cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
affanramadhan@atidewantara.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
affanramadhan@atidewantara.ac.id
Editorial Address
Jalan KH Ahmad Razak 2 No 7
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Abdimas Singkerru
ISSN : -     EISSN : 27767477     DOI : -
Abdimas Singkerru adalah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat yang menerbitkan artikel pengabdian dalam berbagai disiplin ilmu diantaranya teknologi terapan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, sosial humaniora, dan hukum. Tujuan jurnal ini untuk memfasilitasi para akademisi dan praktisi dalam menerbitkan hasil karya-karya inovasi secara luas dalam pengembangan dan penyelesaian permasalahan dalam kehidupan masyarakat.
Articles 104 Documents
Pendampingan Pembelajaran Bahasa Inggris Dasar melalui Pendekatan Communicative Language Teaching bagi Pembelajar EFL Pemula di Kota Palangkaraya Nur Annisa Fitri; Nur Aini Shofiya; Nicha Chairunnisa Azahra; Selvi Selvi; Dewi Wijaya Putri; Zaitun Qamariah; Rahmadi Nirwanto
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.393

Abstract

Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris menjadi kebutuhan penting pada era globalisasi karena mendukung akses terhadap pendidikan, informasi, teknologi, dan peluang pengembangan karier. Namun, pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing pada tingkat pemula masih menghadapi keterbatasan penguasaan kosakata dan struktur bahasa sederhana, rendahnya kepercayaan diri, serta minimnya kesempatan untuk mempraktekkan bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya kegiatan pendampingan yang tidak hanya menekankan penguasaan materi kebahasaan, tetapi juga memberikan pengalaman menggunakan bahasa secara langsung, aktif, dan bermakna. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa pendampingan edukatif-partisipatif yang bertujuan mengoptimalkan pemahaman dan kemampuan komunikasi bahasa Inggris dasar pada komunitas belajar informal di Kota Palangka Raya. Kegiatan melibatkan tujuh pembelajar bahasa Inggris tingkat pemula dan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu pengenalan bahasa Inggris dasar, penerapan pendekatan Communicative Language Teaching, dan praktik komunikasi bahasa Inggris. Teknik pelaksanaan meliputi penyampaian materi interaktif, diskusi, tanya jawab, kegiatan berbasis tugas, permainan peran, simulasi wawancara, percakapan berpasangan, serta latihan tertulis sederhana. Evaluasi dilakukan menggunakan tanya jawab awal, lembar observasi partisipasi, lembar kerja, praktik percakapan sederhana, dan refleksi peserta. Data hasil kegiatan dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan kemampuan awal dan akhir peserta berdasarkan pemahaman materi, keaktifan, ketepatan penggunaan struktur bahasa, keberanian, dan kemampuan berkomunikasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta terlibat aktif dalam setiap tahapan pembelajaran. Peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai kosakata, penggunaan to be, bentuk dasar kata kerja, dan bentuk negatif dalam kalimat sederhana. Peserta juga mulai mampu menyusun kalimat serta melakukan percakapan singkat mengenai aktivitas sehari-hari dengan tingkat keberanian dan kepercayaan diri yang lebih baik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan bahasa Inggris dasar dalam lingkungan non formal dan komunikatif dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk menguatkan partisipasi, pemahaman kebahasaan, dan kemampuan komunikasi dasar pembelajar tingkat pemula.
Pendampingan Belajar Kreatif Berbasis Masyarakat untuk Mengurangi Dampak Penggunaan Gadget terhadap Motivasi Belajar Anak Monica Sari; Muhammad Satiri; Khusnul Khotimah; Yuyun Fatihatu Rohimah; Deni Rusli
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.412

Abstract

Penggunaan gadget yang tidak terkontrol pada anak usia dini berpotensi menurunkan motivasi belajar apabila tidak diimbangi dengan pendampingan dari orang tua dan lingkungan. Kondisi tersebut juga ditemukan pada anak usia 4–9 tahun di Kelurahan Bendung, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, yang menunjukkan rendahnya minat belajar, tingginya intensitas penggunaan gadget untuk hiburan, serta terbatasnya pendampingan belajar di rumah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat motivasi belajar anak melalui penguatan peran orang tua dan penyediaan aktivitas pembelajaran yang lebih menarik. Program dilaksanakan selama tiga bulan dengan sasaran 20 anak usia 4-9 tahun beserta orang tua melalui tiga kegiatan utama, yaitu edukasi literasi digital bagi orang tua, pendampingan belajar kreatif, serta permainan edukatif dan kompetisi pembelajaran. Monitoring dan evaluasi dilakukan melalui observasi selama kegiatan berlangsung serta diskusi dengan orang tua untuk mengetahui perubahan perilaku belajar peserta. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa edukasi literasi digital memperkuat pemahaman orang tua mengenai pendampingan penggunaan gadget secara bijaksana. Pendampingan belajar kreatif dan permainan edukatif mendorong partisipasi yang lebih aktif, minat membaca, serta kepercayaan diri anak selama mengikuti kegiatan pembelajaran. Selain itu, teramati berkurangnya penggunaan gadget pada waktu belajar dan semakin tingginya antusiasme peserta dalam mengikuti setiap kegiatan. Program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, orang tua, dan masyarakat mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif sehingga dapat menjadi alternatif pemberdayaan masyarakat dalam memperkuat motivasi belajar anak di era digital.
Transedukasi dalam Lanskap Bahasa dan Sastra untuk Peningkatan Daya Kritis Mahasiswa Andi Karman; Muhammad Saleh; Syamsudduha Syamsudduha; Usman Usman; Asri Ismail
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.413

Abstract

Transformasi digital memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam memperoleh dan menyebarkan informasi, tetapi juga menghadirkan persoalan berupa disinformasi, bias, manipulasi bahasa, polarisasi pandangan, serta rendahnya kebiasaan memeriksa kredibilitas sumber. Kondisi tersebut membutuhkan penguatan daya kritis agar mahasiswa mampu memahami penggunaan bahasa, mengevaluasi informasi, mengenali bias, dan menyampaikan tanggapan berdasarkan alasan serta bukti. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat daya kritis mahasiswa melalui transedukasi dalam lanskap bahasa dan sastra. Kegiatan melibatkan sekitar 75 mahasiswa dan unsur civitas academica melalui rangkaian edukasi transedukasi dalam lanskap bahasa dan sastra, diskusi dan analisis wacana kritis, serta refleksi dan evaluasi literasi kritis. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, pembahasan contoh wacana bahasa dan media digital, diskusi interaktif, serta refleksi peserta. Penilaian pemahaman menunjukkan skor rata-rata 2,80 sebelum kegiatan dan 4,26 setelah kegiatan. Penilaian peserta terhadap keseluruhan pelaksanaan memperoleh rata-rata 88,4% dengan kategori sangat baik. Refleksi peserta menunjukkan kesadaran mengenai ketidaknetralan bahasa, pentingnya verifikasi informasi dan pengenalan bias digital, serta fungsi sastra sebagai ruang empati, refleksi, dan kritik sosial. Keberlanjutan kegiatan diarahkan pada aktivitas praktis berupa analisis berita dan media sosial, dokumentasi lanskap bahasa, diskusi sastra berbasis persoalan sosial, dan latihan verifikasi informasi.
Program Bank Sampah sebagai Sistem Pengelolaan Berbasis Masyarakat dalam Mengurangi Sampah di Kecamatan Balikpapan Tengah Yosephin Satria Utami; Asbudi Asbudi; Anwar Alaydrus; Imam Syahid
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.416

Abstract

Pengelolaan sampah di Kecamatan Balikpapan Tengah masih menghadapi persoalan berupa belum meratanya pemahaman masyarakat mengenai pemilahan sampah, belum optimalnya operasional bank sampah, serta terbatasnya pemanfaatan sampah organik dan anorganik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui penguatan pemahaman, praktik bank sampah, dan pemanfaatan sampah yang masih dapat diolah. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan di Kecamatan Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, melalui tiga bentuk kegiatan, yaitu edukasi sistem pengelolaan sampah, program bank sampah, serta pendampingan daur ulang dan pengolahan kompos. Edukasi dilaksanakan melalui penyampaian materi dan diskusi mengenai jenis sampah, pemilahan dari sumber, prinsip 3R, serta alur pengelolaan sampah. Program bank sampah dilaksanakan melalui praktik pengumpulan, pemilahan, penimbangan, pencatatan, dan penyaluran sampah terpilah. Pendampingan daur ulang dan pengolahan kompos dilakukan melalui praktik pemanfaatan sampah anorganik dan pengolahan sampah organik. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana sesuai rencana dengan keterlibatan masyarakat dan pengelola bank sampah. Indikator pelaksanaan berupa terlaksananya edukasi, praktik pengelolaan bank sampah, daur ulang, dan pengolahan kompos dapat dicapai. Keberlanjutan diarahkan melalui pemilahan dan penyetoran sampah secara rutin, pencatatan kegiatan, pengolahan sampah, serta koordinasi antara masyarakat, pengelola, pemerintah, dan mitra terkait.

Page 11 of 11 | Total Record : 104