cover
Contact Name
Edy Suryono
Contact Email
qwedys12@gmail.com
Phone
+6281567893460
Journal Mail Official
abdimasya59@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Solo Baki Km.2 Kwarasan, Solo Baru,Sukoharjo. Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdi Masya
ISSN : 27742881     EISSN : 27742849     DOI : 10.52561/abma
Abdi Masya merupakan jurnal pengabdian pada masyarakat tingkat nasional yang memfokuskan pada aplikasi dan pengembangan teknologi tepat guna yang bermanfaat bagi masyarakat luas yang dilakukan oleh para sivitas akademi internal dan eksternal STTW Surakarta. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, proses produksi, Teknologi Tepat Guna (TTG), desain, diseminasi teknologi (pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan). Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 136 Documents
IMPLEMENTATION OF SOLAR ENERGY FOR PUBLIC STREET LIGHTING IN SEGOROGUNUNG VILLAGE, KARANGANYAR REGENCY Ghoni, Ruzlaini; Joharwan, Johanes Wawan; Jamaldi, Agus; Purwono, Arif Hidayat; Rifai, Damhuji; Nugroho, Wasis; Susanto, Husein Arif; Ramadhan, Ichsan
Abdi Masya Vol 5 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v5i2.402

Abstract

The world's energy sources have undergone several changes, from initially mostly using biomass to fossil fuels, which was triggered by the Industrial Revolution in the 1900s. The increasing use of fossil energy causes an increase in greenhouse gas emissions. One alternative that can be done is the use of solar power plants. An example of its use is in fulfilling electrical energy, such as lighting, by using electrical energy that still uses a small amount of power. Sekolah Tinggi Teknologi “Warga” Surakarta of Indonesia, together with UC TATI Malaysia, collaborated in the use of solar-based renewable energy, which was implemented in Segorogunung Village, Ngargoyoso District, Karanganyar Regency. Several points at this location still have minimal lighting, making them prone to accidents and crime. The method used in this community service activity is providing knowledge about solar cells, solar cell wiring diagrams, and how to check and repair solar-based public street lighting. The results obtained from this community service show that the community understands and can install and repair solar cell-based public street lighting. In conclusion, the presence of public road lighting on several roads in Segorogunung Village can reduce the accident rate and provide a sense of security for the community when crossing the road.
MONITORING KUALITAS AIR BERBASIS IoT (INTERNET OF THINGS) UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS NELAYAN DI KABUPATEN DEMAK Ningtias, Diah Rahayu; Rofi’i, Mohammad; Zulfa, Nely
Abdi Masya Vol 5 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v5i2.406

Abstract

Petani tambak di kabupaten Demak khususnya di Kelurahan Tambakbulusan menghadapi tantangan dalam menjaga kualitas air tambak air payau secara optimal. Fluktuasi suhu, pH, dan salinitas yang tidak terkontrol dengan baik memberikan dampak negatif pada pertumbuhan biota air payau, yaitu meliputi udang serta bandeng. Oleh sebab itu diperlukan pengembangan teknologi dan inovasi misalnya alat monitoring kualitas air berbasis IoT (Internet of Things) memungkinkan petani untuk memantau kondisi tambak secara real-time dari jarak jauh. Pemantauan ini menggunakan website yang terintegrasi dengan localhost sehingga memungkinkan perlakukan khusus secara lebih cepat. Pada pembuatan alat monitoring berbasis IoT ini dilakukan uji tingkat pH, suhu, dan salinitas. Hasil yang didapatkan adalah tingkat pH, salinitas, dan suhu pada air tambak sejauh ini masih dalam batas normal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Tambakbulusan, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak ini telah berhasil meningkatkan produktivitas petani tambak air payau untuk bandeng dan udang. Kedepan diharapakn terdapat kegiatan lanjutan yaitu penambahan air tawar ketika terjadi kenaikan kadar salinitas di tambak air payau secara otomatis, sehingga masyarakat lebih merasa terbantu.
PENINGKATAN KUALITAS PRODUK LASAN BAGI UMKM BENGKEL LAS SE-KOTA DAN KABUPATEN PEKALONGAN Prasetyo, Imam; Towijaya, Towijaya
Abdi Masya Vol 5 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v5i2.407

