of political education and literacy, and effectively utilized fact-checking tools. This suggests that targeted political education can significantly contribute to informed and active voter participation.
Ecofarming Budidaya Sayuran di Gunung Kupang Kelurahan Cempaka Kota Banjarbaru Suparto, Hairu; Santoso, Untung; Saputra, Riza Adrianoor; Wahdah, Rabiatul; Nugraha, Muhammad Imam; Sari, Noorkomala; Widyastuti, Maulinda; Amelia, Vina
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i1.1566

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para petani di Gunung Kupang, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru mengenai eco-farming untuk budidaya sayuran. Sasaran PKM adalah penyuluhan kepada para petani sayuran tentang penerapan eco-farming pada sayuran di Kecamatan Cempaka Gunung Kupang untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para petani di Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru. Kegiatan PKM dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus 2023 bertempat di kawasan Gunung Kupang, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru dengan peserta sekitar 20 orang yang terdiri dari 10 orang mahasiswa Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat, serta lima orang petani dan lima pemuda petani Karang Taruna di Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru. Hasil PKM menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman petani di Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru mengenai penerapan eco-farming khususnya dalam pencegahan hama lalat pemotong daun pada budidaya sayuran. Sebanyak 70% peserta mengetahui tentang eco-farming, 80% peserta dapat membedakan antara eco-farming dan pertanian organik, 80% peserta sudah memahami cara menerapkan eco-farming dalam budidaya sayuran, 75% peserta memahami prinsip dasar eco-farming, 85% peserta mengetahui tindakan eco-farming apa saja dalam budidaya sayuran yang dapat diterapkan, 85% peserta mengetahui dan familiar dengan hama lalat pemotong daun, 80% peserta mengetahui ciri-ciri tanaman yang terserang lalat pemotong daun, 90% peserta mengetahui bahan alami untuk mencegah serangan lalat pemotong daun, memotong lalat, 90% peserta mengetahui cara mencegah serangan lalat pemotong daun, dan 90% peserta mengetahui cara pengendalian hama secara terpadu. ECO-FARMING VEGETABLE CULTIVATION ON GUNUNG KUPANG CEMPAKA URBAN VILLAGE, BANJARBARU CITY Abstract: This community service aims to increase the knowledge and understanding of farmers in Gunung Kupang, Cempaka District, and Banjarbaru City regarding eco-farming for vegetable cultivation. The target audience for community service is counseling vegetable farmers about applying eco-farming to vegetables in Gunung Kupang Cempaka District to increase knowledge and understanding for farmers in Cempaka District, Banjarbaru City. The community service activity was carried out on August 26, 2023, taking place in the Gunung Kupang area, Cempaka District, Banjarbaru City, with around 20 participants consisting of 10 students from the Agroecotechnology Department, Faculty of Agriculture, Lambung Mangkurat University, and five farmers and five young farmers from Karang Taruna in the Cempaka District, Banjarbaru City. The community service results show an increase in the knowledge and understanding of farmers in Cempaka District, Banjarbaru City, regarding the application of eco-farming, especially in preventing leaf-cutting fly pests in vegetable cultivation. As many as 70% of participants know about eco-farming, 80% of participants can differentiate between eco-farming and organic farming, 80% of participants already understand how to apply eco-farming in vegetable cultivation, 75% of participants understand the basic principles of eco-farming, 85% of participants know what eco-farming actions in vegetable cultivation can be implemented, 85% of participants know and are familiar with leaf cutter fly pests, 80% of participants know the characteristics of plants attacked by leaf cutter flies, 90% of participants know natural ingredients to prevent fly attacks leaf cutters, cut flies, 90% of participants know how to prevent leaf cutter fly attacks, and 90% of participants know how to control pests in an integrated manner.
Manajemen Pengelolaan Dan Pendampingan Legalitas Pokdarwis Kawasan Desa Wisata Desa Banyu Urip, Kec. Kedamean, Kabupaten Gresik Pristiana, Ulfi; Susanti, Nanis
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i1.1572

