Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, with registered number ISSN: 2797-9210 (Print), ISSN: 2798-2912 (Online) is a scientific multidisciplinary journal published by bajang Institute. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. Particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas both of which are published each month. The scope of the journal studies broadly includes:Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region; Education for Sustainable Development; Economics; Tourism, Health.
Articles
30 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 2: Juli 2024"
:
30 Documents
clear
MEMBANGUN PONDASI KESUKSESAN UMKM: PEMBUKUAN BERDASARKAN SAK-EMKM
Charly Marlinda;
Salihi, Salihi;
Ranti Utami;
Raja Yulianita Sarazwati;
Bety Lestari;
Dedek Indah Sari;
Dela Puspita Sari
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2: Juli 2024
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v4i2.8107
Pengabdian ini menggambarkan program pengabdian masyarakat khususnya di Desa Teluk Bakau, selama kegiatan Kuliah Kerja Nyata – Pusat, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (KKN P3M) tahun 2023 di Desa Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan. Metode yang diterapkan mencakup kajian pustaka, observasi, wawancara, dokumentasi, dan pelatihan. Fokus analisis tertuju pada permasalahan penyusunan laporan keuangan sederhana di UMKM Desa Teluk Bakau. Hasil analisis tersebut berupa pelaksanaan program, yakni seminar dan pelatihan pembukuan sederhana bagi pelaku UMKM. Dengan metode penyelesaian ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam menangani masalah yang dihadapi oleh UMKM di Desa Teluk Bakau
PEMBUKUAN BERBASIS E-FINANCING PADA UMKM DI DESA EKANG ANCULAI
Hendy Satria;
Putri Dwi Novrina;
Novica Indriaty;
Vanisa Meifari;
M. Fachri Riauan;
Widy Andini Putri
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2: Juli 2024
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v4i2.8108
Kegiatan Pembelajaran dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (P2EM) di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pembangunan Tanjungpinang yang salah satunya berlokasi di Desa Ekang Anculai, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu kekuatan pendorong pembangunan ekonomi suatu daerah. Namun, para pelaku UMKM di Desa Ekang Anculai yaitu UMKM Dapur Rubi dan UMKM Cookies’58 sering menghadapi kesulitan terkait pengaturan tata kelola keuangan, mulai dari mencatat transaksi hingga menyusun laporan keuangan perusahaan. Para pemilik UMKM juga menyatakan kesulitan dalam mencatat laporan transaksi karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan mengenai cara mencatat laporan keuangan dengan baik dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan sistem akuntansi berbasis aplikasi atau menerapkan e-financing kepada pelaku usaha. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat membantu kebutuhan perusahaan mengenai proses pencatatan dan pelaporan keuangan, sehingga perusahaan dapat mengetahui laba atau rugi yang di dapatkan oleh perusahaan
MEMPERKENALKAN HAK DAN KEWAJIBAN ANAK MELALUI PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUDIO VISUAL
Aris Lodo;
Priska Mareni Belde Loi Dou;
Elshaputri Darsilia Resi Wasa;
Plasiana Lorinsa Nggowa;
Maria Edeltrudis Sera;
Angelina Marici Ema
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2: Juli 2024
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v4i2.8110
Dengan adanya perubahan zaman membuat kegiatan di sekolah mengalami perubahan yang dari kebiasaan awal seperti mengajar hanya dengan melakukan metode ceramah atau membaca buku sekarang kita bisa menampilkan audio visual di dalam kelas. Oleh karena itu pengabdian ini di lakukan di Sekolah Dasar Inpres Ende 7. Jika selama ini di sekolah dasar tesebut kegiatan pembelajaran di lakukan dengan metode ceramah saja maka kami melakukan program Kreativitas mahasiswa (PKM) dengan memanfaatkan media pembelajaran yakni media yang kami lakukan adalah media yang berbasis audio visual. Program kreativitas mahasiswa (PKM) ini berfokus kepada pserta didik kelas IV Sekolah Dasar Inpres Ende 7. Dengan menerapkan media pembelajaran berbasis audio visual membuat peserta didik lebih semangat dalam menyimak video yang di tayangkan dan dan lebih cepat memahami materi yang di paparkan. Dalam melakukan pkm ini mahasiswa menggunakan metode ceramah, Tanya jawab, dan diskusi kelompok. Dengan menggunakan berbagai metode dalam menerapkan materi peserta didik lebih aktif ketimbang guru. Setelah melakukan pkm ini mahasiswa menyimpulkan hasil bahwa minat, semangat , dan keaktifan peserta didik dalam mengikuti pelajaran lebih tinggi atau lebih baik dari sebelumnya dan peserta didik memilih rasa ingin tahu yang tinggi dari video yang di tampilkan atau yang di tayangkan
MENGENAL KEBUDAYAAN NUSA TENGGARA TIMUR DENGAN MENGGUNAKAN ALAT BANTU BERBASIS AUDIOVISUAL
Istadora Sephia;
Maria Stevania Keo;
Faustina Apriliani Ve a;
Putri Sakina Harun;
Adrianus Supratno;
Robertus Rape Da Lopez