Abstract

Salah satu usaha yang menjamur di masyarakat di wilayah kota dan kabupatan pekalongan yaitu bisnis bengkel pengelasan. Segmen pasar pada usaha bengkel las di tersebut tergolong sama yaitu produk yang digunakan pada sektor perumahan, seperti pagar, teralis pintu, tangga dan lain-lain. Pengelasan pada kelompok usaha bengkel las ini kebanyakan menggunakan Las SMAW. Las SMAW adalah sebuah proses penyambungan logam yang menggunakan energi panas untuk mencairkan benda kerja dan elektroda (bahan pengisi). Energi panas pada proses pengelasan SMAW dihasilkan karena adanya lompatan ion (katoda dan anoda) listrik yang terjadi pada ujung elektroda dan permukaan material. Pada proses pengelasan SMAW jenis pelindung yang digunakan adalah selaput flux yang terdapat pada elektroda. Flux pada elektroda SMAW berfungsi untuk melindungi logam las yang mencair saat proses pengelasan berlangsung. Flux  ini akan menjadi slag ketika sudah padat Logam induk dalam pengelasan ini mengalami pencairan akibat pemanasan dari busur listrik yang timbul antara ujung elektroda dan permukaan benda kerja yang mengakibatkan hasil pengelasan tidak baik atau cacat produk. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu UMKM bengkel las dalam upaya meningkatkan hasil kuliatas produk lasan dengan mengenalkan dan memberikan edukasi terkait penggunaan alat las MIG dan MAG. Alat ini las MIG-MAG  ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan las  SMAW diantaranya : aliran gas argon maupun gas CO2  pada pengelasan GMAW menjadikan hasil lasan tidak teroksidai oleh udara dari luar, hasil lasan lebih kuat karena penetrasi las yang dalam dan ketahanan korosi lebih tinggi, pusat panas sangat kecil sehingga menimalisir terjadinya cacat burn through atau hasil lasan berlubang. Target luaran yang dihasilkan dari solusi ini adalah mengenalkan metode pengelasan yang lain yaitu pengelasan MIG-MAG dengan cara melakukan pelatihan penggunaan las MIG-MAG serta melakukan pendampingan untuk montoring keterampilan pekerja las. 
PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS PRODUKSI KUE TRADISIONAL PADA UMKM DI DESA METESEH Kholis, Nur; Bondan Respati, Sri Mulyo; Mustagfirin, Mustagfirin; Prasetyo, Sandif; Sarwono, Edi
Abdi Masya Vol 5 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v5i2.413

Abstract

Penerapan teknologi tepat guna merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan teknologi tepat guna berupa alat pemeras ampas singkong terhadap peningkatan kapasitas produksi kue tradisional pada UMKM di Desa Meteseh. Singkong merupakan bahan baku utama dalam pembuatan kue tradisional, namun proses manual dalam pemerasan ampas singkong seringkali memakan waktu dan tenaga, serta menghasilkan jumlah produksi yang terbatas. Dengan menggunakan alat pemeras otomatis, diharapkan proses pemerasan dapat dilakukan lebih cepat dan menghasilkan volume ampas yang lebih optimal, sehingga kapasitas produksi dapat meningkat. Uji performa alat pada kegiatan pengabdian ini menggunakan metode eksperimental dengan membandingkan kapasitas produksi sebelum dan sesudah penggunaan alat pemeras singkong. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan pelaku UMKM, serta pengukuran langsung terhadap waktu dan hasil pemerasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat pemeras singkong meningkatkan kapasitas produksi hingga 40% dibandingkan metode manual, sekaligus mengurangi beban tenaga kerja dan waktu pemrosesan. Kegiatan pengabdian ini menyimpulkan bahwa penerapan teknologi tepat guna berupa alat pemeras ampas singkong mampu meningkatkan waktu produksi menjadi 30 menit perproses, dimana proses manual membutuhkan waktu 3-4 jam. Teknologi ini dapat diterapkan secara luas pada industri kecil lainnya untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING BAGI PELAKU EKONOMI KREATIF KABUPATEN KLATEN -, Hariningsih; Istiyanto, Joko; Daryanto, Tri; Mardani, Danis Aditya; Affandi, Ridwan
Abdi Masya Vol 5 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v5i2.433

