cover
Contact Name
Agus Saiful Abib
Contact Email
agussaifulabib@usm.ac.id
Phone
+6224-6702272
Journal Mail Official
kadarkumfhusm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno-Hatta, Tlogosari Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Semarang
ISSN : -     EISSN : 27229653     DOI : http://dx.doi.org/10.26623/kdrkm.v1i1
Core Subject : Social,
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal nasional yang menerbitkan artikel-artikel hasil pengabdian kepada masyarakat dalam bidang hukum. okus dan ruang lingkup Kadarkum fokus pada semua isu-isu hukum dalam pengabdian dan penguatan kepada masyarakat. Kadarkum bertujuan untuk menyebarluaskan gagasan dan hasil penelitian yang dilakukan perguruan tinggi, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Kadarkum berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal FH USM ataupun eksternal guna menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu hukum yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Kadarkum sebagai wadah bagi peneliti maupun akademisi yang memuat artikel-artikel ilmiah dalam bidang hukum yang fokus pada pengabdian kepada masyarakat. Kadarkum diharapkan menjadi jembatan komunikasi dan mendorong daya kritis antara para akademisi, pemerintah dan masyarakat guna menjadikan masyarakat sadar hukum.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 128 Documents
Penyuluhan Hukum Mengenai Membentengi Generasi Muda Desa: Waspada Modus Baru Narkoba dan Jerat Hukumnya di Desa Jati, Gatak, Sukoharjo Luthfiyyah Amalina Husna; Naufal Hawari; Yanuar Joko Susilo
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/2hcma811

Abstract

Penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja merupakan persoalan sosial serius yang berdampak pada aspek kesehatan, sosial, dan hukum, terutama di wilayah pedesaan yang rentan terhadap pengaruh lingkungan serta minim literasi hukum. Perkembangan modus baru peredaran narkotika yang memanfaatkan teknologi digital dan jejaring pergaulan remaja semakin menyulitkan deteksi dini. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Jati, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, kewaspadaan, serta kapasitas preventif generasi muda dan orang tua terhadap bahaya narkotika serta konsekuensi hukumnya berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan hukum edukatif dan partisipatif berupa ceramah, seminar, diskusi interaktif, studi kasus, serta evaluasi pemahaman peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai jenis narkotika, modus peredarannya, serta sanksi pidana yang menyertainya. Peserta terlibat aktif dalam sesi tanya jawab dan perumusan strategi pencegahan yang relevan dengan kondisi sosial desa. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi positif dalam penguatan literasi hukum, pembentukan sikap antinarkoba pada generasi muda, serta terciptanya ketahanan sosial komunitas desa dalam mencegah penyalahgunaan narkotika.
Strategi Edukasi Literasi Finansial Digital Sebagai Upaya Pencegahan  Pinjaman Online Ilegal pada Kelompok Rentan Henry Anderson Parapat; Ervin Riandy; David Banjarnahor; Farahadayune Naharani Poetry
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/nsyanh35

Abstract

Maraknya pinjaman online ilegal di Indonesia menuntut peningkatan literasi finansial digital, khususnya pada mahasiswa yang rentan terhadap praktik predatory lending. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai bahaya pinjaman online ilegal melalui edukasi digital berbasis e-book berjudul panduan praktis menghindari pinjaman online ilegal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan distribusi materi melalui google drive dan evaluasi melalui google form pada mahasiswa. Hasil pra kuesioner menunjukkan 65,8% responden pernah menerima tawaran pinjaman online dengan media sosial sebagai saluran dominan. Kemampuan mengecek legalitas layanan hanya 47,4% sebelum edukasi. Setelah intervensi edukasi, terjadi peningkatan. Responden menyatakan memahami dalam membedakan pinjaman legal atau ilegal, memahami risiko penyalahgunaan data pribadi, dan lebih selektif terhadap tawaran dana cepat. Perubahan perilaku juga terlihat dari penghapusan aplikasi tidak terdaftar OJK. Edukasi berbasis media digital yang sederhana terbukti cukup efektif dalam meningkatkan literasi finansial digital. Namun, pendampingan berkelanjutan diperlukan mengingat masih terdapat responden yang menganggap pinjaman online pada umumnya sebagai solusi praktis. Kegiatan ini berpotensi dikembangkan untuk kelompok masyarakat lain sebagai upaya preventif kejahatan finansial digital.
Penyuluhan Hukum Keluarga Islam untuk Mewujudkan Keluarga Sakinah, Mawaddah, dan Wa Rahmah di Pondok Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat, Ambarawa Yahya; Cholida Hanum
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/r1m3s843

