cover
Contact Name
Puspita
Contact Email
redaksi@pustaka.my.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
redaksi@pustaka.my.id
Editorial Address
Griya Lumandi Permai, Palopo, Sulsel
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Sinestesia
ISSN : -     EISSN : 27219283     DOI : -
Jurnal sinestesia publishes articles in the field of learning, education, literature, linguistics, and culture.
Articles 253 Documents
Pola Bertutur Direktif Warganet di Media Sosial Tentang Penghentian TV Analog Rahmi Amelia Sholekha; Deasy Wahyu Hidayati
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pemberitaan di berbagai media baik media sosial maupun media massa, berita terkait tentang penghentian Tv analog ke Tv digital sangat menggemparkan masyarakat. Hal ini mengakibatkan adanya komentar-komentar yang dihadirkan oleh masyarakat diberbagai media sosial dan melahirkan tutur bahasa yang tidak santun dalam berkomentar terkait dengan perpindahan Tv Analog ke Tv Digital. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola bertutur direktif warganet dalam media sosial Twitter @detikcom dan @kemkominfo mengenai penghentian Tv analog penelitian ini. Metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Pendekatan pragmatik berarti mempelajari hubungan antara konteks luar bahasa dan maksud tuturan melalui penafsiran terhadap situasi penuturnya. Sumber data yang digunakan berupa tuturan direktif dalam komentar masyarakat di media sosial Twitter @detikcom dan @kemkominfo dengan menggunakan teori tindak tutur direktif Searle. Hasil penelitian ditemukan ada empat jenis tindak tutur direktif pada komentar waarganet di media sosial Twitter @detikcom dan @kemkominfo mengenai penghentian Tv analog; Pertama, tuturan direktif perintah sebanyak (2 data); Kedua, tuturan direktif permintaan sebanyak (5 data); Ketiga, tuturan direktif kritikan sebanyak (14 data) hal ini menjadikan tuturan direktif kritikan menjadi tuturan yang paling mendominasi; Keempat, tuturan direktif nasihat sebanyak (9 data).
Pengaruh Sikap Pengidolaan Artis Tiongkok Terhadap Motivasi Belajar Mandarin Kelly Rosalin; Fera Fera; Genoveva Livia
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi pada masa ini membuat berbagai jenis informasi menjadi mudah di akses oleh siapapun dan dimanapun. Informasi mengenai politik, ekonomi, hiburan lokal maupun asing dapat diterima oleh seseorang dalam waktu yang singkat. Hiburan asing yang sangat diminati juga membuat masyarakat Indonesia dapat dengan mudah mengenali selebriti asing dan mengidolakan aktor atau penyanyi aisng. Sikap pengidolaan banyak ditemukan saat ini karena perkembangan teknologi memudahkan seseorang mencari informasi idola. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sikap pengidolaan artis Tiongkok terhadap motivasi belajar Mandarin. Penelitian dilakukan secara kualitatif melalui wawancara 22 mahasiswa yang memiliki idola artis asal Tiongkok. Sikap pengidolaan setiap mahasiswa memiliki bentuk dan tingkatan yang berbeda sehingga pengaruh yang dihasilkan berbeda. Tingkatan pengidolaan yang ditemukan dalam penelitian ini adalah Entertainment Social dan Intense Personal dan menunjukan bahwa sikap pengidolaan mendorong dan memotivasi mahasiswa untuk belajar Mandarin serta menjadikan belajar Mandarin lebih menyenangkan karena ada dorongan motivasi dari idola. Meskipun pengidolaan tidak berdampak negatif terhadap motivasi belajar, tetapi pengidolaan yang berlebihan tidak disarankan.  
Struktur Mitos dan Miteme dalam Kumpulan Dongeng Sulbar Mandar pada Laman sulbarkita.com: Kajian Strukturalisme Levi Strauss Rahmawati Rahmawati; Juanda Juanda; Suarni Syam Saguni
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kumpulan dongeng Sulbar Mandar menggambarkan tentang aspek nilai-nilai kehidupan yang baik untuk menjadi pedoman kehidupan melaui cerita asal-usul, legenda dan cerita yang ditujukan untuk kepentingan membentuk moral. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur mitos dan miteme yang terdapat dalam teks kumpulan dongeng Sulbar Mandar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa kutipan teks dalam kumpulan dongeng Sulbar Mandar. Sumber dapat dalam penelitian ini adalah teks kumpulan dongeng Sulbar di laman sulbarkita.com. Analisis data dilakukan dengan mengumpulkan data dari teks tulisan kumpulan dongeng dengan kajian strukturalisme Levi-Strauss. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat aspek mitos yang kemudian dibagi menjadi empat episode yang dinarasikan yakni: episode latar belakang tokoh, episode kehidupan tokoh, episode masalah dan penyelesaian masalah terakhir adalah episode akhir cerita. Berdasarkan hasil analisis, unsur cerita kumpulan dongeng tersebut lebih dominan menarasikan tentang nilai-nilai sosial dalam kehidupan. Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran terkhususnya bagi anak-anak agar mencintai dongeng-dongeng daerah. Bagi industri pariwisata dan budaya, kajian ini memberikan kontribusi, yaitu pembuatan film yang berkaitan dengan mitos dan budaya yang terkait. Pada sektor pendidikan, penelitian ini berkontribusi memberikan materi ajar jenjang Sekolah Dasar hingga perguruan tinggi. Di samping itu, penelitian ke depan dapat dilaksanakan inventarisasi dongeng Mandar dalam rangka pelestarian budaya.
