Jurnal Ilmiah Administrasita'
Jurnal Ilmiah Administrasita berfokus pada permasalahan utama dalam pengembangan ilmu administrasi publik yang ruang lingkupnya dikhususnya pada Pengembangan Administrasi, Manajemen dan Kebijakan Publik, Perencanaan Pembangunan, , Manajemen Pelayanan, Organisasi Publik, Pengembangan Sumber Daya Manusia, Desentralisasi dan Otonomi Daerah, Kepemimpinan, Inovasi Sektor Publik, otonomi daerah, dan birokrasi Pemerintahan, aparatur negara, desentralisasi dan E-Government.
Articles
192 Documents
PENGARUH PELABUHAN LAREA-REA DI KABUPATEN SINJAI TERHADAP KONDISI SOSIAL MASYRAKAT SEKITARNYA
Abd Haris;
Muhammad Takdi
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 8 No. 1 (2017): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Administrasi Publik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47030/administrasita.v8i1.128
Pembangunan dapat dikonseptualisasikan sebagai suatu proses perbaikan yang berkesinambungan atas suatu masyarakat atau suatu sistem sosial secara keseluruhan menuju kehidupan yang lebih atau lebih manusiawi. Penelitian ini bertujuan mengetahui dampak keberadaan pelabuhan Larea-rea di Kabupaten Sinjai terhadap kondisi sosial masyarakat sekitarnya. Penelitian ini dilaksanakan di sekitar kawasan pelabuhan Larea-rea Kabupaten Sinjai. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan caraobservasi dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan pelabuhan Larea-Rea pada kondisi sosial masyarakat memberikan dampak diantaranya kesempatan kerja masyarakat, yakni adanya penyerapan tenaga kerja bagi masyarakat sekitar pelabuhan Larea-rea. Etos kerja masyarakat juga semakin meningkat yang ditandai oleh kebutuhan masyarakat semakin tinggi sehingga semakin tinggipula kreativitas masyarakat untuk memperoleh penghasilan tambahan. Tingkat keamanan di sekitar pelabuhan Larea-rea relatif aman. Adapun, hal yang terkait dengan kondisi kesehatan, masyarakat memiliki kesadaran sendiri untuk memelihara kebersihan sehingga kesehatan masyarakat jarang terganggu. Selanjutnya, pada jasa transportasi, keadaan transportasi, keadaan transportasi mulai membaik ditandai dengan akses jalan yang telah diperbaiki sehingga kendaraan yang dari arah pelabuhan menuju ke kota tergolong lancar. Pada kondisi ekonomi masyarakat, pelabuhan Larea-rea memberikan dampak dengan adanya penambahan pendapatan yang diperoleh masyarakat sekitar, baik yang berprofesi sebagai patani, nelayan, maupun petani tambak.
STRATEGI PROMOSI POTENSI PARIWISATA DI KABUPATEN SINJAI
Muhlis Hajar Adiputra
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 8 No. 1 (2017): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Administrasi Publik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47030/administrasita.v8i1.129
Tipe penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data yakni data primer melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan yang digunakan yakni pegawai dalam lingkup Kantor Kebudayaan dan Pariwisata, masyarakat serta Informan lain yang mengetahui terkait dengan penelitian yang akan dilakukan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis interaktif dengan cara Reduksi data dan Penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian memberikan kesimpulan bahwa strategi promosi penawaran pariwisata melalui periklanan, promosi penjualan dan pemasaran langsung sangat perlu untuk dilakukan. Orang akan lebih tertarik pada sebuah tempat wisata apabila melihat promo wisata tersebut lewat televisi/iklan daripada lewat brosur ataupun surat kabar. Adapun jenis periklanan yang telah dilakukan adalah melalui media cetak, media elektronik. Strategi penawaran pariwisata melalui promosi penjualan dengan pemberian diskon dalam kegiatan lingkup secara global mutlak diberikan. Upaya promosi pariwisata melalui penjualan telah dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata melalui brosur, leaflat, majalah, dan media elektronik. Begitupun strategi penawaran pariwisata melalui pemasaran langsung. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata telah melakukan promosi media seperti yang telah dilaksanakan, adapunaksesnya bisa dilihat melalui internet melalui link www.sinjai.go.id dan tourismsinjai.go.id. Kendala-kendala promosi seperti sumber daya manusia akan penguasaan bahasa asing sangat perlu dimiliki petugas/pegawai Dinas Pariwisata. Mengingat kunjungan wisatawan yang membutuhkan guide (pemandu wisata). Sarana dan prasana juga dapat mempengaruhi dalam melakukan promosipenawaran pariwisata. Sarana dan infrastruktur menjadi daya tarik untuk mempromosikan wisata sinjai dalam orientasi global. Mengenai sarana dan prasarana yang dimiliki Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sudah mendukung namun perlu ditingkatkan mengingat adanya destinasi wisata yang direvitalisasi. Sedangkan latar belakang pendidikan pegawai yang tidak berasal dari bidang pariwisata tidak begitu mempengaruhi akan tetapi tergantung dari semangat dan kemampuannya dalam mempromosikan pariwisata. Mengenai latar belakang pendidikan yang dimiliki Pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata terdiri dari sarjana pariwisata sekitar 4 (empat) orang dan yang lainnya terdiri dari spesifikasi ilmu sosial, ekonomi dan pemerintahan. Tapi semua latar belakang pendidikan yang dimiliki pada akhirnya bersinergis bersama-sama membangun pariwisata di Kabupaten Sinjai
EKTIVITAS PELAYANAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN TERHADAP TENAGA PENDIDIK PADA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SINJAI
Baharuddin
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 8 No. 1 (2017): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Administrasi Publik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47030/administrasita.v8i1.130
Pendidikan merupakan suatu yang harus diupayakan oleh suatu Negara untuk meningkatkan taraf hidup bangsa, penyelenggaraan pendidikan sebagai usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat bangsa dan Negara. Peran tenaga pendidik untukmenciptakan suasana pendidikan yang bermakna, menyenangkan, kreatif dinamis dan dialogis menjadikan perlunya tenaga pendidik memiliki komitmen profesionalisme untuk meningkatkan mutu pendidikan sesuai dengan kedudukan dan kepercayaan yang diberikan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memperoleh gambaran umum tentang tingkat keefektifan pelayanan administrasi kepegawaian terhadap tenaga pendidik lingkup Dinas Pendididkan KabupatenSinjai serta faktor penghambat dan pendukung. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara dan angket yang diperoleh dari responden dengan sampel sebanyak 248. Kesimpulan bahwa untuk meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi kepegawaian terhadap tenaga pendidik pada Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai perlu adanya perbaikan dan peningkatan kinerja pegawai dalam memberikan pelayanan, agar kualitas pelayanan administrasi yang diberikan pada masa yang akan datang menjadi lebih baik dan meningkat. Untuk itu kiranya yang harus dilakukan regenerasi pegawai yang lebih berkualitas di Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai terkhusus pada sub bagian kepegawaian, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan baik secara formal maupun informal, penambahan jumlah prasarana dan sarana yang dapat menunjang kualitas pelayanan administrasi kepegawaian yang baik.
