cover
Contact Name
Diana Fithri Lestari
Contact Email
jurnalwellbeing2017@gmail.com
Phone
+62321-876040
Journal Mail Official
jurnalwellbeing2017@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH Wahab Chasbullah IV, Tambakberas, Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Well Being
ISSN : 24772704     EISSN : 26157519     DOI : https://doi.org/10.51898/wb
Core Subject : Health,
Ruang lingkup Jurnal Well Being meliputi, penelitian kesehatan khususnya ilmu keperawatan dan kebidanan
Articles 179 Documents
Peningkatan Pengetahuan Merubah Sikap Pencegahan Penyakit Malaria Pada Masyarakat : IMPROVING KNOWLEDGE CHANGES THE ATTITUDE OF MALARIA PREVENTION IN THE COMMUNITY Kusyani, Asri
WELL BEING Vol 9 No 2 (2024): Well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v9i2.305

Abstract

Malaria adalah penyakit berjangkit yang disebarkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. Penyelidikan ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tahap pengetahuan masyarakat dan sikap terhadap pencegahan malaria. Reka bentuk kajian ini adalah analisis korelasi dengan pendekatan keratan rentas. Kaedah persampelan menggunakan teknik persampelan bertujuan dengan jumlah sampel seramai 40 orang. Pengumpulan data menggunakan soal selidik dan analisis data menggunakan ujian khi kuasa dua. Berdasarkan kajian menunjukkan separuh daripada responden mempunyai tahap pengetahuan yang mencukupi, 20 responden (50%) dan sebilangan kecil responden mempunyai tahap pengetahuan yang tidak mencukupi, 7 responden (17.5%) manakala majoriti responden yang mempunyai sikap negatif terhadap pencegahan malaria adalah seramai 27 orang responden (67.5%) dan hampir separuh daripada responden yang mempunyai sikap positif terhadap pencegahan malaria adalah seramai 13 orang responden (32.5). Keputusan ujian khi kuasa dua tahap pengetahuan dan sikap pencegahan menunjukkan tahap keertian ialah 0.000 ˂ 0.05, maka H1 diterima dan H0. Oleh sebab itu, diharapkan masyarakat sentiasa menjaga dan terus menjaga kesihatan serta sentiasa melaksanakan pencegahan awal malaria
HUBUNGAN LAMA MENDERITA DENGAN KEJADIAN ULKUS DIABETIKUM PADA PENDERITA DIABETES MELITUS : RELATIONSHIP BETWEEN LENGTH OF SUFFERING AND THE INCIDENCE OF DIABETIC ULCERS IN DIABETES MELLITUS PATIENTS Wulansari, Dyah Novi; Suprayetno, Eko Dian Hadi; Juwariah, Titik
WELL BEING Vol 9 No 2 (2024): Well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v9i2.306

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang menjadi tantangan kesehatan masyarakat, memerlukan perawatan seumur hidup dengan melakukan perubahan gaya hidup sehat. Durasi mengalami DM dikaitkan dengan kejadian komplikasi. Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi jangka panjang DM. Prevalensi terjadinya penderita ulkus diabetik di Indonesia sekitar 15%, angka amputasi 30%, selain itu angka kematian 1 tahun pasca amputasi sebesar 14,8%. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan antara Lama Menderita Dengan Kejadian Ulkus Diabetikum Pada Penderita Diabetes Melitus. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua data pasien DM yang dirawat di Klinik Chania Care Center Januari-Juni  2024, yaitu sebanyak 33 orang. Teknik sampling pada penelitian ini dengan cara total sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner penelitian. Analisis data menggunakan Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penderita Diabetes Melitusdi Klinik Chania Care Center, dengan lama menderita Diabetes Melitus 5-10 tahun yaitu 18 orang (54,5%), sebagian besar penderita Diabetes Melitus tidak mengalami ulkus diabetikum yaitu 22 orang (66,7%, dan ada 11 orang dengan ulkus diabetikum (33,3%). Hasil analisis data penelitian dengan p-value=0,018 dan r=0,407. Ada hubungan lama menderita DM dengan kejadian ulkus diabetikum
PENGARUH TERAPI AUTOGENIK TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI : THE EFFECT OF AUTOGENIC THERAPY ON BLOOD PRESSURE IN ELDERLY PEOPLE WITH HYPERTENSION Wahdi, Achmad; Puspitosari, Dewi Retno; Karingga, Devangga Darma
WELL BEING Vol 9 No 2 (2024): Well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v9i2.308

