cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
syarifmbojo2@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
bimaberilmu@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, RT. 009, RW. 003 desa Leu, Bolo, Bima, Nusa Tenggara Barat.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)
ISSN : 27972879     EISSN : 27972860     DOI : https://doi.org/10.53299/jppi.v1i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) dengan p-ISSN: 2797-2879 dan e-ISSN: 2797-2860 merupakan jurnal pendidikan dan pembelajaran yang menerbitkan artikel hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan dan pembelajaran pada satuan pendidikan sekolah dasar, satuan pendidikan sekolah menengah, dan pendidikan tinggi, serta menerbitkan hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan non-formal. Untuk mengirim artikel pada JPPI, silahkan sesuaikan dengan template dan ketentuan yang berlaku pada jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 477 Documents
Penerapan Pojok Baca untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa di Sanggar Bimbingan Muhamamdiyah Kepong Malaysia Yoshi Alvionita; Dewi Kesuma Nasution
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i2.1458

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan pojok baca sebagai strategi untuk meningkatkan minat baca siswa di Sanggar Bimbingan Muhammadiyah Kepong. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus pembelajaran pada siswa kelas III yang berjumlah 10 orang. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat baca siswa, dimana nilai rata-rata angket minat baca meningkat dari 53 pada prasiklus menjadi 62 pada siklus I (peningkatan 9%), dan mencapai 86 pada siklus II (peningkatan 24%). Hasil observasi aktivitas siswa juga menunjukkan peningkatan dari 66,93 pada siklus I menjadi 86,93 pada siklus II. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan pojok baca merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan minat baca siswa, yang ditandai dengan peningkatan frekuensi kunjungan ke pojok baca, durasi membaca, dan kualitas interaksi siswa dengan bahan bacaan.
Pengembangan Media Video Interaktif Berbasis Artificial Intelligence untuk Meningkatkan Keterampilan Literasi Siswa Kelas II di SDN 18 Dodu Kota Bima Binda Nitasari; Sri Lastuti; Muh. Rijalul Akbar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i2.1464

Abstract

Penelitian ini ditujukan guna menjelaskan proses meningkatnya kemampuan literasi siswa melalui penerapan media video interaktif berbasis Artificial Intelligence (AI) pada siswa kelas II SDN 18 Dodu Kota Bima. Masalah tersebut dianalisis melalui penelitian yang dilakukan di SDN 18 Dodu Kota Bima. Pendekatan penelitian yang diterapkan adalah Research and Development (RnD). Proses pengembangan media ini memakai model pengembangan ADDIE yang mencakup 5 tahap utama, meliputi: (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, serta (5) Evaluation. Data melalui proses analisis dengan menerapkan teknik analisis deskriptif, yang meliputi proses mengumpulkan data, seperti kusioner (angket) yang berupa angket validasi digunakan untuk menilai kelayakan media dan materi berdasarkan aspek tampilan, penyajian, dan bahasa, serta angket respon siswa dan guru bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan, kemudahan penggunaan, serta efektivitas media dalam pembelajaran, tes hasil belajar digunakan untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman siswa sebelum dan sesudah menggunakan media, observasi bertujuan untuk mengukur keterlibatan siswa, interaksi dengan media, respons terhadap fitur AI, serta merekam keterampilan literasi siswa, selain itu pengumpulan data menggunakan dokumentasi implemetasi, setelah pengumpulan data selanjutnya penyederhanaan data, menyajikan data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwasanya penerapan media video interaktif berbasis Artificial Intelligence (AI) mempunyai tingkat efektivitas untuk mengupayakan peningkatan kemampuan literasi siswa kelas II SDN 18 Dodu Kota Bima. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi dengan nilai N-Gain mencapai 0,44 yang terklasifikasi dalam kategori sedang. Oleh karena itu, media ini bisa dipergunakan menjadi salah satu pilihan dalam mengupayakan peningkatan keterampilan literasi siswa di Sekolah Dasar.
Analisis Pendekatan Deep Learning untuk Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran PAI di SMKN Pringkuku Deny Khusnul Khotimah; Muhammad Rohmad Abdan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i2.1466

