cover
Contact Name
Hastawati Chrisna Suroso
Contact Email
chrisna.suroso@itats.ac.id
Phone
+6281238192104
Journal Mail Official
senopati.journal@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arif Rahman Hakim 100 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Senopati : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering
ISSN : -     EISSN : 27147010     DOI : -
Jurnal SENOPATI is published twice in a year, every April and September. The scope of jurnal SENOPATI can be seen below : 1. ERGONOMICS this subject is including physical ergonomics, cognitive ergonomics, human computer interaction, system engineering, human factor, risk and safety science 2. OPTIMIZATION this subject is related to operational research, linear programming, vehicle routing problem 3. APPLICATION of INDUSTRIAL ENGINEERING everything related to applied of industrial engineering in manufacturing or service industry
Articles 180 Documents
PENERAPAN DMAIC DAN FMEA UNTUK PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK KEMASAN KERTAS PERUSAHAAN PERCETAKAN PT.XYZ Aji Pramudya Wardana
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 5, No 1 (2023): Jurnal SENOPATI Vol.5 No.1
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2023.v5i1.4562

Abstract

Perkembangan zaman yang semakin maju berdampingan dengan perkembangan teknologi industri sehingga menjadi ketatnya kompetisi bisnis. Maka para perusahaan bersaing untuk menghasilkan produk yang memiliki kualitas tinggi .Rata-rata persentase cacat selama periode 2021 memiliki persentase cacat sebesar 3,42%. Dengan tinginya presentase cacat pada perusahaan yang mencapai 3,42% telah melewati ambang batas cacat yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Perusahaan memberikan batas cacat sebesar 3% tetapi pada kenyataan di lapangan menunjukan persentase cacat yang sudah melewati batas. Ketidak sesuaian dari hasil cacat dengan standar yang ditetapkan perusahaan berdampak terhadap proses produksi. Diperlukan pengendalian kualitas produk yang bertujuan agar perusahaan menghasilkan produk sesuai dengan standar perusahaan. Pengendalian kualitas menggunakan metode DMAIC (Defect, Measure, Analyze, Improve, and Control. Dengan menjadikan Failure Mode and Effect Analisys  FMEA sebagai analisis terhadap produk cacat dan melakukan metode DMAIC (Defect, Measure, Analyze, Improve, and Control) untuk melakukan perbaikan pengendalian kualitas. Berhasil mengidentifikasi penyebab cacat yang terjadi pada saat produksi dan menemukan penyelesaian yang bisa dilakukan untuk menurunkan tingkat cacat produk. Berhasil melakukan penerapan pengendalian kualitas dengan metode DMAIC dan FMEA sehingga terjadi penurunan persentase cacat produk dari 3,42% menjadi 1,14%. Dengan penurunan yang terjadi sudah sesuai dengan target menurunkan cacat dibawah 3%.
Identifikasi Strategic Planning dengan Implementasi Metode SWOT dan BCS pada UMKM Mesthi Cafe Deviyanti, I Gusti Ayu Sri; Fais, Moh. Ainul; Mohamad, Silvana; Widari, Nyoman Sri
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 5, No 2 (2024): Jurnal SENOPATI Vol 5, No 2
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2024.v5i2.5560

Abstract

The development of MSMEs in Indonesia is very rapid, especially in the food business. Even so, there are also many people who are running a food business out of business because of the many competitors. Therefore, a solution is needed so that the food business continues to run. One way is to use the concept of strategic planning aspects from internal and external with the SWOT method, and conduct a performance appraisal of company executives to sharpen strategies and initiatives that can be achievedKeywords: BCS, Strategic Planning, SWOT
Penentuan Order Quantity Bahan Baku Pupuk Bersubsidi Jenis NPK Menggunakan Metode EOQ di PT. XYZ Kurniawan, Adji Candra; Febrianti, Risa
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 5, No 1 (2023): Jurnal SENOPATI Vol.5 No.1
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2023.v5i1.4531

Abstract

Fertilizer has an important role in supporting the productivity of food crops. The Indonesian government provides subsidized fertilizers in an effort to support the fulfillment of national food needs. The number of subsidized fertilizer needs targeted by the government increases every year. Therefore, appropriate inventory planning is needed to realize the subsidized fertilizer production target that has been set by the government. The type of NPK fertilizer is one of the concerns because this type of subsidized fertilizer has a high demand rate, but its production figure is still far from the realization target. So that in this study the author aims to conduct a comparative analysis of inventory with the policies set by the company, namely Minimum-maximum with the Economic Order Quantity (EOQ) method. The EOQ method considers several costs, such as holding costs, raw material prices, and ordering costs. There are several outputs produced by the authors in this study, such as the frequency of orders, safety stock, reorder points, and total inventory costs. With this policy, the total cost of raw material inventory that must be spent for the manufacture of NPK fertilizer is Rp 4,257,606,170. And by using the EOQ method, it can save the company's total inventory cost of Rp. 121,368,688 or 2.77%.
Usulan Redesain Bak Pencucian Ubi dengan Pendekatan Antropometri Guna Mengurangi Beban Kerja Fisik (Studi Kasus : UD. Rezeki Baru) Sari, Budi Try; Andriani, Meri; Dewiyana, Dewiyana
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 5, No 2 (2024): Jurnal SENOPATI Vol 5, No 2
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2024.v5i2.4823