Abstract

Lanjut usia atau Lansia adalah mereka yang berusia pada usia 45-60 tahun. Pada usia ini lansia mengalami proses degeratif salah satunya penurunan fungsi kardiovaskuler seperti permeabilitas pembuluh darah yang kurang baik menyebabkan lansia mengalami tekanan darah tinggi. Terapi farmakologi maupun non farmakologi perlu diberikan untuk mengontrol tekanan darah pada lansia seperti pemberian terapi autogenik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh terapi autogenik terhadap tingkat hipertensi pada lansia.  Penelitian ini merupakan penelitian Pre Eksperimen. Populasi dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 22 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Probability Sampling tepatnya Total populasi. Variabel yang di ukur adalah tingkat tingkat hipertensi lansia sebelum dan setelah diberikan terapi autogenik. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Wilcoxon Test. Hasil analisis di dapatkan sebelum diberikan terapi autogenik sebagian besar (55%) lansia memiliki hipertensi stage 1 sedangkan setelah diberikan terapi autogenik hampir seluruhnya (80%) lansia tingkat hipertensinya berada pada kategori normal. Hasil uji statistik mengunakan uji Wilcoxon di dapatkan Nilai signifikasi sebesar 0,000 sehingga dapat di simpulkan ada pengaruh terapi autogenik terhadap tingkat hipertensi pada lansia di Kelurahan Kalianyar
Hubungan Dietary Self Management Behavior (DSMB) Dengan Kadar Gula Darah Pasien DM Tipe-2 Di RS.Umum Lukas Bangkalan, Jawa Timur: THE RELATIONSHIP BETWEEN DIETARY SELF MANAGEMENT BEHAVIOR (DSMB) AND BLOOD SUGAR LEVELS OF PATIENTS WITH TYPE 2 DIABETES IN RS.UMUM LUKAS BANGKALAN, EAST JAVA So'emah, Eka Nur; Mufarika; Haryanto, Agus
WELL BEING Vol 9 No 2 (2024): Well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v9i2.309

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa dalam darah karena tubuh tidak dapat memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup atau terjadi resistensi insulin. International Diabetes Federation (IDF) memperkirakan akan terjadi lonjakan pada tahun 2045 sebesar 46% penderita diabetes. IDF juga melaporkan bahwa Indonesia berada di posisi ke-5 sebagai negara dengan jumlah penderita Diabetes tertinggi dengan jumlah penderita 19,47 juta orang dengan prevalensi diabetes sebesar 10,6%. Salah satu upaya yang dapat dilakukan penderita diabetes untuk menjaga kestabilan kadar glukosa dalam darah yaitu dengan Dietary Self Management Behavior (DSMB). Tujuan DSMB dianggap penting dari semua program pencegahan diabetes untuk mengoptimalkan pengawasan kerja system metabolic dalam tubuh guna mengontrol kadar gula darah pasien DM Tipe-2. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan DSMB dengan kadar gula darah pasien DM Tipe-2. Desain penelitian yang digunakan analitik korelasi dengan pendekatan Cross-sectional. Responden sebanyak 30 orang yang diperoleh dari seluruh penderita DM yang berkunjung ke poli penyakit dalam pada periode 27 September – 10 0ktober 2024 dan telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengolahan data dan analisa data disajikan dalam bentuk tabel serta dilanjutkan dengan coding, scoring dan tabulating kemudian di uji dengan uji Spearman Rho. Pengumpulan data DSMB menggunakan kuesioner The Self Management Dietary Behavior Questionnaire (SMDBQ). Hasil penelitian ini menunjukkan nilai p value lebih kecil dari 0,05, sehingga H0 ditolak yang artinya bahwa terdapat hubungan antara DSMB dengan kadar gula darah pasien Diabetes Mellitus Tipe-2 Di RS.Umum Lukas Bangkalan, Jawa Timur
S.KM, M.Kes: HUBUNGAN PENGGUNA GADGET DENGAN TINGKAT KONSENTRASI BELAJAR PADA SISWA SISWI KELAS 4-6 SD Putra, Mega Revangga
WELL BEING Vol 9 No 2 (2024): Well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v9i2.310

