cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
syarifmbojo2@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
bimaberilmu@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, RT. 009, RW. 003 desa Leu, Bolo, Bima, Nusa Tenggara Barat.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)
ISSN : 27972879     EISSN : 27972860     DOI : https://doi.org/10.53299/jppi.v1i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) dengan p-ISSN: 2797-2879 dan e-ISSN: 2797-2860 merupakan jurnal pendidikan dan pembelajaran yang menerbitkan artikel hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan dan pembelajaran pada satuan pendidikan sekolah dasar, satuan pendidikan sekolah menengah, dan pendidikan tinggi, serta menerbitkan hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan non-formal. Untuk mengirim artikel pada JPPI, silahkan sesuaikan dengan template dan ketentuan yang berlaku pada jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 477 Documents
Efek Norma Subyektif terhadap Sikap Wirausaha Mahasiswa Calon Guru Rasidi, Ahmad; Satriawan, Rodi; Endriana, Neny; Muliadi, Agus
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i1.497

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh norma subjektif terhadap sikap kewirausahaan mahasiswa. Studi ini merupakan penelitian ex post facto dengan pendekatan deskriptif eksploratif dengan responden sebanyak 33 mahasiswa calon guru sains. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner tertutup dengan pilihan jawaban yang bergradasi berdasarkan skala Likert yang telah divalidasi oleh ahli dan dinyatakan valid. Data penelitian dianalisis menggunakan statistik deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial dengan uji regresi linier sederhana pada tingkat signifikansi 5%. Hasil studi menunjukkan bahwa (1) persepsi mahasiswa calon guru sains mengenai norma subyektif memiliki rata-rata skor sebesar 3,01 yang tergolong dalam kategori Tinggi, sedangkan sikap wirausaha memperoleh rata-rata skor sebesar 3,26, yang tergolong dalam kategori Sangat Tinggi; (2) ada pengaruh signifikan norma subyektif terhadap sikap wirausaha mahasiswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari nilai alpha pengujian 0,05 (<0,05); (3) norma subyektif berkontribusi sebesar 49,8% terhadap sikap wirausaha dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain, yang dibuktikan dengan nilai R Square sebesar 0,498.
Potret Pembelajaran Pendidikan Pancasila Menggunakan Strategi Teaching at the Right Level melalui Model Problem Open Ended Ferdani, Jelinshi Nofelantina; PS, Supriyono; Haryati, Titik; Setyowati, Eko
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.498

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat hasil pembelajaran pendidikan Pancasila Siswa SMA menggunakan Strategi TaRL melalui model Problem Open Ended pada materi Kita dan Masyarakat Global. Pendidikan Pancasila di Indonesia menghadapai tantangan dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di era digital saat ini. Artikel ini menginvestigasi penerapan strategi Teaching at the Right Level (TaRL) dengan model problem open ended dalam pembelajaran pendidikan Pancasila. Latar belakang penelitian ini adalah kebutuhan akan pendekatan inovatif yang dapat meningkatkan pemahaman dan aplikasi nilai-nilai Pancasila di kalangan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keefektifan TaRL dalam meningkatkan keterampilan analisis dan refleksi peserta didik terhadap nilai-nilai Pancasila. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus di sebuah SMA di Kota Semarang dengan subjek 36 siswa kelas XI-C1 SMA Negeri 11 Semarang, kemudian dapat dipilih 3 orang berdasarkan tingkat kemampuan literasi siswa, yaitu 1 subjek dengan kemampuan penyelesaian masalah tinggi, 1 subjek kemampuan sedang, dan 1 subjek kemampuan rendah. Hasil penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan TaRL sebagai strategi pembelajaran yang dapat diadopsi secara luas dalam konteks pendidikan Pancasila. Saran praktis adalah untuk mengintegrasikan lebih banyak model problem open ended dalam kurikulum pendidikan Pancasila untuk memperdalam pemahaman dan aplikasi nilai-nilai tersebut di masyarakat.
Pembelajaran Konstruktivisme dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada Mata Pelajaran IPAS SDN 28 Melayu Kota Bima Ardila, Nike; Ruslan, Ruslan; Kusumawati, Yayuk
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran penting pembelajaran konstruktivisme dalam membentuk profil pelajar pancasila di SDN 28 Kota Bima. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Sumber data terdiri dari kepala sekolah, wakil kurikulum, guru IPAS, dan para siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data mengikuti pola Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga yaitu reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi pembelajaran konstruktivisme dalam membentuk profil pelajar pancasila di SDN 28 Kota Bima dilaksanakan dengan dua tahapan yaitu; Tahap pertama ialah sosialisasi P5 fase C sekolah penggerak. Kegiatan sosialisasi ini mengawalinya dengan mengadakan survey. Hasil survey terlihat bahwa ternyata masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan. Oleh karena itu, guru menawarkan kepada siswa untuk memanfaatkan sampah dengan cara mengolah sampah plastik menjadi Ecobrick. Tahap kedua ialah tahap Kontekstualisasi, yang dimana murid akan melakukan pengamatan mengenai projek penguatan profil pelajar pancasila. Siswa melakukan aktivitas antara lain mengamati jenis dan volume sampah disekitar lingkungan. Kemudian siswa melakukan pemilahan sampah dilingkungan rumah dan di lingkungan sekolah. Hasil penelitian didapatkan bahwasannya dalam pelaksanaan pembelajaran konstruktivis pada penguatan profil pelajar pancasila dalam materi IPAS berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan oleh sekolah.
Demonstration Method with TPACK Approach to Improve the Writing Ability of Procedure Text in Fourth Grade Mulyanah, Rizka; Maulana, Farid Rizqi; Wardana, Deni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.503

