cover
Contact Name
Syamruddin
Contact Email
syambatubara@lkd-pm.com
Phone
+62 21 74771224
Journal Mail Official
journalsociety@lkd-pm.com
Editorial Address
Jalan Kiwi IV No. 7, Griya Pamulang Estate, Pamulang Timur, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Indonesian Journal of Society Engagement (IJSE)
ISSN : 27237532     EISSN : 27237524     DOI : 10.33753
Indonesian Journal of Society Engagement (IJSE) merupakan jurnal tahunan yang membahas praktik dan proses keterlibatan masyarakat. Jurnal ini terbit tiga kali setahun (April, Agustus, dan Desember). Untuk itu kami menyediakan forum bagi para akademisi, praktisi, dan perwakilan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan merefleksikan praktik-praktik yang berkaitan dengan rangkaian penuh aktivitas masyarakat yang diikutsertakan. Jurnal ini merupakan online peer-review yang didedikasikan untuk publikasi penelitian berkualitas yang berfokus pada penelitian, implementasi, kebijakan tentang keterlibatan masyarakat. Kami berharap jurnal ini dapat menyebarkan isu-isu pelibatan masyarakat di seluruh Indonesia. Indonesian Journal of Society Engagement diterbitkan oleh Lembaga Kajian Demokrasi dan Pemberdayaan Masyarakat (LKD-PM). Jurnal ini memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan terperinci dari berbagai pemahaman dan praktik yang terkait dengan layanan masyarakat. Keterlibatan Masyarakat berarti pengembangan masyarakat, layanan masyarakat, pemberdayaan masyarakat, penjangkauan masyarakat, dan penelitian tindakan. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (JPkM) Indonesian Journal of Society Engagement (IJSE) secara khusus menitikberatkan pada permasalahan pokok dalam pengembangan ilmu-ilmu di bidang pengabdian kepada masyarakat di antaranya : 1. Penyuluhan, Sosialisasi, dan Pemberian Informasi. 2. Layanan Masyarakat, Kelompok, dan Ketahanan Pangan Lokal. 3. Pengembangan dan Pembangunan SDM serta Peningkatan Kualitas Masyarakat. 4. 4. Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, dan 5. Pendampingan Desa dan Daerah Twertinggal. 6. Pemberdayaan Masyarakatdan Akses Sosial. 7. Peningkatan Ekonomi Masyarakat. 8. 8. Pengabdian Komunitas Mahasiswa. 9. Pemberdayaan UMKM dan Koperasi. 10. Kawasan PerbatasandanKawasan Kurang Berkembang. 11. Peningkatan kemampuan penggunaan teknologi informasi bagi masyarakat. 12. Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 91 Documents
Pelatihan dan Bantuan Dalam Program Pemberdayaan Ekonomi Pada Masa Pandemi COVID-19 di RT 003/RW 006, Desa Kabasiran, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor Citra Eliyani; Sulistiyani Sulistiyani; Krida Puji Rahayu; Siti Aesah; Kiki Dwi Wijayanti
Indonesian Journal of Society Engagement Vol. 1 No. 1: Agustus 2020
Publisher : Lembaga Kajian Demokrasi dan Pemberdayaan Masyarakat (LKD-PM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33753/ijse.v1i1.11

