cover
Contact Name
Jumsurizal
Contact Email
jme@umrah.ac.id
Phone
+6285272357877
Journal Mail Official
jme@umrah.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Dompak, Tanjungpinang Kepulauan Riau
Location
Kota tanjung pinang,
Kepulauan riau
INDONESIA
Journal of Maritime Empowerment
ISSN : -     EISSN : 26569981     DOI : https://doi.org/10.31629/jme
Artikel yang dimuat meliputi HASIL-HASIL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT yang berhubungan dengan pendidikan maritim, kelautan dan perikanan, sosial dan politik kemaritiman, ekonomi dan manajemen maritim, serta teknik dan industri maritim yang telah dipertimbangkan dan disetujui oleh dewan editor.
Articles 146 Documents
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI TUNNEL GARAM UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA MAN 3 PANDEGLANG, BANTEN Dema Okgareta; Meuthia Maharani Kanedi; Moch Saad; Ginanjar Pratama; Hendrawan Syafrie; Muta Ali Khalifa; Fahresa Nugraheni Supadminingsih; Erik Munandar; Bhatara Ayi Meata; Afifah Nurazizatul Hasanah; Lana Izzul Azkia; Prakas Santoso; Esza Cahya Dewantara; Agitha Saverti Jasmine; Nico Wantona Prabowo; Nunung Noer Aziizah; Annisa Khaira Nasution; Nurhaliza Amalia Lestari; Putri Risa Fatmawati; Adi Susanto; Fharikha Indriyawati; Giofani Mahendra Darma
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 8 No 2 (2026): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v8i2.8185

Abstract

Teknologi tunnel garam merupakan inovasi penting dalam proses produksi garam modern yang memanfaatkan efek rumah kaca untuk mempercepat penguapan air laut serta meningkatkan kualitas kristal garam. Namun, pemahaman tentang teknologi ini di kalangan pelajar masih rendah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan dan menguatkan pemahaman siswa terhadap manfaat teknologi tunnel garam sebagai alternatif penghasil garam berkualitas tinggi dan ramah lingkungan. Kegiatan dilaksanakan di MAN 3 Pandeglang, Banten, melibatkan 23 siswa, dengan metode pemberian pre-test, penyampaian materi interaktif, dan evaluasi menggunakan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa, dengan rata-rata nilai naik dari 70,9 menjadi 88,9. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi teknologi kelautan di kalangan pelajar, melalui pendekatan edukatif dan aplikatif yang berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BUDIDAYA IKAN DALAM GALON SEBAGAI SOLUSI KETAHANAN PANGAN DI DESA CISALAM, KECAMATAN BAROS, KABUPATEN SERANG Rini Yanuarti; Muhammad Niswan; Rizka Fasliana; Sindi Abeliana; Suci Sri Rachmawati
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 8 No 2 (2026): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v8i2.8201

Abstract

Desa Cisalam merupakan salah satu Desa yang berada di Kabupaten Serang, Kecamatan Baros. Masyarakat di Desa Cisalam yang hampir seluruhnya memanfaatkan lahan mereka untuk bertani, mereka mengandalkan sawah tanah hujan untuk proses menanam padi tanpa mengandalkan irigasi permanen. Berdasarkan keadaan tersebut sehingga memungkinkan untuk masyarakat Desa Cisalam mengalami penurunan kesejahteraan secara ekonomi yang dapat mengakibatkan permasalahan baru salah satunya yaitu kekurangan bahan pangan. Selain itu keadaan tersebut juga bisa memicu terjadinya penurunan hidup sehat, sehingga diperlukannya suatu tindakan atau kemampuan hidup sehat yang ketat sebagai upaya pencegahan. Sebagai solusi atas keterbatasan lahan, konsep pertanian dan perikanan perkotaan (urban farming/fisheries) sudah mulai banyak dikemabngkan. Salah satu inovasi yang aplikatif dan sudah diterapkan yaitu budidaya ikan dalam galon (BUDIGALON). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan edukasi kepada masyarakat di Desa Cisalam tentang cara membudidaya ikan dalam galon sebagai solusi ketahanan pangan. Pengabdian ini dilakukan dalam beberapa tahap yaitu tahap persiapan, proses penyuluhan, proses pelatihan, proses penerapan, dan tahap evaluasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini yaitu meningkatnya ilmu pengetahuan dan wawasan baru terkait bagaimana proses pembuatan sampai penanganan ikan dalam galon beserta menanam tanaman kangkung yang baik dan benar. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta sebesar rata-rata 63%.
PENGUATAN KESELAMATAN PENUMPANG DARMAWISATA MELALUI EDUKASI DAN PELATIHAN DI WADUK DARMA, KUNINGAN Qamaruddin Qamaruddin; Huske Dwi Gustian; Rinda Rizaldi Syarif; Rahmanita Ayu Amini
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 8 No 2 (2026): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v8i2.8282

