cover
Contact Name
Agus Saiful Abib
Contact Email
agussaifulabib@usm.ac.id
Phone
+6224-6702272
Journal Mail Official
kadarkumfhusm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno-Hatta, Tlogosari Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Semarang
ISSN : -     EISSN : 27229653     DOI : http://dx.doi.org/10.26623/kdrkm.v1i1
Core Subject : Social,
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal nasional yang menerbitkan artikel-artikel hasil pengabdian kepada masyarakat dalam bidang hukum. okus dan ruang lingkup Kadarkum fokus pada semua isu-isu hukum dalam pengabdian dan penguatan kepada masyarakat. Kadarkum bertujuan untuk menyebarluaskan gagasan dan hasil penelitian yang dilakukan perguruan tinggi, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Kadarkum berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal FH USM ataupun eksternal guna menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu hukum yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Kadarkum sebagai wadah bagi peneliti maupun akademisi yang memuat artikel-artikel ilmiah dalam bidang hukum yang fokus pada pengabdian kepada masyarakat. Kadarkum diharapkan menjadi jembatan komunikasi dan mendorong daya kritis antara para akademisi, pemerintah dan masyarakat guna menjadikan masyarakat sadar hukum.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 101 Documents
Sosialisasi Akibat Hukum Tindak Pidana Pengancaman Penyebaran Konten Video Porno Melalui Media Elektronik Indra Retnowati; Ridho Sa’dillah Ahmad; Husnia Hilmi Wahyuni; Faisal Afda’u; Ganis Vitayanty Noor
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/ed83j397

Abstract

Tindak pidana penyebarluasan konten asusila merupakan salah satu jenis kejahatan yang semakin marak di era digital. Kejahatan ini tidak hanya mengancam privasi individu, tetapi juga dapat menimbulkan dampak sosial dan psikologis yang serius bagi korban. Dalam banyak kasus, ancaman tersebut dilakukan melalui internet atau aplikasi pesan yang memungkinkan pelaku untuk menyebarkan ancaman secara cepat lewat media massa tersebut. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana di Indonesia belum mengatur sanksi hukum terhadap kejahatan tersebut. Dalam menghadai tantangan perkembangan teknologi yang pesat, maka pemerintah membentuk Informasi dan Transaksi Elektronik mengatur tentang tindak pidana pengancaman melalui media elektronik yang bertujuan memberikan hukuman terhadap pelaku agar jera dan tidak mengulangi perbuatan yang dapat merugikan orang lain. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif yaitu menggambarkan peristiwa seolah-olah sama dengan yang sebenarnya.
Pemanfaatan Media Sosial pada Komunitas Youtuber di Wilayah Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal sesuai undang-undang ITE Irfan Rizky Hutomo
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/eya15025

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi telah menjadikan internet sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, termasuk generasi muda hingga dewasa. Namun, meningkatnya aktivitas digital juga memunculkan berbagai permasalahan hukum, seperti pencemaran nama baik, penipuan daring, pelanggaran hak cipta, dan penyebaran informasi palsu. Banyak masyarakat, khususnya konten kreator di media sosial, belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai batasan dan ketentuan hukum dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, khususnya komunitas Youtubers Sukorejo, terkait etika dan regulasi dalam penggunaan media digital. Metode yang digunakan adalah metode yuridis empiris melalui pendekatan ceramah interaktif dan diskusi terbuka. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap potensi pelanggaran hukum di internet serta pentingnya berperilaku etis dalam bermedia sosial. Penyuluhan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk komunitas digital yang cerdas hukum, beretika, dan bertanggung jawab secara sosial. Kata Kunci: Komunitas Youtubers; Media Sosial; Undang – Undang ITE.
Tinjauan Hukum Parkir Sembarangan di Depan Rumah Tetangga Sudarmanto, Kukuh; Junaidi, Muhammad; Sukarna, Kadi
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/9gdrjg43

