cover
Contact Name
Puspita
Contact Email
redaksi@pustaka.my.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
redaksi@pustaka.my.id
Editorial Address
Griya Lumandi Permai, Palopo, Sulsel
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Sinestesia
ISSN : -     EISSN : 27219283     DOI : -
Jurnal sinestesia publishes articles in the field of learning, education, literature, linguistics, and culture.
Articles 253 Documents
Reading Interests of High School Students during the Pandemic Covid-19 Aveny Septi Astriani; Agi Ahmad Ginanjar; Muhsiyana Nurul Aisyiyah
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reading interest is different from reading habits and reading culture. Reading interest will turn into a reading habit if appropriate reading materials and sufficient time to read are available. This study aims to describe the reading interest of senior high school students during the pandemic Covid-19 based on emotional factor, self-motivation factor, and social factor using qualitative descriptive research. The technique used was a survey technique by distributing questionnaires. The sample consisted of 700 high school students selected randomly. The sample was distributed into several areas representing all districts, cities, and high school type such as senior high school, vocational high school, and Madrasah Aliyah (Islamic-based senior high school) by using the area cluster sampling technique. The data were presented using tables and sentence descriptions. The results of this study show that the reading interest of senior high school students during the pandemic was considered good from motivational factor, emotional factor, social factor, and the three factors simultaneously with the average score respectively being 3.47; 3.70; 3,40 and 3.53. The students' reading interest is influenced trainings aimed at increasing students' reading interest during the pandemic, technology, pandemic situation, and cognitive development for high school students which were classified as better than that of middle and elementary school students.
Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar Kota Sukabumi Olga Febriana Yohana
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran pelaksanaan Gerakan LiterasiSekolah (GLS) di Sekolah Dasar Kota Sukabumi. Lokasi penelitian adalah di SDI Al Azhar 7Sukabumi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif. Pengumpulan datadilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hal yang didalamiyaitu terkait strategi dan tahapan pelaksanaan kegiatan GLS di SDI Al Azhar 7 Sukabumiyang terdiri dari Pembiasaan, Pengembangan, dan Pembelajaran. Temuan penelitianmenunjukkan bahwa strategi dan tahapan pelaksanaan GLS belum sepenuhnya berjalandengan baik, namun upaya peningkatan terus dilakukan. Pembiasaan GLS di dalam kelasmeliputi kegiatan membaca di sekolah seperti pojok membaca setiap hari selama 15menit. Pengembangan GLS di dalam sekolah meliputi kegiatan siswa membawa bukubacaan sendiri dan pertukaran buku antar siswa. Sedangkan Pembelajaran GLS di luarsekolah meliputi kegiatan literasi yang bekerjasama dengan Nyalanesia untukmenerbitkan karya tulis siswa, baik berupa cerpen maupun puisi.
Eufemisme Dalam Acara Mata Najwa di Trans 7 Episode “Disiksa di Penjara” Nurul Dwi Siswati; Noni Andriyani
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mendeskripsikan penggunaan bentuk eufemisme dalam diskusi acara Mata Najwa di Trans 7 episode “Disiksa di Penjara”. Jenis penelitian ini yakni pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deksriptif untuk menjabarkan apa adanya berdasarkan fakta. data dalam penelitian ini yakni kata-kata yang termasuk kedalam bentuk eufemisme yang dianalisis secacara deskriptif dengan menggunakan teori Sutarman (2017) melalui tiga tahapan yakni, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan yang digunakan yakni teknik triangualsi para penyidik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat penggunaan eufemisme antara lain: bentuk singkata, bentuk serapan, bentuk istilah asing, bentuk metafora, dan bentuk perifrasis. Penelitian ini juga memaparkan Bentuk yang dominan digunakan dalam acara Mata Najwa yakni bentuk metafora, hal ini terjadi karena bentuk tersebut sering digunakan para masyarakat untuk menyamarkan makna yang ingin disampaikan. Sedangkan bentuk yang minim digunakan yakni bentuk istilah asing, hal ini terjadi karena tidak semua masyarakat mampu menguasai bahasa asing. Eufemisme merupakan bentuk penggunaan gaya bahasa yang dipakai untuk memperhalus kata-kata yang dirasa kasar atau tidak pantas diucapkan maupun didengarkan oleh orang lain. Hal ini dilakukan agar komunikasi satu sama lain tetap berjalan lancar, contohnya seperti diskusi, debat dan lain sebagainya. Penggunaan eufemisme ini dapat mengurangi konflik-konflik yang timbul akibat kesalahpahaman dalam berkomunikasi atau menyampaikan informasi.