Abstract

UD. Rezeki Baru is a micro business engaged in the snack industry. In the production process, workers experience fatigue seen from the activities of workers who complain of pain in the muscles with a bent position. The purpose of this study is to identify the physical workload and provide a proposal for the dimension size of the ergonomic washing tub redesign. The methods used are cardiovascular load to identify physical workload and anthropometric approach to provide proposals for improving the dimension size of ergonomic washing tub redesign. Results and discussion, cardiovascular load in the morning 4 workers experienced "improvement needed" action with each value of 33.7%, 50%, 31.7%, 52.6% and 1 worker experienced "work in a short time" action with a value of 70.5% while in the afternoon 1 worker got a percentage of 57.6% with a classification of "improvement needed", 3 workers got a classification of "work in a short time" with a value of 78.3% each,  63.4%, 68.3% and 1 worker received a classification of "urgent action needed" with a percentage of 84.6% then measured 3 dimensions of the worker's body, namely Standing Elbow Height, Elbow Length to Fingertips and Hand Stretch, data adequacy test stated sufficient data, data uniformity test stated all data was uniform, data normality test with SPSS software stated normal distributed data with P50 and P95 percentiles. The conclusion of cardiovascular load received by workers received an average value of 47.7% with a classification of "improvement needed" in the morning while in the afternoon received an average value of 70.44% with a classification of "work in a short time". The redesigned size of the ergonomic sweet potato washer tub is 106.4 cm high, 179.5 cm long and wide, and 48.64 cm deep with a volume of 1567.19 liter.
Clustering Samoah yang Dihasilkan Oleh Masyarakat Kota Surabaya dengan Menggunakan Metode K-Means Ardika Putri, Tasya Febrinda; Nuha, Hilyatun; Murwato, Sigit Ananda
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 5, No 1 (2023): Jurnal SENOPATI Vol.5 No.1
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2023.v5i1.4549

Abstract

Dinas Lingkungan Hidup Surabaya mengatakan bahwa sampah yang masuk di TPA Surabaya sekitar 1600 ton per hari . Peningkatan yang tidak stabil membuat tumpukan sampah yang ada di surabaya semakin mengalami tonase yang berubah-ubah, hal ini dikarenakan semakin tinggi pertumbuhan manusia akan meningkat juga sampah yang ada di surabaya. Kehidupan masyarakat yang terus berlanjut akan membuat banyak jenis sampah yang baru. Menurut UU No 18 Tahun 2018 tentang pengelolaan sampah bahwa pertambahan penduduk dan perubahan pola konsumsi masyarakat menimbulkan bertambahnya volume, jenis, dan karakteritik sampah yang semakin beragam. Pengolahan sampah yang ada di kota surabaya ini dapat dilakukan dengan mengelompokan atau clustering sampah berdasarkan jenis sampah nya pada masing – masing bank sampah untuk mempermudah masyarakat mengolah sampah. Clustering K-Means merupakan metode dengan mengelompokan variabel penelitian ke dalam clustering atau polynomial yang ada pada clustering, dengan adanya proses clustering menggunakan metode k-means maka nantinya akan diketahui bagian wilayah Surabaya mana yang mengalami penanganan khusus untuk mengoptimalkan sampah.Kata kunci: Clustering , K-Means, Surabaya, Sampah, Teknologi
Usulan Perbaikan dan Standarisasi Sistem Kerja pada Proses Produksi Baja Ringan Jenis Reng di PT. Pratama Mandiri Paksi Retnaningtyas, Victoria Nadia Elma; Valentino, Fandy; Wahyudi, Rizqi
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 5, No 2 (2024): Jurnal SENOPATI Vol 5, No 2
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2024.v5i2.5250

