cover
Contact Name
Muhammad Azhar
Contact Email
agrisistemsosekdanpenyuluhan@gmail.com
Phone
+6281342482951
Journal Mail Official
agrisistemsosekdanpenyuluhan@gmail.com
Editorial Address
Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa Jl. Malino Km. 7 Romanglompoa Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan (92171) Telp/Fax: (0411) 8210117
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan
Core Subject : Agriculture, Social,
Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan merupakan jurnal yang memuat publikasi hasil-hasil penelitian di bidang pertanian dan peternakan yang meliputi topik: Sosial Ekonomi Penyuluhan Kelembagaan
Articles 151 Documents
PENGARUH SOSIAL EKONOMI TERHADAP MINAT PEMUDA DALAM BETERNAK SAPI POTONG DI DESA KALUKUANG KECAMATAN GALESONG KABUPATEN TAKALAR Nuraeni Nuraeni; Soraya Faradila
Jurnal Agrisistem : Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 17 No 2 (2021): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v17i2.199

Abstract

Tujuan kajiwidya ini adalah untuk mengetahui minat pemuda dalam beternak sapi potong di Desa kalukuang Kecamatan Galesong kabuoaten Takalar. selain itu identifikasi juga di lakukan terhadap pengaruh Pendapatan, Lingkungan Keluarga, lingkungan masyarakat, status Sosial terhadap minat pemuda dalam beternak sapi potong. Kajiwidya telah dilaksanakan dari bulan Mei sampai Juni yang bertempat di Desa kalukuang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Sampel ditentukan dengan metode Purposive Sampling. Hasil kajiwidya yang di dapatkan yaitu, tingkat pengaruh sosial ekonomi terhadap minat pemuda dalam beternak sapi potong dengan interpretasi kurang baik dengan presentase 53 % dengan pengaruh karakteristik tidak nyata serta berarah negatif, dari hasil tersebut maka dapat di simpulkan bahwa pemuda di belum memiliki minat yang kurang baik dalam beternak sapi potong sesuai dengan persepsi yang di dapatkan
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP DAMPAK LINGKUNGAN USAHA PETERNAKAN BROILER DI LINGKUNGAN PEKANGLAKBU, KELURAHAN TETEBATU, KECAMATAN PALLANGGA, KABUPATEN GOWA Aminuddin Saade; Idris Idris; Diliyanti Ashari
Jurnal Agrisistem : Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 17 No 2 (2021): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v17i2.200

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Lingkungan Pekanglakbu, Kelurahan Tetebatu, kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa pada bulan April - Mei 2021.Sedangkan pelaksanaan penyuluhan dilaksankan bulan Juli 2021 di Kelompok Tani Pa’laissseng I, Desa Pallangga Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Jenis penelitian ini dalah penelitian kuantitatif deskriptif yang menggambarkan suatu fenomena, dalam hal ini persepsi masyarakat Terhadap Dampak Lingkungan Usaha Peternakan Boiler Dilingkungan Pekanglakbu, Kelurahan Tetebatu, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa. Hasil penelitian ini diketahui bahwa Persepsi Masyarakat Terhadap Dampak Lingkungan Usaha Peternakan Boiler Dilingkungan Pekanglakbu, Kelurahan Tetebatu, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa termasuk kategori terganggu. Hal ini dikarenakan responden merasa terganggu dengan dampak lingkungan usaha peternakan broiler tersebut maka dari itu peternakan broiler di lingkungan tersebut termasuk peternakan yang membuat masyarakat terganggu terhadap dampak lingkungan dari peternakan broiler tersebut.
TINGKAT PENGETAHUAN PETERNAK TERHADAP BERAT BADAN BROILER DENGAN VARIASI SUHU PADA SISTEM PEMELIHARAAN KANDANG CLOSED HOUSE Bainati Nurjannah; Mufidah Muis; Arief Sirajuddin; Hartina Beddu
Jurnal Agrisistem : Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 17 No 2 (2021): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v17i2.201