Abstract

Nowadays, UMKM is required to face business challenges by adapting and innovating to survive by transforming into the digital realm. This is due to the development of information technology; most people often spend their time surfing the internet with their gadgets. There has even been a change in shopping culture from conventional to online. Online sales are not only through e-commerce or marketplaces. Now online sales have spread to social media. Entrepreneurs must have the skills to utilize technology to expand the market and increase sales. Therefore, in this community service activity, digital marketing training was carried out for creative economy entrepreneurs in Klaten Regency to help expand the market and increase sales through digital marketing. The materials that will be provided are the concept of marketing content, the use of e-commerce applications, and digital marketing through social media. The success of the training was evaluated using the Likert scale method. The knowledge of the training participants increased after attending the training. The post-test results showed an average of 83.22%, while the previous pre-test was only 58.77%. The evaluation results showed that participants were satisfied with the training that had been held, with a satisfaction level of 83.01%.
REVITALISASI KOLAM IKAN TERNAK DAN TAMAN DESA TEJOMOYO, TELUKAN, GROGOL SUKOHARJO PADA KKN TEMATIK STT WARGA SURAKARTA Prihatin, Joko Yunianto; Pradana, David Bintang; Zainussyoim, Fiddo; Saputro, Febrian Titok Sasmo; Sanjaya, Tegar Tirta; Pangestu, Lucky Akbar; Akmal, Yushario; Masum, Irvan Amir
Abdi Masya Vol 5 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v5i2.434

Abstract

ABSTRAK Kuliah kerja nyata tematik (KKNT) adalah program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa dengan berfokus pada tema atau isu tertentu, KKNT bertujuan supaya mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan serta keterampilan yang telah diperoleh selama perkuliahan sehingga dapat menjadikan perubahan atau pembangunan yang berkelanjutan. Permasalahan yang ditemui setelah dilakukan survei dan diskusi dengan warga desa Tejomoyo Kelurahan Telukan adalah taman desa, kolam ikan desa yang sebelumnya dikelola oleh kelompok wanita tani (KWT) tersebut mangkrak dan terbengkalai. Sehingga fokus utama dengan penerapan program kerja revitalisasi kolam ikan ternak dan taman desa menuju kemandirian ketahanan pangan. Hasil dari kegiatan ini adalah berfungsi kembali taman desa untuk berkumpul menumbuhkan kekeluargaan antar warga dan kolam ikan patin beserta sirkulasi pengelolaan air kolam berfungsi dengan baik. Selain itu juga berpartisipasi terhadap kegiatan Desa, seperti rembuk stanting, gerak jalan, pembagian bantuan sosial. Mahasiswa KKNT ikut berkontibusi dengan karangtaruna setempat dalam kegiatan-kegiatan Karangtaruna, seperti tirakatan menyambut kemerdekaan RI yang ke- 79 dan gerak jalan warga Tejomoyo RT01 RW13.
IMPROVING THE MANAGEMENT AND COMPETENCE OF DYNAMO WORKSHOP TECHNICIANS THROUGH THE DESIGN OF A LINEAR ACTUATOR-BASED BEARING RELEASE PULLER Yahya, Wachid; Ramelan , Utomo; Kurniawan, Dimas Dwi; Fadila , Maulina Isza
Abdi Masya Vol 5 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v5i2.436

Abstract

This activity aims to improve workshop management and technician competence in the dynamo maintenance field by designing an innovative tool in the form of a linear actuator-based bearing removal puller. Dynamo workshops often face challenges in the bearing removal process, which is time-consuming, requires a lot of energy, and is prone to causing damage to dynamo components. Therefore, to overcome these problems, an automatic bearing removal tool using linear actuator technology was developed. This tool is expected to increase the work efficiency of technicians by speeding up the bearing removal process, reducing the risk of component damage, and increasing work safety. This activity has three stages: preparation, implementation, and evaluation in its development using an experimental approach and training skills, where tools designed based on the needs of industrial partners Kalimasada at Sukoharjo Regency were tested and continued with training on the use of tools and providing reinforcement on workshop management. The results show that using a linear actuator-based bearing release puller can reduce the release time faster to increase technician confidence in performing dynamo maintenance. Thus, this innovation significantly improves dynamo workshop operational management and technician competence.
REKAYASA MESIN MIXER HORISONTAL UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PAKAN TERNAK ORGANIK DI UKM AL-BAROKAH Wiyono, Teguh; Musabbikhah; Rini, Luluk Takari Sarjana; Finayani, Yaya
Abdi Masya Vol 5 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v5i2.440

