cover
Contact Name
Lery Prasetyo
Contact Email
leryprasetyo@rocketmail.com
Phone
+6282140158300
Journal Mail Official
sabbhata_yatra@radenwijaya.ac.id
Editorial Address
Redaksi Sabbhata Yatra: Jurnal Pariwisata dan Budaya Program Studi Pariwisata Buddha Address: Jl. Kantil Bulusulur Wonogiri-Jawa Tengah Kode Pos 57615
Location
Kab. wonogiri,
Jawa tengah
INDONESIA
SABBHATA YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya
ISSN : -     EISSN : 27455513     DOI : -
Sabbhata Yatra: Jurnal Pariwisata dan Budaya is scientific journal which publishes scientific articles about tourism and culture. There are two main basic sciences on this journal, they are: Tourism : tourism plan, tourism management, tourism destination, travelling, gastronomy, pilgrimage, and hospitality Culture : traditions, customs, belief systems, art, history, society, ethnics, culture philosophy, heritage, and society system.
Articles 96 Documents
STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT MELALUI KEARIFAN LOKAL DI DESA PATOMAN, BANYUWANGI Kanom, Kanom; Niluh Ika Aprilia; Esa Riandy Cardias
SABBHATÃ YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya Vol 4 No 2 (2023): SABBHATA YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya
Publisher : STABN Raden Wijaya Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/sabbhatayatra.v4i2.914

Abstract

Desa Patoman berada di Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi. Desa ini mendapatkan julukan “Bali Van Java” atau miniatur Bali di Banyuwangi karena kehidupan sosial budaya masyarakat Bali di Desa Patoman masih tetap seperti orang Bali pada umumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan faktor pendukung dan faktor penghambat serta untuk merumuskan strategi pengembangan pariwisata berbasis masyarakat melalui kearifan lokal di Desa Patoman, Banyuwangi. Metode analisis yang digunakan dalam tahap ini adalah metode Deskriptif Kualitatif dengan teknik analisis SWOT sebagai metode pengambilan data. Metode penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan Hasil dari penelitian ini menunjukkan faktor kekuatan paling dominan adalah penerapan sikap toleransi dan gotong royong masyarakat Desa Patoman dan faktor kelemahan yang utama adalah kekayaan kesenian belum secara optimal dimanfaatkan. Sedangkan faktor peluang tertinggi adalah adanya dukungan dari Pemerintah dan faktor ancaman utama adalah terdapat isu SARA (suku, agama dan ras). Berdasarkan analisis SWOT yang dihasilkan terdapat 5 strategi, diantaranya: 1). Strategi Terbentuknya Sanggar Seni Di Desa Patoman; 2). Strategi Meningkatkan Kerjasama Dengan Pihak Pemerintah Desa; 3). Strategi Pembentukan POKDARWIS; 4). Strategi Penyelenggaraan Event Budaya Drama Gong Di Desa Patoman; 5). Strategi Melakukan Pelatihan Dalam Pemasaran Di Sosial Media.
APLIKASI ANALISIS SWOT TERHADAP PERTUMBUHAN TUJUAN WISATA PANTAI CIPTALAND DI KOTA BATAM Kristin, Lia; Lubis, Arina Luthfini
SABBHATÃ YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya Vol 4 No 2 (2023): SABBHATA YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya
Publisher : STABN Raden Wijaya Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/sabbhatayatra.v4i2.917