Abstract

The observation results reveal that the teacher did not integrate technology into all learning processes, resulting in poor writing skills among students. The researcher aimed to evaluate the efficacy of the TPACK-based demonstration approach in enhancing procedural text writing proficiency. A quasi experimental pre-test post-test control group design was employed to examine this effect. The target population for this study included all fourth grade students at SDN Kedaung Wetan 2. A sample of 40 students was selected, with 20 students from class 4A assigned to the control gorup and 20 students from class 4B assigned to the experimental group. The instrument used in this study was a written test. Data analysis was performed using the SPSS 27 program. Both the Paired Sample T-Test (Sig. (2-tailed) = 0.001) and the Independent Samples T-Test (Sig. (2-tailed) = 0.075) yielded statistically significant results (p = 0.05), indicating that the null hypothesis (Ho) can be rejected in favor of the alternative hypothesis (Ha). This suggests a significant difference between the learning outcomes of students receiving traditional instruction. Furthermore, the N-Gain Score analysis revealed an average improvement of 56% in the learning outcomes. This finding supports the notion that the TPACK integrated method has a positive influence on students ability to write procedure texts.
EFL Pre-Service Teachers’ Problems during Teaching Assistance of Merdeka Belajar Kampus Merdeka Program Rosanja, Nanda Eka Lana; Arapah, Elvina; Elyani, Eka Puteri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.506

Abstract

Teaching English was not an easy task. Therefore, pre-service teachers needed sufficient experience before becoming true teachers. The teaching assistance program was designed for aspiring teachers to gain that experience. However, during the implementation of this program, pre-service teachers undoubtedly encountered several problems. This study aimed to analyze the problems faced by pre-service teachers during the teaching assistance program. Three participants from the same university but different schools participated in the study. Questionnaires and interviews were used to collect data. The result showed that various problems were faced by pre-service teachers during teaching assistance. Almost all pre-service teachers encountered different problems compared to their peers during teaching assistance. However, some of them also shared similar problems. All the problems faced by pre-service teachers during teaching assistance could be categorized into two main factors. Internal factors such as inappropriate teaching method, material, media, classroom management and pre-service teachers’ proficiency. Then external factors such as problem related to students, disconnection between expectation and reality, school facility, and lack of relatedness between teaching practice alongside lectures. This was considered important to discuss so that in the future, pre-service teachers could be better prepared when they would teach directly to students at schools during teaching assistance.
Peran Pendidik dalam Menanamkan Nilai Moral pada Peserta Didik di SDN 4 Made (Ditinjau dari Dimensi Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia) Mafruhan, Mafruhan; Kharisma, Ahmad Ipmawan; Mudayan, Arfian
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.509

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi penurunan dan kemerosotan nilai moral pada siswa. Karena itu, peran pendidik dalam menanamkan nilai moral pada peserta didik di SDN 4 Made diperlukan. Untuk menyelesaikan masalah ini, penulis akan melakukan penelitian dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Tempat penelitian ini adalah SDN 4 Made Lamongan. Studi ini melibatkan pendidik atau guru (guru kelas II dan V). Wawancara, dokumentasi, dan observasi digunakan untuk mengumpulkan data. Data primer dan sekunder digunakan dalam penelitian ini. Untuk menguji keabsahan data yang didapat, penelitian ini menggunakan metode analisis data model Miles & Huberman, serta metode triangulasi metode/metode. Penelitian ini menemukan bahwa guru di kelas II dan V menanamkan nilai moral berdasarkan dimensi beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia pada aspek tolong menolong, memaafkan, sopan santun, saling menghormati, tanggung jawab, disiplin, dan berbagi di setiap indikator. Penanaman nilai moral ini menghasilkan peserta didik memiliki kepribadian dan karakter yang baik. Pendidik SDN 4 Made, terutama guru kelas II dan V, telah melaksanakan semua indikator dalam setiap aspek dengan baik dan penuh tanggung jawab.
Color Vowel Approach: Coping with Students’ Learning Styles in Teaching Pronunciation Putri, Prisna Aswarita; Adawiah, Rabiatul
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i1.512