Abstract

Permasalahan UKM Al-Barokah di Dusun Gunung Agung, Ronggojati, Kabupaten Wonogiri yang bergerak dibidang peternakan ayam petelur dan pembuatan pakan ternak organik yaitu pencampuran pakan masih manual menggunakan sekop, sehingga tidak homogen dan produksi terbatas. Pakan ternak ayam organik ini merupakan campuran pakan ternak dan empon-empon agar dapat meningkatkan kualitas telur, dan imun ayam, serta mencegah kotoran ayam tidak berbau sehingga tidak mencemari lingkungan sekitar UKM Al-Barokah. Apabila UKM mengandalkan pakan dari pabrik harganya sangat tinggi, sedangkan harga telur ayam merosot. Tujuan program Inovokasi yaitu rekayasa mesin mixer horisontal untuk meningkatkan produktivitas pakan ternak organik dan ayam petelur serta keterampilan anggota UKM, agar pendapatan perkapita daerah meningkat. Metode kegiatan Inovokasi diawali identifikasi masalah melalui observasi, interview, dan rekayasa mesin yang dibutuhkan mitra. Hasil kegiatan Inovokasi berupa mesin mixer horisontal untuk mencampur pakan ayam. Spesifikasi mesin mixer horisontal yaitu: a) daya mesin 6,5 PK, b) putaran mesin 2800 rpm, c) kapasitas mesin 200 kg/jam, d) lebar mesin 800 mm, e) Panjang mesin 1550 mm, f) Tinggi 1750 mm. Produktivitas campuran pakan ternak organik semula 160 kg/jam, namun setelah menggunakan mesin mixer horizontal menjadi 300 kg/jam. Produktivitas pakan meningkat 87,5% sehingga keuntungan meningkat.
PELATIHAN PENTINGNYA MEDIA SOSIAL DALAM PEMASARAN UMKM LANG LING LUNG KUDUS Supriyati, Endang; Listyorini, Tri; Mulyani, Sri; Budiman, Nita Andriyani; Iqbal, Mohammad
Abdi Masya Vol 5 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v5i2.442

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mepunyai peran sangat penting bagi kerangka ekonomi Indonesia dalam memberikan kontribusi yang signifikan terhadap lapangan kerja dan stabilitas ekonomi. Banyak UMKM yang masih kurang siap untuk memanfaatkan media sosial secara efektif untuk pemasaran. UMKM Lang Ling Lung di Kudus berusaha memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan kehadirannya di pasar dan mendorong pengingkatan penjualan. Pelatihan yang dipelopori oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muria Kudus ini ber tujuan membekali UMKM dengan keterampilan pemasaran digital yang dibutuhkan untuk berkembang di pasar yang semakin kompetitif. Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah model lokakarya interaktif yang berisi materi dasar pemasaran media sosial, pengembangan strategi konten, dan  teknik interaksi pelanggan. Hasil yang diharapkan melalui kegiatan pelatihan ini yang dirasakan oleh kemanfaatannya oleh UMKM, adalah meliputi pengembangan strategi pemasaran media sosial dasar, pembuatan konten atau postingan menarik di media sosial, pemanfaatan alat analitik untuk melacak kinerja pemasaran, dan pemberdayaan peserta untuk bisa berinteraksi lebih efektif dengan pelanggan.
POJOK LITERASI UNTUK REMAJA MASJID DI DESA BATU BELAH, KAMPAR RIAU Moekahar, Fatmawati; Basista, Ronny
Abdi Masya Vol 6 No 1
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v6i1.369

Abstract

Mitra Pengabdian ini adalah komunitas remaja masjid di desa Batu Belah, Kampar Riau. Karakteristik penduduk di desa ini relatif homogen. Meskipun penduduk desa cukup homogen, namun tingkat permasalahan yang dihadapi tergolong heterogen, terutama permasalahan remaja. Tingkat kriminalitas cukup tinggi. Jenis kriminalitas yang sering terjadi diantaranya: kenakalan remaja, penyalahgunaan obat-obat terlarang, pencurian, dan menurunnya motivasi sekolah bagi remaja. Selain itu fenomena yang cukup meresahkan masyarakat saat ini adalah kecanduan gadget di kalangan remaja. Permasalahan prioritas dalam kegiatan pengabdian ini adalah menyelesaikan permasalahan masyarakat non produktif di bidang peningkatan ketentraman masyarakat dan membantu fasilitas layanan sosial. Solusi permasalahan adalah menciptakan Literacy Corner. Literacy Corner adalah pojok baca yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan literasi remaja masjid. Tujuan program ini adalah agar dapat menciptakan kondisi Desa Batu Belah sebagai Desa yang memiliki Literasi yang baik Berbasis pada Kebutuhan dan Pemberdayaan remaja masjid, sehingga tercipta remaja yang memiliki literasi yang baik. Tiga program Literacy Corner yaitu: (1) mendirikan pojok baca di desa, (2) pemilihan duta baca di desa, dan (3) Seminar Literasi Media Digital. Ketiga program tersebut sebagai salah satu solusi dalam meminimalisir permasalahan yang dihadapi oleh penduduk desa Batu Belah, Kampar Riau

Page 11 of 14 | Total Record : 136