cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
ISSN : 27748030     EISSN : 27744183     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 758 Documents
APPLICATION OF SWOT ANALYSIS FOR FORMULATING PRODUCTION QUALITY IMPROVEMENT STRATEGY AT PT DELTA JAYA MAS Nando Janitra Prasojo; Refiana Dwi Maghfiroh
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i1.8884

Abstract

This research is motivated by the urgency of addressing the high product defect rate at PT Delta Jaya Mas, which is weakening its competitiveness in the global hose industry. The primary objective of this study is to formulate a comprehensive strategy for improving production quality by mapping the company's internal and external factors. Using qualitative descriptive methods, data were obtained from participant observation, in-depth interviews, and documentation, which were then analyzed using the IFAS, EFAS, and TOWS matrices. The analysis revealed that despite the company's strong business reputation and raw material certification, operational performance was still hampered by a reactive machine maintenance system and supply fluctuations. As a solution, this study recommends an aggressive strategy focused on export market expansion and product customization. Operationally, the company is encouraged to transform its maintenance system into a preventive one, as well as diversify its suppliers and train its workforce across functions. These strategic steps are crucial for minimizing product damage, addressing price pressures from imported products, and ensuring the long-term sustainability of production quality. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi penanganan tingginya tingkat cacat produk di PT Delta Jaya Mas yang melemahkan daya saing di tengah kompetisi industri selang global. Tujuan utama studi ini adalah merumuskan strategi komprehensif untuk peningkatan kualitas produksi dengan memetakan faktor internal dan eksternal perusahaan. Melalui metode deskriptif kualitatif, data diperoleh dari observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan matriks IFAS, EFAS, serta TOWS. Hasil analisis mengungkapkan bahwa meskipun perusahaan memiliki fondasi kuat dalam reputasi bisnis dan sertifikasi bahan baku, kinerja operasional masih terhambat oleh penerapan sistem pemeliharaan mesin yang bersifat reaktif dan fluktuasi pasokan. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan strategi agresif yang berfokus pada ekspansi pasar ekspor dan kustomisasi produk. Secara operasional, perusahaan didorong untuk mentransformasi sistem pemeliharaan menjadi preventif, serta melakukan diversifikasi pemasok dan pelatihan tenaga kerja lintas fungsi. Langkah-langkah strategis ini krusial untuk meminimalkan kerusakan produk, menghadapi tekanan harga dari produk impor, serta menjamin keberlanjutan kualitas produksi jangka panjang.  
ANALISIS PENERAPAN PURCHASING DALAM MENDUKUNG KINERJA OPERASIONAL (STUDI KASUS PT INDO BISMAR ) Silviana Fatimatuzzahro; Mei Retno Adiwati
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i1.8885

Abstract

Purchasing strategy plays a crucial role in maintaining the stability of a company's operational performance through effective procurement and supplier relationship management. This study aims to analyze the implementation of purchasing strategy at PT Indo Bismar, with a primary focus on requirements planning, Purchase Order (PO) procedures, internal coordination, and supplier management. This study employed a qualitative descriptive method, where data were obtained through in-depth interviews, participant observation, and documentation studies, then analyzed using a data reduction and presentation model. The results revealed that although the purchasing strategy at PT Indo Bismar has contributed to meeting operational needs, its implementation has not been fully optimized. Key obstacles identified include delays in supplier deliveries, discrepancies in inventory data between physical warehouse and administrative records, and a lack of systematic integration in inter-divisional coordination. These findings confirm that the effectiveness of the current strategy is still limited by weaknesses in information management and performance evaluation. It is concluded that improving information system integration and strengthening cross-functional coordination are essential to ensure data accuracy and timely procurement to support the company's sustainable operational performance. ABSTRAK Strategi purchasing memegang peranan krusial dalam menjaga stabilitas kinerja operasional perusahaan melalui pengelolaan pengadaan dan hubungan pemasok yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi purchasing pada PT Indo Bismar, dengan fokus utama pada perencanaan kebutuhan, prosedur Purchase Order (PO), koordinasi internal, serta manajemen pemasok. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif, di mana data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model reduksi dan penyajian data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa meskipun strategi purchasing di PT Indo Bismar telah berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan operasional, implementasinya belum sepenuhnya optimal. Kendala utama yang teridentifikasi meliputi keterlambatan pengiriman pemasok, ketidaksesuaian data stok antara fisik gudang dan catatan administrasi, serta kurangnya integrasi sistematis dalam koordinasi antar divisi. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas strategi saat ini masih dibatasi oleh kelemahan dalam pengelolaan informasi dan evaluasi kinerja. Disimpulkan bahwa peningkatan integrasi sistem informasi dan penguatan koordinasi lintas fungsi sangat diperlukan guna menjamin akurasi data dan ketepatan waktu pengadaan demi mendukung kinerja operasional perusahaan secara berkelanjutan.  
ANALISIS NEGOSIASI HARGA DAN KELANGKAAN SUKU CADANG DALAM ADMINISTRASI SERVIS DI PT INDO BISMAR Ikfina Salsa Nabila; Mei Retno Adiwati
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i1.8886

