cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
ISSN : 27748030     EISSN : 27744183     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 44 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 3 (2026)" : 44 Documents clear
AUDIT SYARIAH SEBAGAI INSTRUMEN PENCEGAHAN MORAL HAZARD DALAM PEMBIAYAAN SYARIAH Nur, Muhammad; Bayang, Tenri; Fahrani, Fahrani; Sutriani, Sutriani; Rivaldi, Ahmad Irfan; Qibthiyah, Mar’iyah
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.9959

Abstract

ABSTRACT The rapid growth of Islamic financial institutions requires the presence of an effective supervisory system to ensure compliance with Sharia principles while minimizing the potential for moral hazard in financing activities. Moral hazard problems generally arise due to information asymmetry between financial institutions and customers, as well as weak control mechanisms over the use of financing funds. This study aims to analyze the role of Sharia audit as a supervisory instrument in preventing moral hazard in Islamic financing. The research employs a qualitative approach using the narrative literature review method by examining various relevant scientific publications. The research process was conducted by searching literature from several academic databases, followed by the selection and analysis of 26 articles that met the research criteria using thematic analysis techniques. The findings indicate that Sharia audit plays a significant role in enhancing compliance with Sharia principles, strengthening internal control systems, and promoting transparency in financing management. Furthermore, the effective implementation of Sharia audit can reduce the potential for irregularities through continuous supervision, evaluation, and control mechanisms. Therefore, strengthening the function of Sharia audit is an important step in minimizing moral hazard risks while maintaining integrity, public trust, and the sustainability of Islamic financial institutions. ABSTRAK Perkembangan lembaga keuangan syariah yang semakin pesat menuntut adanya sistem pengawasan yang mampu menjamin kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah sekaligus meminimalkan potensi terjadinya moral hazard dalam aktivitas pembiayaan. Permasalahan moral hazard umumnya dipicu oleh adanya asimetri informasi antara lembaga keuangan dan nasabah serta lemahnya mekanisme pengendalian terhadap penggunaan dana pembiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran audit syariah sebagai instrumen pengawasan dalam mencegah moral hazard pada pembiayaan syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode narrative literature review melalui penelaahan berbagai publikasi ilmiah yang relevan. Proses penelitian dilakukan dengan menelusuri literatur dari basis data akademik, kemudian menyeleksi dan menganalisis 26 artikel yang memenuhi kriteria penelitian melalui teknik analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa audit syariah berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan terhadap prinsip syariah, memperkuat sistem pengendalian internal, serta mendorong transparansi dalam pengelolaan pembiayaan. Selain itu, implementasi audit syariah yang efektif mampu menekan potensi penyimpangan melalui mekanisme pengawasan, evaluasi, dan pengendalian yang berkelanjutan. Dengan demikian, penguatan fungsi audit syariah menjadi faktor penting dalam meminimalkan risiko moral hazard sekaligus menjaga integritas, kepercayaan publik, dan keberlanjutan lembaga keuangan syariah.
STRATEGI MANAJEMEN VAKSIN EFEKTIF DI KOTA AMBON Letty, Yustina; Hartono, Risky Kusuma; Samsu, Semoel Leonard
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.9998