Abstract

Penelitian ini membahas tentang analisis penerapan pendekatan deep learning pada pembelajaran PAI di SMKN Pringkuku. Praktik pembelajaran PAI masih sering ditemukan kurang variatif, terkesan monoton, dan membosankan. Pendekatan deep learning diperlukan untuk membantu memecahkan masalah pembelajaran dengan berfokus pada pembelajaran bermakna, mendalam, dan menyenangkan yang mampu mengembangkan interaksi untuk meningkatkan keterlibatan aktif siswa serta meningkatkan pemahaman konseptual siswa dalam kegiatan belajar. Kegiatan penelitian ini mengaplikasikan metode kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara dengan Plt (Pelaksana tugas), waka kurikulum, guru PAI, siswa kelas X dan XI SMKN Pringkuku, serta analisis dokumentasi yang meliputi modul ajar, hasil penilaian belajar, dan catatan harian guru. Teknik analisis data dilakukan melalui beberapa tahap: pertama, reduksi data yaitu dengan menyederhanakan data yang relevan; kedua, penyajian data dalam bentuk tabel dan naratif; yang ketiga, penarikan kesimpulan untuk mengidentifikasi data. Penelitian ini didapati bahwa penerapan pendekatan deep learning dalam pembelajaran PAI, mampu meningkatkan antusias dan partisipasi aktif siswa dalam belajar, meningkatkan pemahaman materi PAI secara mendalam, dan meningkatkan kemampuan reflektif siswa dalam mengaitkan nilai-nilai agama dengan kehidupan nyata. Guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran memiliki peran penting untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif dengan membantu siswa membangun keterampilan berfikir kritis dan kolaboratif. Pendekatan deep learning terbukti efektif dalam meningkatkan mutu pembelajaran PAI di SMKN Pringkuku. Penelitian ini merekomendasikan adanya pelatihan intensif kepada guru untuk mendukung implementasi pendekatan deep learning secara maksimal. Penelitian ini diharapkan mampu menjadi referensi dalam pengembangan kegiatan pembelajaran PAI yang interaktif, inovatif, dan sesuai dengan kehidupan siswa.
The Influence of Gamification on English Vocabulary Retention in Online Learning Platforms Ummi Qalsum Arif
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i2.1468

Abstract

The rapid advancement of digital learning technologies has transformed language acquisition, with gamification emerging as an innovative strategy to enhance vocabulary retention. This study aims to examine the impact of gamification on English vocabulary acquisition in online learning platforms by analyzing its effects on vocabulary retention, learner engagement, motivation, and cognitive load. Drawing on theoretical frameworks such as Self-Determination Theory, Cognitive Load Theory, and Engagement Theory, the study also discusses the challenges and limitations of applying gamified methods in vocabulary learning. Gamification elements, including points, rewards, leaderboards, and interactive challenges, have been shown to improve learner motivation, engagement, and retention by creating an immersive and stimulating learning environment. Empirical studies indicate that gamified learning enhances cognitive processing, reduces cognitive overload, and promotes sustained participation. However, challenges such as cognitive distractions, reliance on extrinsic motivation, and variations in learner preferences must be addressed to optimize the effectiveness of gamification. This study highlights the potential of gamified approaches in modern language education while emphasizing the need for well-designed instructional strategies to maximize learning outcomes. Future research should further examine the long-term effects of gamification on vocabulary retention and explore inclusive approaches that cater to diverse learner needs.
Pengaruh Media Puzzle Bergambar terhadap Kecerdasan Emosional Anak Usia 5-6 Tahun di Tk B Tunas Muda Lahat Fenti Cantika; Akmillah Ilhami
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i1.1478