Abstract

Laptop service administration at PT Indo Bismar faces major challenges in the form of high price negotiations by customers and limited availability of spare parts, especially for older generation laptops that are no longer produced by the manufacturer. These conditions impact the administrative process and service delays. This study aims to analyze price negotiation patterns and strategies for handling spare parts shortages in laptop service administration at PT Indo Bismar. This study uses a descriptive qualitative method with data collection techniques through semi-structured interviews with two key informants: the service admin and the service head. Interviews were conducted directly using research question guidelines. The data obtained were analyzed using thematic analysis to identify key themes related to price negotiations, spare parts shortages, and their impact on service administration. The results show that approximately 40-60% of customers negotiate prices, especially for repairs of key components such as motherboards. Substandard price negotiations are handled through coordination with managers in accordance with company Standard Operating Procedure (SOP). To address spare parts shortages, PT Indo Bismar relies on local Surabaya suppliers with a fast ordering system and the use of spare parts cannibalized from other units with limited warranties. This study concludes that the implementation of dynamic price lists and selective stock provision of key spare parts such as Solid State Drives (SSD) and Random Access Memory (RAM) can improve administrative efficiency and service quality. ABSTRAK Administrasi servis laptop di PT Indo Bismar menghadapi permasalahan utama berupa tingginya negosiasi harga oleh pelanggan serta keterbatasan ketersediaan suku cadang, khususnya pada laptop generasi lama yang sudah tidak lagi diproduksi oleh pabrikan. Kondisi tersebut berdampak pada keterlambatan proses administrasi dan pelayanan servis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola negosiasi harga dan strategi penanganan kelangkaan suku cadang dalam administrasi servis laptop di PT Indo Bismar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur terhadap dua informan utama yaitu admin servis dan kepala servis. Wawancara dilakukan secara langsung menggunakan pedoman pertanyaan penelitian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi tema utama terkait negosiasi harga, kelangkaan suku cadang, serta dampaknya terhadap administrasi servis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 40-60% pelanggan melakukan negosiasi harga, terutama pada perbaikan komponen utama seperti motherboard. Negosiasi harga di bawah standar ditangani melalui koordinasi dengan manajer sesuai standar operasional prosedur (SOP) perusahaan. Dalam mengatasi kelangkaan suku cadang, PT Indo Bismar mengandalkan supplier lokal Surabaya dengan sistem pemesanan cepat serta penggunaan suku cadang hasil kanibalisasi unit lain dengan garansi terbatas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan daftar harga dinamis dan penyediaan stok selektif suku cadang utama seperti Solid State Drive (SSD) dan Random Access Memory (RAM) dapat meningkatkan efisiensi administrasi dan kualitas layanan servis.  
PERAN ADMINISTRASI PURCHASING DALAM EFISIENSI PENGELOLAAN KEUANGAN PERUSAHAAN (STUDI KASUS PADA PT INDO BISMAR SURABAYA) Yulia Dwi Nanda; Mei Retno Adiwati
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i1.8887