Abstract

Fenomena parkir sembarangan di depan rumah tetangga, khususnya pada malam hari, merupakan permasalahan sosial yang kerap menimbulkan ketidaknyamanan, mengganggu aksesibilitas penghuni rumah, serta memicu potensi konflik di lingkungan permukiman padat penduduk. Urgensi kajian ini terletak pada perlunya pemahaman hukum masyarakat terhadap penggunaan ruang publik secara tertib dan penghormatan terhadap hak-hak warga lain, mengingat praktik parkir liar seringkali dianggap sepele dan minim pengawasan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan menelaah ketentuan Pasal 671 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Pasal 38 Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan sebagai dasar hukum yang melarang penggunaan jalan untuk kepentingan pribadi yang mengganggu fungsi jalan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui penyuluhan hukum, diskusi kelompok terarah (FGD), dan observasi langsung di lingkungan sasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa parkir di depan rumah tetangga tanpa izin dapat dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum yang dapat dikenai sanksi perdata maupun administratif. Selain itu, ditemukan faktor penyebab utama seperti keterbatasan lahan parkir pribadi, rendahnya kesadaran hukum, dan lemahnya pengawasan aparat. Simpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa peningkatan literasi hukum dan pembentukan kesadaran kolektif masyarakat merupakan langkah strategis untuk mengurangi praktik parkir liar serta menjaga harmoni dalam hubungan bertetangga. Kata kunci: Parkir; Rumah Tetangga; Tinjauan Hukum. 
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembentukan Peraturan Desa Di Desa Karanganom Kabupaten Klaten Sekar Anggun Gading Pinilih; Retno Saraswati; Ratna Herawati; Fajar Prima Julian
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/pcwx7v52

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan upaya yang cukup strategis dalam meningkatkan adanya partisipasi publik dalam pembangunan pada sebuah desa. Salah satu instrumen hukum yang dapat digunakan untuk mewujudkan hal tersebut ialah dengan adanya peraturan desa. Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten, merupakan salah satu desa dengan potensi ekonomi sosial dan budaya yang berkembang, memiliki kebutuhan akan regulasi yang mampu mengakomodasi kepentingan masyarakat secara inklusif. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan analisa, terkait dengan peran pembentukan peraturan desa dalam pemberdayaan masyarakat serta efektivitas penerapannya di Desa Karanganom. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan aparatur desa, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat, serta analisis terhadap dokumen hukum terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya partisipasi masyarakat dalam proses perancangan peraturan desa masih perlu ditingkatkan, terutama dalam aspek sosialisasi dan keterlibatan kelompok rentan. Selain itu, regulasi yang dibentuk memiliki dampak positif terhadap pengelolaan sumber daya desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pembentukan peraturan desa dapat menjadi instrumen yang efektif dalam pemberdayaan masyarakat jika diikuti dengan mekanisme partisipasi yang inklusif serta pengawasan yang optimal. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas aparatur desa dan masyarakat dalam memahami serta mengimplementasikan regulasi yang telah ditetapkan. Kata kunci: Peraturan Desa; Partisipasi Publik; Pemberdayaan Masyarakat.
Sosialisasi Legalitas Usaha dan Pentingnya Sertifikasi Halal Bagi UMKM di Trimulyo Genuk Khaidar Alifika El Ula; Amri Panahatan Sihotang; Wafda Vivid Izziyana; Efi Yulistyowati
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/7yc5v726

Abstract

Sertifikat halal pada produk merupakan instrumen penting untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan ketenteraman batin konsumen, khususnya masyarakat Muslim. Tanpa sertifikat halal resmi yang dikeluarkan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) berdasarkan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), suatu produk berisiko kehilangan kepercayaan pasar. Namun, masih banyak pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mencantumkan label halal tanpa memiliki sertifikat sah, serta belum melengkapi legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB). Kondisi ini juga ditemukan di Kelurahan Trimulyo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, yang memerlukan intervensi melalui sosialisasi dan pendampingan hukum. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini diikuti 28 pelaku UMKM, dilaksanakan pada 7 Juli 2025 di aula kelurahan. Tahapan kegiatan meliputi pengisian kuesioner awal (pre-test), penyampaian materi tentang legalitas usaha dan prosedur sertifikasi halal, sesi tanya jawab, serta pengisian kuesioner akhir (post-test). Materi disampaikan dengan pendekatan partisipatif melalui studi kasus dan diskusi interaktif. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman peserta, dari 43% sebelum kegiatan menjadi 91% setelah kegiatan, atau meningkat sebesar 48%. Peserta memberikan respons positif, menilai kegiatan ini relevan dan bermanfaat bagi pengembangan usaha mereka. Secara keseluruhan, PkM ini dinilai berhasil mencapai tujuan, yaitu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pelaku UMKM akan pentingnya kepemilikan legalitas usaha dan sertifikat halal sebagai upaya meningkatkan daya saing di pasar. Kata kunci: Legalitas; Sertifikasi Halal; Sosialisasi.
Pemberdayaan Lembaga Masyarakat Desa Hutan Wanabhakti dalam pengolahan Kopi untuk peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Ahmad Khoirul Anam; Miftah Arifin; Anna Widiastuti; Hastuti, Dewi
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/g9w5r855