Abstract

Penggunaan gadget dalam kehidupan sehari-hari telah menjadi fenomena yang tidak dapat dihindari, termasuk dalam kalangan anak-anak sekolah dasar. Gadget merupakan daya tarik untuk anak – anak sehingga anak akan ketagihan dan senang menggunakan Gadget berlama–lama. Tujuan Peneitian ini untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan tingkat konsentrasi belajar pada siswa dan siswi kelas 4-6 SD Negeri 8 Ngronggo Kota Kediri Desain yang di gunakan dalam penelitian ini Analitik Korelasional Observasi dengan pendekatan Cross Sectional . Populasi pada penelitian ini 40 siswa siswi sekolah ,Sampelnya 36 Siswa usia 10-12 Tahun di SD Negeri 8 Ngronggo Kota Kediridengan Tehnik Purphosive sample. Instrumen yang di gunakan pada Penggunaan Gadget dengan Kuisioner, pada Tingkat konsentrasi belajar siswa siswi sekolah observasi menggunakan Kuisioner. Uji Statistik menggunakan Spearman Rank Correlation dengan tingkat kemaknaan (α = 0.05 ).Hasil penelitian pada penggunaan gadget di dapatkan 20 responden (56% ) memiliki kebiasaan bermain gadget tinggi. Sedangkan pada tingkat konsentrasi belajar siswa siswi anak sekolah ada 26 Responden (58%) yang mengalami kurangnya konsentrasi .Dari hasil Analisa uji Spearman Rank Correlation didapat nilai p value = 0,003 < α=0,05 H1 di terima.Kesimpulannya ada hubungan penggunaan gadget dengan tingkat konsentrasi belajar pada siswa dan siswi kelas 4-6 SD Negeri 8 Ngronggo Kota Kediri.
Dampak Stigma Sosial Pada Keluarga Dengan Kelahiran Luar Nikah Terhadap Kejadian Stunting di Sumba Barat Daya: THE IMPACT OF SOCIAL STIGMA ON FAMILIES WITH BIRTHS OUT OF WEDLOCK ON STUNTING INCIDENCES IN SOUTHWEST SUMBA Paju, Wanto; Agustine, Uly; Dewa, Alphian Umbu; Bata, Verayanti Albertina; Santoso, Shelfi Dwi Retnani Putri
WELL BEING Vol 9 No 2 (2024): Well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v9i2.312

Abstract

Latar belakang: Hasil survei status gizi Indonesia melaporkan bahwa angka stunting terus mengalami penurunan, tahun 2021 berada pada angka 24.4 % dan 21.6 % di tahun 2022, angka ini belum menyentuh target yang ditetapkan dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) yakni: 14 % (Bappenas, 2020). Nusa Tenggara Timur berada pada peringkat pertama angka stunting tertinggi di Indonesia yakni : 37.8 % di tahun 2021 (Kemenkes, 2022). Sumba Barat Daya  berada pada posisi ke empat prevalensi balita stunting tertinggi di NTT, yakni : 44.0 % (2). Di sisi lain proporsi perempuan usia 10 – 19 tahun pernah hamil sebanyak 58.8 % dan 25.2 % sedang hamil . BKKBN NTT melalui  e-koran ntt.com melaporkan, jumlah remaja perempuan yang hamil luar nikah dan melahirkan tanpa suami adalah 20 orang per 1000 remaja perempuan. Kelahiran luar nikah, oleh masyarakat Indonesia dianggap sebagai perilaku menyimpang karena melanggar norma sosial dan merupakan aib sehingga tidak jarang remaja yang hamil luar nikah di stigma negatif lingkungan sosialnya akibatnya kelahiran luar nikah sering mendapat penolakan dari keluarga, perawatan kehamilan berkurang dan butuh waktu untuk menerima bayi. Tujuan menjelaskan dampak stigma sosial pada keluarga dengan kelahiran luar nikah terhadap kejadian stunting di Sumba Barat Daya. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan fenomenologi deskriptif,teknik pengolahan dan analisis data analisis data bentuk Colaizzi. Hasil penelitian yakni empat tema dengan dilakukan analisis data yakni stigma sosial: perasaan malu, rendah diri, dan terisolasi, dukungan sosial: kurangnya dukungan dari keluarga dan masyarakat,akses terhadap layanan: kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan dan sosial, harapan dan mimpi: keinginan untuk memberikan yang terbaik bagi anak dan memperbaiki kualitas hidup
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK MENGGUNAKAN TERAPI RANGE OF MOTION (ROM) PASIF DI RUANG ABIMANYU RSUD JOMBANG: NURSING CARE FOR NON-HEMORRHAGIC STROKE PATIENTS USING PASSIVE RANGE OF MOTION (ROM) THERAPY IN THE ABIMANYU ROOM OF JOMBANG REGIONAL HOSPITAL Karmilasari, Elok Lintang; Camelia, Dina; Fitriyah, Erna Ts; Wahyudi, Yuyud; Wijaya, Arif
WELL BEING Vol 9 No 2 (2024): Well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v9i2.313