STRATEGI DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA DALAM MENINGKATKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN DESA DI KABUPATEN SINJAI
Jusniaty;
Mursak
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 10 No. 2 (2019): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Administrasi Publik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47030/administrasita.v10i2.146
Penelitian ini dilaksanakan selama 1 (satu) tahun dengan lokasi penelitian pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sinjai serta beberapa desa yang ada di Kabupaten Sinjai. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara pengumpulan dokumen yang berkaitan dengan wacana penelitian, wawancara dan observasi langsung di lapangan. Sedangkan untuk analisis data meliputi pengumpulan data, mereduksi data, penilaian data (Pengelompokan data primer dan sekunder) dan menginterpretasikan data yang dilakukan dengan cara menganalisis secara kritis data yang terkumpul dan pada akhirnya sampai kepada suatu kesimpulan. Dari penelitian yang telah dilakukan, diperoleh data bahwa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam tata kelola pemerintah desa, telah menyiapkan rencanarencana strategis dalam mendukung tercapainya visi misi organisasi tersebut. Hal ini terlihat dari program-program kerja yang telah ditetapkan sebagai program dan kegiatan tahunan senantiasa diarahkan untuk perwujudan visi misi organisasi. Namun demikian, tantangan dalam penyelenggaraan strategi-strategi yang telah ditetapkan dalam program dan kegiatan tahunan tersebut masih tetap menemui kendala. Hal ini dikarenakan oleh faktor sumber daya manusia, sarana dan prasarana serta melemahnya dukungan masyarakat yang perlu menjadi perhatian khusus dalam pelaksanaan program. Tantangan tersebut menjadi faktor yang mempengaruhi kinerja Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sinjai dalam tata kelola pemerintahan desa.
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEPEMIMPINAN (DIKLATPIM) IV PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA APARATUR (BKPSDMA) KABUPATEN SINJAI
Nursaifullah;
Zulkifli Arifin
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 10 No. 2 (2019): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Administrasi Publik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47030/administrasita.v10i2.147
The purpose of this study was to determine the effectiveness of the Implementation of Leadership Education and Training (DIKLATPIM) IV at the Personnel Development and Human Resources Development Agency (BKPSDMA) Sinjai Regency. This type ofresearch is qualitative, data collection techniques namely observation, interviews and documentation. The informant was the Chair of the Diklatpim IV Executive Committee, Widyaswara, an employee who had participated in the training for the past two years.Data analysis techniques by data reduction, data presentation and conclusions. Based on the results of the discussion of the research results, it is known that at the stage of diagnosing the need for organizational change, in this stage it has run well as evidenced by the participants being able to collect and manage information, identify alternatives and determine the best alternative choices because participants have been taught the conception of creative and innovative thinking in training activities . The commitment building stage, in this stage the participants are able to establishcooperation and cohesiveness within the organization and are able to implement appropriate disciplinary behavior promises of concern for the quality of the results of cooperation, honesty, and responsibility because they have been taught to build jointcommitment in training activities. The stage of designing change, in this stage the participant is able to compile an innovative project design change related to the activity of the tasks and functions of the organization because it has been taught the introduction of self potential and emotional intelligence in training activities. In the leadership laboratory stage, in this stage the participants were directed to implement the change project in accordance with the activities related to the tasks and functions of the unit involving the stake holders because they had been taught the leadership laboratory in the training activities. Evaluation phase, in this stage participants can present the project changes produced in accordance with the milestone accompanied by evidence in the form of notes / transcripts written / audio / visual, photos, attendance lists and so on because participants have been guided in training activities. The results of the study concluded that the Implementation of Leadership Education and Training (DIKLATPIM) IV at the Personnel Development and Human Resources Development Agency (BKPSDMA) Sinjai District had been running effectively.
