cover
Contact Name
Jumsurizal
Contact Email
jme@umrah.ac.id
Phone
+6285272357877
Journal Mail Official
jme@umrah.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Dompak, Tanjungpinang Kepulauan Riau
Location
Kota tanjung pinang,
Kepulauan riau
INDONESIA
Journal of Maritime Empowerment
ISSN : -     EISSN : 26569981     DOI : https://doi.org/10.31629/jme
Artikel yang dimuat meliputi HASIL-HASIL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT yang berhubungan dengan pendidikan maritim, kelautan dan perikanan, sosial dan politik kemaritiman, ekonomi dan manajemen maritim, serta teknik dan industri maritim yang telah dipertimbangkan dan disetujui oleh dewan editor.
Articles 136 Documents
SOSIALISASI ASPEK HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL DALAM PENGEMBANGAN POTENSI DESTINASI WISATA DAERAH PESISIR Pratama, Yudi; Nuraini, Lia; Susanti, Susanti; Prasetyasari, Christiani; Lestari, R A Widyanti Diah; Angelina Eleonora; Novriyandra, Devan; Najla, Nabilla Aqiilah
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 7 No 3 (2025): Journal of Maritime Empowerment - Edisi Khusus
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v7i3.7556

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat pesisir, khususnya di Desa Pengudang, mengenai pentingnya Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dalam pengembangan potensi destinasi wisata lokal. Permasalahan yang dihadapi masyarakat adalah rendahnya pengetahuan tentang Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), lemahnya perlindungan terhadap karya dan budaya lokal, serta kurangnya pemanfaatan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) sebagai strategi penguatan daya saing pariwisata daerah. Metode pelaksanaan meliputi pemetaan partisipatif, penyusunan materi kontekstual berbasis kasus nyata, dan pembentukan kelompok belajar. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, dan evaluasi menggunakan kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas peserta (60%) memiliki pemahaman awal yang rendah, namun 90% menilai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) relevan atau sangat relevan dengan pengembangan wisata. Tingkat partisipasi tergolong tinggi (100% aktif atau cukup aktif), dan 60% peserta memberikan masukan spesifik serta membangun. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil membangun kesadaran awal dan minat masyarakat terhadap Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), meskipun diperlukan pelatihan lanjutan dan pendampingan teknis untuk mendorong penerapan secara berkelanjutan. Kegiatan ini berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis perlindungan kekayaan intelektual di wilayah pesisir.
PERAN MAHASISWA DALAM PENGEMBANGAN POTENSI MASYARAKAT PESISIR Hanifah, Hanifah; Putri, Nurul Hilda Syani; Fera, Mirta; Kareem, Zidan Dwi Khalfani; Sidabutar, Yuanita FD; Bintang, Malahayati Rusli; Raymond, Raymond; Risnawati, Risnawati
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 7 No 3 (2025): Journal of Maritime Empowerment - Edisi Khusus
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v7i3.7563

Abstract

Masyarakat pesisir Desa Pengudang, Pulau Bintan, memiliki potensi besar dalam sektor perikanan tangkap, budidaya rumput laut, dan pariwisata bahari, namun masih menghadapi kendala keterbatasan teknologi modern, kapasitas sumber daya manusia, dan akses pasar yang terbatas. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh tim dari Universitas Maritim Raja Ali Haji dan Universitas Batam bertujuan untuk mensosialisasikan peran mahasiswa dalam pengembangan potensi masyarakat pesisir. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat mengoptimalkan peran mahasiswa serta berkolaborasi dalam memberdayakan potensi daerah pesisir. Kegiatan PKM meliputi identifikasi potensi dan kendala desa, sosialisasi peran mahasiswa dan potensi lokal, Perancangan Program peningkatan kapasitas mahasiswa dan masyarakat, fasilitasi penerapan teknologi tepat guna, serta penguatan jaringan pemasaran digital produk lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan pelatihan, pendampingan langsung, dan monitoring evaluasi bersama. Hasil evaluasi PKM menunjukkan peningkatan kapasitas mahasiswa sebagai fasilitator pemberdayaan serta perkembangan pengelolaan usaha lokal yang lebih mandiri oleh masyarakat. Kolaborasi antara universitas, mahasiswa, dan komunitas pesisir berhasil memperkuat jejaring sosial dan ekonomi yang mendukung pengembangan potensi desa secara berkelanjutan. Pendekatan ini diharapkan dapat mempercepat pemanfaatan potensi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan menjaga kelestarian sumber daya alam bahari.
ANAK PESISIR CERDAS FINANSIAL : MENINGKATKAN LITERASI KEUANGAN DAN PERAN PADA DESA WISATA Sari, Rizki Yuli; Wahyuliza, Suci; Satria, Mohd Rhana; Octaviani, Fifin; Mursal, Mursal; Limbong, Romauli Friskila; Hasibuan, Wilda Fasim; Pratiwi, Emilia
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 7 No 3 (2025): Journal of Maritime Empowerment - Edisi Khusus
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v7i3.7570