Abstract

Kota Batam merupakan salah satu kota di Provinsi Kepulauan Riau yang memiliki segudang potensi pariwisata dan peluang masa depan yang cerah. Menurut data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, total pengunjung internasional yang berwisata ke Kota Batam pada bulan Maret 2023 naik sebesar 32,45% jika dibandingkan dengan bulan Februari 2023. Pantai Ciptaland yang populer di kalangan wisatawan merupakan salah satu destinasi wisata pantai di kecamatan Sekupang Kota Batam. Berbagai kesulitan dan permasalahan dalam menciptakan destinasi liburan Pantai Ciptaland menjadi landasan penelitian ini, yang akan menggunakan analisis SWOT untuk menentukan strategi pengembangan tempat liburan Pantai Ciptaland. Mengingat temuan penelitian yang memanfaatkan struktur matriks SWOT IFAS, EFAS, dan 4 kuadran, jelas bahwa rencana diversifikasi produk diperlukan untuk meningkatkan daya tarik pengunjung sekaligus memaksimalkan kekuatan dan kemungkinan. Strategi pelaksanaannya adalah sebagai berikut: (1) memperkuat hubungan dengan perusahaan tour and travel lokal di Kota Batam untuk meningkatkan jumlah pengunjung; (2) mempekerjakan tenaga kerja lokal untuk mengelola destinasi wisata, sehingga mengurangi jumlah pengangguran dan memperluas keberlangsungan perekonomian masyarakat sekitar lokasi objek wisata; (3) penyediaan prasarana dan fasilitas di destinasi wisata Pantai Ciptaland; (4) melestarikan dan meningkatkan lokasi wisata dan fasilitas yang dimiliki destinasi wisata; dan (5) menjaga kondisi kesehatan di sekitar destinasi wisata.
PERAN SUBAK DALAM MENJAGA KEBERLANJUTAN COMMUNITY BASED ECOTOURISM Ni Kadek Winda Yanti
SABBHATÃ YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya Vol 4 No 2 (2023): SABBHATA YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya
Publisher : STABN Raden Wijaya Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/sabbhatayatra.v4i2.964

Abstract

This research aims to comprehend Subak Sembung's means to maintain the sustainability of Community Based Ecotourism in Subak Sembung, Peguyangan. Since, Subak plays an important role in preserving the environment and culture in its area which are fundamental elements needed to implement ecotourism in Subak Sembung. The research uses qualitative data with qualitative descriptive methods. Data collection methods were conducted using observation techniques, in-depth interviews and documentation. The purposive sampling technique was used to determine the informant in this research. It found that there are two important aspects in maintaining the sustainability of ecotourism in this area, namely the role of Subak member communities and the role of Subak organization in controlling and distributing rights and obligations to its members. This research provides an illustration of how traditional bodies such as Subak play an important role in preserving the environment and the socio-cultural values inherent in it. Keywords : Subak, Ecotourism, Communities, Sustainability
PENGARUH PENGADAAN BAHAN MAKANAN UNTUK OPERASIONAL KITCHEN TERHADAP KINERJA PURCHASING DI HOTEL ALILA SOLO I Gusti Ayu Agung; Katrin, Yolanda
SABBHATÃ YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya Vol 4 No 2 (2023): SABBHATA YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya
Publisher : STABN Raden Wijaya Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/sabbhatayatra.v4i2.971

Abstract

ABSTRACT This research is a descriptive qualitative research. The research subject in this research is purchasing Alila Solo Hotel. Methods of data collection in this study using observation, interviews, literature and documentation. This study aims to find out how the procurement of kitchen food ingredients at the Alila Hotel Solo and how the influence of the procurement of kitchen food ingredients on purchasing performance at the Alila Solo Hotel. The results showed that the procurement of kitchen food ingredients at the Alila Solo Hotel was running properly. Starting from purchase requests, selecting suppliers, placing orders and receiving goods has been done correctly. However, there are obstacles when looking for seasonal food ingredients, when sudden requests occur, discrepancies in delivery by suppliers and order delays. Given these constraints, solutions that can be taken are replacing food ingredients or looking for similar food ingredients, returning food ingredients that are not suitable and good communication is needed between purchasing and the kitchen to avoid miscommunication. The influence of the procurement of kitchen food ingredients on purchasing performance in this study uses performance indicators according to Robbins (2016: 260), namely work quality, work quantity and timeliness. All show that the procurement of food ingredients shows a good influence on purchasing performance at the Alila Solo Hotel. If the procurement of food ingredients in the kitchen goes well, good purchasing performance will also be created. Keywords: Food Procurement, Performance, Purchasing
PERAN MANAGER DALAM MENJALIN KERJASAMA DENGAN ONLINE TRAVEL AGENT UNTUK MENINGKATKAN TINGKAT HUNIAN KAMAR DI HOTEL DAMANAKA PANGALENGAN BANDUNG Darmaesti; Indriana Putri, Widyanita
SABBHATÃ YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya Vol 4 No 2 (2023): SABBHATA YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya
Publisher : STABN Raden Wijaya Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/sabbhatayatra.v4i2.972

Abstract

Peran manager dalam mengelola perusahaan di dunia industri menentukan perkembangan usaha yang dijalankan. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui peran pengelola Hotel Damanaka Pangalengan Bandung dalam meningkatkan tingkat okupansi kamar serta mengetahui manfaat yang diperoleh Hotel Damanaka Pangalengan Bandung dengan melakukan kerjasama dengan online travel agent. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi yaitu observasi tidak terstruktur. Analisis data terapan meliputi pengumpulan data, reduksi data dan inferensi atau penarikan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan peran Manajer Hotel Damanaka dalam menjaga fasilitas hotel dalam kondisi baik, memenuhi standar keamanan yang ditetapkan, dan melindungi tamu, karyawan, dan aset hotel dari potensi risiko atau bahaya. Peranan Manajer Hotel Damanaka Pangalengan Bandung yang bekerja sama dengan online travel agent yaitu RedDoorz terlihat dari perubahan signifikan yang membuat Hotel Damanaka Pangalengan Bandung semakin dikenal, pendapatan Hotel Damanaka Pangalengan Bandung meningkat, banyak tamu yang menginap di Hotel Damanaka Pangalengan Bandung dari berbagai daerah, kemudahan dalam melakukan reservasi di Hotel Damanaka Pangalengan Bandung dan tidak pernah mengalami kerugian melainkan untung dan semakin maju. Manfaat kerjasama dengan online travel agent RedDoorz bagi Hotel Damanaka Pangalengan Bandung dapat memperluas jangkauan bisnis, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat brand image di industri perhotelan.
KINERJA PRAMUSAJI DI RESTORAN ALICE HOTEL THE LANGHAM JAKARTA Achmadi, Rudhi; Putri Nofanda, Dama Divya; Widiarto, Setyo
SABBHATÃ YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya Vol 4 No 2 (2023): SABBHATA YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya
Publisher : STABN Raden Wijaya Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/sabbhatayatra.v4i2.980

Abstract

The objective of this study is to assess the quality of service or performance at Alice Restaurant within Alice Hotel The Langham Jakarta, specifically with regards to five service quality indicators: tangibles, reliability, responsiveness, empathy, and assurance. This research follows a descriptive quantitative approach, involving a total of 60 respondents. Data collection was conducted through the distribution of questionnaires. The findings of this study indicate that, when assessing the overall service quality at Alice The Langham Jakarta using the Importance-Performance Analysis (IPA) method, a conformity level of 101% is achieved. This implies that the performance has surpassed guest expectations, signifying a high degree of satisfaction. Notably, there are two points in quadrant A on the Cartesian diagram that warrant particular attention, as their performance slightly falls short of expectations.
PENGARUH PROSES REKRUTMEN DAN SELEKSI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA SETULUS KOFFEE Suparwi, Suparwi; Indra Syahputra, Ari
SABBHATÃ YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya Vol 4 No 2 (2023): SABBHATA YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya
Publisher : STABN Raden Wijaya Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/sabbhatayatra.v4i2.1036

Abstract

Abstract : The purpose of this study is to know the hiring and selection plans of employees on the quarter of the race, and the preening of the recruiting and selection process against the actual performance of an employee of the Setulus koffee. This method of research employs the process of triangulation techniques of observation, interview, and documentation. The population of this study was 43 applicants and employees at Setulus koffee, and two samples were selected of the new ones who took the positions of cashier and the old barista. Many times the manager of Setulus koffee tried to hire an employee but the result was always unsatisfactory, while the human resource facility was the most important thing for a manager at Setulus koffee to run the coffee shop operational. A problem that often arises is the unprofessional of employees sensations, such as not following the standard oprational procedure, retiring to a time of transition, deviousness, etc. Researchers are trying to do research on a new recruiting process on sehonesthearted at Setulus koffee to observe the actual event. In the process of recruiting and new selection on June 29, 2022 The researchers found that the methods employed by the recruiter improved by more attitude and attitude than the work experience of recruiting new staff potential, according to the experience of the previous recruiter that the candidate who is too professional and has too much experience tends to be difficult to control and not follow the SOP on as well as Setulus koffee. Based on those experiences can result in better employee performance.
PERSEPSI WISATAWAN PASCA RELOKASI PEDAGANG KAKI LIMA DI KAWASAN MALIOBORO KOTA YOGYAKARTA Quamilla Nugroho, Sarah; Akiriningsih, Titik; Pradipta, Made Prasta Yostitia
SABBHATÃ YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya Vol 5 No 1 (2024): SABBHATA YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya
Publisher : STABN Raden Wijaya Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/sabbhatayatra.v5i1.1045