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk meneliti pengaruh kegiatan bermain puzzle yang berkaitan dengan kecerdasan emosional anak-anak dengan rentang usia 5-6 tahun di TK B Tunas Muda Lahat. Metodologi yang diterapkan adalah pre-eksperimen dengan model one-shot case study. Partisipan penelitian melibatkan 18 anak dengan rentang usia 5-6 tahun yang terdiri dari 12 anak laki-laki dan 6 anak perempuan, diseleksi melalui metode sampling jenuh. Pengumpulan data dilaksanakan melalui teknik observasi, tes perbuatan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji-t satu sampel. Hasil perhitungan statistik menunjukkan nilai thitung 5,25 > ttabel 1,74, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima sedangkan hipotesis nol (Ho) ditolak. Oleh karena itu, dapat ditarik kesimpulan bahwa kegiatan bermain puzzle memberikan pengaruh terhadap kecerdasan emosional dengan rentang usia 5-6 tahun di TK B Tunas Muda Lahat. Aktivitas ini juga mendukung perkembangan berbagai dimensi lainnya, seperti aspek kognitif yang mengasah kemampuan berpikir simbolik dan menyelesaikan masalah, aspek motorik halus yang melibatkan koordinasi mata-tangan melalui penggunaan otot-otot kecil, serta aspek sosial yang membantu mengurangi rasa malu dan ketakutan pada anak, sambil meningkatkan kelancaran berbicara.
Students’ Learning Interest: The Effectiveness of the Think Talk Write Learning Model Amia Kasmila; Deden Makbuloh; Sunarto Sunarto; Saiful Bahri; Jalaluddin Jalaluddin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i2.1487

Abstract

This research is conducted to investigate the effectiveness of using a Think-Talk-Write instructional Towards students' learning interest in the Islamic Religious Education subject at SMP Negeri 03 Bukit Kemuning, Lampung Utara. Employing a quantitative approach, this research utilizes an experimental method with a post-test only control group design. This Research Comprises two groups: a control class instructed through conventional teaching methods and an experimental class that implements The Think-Talk-Write model. The research instrument comprises a non-test questionnaire, with data collected through the distribution of validated and reliable item. The questionnaire was administered to students' learning following the instructional intervention. Data analysis Was carried out with an independent sample T-test to identify notable differences in students' learning interest among those presented to The Think-Talk-Write model and those who were not. The normality test results indicate that Information from both the experimental and control groups adheres to  normal distribution, as evidenced by a significance level of 0.60, which exceeds the threshold of 0.05. Additionally, homogeneity test confirms Indicating that the information exhibit homogeneity, Having a statistical significance value of 0.448, additionally surpassing 0.05. The outcomes of the T-test reveal a Sig. (2-Tailed) value of 0.000, which is significantly lower than 0.05. Based on these findings, it can be conclusively stated that the Think-Talk-Write instructional model proves to be more effective in fostering students’ learning interest compared to conventional teaching methodologies.
Projek Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka: Sebuah Studi Kepustakaan tentang Penguatan Karakter di Sekolah Dasar Hanifah Hanifah; I Wayan Suastra; I Wayan Lasmawan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i2.1522

Abstract

Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka di sekolah dasar masih menunjukkan ketimpangan antara konsep dan praktik, terutama dalam membentuk karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengkaji literatur terkini guna merumuskan pemahaman konseptual dan strategi implementatif P5 yang efektif. Menggunakan metode studi kepustakaan, data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, dan laporan penelitian yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui pencarian literatur di database seperti Scopus, Google Scholar, dan Garuda, serta repositori lokal Universitas Pendidikan Ganesha. Kriteria pemilihan sumber meliputi literatur yang membahas topik P5, Kurikulum Merdeka, dan pendidikan karakter, diterbitkan antara tahun 2018 hingga 2024, serta berbentuk artikel jurnal terindeks nasional atau internasional, buku akademik, atau laporan penelitian. Analisis data dilakukan dengan teknik sintesis tematik untuk menggali pemahaman mendalam terkait peran P5 dalam pendidikan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan P5 masih bersifat simbolik karena rendahnya pemahaman filosofis dan pedagogis pendidik. Penelitian ini menyimpulkan pentingnya penguatan kapasitas guru dan integrasi nilai karakter dalam praktik pembelajaran agar P5 benar-benar menjadi instrumen utama pendidikan karakter yang kontekstual dan berkelanjutan.
Konsep Pendidikan Karakter Ki Hadjar Dewantara dalam Implementasi P5RA pada Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Bone A. Herpiana. Ap; Ali Halidin; Mujahidin Mujahidin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i2.1542