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan siswa sekolah dasar di wilayah pesisir melalui program "Anak Pesisir Cerdas Finansial" di SDN 005 Teluk Sebong, Kabupaten Bintan. Sebanyak 30 siswa kelas IV dan V mengikuti pembelajaran interaktif yang mencakup pengertian literasi keuangan, sumber pemasukan, pemisahan kebutuhan dan keinginan, manfaat menabung, serta pengelolaan uang saku, melalui ceramah, permainan edukatif, dan simulasi transaksi. Evaluasi dilakukan menggunakan angket pre-test dan post-test berisi 10 pertanyaan, serta observasi dan wawancara guru pendamping. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman siswa dari 55% menjadi 90%, yang membuktikan efektivitas metode interaktif untuk menyampaikan materi keuangan pada anak. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk kebiasaan pengelolaan keuangan yang baik dan berkelanjutan bagi anak-anak di wilayah pesisir.  
INISIASI BANK SAMPAH TERHADAP POTENSI BUMDES DI DESA PENGUDANG Sholeh, Chaereyranba; Afrizal, Afrizal; Safitri, Dian Prima; Indrawan, Mohammad Gita; Suciati, Herlina; Anjani, Arum Dwi; Hafifa, Nur; Asy-Syiffa, Adinda Mutiara
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 7 No 3 (2025): Journal of Maritime Empowerment - Edisi Khusus
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v7i3.7578

Abstract

Pengelolaan sampah di kawasan pesisir menghadapi tantangan yang kompleks karena kombinasi antara sampah rumah tangga masyarakat setempat dan sampah laut yang terbawa arus. Desa Pengudang di Kabupaten Bintan merupakan salah satu contoh wilayah pesisir yang rawan dengan persoalan tersebut. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menginisiasi bank sampah yang dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai bentuk strategi kelembagaan yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, pendampingan, serta penguatan kapasitas pengurus BUMDes dalam tata kelola bank sampah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pemerintah desa, pengurus BUMDes, dan masyarakat tentang pentingnya pemilahan sampah dan mekanisme operasional bank sampah. Selain itu, terbentuk komitmen awal untuk menjadikan bank sampah sebagai unit usaha desa yang bernilai ekonomis sekaligus ramah lingkungan. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi bank sampah ke dalam BUMDes dapat menjadi alternatif solusi dalam mengatasi persoalan sampah di wilayah pesisir.
PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN USAHA KECIL MENENGAH PADA MASYARAKAT DESA PENGUDANG Manik, Tumpal; Tambunan, Ronia; Adel, Jack Febriand; Abdul Malik; Anwar, Nur Effendi; Nanny, Nanny; Hakimi, Beizil; Musti, Muhammad Fikri Dzakwan; Fathonah, Raddita
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 7 No 3 (2025): Journal of Maritime Empowerment - Edisi Khusus
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v7i3.7583

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat kewirausahaan berbasis media sosial bagi para pelaku bisnis usaha kecil dan menengah pada masyarakat Desa Pengudang. Pengabdian ini dianalisis berdasarkan tiga komponen. Hasil analisis komponen pertama sebesar 46% masyarakat dapat meningkatkan pemahaman kewirausahaan berbasis media sosial. Kedua, sebesar 60% masyarakat dapat memanfaatkan media sosial untuk mengembangkan kewirausahaan, dan yang terakhir mencapai 40% masyarakat yang memiliki kemampuan menggunakan media sosial untuk pengembangan usaha. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini dapat mendorong masyarakat pesisir untuk memanfaatkan media sosial dalam mengembangkan kewirausahaan, walapun persentasenya masih dibawah 50%. Melalui pengabdian masyarakat ini, dapat mendorong minat kewirausahaan berbasis media sosial dalam meningkatkan usaha kecil dan menengah pada masyarakat desa pengudang. Namun masih perlu melakukan pendampingan berkelanjutan agar keberhasilan program ini terus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, memperkuat daya saing, serta menciptakan peluang usaha baru yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
SOSIALISASI POTENSI SUMBER DAYA PESISIR DAN LAUT SEBAGAI MAKANAN SEHAT PADA SISWA SD NEGERI 005 TELUK SEBONG DESA PENGUDANG KABUPATEN BINTAN Anggraini, Rika; Amrizal, Sri Novalina; Haidawati, Haidawati; Ardiyanti, Sallu; Mona, Silvia; Amelia, Cevy; Silalahi, Ratna Dewi; Aritonang, Stefanny Angelica
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 7 No 3 (2025): Journal of Maritime Empowerment - Edisi Khusus
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v7i3.7609