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2: Juli 2024
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v4i2.8111
Media audiovisual adalah media yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar.Media ini mempunyai kemampuan yang lebih baik, karena meliputi kedua jenis media auditif atau mendengar dan visual atau melihat. Sehingga peserta didik bisa langsung mendengar dan melihat materi yang dipaparkan. Media audiovisual merupakan media perantara atau penggunaan materi dan penyerapannya melalui pandangan dan pendengaran sehingga membangun kondisi yang dapat membuat peserta didik mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan,atau sikap. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan, telah ditemukan masalah berupa kurangnya penggunaan media audiovisual dalam proses pembelajaran yang dilakukan di SDI Mbongawani. Para guru lebih cenderung menggunakan media ceramah dan diskusi dibandingkan media audiovisual yang membuat peserta didik jenuh dan tidak memahami materi yang diajarkan. Tujuan kami melakukan kegiatan pengabdian ini adalah agar peserta didik mampu memahami materi dan menarik minat peserta didik kelas V pada mata pelajaran IPAS melalui media audiovisual. metode yang digunakan adalah kegiatan melalui praktek simulasi mengajar menggunakan metode, ceramah, tanya jawab, dan diskusi kelompok dengan menggunakan media audiovisual. Dari hasil kegiatan yang telah kami lakukan, banyak perubahan yang terjadi pada peserta didik. Perubahan itu berupa peserta didik menjadi lebih aktif dan cepat memahami materi yang diberikan serta adanya pertanyaan-pertanyaan yang timbul dari rasa ingin tahu para peserta didik yang membuktikan bahwa adanya motoivasi belajar yang sangat tinggi dari peserta didik
PENERAPAN PEMASARAN DIGITAL PADA SWEES KOPI TIAM
Fendy Cuandra;
Alexander, Alexander
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2: Juli 2024
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v4i2.8121
Micro, Small and Medium Enterprises or MSMEs are a sector that produces services and products that are directly connected to the community in their buying and selling activities. Swees Kopi Tiam is one of the MSMEs in Batam City which was founded in 1998 and is now located at Nagoya City Walk block B no 1. Swees operates in the food and beverage sector which is famous for its Epok-Epok Curry with 3 types of flavors, namely Chicken, Sardine , and Taro. The methods used in this service are observation and interview methods. Since the beginning of its operations, Swees has never done digital marketing, so for this service an Instagram account and menu were created that can build the partner's image in the community
PENYULUHAN STOP BULLYING DI SD NEGERI 56 LUBUKLINGGAU
Yuli Febrianti;
Fitria Lestari;
Juwati;
Ivoni Susanti
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2: Juli 2024
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v4i2.8122
Bullying atau dikenal dengan perundungan menjadi bahan hangat dalam pendidikan dewasa ini dan anak-anak rentan terhadap kejadian ini serta sekolah menjadi lokasi yang sering ditemui terjadinya bullying. Kasus bullying yang membudaya menjadikan siswa terkadang tidak menyadari bahwa bisa saja menjadi pelaku atau korban dari bullying. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa SD Negeri 56 Lubuklinggau terkait Bullying atau dikenal dengan istilah perundungan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan dalam bentuk sosialisasi informasi pada siswa. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 5 SD Negeri 56 Lubuklinggau sebanyak 58 orang. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan adanya partisipasi aktif dari siswa berupa pertanyaan, serta siswa mampu menjawab pertanyaan dari narasumber terkait bullying dalam bentuk permainan atau games. Disimpulkan bahwa penyuluhan terkait bullying ini sangat bermanfaat dan sangat perlu untuk diinformasikan untuk menghindari terjadinya bullying dan bahkan bisa menjadi benteng anak agar secara tidak sadar menjadi pelaku ataupun korban bullying itu sendiri.
PROGRAM AGROEDU MBF PADA SISWA DI SD MUHAMMADIYAH BAITUL FALLAH MOJOGEDANG, KARANGANYAR, JAWA TENGAH
Burhan Efendi;
Zainudin Al Wahid;
Bayu Andri Atmoko;
Dedi Irawan
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2: Juli 2024
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v4i2.8124
Agroedu MBF merupakan ekstrakurikuler pertanian dan peternakan untuk siswa SD Muhammadiyah Baitul Fallah (MBF) Mojogedang. Tujuan program Agroeud MBF adalah mengenalkan dan menjelaskan kepada siswa sekolah dasar mengenai pentingnya pertanian dan peternakan. Pada pengabdian masyarakat ini objek yang difokuskan adalah siswa kelas 4 SD dengan target kompetensi yaitu mengenal ragam ternak di Indonesia, budidaya rumput pakan, membuat silase, dan membuat pupuk organik kotoran kambing. Kegiatan yang dilaksanakan adalah pemaparan materi, menonton video, dan praktikum sesuai jadwal yang telah dibuat. Program ini secara signifikan mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai dunia pertanian peternakan.
EVALUASI PELATIHAN PENINGKATAN SUMBERDAYA MANUSIA BERBASIS BPOM
Eva Rosdiana;
Rizky Nirmala Kusumaningtyas;
Dian Galuh Pratita;
Dian Hartatie;
Fandyka Yufriza Ali;
Setyo Andi Nugroho
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2: Juli 2024
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v4i2.8125
Tefa Pengolahan Kopi sebagai salah satu unit bisnis milik Politeknik Negeri Jember telah berkembang dalam aspek kelengkapan legalitas. Beberapa legalitas yang diperoleh adalah Halal, SNI, hingga izin edar. Untuk melengkapi hal tersebut, perlu dilakukan peningkatan kapasitas SDM untuk bisa menembus legalitas selanjutnya yaitu BPOM. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan di Tefa Pengolahan Produk Kopi dengan metode penyuluhan dan praktik langsung. Evaluasi dari kegiatan tersebut diperoleh bahwa terjadi peningkatan pemahaman sebesar 80 – 90 persen akan pentingnya menerapkan sistem kerja berbasis industri untuk peningkatan kapasitas baik SDM maupun industri
PENINGKATAN PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP LAYANAN ADVOKASI OLEH ORGANISASI BANTUAN HUKUM BAGI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL DI LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI
Tri Syafari;
Basto Daeng Robo;
Fathurrahim, Fathurrahim
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2: Juli 2024
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v4i2.8132
Sepanjang Januari hingga Juli 2021, kasus kekerasan terhadap perempuan sebanyak 2.500 kasus. Jumlah tersebut melampaui jumlah kasus pada 2020 sebanyak 2.400 kasus. Survei yang dilakukan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikud Ristek) pada tahun 2019 juga menunjukan hal sama. Survei tersebut menyebutkan bahwa kampus menempati urutan ketiga lokasi terjadinya tindak kekerasan seksual (15%), setelah jalanan (33%) dan transportasi umum (19%). Pada 2020, survei yang dilakukan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemendibud Ristek menunjukkan sekitar 77 persen dosen mengaku ada kekerasan seksual di kampus. Sebanyak 63 persen korbannya tidak melaporkan kasusnya pada pihak pengelola universitas. Kebanyakan korban kekerasan seksual adalah perempuan. Dari hal tersebut itu dibutuhkan transformasi pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat dalam hal ini mahasiswa tentang Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS). Solusi yang ingin ditawarkan dari PKM ini ialah suatu program penyuluhan hukum untuk meningkatkan Pemahaman Mahasiswa Terhadap Layanan Advokasi Oleh Organisasi Bantuan Hukum Bagi Korban Kekerasan Seksual Di Lingkungan Perguruan Tinggi. Adapun luaran wajib yang hendak dicapai dalam kegiatan PKM ini adalah terlaksananya kegiatan penyuluhan hukum dan hasil dari kegiatan tersebut terpublikasi melalui pemberitaan media (cetak/elektronik).
PEMANFAATAN DAUN SIRSAK SEBAGAI PESTISIDA NABATI UNTUK MENGATASI VIRUS GEMINI DALAM MENDUKUNG PERTANIAN BERKELANJUTAN BERBASIS ORGANIK
Suwardi, Suwardi;
Nurul Sjamsijah;
Tri Rini Kusparwanti;
Rahmat Ali Sya’ban;
Eva Rosdiana;
Refa Firgiyanto;
Hanif Fatur Rohman
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2: Juli 2024
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v4i2.8136
Pertanian Organik saat ini menjadi fokus pemerintah dan masyarakat untuk keberlanjutan dibidang pertanian. Hasil dari pertanian organik ini berupa produk organik. Produk organik yang dihasilkan tentunya tidak terlepas dari penggunaan pupuk organik. Pupuk organik yang digunakan bisa berasal dari bahan alami salah satunya yaitu daun sirsak. Daun sirsak mengandung suamosin, asimisin dan tannin yang dapat berpengaruh terhadap pernghambatan pertumbuhan dan perkembangan hama. Salah satu faktor yang menghanbat budidaya pertanian khususnya cabe adalah adanya serangan OPT, sehingga serangan OPT ini harus dikendalikan dengan menggunakan pestisida nabati yang berasal dari daun sirsak. Diantara OPT utama yang sering menimbulkan kerugian adalah serangan virus kuning (gemini) pada tanaman cabai. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam membuat dan mengaplikasikan pestisida nabati. Pelaksanaan dilakukan dengan metode sosialisasi dan pelatihan pembuatan pestisida nabati daun sirsak. Hasil pengabdian masyarakat adalah petani dapat mengembangkan pengetahuan pestisida nabati sehingga masyarakat dapat merubah dari sistem pertanian dengan mengurangi menggunakan bahan kimia menuju pertanian berkelanjutan