Abstract

Keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah merupakan tujuan ideal dalam kehidupan perkawinan yang membutuhkan pemahaman mengenai hak, kewajiban, tanggung jawab, serta penyelesaian perselisihan keluarga secara tepat. Kurangnya pemahaman terhadap hukum keluarga dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi munculnya permasalahan dalam kehidupan rumah tangga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai hukum keluarga Islam sebagai upaya mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah. Kegiatan dilaksanakan di Pondok Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat, Ambarawa dengan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyuluhan, diskusi, dan tanya jawab. Materi yang disampaikan meliputi tujuan perkawinan, konsep keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah, hak dan kewajiban dalam keluarga, prinsip mu’asyarah bil ma’ruf, serta pencegahan dan penyelesaian perselisihan keluarga berdasarkan hukum Islam dan hukum positif di Indonesia. Hasil kegiatan menunjukkan adanya keterlibatan aktif peserta selama penyampaian materi dan diskusi serta bertambahnya pemahaman mengenai pentingnya pelaksanaan hak dan kewajiban, komunikasi, tanggung jawab, dan penyelesaian perselisihan melalui musyawarah dan perdamaian. Kegiatan penyuluhan ini memberikan kontribusi terhadap penguatan pengetahuan dan kesadaran hukum peserta sebagai bekal dalam membangun kehidupan keluarga yang harmonis berdasarkan nilai-nilai Islam dan ketentuan hukum yang berlaku.
Penguatan Pemahaman Warga Kelurahan Tlogosari Kulon, Kota Semarang tentang Aspek Hukum Tindak Pidana Kekerasan dalam Rumah Tangga Subaidah Ratna Juita; Amri Panahatan Sihotang; A. Heru Nuswanto; Rati Riana
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/5xsmv556

Abstract

One of the problems that occur in married life is domestic violence. Domestic violence has become a prevalent issue in recent times. The violence that occurs is not only physical, but also verbal. Another problem arises when the victim justifies the violence. Tlogosari Kulon Village, Pedurungan District, Semarang City, where this Community Service activity was carried out, a place where domestic violence often occurs, based on information obtained by the Community Service Team and requests for this Community Service activity to be carried out. One of the problems faced by the community when domestic violence occurs is  lack of knowledge about what actions to take when violence occurs. The method we used in this case was education or teaching. From this problem, the USM Community Service Team concluded that this Community Service activity would be important to raise awareness that domestic violence is not a justification for the problem. The victims must also be aware of the losses and suffering they are experiencing. Therefore, upholding equality, justice, and humanity, we carry out this Community Service activity. Based on the results of processing questionnaires given to 26 residents Tlogosari Kulon Village, Pedurungan District, Semarang City regarding the Legal Aspects of Domestic Violence Crimes, both before and after the counseling session showed an increase in understanding of 61.2%. This increase in understanding shows that there was a positive response from the participants of the counseling session in Tlogosari Kulon Village, Pedurungan District, Semarang City regarding the Legal Aspects of Domestic Violence Crimes.
Penyuluhan Hukum Dampak Bullying Terhadap Psikologi Anak SMA di SMA Negeri 6 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat M. Alamul Huda Yamani; Mauludiyah; M. Muntaqo
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/m56dn016

Abstract

Fenomena bullying lingkungan sekolah menengah atas menjadi persoalan serius karena memberikan dampak negatif terhadap kesehatan mental dan perkembangan psikologis remaja. Rendahnya pemahaman siswa mengenai bentuk bullying, dampak psikologis, serta konsekuensi hukum menyebabkan tindakan perundungan masih sering dianggap sebagai candaan biasa antarteman sebaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum dan pemahaman psikologis siswa SMA Negeri 6 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat mengenai bahaya bullying. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, simulasi, serta sesi tanya jawab. Materi penyuluhan mencakup aspek hukum berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta dampak psikologis bullying terhadap korban. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai bentuk-bentuk bullying, dampak psikologis, dan konsekuensi hukum tindakan perundungan. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, humanis, dan bebas bullying
Upaya Penyuluhan Hukum terhadap Bahaya Hoaks di Media Sosial pada Siswa SMK Negeri 1 Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya Dewi Prilijayanti; Ficka Wiyana; Julaiha; Irhan; Zulkarnain; Syarif Muhammad Fahlevi; Marhamatun Nisa
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/63qm9t50

