cover
Contact Name
Sutamaji
Contact Email
sutamaji@iaipd-nganjuk.ac.id
Phone
+6285731584781
Journal Mail Official
j-kis@iaipd-nganjuk.ac.id
Editorial Address
Jalan Wilis, Kramat, Nganjuk, Jawa timur
Location
Kab. nganjuk,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Islam (J-KIs)
ISSN : 27234703     EISSN : 27971619     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Komunikasi Islam (J-KIs) merupakan jurnal unggulan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAI Pangeran diponegoro Nganjuk. J-KIs berisi artikel hasil penelitian empiris & analisis-reflektif bagi para praktisi dan akademisi baik di bidang komunikasi penyiaran Islam dalam perspektif yang luas; Retorika & Homiletika Islam, Jurnalistik Islam, Media Dakwah, Film Religi, dan Komunikasi Dakwah. Jurnal Komunikasi Islam (J-KIs) terbit dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember serta diharapkan mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Jurnal ini di dedikasikan kepada akademisi, peneliti, pemerhati lintas ilmu.
Articles 177 Documents
Anime sebagai Bentuk Media Komunikasi Lintas Budaya pada Mahasiswa Sekolah Vokasi IPB Amanu, Zhevio Aufa; Mohamad Ghozali Meonawar; Leonard Dharmawan; Sutisna Riyanto; Nabhila Manisya
Bahasa Indonesia Vol 6 No 1 (2025): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2025
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v6i1.1153

Abstract

Anime sebagai produk budaya populer Jepang, telah menjadi media komunikasi lintas budaya yang signifikan bagi generasi muda, termasuk mahasiswa di Indonesia. Penelitian ini bertujuan memahami peran anime dalam membentuk pandangan budaya Jepang di kalangan mahasiswa Sekolah Vokasi IPB. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan mahasiswa penggemar anime. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anime berfungsi sebagai jembatan budaya yang memperkenalkan elemen-elemen penting dari budaya Jepang, seperti kedisiplinan, persahabatan, dan etos kerja. Interaksi yang berkelanjutan dengan anime membantu membentuk identitas budaya mahasiswa, memperkaya konsep diri mereka dengan nilai-nilai positif dari budaya Jepang, dan meningkatkan keterbukaan serta toleransi terhadap perbedaan budaya. Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam komunitas anime memperkuat rasa solidaritas dan kebersamaan dalam komunitas lintas negara. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai kontribusi anime dalam memfasilitasi komunikasi lintas budaya di era globalisasi.
Etika Komunikasi Virtual: Solusi Normatif Surat Al-Hujurat Ayat 11 dalam Mengatasi Cyberbullying Yunita Hemalia; Muhammad Ronaydi
Bahasa Indonesia Vol 5 No 2 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Desember 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i2.1173

Abstract

Urgensi etika komunikasi di ruang virtual semakin meningkat seiring tingginya presentase angka cyberbullying yang berdampak negatif bagi korban, seperti depresi, perilaku agresif traumatis dan berpotensi menginisiasi korban melakukan upaya bunuh diri. Penelitian ini bertujuan menganalisis pesan etika komunikasi dalam Surat Al-Hujurat ayat 11 dan relevansinya dengan fenomena cyberbullying di ruang virtual. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif melibatkan riset kepustakaan dan studi netnografi. Riset kepustakaan untuk memahami etika komunikasi dan konsep normatif surat Al-Hujurat ayat 11 dengan analisis tafsir tahlili. Selanjutnya, pada tahap studi netnografi berfungsi untuk mengamati perilaku cyberbullying warganet di ruang virtual. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga etika komunikasi perspektif surat Al-Hujurat ayat 11 yaitu : pertama, menggunakan tolak ukur keilahian yaitu menilai individu berdasarkan ketakwaannya bukan berdasarkan karakteristik fisik, gender, dan status sosial, kedua menghormati martabat dan identitas setiap individu, ketiga membangun solidaritas dan empati. Pada kasus Rikhie Adrian Devgan dan Aurel Hermansyah menyoroti urgensi penerapan etika komunikasi untuk mencegah perilaku merendahkan di ruang virtual. Moral values Surah Al-Hujurat ayat 11 sangat relevan sebagai landasan etika berkomunikasi dan sebagai langkah preventif untuk membantu mengatasi kasus cyberbullying dalam interaksi masyarakat di ruang digital.
Cyberbullying pada Film "Budi Pekerti" dalam Perspektif Al-Qur’an Hastuti, Istrini Puji; Akhmad Rifa’i
Bahasa Indonesia Vol 5 No 2 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Desember 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i2.1180

