cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
ISSN : 27748030     EISSN : 27744183     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 43 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2026)" : 43 Documents clear
MACHINE LEARNING UNTUK PREDIKSI HARGA SAHAM DENGAN VALIDASI STRATEGI TRADING MENGGUNAKAN BACKTESTING PADA SEKTOR PERBANKAN DI BURSA EFEK INDONESIA Nurkalam, Haikal; Sulaiman, Maulana Muhamad
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.9171

Abstract

Stock investment in the Indonesian banking sector faces challenges in predicting volatile price movements, especially for novice investors with limited literacy and experience. This research aims to build a banking stock price prediction system using the Random Forest algorithm with trading strategy validation through automatic backtesting. The system was developed using 22 technical indicators (Moving Average, RSI, MACD, Bollinger Bands, and price action) to predict stock prices of Indonesia's five largest banks (BBCA, BBRI, BMRI, BBNI, BBTN) across multiple prediction horizons (1, 2, 3, 5, 10, and 30 days). Evaluation was conducted on 30 combinations (5 stocks × 6 horizons) using MAPE, MAE, RMSE, and R² score metrics. Results show the model achieves excellent accuracy with an average MAPE of 2.05% for short-term predictions (H+1) and 5.27% for medium-term predictions (H+5), categorized as "Excellent". The model-based trading strategy outperforms Buy & Hold with an average outperformance of +19.32%, where BBCA shows the best performance with ROI of +22.6% and Sharpe Ratio of 2.20. Feature importance analysis reveals the dominance of price action (41.56%) and moving averages (35.73%), consistent with banking stock characteristics that follow medium-term trend patterns. The web-based system with intuitive visualization and automatic backtesting proves effective as a decision support tool to help novice investors make more managed investment decisions and improve capital market literacy. ABSTRAKInvestasi saham sektor perbankan di Indonesia menghadapi tantangan dalam memprediksi pergerakan harga yang volatil, terutama bagi investor pemula dengan keterbatasan literasi dan pengalaman. Penelitian ini bertujuan membangun sistem prediksi harga saham perbankan menggunakan algoritma Random Forest dengan validasi strategi trading melalui backtesting otomatis. Sistem dikembangkan menggunakan 22 indikator teknikal (Moving Average, RSI, MACD, Bollinger Bands, dan price action) untuk memprediksi harga saham lima bank terbesar Indonesia (BBCA, BBRI, BMRI, BBNI, BBTN) pada berbagai horizon prediksi (1, 2, 3, 5, 10, dan 30 hari). Evaluasi dilakukan pada 30 kombinasi (5 saham × 6 horizons) menggunakan metrik MAPE, MAE, RMSE, dan R² score. Hasil penelitian menunjukkan model mencapai akurasi sangat baik dengan MAPE rata-rata 2.05% untuk prediksi jangka pendek (H+1) dan 5.27% untuk prediksi jangka menengah (H+5), tergolong kategori "Excellent". Strategi trading berbasis model mengungguli Buy & Hold dengan rata-rata outperformance +19.32%, dimana BBCA menunjukkan performa terbaik dengan ROI +22.6% dan Sharpe Ratio 2.20. Analisis feature importance mengungkap dominasi price action (41.56%) dan moving averages (35.73%), sesuai karakteristik saham perbankan yang bergerak mengikuti pola tren jangka menengah. Sistem berbasis web interface dengan visualisasi intuitif dan backtesting otomatis terbukti efektif sebagai decision support tool untuk membantu investor pemula mengambil keputusan investasi yang lebih terkelola dan meningkatkan literasi pasar modal.  
STUDI PUSTAKA DALAM PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL DALAM PELAYANAN IBADAH MINGGU Putri, Anggita; Setyanti, Eliana
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.9189