Abstract

Wilayah pesisir Desa Pengudang memiliki kekayaan hayati laut yang melimpah, seperti ikan, kerang, rumput laut,  dan hasil laut lainnya yang memiliki nilai gizi tinggi dan berperan penting dalam mendukung pola makan sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SD Negeri 005 Teluk Sebong, Desa Pengudang, Kabupaten Bintan terhadap potensi sumber daya pesisir dan laut sebagai makanan sehat. Melalui metode sosialisasi interaktif, presentasi visual, dan permainan edukatif, kegiatan ini memberikan pemahaman kepada siswa mengenai jenis-jenis sumber daya laut, manfaat gizinya, serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap pentingnya konsumsi makanan laut serta kesadaran menjaga ekosistem pesisir. Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk pola pikir dan perilaku generasi muda yang peduli terhadap pemanfaatan sumber daya lokal secara bijak dan berkelanjutan.
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN MANGROVE UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN EKONOMI MASYARAKAT DESA EKANG ANCULAI, KABUPATEN BINTAN Pohan, Anggi Amanda; Syafiah, Salma Putri; Yulfika, Yulfika; Bukit, Emia Teta Br; Akbar, Gilbert Naufal; Alfarizi, Fathir; Prayoga, Arik; Aphira, Gery; Pratama, Yogi; Erwindika, Okta Rolland; Susiana, Susiana
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 8 No 1 (2025): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v8i1.7608

Abstract

Program pelatihan pembuatan sabun mangrove dilaksanakan di Desa Ekang Anculai, Kabupaten Bintan, sebagai upaya pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan. Kegiatan ini memanfaatkan ekstrak daun pedada (Sonneratia caseolaris) yang kaya akan senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, dan saponin dengan fungsi antibakteri dan antioksidan. Metode pelaksanaan meliputi observasi, koordinasi dengan pemerintah desa, penyampaian materi, praktik langsung, serta dokumentasi. Sebanyak 21 peserta mengikuti kegiatan dengan partisipasi aktif, dan sekitar 90% berhasil menghasilkan sabun berkualitas baik dengan tekstur padat, pH 7–8, serta variasi kreatif dari segi aroma maupun tampilan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu meningkatkan kreativitas masyarakat, memperkuat kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem mangrove, sekaligus membuka peluang ekonomi melalui produk bernilai tambah. Dengan demikian, inovasi sabun mangrove dapat menjadi alternatif diversifikasi pendapatan masyarakat pesisir sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Desa Ekang Anculai.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TECHNO-SOCIOPRENEUR DENGAN MEMANFAATKAN KEANEKARAGAMAN HAYATI LOKAL GUNA MENDUKUNG PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DI SMPN 42 BANDAR LAMPUNG Rajab, Muhammad Arhan; Harmiansyah, Harmiansyah; Rohman, Tefur Nur; Syari, Chalida
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 8 No 1 (2025): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v8i1.7642