Abstract

Stroke non hemoragik terjadi akibat penyumbatan pada pembuluh darah otak yang disebabkan oleh penumpukan lemak/ kolestrol atau gumpalan darah yang mengeras di pembuluh darah sehingga dapat menyebabkan beberapa komplikasi seperti kehilangan fungsi motorik dan sensorik yang menyebabkan gangguan mobilitas fisik. Gangguan mobilitas fisik merupakan keterbatasan dalam gerakan fisik dari satu atau lebih ekstermitas. Penelitian ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien stroke non hemoragik dengan masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik menggunakan terapi range of motion (ROM) pasif. Desain penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada 2 klien dengan penyakit dan msalah keperawatan yang sama dan dilakukan selama 6 hari berturut-turut. Hasil pada penelitian ini menunjukkan setelah dilakukan terapi range of motion (ROM) pasif dua kali sehari dengan durasi 10-15 menit setiap latihan selama 6 hari berturut-turut dapat meningkatkan kekuatan otot dan mengurangi kekakuan sendi pada klien stroke non hemoragik pada hari ke enam. Kesimpulan Terapi Range Of Motion (ROM) pasif efektif meningkatkan kekuatan otot dan mengurangi kekakuan sendi pada klien stroke non hemoragik
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK: Pengetahuan Ibu, Stunting, Perilaku Putra, Mega Revangga; Yulianto, Yoyok
WELL BEING Vol 10 No 1 (2025): Well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v10i1.323

Abstract

Stunting in toddlers, caused by chronic malnutrition, negatively affects their growth and development. Mothers play a crucial role in preventing stunting, as they are the primary caregivers from pregnancy through early childhood. This study aimed to describe mothers' knowledge and behavior in stunting prevention at Posyandu Jasmine Blabak, Kediri Regency. A descriptive, cross-sectional design was used with 40 randomly selected mothers as respondents. Data were collected through self-administered questionnaires and analyzed using univariate methods. The results showed that 67.5% of mothers had good knowledge about stunting, while 75% demonstrated fairly good preventive behavior. In conclusion, most mothers had sufficient knowledge and behavior regarding stunting prevention.
The Effect of Soy Milk on Reducing Primary Dysmenorrhea Pain in Adolescent Girls at SMK Puspa Bangsa Banyuwangi: THE EFFECT OF SOY MILK ON REDUCING PRIMARY DYSMENORRHEA PAIN IN ADOLESCENT GIRLS AT SMK PUSPA BANGSA BANYUWANGI Wahyudi, Gufron; Nursanti, Devy Putri
WELL BEING Vol 10 No 1 (2025): Well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v10i1.324

Abstract

Primary dysmenorrhea is one of the most common complaints among adolescent girls and significantly affects their quality of life. Non-pharmacological management such as calcium-rich nutritional intake is considered an alternative solution. Soybeans are a good source of calcium and isoflavones, which are believed to help reduce menstrual pain. Objective: To determine the effect of soy milk consumption on the reduction of primary dysmenorrhea pain in adolescent girls. This study used a quasi-experimental design with a pretest-posttest with control group approach. The sample consisted of 20 respondents, divided into two groups of 10. The intervention group was given soy milk, while the control group received health education. Data were analyzed using Paired Sample T-Test and Independent T-Test. Results: The analysis showed a significant difference in the reduction of dysmenorrhea pain scale before and after the intervention, with a p-value = 0.000 (p < 0.05). The group that received soy milk experienced a greater reduction in pain compared to the control group. Soy milk has a significant effect on reducing primary dysmenorrhea pain in adolescent girls. This effect is likely due to the calcium and isoflavone content in soy, which plays a role in uterine muscle contraction. 
KESIAPSIAGAAN BENCANA PERAWAT PUSKESMAS DI KABUPATEN MALANG: NURSE DISASTER PREPAREDNESS IN A PUBLIC HEALTH CENTER OF MALANG REGENCY Wahyudi, Yuyud
WELL BEING Vol 10 No 1 (2025): Well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v10i1.325

Abstract

Disaster preparedness is an effort made to carry out emergency planning, advice and infrastructure, resources, etc. in the event of a disaster at any time. The purpose of this study is to describe the preparedness of nurses to face disasters in the working area of the Dampit Public Health Center, Malang Regency. The research design used a descriptive method with a cross sectional approach qith a. The research sampling technique of this research is total sampling as many as 17 respondents with the research instrument in the form of a questionnaire. The research variable of this research is in disaster preparedness (nurse preparedness to face disaster). The validity test of this study using the I-CVI (Content Validity Index) obtained a value of 0.954 is declared valid. The research reliability test used Cronbach's alpha with a result of 0.682, this shows that the items are reliable. The results of the study showed that 100% of nurses had good knowledge and attitudes, 100% of policies at the Dampit Public Health Center were good, 100% had good emergency planning, 70.6% had a poor warning system, and 100% had good resource mobilization. The conclusion of this study is that the preparedness of nursing ini dealing with disaster based on the preparedness variables has a good category.