cover
Contact Name
Jumsurizal
Contact Email
jme@umrah.ac.id
Phone
+6285272357877
Journal Mail Official
jme@umrah.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Dompak, Tanjungpinang Kepulauan Riau
Location
Kota tanjung pinang,
Kepulauan riau
INDONESIA
Journal of Maritime Empowerment
ISSN : -     EISSN : 26569981     DOI : https://doi.org/10.31629/jme
Artikel yang dimuat meliputi HASIL-HASIL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT yang berhubungan dengan pendidikan maritim, kelautan dan perikanan, sosial dan politik kemaritiman, ekonomi dan manajemen maritim, serta teknik dan industri maritim yang telah dipertimbangkan dan disetujui oleh dewan editor.
Articles 136 Documents
PELUANG PENERAPAN ZERO WASTE DARI INDUSTRI PENGOLAHAN KERUPUK ATOM IKAN TENGGIRI DI DESA MALANG RAPAT KABUPATEN BINTAN Faisal Susandi
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 1 No 2 (2019): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v1i2.1565

Abstract

Analisis mengenai peluang penerapan zero waste di kelompok masyarakat bandeng desa Malang Rapat Kabupaten Bintan. Tujuan analisis ini adalah untuk mengetahui jumlah limbah yang dihasilkan di industri pengolahan kerupuk atom ikan tenggiri dan peluang penerapan zero waste. Industri pengolahan kerupuk atom menghasilkan limbah antara lain limbah tulang ikan, limbah kulit ikan, limbah usus, limbah kepala dan limbah ekor. Jumlah limbah yang dihasilkan perminggunya bervariasi tergantung dari jumlah ikan yang diolah. Limbah tersebut telah diolah menjadi produk seperti kerupuk tulang, keripik kulit ikan. Hasil diskusi, pengumpulan data dan pendampingan merekomendasikan beberapa peluang pemanfaatan limbah industri kerupuk ikan antara lain silase dan pupuk cair.
DISTRIBUSI HASIL TANGKAPAN IKAN UNTUK KEBUTUHAN INDUSTRI DAN MASYARAKAT DI KOTA TANJUNGPINANG Yulia Oktavia
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 1 No 2 (2019): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v1i2.1571

Abstract

Konsumen dan industri perikanan membutuhkan ikan segar pada waktu yang tepat, harga yang tepat dan ditempat yang tepat. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk memberikan rekomendasi kepada pemerintahan terkait, pemahaman kepada aktor distribusi hasil perikanan dan pentingnya menjaga kesegaran selama transportasi ikan. Rantai distribusi ikan yang terdapat di tanjungpinang meliputi Nelayan, Pengumpul, Distributor, Pengolah ikan dan Konsumen. Masing-masing rantai distribusi memiliki peranan dalam mengatur arus barang, infromasi dan keuangan. Hasil pengabdian kepada masyarakat memberikan rekomendasi terkait evaluasi pola distribusi sehingga mampu menjaga harga dan kesegaran ikan. Aktor-aktor distribusi diberikan pemahaman tentang cara menangani ikan yang baik terutama dalam hal waktu dan suhu yang digunakan selama transportasi
SOSIALISASI DAN PELATIHAN IDENTIFIKASI SIPUT GONGGONG SECARA MORFOLOGI PADA MASYARAKAT KAMPUNG MADUNG, TANJUNGPINANG Susiana Susiana; Azwin Apriandi; Dedy Kurniawan; Nurleni Nurleni
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 2 No 1 (2019): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v2i1.1733

Abstract

Siput gonggong telah dikenal sebagai ikon Kepulauan Riau. Sampai saat ini, permintaan pasar akan siput gonggong terus berlanjut. Hal ini dibuktikan masih tersedianya stok siput gonggong baik yang masih bercangkang maupun dagingnya saja di pasar, rumah makan dan di pinggir-pinggir jalan. Peminat kuliner siput gonggong tidak hanya masyarakat setempat tetapi juga para pendatang/wisatawan dari luar. Dengan permintaan pasar yang semakin hari terus berlanjut, membuat nelayan penangkap siput gonggong hampir setiap hari menangkap untuk memenuhi permintaan pasar tersebut. Sehingga keberlanjutan populasi di alam diduga mengalami kondisi kritis yaitu penangkapan berlebihan (over fishing). Saat ini, munculnya fenomena ukuran gonggong yang tertangkap semakin kecil jika dibandingkan beberapa tahun yang lalu. Hal ini lah yang melatarbelakangi betapa pentingnya pengetahuan identifikasi jenis kelamin siput gonggong yang harus diberikan kepada masyarakat agar stok di alam dapat kembali pulih. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah agar kelompok masyarakat dapat melakukan pengidentifikasian secara langsung di alam sehingga masyarakat pada akhirnya bisa lebih selektif dalam melakukan penangkapan siput gonggong jantan dan siput gonggong betina agar ketersediaan stok siput gonggong dapat berkelanjutan. Upaya untuk mencapai keberhasilan dalam usaha mempertahankan keberadaan siput gonggong secara kontinyu maka tingkat pengetahuan kelompok masyarakat harus ditingkatkan dengan melakukan pendekatan sosial, pendampingan dan pelatihan serta keterampilan. Dengan pemberian informasi yang jelas tentang langkah-langkah dan tahap dalam identifikasi jenis kelamin siput gonggong secara morfologi.
MELESTARIKAN LINGKUNGAN PERAIRAN TELAGA BIRU DARI PENCEMARAN YANG DISEBABKAN OLEH SAMPAH Boyke Raymond Toisuta; Ontje Fransisca Winesty Tutupary
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 2 No 1 (2019): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v2i1.1734