Abstract

ABSTRACT The development of digital technology has significantly influenced church life, requiring churches to respond wisely without diminishing the theological essence of Christian worship. One form of adaptation is the use of digital media in Sunday worship services to support the proclamation of the Word of God and to extend the reach of church ministry. This study examines the use of digital media in Sunday worship services and its impact on worship practices and church life. Using a qualitative literature review approach, the analysis draws on theological and liturgical books, scholarly journals, articles, and church documents from the perspective of worship theology and the conceptual role of media in ecclesial practice. The findings indicate that digital media is employed in various aspects of Sunday worship, including presentation media for liturgy and praise, audiovisual support for sermons, live streaming of services, and tools for church communication and documentation. Overall, digital media enhances the orderliness of worship, facilitates congregational participation, improves focus and engagement, and expands ministry beyond physical space. However, challenges such as technological dependence, technical disruptions, and the risk of distraction may affect the reverence and theological meaning of worship. Therefore, churches are encouraged to manage digital media use in a planned and reflective manner grounded in the principles of worship theology. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital membawa perubahan signifikan dalam kehidupan bergereja, sehingga gereja dituntut untuk meresponsnya secara bijaksana tanpa menghilangkan esensi teologis ibadah Kristen. Salah satu bentuk adaptasi tersebut adalah pemanfaatan media digital dalam pelayanan ibadah Minggu sebagai sarana pendukung penyampaian firman Tuhan dan perluasan jangkauan pelayanan gereja. Penelitian ini bertujuan mengkaji pemanfaatan media digital dalam pelayanan ibadah Minggu serta dampaknya terhadap pelaksanaan ibadah dan kehidupan bergereja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Analisis dilakukan terhadap berbagai sumber tertulis yang relevan, meliputi buku teologi dan liturgi, jurnal ilmiah, artikel, serta dokumen gerejawi, dengan bertolak dari perspektif teologi ibadah dan pemahaman konseptual tentang fungsi media dalam praktik gerejawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital digunakan dalam berbagai bentuk pelayanan ibadah Minggu, seperti media presentasi untuk liturgi dan lagu pujian, media audiovisual sebagai pendukung khotbah, siaran langsung ibadah, serta sarana komunikasi dan dokumentasi gereja. Pemanfaatan media digital berkontribusi pada peningkatan keteraturan ibadah, memudahkan jemaat mengikuti liturgi, meningkatkan fokus dan partisipasi jemaat, serta memperluas jangkauan pelayanan gereja. Namun, ditemukan pula tantangan berupa ketergantungan teknologi, gangguan teknis, dan risiko distraksi yang dapat memengaruhi kekhusyukan serta makna teologis ibadah. Oleh karena itu, gereja perlu mengelola penggunaan media digital secara terencana dan reflektif berdasarkan prinsip-prinsip teologi ibadah.
PENINGKATAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN PUSKESMAS PASCA AKREDITASI DI KABUPATEN TANGGAMUS PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2024 Mulyani, Yekti; Subuh, M.
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.9303