Abstract

Purchasing administration plays a vital role in ensuring procurement effectiveness and financial management efficiency. However, reliance on manual systems often leads to data inaccuracies and barriers to information access. This study aims to analyze the contribution of purchasing administration to financial efficiency through a case study of PT Indo Bismar Surabaya, which still implements a manual system and is transitioning to digital. Using descriptive qualitative methods, data collection was conducted through participant observation, in-depth interviews, and documentation of stock recapitulation, Purchase Order (PO) management, profit and loss statement preparation, and archiving activities. The research findings indicate that routinely organized administrative governance significantly improves cost transparency and purchasing budget control. Although manual systems still dominate, initial efforts to digitize documents have proven to accelerate information access and reduce the need for archive space. It is concluded that optimizing purchasing administration is a key element in financial efficiency, and therefore recommends a transition to an integrated digital system to maximize the accuracy, speed, and accountability of future procurement processes. ABSTRAK Administrasi pembelian memegang peranan vital dalam menjamin efektivitas pengadaan dan efisiensi pengelolaan keuangan, namun ketergantungan pada sistem manual sering kali memicu ketidakakuratan data dan hambatan akses informasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi administrasi purchasing terhadap efisiensi keuangan melalui studi kasus pada PT Indo Bismar Surabaya yang masih menerapkan sistem manual dan transisi digital. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap aktivitas rekapitulasi stok, pengelolaan Purchase Order (PO), penyusunan laporan laba rugi, serta pengarsipan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tata kelola administrasi yang terorganisir secara rutin mampu meningkatkan transparansi biaya dan pengendalian anggaran pembelian secara signifikan. Meskipun sistem manual masih mendominasi, upaya awal digitalisasi dokumen terbukti mempercepat akses informasi dan mereduksi kebutuhan ruang arsip. Disimpulkan bahwa optimalisasi administrasi purchasing adalah elemen kunci dalam efisiensi keuangan, sehingga direkomendasikan transisi menuju sistem digital terintegrasi guna memaksimalkan akurasi, kecepatan, dan akuntabilitas proses pengadaan di masa depan.  
ANALISIS TRANSFORMASI DIGITAL TERHADAP EFEKTIVITAS DAN KEPUASAN KERJA PEGAWAI DIVISI PERPAJAKAN PT INDO BISMAR Vira Risma Ayu Wulandari; Mei Retno Adiwati
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i1.8888

Abstract

Digital transformation has become a strategic necessity for organisations in improving effectiveness and performance quality, including in the field of tax administration. PT Indo Bismar, a company engaged in trade and tax services, has implemented various digital systems to support the acceleration of tax administration and reporting processes. This study aims to analyse the impact of digital transformation on the effectiveness and job satisfaction of employees in the Tax Division of PT Indo Bismar. The research method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews with two employees who are directly involved in the use of digital taxation systems. The data was analysed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that the implementation of digital systems has a positive impact on accelerating the tax input and reporting processes, reducing the risk of administrative errors, facilitating work coordination, and increasing access to tax data. In addition, digital transformation also contributes to increased employee job satisfaction through easier task completion, lighter workloads, and greater comfort at work. However, there are still some technical obstacles related to system stability and the technology adaptation process. This study concludes that digital transformation plays an important role in increasing the effectiveness and job satisfaction of employees in the Tax Division of PT Indo Bismar. ABSTRAK Transformasi digital telah menjadi kebutuhan strategis bagi organisasi dalam meningkatkan efektivitas dan kualitas kinerja, termasuk dalam bidang administrasi perpajakan. PT Indo Bismar sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan dan jasa perpajakan telah menerapkan berbagai sistem digital guna mendukung percepatan proses administrasi dan pelaporan pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transformasi digital terhadap efektivitas dan kepuasan kerja pegawai Divisi Perpajakan PT Indo Bismar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada dua orang pegawai yang terlibat langsung dalam pengguanaan sistem perpajakan digital. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem digital memberikan dampak positif terhadap percepatan proses penginputan dan pelaporan pajak, penurunan risiko kesalahan administratif, kemudahan koordinasi kerja, serta peningkatan akses terhadap data perpajakan. Selain itu, transformasi digital juga berkontribusi terhadap meningkatnya kepuasan kerja pegawai melalui kemudahan penyelesaian tugas, beban kerja yang lebih ringan, dan kenyamanan dalam bekerja. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kendala teknis terkait kestabilan sistem dan proses adaptasi teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi digital berperan penting dalam meningkatkan efektivitas dan kepuasan kerja pegawai Divisi Perpajakan PT Indo Bismar.
EFEKTIVITAS KANAL PENCAIRAN JAMINAN HARI TUA (JHT) BPJS KETENAGAKERJAAN TERHADAP KEMUDAHAN AKSES PESERTA DI KANTOR CABANG SURABAYA KARIMUNJAWA Nia Hanifah Satuhu; Nuruni Ika Kusuma Wardhani
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i1.8889