Abstract

Effective vaccine management is a critical component in the success of immunization programs, particularly in maintaining vaccine quality and ensuring availability at healthcare facilities. This study aims to analyze effective vaccine management strategies in Ambon City using the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation approach. A qualitative method was employed, with data collected through in-depth interviews, observations, and document reviews involving 22 informants, including heads of primary healthcare centers, immunization program managers, vaccine managers, as well as representatives from the Health Office and the Pharmaceutical Installation Unit (UPTD). The findings indicate that, in terms of context, vaccine management is supported by national policies and directives from the Health Office, although no specific operational policies exist at the primary healthcare level. In the input aspect, human resources and infrastructure are relatively adequate; however, multiple job responsibilities and the lack of continuous training remain challenges. In the process aspect, vaccine distribution, storage, and temperature monitoring have been implemented according to standards, including the application of the FEFO principle and the use of Vaccine Vial Monitors (VVM), although the utilization of temperature monitoring technology is not yet optimal. In the product aspect, vaccine quality is well maintained with no significant damage reported; however, immunization coverage is still affected by distribution constraints and stock availability. In conclusion, vaccine management strategies in Ambon City have been operationally effective but require further strengthening through the standardization of local policies, enhancement of human resource capacity, and optimization of technology-based monitoring and distribution systems to improve sustainability and immunization program coverage. ABSTRAK Manajemen vaksin yang efektif merupakan komponen penting dalam keberhasilan program imunisasi, terutama dalam menjaga mutu vaksin dan menjamin ketersediaannya di fasilitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen vaksin yang efektif di Kota Ambon menggunakan pendekatan evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen terhadap 22 informan yang terdiri dari kepala puskesmas, pengelola imunisasi, pengelola vaksin, serta pihak Dinas Kesehatan dan UPTD Farmasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara konteks, manajemen vaksin telah didukung oleh kebijakan nasional dan arahan Dinas Kesehatan, meskipun belum terdapat kebijakan operasional khusus di tingkat puskesmas. Pada aspek input, sumber daya manusia dan sarana prasarana relatif memadai, namun masih terdapat beban kerja rangkap dan pelatihan yang belum berkelanjutan. Pada aspek proses, distribusi, penyimpanan, dan pemantauan suhu vaksin telah berjalan sesuai standar dengan penerapan prinsip FEFO dan penggunaan VVM, meskipun pemanfaatan teknologi pemantauan suhu belum optimal. Pada aspek produk, mutu vaksin terjaga dengan baik dan tidak ditemukan kerusakan signifikan, namun capaian imunisasi masih dipengaruhi oleh kendala distribusi dan ketersediaan stok. Kesimpulannya, strategi manajemen vaksin di Kota Ambon telah berjalan efektif secara operasional, tetapi memerlukan penguatan melalui standarisasi kebijakan daerah, peningkatan kapasitas SDM, serta optimalisasi sistem pemantauan dan distribusi berbasis teknologi untuk meningkatkan keberlanjutan dan capaian program imunisasi.
PENGARUH EDUKASI VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS URIMESSING Huwae, Martje; Mustopa, Mustopa; Samsu, Semoel Leonard
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.10006

Abstract

Hypertension is a non-communicable disease that significantly contributes to morbidity and mortality and requires long-term management. One of the major challenges in hypertension control is low medication adherence, which is influenced by patients’ level of knowledge. This study aimed to analyze the effect of animation-based video education on improving knowledge and medication adherence among hypertensive patients at Urimessing Public Health Center, Ambon City. This study employed a quasi-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. A total of 58 respondents were selected using purposive sampling. The research instruments included a knowledge questionnaire and the Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). The intervention was delivered through an animation-based educational video. Data were analyzed using univariate and bivariate methods with the McNemar test. The results showed a significant increase in both knowledge and medication adherence after the intervention (p < 0.001). These findings indicate that animation-based video education is effective in improving patients’ understanding and adherence behavior in hypertension management. Therefore, this approach can be recommended as an innovative educational strategy in primary healthcare settings. ABSTRAK Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang berkontribusi besar terhadap angka kesakitan dan kematian serta memerlukan pengelolaan jangka panjang. Salah satu permasalahan utama dalam pengendalian hipertensi adalah rendahnya kepatuhan minum obat yang dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi berbasis video animasi terhadap peningkatan pengetahuan dan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Urimessing Kota Ambon. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 58 responden yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner pengetahuan dan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Intervensi diberikan melalui edukasi menggunakan video animasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji McNemar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat setelah intervensi dengan nilai p < 0,001. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi berbasis video animasi efektif dalam meningkatkan pemahaman dan perilaku kepatuhan pasien dalam pengelolaan hipertensi. Oleh karena itu, media video animasi dapat direkomendasikan sebagai strategi edukasi inovatif dalam meningkatkan kualitas promosi kesehatan di pelayanan kesehatan primer.
PERKEMBANGAN SASTRA JAHILIYAH DALAM MASYARAKAT ARAB PRA-ISLAM SEBAGAI CERMINAN BUDAYA, NILAI, DAN TRADISI SOSIAL HISTORIS Riyadi, Agus; Latopah, Leni; Amalia, Lia; Sapura, Najla Lia
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.10112

