cover
Contact Name
Nurir Rohmah
Contact Email
nurir@poltera.ac.id
Phone
+6287850898991
Journal Mail Official
jurnaltechnobahari@poltera.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Madura Jl. Raya Camplong, KM. 4 Taddan, Camplong
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Techno Bahari
ISSN : 24068829     EISSN : 27468399     DOI : -
Focus and Scope This journal encompasses original research articles, including: Technology Science Machinery Engineering Mechanical Engineering Shipbuilding Engineering Electrical Engineering (Electronics)
Articles 127 Documents
Pemanfaatan Pelepah Pisang Sebagai Bio - Based Insulations Pada Ruang Akomodasi Kapal Ike Dayi Febriana, Tristiandinda Permata, Aurista Miftahatul Ilmah
Techno Bahari Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

On the ship there is accommodation room that is used as a residence for the crew. Ship accommodation room generally consists of bedrooms, sanitary rooms, dining rooms, warehouses, the wheelhouse, and others. The construction of ship accommodation room must meet user safety and comfort standards. Alternative materials that can be used in the construction of ship accommodation room are bio-based insulation materials. Banana stem is a material that has the potential to be developed into bio-based insulations. In this research, a bonding method will be conducted by combining the banana stem with polyurethane. The results of this study are a tendency to decrease the thermal conductivity of bio-based insulation materials on the mass variation of banana stem.
Analisa Tegangan Sistem Perpipaan Line Btf-Pjutip-Ctp-Pidw-005 Orf (Onshore Receiving Facility) Akibat Soil Settlement Muhammad Rendi Yusuf , Heroe Poernomo
Techno Bahari Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

[coming soon]
Desain Paddock Dan Cargo Handling System Pada Livestock Carrier Untuk Pengangkutan Sapi Rute Pelabuhan Tenau-Tanjung Priok Dengan Penerapan Amsa Marine Order 43 Heni Siswanti , M. Musta’in , T. Irmiyana
Techno Bahari Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu komoditas pangan yang mempunyai peran strategis dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional adalah daging sapi. Di Indonesia, sentra konsumsi daging sapi terbesar adalah daerah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi. Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu daerah sentra produksi ternak sapi yang sejak lama sudah dikenal sebagai gudang sapi nasional. Tingkat konsumsi daging sapi di Jakarta ±750 ekor/hari. Sebagian pedagang sapi masih menggunakan kapal kargo dari kayu dengan kapasitas 100-300 ekor sapi untuk  mengangkut sapi dari Pelabuhan Tenau ke Pelabuhan Kalimas-Surabaya, selanjutnya digunakan transportasi darat berupa truk sampai ke Jakarta. Pengangkutan ternak menggunakan kapal cargo tidak memperhatikan aspek animal welfare, karena tidak terdapat sistem yang memadai untuk pemberian makan & minum untuk ternak dan juga ventilasi udara. Hal ini terjadi karena kapal memang tidak dirancang untuk mengangkut ternak. Akibatnya ternak sapi mengalami stress dan penyusutan berat badan sekitar 11-12 % ketika sampai di Jakarta, bahkan ternak sapi mati saat proses pengangkutan dan karantina. Cacat patah kaki pada hewan ternak juga sering terjadi karena kondisi berdesak-desakan dan terinjak-injak oleh ternak lain ketika proses pengangkutan. Proses  bongkar muat yang tidak sesuai dengan kondisi seharusnya juga mengakibatkan cacat dan stress pada ternak sapi yang diangkut. Pada penelitian ini didesain kapal pengangkut ternak sapi yang efektif berupa Livestock Carrier yang memenuhi standart Australian Maritime Safety Authority Standarts Marine Order 43 (Cargo and Cargo Handling - Livestock) 