Abstract

The increasing number of BPJS Ketenagakerjaan (Social Security Agency) participants demands innovative, efficient and accessible Old Age Security (JHT) disbursement services. However, implementation in the field still faces challenges in digital literacy and system stability. This study aims to analyze the effectiveness of three main JHT disbursement channels: the Jamsostek Mobile (JMO) application, the Lapak Asik website, and in-person customer service (Customer Service) in facilitating participant access at the Surabaya Karimunjawa Branch Office. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through in-depth interviews and observations of purposively selected informants, then analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The study findings revealed that the Lapak Asik website proved most effective in expediting the administrative process for tech-savvy participants, while the JMO application offered the highest access flexibility, although it still faced challenges with data verification. Conversely, in-person service remains a crucial pillar for ensuring inclusive services for elderly participants or those experiencing digital barriers. The main conclusion of this study confirms that the integration of these three channels creates a complementary service ecosystem, but requires strengthening digital infrastructure and mentoring strategies to achieve optimal public service effectiveness for all participant segments. ABSTRAK Peningkatan jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan menuntut adanya inovasi layanan pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) yang efisien dan mudah diakses, namun implementasi di lapangan masih dihadapkan pada kendala literasi digital dan stabilitas sistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas tiga kanal utama pencairan JHT aplikasi Jamsostek Mobile (JMO), situs web Lapak Asik, dan layanan tatap muka (Customer Service) dalam memfasilitasi akses peserta di Kantor Cabang Surabaya Karimunjawa. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap informan yang dipilih secara purposive, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa situs web Lapak Asik terbukti paling efektif dalam mempercepat proses administrasi bagi peserta yang melek teknologi, sedangkan aplikasi JMO menawarkan fleksibilitas akses tertinggi meski masih terkendala isu verifikasi data. Di sisi lain, layanan tatap muka tetap menjadi pilar krusial untuk menjamin inklusivitas layanan bagi peserta lansia atau mereka yang mengalami hambatan digital. Simpulan utama studi ini menegaskan bahwa integrasi ketiga kanal tersebut menciptakan ekosistem pelayanan yang saling melengkapi, namun memerlukan penguatan infrastruktur digital dan strategi pendampingan guna mencapai efektivitas layanan publik yang optimal bagi seluruh segmen peserta.
ANALISIS PENGELOLAAN PERSEDIAAN BARANG UNTUK MENINGKATKAN KETEPATAN PENGADAAN PADA PT. INDOBISMAR Gita Aurellia Karunia Wana; Mei Retno Adiwati
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i1.8890