Abstract

PT Pratama Mandiri Paksi merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri manufaktur yang memproduksi produk baja ringan dari bahan setengah jadi sampai ke bahan jadi yang siap untuk dipasarkan. Permasalahan yang terjadi pada perusahaan ini yaitu tidak tercapainya target produksi yang direncanakan dalam waktu tertentu. Penelitian ini yang bertujuan untuk menetapkan waktu baku pada setiap proses produksi baja ringan jenis reng dan memberikan rancangan usulan perbaikan. Penelitian ini menggunakan metode work sampling dan penetapan factor penyesuaian menggunakan metode Westinghouse. Dari penelitian ini yaitu terdapat pemborosan berupa adanya non-value added activity pada proses pembuatan baja ringan jenis reng sebesar 22,73% dengan total waktu 42,52 detik. Setelah non-value added activity tersebut dihilangkan, maka persentase value added activity yang awalnya sebesar 67,06% mengalami peningkatan sebesar 19,70% menjadi 86,76%. Waktu proses produksi yang awalnya didapatkan sebesar 346,14 detik berkurang sebesar 42,52 detik menjadi 303,62 detik. Hal ini menunjukkan bahwa perbaikan metode kerja dengan menghilangkan non-value added activity dapat berdampak pada waktu proses produksi lebih singkat. Kapasitas produksi yang awalnya sebesar 84 produk/hari meningkat menjadi 95 produk/hari.
Analisa Pengendalian Kualitas Produk Kerupuk Menggunakan Six Sigma Untuk Mengurangi Jumlah Produk Cacat Nanlohy, Seveano Blezto Augusto; Erdhianto, Yoniv
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 5, No 2 (2024): Jurnal SENOPATI Vol 5, No 2
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2024.v5i2.5331

Abstract

Kompetisi pada industri manufaktur semakin intens dengan memasuki era yang lebih modern. Pada era perindustrian modern ini, pihak perusahaan dituntut untuk terus memperhatikan masalah kualitas dari produk yang dibuatnya. UD. Tiga Sentoso adalah perusahaan produk makanan kerupuk dengan jenis Kerupuk Rantai, Kerupuk Cassandra, dan Kerupuk Mawar. Berdasarkan data produksi perusahaan pada bulan Januari hingga Mei 2023 diketahui bahwa UD. Tiga Sentoso telah memproduksi 161.950 kg kerupuk dengan total jumlah produk cacat sebesar 9.757 kg atau sebesar 6% dari total produksi yang melebihi batas toleransi yaitu 5% sehingga diperlukan adanya perbaikan kualitas menggunakan metode Six Sigma untuk menurunkan jumlah produk cacat. Dengan menggunakan metode Six Sigma dapat diketahui bahwa cacat yang paling signifikan adalah cacat bentuk tidak sesuai dan cacat menyusut kemudian dibuat rekomendasi rencana perbaikan menggunakan 5W+1H sehingga perusahaan dapat menurunkan jumlah produk cacat hingga mencapai batas toleransi 5%.Kata kunci: DMAIC, Fishbone Diagram, Kerupuk, Pengendalian Kualitas, Six Sigma
Penerapan DMAIC dan FMEA Untuk Pengendalian Kualitas Produk Kemasan Kertas Perusahaan Percetakan PT.XYZ Wardana, Aji Pramudya; Widiasih, Wiwin
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 5, No 1 (2023): Jurnal SENOPATI Vol.5 No.1
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2023.v5i1.4562

Abstract

Perkembangan zaman yang semakin maju berdampingan dengan perkembangan teknologi industri sehingga menjadi ketatnya kompetisi bisnis. Maka para perusahaan bersaing untuk menghasilkan produk yang memiliki kualitas tinggi .Rata-rata persentase cacat selama periode 2021 memiliki persentase cacat sebesar 3,42%. Dengan tinginya presentase cacat pada perusahaan yang mencapai 3,42% telah melewati ambang batas cacat yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Perusahaan memberikan batas cacat sebesar 3% tetapi pada kenyataan di lapangan menunjukan persentase cacat yang sudah melewati batas. Ketidak sesuaian dari hasil cacat dengan standar yang ditetapkan perusahaan berdampak terhadap proses produksi. Diperlukan pengendalian kualitas produk yang bertujuan agar perusahaan menghasilkan produk sesuai dengan standar perusahaan. Pengendalian kualitas menggunakan metode DMAIC (Defect, Measure, Analyze, Improve, and Control. Dengan menjadikan Failure Mode and Effect Analisys  FMEA sebagai analisis terhadap produk cacat dan melakukan metode DMAIC (Defect, Measure, Analyze, Improve, and Control) untuk melakukan perbaikan pengendalian kualitas. Berhasil mengidentifikasi penyebab cacat yang terjadi pada saat produksi dan menemukan penyelesaian yang bisa dilakukan untuk menurunkan tingkat cacat produk. Berhasil melakukan penerapan pengendalian kualitas dengan metode DMAIC dan FMEA sehingga terjadi penurunan persentase cacat produk dari 3,42% menjadi 1,14%. Dengan penurunan yang terjadi sudah sesuai dengan target menurunkan cacat dibawah 3%.
Analisa Penerapan Lean Manufacturing pada Sistem Produksi Girders Boxing Fabrication Process untuk Mengeliminasi Waste (Studi Kasus : Departemen Produksi Crances PT.XYZ) Hidayah, Manarul; Murnawan, Hery; Prabowo, Rony
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 5, No 2 (2024): Jurnal SENOPATI Vol 5, No 2
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2024.v5i2.5303