Abstract

Perkembangan media sosial yang semakin pesat memberikan dampak signifikan terhadap pola komunikasi remaja, khususnya siswa sekolah menengah kejuruan. Arus informasi yang cepat dan minim verifikasi menyebabkan meningkatnya penyebaran hoaks di kalangan pelajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan kesadaran hukum siswa SMK Negeri 1 Sungai Kakap terhadap bahaya hoaks di media sosial. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui observasi, penyuluhan hukum, diskusi interaktif, studi kasus, serta sesi tanya jawab. Materi penyuluhan mencakup pengertian hoaks, karakteristik informasi palsu, dampak sosial dan psikologis, teknik verifikasi informasi, serta ketentuan hukum dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya verifikasi informasi sebelum membagikan konten di media sosial. Partisipasi aktif siswa selama diskusi juga memperlihatkan berkembangnya kemampuan berpikir kritis dan kesadaran terhadap tanggung jawab digital. Kegiatan penyuluhan hukum berbasis literasi digital ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman hukum dan membentuk sikap bijak siswa dalam penggunaan media sosial.
Penguatan Literasi Kepemiluan Mahasiswa Magang Komisi Pemilihan Umum Kota Palu Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XXII/2024 Khinanti; Friska Natania; I Gede Aditya Mugeblin; Arineza Julifat; Nurkhair Sakila; Ahmad Nugraha Abrar; Muhammad Arga Budiman
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/2kv16j46

Abstract

Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XXII/2024 yang diputuskan pada 26 Juni 2025 membawa perubahan mendasar dalam sistem pemilu Indonesia dengan memisahkan pelaksanaan pemilu nasional dan pemilu daerah mulai tahun 2029. Putusan ini menimbulkan pro dan kontra serta minimnya pemahaman publik, termasuk di kalangan mahasiswa sebagai pemilih potensial dan kelompok intelektual strategis. Urgensi penguatan literasi kepemiluan menjadi sangat mendesak guna mencegah disinformasi dan mendorong partisipasi politik yang berkualitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh tim mahasiswa hukum magang di KPU Kota Palu dengan metode yang terdiri dari pre-test, penyuluhan interaktif,tanya jawab, post-test, evaluasi komparatif, serta pembuatan dan penyebaran media infografis digital melalui media sosial. Hasil pre-test menunjukkan rendahnya pemahaman awal mahasiswa magang lintas disiplin terhadap implikasi putusan tersebut. Setelah penyuluhan dilaksanakan, hasil post-test menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan. Media infografis yang disebarluaskan melalui Instagram KPU Kota Palu turut mendapat respons positif dari masyarakat digital. Kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi kepemiluan mahasiswa magang lintas disiplin sekaligus memperluas pemahaman publik mengenai dinamika dan implikasi Putusan MK Nomor 135/PUU-XXII/2024 secara efektif dan adaptif di era digital.
Pendampingan Pemasaran Digital Berbasis Kepatuhan Hukum dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM di Desa Rukun Mulyo Aida Nurhasanah; Adhani; Yunnisa Aulia Daulay; Ilham; Harrun Ar rasyid Tarigan
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/c1axgc48

