cover
Contact Name
Puspita
Contact Email
redaksi@pustaka.my.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
redaksi@pustaka.my.id
Editorial Address
Griya Lumandi Permai, Palopo, Sulsel
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Sinestesia
ISSN : -     EISSN : 27219283     DOI : -
Jurnal sinestesia publishes articles in the field of learning, education, literature, linguistics, and culture.
Articles 253 Documents
Biografi Sastrawan Lokal dalam Pembelajaran Teks Biografi untuk Peserta Didik SMA Imaniah Kusuma Rahayu; Subyantoro Subyantoro; Rahayu Pristiwati
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum yang digunakan saat ini adalah kurikulum 2013 dimana kurikulum tersebut berbasis teks dengan berbagai jenis teks dipelajari dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Teks biografi merupakan salah satu teks yang terdapat dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas, khususnya kelas X. Inspirasi positif bagi peserta didik diharapkan untuk didapatkan pada materi teks biografi ini. Materi mengenai teks biografi yang tercantum dalam materi kelas X, adalah kompetensi dasar 3.14 Menilai hal yang dapat diteladani dari teks biografi; KD 3.15 Menganalisis aspek makna dan kebahasaan dalam teks biografi; KD 4.14 Mengungkapkan kembali hal-hal yang dapat diteladani dari tokoh yang terdapat dalam teks biografi yang dibaca secara tertulis; dan KD 4.15 Menceritakan kembali isi teks biografi baik lisan maupun tulis. Dalam kurikulum 2013, beragamnya penerapan model dengan berbagai variasi diterapkan dalam rangka peningkatan keaktifan dan kreativitas dari peserta didik. Pembelajaran Bahasa Indonesia adalah pembelajaran yang menggunakan tiga pendekatan sekaligus, yaitu pedagogi genre, saintifik, dan CLIL (Content Language Integrated Learning). Pendekatan CLIL merupakan pendekatan untuk memperkaya pembelajaran yang berprinsip pada isi teks (konten) berupa model atau tugas yang memiliki muatan karakter dan pengembangan wawasan serta kepedulian sebagai warganegara dan sebagai warga dunia, unsur kebahasaan (komunikasi) merupakan unsur penting yang digunakan untuk mengutarakan berbagai tujuan berbahasa dalam kehidupan, setiap jenis teks memiliki struktur berpikir (kognisi) yang berbeda-beda yang harus disadari agar komunikasi yang berhasil harus melibatkan etika kesantunan berbahasa, budaya (antarbangsa, nasional, dan lokal).
Pengaruh Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Terhadap Tingkat Pemahaman Siswa Kelas IV SD Negeri Saluta Masa Pandemi Covid-19 Paltiman Lumban Gaol; Stefen Deni Besare; Alpres Tjuana
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Terhadap Tingkat Pemahaman Siswa Kelas IV SD Negeri Saluta Masa Pandemi Covid-19. Metode Penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan analisis uji regeresi sederhana. Sampel penelitian berjumlah 22 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (X) berpengaruh signifikan terhadap Tingkat Pemahaman Siswa Kelas IV SD Negeri Saluta Masa Pandemi Covid-19 (Y) yang ditunjukkan dengan t-hitung = 5,030 > t tabel (5%;dk=N-2);(5%;20) = 1,725 dengan signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan besarnya pengaruh Pembelajaran Tatap Muka Terbatas terhadap Tingkat Pemahaman Siswa Kelas IV SD Negeri Saluta pada Mata Pelajaran Tematik Di Masa Pandemi Covid-19 (Y) adalah sebesar 55,9%.
Analisis Tindak Tutur Lokusi pada Video Pembelajaran di Daftar Putar "Bahasa" dari Channel Pahamify Vina Ayu Damayanti; Indah Octa Permatasari; Ken Bagus Yuniarta Zelig; Harry Rahardian Pramana; Asep Purwo Yudi Utomo
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengidentifikasi tindak tutur lokusi yang ada pada video pembelajaran di daftar putar “Bahasa” dari channel Pahamify. Pahamify sendiri adalah sebuah channel YouTube yang berisikan konten pembelajaran. Gaya bahasa yang digunakan dalam channel Pahamify cenderung lebih santai dan mudah dipahami oleh siapapun, terutama anak usia sekolah. Manfaat penelitian ini yaitu sebagai sumber informasi untuk memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang berkaitan dengan tindak tutur lokusi serta dapat dijadikan sebagai bahan referensi untuk penulis lain yang akan melakukan penelitian yang serupa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan pendekatan pragmatik. Data dalam penelitian ini adalah tuturan yang mengandung lokusi. Sumber data penelitian ini diperoleh dari beberapa video di daftar putar "Bahasa" yang telah diunggah pada channel Pahamify. Dari analisis yang telah dilakukan, ditemukan adanya 30 data, yaitu (1) tindak tutur lokusi yang bermaksud memberitahukan berjumlah 13, (2) tindak tutur lokusi yang bermaksud menjelaskan berjumlah 9, (3) tindak tutur lokusi yang bermaksud menanyakan berjumlah 5, (4) tindak tutur lokusi yang bermaksud mengajak berjumlah 2, dan (5) tindak tutur lokusi yang bermaksud mengingatkan berjumlah 1.