Abstract

Mitra dalam pelaksanaan PKM ini adalah SMPN 42 Bandar Lampung yang terletak di Jalan Pulau Pasaran, Kelurahan Kotakarang, Kecamatan Teluk Betung, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Permasalahan prioritas yang dihadapi mitra antara lain: 1). Masih rendahnya pengetahuan mitra terkait Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5); 2). Belum adanya pemanfaatan potensi keanekaragaman hayati di lingkungan sekitar sekolah. Solusi yang ditawarkan tim PKM kepada mitra berdasarkan masalah prioritas yang harus ditangani adalah 1). Sosialisasi proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5); 2). Pelatihan pembuatan akuaponik. Tujuan PKM ini adalah 1). Meningkatkan pengetahuan mitra terkait Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5); 2). Pemanfaatan potensi keanekaragaman hayati di lingkungan sekitar sekolah melalui pembuatan media akuaponik. Pelatihan ini dilaksanakan secara luring selama dua hari dengan melibatkan 15 peserta. Metode pelaksanaan PKM yaitu meliputi ceramah, sesi tanya jawab, diskusi kelompok, dan latihan praktis. Hasil kegiatan PKM ini berupa adanya peningkatan pengetahuan para guru terkait Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan menghasilkan 1 unit media akuaponik yang dapat dimanfaatkan oleh sekolah dalam mendukung Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tema kewirausahaan.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI TUNNEL GARAM DI DESA PANIMBANGJAYA, KABUPATEN PANDEGLANG Aziizah, Nunung Noer; Lestari, Nurhaliza Amalia; Khalifa, Muta Ali; Hasanah, Afifah Nurazizatul; Munandar, Erik; Wantona, Nico; Supadminingsih, Fahresa Nugraheni; Jasmine, Agitha Saverthi; Dewantara, Esza Cahya; Akif, Muhammad Mahdi; Fitria, Syarlla Putri Ara
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 8 No 1 (2025): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v8i1.7658

Abstract

Produksi garam di Indonesia masih sangat bergantung pada kondisi cuaca, sehingga kualitas dan jumlah yang dihasilkan sering tidak stabil. Desa Panimbangjaya, Kabupaten Pandeglang, menghadapi permasalahan serupa dalam produksi garam rakyat. Kegiatan pengabdian ini memperkenalkan tiga komponen inovasi teknologi tunnel garam yaitu kolam penuaan berlapis HDPE, filterisasi air laut, dan dinding tunnel portabel kepada siswa MAN 3 Pandeglang sebagai agen transfer pengetahuan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik, diskusi interaktif, dan evaluasi melalui kuesioner. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil survei menunjukkan skor persepsi rata-rata 4,65 (kategori sangat baik), dengan penilaian tertinggi pada aspek keberlanjutan teknologi tunnel garam (5,0). Responden menekankan kebutuhan penambahan jumlah tunnel, replikasi ke desa pesisir lain, pelatihan lanjutan, serta dukungan pemasaran. Temuan ini menunjukkan bahwa keterlibatan siswa tidak hanya memperkuat transfer pengetahuan lintas generasi, tetapi juga mendukung keberlanjutan inovasi produksi garam rakyat di wilayah pesisir.
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN DARI CANGKANG KERANG HIJAU DAN SPIRULINA PADA MASYARAKAT DESA TANGGUL INDAH, SERANG, BANTEN Nuryadin, Devi Faustine Elvina; Hasanah, Afifah Nurazizatul; Yanuarti, Rini; Pratama, Ginanjar
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 8 No 1 (2025): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v8i1.7694

Abstract

Desa Tanggul Indah merupakan salah satu wilayah pesisir yang memiliki usaha rumah kupas kerang hijau. Setiap harinya, usaha tersebut menghasilkan sekitar 50kg cangkang kerang basah yang dibuang begitu saja di sekitar rumah kupas. Hal itu terlihat dari banyaknya cangkang kerang yang menumpuk di beberapa titik di wilayah tersebut. Oleh karena itu perlu adanya upaya untuk mengatasi hal tersebut dengan cara membuat cangkang kerang menjadi bernilai ekonomis. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat agar dapat mengolah cangkang kerang menjadi sabun batang yang dikombinasikan dengan Spirulina untuk meningkatkan zat aktifnya di Desa Tanggul Indah. Kegiatan ini dilakukan dengan cara melatih masyarakat yang berjumlah 15 orang secara deep learning dalam membuat sabun batang. Proses transfer knowledge dilakukan secara langsung menggunakan metode ceramah dan praktik. Metode evaluasi dilakukan dengan cara memberikan pertanyaan melalui kuesioner, untuk melihat perubahan pemahaman untuk pembuatan sabun. Hasil yang didapatkan yaitu meningkatnya pemahaman masyarakat Desa Tanggul Indah sebesar 100% terhadap cara membuat sabun batang yang berasal dari cangkang kerang hijau dan Spirulina. Selain itu, masyarakat juga sudah bisa membuat sendiri sabun batang tersebut.