Abstract

Program Kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan melaksanakan kegiatan jangka pendek bertujuan untuk melakukan  pembinaan dan pendampingan kegiatan pokdarwis pada proses pengelolaan manajemen dan legalitas pokdarwis desa banyu urip Kec. Kedamean Kabupaten Gresik. Desa banyu urip merupakan desa di kabupaten Gresik yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi desa wisata, tetapi masih belum tersentuh oleh investor untuk dikembangkan. Hal ini disebabkan belm ada pengelolaan yang optimal dari aparat desa. Mitra pada pengabdian ini adalah kelompok sadar Wisata yang yang bernama “Sekar Tirto Kahuripan”. Metoda pelaksanaan pengabdian ini dilawali dengan melakukan FGD antara mitra dengan Tim yang menghasilkan SOP Pokdarwis serta organisasi Pokdarwis yang telah di sahkan oleh kepala desa Banyu urip. Selain itu, penentuan Visi dan Misi pokdarwis sebagai dasar implementasi kegiatan. Untuk legalitas pokdarwis. Mitra melakukan pendampingan  untuk proses Legalitas pokdarwis ke dinas Pariwisata Kabupaten Gresik. Untuk pelaksanaan pendampingan manajemen kegiatan pokdarwis akan dilakukan pada tahapan selanjutnya. Untuk mendukung terlaksananya pengelolaan dan pelaksanaan organisasi Pokdarwis, perlu adanya pendampingan dalam implementasi kegiatan sehingga Desa wisata yang diharapkan akan tercapai dengan membentuk Visi dan Misi untuk mencapai tujuan dan menetukan strategi yang tepat sehingga dapat membantu pembangunan ekonomi desa Banyuurip Kecamatan Kedamean kabupaten Gresik. Management and Legality Assistance for Pokdarwis in the Tourism Village Area of ??Banyu Urip Village, Kedamean, Gresik Regency Abstract This community service activity program by carrying out short-term activities aims to provide guidance and assistance to Pokdarwis activities in the management process and legality of Pokdarwis in Banyu Urip village, Kec. The beauty of Gresik Regency. Banyu Urip village is a village in Gresik district that has the potential to be developed into a tourist village, but has not yet been touched by investors for development. This is because there has not been optimal management from village officials. The partner in this service is a tourism awareness group called "Sekar Tirto Kahuripan". The method for implementing this service begins with conducting an FGD between partners and the team that produces the Pokdarwis SOP and the Pokdarwis organization which has been approved by the Banyu Urip village head. Apart from that, determining the Vision and Mission of the Pokdarwis as the basis for implementing activities. For the legality of pokdarwis. Partners provide assistance for the Pokdarwis Legality process to the Gresik Regency Tourism Office. The implementation of management assistance for Pokdarwis activities will be carried out at the next stage. To support the implementation of the management and implementation of the Pokdarwis organization, there is a need for assistance in implementing activities so that the expected tourist village will be achieved by forming a Vision and Mission to achieve goals and determining the right strategy so that it can help the economic development of Banyuurip village, Kedamean subdistrict, Gresik district.
Pemanfaatan Limbah Batang Pisang Menjadi Banana Stem Chips (Banechips) Sebagai Pemberdayaan PKK Masyarakat Kelurahan Amen Kabupaten Lebong Murniati, Neni; Husein, Ahmad Saddam; Hidayat, Syarif; Siagian, Teddy Alfra; Putri, Fuji Atika
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i1.1690