Abstract

Keberadaan sampah diobjek wisata Perairan Telaga Biru, Kabupaten Halmahera Utara mengalami penumpukan yang disebabkan oleh aktivitas pengunjung yang datang ke lokasi tersebut. Upaya yang dilakukan untuk meminimalkan pencemaran sampah diperairan Telaga Biru melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan dalam melestarikan lingkungan Perairan Telaga Biru dari pencemaran yang disebabkan oleh sampah. Pelaksanaan pengabdian ini dimulai dari peserta diberikan penyuluhan tentang pengetahuan tentang sampah dan pencemarannya serta cara melestarikan lingkungan perairan dari pencemaran sampah, kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi untuk membersihkan lokasinya dari pencemaran sampah. Tercapainya tujuan pengabdian ini karena dihadiri oleh 70 peserta yang menunjukkan antusiasme yang sangat besar terhadap program pengabdian ini. Keberhasilan kerjasama peserta dalam kegiatan pengabdian ini dapat dikatakan sangat baik karena didukung dengan metode penyuluhan dan demonstrasi untuk meningkatkan antusiasme para peserta dalam melestarikan kebersihan lingkungan perairan dari pencemaran yang disebabkan oleh sampah. Keberhasilan ini juga diukur dari keempat komponen: 1) Keberhasilan Target Peserta, 2) Ketercapaian Tujuan, 3) Ketercapaian Materi Penyuluhan, dan 4) Kerjasama Dalam Pengabdian. Keberhasilan kegiatan pengabdian ini juga dapat dilihat dari antusiasme peserta yang terlibat sehingga diperoleh manfaat bagi peserta yaitu memahami tentang kebersihan lingkungan perairan dari berbagai jenis sampah sehingga dapat turut serta dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitarnya.
SOSIALISASI PERGURUAN TINGGI DI DAERAH PERBATASAN TERHADAP SISWA SMA N 1 PULAU LAUT, KABUPATEN NATUNA, PROVINSI KEPULAUAN RIAU Mahadiansar Mahadiansar; Dhani Akbar; Mulyadi Mulyadi
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 2 No 1 (2019): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v2i1.1736

Abstract

Sosialisasi pendidikan tinggi perlu dilakukan ke daerah yang sulit untuk menjangkau akses informasi tentang perguruan tinggi dalam memberikan gambaran umum terhadap siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat yang nantinya setelah lulus melanjutkan pendidikan tinggi di perguruan tinggi. Kegiatan dilaksanakan di SMA N 01 Pulau Laut, Kecamatan Pulau Laut, Kabupaten Natuna. Provinsi Kepulauan Riau. Pengabdian ini bertujuan memberikan wawasan dan informasi mengenai peranan dalam pendidikan tinggi. Sosialisasi dari tim pengabdian Universitas Maritim Raja Ali Haji mendapatkan respon yang positif oleh siswa kelas XI SMA N 1 Pulau Laut berjumlah kan 45 siswa kelas XII yang mengikuti agenda sosialisasi tersebut. Hasil dari pengabdian tim menemukan bahwa siswa SMA N 01 Pulau Laut belum pernah mendapatkan akses yang menyeluruh tentang informasi pendidikan tinggi.
SOSIALISASI PENGOLAHAN MINUMAN FUNGSIONAL DARI TERIPANG DENGAN MENERAPKAN TEKNOLOGI THERMAL DI KAMPUNG MADUNG KELURAHAN KAMPUNG BUGIS KOTA TANJUNGPINANG PROVINSI KEPULAUAN RIAU R. Marwita Sari Putri; Azwin Apriandi; Made Suhandana
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 2 No 1 (2019): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v2i1.1737