Bentuk dan Fungsi Deiksis Channel YouTube Najwa Shihab “Susahnya Jadi Perempuan” Tayangan November 2021 (Kajian Pragmatik) Sunarti Sunarti; Nensilianti Nensilianti; Juanda Juanda
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendekripsikan bentuk dan fungsi deiksis pada channel YouTube Najwa Shihab “Susahnya jadi perempuan” ditayangkan November 2021 dengan rincian: (1) Mendeskripsikan bentuk dan fungsi deiksis persona; (2) Mendeskripsikan bentuk dan fungsi deiksis tempat; dan (3) Mendeskripsikan bentuk dan fungsi deiksis waktu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan yaitu bentuk deiksis persona yang dikategorikan dalam deiksis persona I, II dan II. Adapun deiksis tempat dengan ditunjukkan kata di rumah, di dapur, di klinik, di Korea, di Indonesia, disana, di satu ruangan, di sebuah pesta, dan kata sana. Kemudian dieksis waktu yang ditunjukkan dengan kata sekarang, detik ini, hari ini, kemarin, 5 tahun pertama, jam 2 pagi, 10 tahun yang lalu setahun terakhir, 5 tahun yang lalu, dulu, suatu hari, baru saja, tadi, pagi tiba, dan 24 jam. Mengenai fungsi deiksis dalam penelitian yaitu fungsi emotif, fungsi referensial, dan fungsi konatif. Dalam sebuah tuturan dipengaruhi oleh siapa, kapan, dimana pembicaraan tersebut terjadi. Penelitian ini berkontribusi dalam industri media yang meliputi pengembangan penggunaan wacana lisan dan tulisan yang mudah dipahami publik. Pada bidang akademik, penelitian ini berkontribusi sebagai model dalam pembelajaran keterampilan berbicara atau public speaking. Penelitian ke depan dapat diperluas pada penyiar-penyiar yang berada di media lain, baik di YouTube maupun di televisi.
Transformasi Pendidikan: Komunikasi Pembelajaran Digital Sekolah Dasar Anak Emas Denpasar Putri Ekaresty Haes; Widya Rahayu; A.A.Ngr. Eddy Supriyadinata Gorda; A.A. Istri A. Maheswari
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjabarkan tentang penggunaan media digital dalam komunikasi pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan peserta didik pada Sekolah dasar (SD) Anak Emas Denpasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan dua sumber data yaitu sumber data primer yang berasal dari hasil wawancara dan sumber data sekunder yaitu data yang diperoleh dari dokumentasi yang merujuk pada buku dan jurnal-jurnal yang terkait. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dengan membagi informan pada dua kategori yaitu informan utama dan pendukung. Hasil yang diperoleh menyebutkan bahwa aplikasi Zoom Meeting, WAG, Google Meeting, dan Google Classroom dipergunakan dalam model pembelajaran daring. Meskipun dalam konsep teori uses and gratification aplikasi media tersebut sudah memenuhi syarat dalam kegunaan dan memberikan kepuasan kepada penggunanya (guru dan peserta didik) namun juga masih memberikan banyak hambatan dalam melaksanakan komunikasi pembelajaran yang efektif.  
The Meaning of Technology Company Slogans: A Semantic Study Isfahany Sarah Syahida; Hendar Hendar
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Technology company advertisement is becoming more and more creative and competitive as it has created certain public images of the companies through the use of slogans, which also have an impact on how the businesses are run. The aims of this research are to classify the types of meaning in technology company slogans and to find the purposes of the slogans. The seven types of meaning by Leech (1990) serves as the primary theory in this research. The method of this qualitative research is descriptive method; meanwhile, the method used to get the data needed on the purposes of slogans used by technology companies is documentary method as they are collected from their official websites and news websites. The results of the research shows that dealing with the types of meaning, it is found that there are only four types of meaning used by technology companies; conceptual meaning (25%), connotative meaning (12.5%), affective meaning (37.5%), and reflected meaning (25%); whereas, the purposes of the slogans used consist of increasing brand awareness (12.5%), promoting excellence (37.5%), conveying positive outlook (25%), and building social engagement (25%).
Persuasive Language of Advertisement in People Magazine: A Semantic Study Imelia Azzahra; Heri Heryono
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research analyzes the persuasive language used in magazine advertisements, namely People Magazine. The research purpose is to discover types of persuasive techniques and recognize the deeper meaning of the persuasive sentences used in People Magazine. The theory of Lamb (2019) is used as the main theory to support conducted this research. The qualitative method is also applied to this research. The object of this research was the article advertisement posted in People Magazine, starting from the headline, picture caption, and content. After analyzing the data, the writer found 12 persuasive techniques out of 25 techniques of Lamb's theory used in People Magazine. From 30 ads, found 12 types of techniques and it can be classified as follow: 6 data of hyperbole, 4 data of evidence, 3 data of simile, 3 data of emotive,1 data of imagery, 2 data of colloquial language, 1 data of rhetorical questions, 2 data of expert opinion, 3 data of assonance, 1 data of tradition, 3 data of connotation, and 1 data of inclusive language. People Magazine dominantly used Hyperbole techniques on their advertisement. It shows that People Magazine itself wants to posted an advertisement article that can grab reader’s attention, make their message notable and underline product qualities.
Swear Words in the Movie TED: A Sociolinguistics Study Dyna Lidyawati; Ida Zuraida Supri
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines swear words in the movie Ted and their purposes, focusing on sociolinguistic studies. Swear words are emotional words used in invective conversations, emphasizing the speaker's message. The study uses qualitative research methodology, examining the relationship between language and the context of its use. Swear words have specific power and can be shocking and effective when used in unexpected locations and contexts. The researcher uses the observation technique to analyze the swear words in the movie script. Data collected by watching the Ted movie on Netflix using observation techniques, studying the script, identifying swear words, categorizing the data, and examining the actors' intentions in the research produces propositions related to reasonable principles. The findings are then reviewed, grouped, and reported, resulting in a comprehensive study. The final results of the analysis were poured into the research. All of these classification categories were found in the movie. Then identifies five functions for swear words and suggests motives that influence swear words.
Features and Function of Woman Language Found in The La La Land Film: A Sociolinguistics Study Masayu Miranda Balqis; Puspita Sari
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to examine the features and functions of women's language, according to Lakoff's theory, as demonstrated by the main female character in the film "La La Land." Data about the speech of the characters are collected through documentation by following several steps. The first step is to watch the film to understand its content. this initial stage is carried out through observation of film recordings on Netflix. The second step is to identify, researchers begin to carefully determine the features and functions of the female language of conversation between men and women. The third step is to classify, the identification results are then classified into two more structured categories to facilitate further data analysis. for features and functions of female language using Lakoff theory. The fourth step is analyzing data that has been collected and then analyzed involves the process of removing data that is less relevant and then converting raw data to a format more suitable for analysis. It also uses qualitative and descriptive methods. through the pronunciation of words by the female characters in the film "La La Land". The conclusion of this study is that there are 10 characteristics and features of female language, namely: lexical hedges, tag questions, rising intonations, empty adjectives (2), intensifiers, super polite (2), and swear words (2).
Pengaruh Manajemen Sarana Prasarana dan Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Prestasi Belajar Siswa di MTs Al Hidayat Jamantras Palembang Muhammad Ali Ridwan; Suwandi Suwandi
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian yaitu sebagai berikut: 1) Menentukan apakah pengelolaan fasilitas mempengaruhi prestasi belajar siswa; 2) Menentukan apakah gaya kepemimpinan kepala sekolah mempengaruhi prestasi belajar siswa; dan 3) Menentukan pengaruh pengelolaan fasilitas dan gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap prestasi akademik. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan data. Dalam pembahasan diketahui bahwa gaya kepemimpinan dan manajemen sarana prasarana sekolah berada pada kelompok sangat setuju, dan prestasi belajar siswa berada pada kelompok setuju. Berdasarkan hasil pencarian, diperoleh: 1) Pengaruh pengelolaan infrastruktur secara parsial terhadap pencapaian belajar siswa. Berdasarkan hasil dari nilai t hitung 10,558 > t tabel 1,98397 dengan taraf signifikansi 0,000 > 0,05, 2) Prestasi belajar siswa secara parsial tidak dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan kepala sekolah, Hal ini dapat dilihat dari hasil nilai t hitung 0,828 < t > Tabel F (56,824 > 2,44) dan nilai signifikansi 0,00 < 0,05.