Abstract

The relocation of hawkers in Malioboro area has an impact on various parties, especially tourist who visit Malioboro area. This change has an impact on tourists’ perception towards Malioboro area. Therefore, this research aims to determine the perception of tourists regarding the ambiance in Malioboro area after the relocation of the hawkers based on the satisfaction of tourist visits and to determine accessibility, facilities, and environment in Malioboro area after the relocation of the hawkers. This research applied descriptive research method with quantitative approach. The population in this research is tourist who have visited the Malioboro area before and after the relocation of hawkers with a sample of 100 respondents. The data were collected using questionnaires, observations, and interviews. There are 3 variables used to measure tourist perceptions, which are Accessibility, Facilities, Environment. The characteristics of tourists are dominated by female tourists with an age range of 20-29 years old, mainly from Central Java. And the result of data analysis shows that 25% of tourists give their perception of the environment of Malioboro area before the relocation of the hawkers and 31% of tourists give their perception of the environment of Malioboro area after the relocation of the hawkers. This study concluded that the perception of tourists is dominated by tourists who agree with the Malioboro area after the relocation of the hawkers.
PENERAPAN KOMPONEN PARIWISATA DALAM UPAYA MENINGKATKAN DAYA TARIK WISATA DI KAMPUNG BATIK KAUMAN SURAKARTA Akiriningsih, Titik; Pradipta Nariswari, Kirana; Sadiarti Budiningtyas, Erna
SABBHATÃ YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya Vol 4 No 2 (2023): SABBHATA YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya
Publisher : STABN Raden Wijaya Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/sabbhatayatra.v4i2.1049

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan komponen pariwisata yang terdiri dari atraksi, aksesibilitas, amenitas, layanan tambahan, aktivitas, dan ketersediaan paket dalam meningkatkan daya tarik wisata di Kampung Batik Kauman Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan dijabarkan secara deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan langsung di lapangan, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan komponen pariwisata di Kampung Batik Kauman Surakarta sudah baik dan sesuai dengan identifikasi 6A, hanya saja terdapat beberapa hal yang masih perlu diperbaiki. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penerapan komponen pariwisata di Kampung Batik Kauman sudah baik sehingga daya tarik wisata di Kampung Batik Kauman juga semakin meningkat.
EFEKTIFITAS KEBIJAKAN PENGELOLAAN DAN PENGEMBANGAN DESA WISATA TERHADAP PEMBANGUNAN PARIWISATA DI DESA MEKARLAKSANA Farhan, Aries; Zahra, Sabila Aulia; SS, Vani Yuniastoeti; Al-Ghaniy, Abudzar; Rahmafitria, Fitri
SABBHATÃ YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya Vol 4 No 2 (2023): SABBHATA YATRA : Jurnal Pariwisata dan Budaya
Publisher : STABN Raden Wijaya Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/sabbhatayatra.v4i2.1058

Abstract

Pengembangan desa wisata mempunyai peranan penting dalam pengembangan pariwisata di Indonesia, terutama seiring dengan dilaksanakannya program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang membuka lapangan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan menganalisis Perda No. 7 Tahun 2020 guna mencapai tujuan pengembangan pariwisata di Desa Wisata Mekarlaksana. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan studi kasus di Desa Mekarlaksana. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam kepada Pokdarwis dan masyarakat Desa Mekarlaksana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perda Nomor 7 Tahun 2020 cukup efektif dalam mencapai tujuan pengembangan pariwisata daerah khususnya dalam meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat di Desa Mekarlaksana. Berupa keberadaan UMKM dari masyarakat, terbentuknya homestay dari rumah masyarakat dan pengabdian masyarakat yang dimanfaatkan untuk pengembangan pariwisata di Desa Mekarlaksana. Perda tersebut memberikan landasan hukum yang kuat bagi pengembangan sektor pariwisata, menetapkan peraturan dan pedoman yang jelas, sehingga menciptakan kepastian hukum bagi pelaku usaha dan masyarakat, serta memberikan landasan bagi pengelolaan destinasi pariwisata secara terencana.

Page 6 of 10 | Total Record : 96