Abstract

Effective inventory management is a vital element in maintaining operational stability and liquidity for distribution companies in the digital economy. This research is motivated by the urgency of improving warehouse governance at PT Indobismar Surabaya, which faces significant challenges such as mismatched stock data between the Accurate system and physical conditions, errors in serial number recording, and the accumulation of slow-moving goods. This study aims to analyze the root causes of these problems to improve procurement accuracy. Using descriptive qualitative methods, data collection was conducted through participant observation, semi-structured interviews with warehouse staff, and documentation. The research findings indicate that inefficiencies are caused by the dominance of manual procedures in stocktaking, weak verification of incoming goods, and a lack of data-driven planning. As a strategic solution, this study recommends strengthening internal controls through standardization of procedures, optimization of information system features to reduce manual intervention, and the application of quantitative methods such as Economic Order Quantity (EOQ) and FSN (Fast, Slow, Non-moving) classification analysis. Implementation of these measures is expected to improve inventory data accuracy, minimize financial losses due to stock discrepancies, and ensure sustainable procurement efficiency. ABSTRAKEfektivitas pengelolaan persediaan merupakan elemen vital dalam menjaga stabilitas operasional dan likuiditas perusahaan distribusi di era ekonomi digital. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi perbaikan tata kelola gudang di PT Indobismar Surabaya, yang menghadapi kendala signifikan berupa ketidaksesuaian data stok antara sistem Accurate dan kondisi fisik, kesalahan pencatatan serial number, serta penumpukan barang slow moving. Studi ini bertujuan menganalisis akar permasalahan tersebut untuk meningkatkan ketepatan pengadaan. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur dengan staf gudang, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa inefisiensi disebabkan oleh dominasi prosedur manual dalam stock opname, lemahnya verifikasi barang masuk, serta kurangnya perencanaan berbasis data. Sebagai solusi strategis, penelitian ini merekomendasikan penguatan pengendalian internal melalui standardisasi prosedur, optimalisasi fitur sistem informasi untuk mengurangi intervensi manual, serta penerapan metode kuantitatif seperti Economic Order Quantity (EOQ) dan analisis klasifikasi FSN (Fast, Slow, Non-moving). Implementasi langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi data persediaan, meminimalkan kerugian finansial akibat selisih stok, serta menjamin efisiensi pengadaan barang secara berkelanjutan.
PERAN BPJS DALAM IMPLEMENTASI PROGRAM JKK DAN JKM BAGI PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI DI BPJS KARIMUNJAWA Wafiula Mumtaz; Nuruni Ika Kusuma Wardhani
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i1.8891

Abstract

The high risk of workplace accidents in the construction services sector requires adaptive and sustainable social protection for workers. The Work Accident Insurance (JKK) and Death Insurance (JKM) programmes organised by BPJS Ketenagakerja - an play an important role in providing protection for project workers who have risky job characteristics. This study aims to examine the role of BPJS Ketenagakerjaan in implementing the JKK and JKM programmes at construction service companies in BPJS Ketenagakerjaan Karimunjawa Surabaya, with a focus on collaboration patterns, socialisation strategies, and implementation barriers at the operational level. The study uses a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews with ten informants consisting of BPJS Ketenagakerjaan officers and construction service project managers, then analysed thematically. The results of the study indicate that the implementation of the JKK and JKM programmes has generally been quite effective, particularly through inter-agency cooperation and integrated socialisation strategies. However, there are still obstacles in the form of low understanding among companies, delays in registering project workers, and administrative barriers in the claims process. The study concludes that strengthening inter-agency synergy, effective policy communication, and service innovation are key factors in improving the protection of workers in the construction services sector. ABSTRAK Risiko kecelakaan kerja yang tinggi pada sektor jasa konstruksi menuntut adanya perlindungan sosial ketenagakerjaan yang adaptif dan berkelanjutan. Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan berperan penting dalam memberikan perlindungan bagi pekerja proyek yang memiliki karakteristik kerja berisiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran BPJS Ketenagakerjaan dalam pelaksanaan program JKK dan JKM pada perusahaan jasa konstruksi di BPJS Ketenagakerjaan Karimunjawa Surabaya, dengan menitikberatkan pada pola kolaborasi, strategi sosialisasi, serta hambatan implementasi di tingkat operasional. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh informan yang terdiri atas petugas BPJS Ketenagakerjaan dan pengelola proyek jasa konstruksi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program JKK dan JKM secara umum telah berjalan cukup efektif, terutama melalui kerja sama lintas lembaga dan strategi sosialisasi terpadu. Namun, masih terdapat kendala berupa rendahnya pemahaman perusahaan, keterlambatan pendaftaran pekerja proyek, serta hambatan administratif dalam proses klaim. Simpulan penelitian menegaskan bahwa penguatan sinergi antarlembaga, komunikasi kebijakan yang efektif, dan inovasi layanan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan perlindungan pekerja sektor jasa konstruksi.
PERAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP MORAL KERJA ANGGOTA KEPOLISIAN DAERAH X Nourindra Hafiz Adityawan; Dewi Handayani Harahap; Ayu Gigih Rizqia
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i1.8892