Abstract

The purpose of Community Service is as a form of application of Higher Education Tri Darma, friendship between lecturers, administrators, and residents of parung Panjang village especially in RT 003 / RW 006. , but the wheel of their lives continues to rotate in balance without flaws. For that reason, as an initial solution is to provide processed food ingredients, namely by providing aid packages in the form of rice, cooking oil, sugar, instant food and others so that the needs of residents who have to leave the house to look for income can be handled. This is what was done by us through Community Service Activities for the villagers of Paras Panjang Panjang Regency, Bogor District, who mostly worked as scavengers and daily factory workers. This aid package in the form of staples was given right to the residents, according to a survey that had been carried out before the day of service, it was noted the condition of the residents of Kabasiran village RT 003 / RW 006 who received priority assistance. The socialization was carried out by distributing leaflets about Covid-19 and steps to maintain health independently, as well as socialization on financial management in times of crisis aimed at minimizing the emergence of new problems, so that in addition to preventing and breaking the chain of virus transmission, residents could also use income that obtained more wisely. Abstrak Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah sebagai bentuk aplikasi Tri Darma Perguruan Tinggi, silaturahmi antar dosen, pengurus, dan warga desa kabasiran parung panjang khususnya di RT 003/ RW 006. Bagaimana mendukung warga supaya konsisten bertahan dalam rumah, tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran virus, tetapi roda kehidupan mereka tetap berputar seimbang tanpa kekurangan. Untuk itu sebagai solusi awal adalah dengan memberikan bahan-bahan makanan yang diolah yaitu dengan memberikan paket bantuan berupa beras, minyak goreng, gula, makanan instan dan lain-lain sehingga kebutuhan warga yang harus keluar rumah guna mencari penghasilan dapat tertangani. Inilah yang dilakukan oleh kami melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat terhadap warga desa kabasiran parung panjang, kabupaten Bogor, yang sebagian besar bekerja sebagai pemulung dan buruh pabrik harian. Paket bantuan berupa bahan pokok ini diberikan tepat sasaran terhadap warga, sesuai survei yang sudah dilaksanakan sebelum hari H pengabdian, sudah tercatat kondisi warga  desa kabasiran RT 003/ RW 006 yang mendapat prioritas bantuan. Sosialisasi dilakukan dengan membagikan selebaran tentang Covid-19 dan langkah-langkah menjaga Kesehatan secara mandiri, sekaligus Sosialisasi tentang pengelolaan keuangan di masa krisis yang bertujuan meminimalisir munculnya  masalah- masalah baru, sehingga selain mencegah dan memutus rantai penyebaran virus, warga juga dapat menggunakan penghasilan yang diperoleh dengan lebih bijaksana. Kata Kunci: bantuan; sosialisasi; pandemi covid-19
Pelatihan Manajemen Referensi Mendeley Bagi Peneliti di Provinsi Banten Kusworo Kusworo; Nasmal Hamda; Purwati Yuni Rahayu; Heri Indra Gunawan; Fitra Jaya
Indonesian Journal of Society Engagement Vol. 1 No. 2: Desember 2020
Publisher : Lembaga Kajian Demokrasi dan Pemberdayaan Masyarakat (LKD-PM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33753/ijse.v1i2.12

Abstract

The community service undertaken aims to provide training to the reseacher in Province of Banten about the importance of producing quality scientific papers. Specifically, this training  provides  the  opportunity  for  participants  to  practice  directly  how  to  write  scientific  papers using Mendeley software for reference used in the paper. Mendeley is a computer and web program developed by Elsevier to manage and share research papers, search for research data, and work together online. Posts made with Microsoft Word, Open Office or LaTex can be linked to Mendeley software so that citations and reference lists (bibliography) can be arranged automatically. The activities carried out involve the reseacher  In province of banten. The response from the participants is positive which can be  seen from their active participation during the activity. They also find the training really useful to help them become more productive teachers by writing more scientific papers using Mendeley. Abstrak Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk memberikan pelatihan ke peneliti di Provinsi Banten akan pentingnya menghasilkan karya tulis ilmiah yang berkualitas. Secara spesifik, pelatihan ini memberikan kesempatan ke para peserta untuk praktik langsung bagaimana menulis karya ilmiah dengan menggunakan software Mendeley untuk referensi rujukan yang digunakan dalam karya tulis. Mandeley merupakan program komputer dan web yang dikembangkan Elsevier untuk mengelola dan berbagi penelitian, mencari data penelitian, dan bekerjasama secara daring. Tulisan yang dibuat dengan  Microsoft Word, Open Office atau LaTex bisa dihubungkan dengan software Mendeley sehingga sitasi dan daftar referensi (bibliography) bisa disusun secara otomatis.  Kegiatan yang dilaksanakan diikuti oleh para peneliti di Provinsi Banten.  Peserta  merespon  kegiatan  ini  dengan  sangat  positif  yang  bisa  dilihat dari keaktifan mereka selama kegiatan berlangsung. Lebih jauh mereka merasa pelatihan sangat berguna dalam membantu mereka menjadi peneliti yang lebih produktif untuk menulis lebih  banyak karya ilmiah dengan menggunakan aplikasi Mendeley. Kata Kunci: mendeley; referensi; pengabdian kepada masyarakat; karya ilmiah
Pendekatan Circular Economy Dalam Pengelolaan Sampah Plastik di Karang Taruna Desa Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang Shanti Darmastuti; Intan Putri Cahyani; Afrimadona Afrimadona; Syarif Ali
Indonesian Journal of Society Engagement Vol. 1 No. 2: Desember 2020
Publisher : Lembaga Kajian Demokrasi dan Pemberdayaan Masyarakat (LKD-PM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33753/ijse.v1i2.13