Abstract

Service quality is a critical component in healthcare delivery, particularly in ensuring patient safety, service effectiveness, and community satisfaction. Quality management principles, initially developed in the industrial sector, have been widely adopted in healthcare systems through mechanisms such as quality assurance, Total Quality Management (TQM), and accreditation of healthcare facilities, including Community Health Centers (Puskesmas). However, evidence from Tanggamus Regency suggests that despite full accreditation status across all Puskesmas, post-accreditation quality improvement has not been optimally sustained. Persistent challenges include limited human resources, inadequate infrastructure and funding, weak institutionalization of quality culture, and an overemphasis on administrative compliance rather than continuous service improvement. This study aims to assess post-accreditation service quality in Puskesmas and to formulate context-based strategies for sustainable quality enhancement. A mixed methods approach was employed by integrating quantitative and qualitative analyses. Quantitative data were analyzed using the SERVQUAL model to identify gaps between community expectations and perceived service performance, while qualitative data were collected through in-depth interviews and document review. The findings reveal that all service quality dimensions exhibit negative gap scores, with an overall average of -0.67, indicating that service performance has not yet met community expectations. The Empathy dimension demonstrated the largest gap (-0.95), highlighting insufficient personal attention from healthcare providers, whereas the Assurance dimension recorded the smallest gap (-0.30), reflecting relatively higher public trust. These results underscore the need for continuous quality improvement strategies, including strengthening health workers’ competencies and communication skills, upgrading service facilities, ensuring consistent implementation of standard operating procedures, and reinforcing systematic monitoring and evaluation mechanisms. ABSTRAKMutu pelayanan kesehatan merupakan aspek fundamental dalam penyelenggaraan layanan publik yang berorientasi pada keselamatan pasien dan kepuasan masyarakat. Konsep mutu yang berasal dari sektor industri telah diadaptasi ke dalam sistem pelayanan kesehatan melalui berbagai pendekatan, seperti penjaminan mutu, Total Quality Management (TQM), dan akreditasi fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Meskipun seluruh Puskesmas di Kabupaten Tanggamus telah memperoleh status akreditasi, implementasi peningkatan mutu pasca akreditasi belum menunjukkan hasil yang optimal. Berbagai kendala masih dijumpai, antara lain keterbatasan sumber daya manusia, sarana prasarana yang belum memadai, keterbatasan anggaran, lemahnya internalisasi budaya mutu, serta kecenderungan pelaksanaan akreditasi yang berorientasi administratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi mutu pelayanan Puskesmas pasca akreditasi serta merumuskan strategi peningkatan mutu yang berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pengukuran mutu pelayanan dilakukan secara kuantitatif menggunakan model SERVQUAL untuk menganalisis kesenjangan antara harapan dan persepsi masyarakat, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dimensi mutu pelayanan masih berada pada gap negatif dengan nilai rata-rata sebesar -0,67, yang menandakan bahwa pelayanan belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi masyarakat. Dimensi Empathy menunjukkan kesenjangan terbesar (-0,95), sementara dimensi Assurance memiliki gap terkecil (-0,30). Temuan ini menegaskan perlunya strategi peningkatan mutu yang berkelanjutan melalui penguatan kompetensi dan komunikasi petugas, perbaikan fasilitas layanan, konsistensi penerapan standar operasional prosedur, serta penguatan sistem monitoring dan evaluasi mutu pelayanan.
PERBANDINGAN MODEL BINOMIAL DAN BLACK-SCHOLES TERHADAP PENENTUAN HARGA OPSI PUT DAN CALL TIPE BARRIER (STUDI KASUS DATA SAHAM PT GUDANG GARAM) Zaid, Nurlaila
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.9306

Abstract

This study aims to compare the pricing of barrier call and put options using the Binomial model and the Black–Scholes model, with PT Gudang Garam Tbk (GGRM) stock as a case study. Barrier options are classified as exotic options with path-dependent characteristics, where the option’s validity depends on whether the underlying asset price reaches a specified barrier level during the contract period. The data consist of daily closing prices of GGRM stock obtained from Yahoo Finance. The analysis includes calculating log returns, estimating annual volatility, and testing data normality using the Shapiro–Wilk test. Option prices are then computed using both models based on the estimated parameters. The results indicate notable differences in option values produced by the two models, particularly for options near the barrier level. The Binomial model demonstrates greater flexibility in explicitly handling barrier conditions, while the Black–Scholes model provides efficient estimates under ideal market assumptions. Therefore, the choice of option pricing model should consider the characteristics of the option contract and the required level of accuracy. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk membandingkan penentuan harga opsi barrier tipe call dan put menggunakan model Binomial dan model Black–Scholes dengan studi kasus saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM). Opsi barrier merupakan jenis opsi eksotik yang bersifat path-dependent, di mana keberlakuan kontrak dipengaruhi oleh tercapainya tingkat harga tertentu selama masa hidup opsi. Data yang digunakan berupa harga penutupan harian saham GGRM yang diperoleh dari Yahoo Finance. Tahapan analisis meliputi perhitungan log return, estimasi volatilitas tahunan, serta pengujian kenormalan data menggunakan uji Shapiro–Wilk. Selanjutnya, harga opsi dihitung menggunakan model Black–Scholes dan model Binomial berdasarkan parameter yang telah diestimasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai opsi yang dihasilkan oleh kedua model, terutama pada opsi yang berada di sekitar tingkat barrier. Model Binomial menunjukkan fleksibilitas yang lebih baik dalam menangani kondisi barrier secara eksplisit, sedangkan model Black–Scholes memberikan estimasi yang efisien dengan asumsi pasar ideal. Dengan demikian, pemilihan model penentuan harga opsi perlu disesuaikan dengan karakteristik instrumen dan tingkat presisi yang dibutuhkan.
STRATEGI REKRUTMEN NASABAH UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PEMASARAN DI PT VICTORY INTERNATIONAL FUTURES Rachmawati, Fadila; Aminah, Siti
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.9312