Representasi Nilai Budaya dalam Kumpulan Cerita Rakyat Bugis di Kabupaten Wajo dan Relevansinya Terhadap Pembelajaran Sastra di Perguruan Tinggi Illangsari Illangsari; Nur Rahmi; Arisa Arisa
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arus kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia, nyatanya membawa dan menimbulkan perubahan sosiokultural yang berpengaruh positif dan negatif. Oleh karena itu, generasi muda harus dibekali dengan nilai-nilai yang berdampak pada kepribadian yang kokoh agar tidak terombang-ambing oleh fluktuasi politik dan kebudayaan dari luar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam kumpulan cerita rakyat Bugis dengan metode kualitatif kajian strukturalisme. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membaca, memilih cerita rakyat pada naskah, menandai data yang dibutuhkan, dan dianalisis. Berdasarkan analisis data, nilai-nilai budaya yang dijabarkan meliputi sosial budaya, nilai dalam konteks etika, dan nilai kehidupan.
Teacher Response on Using Classkick Application as a Mandarin Learning Media Yetty Go; Ruomei Fu; Mariana Mariana
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nowadays, there are so many inventions and development of interactive web-based applications or mobile app tools as a promising tool for creating more active online learning. The use of learning media as a learning tool is an effort made by teachers to make learning more fun, effective, and interesting. One of the examples is the Classkick application learning media. Using Classkick application as a learning media in Mandarin classes could help teachers to achieve learning goals. With the interesting and varied features of the Classkick application such as audio, video, and text, it can help teachers design more varied exercises to practice students' four mandarin language skills (listening, speaking, reading, and writing). The study aims to identify teachers' responses to the use of Classkick application as a learning media in Mandarin classes. The methodology approach of this study is qualitative research and adapted Yanqun’s five characteristics of learning media as a theory. The study determines that the features of Classkick application can help teachers design varied exercises and assignments that can increase students' enthusiasm for learning and practice students' Mandarin language ability. It also can bridge the communication gap between teacher and students, teachers are also able to monitor and provide feedback on students’ works in real-time during the online or offline classes.
Analisis Penggunaan Internet Sebagai Sumber Belajar Dalam Perspektif Progresivisme di Perguruan Tinggi Almaida Vebibina; Siti Marsitoh; Mochamad Nursalim
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan internet sebagai sumber belajar dalam prespektif progresivisme di perguruan tinggi sehingga akan terlihat keterkaitan antara kedua konsep tersebut pada pendidikan saat ini. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif, dimana metode ini dipilih karena bersifat teoritis dalam bentuk deskriptif berdasarkankan hasil analisis perbandingan konsep pembelajaran menggunakan internet sebagai sumber belajar dengan teori filsafat progresivisme. Progresivisme adalah teori pendidikan yang menekankan perubahan praktik pendidikan dimana sebelumnya terkesan statis menjadi pendidikan yang lebih dinamis dan lebih mengutamakan kebebasan dalam mengembangkan potensi sesuai dengan kemampuan mahasiswa dalam pembelajaran. Sedangkan, penggunaan internet dalam pembelajaran merupakan salah satu kemajuan teknologi dan informasi yang dapat digunakan sebagai sumber belajar untuk mempermudah mahasiswa dalam mendapatkan pengetahuan dalam penyajian materi. Internet lebih mengarah pada metode pembelajarannya, sedangkan progresivisme mencakup keseluruhan aspek perkembangan baik strategi, model, kurikulum, materi pembelajaran. Secara garis besar, dapat diketahui jika internet sebagai sumber belajar memiliki keterkaitan dan kecocokan satu sama lain. Kedua konsep tersebut memiliki kesamaan dalam penekanan pendidikan yang fleksibel yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa.
Personality Traits Models; Tindak Tutur dalam Musyawarah Desa di Kabupaten Maros Ince Nasrullah; Ita Suryaningsih; Kasmawati Kasmawati
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana reaksi antara satu individu dengan individu lain dalam berinteraksi dengan memanfaatkan pemahaman tindak tutur yang berorientasi pada ciri keperibadian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan analisis ciri model kepribadian yang penerapannya dimodifikasi dari teori lima kepribadian model lima besar yang dikemukakan oleh Lewis Goldberg. Peneliti melakukan analisis terhadap tuturan masyarakat sebagai pemakai bahasa dalam pelaksanaan musyawarah desa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari tiga, yaitu: (1) observasi, (2) Teknik catat, dan (3) studi Pustaka. Hasil penelitian berupa (1) Topik melalui konsep wajah positif, cara berkomunikasi dengan tujuan untuk memelihara wajah masing-masing. (2) Bentuk penyampaian pesan pada musyawarah desa dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran kepribadian. (3) konteks pesan yang menunjukkan adanya sikap yang saling menghargai, saling memahami tentang etika berbicara yang baik sehingga mitra tutur berekspresi sebagaimana cara kita sebagai penutur berekspresi. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa personalitas tindak tutur sesorang merupakan kesadaran timbal-balik, bahwa kita senantiasa ingin mitra tutur kita berekspresi sebagaimana cara kita sebagai penutur berekspresi.
Imbauan Publik dalam Wacana Persuasi di Kota Makassar Johar Amir; Muhammad Saleh; Muhammad Ilham; Ambo Dalle
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap: (1) wujud wacana persuasi dalam imbauan publik di Kota Makassar; (2) fungsi wacana persuasi dalam imbauan publik di Kota Makassar; dan (3) efek wacana persuasi dalam imbauan publik di Kota Makassar. Data penelitian ini berupa data tulisan, yaitu kalimat- kalimat yang digunakan dalam imbauan publik di Kota Makassar. Data tersebut diperoleh dari wacana tulis yang memuat imbauan publik di Kota Makassar selama tahun 2020. Data tersebut dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, meliputi teknik baca dan teknik catat. Instrumen penelitian ini yakni kartu data dan kamera. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis data yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman yang mencakup empat langkah kegiatan yakni (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, dan (4) penyimpulan/verifikasi.. Temuan penelitian ini berupa wujud, fungsi, dan efek wacana persuasi dalam imbauan publik di Kota Makassar. Wujud wacana persuasi yang ditemukan dalam penelitian ini, yakni kalimat imperatif dan kalimat deklaratif. Kalimat imperatif yang ditemukan berupa (1) kalimat imperatif biasa, (2) kalimat imperatif permintaan,  (3) kalimat imperatif ajakan, (4) kalimat imperatif suruhan, dan (5) kalimat imperatif larangan. Kalimat dekelaratif yang ditemukan, yakni (1) kalimat deklaratif aktif, dan (2) kalimat deklaratif pasif. Fungsi wacana persuasi yang ditemukan dalam penelitian, yakni (1) fungsi permintaan, (2) fungsi larangan, (3) fungsi perintah, (4) fungsi peringatan, dan (5) fungsi anjuran. Efek wacana persuasi yang ditemukan dalam penelitian ini, yakni efek positif dan efek negatif.
From Pre-Service to Novice: Unraveling EFL Teachers’ Professional Identity Transformation through the Lens of Critical Incident Technique Fidelis Elleny Averina; Paulus Kuswandono
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

While it has been widely acknowledged by previous researchers that professional identity transformation was considered to be one of the most susceptible stages for EFL teachers, very few of them analysed it through the lens of critical incident technique in the Indonesian context. Thus, to fill the gap in the literature, this study aimed to explore novice EFL teachers’ identity in the pre-service stage and the ways they mediated the tensions encountered during their early careers to transform their professional identity. Critical Incident Technique (CIT) was employed as a method in this study by utilizing an open-ended questionnaire and in-depth interview to gather the data and ensure triangulation. Eight novice EFL teachers from different regions in Indonesia were purposefully selected as the participants. The result revealed that the teacher as a facilitator became the most dominant imagined professional identity possessed by the participants in the pre-service stage followed by the teacher as a moral guide and the teacher as a language expert. As for participants’ designated identity in the novice stage, five salient notions were identified. They are the teacher as an adaptive agent, becoming an authentic and a genuine teacher, the teacher’s sense of belonging within the community of practice, embracing the teacher’s vulnerability, and the teacher as an autonomous lifelong learner.
Pengaruh Media Pembelajaran Online terhadap Minat Belajar Siswa Jurusan IPS Andrew Christian Aseng; Kristina Ani; Lanemey Brigitha Pandeirot
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran online terhadap minat belajar siswa SMA UNKLAB Jurusan IPS, Kelas 10, 11, dan 12. Pengaruh media pembelajaran online diwakili oleh dua variabel independen, yaitu persepsi kegunaan (X1) dan persepsi kemudahan (X2) sementara minat belajar siswa sebagai variabel dependen (Y). Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan sebagai metode penelitian dengan mengumpulkan data primer menggunakan kuesioner kepada 81 siswa. Hasil uji regresi berganda menemukan bahwa secara simultan persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan berpengaruh positif secara signifikan terhadap minat belajar siswa. Namun, secara parsial persepsi kegunaan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat belajar siswa dengan nilai sebesar 0.774 > 0.05 sementara persepsi kemudahan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap minat belajar siswa dengan nilai 0.000 < 0.05. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran online berdampak signifikan terhadap minat belajar siswa apabila dilakukan secara bersama-sama.

Page 9 of 26 | Total Record : 253