Abstract

Various environmental problems that have occurred lately are more or less caused by the problem of garbage and waste from various activities of living things, especially humans. Therefore, good waste management is one of the solutions to current environmental problems. One of the main problems faced by partners is plastic waste management. Based on a preliminary field study conducted by the team, it was found that until now there had been no waste management activities carried out by the residents of Baros Village, both plastic waste management related to waste banks and plastic waste sorting. In this regard, one of the innovative solutions for plastic waste management is to apply the circular economy principle by sorting plastic waste and then managing and developing it to create a circular economy, which is recycling plastic waste into a product of economic value, so that can help people's economic life. In this case, through a circular economy approach, karang taruna gets socialization of a circular economy as a foundation in managing plastic waste. The activity began with coordination with officials in Baros Village and the board of the Setia Youth Organization, pretest, counseling, and continued with a posttest. The implementation of outreach activities is carried out online and only involves the karang taruna administrators due to the COVID-19 pandemic condition. From the results of the activities carried out, members of the karang taruna understand the importance of managing plastic waste to make it a commodity with economic value. Abstrak Berbagai permasalahan lingkungan yang terjadi belakangan ini sedikit banyak disebabkan oleh masalah sampah dan limbah dari berbagai aktivitas makhluk hidup, khususnya manusia. Oleh karena itu, pengelolaan sampah yang baik merupakan salah satu solusi dari permasalahan lingkungan saat ini. Salah satu kendala utama yang dihadapi mitra adalah pengelolaan sampah plastik. Berdasarkan studi lapangan pendahuluan yang dilakukan oleh tim, diketahui hingga saat ini belum ada kegiatan pengelolaan sampah yang dilakukan oleh warga Desa Baros, baik pengelolaan sampah plastik terkait bank sampah maupun pemilahan sampah plastik. Berkaitan dengan hal tersebut, salah satu solusi inovatif dalam pengelolaan sampah plastik adalah dengan menerapkan prinsip ekonomi sirkular dengan memilah sampah plastik kemudian mengelola dan mengembangkannya untuk menciptakan ekonomi sirkular, yaitu mendaur ulang sampah plastik menjadi produk yang bernilai ekonomis, sehingga dapat membantu kehidupan ekonomi masyarakat. Dalam hal ini melalui pendekatan ekonomi sirkuler, karang taruna mendapatkan sosialisasi ekonomi sirkuler sebagai landasan dalam pengelolaan sampah plastik. Kegiatan diawali dengan koordinasi dengan aparat di Desa Baros dan pengurus Karang Taruna Setia, pre test, penyuluhan, dan dilanjutkan dengan post test. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan dilakukan secara online dan hanya melibatkan pengurus karang taruna karena kondisi pandemi COVID-19. Dari hasil kegiatan yang dilakukan, anggota karang taruna memahami pentingnya pengelolaan sampah plastik untuk dijadikan komoditas yang bernilai ekonomis. Kata Kunci: ekonomi sirkular; sampah plastik; komoditas; karang taruna
Manajemen Kewirausahaan Bagi Para Penggiat Bisnis Pemula Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang Achmad Nur Sholeh; Ahmad Nazir; Nefo Indra Nizar; Ahmad Yani Nasution; Ivan Putranto
Indonesian Journal of Society Engagement Vol. 1 No. 2: Desember 2020
Publisher : Lembaga Kajian Demokrasi dan Pemberdayaan Masyarakat (LKD-PM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33753/ijse.v1i2.16