Abstract

Penelitian ini merupakan studi lapangan yang bertujuan untuk mengkaji implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil Alamin (P5RA) di Madrasah Ibtidaiyah yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara langsung terhadap pihak-pihak terkait yakni koordinator P5RA di MIN 2 Bone, MIN 8 Bone, dan MI Pondok Pesantren Modern Bone. Fokus penelitian ini adalah pada penerapan konsep pendidikan karakter Ki Hadjar Dewantara dalam konteks P5RA, dengan menggunakan pendekatan paedagogik dan pendekatan studi Islam dan dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai karakter dalam P5RA telah dilakukan secara efektif, mencerminkan prinsip-prinsip pendidikan Ki Hadjar Dewantara dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia dan toleran. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang implementasi pendidikan karakter dalam kurikulum madrasah serta menawarkan rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut.
Penggunaan Game Based Learning dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran PAI di SMA Negeri 1 Kencong Leny Indriyani; Johan Indrus Tofaynudin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i3.1502

Abstract

Pembelajaran adalah proses yang dirancang secara sistematis untuk membimbing individu menggunakan teknik dan strategi guna mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Namun, banyak peserta didik yang mengalami kurangnya motivasi dan merasa pembelajaran di kelas membosankan. Oleh karena itu, guru perlu memiliki metode inovatif dan efektif dalam proses pengajaran. Di SMA Negeri 1 Kencong, model Game Based Learning telah diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Pendekatan ini lebih menekankan pada peningkatan konsentrasi dan daya ingat peserta didik, dengan tujuan untuk mencapai pemahaman materi yang lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan Game Based Learning dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, guru PAI, serta peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Game Based Learning berhasil menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, serta menunjukkan bahwa game based learning secara efektif mampu mengubah suasana belajar dari pasif menjadi aktif, meningkatkan konsentrasi serta membangun kreativitas peserta didik. Pendekatan ini mampu memotivasi peserta didik untuk belajar serta mempermudah mereka dalam memahami materi yang diajarkan. Dengan demikian metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di SMA Negeri 1 Kencong.
Penggunaan Media Wordwall terhadap Motivasi Belajar pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di SMAN 1 Indralaya Utara Istya Khoirunnisa; Puspa Dianti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i3.1564

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya inisiatif agar menaikkan motivasi belajar murid dalam mata kuliah Pendidikan Pancasila. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis seberapa besar dampak penggunaan sumber belajar Wordwall terhadap minat belajar murid di SMAN 1 Indralaya Utara. Penelitian ini memakai metode kuantitatif, dengan pendekatan eksperimen sebagai dasar analisis. Kelas XI satu ditetapkan sebagai kelompok eksperimen serta kelas XI dua sebagai kelompok kontrol, dengan jumlah siswa 73 orang. Populasi penelitian meliputi seluruh siswa kelas XI yang berjumlah 148 orang. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan pada pertimbangan tertentu, yaitu kelas yang memiliki motivasi belajar rendah. Pengumpulan data dilaksanakan dengan berbagai teknik, yaitu dokumentasi, penyebaran angket, serta observasi. Dengan menggunakan perangkat lunak SPSS versi 27, dilakukan analisis statistik terhadap data berupa uji normalitas, homogenitas, serta uji hipotesis memakai uji Mann-Whitney. Berdasarkan hasil analisis, penerapan media Wordwall memperlihatkan bahwa motivasi belajar siswa secara signifikan dipengaruhi oleh penggunaan media Wordwall. Mengingat taraf signifikansi 0,05 lebih kecil dari nilai signifikansi 0,003, maka hipotesis alternatif (Ha) diterima serta hipotesis nol (Ho) ditolak. Dengan demikian, media Wordwall terbukti berhasil meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila.