cover
Contact Name
Sutamaji
Contact Email
sutamaji@iaipd-nganjuk.ac.id
Phone
+6285731584781
Journal Mail Official
j-kis@iaipd-nganjuk.ac.id
Editorial Address
Jalan Wilis, Kramat, Nganjuk, Jawa timur
Location
Kab. nganjuk,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Islam (J-KIs)
ISSN : 27234703     EISSN : 27971619     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Komunikasi Islam (J-KIs) merupakan jurnal unggulan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAI Pangeran diponegoro Nganjuk. J-KIs berisi artikel hasil penelitian empiris & analisis-reflektif bagi para praktisi dan akademisi baik di bidang komunikasi penyiaran Islam dalam perspektif yang luas; Retorika & Homiletika Islam, Jurnalistik Islam, Media Dakwah, Film Religi, dan Komunikasi Dakwah. Jurnal Komunikasi Islam (J-KIs) terbit dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember serta diharapkan mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Jurnal ini di dedikasikan kepada akademisi, peneliti, pemerhati lintas ilmu.
Articles 177 Documents
Interpretasi Masyarakat Tentang Komunikasi Simbolik dalam Ritual Kematian Towani Tolotang di Kelurahan Amparita Era Fasira; Ramli; Musyarif
Bahasa Indonesia Vol 6 No 1 (2025): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam, Juni 2025
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v6i1.1331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interpretasi Masyarakat tentang komunikasi simbolik dalam ritual kematian towani tolotang. Penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Adapun jenis data yang digunakan adalah data kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan data pendukung berupa catatan, seperti buku, jurnal, foto yang sifatnya dokumentasi. Penelitian ini mengumpulkan data dari wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Tahapan pertama dimulai dengan pemberitahuan kematian, Tahap berikutnya adalah persiapan jenazah. Setelah itu, dilakukan persiapan sesajian. Tahapan terakhir adalah upacara setelah kematian. 2) Makna simbolik dalam ritual kematian Towani Tolotang, seperti pemberitahuan kematian ke pemangku adat dengan membawa sirih dan pinang sebagai simbol penghormatan, jenazah yang dikeluarkan melalui jendela berarti jalan orang hidup dan orang mati berbeda, proses persiapan jenazah berdasarkan stratifikasi sosialnya, Sesaji dalam tradisi kematian masyarakat Tolotang terdiri dari makanan seperti nasi, telur, ayam, dan pisang, serta perlengkapan seperti dupa, kain putih, dan wadah tertentu. 3) Interpretasi masyarakat tentang komunikasi simbolik dalam ritual kematian Towani Tolotang di Kelurahan Amparita mencerminkan pemahaman mereka terhadap makna mendalam dari setiap simbol dan tindakan yang dilakukan.
Strategi Komunikasi Persuasif Duta GenRe dalam Mensosialisasikan Pendewasaan Usia Perkawinan Remaja Ashabul Yamin; Nunu Burhanuddin
Bahasa Indonesia Vol 6 No 1 (2025): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam, Juni 2025
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v6i1.1375

Abstract

Duta Generasi Berencana (Duta GenRe) memegang peran penting dalam menyampaikan informasi mengenai Pendewasaan Usia Perkawinan sebagai upaya dalam mencegah dan mengurangi angka pernikahan di usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis strategi komunikasi persuasif Duta GenRe dalam mencegah pernikahan dini di Kabupaten Lima Puluh Kota. Menggunakan teori Myers, penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Duta GenRe di Kabupaten Lima Puluh Kota menerapkan beberapa strategi komunikasi persuasif dalam sosialisasi mereka. Strategi yang digunakan meliputi strategi pemilihan komunikator, strategi kredibilitas dan kualitas pesan, strategi pemilihan media dan metode komunikasi, serta strategi dalam memilih dan menetapkan komunikan.
Klaim Kebenaran Tunggal dan Silent Majority dalam Ruang Digital Subhan, Hadi; Azizah Nur Cholifatun; Durotul Mufidah; Irfa Ilmi
Bahasa Indonesia Vol 6 No 1 (2025): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam, Juni 2025
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v6i1.1444

Abstract

The development of social media has changed the landscape of Islamic preaching, enabling the widespread and rapid spread of religious discourse. However, amidst this diversity, a single truth claim has emerged, namely the tendency of a group to consider their understanding as the only correct one while other views are considered deviant. This phenomenon is further strengthened by social media algorithms that encourage the polarization of religious discourse. On the other hand, there is a silent majority group that is not actively debating but plays a role in shaping public opinion through their consumption patterns and dissemination of information. This study uses critical discourse analysis (CDA) to examine how the claim of a single truth and the silent majority are formed in the discourse of Islamic preaching on social media, focusing on the posts of the Instagram accounts @manhaj_salaf_mulia and @nuonline_id. The results show that accounts with a single truth claim build exclusive narratives and delegitimize other groups, while accounts representing the silent majority display more inclusive and moderate discourse. This study highlights how interactions between these groups shape the dynamics of digital preaching and how religious understanding develops in the social media ecosystem.
Efektifitas Instagram @Gerakanbds Kampanye Boikot Produk Terafiliasi Israel Sopiyah; Akhmad Rifa’i
Bahasa Indonesia Vol 6 No 1 (2025): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam, Juni 2025
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v6i1.1549

Abstract

This study analyzes the effectiveness of @gerakanbds as a boycott campaign medium against products affiliated with Israel, in the context of solidarity with Palestine. This study uses a descriptive qualitative approach by analyzing the content of Instagram posts and public responses through engagement metrics, such as the number of likes, comments, and shares. Using the Ostergaard campaign model, this study evaluates the content of the posts, user responses, and their impact on public awareness. The results show that the campaign succeeded in attracting attention and encouraging public participation to boycott products affiliated with Israel, as evidenced by the high social media interaction and economic impact on several brands included in the boycott list.
Strategi Dakwah Sunan Ampel dalam Konteks Multikultural Ikhwanul Habib; Fatma Dewi Adjiji; Vivia Salma Azzaahro; Miftahul Huda
Bahasa Indonesia Vol 6 No 1 (2025): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam, Juni 2025
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v6i1.1563

Abstract

The spread of Islam in Indonesia began in the mid-7th century AD. This process is inseparable from the role of Walisongo, a group of scholars and Sufism experts who played an important role, especially in Java. One of the figures who contributed greatly to the spread of Islam in East Java was Sunan Ampel. The purpose of this study is to find out about Sunan Ampel's da'wah strategy in the context of Multicultural in Java and its approach and implementation. This research uses library research method. The main sources used in carrying out this research are relevant sources, both primary books, journals, documents or other records. The results and discussion of this research concluded that Sunan Ampel's da'wah strategy in a multicultural context through cultural traditions in the local community, interfaith dialog, and religious education was considered very influential in preaching Islam in Indonesia, especially in Java. Through the da'wah strategy applied by Sunan Ampel, it has relevance to the modern era by adopting da'wah teachings with local culture, inclusive methods, and producing a community with character
Gaya Komunikasi Dakwah Ustadz Handy Bonny dalam Membina Spirit Hijrah Anak Muda Miftachul Aula; Sutamaji
Bahasa Indonesia Vol 6 No 1 (2025): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam, Juni 2025
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v6i1.1637

Abstract

This study aims to examine in depth the rhetorical strategies employed by Ustadz Handy Bonny in fostering the spirit of hijrah (spiritual migration) among youth through the Endikat Teman Hijrah community in Bandung. The growing hijrah phenomenon among young people highlights the need for a da'wah approach that is adaptive, communicative, and aligned with contemporary youth culture and lifestyle. This research uses a qualitative method with a case study approach, utilizing in-depth interviews, participatory observation, and documentation as data collection techniques. The findings reveal that Ustadz Handy Bonny successfully established effective da'wah communication through the use of casual language, popular diction, structured message delivery, and emotional engagement with the audience. The Endikat Teman Hijrah community serves as a supportive social space for the spiritual transformation of youth through a variety of religious and social activities presented in an engaging and relatable manner. The rhetorical approach applied by Ustadz Handy Bonny not only captures attention but also inspires behavioral and attitudinal change, particularly in cultivating a collective spirit of hijrah among young people. This study recommends the enhancement of rhetorical competencies among preachers to ensure that da'wah messages are more acceptable, understandable, and internalized by the younger generation.
Analisis Semiotika Pola Komunikasi Kelompok Yang Dibangun Dalam Film Mencuri Raden Saleh Melius, Herio; M. Amin Sihabuddin; Randicha Hamandia, Muhammad
Bahasa Indonesia Vol 4 No 2 (2023): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Desember 2023
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v4i2.671

Abstract

Tujuan dalam penelitian yaitu untuk mengetahui isi pesan pada film Mencuri Raden Saleh dan untuk mengetahui analisis semiotika pola komunikasi kelompok yang dibangun dalam film tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Sikap berubah seseorang dikarenakan kondisi dan situasi memaksakan diri menerima beban keluarga dan bertanggungjawab. (2) Generasi muda yang genius. (3) Tuntutan kebutuhan membuat orang nekat melakukan aksi kriminal. (4) Waspada penguasa yang memanfaatkan kaum lemah untuk melancarkan aksi. (5) Kekuatan circle pertemanan yang saling mendukung. (6) Remaja ini berhasil mengambil lukisan milik Raden Saleh karena kerjasama yang baik, meskipun ada perbedaan pikiran dan perdebatan. Menurut semiotika John Fiske tahap analisis komunikasi kelompok yang dipresentasikan dalam film Mencuri Raden Saleh pada pertama, level realitas: penampilan, berbicara, perilaku dan lingkungan diartikan sebagai bentuk berkomunikasi merupakan sarana paling utama dalam kehidupan. Kedua, level representasi menujukkan kode kamera dan pencahayaan ditampilkan pada film Mencuri Raden Saleh menunjukkan pencahayaan disesuaikan pada situasi dan kondisi reka adegan yang diperankan oleh pemain filmnya. Ketiga, level ideologi: sikap simpatisme terhadap teman-teman sebagai pola komunikasi kelompok menunjukkan adanya kekompakan dan kesetiaan pertemanan.
Efektivitas Grup Facebook TKSCI (Toyota Kijang Super Community Indonesia) Wong Kito Galo Sebagai Media Informasi Dan Silaturahmi Ilyas Andriansyah, Muhammad; Hasmawati, Fifi; Randicha Hamandia, Muhammad
Bahasa Indonesia Vol 4 No 2 (2023): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Desember 2023
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v4i2.672

Abstract

Di era globalisasi ini, kemajuan teknologi, informasi dan komunikasi semakin memperngaruhi kehidupan manusia. Hal ini kemudian mejadikan manusia sebagai mahluk sosial. Seperti saat ini, perkembangan teknologi kominikasi semakin maju dan pesat, sehingga manusia mampu berinterkasi tanpa harus bertatap muka. Salah satu teknologi yang paling berdampak saat ini adalah berkembangnya internet, sehingga mampu menjadi sarana berkomunikasi. Dengan adanya media sosial, masyarakat dimudahkan untuk saling berkomunikasi dimanapun dan kapanpun dalam ruang dan waktu yang tidak terbatas, sehingga saat ini media sosial menjadi diminati. Beberapa contoh media sosial yang paling sering digunakan khalayak banyak saat ini antara lain adalah Youtube, Facebook, Whatsapp, Twitter dan Tiktok. Facebook merupakan website jaringan sosial dimana para pengguna dapat bergabung dalam komunitas seperti kota, kerja, sekolah dan daerah untuk melakukan koneksi dan berinteraksi dengan orang lain. Orang juga dapat menambahkan teman-teman mereka, mengirim pesan dan memperbaharui profil pribadi agar orang lain dapat melihat tentang dirinya. Selain dari pada itu untuk menghilangkan kejenuhan, mereka menggunakan jejaring sosial sebagai bahan hiburan, informasi dan lain-lain. Sehingga situs jejaring sosial dapat memengaruhi mereka dalam berinteraksi
Pola Komunikasi Antarbudaya Santri di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga Adikarya, Tedi; M. Amin Sihabuddin; Mohd Aji Isnaini
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i1.673

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang Pola Komunikasi Antarbudaya Santri di Pondok Pesantren(studi pada santri baru Angkatan 2022 di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga). Dengan merumuskan masalah terkait bagaimana pola komunikasi antarbudaya santri di pondok pesantren? Dan faktor apa saja yang menjadi hambatan dan pendukung jalannya komunikasi antarbudaya di pondok pesantren. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pola komunikasi antarbudaya di pondok pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga dengan berbagai santri yang memiliki latar belakang kebudayaan yang berbeda-beda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode kualitatif dengan pendekatan deskriftif, dengan Teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pola komunikasi antarbudaya di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga bejalan secara efektif, dengan dukungan beberapa Faktor pendukung komunikasi antarbudaya santri baru putra di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum sakatiga sebagai berikut: pesan yang mudah dipahami, sikap saling menghormati, penggunaan Bahasa yang sama. Serta meminimalisi beberapa faktor penghambat jalannya komunikasi sebagai berikut: perbedaan Bahasa, watak individu, persepsi terhadap pelaku komunikasi, dan pengaruh budaya lain
Analisis Pesan Budaya Dalam Film Bumi Manusia Ridho Awlia; Eni Murdiati; Muslimin
Bahasa Indonesia Vol 4 No 2 (2023): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Desember 2023
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i1.726

Abstract

Artikel ini membahas tentang analisis pesan pesan budaya yang terdapat dalam film Bumi Manusia. Film ini banyak memperlihatkan bagaimana budaya memiliki pesan yang dapat disampaikan baik secara tersirat dan tersurat. Artikel ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan bagaimana makna triangle meaning yang terdapat dalam film Bumi Manusia serta bagaimana pesan budaya yang terdapat dalam film tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif menggunakan teori semiotika triangle meaning (Sign, Object dan Interpretant) yang dikemukakan oleh Charles Sanders Pierce. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui pengamatan dan menonton setiap adegan dalam film Bumi Manusia dengan teliti. Hasil penelitian mendapatkan bahwa terdapat beberapa adegan didalam film yang mengandung pesan budaya yang sangat relevan sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari hari.