Abstract

This service activity aims to find out how the involvement of PR GP Ansor Kel. Petir. Kec. Cipondoh in entrepreneurship. To find out how to carry out entrepreneurial management at PR GP Ansor Kel. Petir, Kec. Cipondoh, to build a community with strong character, independent, productive, and creative and innovative in entrepreneurship. The method of approaching community encoding carried out on the management and members of the PR GP Ansor Kel. Petir, Kec. Cipondoh by using methods in the form of skills training through lectures, demonstrations, and questions and answers about entrepreneurship and business management. The results obtained in this service are that every community in this case PR GP Ansor Kel. Petir has the same opportunities as other people in running entrepreneurship and business. Running entrepreneurship and business management in today's era can be done by anyone, anytime, no. know the place and time and who the customers are. Abstrak Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keterlibatan PR GP Ansor Kel. Petir, Kec. Cipondoh dalam kewirausahaan. Untuk mengetahui bagaimana menjalankan manajemen kewirausaha. pada PR GP Ansor Kel. Petir, Kec. Cipondoh, untuk membangun masyarakat yang berkarakter kuat, mandiri, produktif, dan kreatif serta inovatif dalam berwirausaha. Metode pendekatan dalam pengandian masyarakat yang dilakukan pada pengurus dan anggota PR GP Ansor Kel. Petir, Kec. Cipondoh  dengan menggunakan metode dalam bentuk pelatihan keterampilan melalui ceramah, demontrasi, dan tanya jawab tentang manajemen kewirausahaan dan bisnis.  Adapun hasil yang didapatkan dalam pengabdian ini adalah setiap masyarakat dalam hal ini PR GP Ansor Kel. Petir memiliki peluang yang sama dengan masyarakat yang lainnya dalam menjalankan kewirausahaan dan bisnis. Menjalankan manajemen kewirausaha dan bisnis pada era sekarang ini dapat dilakukan oleh siapa saja, kapan saja tidak mengenal tempat dan waktu dan siapa pelanggannya. Kata Kunci: manajemen; kewirausahaan; penggiat bisnis
Strategi Pendampingan Terhadap Pelaku Wisata di Ekowisata Sunge Jingkem, Kampung Sembilangan, Desa Samudra Jaya, Kabupaten Bekasi Kusumajanti Kusumajanti; Ni Putu Eka Widiastuti; Asep Kamaluddin Nashir
Indonesian Journal of Society Engagement Vol. 1 No. 2: Desember 2020
Publisher : Lembaga Kajian Demokrasi dan Pemberdayaan Masyarakat (LKD-PM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33753/ijse.v1i2.17