Abstract

Abstrak Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan LMDH Wana Bhakti di Desa Sumanding melalui implementasi teknologi tepat guna dan peningkatan kapasitas. Metode yang digunakan meliputi pendekatan participatory empowerment melalui pelatihan branding dan digital marketing, diseminasi teknologi (mesin pengupas kopi, mesin sortir, dan mesin bor biopori), serta pendampingan berkelanjutan. Program berhasil meningkatkan kapasitas mitra secara signifikan. Implementasi mesin pengupas dan sortir kopi meningkatkan efisiensi waktu pengolahan, menghasilkan produk berkualitas standar, dan memberikan tambahan pendapatan dari jasa sortir. Pelatihan pemasaran digital berhasil membangun identitas merek dan membuka akses pemasaran yang lebih luas. Selain itu, tercipta 2.500 lubang biopori yang berkontribusi terhadap konservasi air dan tanah pada lahan seluas 2 hektar. Program pengabdian ini terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas, nilai tambah produk, dan pendapatan mitra. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan berkelanjutan, ekspansi penerapan biopori, dan pengembangan kemitraan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan akses pasar LMDH Wana Bhakti. Kata kunci: Teknologi Tepat Guna, Pemberdayaan Masyarakat, Konservasi Lahan   Abstract This community service program aims to empower the Wana Bhakti Community-Based Farmers (LMDH) in Sumanding Village through the implementation of appropriate technology and capacity building. The methods used include a participatory empowerment approach through branding and digital marketing training, technology dissemination (coffee hulling machines, sorting machines, and biopore drilling machines), and ongoing mentoring. The program significantly increased the capacity of partners. The implementation of the coffee hulling and sorting machines increased processing efficiency, produced standard-quality products, and provided additional income from sorting services. The digital marketing training successfully built brand identity and opened broader marketing access. Furthermore, 2,500 biopore holes were created, contributing to water and soil conservation on a 2-hectare plot of land. This community service program has proven effective in increasing productivity, product added value, and partner income. The sustainability of the program requires ongoing mentoring, expanded biopore implementation, and partnership development to strengthen the institutional capacity and market access of the Wana Bhakti LMDH. Keywords: Appropriate Technology, Community Empowerment, Land Conservation
Peningkatan Literasi Ketenagakerjaan dan  Kesiapan Memasuki Dunia Kerja bagi Masyarakat di Kelurahan Krobokan Imanuel Kurniawan Arif Soetedjo; Zaenal Arifin; Wijayono Hadi Sukrisno
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/8h0vs923

Abstract

This community service program aims to improve labor literacy and work readiness among the productive-age community in Krobokan Village, Semarang City. The urgency of this activity arises from the community’s limited understanding of workers’ rights and obligations, labor social security, as well as the practical skills needed to face job selection processes. The program was carried out through a socialization approach involving speakers from the Master of Law Program at Universitas Semarang (USM) and was complemented with pre-test and post-test instruments to measure its effectiveness. The results show a significant improvement, with participants’ average understanding increasing from 21% in the pre-test to 81.25% in the post-test, indicating a 60.25% increase. These findings highlight that structured, applicative, and locally oriented socialization activities can strengthen labor literacy while also enhancing community work readiness. Therefore, this program can serve as a relevant empowerment model to support the improvement of human resource quality at the local level. Keywords: Community service; Labor; Literacy; Socialization; Work readiness
Pendampingan  Pengurusan Legalitas Usaha Sebagai Upaya Menjamin Keberlanjutan Usaha Mikro Puspaningrum; Widiastuti
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tntzkx70