2006. Ukuran utama kapal adalah Panjang (Lpp) 71 meter, Lebar (B) 14 m, Tinggi (H) 7,5 m dan Sarat (T) 4,85 m. Kapal ini memiliki kecepatan Vs 12 Knot, dengan kapasitas angkut ±750 ekor sapi. Dalam perancangan Paddock (kandang) mengacu  pada aturan AMSA MO 43 agar aspek animal welfare dapat diaplikasikan selama proses transportasi. Desain paddock pada cargo hold kapal pengangkut ternak ini memiliki ukuran panjang 3500mm, lebar 2400 mm, tinggi 1800 mm dan Luas Area : ± 21 m² digunakan untuk 15 ekor sapi setiap kandang. Kandang dilengkapi dengan sistem sanitasi, penyediaan makan minum dan ventilasi untuk meminimalisir jumlah ternak stress, sakit dan kematian selama proses pengangkutan. Penyediaan makanan untuk ternak dengan dry matter intake dan penyajian air minum untuk ternak secara otomatis akan meningkatkan efesiensi ruang muat dan pekerjaan ABK. Sistem cargo handling menggunakan tangga dengan lebar 2400 mm, dengan tingkat kemiringan max 30o untuk mengurangi resiko ternak tergelincir pada saat bongkar muat
Perencanaan Sistem Propulsi Elektrik Pada Kapal Nelayan Madura Muhammad Musta’in, Heni Siswanti, Arief Syarifuddin
Techno Bahari Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi minyak bumi di Indonesia megalami penurunan. Hal tersebut ditambah dengan sifat ketergantungan masyarakat terhadap sumber energy minyak bumi yang semakin hari semakin menurun. Salah satu penyebab ketergantungan bahan bakar minyak adalah sektor transportasi. Masalah tersebut bisa diatasi jika para nelayan bisa beralih menggunakan mesin penggerak kapal mereka dari motor bakar dengan motor listirk. Penelitian ini dilakukan di daerah Branta Pasisir, Pamekasan Madura, dikhusukan kapal jenis kapal rawai dan disebut kapal pancing oleh nelayan. Dengan menghitung tahanan kapal tersebutm maka dapat kita hitung kembali kebutuhan daya motor penggerak secara matematis, sehingga didapatkan kebutuhan daya motor yang baru. Penggerak yang digunakan adalah motor listrik DC, sedangkan supply daya motor didapatkan dari baterai. Dengan melakukan perhitu- ngan analisa, parameter jarak pelayaran serta kecepatan kapal, didapatkan kebutuhan daya baterai. Agar baterai yang digunakan sesuai dengan kapasitas dari kebutuhannya. Maka menen- tukan motor listrik yang digunakan pada kapal tersebut, sesuai dengan kebutuhan daya baterai pada motor listrik. Dari hasil penelitian didapatkan tahanan kapal, daya motor listrik dan baterai yang dibutuhkan kapal, serta penentuan motor listrik yang digunakan pada saat kapal berlayar, sesuai dengan jarak pelayaran. Dari hasil perhitungan didapatkan daya motor listirk yang digunakan adalah 6 HP pada kecepatan maksimum 7 knot. Dengan kebutuhan baterai adalah 1 unit baterai untuk menuju fishing ground sejauh 5 mill
Analisa Paduan Al Dan Mg Untuk Material Chassis Kendaraan Dengan Uji Tarik Dan Bending Laily Ulfiyah , Aji Surya Wijaya
Techno Bahari Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuatan alumunium paduan ini merupakan salah satu solusi untuk mengurangi kelemahan sifat mekanik material alumunium pada chassis, yang memiliki fungsi menopang berat kendaraan, mesin, dan penumpang, yang rata-rata menggunakan baja sebagai bahan baku pembuataanya. Peningkatan sifat mekanik ini dapat dilakukan dengan penambahan Mg pada paduan alumunium.Penelitian ini diawali dengan peleburan Al variasi Mg 0%, 1%, 2%, 2,5%, 3% selanjutnya proses pembuatan spesimen dengan media pasir cetak. Kemudian specimen dipersiapkan untuk melewati dua pengujian yaitu tensile, dan bending test. Dari pengujian mekani santara tensile dan bending, dapatlah diketahui bahwa benda uji dengan nilai paduan Mg 2% mempunyai nilai uji tarik dan bending yang lebih baik dari paduan Mg 0%, 1%, 2,5%, 3%.