Abstract

Kelurahan Amen merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Lebong yang memiliki potensi besar pada pohon pisang. Hampir setiap pekarangan, sudut lapangan atau setiap sudut kebun atau sawah tumbuh pisang. Pemanfaatan pelepah batang pisang oleh masyarakat belum optimal, karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Batang pisang yang belum dimanfaatkan masyarakat Kelurahan Amen dapat menjadi limbah organik. Oleh karena itu tim dosen dari FKIP pendidikan Biologi Universitas Bengkulu melakukan serangkaian kegiatan pemberdayaan PKK masyarakat Kelurahan Amen melalui pelatihan pembuatan Banana Stem Chips (Banechips). Pelatihan pembuatan Banechips yang dihasilkan mempunyai manfaat yang sangat banyak terhadap kehidupan masyarakat Kelurahan Amen. Melihat potensi yang besar dari desa ini, maka perlu dilaksanakan program peningkatan kesadaran masyarakat akan potensi batang pisang dan mensosialisasikan pemanfaatan batang pisang sebagai bahan makanan alternatif berupa makanan ringan atau jajanan seperti keripik (banchips) yang menyehatkan karena berasal dari bahan alami. Program pelatihan pembuatan Banechips ini merupakan program tentang pengolahan pemanfaatan batang pisang akan menjadi peluang usaha yang sangat besar bagi perkembangan perekonomian masyarakat Kelurahan Amen. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat tentang cara pemanfaatan limbah organik untuk dijadikan produk makanan ringan Banechips yang bermanfaat sebesar 81,11 % dan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelatihan banechips sebesar 79,44% dengan kategori baik. Melalui pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan lingkungan dan kesejahteraan keluarga melalui pengolahan sampah organik dan mengaplikasikan hasilnya pada pembangunan ekonomi keluarga masyarakat Kelurahan Amen.
Penguatan Scientific Branding SMP MBS Jombang Untuk Meningkatkan Daya Saing Sekolah Muhammadiyah Husamah, H.; Rahardjanto, Abdulkadir; Lestari, Nurdiyah; Hadi, Samsun
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i1.1691

Abstract

SMP MBS Jombang merupakan sekolah milik Persyarikatan Muhammadiyah, dikoordinasi Majelis DIKDASMEN PDM Jombang, telah terakreditasi A/Unggul. Pimpinan sekolah berkomitmen mengembangkan kemampuan ilmiah para guru, berupa penelitian tindakan kelas, penulisan, dan publikasi ilmiah sebagai scientific branding sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penguatan scientific branding SMP MBS Jombang untuk meningkatkan daya saing dan promosi sekolah Muhammadiyah. Kegiatan dilakukan pada bulan November-Desember 2023 dalam bentuk kegiatan pelatihan (pemberian materi-informasi), pendampingan (membersamai peserta dalam implementasi IPTEK yang ditransfer), dan praktik langsung (implementasi IPTEK oleh peserta secara riil sesuai rencana dan target). Jumlah peserta kegiatan adalah 25 orang guru dan siswa. Adapun gambaran kegiatan yang dilakukan adalah (1) diskusi ulang dengan pihak sekolah; (2) pelatihan penelitian dan publikasi; (3) pelatihan pembuatan rilis; dan (4) pelaksanaan kegiatan branding sekolah. Semua kegiatan terlaksana sesuai target dan menghasilkan luaran sebagaimana yang ditetapkan. Pihak sekolah berhasil mempublikasi berbagai kegiatan yang dilakukan sebagai upaya branding dan terdapat guru yang berhasil menjadi juara kompetisi ilmiah tingkat nasional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan penguatan scientific branding bagi SMP MBS Jombang untuk meningkatkan daya saing dan promosi sekolah. Strengthening Scientific Branding of JHS of MBS Jombang to Increase the Competitiveness of Muhammadiyah Schools Abstract: JHS of MBS Jombang is a school belonging to the Muhammadiyah Association, coordinated by the DIKDASMEN PDM Jombang, and has been accredited A/Excellent. School leaders are committed to developing the scientific abilities of teachers, in the form of classroom action research, writing and scientific publications as the school's scientific branding. This activity aims to strengthen the scientific branding of JHS of MBS Jombang to increase the competitiveness and promotion of Muhammadiyah schools. Activities will be carried out in November-December 2023 in the form of training (providing information materials), mentoring (cooperating with participants in the implementation of transferred science and technology), and direct practice (real implementation of science and technology by participants according to plans and targets). The number of activity participants was 25 teachers and students. The description of the activities carried out is (1) repeated discussions with the school; (2) research and publication training; (3) release creation training; and (4) implementation of school branding activities. All activities are carried out according to targets and produce outputs as specified. The school succeeded in publicizing various activities carried out as a branding effort and there were teachers who succeeded in becoming champions of national level scientific competitions. Thus, it can be concluded that this community service activity strengthens scientific branding for JHS of MBS Jombang to increase the school's competitiveness and promotion.
Peningkatan Kualitas Proposal Kewirausahaan Mahasiswa Melalui Pelatihan Soft Skill Dan Hard Skill Wardani, Ketut Sri Kusuma; Sukiastini, I Gusti Ayu Ngurah Kade; Fitriani, Herdiyana; Khaeruman, Khaeruman; Hunaepi, Hunaepi; Sutajaya, I Made; Sudiarta, I Gusti Putu
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i1.1815