Abstract

The aims of this community service were  assited and  encouraged   the micro-entrepreneurs who make and trade processed food to meet legality requirements, and  ensure the sustainability of their business. This activity was based on the fact that there are many women as business actors, especially in the micro category, did not meet legal requirements. They thought legality process was difficult and expensive.    However they had meet  the legality of the business, and the legality of the product process and trade. The methods was  carried out  to achieve these aims had socialized  the functions and benefits of business legality and product distribution, trained in making labels using the Canva application, processed of got business registration number   or  NIB and certificate of home industry food product or SPP-IRT. The results of these   services activities  shown    the   process for managing business legality actually simple and the partners should be themselves, but due to limited information,  so must be trained and mentored.  The training is carried out   using the Canva application to create product labels, and assistance in processing NIB and PIRT at related agencies. The legality of business, products and product packaging labels provides protection for partners as business actors and guarantees the sustainability of their business Keyword: Legality Business;Business Registration Number; Certificate of Home Industry Food Product; Label of Food Product
Political Education for Muhammadiyah Youth Cadres in Batu City Roziqin, Ali; Widodo, Eko Rizqi Purwo; Mas'udi, Syasya, Y.F; Camico, Danang B.; Khoirunnisa, Kamila
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/pz1ebn25

Abstract

Political awareness among youth is often low, which impacts their participation in the democratic process. Youth have great potential to contribute to political development, but a lack of knowledge and skills often hinders their participation. Taking the object of the Muhammadiyah generation represented by the Muhammadiyah Student Association in Batu City, this service aims to improve youth understanding of the political and democratic process which has an impact on active participation in “adiluhung politics”. Through this education there is a process of transfer of knowledge and active political participation, especially for groups of young voters in the 2024 elections and politics universally. We have done this service and received a positive impression from the participants. Participants discussed the dynamics of current national politics and the unrest of youth groups to participate in practical politics with just noble values. Keywords: Political Education, Political Participation, Local Elections, Muhammadiyah Youth
Legal Marketing: Pemanfaatan Teknologi AI Dalam Meningkatkan Kompetensi KewirausahaanDi SMK-SMTI Pontianak David Banjarnahor; Sy. M. Ikhsan; Tengku Prayudha Andrias; Alifah Nur Fitriana Naridha; Auliya Rochman
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/nywrah80

Abstract

Abstract The rapid development of artificial intelligence (AI) technology has had a significant impact on the transformation of entrepreneurship, particularly in vocational high schools (SMK). Community service activities have benefited students at SMK-SMTI Pontianak in their study of the use of AI in legal marketing as an effort to improve the effectiveness of entrepreneurship. Through interactive and demonstrative training methods, students are encouraged to master AI-based digital tools such as Canva and ChatGPT while understanding the legal aspects that must be complied with in the digital marketing process. The integration of AI and legal marketing will increase the creativity and efficiency of product promotion and also instill the principle of legal compliance, which is important in building a sustainable business reputation. This educational model is effective in preparing students to adapt and innovate in running their businesses. The collaboration between SMK-SMTI and universities also strengthens the vocational education ecosystem that is ready to face the growing digital challenges. The use of AI in legal marketing will contribute to the development of competitive entrepreneurship based on strong legal foundations. Keywords: Artificial Intelligence; Legal Marketing; Entrepreneurship;   Abstrak Perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intellegence/AI) memberikan dampak signifikan ke dalam transformasi kewirausahaan, khususnya di lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan memberikan manfaat pada siswa SMK-SMTI Pontianak terhadap  kajian pemanfaatan AI dalam legal marketing sebagai upaya dalam meningkatkan efektivitas kewirausahaan. Melalui metode pelatihan yang interaktif dan demonstratif, para siswa didorong untuk menguasai alat digital berbasis AI seperti Canva, ChatGPT sekaligus memahami aspek hukum yang harus ditaati dalam proses pemasaran secara digital. Integrasi AI dan legal marketing akan meningkatkan kreativitas dan efisiensi promosi produk dan menanamkan pula prinsip kepatuhan hukum yang penting dalam membangun reputasi usaha yang berkelanjutan. Model pendidikan ini efektif dalam menyiapkan para siswa agar beradaptasi dan berinovasi dalam menjalankan kewirausahaannya. Kolaborasi yang dilakukan antara SMK-SMTI dan Perguruan Tinggi juga memperkuat ekosistem pendidikan vokasi yang siap dalam menghadapi tantangan digital yang semakin berkembang. Dengan pemanfaatan AI dalam legal marketing akan memberikan kontribusi bagi pengembangan kewirausahaan yang berdaya saing dan berlandaskan hukum yang kuat. Kata Kunci: Aritificial Intellegence; Legal Marketing; Kewirausahaan;

Page 10 of 11 | Total Record : 101