Recoating Pada Lambung Single Mooring Buoy (Sbm) Milik Pt. Pelindo Iii Budi Utomo, Samuel Febriary Khristyson
Techno Bahari Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The SMB terminal is a facility that has dimensions in a small horizontal plane where a large size vessel is tethered and allows the vessel to rotate 3600 around its belay point. Thus, it can be said that many SMBs are located for offshore locations. As a supporting tool for ship navigation, the quality of SBM maintenance is needed, one of which is SBM hull painting. Protection against corrosion in SBM with the painting method and the stages in the painting, because almost all SBM constituent materials are metal, the protection of SBM bodies from corrosion by coating. The total area to be repainted is 40.87 m2, which is the largest in the SBM bottop area of 19.78 m2. Paint needs for 1 layer as much as 5 liters, equivalent to 1 can of size 5 liters per layer
PEMBUATAN DAN PENGUJIAN BIODIESEL BIJI NYAMPLUNG PADA BAHAN BAKAR BIOSOLAR TERHADAP UNJUK KERJA MOTOR DIESEL YANMAR SERI TF DI BENGKEL POLTERA Amin Jakfar, S.T.,M.T., Lukman Hadiwijaya, S.T.,M.T
Techno Bahari Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biji Nyamplung (Calophyllum Inophyllum) merupakan salah satu tanaman yang dapat dipakai sebagai sumber bahan bakar yang terbarukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembuatan biodiesel dari minyak biji Nyamplung karena rendemen minyak yang di hasilkan dari bijinya lebih besar dari biji tumbuhan lain yaitu mencapai 70% dan mengetahui  karekteristik unjuk kerja dan emisi pada motor diesel Yanmar seri TF dengan bahan bakar dari campuran biodiesel biji nyamplung dan biosolar.Penelitian ini menggunakan bahan bakar biodiesel  minyak  biji Nyamplung dengan prosentase volume 15%, 25%, 35% dan 100%(B15,B25,B35 dan B100)sebagai kelompok uji,sedangkan sebagai kelompok control digunakan bahan bakar biosolar murni. Pengujian dilakukan di Bengkel Politeknik Negeri Madura dengan menggunakan motor diesel empat langkah merek Yanmar seri TF.. Penelitian diawali dengan proses pembuatan biodiesel Minyak Biji Nyamplung dan pengujian properties karakteristik biodiesel sebelum dilakukannya pengujian pada mesin diesel. Kemudian, dilakukan pengujian unjuk kerja pada putaran konstan (1500rpm), pengambilan data pada pembebanan 200 Watt sampai 1.000 Watt dengan interval 200 Watt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pada pengujian di engine nilai daya, torsi dan bmep untuk B15, B25, B35 dan Biodiesel mengalami penurunan dengan prosentase sama yang besarnya secara berturut-turut 2,92%, 10,41%, 11,95% dan 30,33%. Sedangkan nilai sfc mengalami kenaikan yang besarnya 1,97%, 20,98%, 20,82% dan 69,25%. Untuk effisiensi thermis mengalami penurunan sebesar 6,02%, 8,01%, 12,90%, 36,33%.
DESAIN DAN IMPLEMENTASI DARI PENGENDALIAN GERAK PORTABLE HANDY PLASMA CUTTING BERDASARKAN SUMBU X DAN Y Kukuh Widarsono, Mohammad Nur, Ahlan Fiambrih
Techno Bahari Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the industrial world the process of making household appliances is very much needed cutting tools, one of them is in metal raw materials. Given the demand for these goods very much with various forms. Therefore technology is needed in the form of automatic plate cutting machines to facilitate the work in the design of difficult items. Making this machine by modifying the Handy Portable Plasma Cutting into automatic motion of 2 axes, namely x and y. Using the grbl controller application as a human machine interface and functions as a sender of the g-code generated design drawings that will be cut against the controller. In this study there are operations to determine the position of the point (0,0) and for automatic operation using a stepper motor. In this study the presentation results obtained an average error obtained was 0.7% based on many experiments. And the mechanicals and materials used are not good for long-term durability.