Abstract

Kepulauan Riau merupakan salah satu Provinsi yang mengedepankan sektor perikanan sebagai salah satu ujung tombak perekonomiannya. Industri pada sektor tersebut masih didominasi oleh industri kecil menengah (IKM) yang umumnya bergerak pada produk olahan hasil perikanan. UMRAH sebagai salah satu Universitas di Provinsi Kepulauan Riau memiliki kewajiban dalam membantu mengembangkan industri kecil menengah (IKM) tersebut dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Adapun mitra yang dipilih merupakan kelompok masyarakat pengolah produk perikanan yang berada di sekitar kampus FIKP UMRAH. Pada dasarnya program ini merupakan bentuk kegiatan solutif dari pihak kampus kepada mitra sebagai masyarakat sasaran. Adapun permasalahan utama pada mitra yaitu masih kurangnya pengetahuan tentang diversifikasi produk pangan dari pengolahan teripang sehingga hanya dijual dalam bentuk kering, padahal hal ini sangat berguna untuk meningkatkan nilai ekonomis dari produk. Solusi utama adalah sosialisasi pengolahan minuman fungsional teripang dengan penerapan teknologi thermal pada kemasannya sehingga menghasilkan produk yang bernilai ekonomis dan lebih awet dalam penyimpanan. Metode program ini dibagi menjadi beberapa tahapan yaitu penentuan kader, diskusi atau tanya jawab kepada masyarakat sasaran yang akan memberikan kesempatan kepada MItra untuk melakukan proses pemahaman materi atau menyampaikan gagasan dan permasalahan yang terkait dengan diversifikasi produk olahan teripang, sosialisasi praktik pengolahan minuman fungsional dari teripang, pembagian buku saku sebagai pengetahuan dasar tentang penganekaragaman produk olahan hasil perikanan. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang penganekaragaman produk hasil perikanan dari teripang dengan menggunakan teknologi thermal pada kemasannya. Hasil pengabdian yang ingin dicapai adalah khalayak sasaran dapat mengolah teripang menjadi minuman fungsional dan menerapkannya pada industri/kelompoknya
PELATIHAN STUDI KELAYAKAN USAHA BAGI PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI KELURAHAN TEMBELING TANJUNG KECAMATAN TELUK BINTAN KABUPATEN BINTAN Fatahurrazak Fatahurrazak; Muhammad Idris DM
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 2 No 1 (2019): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v2i1.1738

Abstract

Setiap usaha yang akan dilaksanakan seharusnya melalui suatu fase telaah untuk melihat apakah usaha tersebut layak atau tidak untuk dilaksanakan, hal ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terjadinya kerugian. Untuk perusahaan dengan modal yang besar wajib dilakukan analisis kelayakan usaha, dan tidak menutup kemungkinan juga dilakukan bagi perusahaan kecil menengah. Pengabdian ini dilaksanakan di Kelurahan Tembeling Tanjung Kecamatan Teluk Bintan Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau yang diikuti oleh 34 Pelaku Usaha yang tersebar di Kecamatan Teluk Bintan Kabupaten Bintan. Pelaku usaha ini telah memiliki berbagai macam usaha namun sebelumnya mereka tidak pernah melakukan analisis terhadap usaha yang akan mereka jalankan, dan pedoman usaha mereka adalah melihat orang lain berusaha dan lancar kemudian mengasumsikan pada usaha mereka, padahal hal tersebut belum tentu sama. Pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dan Praktek. Dalam pelatihan ini ditekankan bagaimana memahami aspek-aspek seperti aspek bahan baku, aspek pasar, dan aspek keuangan, SWOT, dan juga ditambahkan bagaimana cara menghitung harga pokok perunit secara benar dan menentukan penjualan paling minimal untuk menetapkan batas target penjualan agar usaha tidak mengalami kerugian, serta menghitung berapa lama modal meraka akan kembali.
PEMANFAATAN INTERNET SEHAT MENUJU GENERASI UNGGUL DI ERA MILENIAL Adji Suradji Muhammad; Imam Yudhi Prastya
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 2 No 2 (2020): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v2i2.2402