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur barang – barang terkait derek di Indonesia. Perusahaan yang bermarkas di Jerman ini memproduksi berbagai macam cranes, salah satu yang paling populer adalah derek industri. Perusahaan menyediakan derek berdasarkan permintaan (MTO) atau berdasarkan pesanan atau pesanan untuk semua jenis cranes. Permasalahan yang dihadapi pihak perusahaan adalah banyaknya aktivitas yang terbuang pada proses pembuatan cranes dari girder pada proses boxing, hal ini mengakibatkan perusahaan tidak mencapai standar produktivitas yang diharapkan oleh perusahaan.Untuk mempelajari frekuensi aktivitas pemborosan pada proses pembuatan boxing girder digunakan lean approach pada manufaktur, pendekatan ini dimaksudkan untuk mengurangi pemborosan sekaligus memberikan sarana perbaikan berkelanjutan yang akan berujung pada efisiensi dalam proses. Dalam proses penelitian ini digunakan pendekatan Lean Manufacturing untuk menganalisis keberadaan waste dengan menggunakan metode Waste Assessment Model (WAM), ditentukan jenis waste yang dominan pada proses pembuatan boxing girder dengan menggunakan metode Value Stream Mapping (VSM), dan nilai proses dinilai menggunakan Value Stream Analysis Tools (VALSAT). Penyebab dan akibat dari proses tersebut kemudian dianalisis menggunakan metode lima alasan dengan diagram sebab akibat sebagai usulan perbaikan pada proses pembuatan box girder.Temuan penelitian menunjukkan bahwa tiga kategori pemborosan terbesar adalah pemborosan pesanan berlebih (22,2%), pemborosan inventaris (17%), dan pemborosan pergerakan yang tidak perlu (15,2%). Saran perbaikan diberikan untuk mengetahui penyebab utama permasalahan dengan penjelasan lebih detail menggunakan kombinasi metode diagram sebab akibat dan analisis lima alasan. Setelah usulan perbaikan diterapkan, proses pembuatan boxing girder mengurangi waktu sebanyak 12,4 jam. Kata Kunci : Boxing, Cranes, Girders, Lean, Waste
Perbedaan Tingkat Kelelahan Akibat Kerja Antara Shift Pagi, Shift Siang dan Shift Malam pada Operator di Bagian Ring Spinning Menggunakan Metode Observasional Analitik dengan Pendekatan Cross Sectional di PT. Excellence Qualities Yarn Wijaya, Dwika Anggara; Devi, Anita Oktaviana; Primasanti, Yunita
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 5, No 1 (2023): Jurnal SENOPATI Vol.5 No.1
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2023.v5i1.4329

Abstract

Shift kerja merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap timbulnya kelelahan dan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kelelahan akibat kerja antara shift pagi, shift siang dan shift malam pada operator ring spinning menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional di PT. Excellence Qualities Yarn. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 63 operator di bagian ring spinning. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan mengukur tingkat kelelahan kerja operator melalui denyut jantung yang diukur dengan oximeter dan data kuesioner IRFC. Analisis yang digunakan adalah uji statistik anova non parametrik (Kruskal wallis) dan uji spearman rank atau spearman rho.Hasil uji statistik anova non parametrik (Kruskal wallis) diperoleh nilai p=0,014 yang berarti Ho ditolak jadi ada perbedaan kelelahan kerja yang signifikan antara shift pagi, siang dan malam. Hasil perhitungan perbedaan tingkat kelelahan kerja melalui denyut jantung yaitu Shift pagi kategori sedang dengan rata-rata denyut jantung 12,46 PRbpm, shift siang kategori tinggi dengan rata-rata denyut jantung 20,53 PRbpm, dan shift malam kategori sangat tinggi dengan rata-rata denyut jantung 25,77 PRbpm, dan hasil perhitungan yang diperoleh dari kuesioner IRFC yaitu Shift pagi dengan kelelahan sedang total nilai 29, shift siang dengan kelelahan tinggi total nilai 47, dan shift malam dengan kelelahan sangat tinggi total nilai 76. maka hal ini menunjukan kecederungan bahwa shift malam menimbulkan tingkat kelelahan sangat tinggi.

Page 11 of 18 | Total Record : 180