Abstract

This research examines cyberbullying in the movie “Budi Pekerti” from a Qur'anic perspective. Social media, despite its many benefits, is often misused to commit negative acts such as cyberbullying which has significant psychological and social impacts. The movie “Budi Pekerti” tells the story of Mrs. Prani and her family becoming victims of cyberbullying due to a misinterpreted viral video and facing various forms of online harassment. Bu Prani, as a teacher who upholds honesty and integrity, refuses to lie in order to save her reputation, in accordance with the teachings of the Qur'an. Analysis shows that the movie highlights the values of honesty, integrity and introspection in the face of cyberbullying, in line with the teachings of the Qur'an. Some scenes show the importance of upholding truth and justice, telling the truth, and educating with wisdom. In conclusion, “Budi Pekerti” serves as a medium of reflection and education, inviting the audience to reflect on ethical values that are often overlooked in the digital era.
Strategi Komunikasi Kyai dalam Upaya Menarik Minat Masyarakat untuk Melanjutkan Pendidikan Putra-Putrinya di Pondok Pesantren Indah Yulianti; Teddy Khumaedi
Bahasa Indonesia Vol 5 No 2 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Desember 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i2.1182

Abstract

The lack of morals and religious education in adolescents can lead to delinquency and freedom in choosing friends that can damage the future of the teenager. It is undeniable that parents want children who are educated, both in general and religious, both can be obtained within the scope of Islamic boarding schools. The purpose of this writing is to find out the communication carried out by the kyai so that the community prefers to continue their sons and daughters' education at the Irsyadut Tholibien Islamic boarding school. The data used are primary and secondary data, while data collection uses observation, interview and documentation techniques, then the data is analyzed using a qualitative descriptive approach. This study proves that the communication strategy used by the kyai in an effort to increase public interest in continuing their sons and daughters' education at Islamic boarding schools is choosing and determining communicators, determining target targets, message composition techniques, and selecting media or communication channels. Then using an organizational communication approach in the form of internal and external.
Dakwah Influencer: Analisis Konten Dakwah Neng Umi Laila di Media Sosial Reny Masyitoh; Moch Nurcholis Majid
Bahasa Indonesia Vol 5 No 2 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Desember 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i2.1183

Abstract

This article discusses how millennial da'wah activities utilize technology, the language and rhetoric of da'wah, but can also be a resource for the young generation of Muslims who are educated in preaching in the digital era. Meanwhile, to explain the da'wah on social media that is used in da'wah when Neng Umi Laila gives it, as well as the difficulties and possibilities that Neng Umi Laila faces in advancing da'wah in the era of digital technology, with the method. The research method used in this research is qualitative with a library approach , the data sources are Ning Umi Laila's social media and scientific articles to support this research. And it results in a conclusion that Ning Umi Laila is a young influencer preaching who is very popular with the public. Apart from that, Ning Umi Laila also actively uses social media as a medium to support da'wah in the digital era. By utilizing this digital media, Ning Umi Laila can be categorized as a da'wah influencer who has her own charisma, both in terms of a beautiful face, a polite but elegant dressing style, politeness in delivering her da'wah and being humorous in each of her da'wah and active in producing da'wah and prayer content in the media. social media are Instagram, TikTok and YouTube.
Analisis Konsep Jiwa dalam Perspektif Komunikasi Terapeutik Ramadhani, Fadila Elma; Maulana, Zidan Abid; Wahyu Budiantoro
Bahasa Indonesia Vol 5 No 2 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Desember 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i2.1184

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep jiwa dalam Al-Quran dari perspektif komunikasi terapeutik. Komunikasi terapeutik adalah proses yang bertujuan mendukung penyembuhan dengan memperhatikan aspek fisik dan spiritual manusia yang saling berkaitan. Al-Quran menyebut jiwa atau nafs sebanyak 303 kali dengan berbagai istilah seperti qalb, ruh, dan bashirah, yang menunjukkan pentingnya pembahasan mengenai jiwa dalam kehidupan manusia. Pembahasan ini mencakup sifat-sifat jiwa sebagaimana dijelaskan dalam Al-Quran, seperti ketenangan, penyesalan, dan sifatnya yang dinamis, yang menjadi bagian integral dalam praktik komunikasi terapeutik.Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi konsep jiwa dalam praktik terapeutik untuk mendukung proses penyembuhan dan pengembangan klien. Dengan memahami gambaran jiwa dalam Al-Quran, penelitian ini menunjukkan potensinya dalam membimbing strategi komunikasi terapeutik yang lebih efektif dalam memenuhi kebutuhan fisik dan psikologis klien.
Polemik Nasab Habaib: Framing Channel YouTube Rhoma Irama Muzemmil
Bahasa Indonesia Vol 5 No 2 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Desember 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i2.1185