RANCANG BANGUN CLAMP PEMBUKA DAN PENUTUP MOLD KAPASITAS 1 TON DENGAN BANTUAN SYSTEM HYDRAULIC Rizal Achmadi, Heroe Poernomo
Techno Bahari Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In mold manufacturing there are several processes including the assembly process. The assembly process is a process that combines the existing parts of the mold and also disassembles the mold. In the mold assembly process using a tool such as a manual clamp to combine the mold and  hammer to disassemble the mold so it is not efficient. Then a clamp tool is made to open and close the mold with the help of a hydraulic system to save energy and time. The method used by the author to design mold clamp is Finite Element method through the selection of several design concepts, the design is assisted by CAD (Computer Aided Design) software for drawing, fabrication, assembly of component components and testing tools to determine the results of the tool clamp mold. Clamp mold tool is designed with dimensions that adjust the capacity of the clamp mold tool that is 1 ton per process. Based on the results of planning and design that has been done, it produces an opening and closing mold clamp tool with dimensions of hydraulic cylinder Ø40 mm x 200 mm. Then a trial was carried out, resulting in a process of opening and closing mold clamp tool with a capacity of 1 ton with the help of hydraulic cylinders and L plates. mold spills with a thickness of 30 mm and a mold gripping plate with a thickness of 25 mm.
RANCANG BANGUN DAN STUDI EKSPERIMEN MESIN SKIR KLEP SATU ARAH PUTARAN YANG DISERTAI TUMBUKAN DENGAN VARIASI PUTARAN MOTOR Lukman Hadiwijaya
Techno Bahari Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motor bakar membutuhkan kompresi untuk membuat bahan bakar dapat terbakar dan menghasilkan pembakaran yang sempurna. Motor bakar empat langkah membutuhkan kerapatan antara klep dan dudukan klep. Klep dan dudukan klep adalah komponen yang berfungsi sebagai pengatur masuknya campuran udara dan bahan bakar keruang bakar serta mengatur pembuangan gas hasil sisa pembakaran ke saluran buang. Salah satu kerusakan yang sering terjadi adalah timbulnya jelaga diantara klep dan dudukan klep akibat hasil pembakaran. Jelaga yang menempel antara klep dan dudukan klep bisa menyebabkan kebocoran kompresi. Untuk mengatasi masalah tersebut biasanya dilakukan proses skir klep. Proses skir klep dilakukan untuk membersihkan jelaga dan menjaga klep  dan dudukan klep rata kembali. Selama ini proses skir klep dilakukan dengan menggunakan tangan, namun cara ini membutuhkan waktu yang lama. Proses skir klep yang cepat dan hasil yang baik sangat dibutuhkan dalam reparasi mesin. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah mesin skir klep satu arah putaran yang disertai tumbukan. Untuk membandingkan hasil penyekiran klep yang baik dan lamanya waktu penyekiran, maka variasi putaran motor yang digunakan adalah n1 = 600 rpm, n2 = 650 rpm dan n3 = 700 rpm. Sistem transmisi gerakan rotasi pada klep menggunakan pulley dan v-belt, sedangkan system transmisi gerakan translasi pada klep menggunakan worm gear (rasio kecepatan, V.R. = 20:1). Eksperimen menggunakan cylinder head Honda Grand. Hasil eksperimen yang didapat dari penelitian ini adalah semakin besar kecepatan putar motor maka semakin besar pula hasil pemakanan klep. Hasil penyekiran terbaik dengan asumsi proses paling cepat terdapat pada kecepatan putaran motor 650 rpm.

Page 6 of 13 | Total Record : 127