Abstract

Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Rukun Mulyo masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan pemasaran digital serta rendahnya pemahaman mengenai kepatuhan hukum dalam aktivitas usaha. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui pendampingan pemasaran digital yang terintegrasi dengan edukasi kepatuhan hukum. Metode yang digunakan berupa pendekatan partisipatif melalui observasi, penyuluhan, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Materi meliputi pemanfaatan media sosial dan marketplace, pembuatan konten promosi, fotografi produk, pengelolaan identitas usaha digital, serta pemahaman mengenai etika promosi, perlindungan konsumen, hak kekayaan intelektual, dan legalitas usaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengelola media pemasaran digital, menyusun promosi yang lebih menarik, serta memahami pentingnya kepatuhan hukum dalam menjalankan usaha. Pendampingan secara langsung memberikan pengalaman praktis yang memudahkan peserta menerapkan materi sesuai karakteristik usahanya. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan pelaku UMKM turut mendukung keberhasilan program. Pendampingan pemasaran digital berbasis kepatuhan hukum menjadi strategi yang efektif untuk memperkuat daya saing UMKM serta mendorong pengembangan usaha yang berkelanjutan
Efektivitas Program Kerja Pema Sebagai Sarana Penguatan Literasi Hukum Ekonomi Syariah Di Desa Bangun Tetty Marlina Terigan; Nabilah Putri Ayuni; Nuur Zayana Purba; Uci Pinkan Sari; Anisa Mutiara Kartini Nasution
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/d6169k72

Abstract

Rendahnya literasi Hukum Ekonomi Syariah pada masyarakat pedesaan menjadi salah satu alasan penting dilaksanakannya Program Kerja PEMA sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Melalui pendekatan tatap muka, program ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman masyarakat terhadap prinsip-prinsip Hukum Ekonomi Syariah yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Program Kerja PEMA sebagai sarana penguatan literasi Hukum Ekonomi Syariah di Desa Bangun, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa laporan pelaksanaan kegiatan, dokumentasi, dan pengalaman langsung tim pelaksana selama kegiatan berlangsung. Analisis dilakukan secara deskriptif-interpretatif dengan mengacu pada level reaction dalam model evaluasi Kirkpatrick. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Kerja PEMA berjalan efektif dalam membangun partisipasi dan penerimaan masyarakat, yang ditandai dengan tingginya antusiasme warga, dukungan pemerintah desa, serta keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan edukasi, keagamaan, dan sosial. Namun, peningkatan pemahaman masyarakat terhadap Hukum Ekonomi Syariah belum dapat diukur secara menyeluruh karena keterbatasan instrumen evaluasi. Oleh karena itu, penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan pengabdian berbasis partisipatif memiliki peran penting dalam memperkuat literasi Hukum Ekonomi Syariah di masyarakat pedesaan, sekaligus menjadi dasar bagi pengembangan penelitian selanjutnya dengan instrumen evaluasi yang lebih komprehensif.
Implementasi Program Pengabdian Terpadu dalam Meningkatkan Literasi dan Kesadaran Hukum Masyarakat Nagori Bangun Indana Halwa Shabri; Nayla Aulia Rangkuti; Trisnanda Rielta; Chairun Nissa Eprianty; Siti Adinda Puspita
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/gjbqkv71

Abstract

Program pengabdian terpadu ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kesadaran hukum masyarakat Nagori Bangun, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, melalui dua program kerja utama, yakni penyuluhan hukum lintas jenjang pendidikan dan pendirian Pojok Literasi. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan di tingkat Sekolah Menengah Pertama dengan tema cyber bullying dan Sekolah Menengah Atas dengan tema bahaya narkoba, menggunakan metode partisipatif berupa ceramah interaktif, diskusi kelompok, permainan peran, dan keterlibatan narasumber eksternal. Sementara itu, Pojok Literasi didirikan di SDN No 091258 Bangun sebagai ruang baca komunitas yang menyediakan koleksi buku pengetahuan umum, buku pelajaran, buku cerita anak, bacaan motivasi, dan buku keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian hukum empiris, di mana data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan hukum berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsekuensi hukum dari perilaku menyimpang, yang tercermin dari peningkatan skor pengetahuan antara sebelum dan sesudah kegiatan. Pojok Literasi memberikan dampak struktural jangka panjang dengan menyediakan akses informasi yang mudah dijangkau masyarakat, sekaligus menjadi ruang interaksi sosial dan belajar kolektif. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan koleksi buku dan sarana fisik pendukung, serta perlunya pendampingan berkelanjutan untuk mengubah perilaku secara substantif. Program ini merekomendasikan penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah nagori, dan instansi pembinaan hukum, serta replikasi model serupa di nagori-nagori lain di Kabupaten Simalungun guna menciptakan ekosistem literasi hukum yang berkelanjutan dan tidak bergantung pada kehadiran tim pengabdian.

Page 12 of 13 | Total Record : 128