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertujuan meningkatkan mutu proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di bidang kewirausahaan dengan memperkuat keterampilan Soft Skill dan Hard Skill melalui pelatihan. Kegiatan pengabdian  ini melibatkan 15 mahasiswa Sarjana Sains Teknik dan Terapan (S1 FSTT) Universitas Pendidikan Mandalika. Implementasinya menggunakan metode transfer ilmu pengetahuan dan teknologi dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan kewirausahaan mahasiswa dalam Soft Skill dan Hard Skill. Pemahaman yang lebih baik terhadap kedua keterampilan ini berpotensi meningkatkan kualitas proposal PKM kewirausahaan. Sukses ini tercermin dalam respons positif yang tinggi dari mahasiswa, dengan 96.1% dari mereka menyatakan kepuasan terhadap program, menegaskan efektivitas pelatihan tersebut. Penemuan ini menegaskan pentingnya mengintegrasikan pelatihan Soft Skill dan Hard Skill untuk meningkatkan kualitas proposal PKM kewirausahaan mahasiswa, yang bisa dijadikan landasan untuk pengembangan lebih lanjut di perguruan tinggi. Dalam pengembangan program serupa di masa depan, disarankan untuk memperluas peserta agar lebih representatif dari berbagai disiplin ilmu, memperpanjang durasi pelatihan, dan menyelaraskan materi dengan kebutuhan pasar kerja. Pemantauan yang berkelanjutan terhadap dampak jangka panjang dari pelatihan juga sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas program. Improving the Quality of Student Entrepreneurship Proposals Through Soft Skill and Hard Skill Training Abstract: The Community Partnership Program (PKM) aims to improve the quality of Student Creativity Program (PKM) proposals in the field of entrepreneurship by strengthening Soft Skills and Hard Skills through the training provided. This research involved 15 Bachelor of Applied Science and Technology (S1 FSTT) students from the Mandalika University of Education. The implementation uses the science and technology transfer method with planning, implementation and evaluation stages. The results show a significant increase in students' entrepreneurial abilities in Soft Skills and Hard Skills. A better understanding of these two skills has the potential to improve the quality of entrepreneurial PKM proposals. This success was reflected in the high positive response from students, with 96.1% of them expressing satisfaction with the program, confirming the effectiveness of the training. These findings emphasize the importance of integrating Soft Skills and Hard Skills training to improve the quality of students' entrepreneurial PKM proposals, which can be used as a basis for further development in higher education. In the development of similar programs in the future, it is recommended to expand the participants to be more representative of various disciplines, extend the duration of training, and align the material with the needs of the job market. Ongoing monitoring of the long-term impact of training is also critical to ensuring program sustainability and effectiveness.

Page 2 of 2 | Total Record : 18