Abstract

Perkembangan informasi dan komunikasi melalui teknologi saat ini begitu cepat, sehingga tidak mengenal batas wilayah dan batas privasi. Perkembangan teknologi tersebut juga memicu hadirnya media baru yang dikenal dengan Media Sosial. Media sosial pada umumnya adalah media yang digunakan untuk bersosialisasi atau berhubungan, baik secara personal maupun impersonal antar penggunanya. Beberapa aplikasi media sosial yang ada saat ini antara lain adalah WhatsApp, Facebook, Twiter, Blackberry Massager, Path, Skype, Instagram SNS dan Communication Network. Secara garis besar media sosial dan jaringan sosial menggunakan sistem yang sama yaitu media daring yang terhubung dengan internet. Pada media sosial dan jaringan sosial, ada banyak orang yang saling terhubung satu sama lain tanpa dibatasi dengan batas fisik seperti geografis, ruang, bahkan waktu dengan tujuan untuk saling berkomunikasi, berbagi sesuatu, berpendapat, menjalin komunikasi yang lebih intens. Sehingga banyak mengakibatkan timbulnya hubungan yang tidak sesuai dengan norma dan etika ditengah-tengah masyarakat. Tujuan diadakannya kegiatan literasi media adalah dalam rangka melindungi masyarakat (terutama pelajar) dari pengaruh negatif media sosial serta menciptakan audiens yang kritis. Kegiatan ini merupakan hal baru yang signifikansi dan daya Tarik tersendiri sehingga perlu dilakukan sosialisasi. Kegiatan tentang literasi media sosial dalam tataran konkret dilaksanakan dengan metode turun kelapangan yaitu mengunjungi sekolah. Tiga aspek dasar program literasi yaitu: Pertama, pembentukan aspek kognitif dalam pengetahuan menggunakan media sosial di kehidupan sehari-hari. Kedua, pembentukan aspek afektif dalam pembentukan pribadi yang bertanggungjawab sebagai generasi penerus bangsa. Ketiga, pembentukan aspek psikomotorik (keterampilan siswa) yang menjadikan siswa tanggap dan kreatif dan cerdas dalam menggunakan media sosial.
PEMANFAATAN MEDIA ONLINE DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN KELUARGA BAGI IBU RUMAH TANGGA DI KIJANG KOTA KABUPATEN BINTAN Lia Suprihartini; Roni Kurniawan
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 2 No 2 (2020): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis kegiatan pengabdian ini adalah penyuluhan yang dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan praktek dalam memanfaatkan media online, seperti bagaimana memanfaatkan berbagai market place untuk kegiatan e-commerce, membuat video bloger, serta memahami kegiatan trading pasar saham. Selain beruba penyuluhan kegiatan ini juga mencakup pendampingan kepada para ibu-ibu rumah tangga di daerah Kijang Kota Kabupaten Bintan agar dapat mempraktekkan ilmu yang mereka dapatkan secara langsung dengan cara membuka dan mendaftarkan toko online mereka pada salah satu Market Place. Kegiatan ini berlangsung sampai pada akhir bulan Oktober 2019. Adapun tujuan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan yaitu agar para Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Kijang Kota dapat memahami dan mengetahui bagaimana pemanfaatan Media Online misalnya dalam pemasaran e-commerce, bagaimana memahami e-comerce yang baik dalam memasarkan barang melalui media internet, misal melalui social media, bagaimana membuat akun dagang di Situs E-Commerce seperti di Shoope, Bukalapak, Lazada dan situs E-Comerce lainnya, serta mengenal dan memahami pasar saham (Trading) menuangkan ide bisnis dalam media online, yang dapat mereka manfaatkan sebagai Solusi dalam meningkatkan Perekonomian Keluarga
SOSIALISASI PEMBENTUKAN KOPERASI NELAYAN KABUPATEN BINTAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU Myrna Sofia; Inge Lengga Sari Munthe; Abdul Jalal
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 2 No 2 (2020): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesejahteraan nelayan masih perlu memperoleh perhatian yang sangat serius oleh berbagai pihak, hal ini dikarenakan pendapatan nelayan yang tidak menentu. Karena kegiatan melaut sangat tergantung pada cuaca dan bulan. Begitu juga jika cuaca yang tidak bagus hal ini sangat mempengaruhi pendapatan nelayan. Jadi jika pada suatu waktu nelayan tidak melaut maka nelayan tidak akan memperoleh penghasilan sementara kebutuhan sehari-hari harus dipenuhi oleh nelayan tersebut. Adanya suatu wadah atau fasilitas yang bisa memberikan solusi terhadap kesulitan yang dihadapi oleh nelayan tersebut.adalah dengan memberikan motivasi akan pentingnya koperasi dan prosedur pembentukan koperasi untuk para nelayan. Atas dasar tersebut perlu dilakukan sosialisasi tentang bagaimana cara prosedur pembentukan koperasi dan memotivasi nelayan serta menjelaskan manfaat koperasi bagi nelayan. Karena melalui koperasi akan meningkatkan skill baik dalam manajemen keuangan keluarga maupun melakukan kegiatan yang bermanfaat jika nelayan tidak melaut. Kegiatan ini dilaksanakan di desa Kawal Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau tepatnya di RW 001. Sebagian besar pesertanya adalah anggota koperasi Risal Mandiri dan beberapa nelayan lain yang belum bergabung menjadi anggota koperasi. Hasil dari kegiatn ini adalah antusias nelayan sangat baik terkait prosedur pendirian koperasi dimana koperasi risal mandiri belum berbadan hokum karena ada beberapa syarat administrsi yang belum dipenuhi. Dan partisipan juga menanyakan terkait iuran anggota koperasi jika masuk menjadi anggota disuatu koperasi.

Page 2 of 14 | Total Record : 136