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan berat badan ayam broiler dengan variasi suhu yang berbeda pada sistem pemeliharaan kandang closed house.Pengumpulan data kajian dilakukan dengan tabulasi data hasil pencatatan suhu dan penimbangan berat badan ayam, sedangkan data penyuluhan diperoleh dari pengumpulan data primer dilakukan dengan cara wawancara dengan peternak secara langsung dengan menggunakan kuesioner. Parameter yang diamati meliputi suhu kandang closed house (X) dan berat badan ayam (Y). Kajian ini diteliti mulai umur 12 hari sampai 21 hari dengan menggunkan 3 sekatan dan setiap sekatan berisi 5.000 ekor. Kajian ini dilakukan pengambilan data 3 kali sehari dengan dengan 10 sampel ayam per sekatan. Penelitian ini mencatat suhu setiap kandang dan menimbang berat badan ayam yang ada pada sekatan hingga mendapatkan 81 data. Data dianalisis menggunakan korelasi product moment pearson (X=Y). Hasil yang didapatkan bahwa sekatan 1 yang paling bagus pertumbuhan berat badan akhir (umur 21 hari) adalah 1,03 Kg/ekor ayam dengan suhu berkisar 25-290C. Hasil kajian menggunakan analisis korelasi product moment pearson antara suhu dengan berat badan ayam (Kg/Ekor) (r) adalah -0,594 ini menunjukkan bahwa terjadi hubungan yang tinggi antara suhu dengan berat badan ayam (Kg/Ekor) karena nilai r negatif berarti semakin tinggi suhu maka semakin menurunkan berat badan ayam (Kg/Ekor). Pelaksanaan penyuluhan mendapatkan hasil perubahan pengetahuan responden 32,1% dan efektivitas penyuluhan mencapai 64,3% dengan demikian penyuluhan yang dilaksanakan cukup efektif.
EVALUASI PEMAHAMAN MASYARAKAT TENTANG PEMOTONGAN HALAL RPU DI KOTA MAKASSAR Idris Idris; Aminuddin Saade; Siti Sartika Putri Kinanti Surya
Jurnal Agrisistem : Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 17 No 2 (2021): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v17i2.202

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman masyarakat tentang pemotongan halal RPU di Kota Makassar. Kajian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2021, bertempat di Kecamatan Ujung Tanah Kota Makassar. Metode penelitian yang akan digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif, yaitu penelitian menjelaskan atau menggambarkan suatu fenomena,dalam hal ini Pemahaman masyarakat tentang pemotongan halal di RPU yang berada di Kec Ujung Tanah Kota Makassar. Variabel yang di amati adalah pemahaman masyarakat dengan sub variabel RPU dan pemotongan halal, adapun indikator dari RPU yaitu keberadaan RPU dan RPU bersertifikat halal, selanjutnya indikator pemotongan halal yaitu ayam dari pemotongan halal dan cara pemotongan halal. Hasil kajian ini menunjukkan pemahaman masyarakat terhadap pemotongan halal di Kota Makassar berada di kategori cukup mengetahui, penelitian tersebut meliputi variabel RPU dan pemotongan halal. Efektivitas penyuluhan mencapai presentase 55,42% termasuk dalam kategore cukup efektif.
REVIEW: REKAYASA SOSOAL DAN KELEMBAGAAN PETANI Srisasmita Dahlan; Abigael R. Tondok; Repelita Kallo
Jurnal Agrisistem : Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 17 No 2 (2021): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v17i2.208

Abstract

Potensi kekayaan alam Indonesia sangat luar biasa, baik sumber daya alam hayati maupun non hayati namun besarnya kekayaan alam Indonesia tidak menjamin bahwa petaninya juga berdaya. Kebanyakan petani hidup di dalam ketidakberdayaan baik secara sosial maupun secara ekonomi Petani berdaya merupakan petani yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan tindakan terhadap potensi yang dimilikinya. Untuk mencapai tingkat keberdayaan, maka dilakukan Rekayasa sosial (social engineering) bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang berdaya dalam segala jenis aktivitas kemasyarakatan. Perubahan sosial tidak akan menuju ke arah yang direncanakan apabila kesalahan berpikir masih dipraktekkan. Rekayasa sosial hanya akan efektif apabila mampu meningkatkan pendapatan petani, dengan mengembangkan pola pikir yang berlandaskan kesamaan persepsi dan pemahaman, keinginan untuk maju bersama dan memanfaatkan segenap potensi dan peluang yang ada. Untuk mendukung rekayasa sosial dan keberdayaan petani didukung oleh beberapa faktor seperti konsep Servaes (2002) menyatakan proses komunikasi pembangunan partisipatif terkait konsep pemberdayaan diantaranya adanya forum dialog akar rumput, fungsi baru komunikasi, adanya media partisipatif, berbagi pengetahuan secara setara dan model komunikasi pendukung pembangunan. Tujuan yang ingin dicapai dalam makalah ini adalah menganalisis rekayasa sosial mampu mendorong keberdayaan masyarakat tani. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah literature review. dengan menggunakan tiga studi kasus yang di peroleh dari jurnal-jurnal penelitian menyangkut kajian yang dilakukan terdahulu. Strategi Rekayasa Sosial dan keberdayaan petani yang dilakukan umumnya masih kurang memperhitungkan kemandirian masyarakat. Hasil pembelajaran rekayasa sosial dan keberdayaan petani pada studi kasus antara tujuan ideal yang ingin dicapai dengan hasil nyata yang didapatkan di lapangan masih menunjukkan kesenjangan yang relatif besar. Dalam melakukan rekayasa sosial dan keberdayaan petani pelaksana dan pendamping harus memiliki kompetensi, baik dalam keterampilan teknis, kapabilitas manajerial, dan melakukan koordinasi secara efektif. Terbatasnya kemampuan kapasitas SDM petani, informasi yang disajikan dalam CE (cyber extension ) seringkali tidak sesuai dan belum menjawab permasalahan di lapangan sehingga Rekayasa Sosial pemanfaatan cyber extension belum termanfaatkan dengan baik.
PENGARUH KARAKTERISTIK PETERNAK DAN ADOPSI TEKNOLOGI TERHADAP KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN DI KECAMATAN SINJAI BARAT KABUPATEN SINJAI N. R. Razak; Herianto Herianto; A. K. Armayanti; M. E. Kurniawan
Jurnal Agrisistem : Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 17 No 2 (2021): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v17i2.210