Abstract

Business in Era 4.0 uses a lot of information from internet-based digital media. The world of tourism has a very promising business opportunity for tourism entrepreneurs. Sunge Jingkem in Samudra Jaya Village, Bekasi Regency is a tourism business pioneered by young people, especially from Kampung Sembilangan. The development of the area that was originally only a fishing village turned into a tourist area has become the background for the development of Sunge Jingkem Ecotourism. The main profession of residents in Kp. Sembilang as fishermen is considered not able to do optimally because of fish availability, competition, weather, and pollution, so they have to look for alternative income. Community service carried out by a team from the Jakarta Veteran National Development University in collaboration with the Bekasi District Research and Development Agency aims to create a mentoring strategy for tourism actors to create alternative employment opportunities through Ecotourism by promoting collaboration and creativity. The method of mentoring carried out for tourism actors in Kampung Sembilang, Samudra Jaya Village starts from extracting information directly to the object of guidance, then carrying out FGDs involving tourism actors, and finally direct guidance to tourism actors. Tourism actors consisting of Managers, Local Governments, and Travelers undertake efforts to foster communication so that collaboration can be created, creative ecotourism management, and in the end, the objectives of this guidance can be achieved. Sunge Jingkem Ecotourism is an alternative for fishermen to have additional income apart from being traditional fishermen. Abstrak Bisnis di Era 4.0 ini banyak memanfaatkan informasi dari media digital berbasis internet. Dunia Pariwisata memiliki peluang bisnis yang sangat menjanjikan bagi para pelaku usaha wisata. Sunge Jingkem di Desa Samudra Jaya, Kabupaten Bekasi merupakan usaha wisata yang dipelopori oleh para pemuda khususnya dari Kampung Sembilangan. Pengembangan wilayah yang semula hanya desa nelayan berubah menjadi daerah wisata menjadi latar belakang pengembangan di Ekowisata Sunge Jingkem.  Profesi utama penduduk di Kp. Sembilangan sebagai nelayan dinilai sudah tidak bisa dilakukan secara optimal dikarena faktor ketersediaan ikan, persaingan, cuaca dan pencemaran sehingga mereka harus mencari alternatif penghasilan. Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan oleh tim dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta bekerjasama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Bekasi bertujuan untuk membuat strategi pendampingan pada para pelaku wisata dalam upaya menciptakan lapangan pekerjaan alternatif melalui Ekowisata dengan mengedepankan kolaborasi dan kreativitas. Metode pendampingan yang dilakukan kepada pelaku wisata di Kampung Sembilang, Desa Samudra Jaya dimulai dari penggalian informasi secara langsung ke objek pembinaan, kemudian melaksanakan FGD dengan melibatkan para pelaku wisata, dan terakhir dilaksanakan pembinaan langsung ke pelaku wisata. Pelaku wisata yang terdiri dari Pengelola, Pemerintah Daerah, dan Pelancong dilakukan  upaya pembinaan komunikasi sehingga dapat tercipta kolaborasi, pengelolaan ekowisata yang kreatif, dan pada akhirnya dapat tercapai tujuan pembinaan ini. Ekowisata Sunge Jingkem sebagai salah satu alternatif bagi nelayan untuk memiliki penghasilan tambahan selain sebagai nelayan tradisional. Kata Kunci: komunikasi; ekowisata; pelaku wisata
Peningkatan Literasi Perbankan Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP): Bank Mempermudah Transaksi Kita Kery Utami; Masripah Masripah
Indonesian Journal of Society Engagement Vol. 1 No. 2: Desember 2020
Publisher : Lembaga Kajian Demokrasi dan Pemberdayaan Masyarakat (LKD-PM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33753/ijse.v1i2.19