Abstract

ABSTRAK Dalam konteks pemasaran jasa keuangan, kinerja pemasaran tidak hanya ditentukan oleh peningkatan penjualan, tetapi juga oleh kemampuan perusahaan dalam membangun kepercayaan dan hubungan jangka panjang dengan nasabah. Industri pialang berjangka di Indonesia memiliki karakteristik risiko tinggi dan tingkat persaingan yang ketat, sehingga menuntut strategi rekrutmen nasabah yang tidak semata berorientasi pada transaksi jangka pendek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi rekrutmen nasabah yang diterapkan oleh PT Victory International Futures serta kontribusinya terhadap peningkatan kinerja pemasaran perusahaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan tim pemasaran, observasi langsung terhadap aktivitas rekrutmen dan komunikasi pemasaran, serta dokumentasi pendukung. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi teknik, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi rekrutmen nasabah dilaksanakan secara terstruktur melalui tahapan pencarian calon nasabah, pendekatan awal, edukasi produk, appointment, dan follow up berkelanjutan. Pendekatan personal, transparansi informasi, serta pemanfaatan media sosial berperan penting dalam membangun kepercayaan dan meningkatkan minat calon nasabah. Strategi follow up yang konsisten juga memperkuat hubungan jangka panjang dan mendukung peningkatan jumlah nasabah aktif serta volume transaksi. Simpulan penelitian menegaskan bahwa strategi rekrutmen nasabah berbasis relationship marketing tidak hanya berdampak pada peningkatan kinerja pemasaran, tetapi juga memperkuat citra dan kepercayaan terhadap perusahaan pialang berjangka, sehingga menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pemasaran jasa keuangan. ABSTRACT In the context of financial services marketing, marketing performance is not only determined by increased sales but also by a company’s ability to build trust and maintain long-term relationships with customers. The futures brokerage industry in Indonesia is characterized by high risk and intense competition, requiring customer recruitment strategies that go beyond short-term transactional orientations. This study aims to analyze the customer recruitment strategies implemented by PT Victory International Futures and examine their contribution to improving the company’s marketing performance. A qualitative descriptive approach was employed in this research. Data were collected through semi-structured interviews with marketing personnel, direct observation of recruitment and marketing communication activities, and analysis of supporting documents. Data validity was ensured through technique triangulation, while data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that customer recruitment strategies are implemented through structured stages, including lead generation, initial approach, product education, appointments, and continuous follow-up. Personalized communication, transparent information delivery, and the use of social media play a crucial role in building customer trust and increasing prospective customers’ interest. Furthermore, consistent follow-up activities strengthen long-term relationships and contribute to an increase in active customers and transaction volumes. In conclusion, this study demonstrates that customer recruitment strategies based on relationship marketing not only enhance marketing performance but also strengthen corporate image and trust in futures brokerage companies, thereby serving as an essential foundation for sustainable financial services marketing.
ANALISIS PENGARUH SISTEM KERJA FLEKSIBEL DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN DIVISI MARKETING Amini, Farah; Imam Mawardi, Alfiandi
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.9313

Abstract

ABSTRAK Perubahan pola kerja dalam industri jasa, termasuk sektor pialang berjangka, membuat perusahaan perlu menyesuaikan sistem kerja agar lebih relevan dengan tuntutan pemasaran yang dinamis. Pada divisi marketing PT. Victory International Futures, fleksibilitas kerja diterapkan untuk memberi ruang bagi karyawan dalam mengatur waktu bertemu klien, menyesuaikan strategi penawaran, sekaligus menjaga efektivitas pencapaian target. Di sisi lain, kedisiplinan tetap menjadi fondasi dasar agar pekerjaan dapat berjalan sesuai standar operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem kerja fleksibel dan disiplin kerja terhadap produktivitas karyawan marketing. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain kausal, melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan tetap yang telah bekerja minimal enam bulan. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk mengetahui kontribusi masing-masing variabel terhadap produktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja memberikan pengaruh positif terhadap produktivitas, terutama karena memberikan ruang otonomi yang memudahkan karyawan menyesuaikan ritme kerja dengan kebutuhan klien. Sementara itu, disiplin kerja tetap berperan penting sebagai penyeimbang yang memastikan target pemasaran terlaksana secara konsisten. Namun tetap membutuhkan kontrol melalui disiplin agar produktivitas optimal dapat dicapai. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perusahaan dalam merancang kebijakan kerja yang lebih adaptif untuk meningkatkan performa divisi pemasaran. ABSTRACT Changes in work patterns within the service industry require companies to adopt more adaptive work systems, particularly for marketing employees who operate under shifting targets and high mobility demands. PT. Victory International Futures has implemented flexible work arrangements to support marketing activities, yet empirical evidence regarding their effect on employee productivity remains limited. This study aims to examine the influence of flexible work systems and work discipline on the productivity of marketing employees. A quantitative approach with a causal research design was used, employing questionnaires distributed to permanent employees who had worked for at least six months. Data were analyzed using multiple linear regression. The results indicate that flexible work arrangements positively affect productivity by providing autonomy, reducing work-related pressure, and enabling better alignment between work schedules and client needs. Work discipline also plays a crucial role by ensuring consistency in meeting company targets. As well as the importance of discipline in maintaining stable productivity levels. This research offers empirical insights that can support the development of more adaptive work policies to enhance the performance of the marketing division.
PENGARUH STRUKTUR MODAL, PROFITABILITAS DAN KEBIJAKAN DEVIDEN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN MANUFAKTUR OTOMOTIF Yudha Pratama, Hendri; Hendri, Wira; Dinna Widiyasti, Baiq
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.9314

Abstract

ABSTRAK Industri otomotif memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, namun dalam satu dekade terakhir menghadapi berbagai tantangan seperti perlambatan ekonomi global, fluktuasi nilai tukar, serta dampak pandemi COVID-19 yang memengaruhi kinerja dan nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh struktur modal, profitabilitas, dan kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data panel berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang telah diaudit. Sampel penelitian terdiri atas 11 perusahaan dengan total 110 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan pemilihan model random effect setelah melalui uji Chow, hausman, dan lagrange multiplier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan yang diukur menggunakan Price to Book Value (PBV). Sementara itu, struktur modal yang diproksikan melalui Debt to Equity Ratio (DER) dan kebijakan dividen yang diukur dengan Dividend per Share (DPS) tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap PBV. Namun, secara simultan ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Simpulan penelitian menegaskan bahwa kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba menjadi faktor utama dalam menentukan valuasi pasar, sedangkan keputusan struktur modal dan dividen lebih dipengaruhi oleh strategi manajerial dan kondisi eksternal. ABSTRACT The automotive industry plays a strategic role in supporting national economic growth; however, over the past decade it has faced various challenges, including global economic slowdowns, exchange rate fluctuations, and the impact of COVID-19, which have affected corporate financial performance and firm value. This study aims to analyze the effect of capital structure, profitability, and dividend policy on the firm value of automotive companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2015–2024 period. The study employs a quantitative associative approach using panel data derived from audited annual financial statements. The research sample consists of 11 companies with a total of 110 observations. Data analysis was conducted using panel data regression with a random effect model, selected based on the Chow test, Hausman test, and Lagrange Multiplier test. The results indicate that profitability, proxied by Return on Assets (ROA), has a positive and significant effect on firm value measured by Price to Book Value (PBV). Meanwhile, capital structure proxied by Debt to Equity Ratio (DER) and dividend policy measured by Dividend per Share (DPS) do not have a significant partial effect on PBV. However, simultaneously, capital structure, profitability, and dividend policy have a significant effect on firm value. The findings suggest that a firm’s ability to generate profits is the dominant factor influencing market valuation, while capital structure and dividend decisions are more dependent on managerial strategies and external conditions.
AKULTURASI NILAI SOSIAL BUDAYA DALAM TRADISI TONJOKAN (HANTARAN) Jayani, Nanang; Purnama, Mita; Lidiawati, Citra; Habibi, Sanial; Rotari, Septi
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.9331

Abstract

Indonesia's cultural diversity requires serious preservation efforts in accordance with the constitutional mandate, one of which is reflected in the Tonjokan Tradition in Pangestu Village, Banyuasin Regency. This research focuses on analyzing the actualization of the acculturation of socio-cultural values in this tradition of dowry offerings to understand its existence amidst changing times. Using qualitative methods with a descriptive approach, data collection was conducted through observation, documentation, and in-depth interviews with traditional leaders and community members selected through purposive sampling. The research findings reveal that Tonjokan, brought by Javanese transmigrants since 1971, is a social mechanism in the form of food gifts as invitations to celebrations that applies to all levels of society regardless of social status. This tradition contains substantial values such as solidarity, mutual cooperation, respect, and strengthening ties. Furthermore, its implementation is proven to be in line with Article 18B paragraph (2) of the 1945 Constitution and Regional Regulation No. 2 of 2022 concerning the preservation of customs and traditions. It is concluded that the actualization of values in Tonjokan serves a vital function as a bond of social cohesion and a reference for adaptive multiculturalism, making its sustainability a crucial instrument in maintaining harmony and the cultural identity of the local community. ABSTRAK Keberagaman budaya di Indonesia memerlukan upaya pelestarian yang serius sesuai amanat konstitusi, salah satunya tercermin dalam Tradisi Tonjokan di Desa Pangestu, Kabupaten Banyuasin. Penelitian ini berfokus pada analisis aktualisasi akulturasi nilai sosial budaya dalam tradisi hantaran tersebut guna memahami eksistensinya di tengah perkembangan zaman. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan tokoh adat serta masyarakat yang dipilih melalui purposive sampling. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa Tonjokan, yang dibawa oleh transmigran Jawa sejak 1971, merupakan mekanisme sosial berupa hantaran makanan sebagai undangan hajatan yang berlaku bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang status sosial. Tradisi ini mengandung nilai-nilai substansial seperti solidaritas, gotong royong, penghormatan, dan penguatan tali silaturahmi. Selain itu, pelaksanaannya terbukti selaras dengan UUD 1945 Pasal 18 B ayat (2) dan Perda No 2 Tahun 2022 tentang pelestarian adat istiadat. Disimpulkan bahwa aktualisasi nilai dalam Tonjokan berfungsi vital sebagai pengikat kohesi sosial dan referensi multikulturalisme yang adaptif, sehingga keberlanjutannya menjadi instrumen penting dalam menjaga harmonisasi dan identitas kultural masyarakat setempat.  
ANALISIS KESIAPSIAGAAN KELUARGA DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI Ruman, Rifyan; Nanlohy, Willem. D.; Botanri, Adnan. A. A.; Pisty, Kreisson
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.9332

