cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
syarifmbojo2@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
bimaberilmu@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, RT. 009, RW. 003 desa Leu, Bolo, Bima, Nusa Tenggara Barat.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)
ISSN : 27972879     EISSN : 27972860     DOI : https://doi.org/10.53299/jppi.v1i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) dengan p-ISSN: 2797-2879 dan e-ISSN: 2797-2860 merupakan jurnal pendidikan dan pembelajaran yang menerbitkan artikel hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan dan pembelajaran pada satuan pendidikan sekolah dasar, satuan pendidikan sekolah menengah, dan pendidikan tinggi, serta menerbitkan hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan non-formal. Untuk mengirim artikel pada JPPI, silahkan sesuaikan dengan template dan ketentuan yang berlaku pada jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 477 Documents
Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Gaya Belajar Siswa SMK Cengkareng Jakarta Fatihah, Almaa Zahratul; Nuraini, Nuraini
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.478

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena siswa SMK Cengkareng Jakarta yang belum memahami gaya belajar yang dimilikinya, serta masih mengalami kesulitan dalam mengelola emosi di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh kecerdasan emosional terhadap gaya belajar siswa SMK Cengkareng Jakarta. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif korelasional. Populasi dan sampel pada penelitian ini sebanyak 35 orang siswa, dengan menggunakan metode pengambilan sampel jenuh. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian diperoleh melalui perhitungan dengan skala Guttman. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima dengan taraf signifikansi 0,002 < 0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kecerdasan emosional terhadap gaya belajar siswa SMK Cengkareng Jakarta.
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Efikasi Diri Siswa Kelas XI SMA Zahrah, Siti Zahirah; Nuraini, Nuraini
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.528

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh fenomena efikasi diri siswa SMA Negeri 50 Jakarta yang cenderung masih rendah dan kurang yakin dapat menuntaskan tugas sekolah dan merasa ragu ketika harus berbicara atau mempresentasikan materi di depan kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah layanan bimbingan kelompok mempengaruhi tingkat efikasi diri siswa di Kelas XI SMA Negeri 50 Jakarta. Desain pre-eksperimen adalah metodologi penelitian yang digunakan. 30 item pernyataan dari kuesioner digunakan sebagai instrumen pengumpulan data. Populasi penelitian ini melibatkan 34 siswa, dan teknik purposive sampling digunakan untuk memilih sampel dengan kriteria yaitu mencakup siswa laki-laki dan perempuan yang umumnya kurang yakin dapat menuntaskan tugas sekolah dan merasa ragu ketika harus berbicara atau mempresentasikan materi di depan kelas.  Responden yang dijadikan sampel penelitian berjumlah 10 siswa. Kuesioner skala Likert berfungsi sebagai alat penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima, sedangkan hipotesis nol (Ho) ditolak. Hasil pretest dan posttest menunjukkan perbedaan yang signifikan, dengan tingkat signifikansi 0,01 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa bahwa terdapat perbedaan signifikan pada rata-rata Efikasi Diri siswa setelah mengikuti Bimbingan Kelompok. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa tingkat efikasi diri siswa meningkat setelah mendapatkan layanan Bimbingan Kelompok.
Peningkatan Keterampilan Berbicara dengan Menggunakan Metode Cerita Berantai Siswa Kelas XI 2 SMAN 4 Pinrang Sutrawati, Sutrawati; Akidah, Ihramsari; Puspitasari, Andi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.536

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mendeskripsikan proses pemakaian metode cerita berantai untuk mengembangkan keterampilan berbicara murid kelas XI 2 SMA Negeri 4 Pinrang dan untuk mendapat perolehan keterampilan berbicara bermetode cerita berantai. Penelitian ini berjenis penelitian tindakan kelas. Sumber data dipenelitian ini menggunakan metode Cerita Berantai, secara mengkalkulasi total murid dikelas sejumlah 25 siswa, laki-laki sejumlah 10 serta perempuan sejumlah 16 murid. Penelitian ini memakai teknik tes, observasi, serta dokumentasi. Sesudah didapati, data yang di butuhkan lalu di analisis menggunakan teknik kuantitatif serta deskriptif. Perolehan penelitian disiklus I menunjukkan nilai pembelajaran murid sejumlah 26% serta di siklus II sejumlah 92%. Kesimpulannya adalah penggunaan metode cerita berantai pada keterampilan berbicara siswa kelas XI dapat dikatakan berhasil dan memberikan peningkatan pada hasil belajar siswa.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari Belief in Mathematics Siswa dalam Menyelesaikan Soal Turunan Fungsi Mukarromah, Siti; Rahmawati, Noviana Dini; Ariyanto, Lilik; Ashari, Shoib Rizal Al
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.539

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui deskripsi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa berdasarkan belief in mathematics siswa dalam menyelesaikan soal turunan fungsi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas XI – 12 SMAN 5 Semarang yang berjumlah 28 orang. Setelah dilakukan survey belief in mathematics dan tes pemecahan masalah, siswa dibagi menjadi 3 kategori dengan tingkat belief in mathematics tinggi, sedang, dan rendah. Kemudian 2 orang dari masing-masing kategori belief in mathematics diamati dan diwawancarai untuk memperoleh deskripsi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam menyelesaikan persoalan turunan fungsi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis, pengisian kuesioner belief in mathematics, wawancara, dan observasi sedangkan teknik keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi metode. Adapun Instrumen yang digunakan berupa soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis, angket belief in mathematics, lembar wawancara, dan lembar observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan belief in mathematics tinggi berada dalam kategori baik terbukti dari 4 indikator kemampuan pemecahan masalah matematis, siswa dengan kategori belief in mathematics tinggi mampu memenuhi 3 hingga 4 indikator dengan baik. Sedangkan siswa dengan kategori belief in mathematics sedang memiliki kemampuan pemecahan masalah yang cukup baik. Hal ini ditunjukkan dengan siswa mampu memenuhi 2 hingga 4 indikator.
Eksplorasi Pengalaman Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Tahfidz Al-Quran melalui Pendekatan Eklektik di SMP IT Insan Kamil Kota Bima Irfan, Irfan; Abubakar, Abubakar; Ulfah, Maria; Nasaruddin, Nasaruddin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.540

Abstract

Pembelajaran tahfidz Al-Quran merupakan bagian integral dari pendidikan Islam yang membutuhkan pendekatan yang efektif untuk memfasilitasi proses pembelajaran yang berkesan bagi guru dan siswa. Pendekatan eklektik menawarkan kerangka kerja yang menarik untuk eksplorasi pengalaman guru dan siswa dalam konteks pembelajaran tahfidz Al-Quran. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman guru dan siswa serta memahami interaksi antara keduanya dalam pembelajaran tahfidz Al-Quran dengan pendekatan eklektik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif untuk mengeksplorasi pengalaman guru dan siswa melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian di SMPIT Insan Kamil adalah menyoroti kompleksitas pengalaman guru dalam menerapkan pendekatan eklektik, termasuk tantangan dan strategi yang mereka hadapi dalam mengintegrasikan berbagai metode pembelajaran. Di sisi lain, pengalaman siswa melibatkan persepsi mereka terhadap keefektifan pembelajaran, motivasi, dan hubungan interpersonal dengan guru. Interaksi antara pengalaman guru dan siswa menunjukkan adanya dinamika yang kompleks dalam proses pembelajaran tahfidz Al-Quran. Temuan ini menyoroti pentingnya memahami peran dan kontribusi masing-masing pihak dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang mempromosikan pencapaian tujuan pembelajaran dan pengembangan karakter siswa. Implikasi praktis dari penelitian ini termasuk pengembangan strategi pembelajaran yang lebih terarah dan berorientasi pada siswa dalam konteks pembelajaran tahfidz Al-Quran.
Penerapan Model PjBL (Project Based Learning) untuk Meningkatan Kretivitas Siswa melalui Mata Pelajaran P5PPRA pada Kurikulum Merdeka Belajar di Kelas IV MIN Kota Bima Mahiratin, Mahiratin; Syarifuddin, Syarifuddin; Kusumawati, Yayuk
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.545

Abstract

Penelitian ini diangkat dari fenomena yang terjadi ketika pada siswa kelas IV MIN Kota Bima yang menunjukan kedisiplinan mereka terhadap waktu  ketika mengikuti mata pelajaran P5PPRA serta adanya jiwa kreativitas yang di miliki siswa yang mampu bermuat akhir sebagai kewirausahaan dan sebagainya. Melalui penerapan model PjBL akan meningkatkan kreativitas siswa pada mata pelajaran P5PPRA yang bukan hanya membentuk siswa yang mampu membuat produk kerajinan dan olahan makanan namun juga tetap termuat nilai agama, pancasila, sosial dan masih banyak lagi dalam membentuk akhlak karakter siswa yang lebih mencintai agamanya, bangsanya sehingga berguna dalam mengharumkan diri dan bangsanya lewat kreativitas produk dan karakter yang makin menarik. Penulisan ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini berlokasi di MIN Kota Bima. Informan kunci dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas dan informan pendukungnya yaitu siswa kelas 4 serta diperkuat melalui artikel dll. Untuk mengumpulkan data, penulis melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi.  Setelah data terkumpul, penulis menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning meningkatkan kreativitas siswa melalui mata pelajaran P5PPRA “proyek penguatan profil pelajar pancasila dan profil pelajar rahmatan lil’alamin” pada kurikulum merdeka belajar di kelas IV MIN Kota Bima.
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mewujudkan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SD Negeri 2 Sokaraja Kulon Banyumas Annaafi, Mohammad Zahran; Wakhudin, Wakhudin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.548

Abstract

Pada penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan Kepemimpinan Kepala Sekolah sebagai penggerak dalam mewujudkan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SDN 2 Sokaraja Kulon, Kabupaten Banyumas. Artikel Penelitian  ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek yang digunakan pada penelitian ini adalah Kepala Sekolah, peserta didik dan guru kelas 4, yang diperoleh dengan observasi dan wawancara. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa peran Kepala Sekolah dalam P5 di SD Negeri 2 Sokaraja Kulon adalah sebagai pemimpin atau leader, sebagai motivator, sebagai supervisor dan sebagai fasilitator. Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ini dilaksanakan pada hari selasa dengan kegiatan berupa pemanfaatan botol bekas air minum, dan pembuatan pot bunga dan vas bunga hiasan ruangan. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SDN 2 Sokaraja Kulon mendapatkan respons antusias peserta didik sehingga meningkatkan rasa ingin tahu dan kreativitas mereka.
Analisis Pola Interaksi Wacana Kelas dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Sekolah Dasar Tsany, Hafizhah Arrova; Nurbayan, Yayan; Nurmala, Mia
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.549

Abstract

Interaksi guru-siswa merupakan elemen penting dalam pembelajaran bahasa Arab, khususnya dalam memfasilitasi penerapan kemampuan bahasa dalam konteks nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola komunikasi dengan model IRF (Initiation-Response-Feedback) yang digunakan guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran bahasa Arab di kelas IV SD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif analisis wacana kelas. Partisipan penelitian terdiri dari seorang guru bahasa Arab dan 71 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi kelas dan dianalisis menggunakan kerangka kerja model IRF Sinclair dan Coulthard. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana interaksi kelas selama pembelajaran bahasa Arab terdiri dari lesson, transactions, exchange, move, dan act. Lesson mengacu pada topik pembelajaran, transactions melibatkan pertukaran informasi antara guru dan siswa, exchange merupakan interaksi timbal balik, move mewakili tindakan individual, dan act adalah unit terkecil dari interaksi. Temuan ini menunjukkan bahwa model IRF menjadi pola komunikasi yang dominan dalam interaksi guru-siswa di kelas bahasa Arab. Penggunaan model IRF secara efektif memfasilitasi pembelajaran bahasa Arab dengan mendorong partisipasi siswa, meningkatkan pemahaman konsep, dan mengembangkan keterampilan komunikasi bahasa Arab.
Pengaruh Model Talking stick Berbantuan Media Pembelajaran Mystery Box terhadap Motivasi dan Hasil Belajar IPS Gugus 3 Kecamatan Panakkukang Kota Makassar Fausiah, Fausiah; Nawir, Muhammad; Nursalam, Nursalam
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (i) mengetahui dampak penerapan model talking stick berbantuan media pembelajaran mystery box terhadap motivasi belajar IPS siswa di Gugus 3 Kecamatan Panakkukang Kota Makassar, (ii) mengetahui dampak penerapannya terhadap hasil belajar IPS siswa, serta (iii) mengetahui hubungan antara motivasi dan hasil belajar IPS. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian quasi-experimental dan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 5 SD di Gugus 3 Kecamatan Panakkukang yang berjumlah 216 siswa, dengan sampel sebanyak 40 siswa (20 siswa kelas VA dan 20 siswa kelas VB) di SDI Pampang I. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan observasi. Analisis data menggunakan uji normalitas dan homogenitas, serta uji-t untuk pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (i) Motivasi belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPS di SDI Pampang I setelah penerapan model talking stick berbantuan mystery box mengalami peningkatan signifikan, masuk dalam kategori sangat tinggi, (ii) Hasil belajar siswa juga menunjukkan peningkatan yang signifikan setelah penerapan model ini, dilihat dari partisipasi aktif guru dan siswa dalam proses pembelajaran, (iii) Terdapat hubungan positif antara motivasi dan hasil belajar siswa setelah penerapan model talking stick berbantuan mystery box. Kesimpulannya, penggunaan model talking stick dengan media Mystery box efektif meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPS siswa di SDI Pampang I Makassar.
Pengembangan Media Augmenteded Reality (AR) untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas 4 SD Negeri 3 Linggasari Prabowo, Eko; Wakhudin, Wakhudin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.552

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan guna mendapatkan media interaktif menggunakan Augmenteded Reality (AR) yang layak dan dapat efektif terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV. Penelitian dan pengembangan ini mengunakan metode penelitian R&D berbasis model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu Analysis (analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Penelitian ini dilaksanakan di SD N 3 Linggasari Kabupaten Banyumas. Subjek uji coba lapangan dilakukan di kelas IV dengan jumlah kelas eksperimen sebanyak 18 siswa dan kelas kontrol 18 siswa. Pengumpulan data menggunakan analisis, pretest-postest, dokumentasi, wawancara, dan ranting scale. Analisis data menggunakan independent sampel ttest dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penilaian mendapat penilaian validasi ahli media, materi, dan bahasa mendapat kriteria “sangat valid” dan layak untuk digunakan pada jalanya pembelajaran dengan nilai rata-rata 4,157 dengan kriteria sangat valid. Hasil respon guru 4,4 dan respon siswa 4,944 dengan kriteria “sangat baik” berdasarkan kriteria rata rata guru dan siswa. Hasil uji N-gain dalam meningkatkan motivasi belajar siswa memperoleh skor persentase 66,92%, dengan kriteria cukup efektif. Hal ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh pada meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran. Penelitian ini terdapat hasil yang dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan media Augmenteded Reality pada mata pembelajaran IPAS layak dan cukup efektif untuk meningkatkan motivasi belajar pada siswa.