Abstract

It is undeniable that banking transactions are already inherent in everyday life. Therefore, banking literacy needs to be owned by each individual. People who are well literate easier to understand matters related to banking and have information to access the necessary banking services. To support efforts to improve financial literacy, one of which is in the banking sector, socialization in the form of community service needs to be done. Community service is intended for young junior high school students (SMP-IT ARAFAH, Depok) with the theme "Bank Facilitates Our Transactions. The main purpose of this community service focuses on improving the insight of banking literacy among junior high schools. This service program is carried out in 1 (one) day with structured training methods, namely lecture methods, information discussions and lastly conducted previews, evaluations and question and answer questions as a reference to assess how much participants understand the material that has been submitted. Basically the banking literacy of SMP-IT ARAFAH students is quite good and after the implementation of community service there was an increase in the average level of understanding of students which was originally 71.22% to 86.97%. This shows that efforts to improve banking literacy through the implementation of community service have produced positive results. Similar activities need to be developed further in order to instill banking literacy early on. Thus will create a well literate and financially inclusive society that will ultimately support economic development. Abstrak Tidak bisa dipungkiri bahwa transaksi perbankan sudah melekat dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, literasi perbankan perlu dimiliki oleh setiap individu. Masyarakat yang well literate lebih mudah memahami hal-hal yang terkait dengan perbankan serta memiliki informasi untuk mengakses layanan jasa perbankan yang diperlukan. Untuk mendukung upaya peningkatan literasi keuangan salah satunya pada sektor perbankan, maka sosialisasai dalam bentuk pengabdian masyarakat perlu dilakukan. Pengabdian masyarakat ditujukan bagi kalangan muda siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP-IT ARAFAH, Depok) dengan tema “Bank Mempermudah Transaksi Kita. Tujuan utama pengabdian masyarakat ini berfokus pada peningkatan wawasan literasi perbankan di kalangan Sekolah Menegah Pertama (SMP). Program pengabdian ini dilaksanakan dalam 1 (satu) hari dengan metode pelatihan terstruktur yakni metode ceramah, diskusi informasi dan terakhir dilakukan preview, evaluasi dan tanya jawab sebagai acuan untuk menilai seberapa besar pemahaman peserta terkait materi yang telah disampaikan. Pada dasarnya literasi perbankan Siswi SMP-IT ARAFAH sudah cukup baik dan setelah dilaksanakannya pengabdian masyarakat terjadi kenaikan pada Rata-rata tingkat pemahaman Siswi yang semula 71,22% menjadi 86,97%. Hal ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan literasi perbankan melalui pelaksanaan pengabdian masyarakat membuahkan hasil yang positif. Kegiatan serupa perlu dikembangkan lebih lanjut guna menanamkan literasi perbankan sejak dini. Dengan demikian akan tercipta masyarakat yang well literate dan financially inclusive yang pada akhirnya akan mendukung pembangunan ekonomi. Kata Kunci: literasi keuangan; literasi perbankan; sekolah menengah pertama
Pengenalan Manajemen Keuangan Sederhana Pada UMKM Bank Sampah Lestari 25, Kota Serang Ranila Suciati; Zackharia Rialmi; Siti Hidayati; Ranti Nugraheni
Indonesian Journal of Society Engagement Vol. 1 No. 2: Desember 2020
Publisher : Lembaga Kajian Demokrasi dan Pemberdayaan Masyarakat (LKD-PM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33753/ijse.v1i2.21

Abstract

Bank Sampah Lestari 25 is a community group in Serang City that carries out business activities to utilize waste to be managed with a system of refuse, reduce, and recycle. This effort is certainly a form of public concern in helping the government improve environmental cleanliness. In addition, of course, you will get income to improve people's welfare and advance the economic structure. The absence of financial management carried out at Bank Sampah Lestari 25 makes the performance of this waste bank not optimal. Financial management is an action to achieve financial goals in the future. Financial management includes personal financial management, family financial management, and company financial management. Financial management is an important part of overcoming economic problems, whether individuals, families, or companies. The objectives of financial management in general are to achieve certain target funds in the future, protect and increase wealth owned, regulate cash flow (income and expenditure of money), and carry out risk management and manage investment risk properly and manage debt and credit. From the results of the implementation of community service activities in the form of financial management literacy, training on recording financial transactions, and preparing simple financial reports, the benefits were very much felt. From ignorance of financial management and irregularity in managing finances to understanding and being able to carry out more regular financial management. Abstrak Bank Sampah Lestari 25 adalah kelompok masyarakat di Kota Serang yang melakukan kegiatan usaha memanfaatkan sampah untuk dikelola dengan sistem refuse, reduce, dan recycle. Usaha ini tentunya sebagai bentuk kepedulian masyarakat dalam membantu pemerintah meningkatkan kebersihan lingkungan. Selain itu tentunya mendapatan penghasilan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan struktur ekonomi. Belum adanya manajemen keuangan yang dilakukan pada Bank Sampah Lestari 25 menjadikan kinerja bank sampah ini tidak maksimal.  Manajemen keuangan merupakan sebuah tindakan untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan di masa yang akan datang. Manajemen keuangan meliputi manajemen keuangan pribadi, manajemen keuangan keluarga, dan manajemen keuangan perusahaan. Manajemen keuangan merupakan bagian penting dalam mengatasi masalah ekonomi, baik individu, keluarga, maupun perusahaan. Tujuan manajemen keuangan secara umum adalah mencapai target dana tertentu di masa yang akan dating, melindungi dan meningkatkan kekayaan yang dimiliki, mengatur arus kas (pemasukan dan pengeluaran uang), dan melakukan manajemen risiko dan mengatur risiko investasi dengan baik serta mengelola utang piutang. Dari hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk literasi manajemen keuangan, pelatihan pencatatan transaksi keuangan, dan penyusunan laporan keuangan sederhana memang sangat dirasakan manfaatnya. Dari ketidaktahuan mengenai manajemen keuangan dan ketidakteraturan mengelola keuangan menjadi mengerti dan mampu melakukan pengelolaan keuangan yang lebih teratur. Kata Kunci: manajemen keuangan; bank sampah; UMKM
Pelatihan Menjadi Wirausaha Pada Masa Pandemi Covid-19 Dengan Memanfaatkan Media Online di Babakan, Kota Tangerang Selatan Citra Eliyani; Robby Kharisma; Amirudin Amirudin; Agustina Mogi; Iskandar Zulkarnain; Syarifah Ida Farida
Indonesian Journal of Society Engagement Vol. 2 No. 1: April 2021
Publisher : Lembaga Kajian Demokrasi dan Pemberdayaan Masyarakat (LKD-PM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33753/ijse.v2i1.25

Abstract

This community service is titled training to be an entrepreneurship in the Pandemic Covid-19 by online media at Babakan, Tangerang Selatan City. The purpose of this community service activity is to provide entrepreneurs training during covid- 19 pandemic by utilizing online media to Babakan residents. The methods used are survey methods and direct material delivery, social service as well as simulations and discussions with residents of Babakan, Tangerang Selatan City. The resulted of this activity is that participants received direct training to become entrepreneurs by online media, such as: they can make their own shops in an e-commerce and be able to make business licensess by online and free. Abstrak Pengabdian ini berjudul pelatihan menjadi wirausaha pada masa Pandemi Covid-19 dengan memanfaatkan media online bagi warga Babakan, Kota Tangerang Selatan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan pelatihan menjadi wirausaha pada masa pandemi covid- 19 dengan memanfaatkan media online bagi warga. Metode yang digunakan adalah metode survey dan penyampaian materi secara langsung, serta simulasi dan diskusi dengan para warga Babakan, Kota Tangerang Selatan. Hasil kegiatan ini adalah para warga mendapat pelatihan langsung menjadi wirausaha dengan memanfaatkan media online yaitu membuat toko sendiri di salah satu e-commerce serta dapat membuat surat izin usaha secara online dan gratis. Kata Kunci: pandemi covid-19; pelatihan wirausaha
Pengenalan Penguatan Kelembagaan Pada UMKM Bank Sampah Lestari 25 Zackharia Rialmi; Ranila Suciati; Siti Hidayati; Ranti Nugraheni
Indonesian Journal of Society Engagement Vol. 2 No. 1: April 2021
Publisher : Lembaga Kajian Demokrasi dan Pemberdayaan Masyarakat (LKD-PM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33753/ijse.v2i1.26

Abstract

Institutional strengthening in the form of establishing an organizational structure model, drafting job descriptions and handling conflicts are very important issues today. The need for institutional strengthening is needed not only in large organizations but also very much needed by small organizations such as MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises). The Garbage Bank is a type of investment from the sale of community waste that is not cashed directly but is recorded as personal savings. The Sustainable Waste Bank, which was established by a community of environmental care residents at Perum Taman Banten Lestari, has experienced ups and downs in its organizational journey, institutional strengthening is expected to be one of the supporting tools so that this organization can survive and grow in the future. From the results of the implementation of this institutional strengthening activity, results were obtained in the form of a more introduction to the importance of making a clear organizational structure and preparation of job descriptions so that there is no overlapping in the implementation of duties and authorities within the organization. Abstrak Penguatan kelembagaan berupa penetapan model struktur organisasi, penyusunan job description dan handling conflict menjadi isu yang sangat penting dewasa ini. Kebutuhan akan penguatan kelembagaan diperlukan tidak hanya di organisasi besar tetapi juga sangat diperlukan oleh organisasi kecil seperti UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). Bank Sampah merupakan jenis investasi dari penjualan sampah masyarakat yang tidak secara langsung diuangkan akan tetapi dicatat sebagai tabungan pribadi. Bank Sampah Lestari yang didirikan komunitas warga peduli lingkungan hidup di Perum Taman Banten Lestari ini mengalami pasang surut di dalam perjalanan organisasinya, penguatan kelembagaan diharapkan menjadi salah satu tools yang mendukung agar organisasi ini bisa survive dan semakin berkembang ke depannya. Dari hasil pelaksanaan kegiatan penguatan kelembagaan ini didapatkan hasil berupa pengenalan lebih akan pentingnya pembuatan struktur organisasi yang jelas, dan penyusunan job description sehingga tidak terjadi tumpang tindih pelaksanaan tugas dan wewenang di dalam organisasi. Kata Kunci: penguatan kelembagaan; struktur organisasi; job description; umkm bank sampah
Manajemen Perencanaan Dalam Kewirausahaan di Kelurahan Kedaung, Ciputat Reza Octovian; Endang Susilo Wardani; Oki Iqbal Khair; Diana Harjayanti; Nelwati Tanius
Indonesian Journal of Society Engagement Vol. 2 No. 1: April 2021
Publisher : Lembaga Kajian Demokrasi dan Pemberdayaan Masyarakat (LKD-PM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33753/ijse.v2i1.28

Abstract

Entrepreneurship is an effort to build a business or employment independently based on unique innovation and creativity so that it can generate financial benefits. In carrying out entrepreneurial activities, so that entrepreneurial activities run well and get maximum results, planning is needed. A business activity, planning is a very important aspect in the process of developing a business. One part of the activities of business planning that will be discussed in community service activities, specifically in materials related to the packaging of products to be sold to consumers. Packaging means a coordinated system in terms of preparing goods for distribution, warehousing, logistics, end users, and sales. That is, packaging is a form of activity to provide a container or packaging for a product. Abstrak Wirausaha adalah upaya membangun usaha atau lapangan kerja secara mandiri dengan didasari inovasi dan kreativitas yang unik sehingga bisa menghasilkan keuntungan finansial. Dalam menjalankan kegiatan wirausaha, agar kegiatan wiirausaha berjalan dengan baik dan mendapatkan hasil yang makismal maka diperlukan perencanaan. Suatu kegiatan usaha, merencanakan merupakan suatu aspek yang sangat penting dalam proses pengembangan sebuah usaha.  Salah satu bagian kegiatan dari perencanaan usaha yang akan dibahas dalam kegiatan pengabdian kepada massyarakat, dikhususkan dalam materi yang terkait dengan kemasan dari produk yang akan dijual ke konsumen. Pengemasan memiliki arti suatu sistem yang telah terkoordinasi dalam hal menyiapkan barang untuk disalurkan, pergudangan, logistik, pengguna akhir, dan penjualan. Artinya, pengemasan adalah suatu bentuk kegiatan untuk memberi wadah atau pembungkus suatu produk. Kata Kunci: wirausaha; kemasan produk; umkm

Page 2 of 10 | Total Record : 91