Communication on Early Childhood Education (PAUD) in the State Kinderganden School of Waingapu Putri Ekaresty Haes; Gede Suardana
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education is the right of every citizen, including early childhood education (PAUD). The purpose of this study was to describe the implementation of educational communication carried out at the state kindergarden school of Waingapu in shaping the man or woman of youngsters. The sort of qualitative research with a descriptive method turned into chosen to describe the consequences of this take a look at thru observation, interviews, and documentation strategies, while the data validity technique used techniques and sources. The results of this observe screen that the state kindergarten school of Waingapu has implemented educational communication effectively. Not only in classroom learning, but also with parents of students, so that the interaction between educators and external stakeholders becomes effective. In addition, educational communication that has been implemented has been able to shape the character of early childhood, through learning messages given by the educator providing a strong character basis for early childhood so that children can adapt to the environment.
Makna Ungkapan Maritim Bahasa Makassar Serliana Serliana
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ungkapan pengunaan kata-kata maritim sudah tidak banyak diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna yang terkandung dalam setiap ungkapan yang menggunakan kata-kata maritim. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa ungkapan-ungkapan yang menggunakan kata-kata maritim yang diperoleh dari nelayan. Teknik pegumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari, (1) observasi (pengamatan), (2) wawancara, dan (3) catat. Pendekatan yang digunakan dalam menganalisis data yaitu pendekatan semantik dengan menggunakan teori makna denotatif dan konotatif. Langkah-langkah teknik analisis data yang digunakan terdiri dari, (1) penerjemahan, (2) identifikasi, dan (3) interpretasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada empat makna denotatif dan konotatif. Makna denotatif tersebut, yakni: data (1) menggambarkan bahwa laut juga adalah kuburan dan seperti itulah kehidupannya; data (2) menggambarkan kerelaan nelayan menjadikan air sebagai kuburannya yang penting ada yang bisa dimakan oleh keluarganya; data (3) menggambarkan ketidakpedulian jika air juga menjadi kuburan; dan data (4) panggilan kepada angin agar datang membawa angin yang baik. Makna konotatif meliputi: data (1) berisi etos kerja para nelayan menjadikan air sebagai kuburannya yang penting ada yang bisa dimakan oleh keluarganya; data (2) menggambarkan kegigihan dan etos kerja nelayan yang rela mati di laut demi mencari rezeki agar keluarganya bisa makan; data (3) menggambarkan etos kerja dan pantang menyerah nelayan dengan segala bahaya yang dihadapi nelayan karena baginya ia tidak masalah jika harus mati di laut demi mencari rezeki; dan (4) menggambarkan harapan seorang nelayan agar segera datang kehidupan yang lebih baik. Kesimpulkan dari hasil penelitian ini bahwa ungkapan tersebut tidak hanya sekadar ungkapan tetapi ada yang bermakna sebagai penyemangat dan harapan.
Anxiety/Uncertainty Management sebagai Pengelolaan Dampak dari Fenomena “Catcalling” Melati Budi Srikandi; Mira Adita Widianti
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini terdapat fenomena catcalling membaur menjadi hal biasa yang terjadi di masyarakat. Catcalling didefinisikan sebagai siulan, panggilan, dan komentar yang bersifat seksual dan tidak diinginkan dengan korbannya yang rata-rata adalah seorang perempuan. Rendahnya literasi mengenai pelecehan seksual secara verbal ini menjadi pemicu terjadinya catcalling secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka untuk untuk melihat kontribusi disiplin ilmu komunikasi dalam membantu mengelola dampak dari pelecehan seksual secara verbal, serta untuk menelaah apakah Anxiety/Uncertainty Management Theory (AUM) dalam komunikasi memiliki peranan dalam mengelola dampak catcalling sehingga korban catcalling dapat kembali beraktivitas. Maka dilakukan studi pustaka mengenai perkembangan budaya populer, catcalling di Indonesia, kecemasan komunikasi interpersonal, dan Anxiety/ Uncertainty Management Theory. Hasil studi pustaka menunjukkan korban catcalling yang notabene adalah kaum perempuan mengalami kecemasan dan ketakutan pacsa mengalami catcalling. Untuk menangani hal tesebut, terdapat konsep-konsep dasar pada AUM yang dapat menjadi landasan atau pertimbangan korban catcalling dalam mengelola dampak yang terjadi dalam dirinya. Konsep-konsep dasar AUM dapat digunakan untuk mengurangi kecemasan pasca menghadapi peristiwa catcalling adalah self-concept atau konsep diri, kemudian proses situasional dalam catcalling, motivasi melawan catcalling, serta mengantisipasi terjadinya catcalling pada diri sendiri.
The Effectiveness Time Token Learning Model on Learning Outcomes of Biology Education Students Rizki Amalia Nur; Pertiwi Indah Lestari; Nurhidayah Nurhidayah; Rika Riyanti
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the application of the time-token learning model to biology learning outcomes at Universitas Muslim Maros. This type of research is quantitative and uses pre-experimental methods. The form of the pre-experimental method used is a one-group pretest-posttest. To determine the effectiveness of time-token learning, measurement and observation techniques are used. measurement technique by giving essay tests (pre- and post-tests). Based on the t-test calculation results, a sig (2-tailed) of 1.000 0.05 was obtained. Thus, it can be concluded that the application of the time token learning model is effectively used to improve student learning outcomes.
Representasi Ideologi melalui Penggunaan Klasifikasi Kata dalam Interaksi Pembelajaran di IAIN Palopo Sukirman Sukirman
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkapkan ideologi dalam penggunaan diksi pada bentuk klasifikasi kata melalui kegiatan interaksi pembelajaran di IAIN Palopo. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu kualitatif bersifat deskriptif. Penggunaan sumber data diperoleh dari penuturan yang berlangsung di dalam pembelajaran. Bentuk data yang dihasilkan, yaitu kata dan frasa yang dituturkan dalam posisi klasifikasi kata yang memiliki kesamaan dan kemiripan pemaknaan. Data tersebut diperoleh dengan memanfaatkan instrumen perekam (handycam). Data yang telah dikumpulkan diklasifikasi dan selanjutnya dianalisis menggunakan teknik secara bertahap, yaitu deskripsi, interpretasi, dan eksplanasi. Hasil penelitian menunjukkan diksi dalam bentuk klasifikasi kata yang digunakan dalam interaksi pembelajaran di IAIN Palopo direpresentasikan dalam wujud ekspresi pemaknaan melalui aspek eufemisasi, aspek sensorisasi, nilai eksperensial, nilai relasional, dan nilai ekspresif. Substansi ideologi yang diungkapkan, yaitu kejelasan, ketajaman, dan kefokusan dalam menelaah dan mencermati informasi pembelajaran.
Lesson Study-Based Learning of English Teachers' Pedagogic Competence Rizkariani Sulaiman; Umar Mansyur; Sulastri Sulastri
Jurnal Sinestesia Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pedagogic competence is one of the four competencies that needs to be developed on an ongoing basis by a teacher, especially in educational developments that demand strengthening the profile of Pancasila learners who are able to think critically and have character. To deal with this, the demands of 21st century teacher competence can be handled through Lesson Study (LS). LS is teacher development assistance which is considered quite effective as a forum for collaboration between fellow study teachers to develop learning tools with the stages of plan, do and see. The purpose of this research is to find out how Lesson Study implementation of the pedagogic competence of English teachers at SMPN 23 Makassar. This study used descriptive qualitative method. The research was carried out at UPT SPF SMPN 23 Makassar in semester I (one) of the 2022/2023 academic year. Before the research was carried out, researchers and teachers discussed in advance about the process of implementing learning with the Lesson Study platform, the timeline of activities and agreed subject matter topics. The research subject was English teachers at SMPN 23 Makassar who acted as model teacher. The research instrument used was in the form of teacher observation sheets, namely: English teacher pedagogical competency observation sheets and observation sheets for the implementation of Lesson Study. The teacher's pedagogical competence increased from good to very good criteria after going through the Lesson Study stages, especially in the aspects of mastering student characteristics, mastery of learning theories and principles, and communication/interaction in class. In order for the teacher's pedagogical competence to remain of high quality and controlled, the Lesson Study for Learning Community needs to be organized by the school leadership as a forum for continuing teacher competency development.
The Error Types and Teaching Design of Indonesian Learners' Chinese Adverbs of Degree "FEICHANG/SHIFEN" Juniana Juniana; Mei Rianto Chandra; Qian Kun
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mandarin "feichang/shifen" is often used by students who learn foreign languages. However, several misunderstandings can still be found in their usage, especially when translated into Indonesian. For example, "feichang" can only be combined with adjective + noun + noun, but nor for "shifen" and Indonesia "sangat." This research mainly investigates the errors of Indonesian learners in the Chinese proficiency adverbs "feichang" and "shifen" and then propose a more effective teaching design. This research uses a qualitative method, classifying the types of errors and causes of errors using Chinese shifen/feichang on 60 Indonesian students. It is found that the error is mainly because the student's grasp of the Chinese "feichang/shifen" syntax is relatively low and not specific enough. Besides that, the meaning between feichang/shifen and the Indonesian language "sangat" is relatively close. When using meanings containing informal words, "feichang" is more acceptable than "shifen." Finally, the "feichang/shifen" teaching design is proposed through the induction of errors, hoping to provide a more effective "feichang/shifen" learning strategy for Indonesian learners of Mandarin.

Page 11 of 26 | Total Record : 253