Abstract

Pengembangan dan peningkatan usaha, maka peternak harus berupaya merubah cara berpikirnya dan menumbuhkan karakteristiknya dengan memiliki sejumlah pengetahuan praktis yang berkaitan dengan usaha peternakan. Inseminasi Buatan serta dukungan dari pemerintah daerah pencanangan Inseminasi Buatan (IB) dan Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS). Saat ini sudah digencarkan oleh pemerintah melalui program UPSUS SIWAB (Upaya Khusus Sapi Induk Wajib Bunting). Upaya UPSUS SIWAB yang dilaksanakan melalui strategi optimalisasi pelaksanaan Inseminasi Buatan (IB). demi tercapainya swasembada pangan asal hewan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak. Tujuan untuk mengetahui mengetahui pengaruh karakteristik peternak dan adopsi teknologi terhadap keberhasilan Inseminasi Buatan di kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik peternak umur, tingkat pendidikan, pengalaman beternak dan adopsi teknologi berpengaruh signifikan secara bersama sama dedangkan secara sendiri sendiri umur dan tingkat pendidikan tidak berpengaruh signifikan serta pengalaman beternak dan adopsi teknologi berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan inseminasi buatan.
RESPON PETANI PADA PENERAPAN TEKNOLOGI USAHATANI VUB PADI INPARI 24 DI KABUPATEN PANGKEP Wardah Halil; Eka Triana Yuliarsih; Yusmasari Yusmasari; Idaryani Idaryani
Jurnal Agrisistem : Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 17 No 2 (2021): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v17i2.211

Abstract

Varietas Unggul Baru (VUB) merupakan salah satu teknologi yang berperan penting dalam peningkatan kuantitas dan kualitas produk pertanian. Salah satu VUB yang mempunyai daya saing dan nilai ekonomi, baik rasa maupun manfaatnya adalah Inpari 24/beras merah. Tidak banyak petani yang bersedia memproduksi beras merah, meskipun harganya tinggi, hal ini berkaitan dengan sifat inovasi dari teknologi padi yang diterapkan. Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui respon petani pada penerapan teknologi padi Inpari 24. Metode penelitian dilakukan dengan melakukan wawancara langsung dengan petani menggunakan kuesioner dengan jumlah responden sebanyak 25 orang. Analisis data menggunakan Teknik skor.Data dianalisis secara deskriptif. Kesimpulan dari kegiatan ini bahwa menurut petani, teknologi yang Sulit dilaksanakan pada penerapan teknologi Inpari 24 adalah Penggunaan VUB, pemberian bahan organik, sistem tanam legowo, pemupukan berdasarkan kebutuhan tanaman dan status hara tanah, pengendalian OPT dengan pendekatan PHT, penyiangan dengan landak/gasrok dan Pasca Panen. Teknologi yang mudah dilakukan adalah : penggunaan bibit muda (<21 hari), dan tanam bibit 1-3 batang per rumpun, penggunaan benih bermutu dan berlabel, pengolahan tanah sesuai musim dan pola tanam, dan panen tepat waktu dan gabah segera dirontok.
ANALISIS SIKAP PETANI TERHADAP BENIH PADI VARIETAS UNGGUL BARU INPARI: Analysis Attitude of Farmers on The Superior Variety of Rice Seed Inpari Srisasmita Dahlan; Abigael Rante Tondok
Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol. 17 No. 2 (2021): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v17i2.198

Abstract

Rendahnya penggunaan benih padi ditingkat petani masih menjadi kendala utama dalam peningkatan produksi. Munculnya varietas unggul baru (VUB) yang dikeluarkan oleh pemerintah tentunya berdampak kepada perilaku petani dalam penggunaan varietas unggul mengingat perbedaan preferensi petani terhadap varietas disetiap wilayah tidak sama. Petani memiliki karakteristik yang berbeda dan mengalami proses yang kompleks dalam memaksimalkan kepuasannya, demikian pula dengan perilakunya. Kondisi tersebut tentunya akan membentuk sikap petani dalam menggunakan benih varietas unggul sehingga petani mengevaluasi benih yang dapat memuaskan serta memenuhi kebutuhannya. Untuk itu kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis sikap petani terhadap atribut benih Padi VUB Inpari. Kegiatan dilaksanakan di kabupaten Sidrap dan kabupaten Maros dari bulan Maret sampai Desember 2018. Jenis data yang dikumpulkan berupa data primer dengan metode survei yang menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan analisis deskriptif untuk mempermudah pemahaman mengenai karakteristik petani. Analisis sikap Multiatribut Fishbein dari tiga jenis varietas padi, sikap petani responden terhadap benih padi VUB inpari 4 cenderung lebih baik dengan nilai total scor sebesar 165,9. Hal ini mengindikasikan bahwa padi VUB inpari 4 memberikan jaminan kualitas yang lebih baik, daya beli petani yang tinggi dan memberikan keuntungan yang lebih tinggi bagi petani di Kabupaten Sidrap dan Maros.
PENGARUH SOSIAL EKONOMI TERHADAP MINAT PEMUDA DALAM BETERNAK SAPI POTONG DI DESA KALUKUANG KECAMATAN GALESONG KABUPATEN TAKALAR Nuraeni Nuraeni; Soraya Faradila
Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol. 17 No. 2 (2021): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v17i2.199

Abstract

Tujuan kajiwidya ini adalah untuk mengetahui minat pemuda dalam beternak sapi potong di Desa kalukuang Kecamatan Galesong kabuoaten Takalar. selain itu identifikasi juga di lakukan terhadap pengaruh Pendapatan, Lingkungan Keluarga, lingkungan masyarakat, status Sosial terhadap minat pemuda dalam beternak sapi potong. Kajiwidya telah dilaksanakan dari bulan Mei sampai Juni yang bertempat di Desa kalukuang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Sampel ditentukan dengan metode Purposive Sampling. Hasil kajiwidya yang di dapatkan yaitu, tingkat pengaruh sosial ekonomi terhadap minat pemuda dalam beternak sapi potong dengan interpretasi kurang baik dengan presentase 53 % dengan pengaruh karakteristik tidak nyata serta berarah negatif, dari hasil tersebut maka dapat di simpulkan bahwa pemuda di belum memiliki minat yang kurang baik dalam beternak sapi potong sesuai dengan persepsi yang di dapatkan
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP DAMPAK LINGKUNGAN USAHA PETERNAKAN BROILER DI LINGKUNGAN PEKANGLAKBU, KELURAHAN TETEBATU, KECAMATAN PALLANGGA, KABUPATEN GOWA Aminuddin Saade; Idris Idris; Diliyanti Ashari
Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol. 17 No. 2 (2021): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v17i2.200

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Lingkungan Pekanglakbu, Kelurahan Tetebatu, kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa pada bulan April - Mei 2021.Sedangkan pelaksanaan penyuluhan dilaksankan bulan Juli 2021 di Kelompok Tani Pa’laissseng I, Desa Pallangga Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Jenis penelitian ini dalah penelitian kuantitatif deskriptif yang menggambarkan suatu fenomena, dalam hal ini persepsi masyarakat Terhadap Dampak Lingkungan Usaha Peternakan Boiler Dilingkungan Pekanglakbu, Kelurahan Tetebatu, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa. Hasil penelitian ini diketahui bahwa Persepsi Masyarakat Terhadap Dampak Lingkungan Usaha Peternakan Boiler Dilingkungan Pekanglakbu, Kelurahan Tetebatu, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa termasuk kategori terganggu. Hal ini dikarenakan responden merasa terganggu dengan dampak lingkungan usaha peternakan broiler tersebut maka dari itu peternakan broiler di lingkungan tersebut termasuk peternakan yang membuat masyarakat terganggu terhadap dampak lingkungan dari peternakan broiler tersebut.

Page 8 of 16 | Total Record : 151


Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 1 (2025): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol. 20 No. 2 (2024): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol. 20 No. 1 (2024): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol. 19 No. 2 (2023): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol. 19 No. 1 (2023): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol. 18 No. 2 (2022): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol. 18 No. 1 (2022): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 17 No 2 (2021): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol. 17 No. 2 (2021): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 17 No 1 (2021): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol. 17 No. 1 (2021): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol. 16 No. 2 (2020): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 16 No 2 (2020): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 16 No 1 (2020): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 15 No 2 (2019): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 15 No 1 (2019): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 14 No 2 (2018): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 14 No 1 (2018): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 13 No 2 (2017): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 13 No 1 (2017): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 12 No 2 (2016): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 12 No 1 (2016): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol. 12 No. 1 (2016): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 11 No 2 (2015): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 11 No 1 (2015): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 10 No 2 (2014): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 10 No 1 (2014): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 9 No 2 (2013): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol 5 No 2 (2009): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan More Issue