Abstract

Keselamatan penumpang merupakan aspek krusial dalam pengembangan pariwisata perairan, termasuk aktivitas darmawisata menggunakan perahu motor di Waduk Darma, Kuningan, Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi sangat mendesak karena minimnya pengetahuan dan perlengkapan keselamatan di kalangan pengelola perahu menimbulkan potensi risiko kecelakaan pelayaran, sehingga intervensi diperlukan untuk mewujudkan pariwisata yang aman dan berkelanjutan di tingkat lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelola perahu darmawisata mengenai pentingnya penerapan alat keselamatan pelayaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan praktis melalui demonstrasi langsung penggunaan alat keselamatan, diskusi partisipatif, serta evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada 11 Januari 2025 di Aula Kantor Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, dan dihadiri oleh aparat desa serta paguyuban pengelola perahu motor wisata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, dengan skor rata-rata pemahaman meningkat dari 45,6 (pre-test) menjadi 82,3 (post-test). Dampak jangka panjang dari kegiatan ini diharapkan dapat membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. Tingkat kepuasan peserta terhadap kegiatan mencapai 92% dalam kategori "sangat puas". Simpulan dari kegiatan ini adalah penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan partisipatif terbukti efektif meningkatkan kesadaran keselamatan, dan merupakan fondasi utama untuk mewujudkan wisata perairan yang aman dan berkelanjutan di Waduk Darma.
PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM MONITORING EKOSISTEM LAMUN DI DUSUN PRAJAK, DESA BATU BANGKA, KABUPATEN SUMBAWA Muh. Fahruddin; Anita Prihatini Ilyas; Aan Saputra
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 8 No 2 (2026): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v8i2.8304

Abstract

Ekosistem lamun memiliki fungsi ekologis dan ekonomis yang sangat vital, namun saat ini menghadapi ancaman degradasi serius yang sebagian besar didorong oleh aktivitas antropogenik. Upaya pengelolaan dan pelestarian yang berkelanjutan mutlak membutuhkan data berkala, namun hal ini sering kali terkendala oleh keterbatasan jumlah peneliti dan minimnya alokasi anggaran. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Dusun Prajak, Kabupaten Sumbawa, mengenai peran penting ekosistem lamun serta melatih kemampuan teknis warga dalam melakukan pemantauan menggunakan metode Seagrass-Watch. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 22 Desember 2026 dengan pendekatan citizen science. Tahapan metode pelaksanaannya meliputi sosialisasi dan diskusi, pengenalan metode, praktik monitoring dan pendampingan yang berlokasi di Pulau Dangar Ode, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil monitoring yang melibatkan 10 orang perwakilan masyarakat berhasil mengidentifikasi 7 spesies lamun, dengan tutupan tertinggi didominasi oleh jenis Enhalus acoroides dan Thalassia hemprichii. Persentase tutupan lamun secara keseluruhan mencapai 65%, yang tergolong dalam kategori kaya. Selain itu, hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terkait monitoring ekosistem lamun. Kesimpulannya, program pengabdian kepada masyarakat ini berjalan dengan baik yang ditandai dengan peningkatan pemahaman serta keterampilan masyarakat dalam memantau ekosistem lamun. Keterlibatan aktif ini diharapkan mampu mendorong rasa kepemilikan komunitas lokal guna mendukung pengelolaan ekosistem karbon biru yang berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PESISIR DALAM PEMANFAATAN POTENSI LOKAL HASIL PERIKANAN SEBAGAI SOLUSI GIZI PENCEGAH STUNTING DI DESA PENGUJAN Haidawati Haidawati; R Marwita Sari Putri; Adam Fernando; Syarifah Aida Fitri; Miftah Nurjanah; Sri Novalina Amrizal; Yulia Oktavia; Rika Anggraini; Tetty Tetty; Dwi Septiani Putri; Shavika Miranti
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 8 No 2 (2026): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v8i2.8338