KAPASITAS PEMERINTAH DESA DALAM MEWUJUDKAN PROGRAM PRIORITAS DESA DI WILAYAH PESISIR KABUPATEN SINJAI
Muhammad Takdir;
Jusniaty
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 10 No. 2 (2019): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Administrasi Publik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47030/administrasita.v10i2.148
Penelitian ini didasari oleh adanya program pembangunan prioritas oleh KEMENDES merupakan kepedulian pemerintah pusat terhadap pengelolaan potensi yang ada di desa. Hal ini akan terintegrasi apabila didukung dengan kemampuan kepala desa untuk memberdayakan masyarkat dalam pengelolaan sumberdaya alam sesuai dengan potensi desa masing masing. Program pembangunan prioritas desa meliputi pengembangan produk uggulan desa sesuai dengan potensi desa, mendorong BUMDESuntuk meningkatkan kapasitas manajemen sekaligus akses pasar, Pembangunan embung desa untuk mendorong produktivitas pertanian dan keempat adalah pembangunan sarana olah araga. Tujuan penelitian ini akan menjelaskan bagaimana kemampuan kepala desa dalam pelaksanaan pembangunan di wilayahnya masing-masing yang telah didukung dengan anggaran yang bersumber dari APBN dan APBD serta menyesuaikan program pembangunan yang diprioritaskan oleh kementrian pedesaan. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif melihat fenomona secara langsung pada lokasi penelitian serta pengumpulan data baik data primer dan data sekunder terkait dengan permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian ini mengungkap permasalahan tentang rendahnya kemampuan kepala desa dalam pelaksanaan pembangunan yang prioritas,dilihat dari laporan realisasi pelaksanaan pembangun untuk desa diwilayah pesisir Kabupaten Sinjai, penggunaan anggaran untuk pemberdayan dan pembinaan kemasyarakatan sangat rendah di bandingkan dengan bidang penyelenggaraan pemerintahan di setiap desa.
A COMMUNICATIVE STYLES IN ENGLISH MEETING
Sri Rahayu Juniati Rahayu Juniati
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 10 No. 2 (2019): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Administrasi Publik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47030/administrasita.v10i2.150
There are four skills that should be students or people know in learning English. They are listening, reading, speaking and writing. Speaking is one of skill that many people quite difficult to do because some of them feel nervous or anxious so that they would not know what shoul they say. English meeting is one of place that facilitate the students or people to increase their speaking English proficiency. When they speak, they use a communication strategies to reduce their nervous. Therefore, in this study will investigate the communicative styles that they use. This study aim to find out the dominant communicative style used in English meeting and explore how the speakers communicative style influence their achievement in acquiring English. This paper is based on recorder that taken from one of English meeting club in STISIP Muhammadiyah Sinjai called YES (Younger English of STISIP Muhammadiyah Sinjai). To collect data, the researcher recorded the English meeting activity. The recording was obtained, transcribed, and analyzed by using discourse analysis. The communicative styles used was discussed based on the communciative styles of Mahmud (2017). The finding shows that the speakers utilise the communicative style in speaking. Their communicative style involves of speech acts, discourse markers, language choices, address terms and the inclusion of regional terms derived from the Bugis- Sinjai language such as additional –mi, -ji. Finding of this study are useful in process of learning English that occur in English meeting in which there will be various expression that are produced by the speakers in English meeting.
PENGUATAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA DI KECAMATAN SINJAI TENGAH KABUPATEN SINJAI
Mursak;
Muhammad Takdir
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 10 No. 2 (2019): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Administrasi Publik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47030/administrasita.v10i2.151
Penelitian ini dilaksanakan selama 1 (satu) tahun dengan lokasi penelitian di Kecamatan Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai. Tahapan metode dalam penelitian ini yakni dengan cara analisis terhadap data yang telah diperoleh, dilakukan dengan mendasarkan kepada asumsi jawaban dari pertanyaan penelitian yang telah dibuat, dengan melalui tahapan dalam bentuk tujuan penelitian yang ingin dicapai. Dalam hal ini proses kegiatan analisis data meliputi a) tahap pengumpulan data, b) mereduksi data untuk mendapatkanpokok-pokok tema yang dianggap memiliki relevansi dengan masalah penelitian, c) penilaian data, yang dilakukan dengan cara mengkategorikan data primer dan data sekunder dengan sistem pencatatan yang relevan, d) menginterpretasikan data, yang dilakukan dengan cara menganalisis secara kritis data yang terkumpul dan pada akhirnya sampai kepada suatu kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Penguatan nilai-nilai kearifan lokal dalam penyelenggaraan pemerintahan Desa di Kecamatan Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai dimana sub indikator yang diteliti berupa pelayanan tertulis, pelayanan lisan dan pelayanan perbuatan dikatakan sudah cukup baik. Setiap aparat Desa yang merupakan lebih mendominasi memberikan layanan lisan. Warga masyarakat juga memberikan penilaian atas pelayanan yang diberikan oleh aparat Desa di Kecamatan Sinjai Tengah sudah cukup baik, dimana mereka melayani masyarakat penuh dengan rasa kekeluargaan, santun, memiliki tata kramah yang baik, bahasa yang mudah dimengerti serta cepat menanggapi apa yang diingini masyarakat.
ALIANSI MASYARAKAT ADAT NUSANTARA (AMAN) SULAWESI SELATAN DALAM PROSES LAHIRNYA PERDA PENGAKUAN MASYARAKAT ADAT AMMATOA KAJANG KABUPATEN BULUKUMBA
Hartati Malkab
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 10 No. 2 (2019): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Administrasi Publik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47030/administrasita.v10i2.152
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran AMAN Sulawesi Selatan dalam proses lahirnya Peraturan daerah Kabupaten Bulukumba Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pengukuhan, Pengakuan dan Perlindungan Hak Masyarakat Hukum Adat AmmatoaKajang di Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi dengan pendekatan kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai interviewer dengan pedoman wawancara multi-terstruktur dandokumentasi. Subjek penelitian adalah AMAN Sulawesi Selatan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Peran AMAN Sulawesi Selatan Dalam Proses Lahirnya Perda Pengakuan Masyarakat Adat Ammatoa Kajang terlihat secara nyata dengan tergabungnya AMAN dalam tim gugus tugas yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Bulukumba. Dalam tim gugus tugas AMAN bertugas sebagai penyusun kerangka hukum sesuai dengan kesepakatan tim gugus tugas, tugas yang dimaksud berkaitan dengan Naska Akademik dan Draf Perda. Perumusan peraturandaerah tentang perlindungan dan pengukuhan masyarakat hukum adat Amatoa Kajang adalah sebuah contoh model dari proses pembuatan hukum partisipatif, yang merupakan gambaran bentuk baru dari pembuatan peraturan-peraturan hukum di Indonesia. Proses ini bertujuan untuk melindungi budaya dan hutan adat masyarakat Ammatoa Kajang. Berkaitan dengan peran AMAN dapat pahami bahwa keberadaan sebuah lembaga Non Pemerintah yakni AMAN termasuk lembaga lainnya dalam mengawal serta menyusun naska akademik dan draf perda menjadi sangat penting untuk menghidari benturanbenturan yang sejalan dengan dampak yang akan di timbulkan oleh lahirnya perda. Terlebih jika hal tersebut berkaitan dengan kesesuaian hukum. Seperti yang dialami pemerintah daerah Bulukumba saat mengajukan perda hutan adat sebelumnya. Terlihat keterlibatan masyarakat adat tidak maksimal dalam penyusunan Perda, sehingg penentuan wilayah adat menjadi perdebatan utama dalam proses penyusunan naska atau draf Perda.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN PARTISIPATIF TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN DIDINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SINJAI
Ernawati
Jurnal Ilmiah Administrasita' Vol. 10 No. 1 (2019): Edisi Juni
Publisher : Program Studi Administrasi Publik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47030/administrasita.v10i1.153
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan partisipatif terhadap pengambilan keputusan di Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai. Jenis penelitian ini adalah metode survey dengan pendekatan asosiatif kuantitatif, yaitu penelitian untuk mengetahui hubungan dua variable atau lebih sehingga dapat memberikan gambaran secara lengkap dan mendalam tentang gaya kepemimpinan yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan di Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai. Olehnya itu, variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas dan variabel terikat. Variable bebas yang di simbol dengan X yaitu gaya kepemimpinan partisipatif dan variable terikat yang di simbol dengan Y yaitu pengambilan keputusan. Sampel dalam penelitian ini adalah keseluruhan dari populasi yaitu sebanyak 88 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh gaya kepemimpinan partisipatif terhadap pengambilan keputusan di Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai.