cover
Contact Name
Puspita
Contact Email
redaksi@pustaka.my.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
redaksi@pustaka.my.id
Editorial Address
Griya Lumandi Permai, Palopo, Sulsel
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Sinestesia
ISSN : -     EISSN : 27219283     DOI : -
Jurnal sinestesia publishes articles in the field of learning, education, literature, linguistics, and culture.
Articles 253 Documents
Implementasi Gelas Manis Digital Dalam Pembelajaran Untuk Meningkatkan Prestasi Siswa Edi Martani
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu keterampilan dasar yang dibutuhkan siswa untuk berhasil dalam hidup adalah kemampuan membaca dan menulis. Gelas Manis Digital merupakan program literasi untuk meningkatkan nimat membaca dan menuli siswa era digital saat ini. Rendahnya minat baca siswa sebagai dampak dari pandemi Covid-19 turut berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Gelas Manis Digital dalam pembelajaran untuk meningkatkan prestasi belajar di kelas V MIN 1 Magelang Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian menggunakan metode kualitatif, di mana setiap data yang diperoleh berupa angka diterjemahkan ke dalam kata-kata. Populasi dalam penelitian 76 orang siswa. Sampel sebanyak 26 orang siswa diperoleh dengan teknik random sampling. Data tentang keaktifan siswa dalam pembelajaran diperoleh melalui presensi kehadiran dan hasil pengamatan peneliti. Berdasarkan analisisi data penelitian didapatkan hasil bahwa: 1) penerapan media Gelas Manis Digital di MIN 1 Magelang terbukti mampu meningkatkan aktivitas siswa dalam belajar daring 2) terdapat efektivitas penggunaan Gelas Manis Digital dalam mengurangi kejenuhan siswa dalam belajar secara daring. Selain itu, media ini telah mendorong siswa untuk cerdas dan cermat mengakses informasi dari e-book maupun e-perpus. Prestasi siswa juga mengalami peningkatan, salah satunya adalah munculnya penulis-penulis cilik yang berhasil menerbitkan buku.
Strategi Komunikasi Phoenix Radio Bali Pada Program Siaran Rising Phoenix Dalam Menarik Partisipasi Pendengar Nuning Indah Pratiwi; Rizky Alfian Satria Sandhy; I Wayan Joniarta
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media massa seiring dengan perkembangan zaman mengalami banyak perubahan untuk mempertahankan serta meningkatkan minat pendengarnya baik itu pada Televisi, Radio, maupun Surat Kabar. Sebagai salah satu media massa yang digunakan oleh masyarakat dalam mencari informasi adalah radio karena karakteristiknya yang dirasa lebih personal. Radio memiliki beberapa fungsi utama yaitu untuk menyiarkan (to inform), mendidik (to educate), menghibur (to entertain) dan untuk mempengaruhi (to influence). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Pada penelitian ini, peneliti akan mengumpulkan data-data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, maupun dokumentasi. Strategi komunikasi dasarnya merupakan suatu tahapan yang dibuat untuk mencapai kesepakatan yang disepakati bersama. Strategi komunikasi yang dilakukan pada Phoenix Radio Bali pada program siaran Rising Phoenix dikelola dengan melakukan beberapa tahapan strategi seperti perencanaan (planning), pembagian tugas (organizing), pelaksanaan (actuating), memonitor pelaksanaan tugas (controlling), dan diakhiri dengan evaluasi (evaluating). Tahapan strategi komunikasi ini berpengaruh sangat besar dalam mencapai tujuannya yaitu menarik partisipasi pendengar.
Implikatur dalam Talk Show Mata Najwa “KPK Riwayatmu Kini” di Trans 7 Edisi 2021 Elmawati Jaya; Supriyadi Supriyadi; Herman Didipu
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study’s objectives are (1) descrbing the form of implicature in Mata Najwa’s Talk Show “KPK Riwayatmu Kini” on Trans 7 2021 Edition. (2) characterizing the implicature function in said show. It relied on the descriptive method with qualitative study, while the data collection techniques included listening, reading, and coding techniques. Further, the data were analyzed using data reduction, presentation, and conclusion drawing. The results revealed that the implicature forms in Mata Najwa’s Talk Show “KPK Riwayatmu Kini”, which was re-uploaded on Najwa Shihab’s YouTube channel account, including the form of stating, reporting, showing, mentioning, ordering, begging, demanding, suggesting, challenging, praising, thanking, criticizing, complaining, promising, swearing, threatening, as well as the form of deciding, canceling, forbidding, allowing, and forgiving. Meanwhile, the implicature functions include representative, directive, expressive, commissive, and assertive.
Tindak Tutur Direktif dalam Ungkapan Kebencian yang Dilakukan secara Anonim melalui Situs Kirim Pesan Secreto Ilma Sarah Zena
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze and describe the forms and functions of directive speech acts expressed in hate speech on the Secreto message-sending site. Secreto is a site that is currently being used by several groups because it gives access to anyone to send messages anonymously (without an identity) thereby increasing the potential for hate speech through the site. The researcher used a qualitative descriptive research method by applying Yule's pragmatic theory and Searle's theory of directive speech acts. Researchers collected data on hate speech and obtained screenshots on the Secreto site, taken publicly by the respective account owners. The data were then analyzed using pragmatic analysis method, which is based on a pragmatic point of view. The result of this study indicates twenty expressions of hate speech included in the six directive speech acts, consists; 4 data of commanding, 3 data requesting, 4 data of inviting, 2 data of forbidding, 5 data of criticizing, and 2 data of advising.
Pengaruh Metode Shared Reading Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman dan Minat Baca Siswa Kelas 6 Sekolah Dasar Andi Waliyyan; Sulfasyah Sulfasyah; Munirah Munirah
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan membaca pemahaman seharusnya sudah dimiliki oleh siswa ketika memasuki tahapan kelas lanjut di sekolah dasar. Membaca mandiri atau membaca senyap pada siswa kelas tinggi adalah metode yang lazim digunakan oleh guru, dengan anggapan bahwa siswa kelas tinggi sudah memiliki kemampuan membaca pemahaman. Namun, kondisi pembelajaran pasca pandemi menyebabkan siswa saat ini sangat membutuhkan metode yang menarik untuk lebih memudahkan mereka memahami makna bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode shared reading terhadap kemampuan membaca pemahaman dan minat baca siswa. Metode pembacaan bersama (shared reading), guru memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan murid-muridnya dalam proses pembacaan, melalui prosedur pembacaan bersama (shared reading) guru dapat mendemonstrasikan dan melatih anak-anak untuk menguasai strategi atau ketrampilan tertentu yang dibutuhkan agar dapat membaca dengan baik seperti pengenalan terhadap huruf, atau pemahaman akan fonem. Metode ini dapat membuat kemampuan membaca pemahaman mereka menjadi lebih baik. Metode ini pula dapat menjadi bentuk pembelajaran yang menyenangkan sehingga dapat meningkatkan minat baca siswa. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen semu. Teknik pengumpulan data melalui instrumen tes, angket, dan observasi untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca pemahaman dan minat baca siswa melalui metode shared reading. Secara rata-rata, setelah perlakuan pemberian metode shared reading, kemampuan membaca pemahaman dan minat baca pada kelompok eksperimen lebih tinggi, dibandingkan dengan kelompok kontrol. Penerapan metode ini akan sangat memberikan pengalaman membaca yang menarik bagi siswa, lebih fokus, sehingga secara bersama-sama mampu meningkatkan minat baca dan pemahaman siswa terhadap apa yang dibacanya.
Pengukuran Kreativitas Digital Pada Mahasiswa Jurusan PIPS Dalam Upaya Mempersiapakan Digital Entrepreneur Fachruddiansyah Muslim; Ahmad Nasori
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tantangan FKIP Universitas Jambi saat ini melihat perkembangan zaman yang terjadi cukup berat. Untuk itu perlulah membekali para peserta didik dengan kemampuan dan skill baru dalam menghadapi distrupsi teknologi. Kreativitas digital merupakan suatu skill atau kemampuan yang harus dimiliki karena dalam tuntutuan Perkembangan zaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk pengukuran kreativitas digital pada mahasiswa jurusan Pendidikan ilmu sosial dalam upaya mempersiapakan digital entrepreneur. Penelitian ini mengunnakan tipe penelitian deskriptif dan menggunakan motode penelitian survey. Pada penelitian ini, yang menjadi populasi adalah mahasiswa jurusan PIPS yang berjumlah 955 orang. Untuk menentukan besarnya sampel dari populasi yang diambil, peneliti menggunakan simple random sampling. Dari perhitungan ukuran sampel diatas, sampel penelitan ini berjumlah 377 mahasiswa. Pengukuran kreativitas digital di dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Tingkat kreatifitas digital mahasiswa berada pada kategori baik dengan 92% reponden atau 345 orang dan 8% reponden pada kategori cukup atau 32 orang. Flexibilitas yang dimiliki mahasiswa berada pada kategori baik, sebanyak 351 responden atau 93%. Originalitas yang dimiliki mahasiswa berada pada kategori baik, sebanyak 334 responden atau 88%. Elaborasi yang dimiliki mahasiswa berada pada kategori baik, sebanyak 377 responden atau 100 %. Kefasihan yang dimiliki mahasiswa berada pada kategori cukup, sebanyak 211 responden atau 66%.
Konfigurasi Kontekstual Ujaran Kontroversial Tampang Boyolali: Analisis Linguistik Forensik pada Pidato Prabowo Subiyanto Ardik Ardianto
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penafsiran terhadap bahasa, baik itu berupa ujaran lisan ataupun tulisan, selalu beragam dan berbeda-beda; dan karenanya tak jarang distorsi, mispersepsi, dan misinterpretasi muncul di dalam ruang keberagaman tersebut. Salah satunya yang masih membekas dalam benak kita akhir-akhir ini adalah polemik yang terjadi di ruang publik karena ujaran kontroversial tampang Boyolali. Ujaran ini disampaikan oleh Prabowo di sela-sela narasi pidatonya yang ia sampaikan di atas mimbar kampanye politik di Kota Boyolali. Melalui dua pendekatan sekaligus, yakni pendekatan semantik dan pragmatik dalam bentuk konfigurasi kontekstual, penelitian ini bertujuan menelisik: 1) makna semantis dan pragmatis dari ujaran tampang Boyolali yang disampaikan dalam pidato; 2) fungsi konfigurasi kontekstual ujaran tersebut; dan 3) mendudukkan fungsi tersebut terhadap pasal delik aduan yang dijeratkan. Hasil temuan menunjukkan bahwa 1) ujaran kontroversial tampang Boyolali tidak dimaksudkan untuk merendahkan atau menghinakan kehormatan penduduk Boyolali pada umumnya; 2) ujaran tersebut dimaksudkan sebagai sarana humor (jokes) untuk menciptakan ruang interaksi antara Prabowo dan seluruh audiensi; dan 3) UU No. 19 Tahun 2016 tentang ITE tidak memenuhi syarat untuk menjerat ujaran kontroversial tersebut. Meski demikian, sebagai seorang tokoh politik, figur masyarakat, sekaligus orator yang handal, Prabowo seharusnya mampu menangkap konsekuensi-konsekuensi yang akan muncul ketika menggunakan diksi-diksi yang mudah sekali diasosiasikan dengan SARA, sehingga bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan diksi atau register di setiap narasi pidatonya.