Abstract

Technological development and increasing demands for professionalism require police organizations to have adaptive human resources with high work morale, which is influenced by organizational climate. This study aims to examine the relationship between organizational climate and work morale among members of X Regional Police. A quantitative correlational design was employed involving 152 police personnel holding the rank of Bripda with 0–3 years of service, selected through purposive sampling. Data were collected using organizational climate and work morale scales and analyzed using Pearson correlation. The results show that organizational climate has a positive and significant effect on work morale ( ), with a contribution of 28.6%. This study concludes that a supportive organizational climate characterized by leadership support, effective communication, and organizational fairness plays an important role in enhancing police officers’ work morale and supporting professionalism within the police institution. ABSTRAK Perkembangan teknologi dan tuntutan profesionalisme menuntut organisasi kepolisian memiliki sumber daya manusia yang adaptif dan bermoral kerja tinggi, yang salah satunya dipengaruhi oleh iklim organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara iklim organisasi dan moral kerja pada anggota Kepolisian Daerah X. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional terhadap 152 personel berpangkat Bripda dengan masa dinas 0–3 tahun yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala iklim organisasi dan skala moral kerja, kemudian dianalisis dengan korelasi product momen dari Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap moral kerja ( ) dengan kontribusi sebesar 28,6%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa iklim organisasi yang kondusif, ditandai dengan dukungan pimpinan, komunikasi yang efektif, dan keadilan organisasi, berperan penting dalam meningkatkan moral kerja anggota kepolisian serta mendukung kinerja dan profesionalisme Polri.
PENGARUH PELATIHAN HARDSKILL TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT. MANAJEMEN ASISTEN INDONESIA Cheryen Ckristina Sitorus; Menik Tetha Agustina
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i1.8893

Abstract

Improving the quality of human resources is a vital element for service companies to maintain optimal performance and service standards. This study aims to analyze in-depth the effect of hard skills training on employee performance at PT. Manajemen Asisten Indonesia, responding to the urgent need for improved technical competency. Using a quantitative descriptive approach, the study involved all employee training participants as a sample through a saturated sampling technique. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed through a series of statistical tests, including validity, reliability, normality, Product Moment correlation, and simple linear regression. The analysis findings revealed a fairly strong positive relationship between hard skills training and employee performance, indicated by a correlation coefficient of 0.507. Furthermore, hard skills training was shown to contribute 25.7% to the variation in employee performance, with the results of the model significance test confirming a significant effect (p = 0.002). The main conclusion of this study is that relevant and targeted hard skills training has a significant impact on improving employee work effectiveness. Therefore, companies are advised to continuously align technical training materials with dynamic operational needs to achieve sustainable productivity. ABSTRAK Peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan elemen vital bagi perusahaan jasa untuk mempertahankan standar kinerja dan layanan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengaruh pelatihan hardskill terhadap kinerja karyawan di PT. Manajemen Asisten Indonesia, merespons kebutuhan mendesak akan kompetensi teknis yang lebih baik. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, penelitian melibatkan seluruh karyawan peserta pelatihan sebagai sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis melalui serangkaian uji statistik, termasuk validitas, reliabilitas, normalitas, korelasi Product Moment, serta regresi linier sederhana. Temuan analisis mengungkapkan adanya hubungan positif yang cukup kuat antara pelatihan hardskill dan kinerja karyawan, ditandai dengan koefisien korelasi sebesar 0,507. Lebih lanjut, pelatihan hardskill terbukti memberikan kontribusi sebesar 25,7% terhadap variasi kinerja karyawan, dengan hasil uji signifikansi model yang mengonfirmasi pengaruh nyata (p = 0,002). Kesimpulan utama dari studi ini adalah bahwa pelatihan hardskill yang relevan dan terarah memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan efektivitas kerja karyawan. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk terus menyelaraskan materi pelatihan teknis dengan dinamika kebutuhan operasional guna mencapai produktivitas yang berkelanjutan.