Abstract

The objective of this study was to probe how to provide a teaching method which accommodates learning styles preferred by students and boost their learning achievement in Pronunciation Practice course by using Color Vowel approach. This qualitative research was conducted at the English Education study program of Islamic State University Datokarama Palu where second semester students were taken as participants. Data gathered from pre-research survey, field notes, questionnaire, and mid-term test result analysis showed that a significant correlation between the use of Color Vowel approach and students’ learning achievement in Pronunciation Practice course was undeniable. It helped the students to easily comprehend material being taught as well as yielded a relaxed learning environment where students could learn best.
Implementasi Program Tahfidz Al-Qur’an dalam Mewujudkan Generasi Qur’ani di SMA Negeri 2 Kota Bima: Ramadhan, Sahril; Luthfiyah, Luthfiyah; Jailah, Sri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.515

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lingkungan sekolah saat ini, seperti peserta didik yang bertindak sesuka hati, kurang sopan santun kepada guru, kurang peduli dengan lingkungan sekitar, dengan itu diterapkannya program tahfidz Qur’an peserta didik dibina untuk menjadi kepribadian yang mencerminkan nilai-nilai Islami dan memiliki akhlakul karimah. Dalam mengatasi masalah tersebut penulis perlu meneliti bagaimana pelaksanaan program tahfidz Qur’an dalam mewujudkan generasi yang Qur’ani di SMAN 2 Kota Bima. Dengan tujuan untuk mendeskripsikan implementasi program tahfidz serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat penerapan program tahfidz. jenis penelitian menggunakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Namun yang menjadi subjek penelitian ini adalah pembina tahfidz dan peserta program tahfidz. Dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu, bahwa penerapan program tahfidz dilakukan beberapa tahapan yaitu, Menetapkan tujuan program tahfidz Qur’an, Menetapkan keberhasilan pencapaian program, Menetapkan pembina sebagai penanggung jawab program, adanya Fasilitas pendukung dan Menstrukturkan jadwal kegiatan program dengan baik dan jelas. Faktor pendukung dalam program tahfidz di SMAN 2 Kota Bima yaitu dari segi sarana dan prasarana serta dukungan dari orang tua. Faktor penghambat dari siswa dan pembina tahfidz.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas X.1 dengan Model Pembelajaran Berdiferensiasi pada Pelajaran Bahasa Indonesia di Era Digital SMA Negeri 3 Enrekang Iistika, Iistika; Muliadi, Muliadi; Muin, Nurmiah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran model berdiferensiasi di era modern pada siswa kelas X SMA Negeri 3 Enrekang serta mendapatkan nilai hasil belajar menggunakan model berdiferensiasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas, adapun data dan sumber data pada penelitian ini yakni: proses aktifitas dan nilai hasil belajar siswa sumber data yang di peroleh peneliti yaitu siswa kelas X SMA Negeri 3 Enrekang dan yang di peroleh setelah peneliti menggunakan metode berdiferensiasi, dengan menghitung jumlah siswa di dalam kelas dengan jumlah 25, laki-laki berjumlah 10 dan perempuan berjumlah 15 orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yakni wawancara, tes, observasi dan dokumentasi. Setelah di peroleh, data yang dibutuhkan kemudian dianalisis mengunakan teknik deskripsi dan kuantitatif. Presentase hasil penelitian pada siklus satu menunjukan bahwa ketuntasan nilai belajar siswa mencapai 24%, dan pada siklus dua mencapai 84%. Sehingga dapat dikatakan bahwa metode pembelajaran berdiferensiasi meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia.
English Language Learning Strategies Integrated with Technology to Improve the Learning Outcomes of Junior High School Students in Palu City Rengur, Zul Aini; Kumala, Shofa Aulia; Fajrin, Maghfiroh
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.519

Abstract

This study investigates how English language learning strategies integrated with technology impact the learning outcomes of junior high school students in Palu City. The research employs a mixed-methods approach, combining quantitative surveys, pre- and post-tests, qualitative interviews with teachers, and classroom observations. A total of 150 students from three schools participated, providing data on their perceptions of technology in learning English and their proficiency in reading, writing, speaking, and listening skills. Quantitative analysis revealed significant improvements in all tested skills following the implementation of technology-integrated strategies, supported by statistical findings (p < 0.05). Surveys indicated positive student attitudes towards technology, citing increased understanding, motivation, and enjoyment in learning English. However, challenges such as limited digital access outside school hours were identified. Qualitative insights from teacher interviews highlighted benefits like enhanced student engagement but also underscored the need for ongoing professional development and equitable access to digital resources. Classroom observations illustrated varied implementation and student engagement levels, emphasizing the importance of pedagogical alignment and effective use of technology in language teaching. This study contributes to the discourse on technology-enhanced education in diverse contexts, offering practical recommendations for improving English language learning outcomes in Palu City's junior high schools.

Page 11 of 48 | Total Record : 477