Abstract

Penelitian ini mengkaji cara Channel YouTube Rhoma Irama menyajikan argumen Nasab Habaib dan kaitannya dengan khalayak. Penelitian ini dilakukan karena polemik terkait nasab habaib di Indonesia terus berkembang, terutama dalam diskusi publik di media digital. Teori yang digunakan adalah teori framing. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis framing yang berfokus pada channel youtube Rhoma Irama. Subjek penelitian ini adalah channel youtube Rhoma Irama dan objek pada penelitian ini adalah framing dalam konten yang di unggah di Channel Youtube Rhoma Irama. Data dikumpulkan dengan teknik observasi dan dokumentasi lalu data di analisis dengan menggunakan teknik analisis framing. Rhoma Irama membingkai isu polemik nasab dengan mengemukakan argumen pribadi, yang bertujuan untuk mendorong pendekatan yang berlandaskan pada Al-Qur'an dan Hadis, mempertahankan kesatuan, menjaga otentisitas pemahaman agama, menghindari pengkultusan individu tertentu yang tidak memiliki landasan kuat, dalam videonya Rhoma Irama menekankan untuk menghormati perjuangan para pahlawan.
Moderasi Beragama dalam Pendekatan Psikologi Sosial Etikasari
Bahasa Indonesia Vol 6 No 1 (2025): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam, Juni 2025
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v6i1.1186

Abstract

Religious attitude is a state within a person that encourages them to behave according to their beliefs. Attitude is a predisposition to act positively or negatively, agree or disagree towards a certain object based on psychological components; cognition, affection, and conation. In other words, attitude is the interaction of the complex components of human psyche towards its environment. The purpose of this research is to understand how the behavior of a multicultural society creates religious moderation. This study uses descriptive analysis, resulting in a multicultural society in the city of Medan in terms of development and the impact of religious ethos. Multicultural society shows an environment of civilized, noble, virtuous, egalitarian, and respects individuals based on their work achievements. In addition, a multicultural society upholds the law, tolerance, pluralism, social justice, and brings democracy to life through deliberative forums in the practice of religious moderation.
Strategi Branding Pengurus Masjid Raya Sheikh Zayed Solo untuk Mewujudkan Masjid Pelopor Moderasi Beragama Fitri Aisyah; Eny Susilowati; Sarbini; Syafawi Ahmad Qadzafi
Bahasa Indonesia Vol 5 No 2 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Desember 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i2.1192

Abstract

Artikel ini merupakan penelitian tentang strategi branding yang dilakukan oleh Pengurus Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dalam usahanya untuk mewujudkan Masjid Pelopor Moderasi Beragama (MPMB). Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan toleransi, anti kekerasan, komitmen kebangsaan, dan kearifan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Data hasil penelitian dianalisis berdasarkan teori dari Gelder yaitu, Brand Positioning, Brand Identity, dan Brand Personality. Berbagai program dengan strategi branding yang terencana dan terstruktur, masjid ini tidak hanya berperan sebagai tempat ibadah, tetapi juga memperkaya interaksi antarumat beragama sebagai bentuk Masjid Pelopor Moderasi Beragama.
Pola dan Strategi Komunikasi Dakwah Komunitas Project Dakwah di Kota Makassar Fauziah Ramdani; Muh Ridwan
Bahasa Indonesia Vol 6 No 1 (2025): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam, Juni 2025
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v6i1.1197

Abstract

This study aims to describe the existence of the Project Dakwah community in Makassar city and its da'wah communication patterns and strategies. Using qualitative research methods with data collection techniques interviewing the founder of the community and the head of the akhawat (female) team. Library research was conducted with 30 types of reading material sources and direct observation of da'wah activities as well as publication of activities on social media. The results showed that the Project Dakwah community as one of the communities that emerged in 2019 until now has initiated the implementation of da'wah and humanitarian-based activities. Involving 60 people consisting of men and women as a management team and recruitment of volunteers based on da'wah events. The pattern and strategy of da'wah communication carried out by referring to surah An-Nahl verse 125, namely; namely Bil-hikmah, Mau'idzotul hasanah and Mujadalah billati iya ahsan. Da'wah bil hikmah is shown by the existence of a free attitude to make choices to be able to migrate and become a more pious person based on the level of each ability without coercion. Likewise Mau'idzotul Hasanah. Guiding gently so that they want to do better Mujadalah Billati Hiya Ahsan as an approach that prioritizes persuasive and assertive communication processes, encouraging the object of da'wah to think healthily and accept da'wah with gentle delivery without coercion. Using Burgoon's interaction adaptation theory which shows the desire of the Da'wah Project in line with the expectations and actions of the da'wah object by following a program that is flexible and adaptive to the conditions of the younger generation.