Abstract

The development of Arabic literature during the Jahiliyyah period represents an important phenomenon reflecting the cultural dynamics, values, and social structure of pre-Islamic Arab society. This study aims to analyze the characteristics, social functions, and historical roles of Jahiliyyah literature in shaping the collective identity of Arab communities. This research employs a qualitative method with a descriptive approach through library research, examining various historical sources and classical literary texts, particularly poems by prominent poets. The data were analyzed using data reduction, interpretation, and thematic conclusion techniques. The findings reveal that Jahiliyyah literature was predominantly characterized by qasidah poetry, which addressed themes such as tribal pride, warfare, nomadic life, and emotional expressions including love and sorrow. Beyond its aesthetic function, literature also served as a medium of social communication, a tool for political legitimization, and a means of transmitting moral values and cultural norms. Furthermore, the strong oral tradition positioned literature as a form of collective archive, despite its limitations in documentation. In conclusion, Jahiliyyah literature not only laid the foundation for classical Arabic literature but also remains relevant for analysis through modern literary theories in understanding the relationship between language, culture, and power. ABSTRAK Perkembangan sastra Arab pada masa Jahiliyah merupakan fenomena penting yang merepresentasikan dinamika budaya, nilai, dan struktur sosial masyarakat Arab pra-Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik, fungsi sosial, serta peran historis sastra Jahiliyah dalam membentuk identitas kolektif masyarakat Arab. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi pustaka terhadap berbagai sumber historis dan teks sastra klasik, khususnya puisi karya penyair terkemuka. Analisis dilakukan menggunakan teknik reduksi data, interpretasi, dan penarikan kesimpulan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sastra Jahiliyah didominasi oleh puisi berbentuk qasidah yang mengangkat tema kebanggaan suku, peperangan, kehidupan nomaden, serta ekspresi emosional seperti cinta dan kesedihan. Selain berfungsi sebagai ekspresi estetis, sastra juga berperan sebagai media komunikasi sosial, alat legitimasi politik, serta sarana transmisi nilai moral dan norma budaya. Temuan lain menunjukkan bahwa tradisi lisan yang kuat menjadikan sastra sebagai arsip kolektif masyarakat, meskipun memiliki keterbatasan dalam aspek dokumentasi. Kesimpulannya, sastra Jahiliyah tidak hanya menjadi fondasi bagi perkembangan sastra Arab klasik, tetapi juga tetap relevan untuk dianalisis melalui perspektif teori sastra modern dalam memahami relasi antara bahasa, budaya, dan kekuasaan.
PENGARUH AKSESIBILITAS TRANSPORTASI PENYEBRANGAN DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL MASYARAKAT DESA PESISIR (Studi Kasus: Kecamatan Huamual- Kabupaten Seram Bagian Barat) Waliulu, M. Thoriq A.; Nurhaeny, Andiah; Ruman, Rifyan
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.10122

Abstract

The Huamual subdistrict has economic potential associated with a leading commodity, namely cloves. The harvest in this area in 2022 reached 718.30 tons. This yield can be distributed for sale to regions with higher market prices, such as Tahoku Village in Central Maluku Regency. However, the distance from Huamual Subdistrict to Tahoku Village presents challenges, particularly the inter-island distance that requires sea transportation and the limited availability of ferry services. Based on this description, the research questions in this study are: 1) How can the level of accessibility from production centers to markets via ferry transportation be measured and evaluated?  2)What is the effect of accessibility levels on the local economy of coastal village communities?. The objective of this study is to explain the influence of accessibility levels from production centers to markets on the local economy of coastal village communities. The results of the study addressing the main research problem, based on the gravity analysis method, indicate that the accessibility index can serve as a crucial parameter in measuring the level of reachability from production centers to markets. The higher the level of transport accessibility, the greater the economic development of a region, as evidenced by areas with high goods accessibility levels tending to have stronger economic performance. Conversely, areas with low accessibility levels tend to have weaker economic conditions. The results related to the second research problem, based on linear regression analysis, show that the variables of accessibility index and labor significantly influence the economy of production-center regions, while government expenditure does not have a significant effect. These findings are consistent with Solow’s theory, which states that economic growth is driven by at least one of three factors: government expenditure or capital accumulation, labor, and infrastructure. ABSTRAK Pada wilayah kecamatan Huamual memiliki potensi ekonomi yang terkait dengan komoditi unggulan berupa cengkeh. Hasil panen pada wilayah ini pada tahun 2022 mencapai 718,30 ton. Hasil panen tersebut dapat didistribusikan untuk dijual di daerah yang memiliki harga pasar yang tinggi seperti di Desa Tahoku, Kabupaten Maluku Tengah. Namun, jarak dari asal Kecamatan Huamual ke tujuan Desa Tahoku memiliki kendala yaitu jarak antar pulau dimana harus dilalui dengan transportasi laut dan keterbatasan armada penyeberangan. Berdasarkan uraian tersebut sehingga menimbulkan pertanyaan dalam studi ini adalah : 1) Bagaimana mengukur dan menilai tingkat aksesibilitas dari sentra produksi ke pasar melalui transportasi penyeberangan? 2) Bagaimana pengaruh dari tingkat aksesibilitas terhadap ekonomi lokal masyarakat desa pesisir? tujuan yang hendak dicapai dari penelitian ini adalah menjelaskan pengaruh tingkat aksesibilitas dari sentra produksi ke pasar, terhadap ekonomi lokal masyarakat desa pesisir. Hasil penelitian mengenai rumusan masalah utama yang didasarkan pada metode analisis gravitasi, menunjukkan bahwa indeks aksesibilitas dapat menjadi parameter krusial dalam mengukur tingkat keterjangkauan dari pusat produksi ke pasar. Semakin tinggi tingkat aksesibilitas transportasi, semakin besar pula perkembangan ekonomi di suatu wilayah, terlihat dari daerah-daerah dengan tingkat aksesibilitas barang yang tinggi yang cenderung memiliki tingkat ekonomi yang juga tinggi. Sebaliknya, daerah dengan tingkat aksesibilitas rendah cenderung memiliki tingkat ekonomi yang lebih rendah. Hasil penelitian mengenai rumusan masalah kedua berdasarkan analisis regresi linear, hasilnya menunjukkan bahwa variabel indeks aksesibilitas dan tenaga kerja mempengaruhi ekonomi wilayah sentra produksi sedangkan variabel belanja pemerintah tidak berpengaruh terhadap ekonomi wilayah sentra produksi. Hasil ini sejalan dengan teori Solow bahwa pertumbuhan ekonomi minimal berasal dari satu dari tiga faktor, yaitu belanja pemerintah atau akumulasi modal, tenaga kerja, dan infrastruktur.
THE FUTURE OF THE PUBLIC ACCOUNTING PROFESSION: AN ANALYSIS OF THE IMPACT OF LAW NUMBER 4 OF 2023 CONCERNING THE DEVELOPMENT AND STRENGTHENING OF THE FINANCIAL SECTOR (P2SK) Puspita, Indah Lia; Syahfitri, Indri; Sari, Mita Permata; Yolanda, Novita
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.10138

Abstract

ABSTRACT The increasing complexity of the financial sector requires a legal system that is capable of adapting to the dynamics of economic activities and the need for more integrated governance. The Government of Indonesia has responded to this need through Law Number 4 of 2023 concerning the Development and Strengthening of the Financial Sector (P2SK), which aims to harmonize various financial sector regulations while strengthening the roles of institutions and supporting professions within the sector. One of the professions receiving particular attention in this reform framework is the public accounting profession, which plays a strategic role in ensuring the credibility and reliability of financial statements. This study aims to analyze the regulatory changes introduced by the P2SK Law, identify their impacts on the public accounting profession, and examine their implications for the future development of the profession in Indonesia. The research employs a qualitative approach using a content analysis method to examine the provisions contained in the P2SK Law as well as related regulations that influence the practice of public accounting. The analysis was conducted through several stages, including the identification of key regulatory concepts, mapping of relationships among regulations, comparison with previous regulatory frameworks, and interpretation of policy impacts on the profession. The findings indicate that the P2SK Law strengthens the position of public accountants within the financial services ecosystem through the harmonization of professional definitions, the clarification of the roles of supporting professions, enhanced legal certainty, and the implementation of governance based on the Three Lines Model approach. These reforms also create broader market opportunities for the public accounting profession while encouraging improvements in professional competence and professionalism in response to regulatory changes in the financial sector. ABSTRAK Perkembangan sektor keuangan yang semakin kompleks menuntut sistem hukum yang mampu beradaptasi dengan dinamika aktivitas ekonomi dan kebutuhan tata kelola yang lebih terintegrasi. Pemerintah Indonesia merespons kebutuhan tersebut melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) yang bertujuan menyelaraskan berbagai regulasi sektor keuangan serta memperkuat peran lembaga dan profesi pendukung di dalamnya. Salah satu profesi yang memperoleh perhatian dalam kerangka reformasi ini adalah profesi akuntan publik yang memiliki peran strategis dalam menjamin kredibilitas dan keandalan laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan regulasi yang diperkenalkan melalui Undang-Undang P2SK, mengidentifikasi dampaknya terhadap profesi akuntan publik, serta menelaah implikasinya bagi perkembangan profesi tersebut di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode content analysis terhadap ketentuan dalam Undang-Undang P2SK serta berbagai regulasi terkait yang memengaruhi praktik profesi akuntan publik. Analisis dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi konsep kunci dalam regulasi, pemetaan hubungan antar peraturan, perbandingan dengan regulasi sebelumnya, serta interpretasi dampak kebijakan terhadap profesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang P2SK memperkuat posisi akuntan publik dalam ekosistem sektor jasa keuangan melalui harmonisasi definisi profesi, penegasan peran profesi penunjang, peningkatan kepastian hukum, serta penerapan pendekatan tata kelola berbasis Three Lines Model. Reformasi ini juga membuka peluang pasar yang lebih luas bagi profesi akuntan publik sekaligus mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalisme dalam menghadapi perubahan regulasi di sektor keuangan.
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN PROFITABLITAS DAN STRUKTUR MODAL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Prakoso, Riski Wisnu; Rusminah, Dhini; Febriana, Febby
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.10141

Abstract

ABSTRACT The rapid growth of Indonesia’s economy has intensified competition among companies. In this context, the capital market serves as an alternative for investors to invest their funds, prompting companies to improve performance in order to achieve their primary objective, namely increasing firm value. This study aims to analyze the effect of firm size on firm value with profitability and capital structure as intervening variables in coal mining sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2020–2024 period. The research employs descriptive and quantitative methods. The population consists of 125 companies, with a sample of 30 companies. Data analysis is conducted using the product of coefficient method. The results indicate that firm size does not have a significant effect on firm value but has a significant effect on profitability and capital structure. Profitability has a significant effect on firm value, while capital structure does not. Furthermore, profitability and capital structure are unable to mediate the effect of firm size on firm value. These findings suggest that firm value is more influenced by profitability than by firm size and capital structure. ABSTRAK Perkembangan ekonomi Indonesia yang pesat telah meningkatkan persaingan antar perusahaan. Dalam kondisi tersebut, pasar modal menjadi alternatif bagi investor untuk menanamkan modal, sehingga perusahaan dituntut meningkatkan kinerja guna mencapai tujuan utama, yaitu meningkatkan nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan dengan profitabilitas dan struktur modal sebagai variabel intervening pada perusahaan sektor pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Metode yang digunakan adalah deskriptif dan kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 125 perusahaan, dengan sampel sebanyak 30 perusahaan. Teknik analisis data menggunakan metode product of coefficient. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, tetapi berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas dan struktur modal. Profitabilitas terbukti berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan struktur modal tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, profitabilitas dan struktur modal tidak mampu memediasi pengaruh ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan nilai perusahaan lebih dipengaruhi oleh kemampuan menghasilkan laba dibandingkan faktor ukuran dan struktur pendanaan.
EVALUASI ATAS PENERAPAN SISTEM MONITORING DAN EVALUASI KINERJA ANGGARAN (STUDI KASUS PADA DIREKTORAT JENDERAL BIMBINGAN MASYARAKAT ISLAM, KEMENTERIAN AGAMA) Nuh, Muchammad; Karnadi, Karnadi; Rustanto, Agung Edi; Wicaksana, Harits Hijrah
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.10394

Abstract

ABSTRACT The monitoring and evaluation sistem for budget performance is an essential instrument in performance-based budgeting to ensure effectiveness, efficiency, and accountability in the management of the State Budget. This sistem is implemented under the Regulation of the Minister of Finance Number 62 of 2023, which integrates monitoring and evaluation into budget planning and implementation. This study aims to evaluate the policy implementation of the budget performance monitoring and evaluation sistem at the Directorate General of Islamic Community Guidance, Ministry of Religious Affairs. The study employs a qualitative approach using the Context, Input, Process, and Product evaluation model. Data were collected through document analysis and in-depth interviews and analyzed using interactive data analysis techniques, with validity ensured through source and method triangulation. The findings indicate that, from the context aspect, the monitoring and evaluation sistem is aligned with performance-based budgeting policies, regulatory frameworks, and organizational needs. From the input aspect, several challenges remain, including regulatory inconsistencies, duplication of assessment indicators, and limitations in information sistems. From the process aspect, the monitoring and evaluation activities have been implemented adequately through periodic monitoring and inter-unit coordination. However, from the product aspect, evaluation results have mainly been used for rewards and sanctions and have not been optimally utilized in formulating subsequent budget policies. ABSTRAK Sistem monitoring dan evaluasi kinerja anggaran merupakan instrumen penting dalam penganggaran berbasis kinerja untuk menjamin efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Penerapan sistem ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 62 Tahun 2023 yang mengintegrasikan monitoring dan evaluasi pada tahap perencanaan dan pelaksanaan anggaran. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kebijakan penerapan sistem monitoring dan evaluasi kinerja anggaran pada Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan model evaluasi Context, Input, Process, dan Product. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data interaktif serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek konteks, sistem monitoring dan evaluasi telah selaras dengan kebijakan penganggaran berbasis kinerja, regulasi, dan kebutuhan organisasi. Dari aspek input, masih ditemukan kendala berupa ketidaksinkronan regulasi, duplikasi indikator penilaian, serta keterbatasan sistem informasi. Dari aspek proses, pelaksanaan monitoring dan evaluasi berjalan cukup baik melalui pemantauan berkala dan koordinasi antarunit. Sementara itu, dari aspek produk, hasil evaluasi telah dimanfaatkan untuk pemberian penghargaan dan sanksi, namun belum optimal dalam mendukung penyusunan kebijakan anggaran tahun berikutnya.
ARAHAN PENATAAN KAWASAN BERBASIS MITIGASI BENCANA BANJIR DI SEMPADAN SUNGAI TAMIANG KECAMATAN SERUWAY Khusnul Alia, Maghfira; Puturuhu, Ferad; Ruman, Rifyan
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.10493

Abstract

ABSTRACT This research aims to determine the direction for area planning based on flood disaster mitigation along the banks of the Tamiang River in Seruway District, Aceh Tamiang Regency, Aceh Province. Specifically in the villages of Pekan Seruway and Muka Sungai Kuruk, which are the two villages most affected during floods caused by the overflow of the Tamiang River, resulting in the breaching of levees. The riverbank area in these two villages has a high level of flood vulnerability, thus requiring guidelines for area planning based on flood disaster mitigation. This study employs an Overlay method by combining 5 flood vulnerability parameters: slope steepness, elevation, land use, rainfall, soil type, and river buffer, to obtain the level of flood vulnerability, and then uses Triangulation analysis to determine the area planning direction. The research results show that the flood vulnerability level is divided into 3 classifications: high, medium, and low. The border area of the Tamiang River is at a high risk level, thus requiring guidance for area arrangement using Triangulation analysis, resulting in an area arrangement directive based on flood disaster mitigation, which includes rehabilitation and the construction of permanent embankments with public open space at the riverbank as a buffer zone. This research is expected to serve as a reference in determining directives for area arrangement based on flood disaster mitigation at the riverbank. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menentukan arahan penataan kawasan berbasis mitigasi bencana banjir pada sempadan Sungai Tamiang di Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, Peovinsi Aceh. Khususnya di Desa Pekan Seruway dan Desa Muka Sungai Kuruk yang merupakan dua desa paling terdampak saat terjadi banjir akibat luapan air Sungai Tamiang sehingga menyebabkan jebolnya tanggul. Kawasan sempadan Sungai tamiang di kedua desa tersebut memiliki tingkat kerawanan banjir yang tinggi sehingga diperlukan arahan penataan kawasan berbasis mitigasi bencana banjir. Penelitian ini menggunakan metode Overlay dengan menggabungkan 5 parameter kerawanan banjir yaitu kemiringan lereng, ketinggian, penggunaan lahan, curah hujan, jenis tanah, dan buffer sungai untuk memperoleh tingkat kerawanan banjir dan kemudian menggunakan analisis Triangulasi untuk menentukan arahan penataan kawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kerawanan banjir terbagi menjadi 3 klasifikasi yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Kawasan sempadan Sungai Tamiang berada di tingkat kerawanan tinggi sehingga dibutuhkannya arahan penataan kawasan yang menggunakan analisis Triangulasi sehingga menghasilkan arahan penataan kawasan berbasis mitigasi bencana banjir yang berupa rehabilitasi dan pembuatan tanggul permanan dengan ruang terbuka publik di sempadan sungai sebagai zona penyangga. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam menentukan arahan penataan kawasan yang berbasis mitigasi bencana banjir pada sempadan sungai.
PEMAKNAAN HUMOR SEBAGAI PESAN KOMUNIKASI DALAM REALITY SHOW “ARE YOU SURE?” SEASON 1 Mirda, Dina; Putri, Maulina Larasati
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.9894

Abstract

ABSTRACT Humor is one form of communication message that is effective in attracting audience attention, particularly in entertainment programs such as reality shows. The reality show Are You Sure? season 1, featuring one of BTS members, presents light, natural, and spontaneous humor through interactions among the cast, which are interpreted in various ways by viewers. This study aims to analyze audience interpretations of humor as a communication message and the process of message reception based on Stuart Hall’s reception analysis. The research employs a qualitative method with a reception analysis approach that classifies audience positions into three categories: dominant, negotiated, and oppositional. Data were collected through online interviews with informants. The results show that both informants occupy a dominant-hegemonic position, meaning they fully accept the messages conveyed in the show. Humor is interpreted in line with the producers’ intentions, functioning not only as entertainment but also as a communication medium that represents authenticity, warmth of interaction, and social closeness between the cast and the audience. Additionally, differences in interpretation are influenced by factors such as cultural background, humor preferences, and emotional attachment to the performers. This study concludes that humor in reality shows plays a significant role as a medium for conveying social messages, shaping meaning, and strengthening symbolic bonds between idols and their fans. ABSTRAK Humor merupakan salah satu bentuk pesan komunikasi yang efektif dalam menarik perhatian penonton, khususnya dalam program hiburan seperti reality show. Reality show Are You Sure? season 1 yang diperankan oleh salah satu member BTS menampilkan humor ringan, alami, dan spontan melalui interaksi antar pemain yang dimaknai beragam oleh penonton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemaknaan penonton terhadap humor sebagai pesan komunikasi serta proses penerimaan pesan berdasarkan analisis resepsi Stuart Hall. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis resepsi yang mengklasifikasikan posisi penonton ke dalam tiga kategori, yaitu dominan, negosiasi, dan oposisi. Data diperoleh melalui wawancara daring terhadap narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua narasumber berada pada posisi dominan-hegemoni, yaitu menerima sepenuhnya pesan yang disampaikan dalam tayangan. Humor dimaknai sesuai dengan tujuan pembuat acara, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana komunikasi yang merepresentasikan keaslian diri, kehangatan interaksi, dan kedekatan relasi sosial antara pemain dan penonton. Selain itu, perbedaan pemaknaan dipengaruhi oleh faktor latar belakang budaya, selera humor, dan kedekatan emosional dengan pemain. Penelitian ini menyimpulkan bahwa humor dalam reality show berperan penting sebagai media penyampaian pesan sosial yang mampu membentuk makna serta memperkuat ikatan simbolik antara idol dan penggemar.