Linguistic Landscape in the Tomb of KH Abdul Hamid Pasuruan City: Language Studies in Public Spaces with a Multimodal – Qualitative Badriyah Wulandari; Tristan Rokhmawan
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Language has a very important role in tourist destinations, including religious tourism destinations, the Tomb of KH Abdul Hamid, Pasuruan City. As part of the language used in public spaces, the language used in this tourist destination is interesting to study in terms of form, function, meaning, and value. In this regard, this research is an attempt to describe the form, function, meaning, and value contained in the language used in the tourist destination. This research was conducted qualitatively using a landscape linguistic (LL) and multimodal approach. Sources of data are the languages found on signboards in public spaces in religious tourism destinations of the Tomb of KH Abdul Hamid, Pasuruan City. Research data were collected by shooting using a digital camera and smartphone camera and analyzed using a multimodal approach with semantic, semiotic, and language metafunction theories that were used as benchmarks in describing forms, functions, meanings, and cultural values. Based on the data analysis, the findings of this study can be categorized into four groups. First, the forms of language used in the religious tourism destinations of the Tomb of KH Abdul Hamid, Pasuruan City. Second, the function of language in religious tourism destinations, KH Abdul Hamid's Tomb, Pasuruan City. Third, the meaning contained in the languages used in religious tourism destinations, the Tomb of KH Abdul Hamid, Pasuruan City. Fourth, cultural values in the languages used in religious tourism destinations, the Tomb of KH Abdul Hamid, Pasuruan City.
Developing Hand Puppet Video as Media for Teaching and Learning Speaking in Senior High School Zukhruf Irfan Maulana; Dian Fadhilawati; Adin Fauzi
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objectives of this study are to establish the model of hand puppet video for teaching and learning speaking in Senior High school that focused on narrative text, to discover the feasibility of hand puppet video for teaching and learning speaking, and to know the teacher’s and student’s responses toward the use of hand puppet video for teaching and learning speaking in senior high school. This study adapted Sugiyono's models that include some steps such as: analyzing potentials, problems, and solutions, Design and development, Experts Validation and revision, Teachers’ and students’ perception, evaluation and revision, and Final product and publication. The finding of this research showed that 1) the developed hand puppet video for teaching learning speaking covered three parts, they were; part 1 (introduction), part 2 (video), and part 3 (exercise) with additional setting features. Part 1 (introduction) consists of a description, material of the narrative text, how to play, and references, Part 2 (video) consists of the narrative stories video in the forms of legend and fable, and Part 3 (exercise) in the form of Retelling the story with the student’s own word. Furthermore, The Hand Puppet Video is also completed with three guide books they are for teachers, students, and the public users 2) The Model Hand Puppet Video was valid to be used as media for teaching and learning speaking n Senior High School, it was revealed by the validation average results from material experts 81, 3 % (very valid) and media experts 88.5% (Very Valid). 3) The teachers and Students showed very positive responses toward the developed product as it is proved by the average results of the questionnaire given to teachers= 87.2% (Very positive), and students’ responses of 87.75% (Very Positive). Referring to the findings, it is suggested for the teachers and students to use the developed product as media for teaching and learning to speak of narrative text in senior high school.
Tes Psikologi: Tes Kecerdasan Individual dan Kelompok dalam Bimbingan dan Konseling Sabarrudin Sabarrudin; Wahidah Fitriani
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Individu atau kelompok tidak memahami dirinya sendiri secara jelas, yaitu individu siswa telah gagal untuk mengenali aspek-aspek yang ada dalam dirinya, terutama kemampuan mereka sendiri untuk menalar secara nalar dan logis, selain dari aspek diri, bakat, kemampuan atau potensi yang mereka miliki, merupakan bagian penting. Kepemimpinan adalah individu atau kelompok yang merencanakan masa depan, memilih pekerjaan dan posisi yang mendukung atau memimpin mereka, dan membuat keputusan karir yang terinformasi dan berhasil merangkul masa depan yang lebih baik.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang tes psikologi terkait tes kecerdasan individual dan tes kecerdasan kelompok dalam bimbingan dan konseling. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah kajian kepustakaan dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder. Literatur yang digunakan dalam bentuk Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia dalam waktu 10 tahun terakhir dan dapat diakses secara penuh. Berdasarkan hasil dari telaah pustaka yang dilakukan, ditemukan tes kecerdasan individual dalam bimbingan dan konseling yang sering digunakan yaitu Stanford-Bine, Skala Wechsler, Baterai Kaufman, Sistem Skor Kognitif Naglieri, Woodcock-Johnson sedangkan untuk tes kecerdasan kelompok yaitu tes kemampuan kognitif, tes eterampilan kognitif dan Otis – Tes Kemampuan Sekolah Lennon.

Page 7 of 26 | Total Record : 253