Abstract

Indonesia is located within the Pacific Ring of Fire, a region characterized by high tectonic activity, making the country highly vulnerable to earthquakes. Negeri Liang, situated in Salahutu District, Central Maluku Regency, is among the areas particularly prone to seismic hazards. In such contexts, the family, as the smallest social unit, plays a crucial role in reducing disaster risks. This study aims to analyze the level of family preparedness in Negeri Liang in facing potential earthquake disasters. A quantitative approach was employed using a survey method, in which structured questionnaires were distributed to purposively selected households. The analysis focused on four main indicators of preparedness: knowledge and attitudes toward disasters, emergency response planning, early warning systems, and the capacity to mobilize resources at the household level. The findings of this study are expected to identify the actual level of community readiness in dealing with disasters and to provide strategic recommendations for local governments and other stakeholders in designing family- and community-based disaster risk reduction programs. Furthermore, this research contributes to strengthening the body of literature on local community resilience to natural disasters, particularly within island regions. ABSTRAK Negara Indonesia berada pada wilayah cincin api Pasifik yang memiliki aktivitas tektonik tinggi, sehingga menjadikannya sangat rentan terhadap bencana gempa bumi. Negeri Liang, yang berada di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, adalah salah satu wilayah yang sangat rentan terhadap gempa bumi. Dalam situasi seperti ini, keluarga, sebagai kelompok sosial terkecil, sangat penting dalam mengurangi kemungkinan bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan keluarga di Negeri Liang dalam menghadapi potensi bencana gempa bumi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melalui penyebaran kuesioner terstruktur kepada rumah tangga terpilih secara purposive. Analisis dilakukan terhadap empat indikator utama kesiapsiagaan, yaitu pengetahuan dan sikap terhadap bencana, rencana tanggap darurat, sistem peringatan dini, serta kemampuan mobilisasi sumber daya pada tingkat rumah tangga. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mengidentifikasi tingkat kesiapan aktual masyarakat dalam menghadapi bencana, serta memberikan rekomendasi strategis bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya dalam merancang program pengurangan risiko bencana yang berbasis keluarga dan komunitas. Penelitian ini juga berkontribusi dalam memperkuat literatur terkait ketangguhan masyarakat lokal terhadap bencana alam, khususnya di wilayah kepulauan.  
INTEGRATION OF RELIGION AND SCIENCE: A REVIEW OF THE UNDERLYING PHILOSOPHICAL AND SOCIOLOGICAL FACTORS Pujiati, Pujiati; Dewi, Eva
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.9333

Abstract

This article examines the intersection between religion and science, a topic of great relevance to the advancement of knowledge and the complexities of modern social life. It employs the literature study method, a data collection technique that involves studying and analyzing information from various relevant literature sources. This article examines the philosophical and sociological factors that underpin the development of a harmonious relationship between the two domains. Philosophically, this integration is triggered by the need to understand reality comprehensively through a synthesis of empirical and transcendental dimensions. An epistemological paradigm that emphasizes the complementarity of scientific rationality and spiritual values also strengthens integration efforts. From a sociological perspective, modern society's demand for moral meaning, ethics, and balance in the face of technological advances encourages ongoing dialogue between religion and science. In addition, social change, pluralism of knowledge, and the role of educational and religious institutions also shape a collaborative space for both. This article concludes that the integration of religion and science is not only possible but also necessary in order to create a more holistic, ethical, and relevant understanding of contemporary issues. ABSTRAKArtikel ini membahas Integrasi antara agama dan sains yg sangat  relevan dalam konteks perkembangan pengetahuan dan dinamika kehidupan sosial modern. Dengan menggunakan Metode Study Pustaka yaitu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan mempelajari dan menganalisis informasi dari berbagai literatur yang relevan dengan penelitian. Artikel ini mengkaji faktor-faktor filosofis dan sosiologis yang berperan sebagai dasar terbangunnya hubungan harmonis antara kedua domain tersebut. Secara filosofis, integrasi ini dipicu oleh kebutuhan untuk memahami realitas secara komprehensif melalui sintesis antara dimensi empiris dan transendental. Paradigma epistemologis yang menekankan kesalingmelengkapi antara rasionalitas ilmiah dan nilai-nilai spiritual turut memperkuat upaya integrasi. Dari perspektif sosiologis, tuntutan masyarakat modern terhadap pemaknaan moral, etika, dan keseimbangan dalam menghadapi kemajuan teknologi mendorong dialog berkelanjutan antara agama dan sains. Selain itu, perubahan sosial, pluralisme pengetahuan, serta peran institusi pendidikan dan keagamaan turut membentuk ruang kolaboratif bagi keduanya. Artikel ini menyimpulkan bahwa integrasi agama dan sains bukan hanya memungkinkan, tetapi juga diperlukan, guna menciptakan pemahaman yang lebih holistik, etis, dan relevan terhadap persoalan-persoalan kontemporer.