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang masih terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Desa Pengujan, Kabupaten Bintan. Rendahnya pemahaman ibu rumah tangga mengenai gizi seimbang, serta keterbatasan keterampilan dalam memanfaatkan potensi lokal, khususnya hasil perikanan, menjadi faktor penyebab belum optimalnya upaya pencegahan stunting. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan pesisir dalam memanfaatkan potensi lokal sebagai sumber pangan bergizi melalui sosialisasi, pelatihan, serta pendampingan. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi mitra, sosialisasi tentang stunting dan gizi seimbang, pelatihan diversifikasi produk olahan ikan mempinang (Lethrinus nebulosus), serta penerapan teknologi sederhana seperti chopper, kukusan, dan vacuum sealer. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra dengan rata-rata kenaikan sebesar 10,76% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Peningkatan tertinggi terdapat pada topik peran keluarga dalam pencegahan stunting (30,43%). Selain itu, keterampilan mitra dalam mengolah ikan menjadi produk bernilai gizi seperti nugget, rolade, dan fish roll juga meningkat signifikan yaitu rata-rata sebesar 59,6%, terutama pada aspek teknik pengolahan dan penyimpanan produk. Penerapan teknologi hard (chopper, kukusan dan vacuum sealer), dan soft (modul pelatihan, edukasi gizi, sanitasi pangan dan pendampingan diversifikasi produk olahan ikan) terbukti relevan, mudah diadopsi, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pengolahan pangan lokal. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas perempuan pesisir sebagai agen perubahan dalam pencegahan stunting, serta berpotensi mendorong terbentuknya usaha rumah tangga berbasis olahan ikan lokal.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DI DESA PENGUJAN DALAM PEMBUATAN BERAS ANALOG BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL RUMPUT LAUT DAN SAGU SEBAGAI ALTERNATIF PANGAN SEHAT BAGI PENDERITA DIABETES Sri Novalina Amrizal; Novi Winarti; Elfa Oprasmani; Haidawati Haidawati; Rika Anggraini; Yulia Oktavia; Azwin Apriandi; Dwi Septiani Putri; Shavika Miranti; Tetty Tetty; Rafid Luthfi; Jumsurizal Jumsurizal; Dedy Kurniawan; Afran Dion Simatupang; Enasya Warnoveana; Dhena Yudeseptrada Verlita; Philipus Jhohanes Moa Loren
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 8 No 2 (2026): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v8i2.8337

Abstract

Diabetes merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia. Ketergantungan masyarakat terhadap beras putih sebagai pangan pokok berkontribusi pada tingginya asupan karbohidrat berindeks glikemik tinggi yang berpotensi memicu lonjakan kadar gula darah. Pemanfaatan pangan lokal seperti rumput laut dan sagu menjadi alternatif potensial dalam upaya pencegahan diabetes. Rumput laut memiliki kandungan serat dan senyawa bioaktif yang mampu memperlambat penyerapan glukosa, sedangkan sagu memiliki indeks glikemik rendah serta mengandung pati resisten yang bermanfaat bagi pengendalian gula darah. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya diabetes, manfaat pangan lokal, dan pengenalan inovasi beras analog berbahan dasar rumput laut dan sagu. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, demonstrasi, dan penyebaran kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai hubungan pangan dengan risiko diabetes serta meningkatnya minat masyarakat untuk mencoba beras analog sebagai alternatif pangan yang lebih sehat.