cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.cjpe@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jl. Latamacelling No 19B, Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Cokroaminoto Journal of Primary Education
ISSN : 26546426     EISSN : 26546434     DOI : -
The focus of this journal is primary education, which covers related aspects such as students, teachers, teaching materials, evaluation and assessment, curriculum, and lesson study.
Articles 370 Documents
Analisis Dampak Game Online Free Fire Terhadap Karakter Sopan Santun Siswa Usia Sekolah Dasar Maulidiah, Sopia; Makki, Muhammad; Hakim, Mansur
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - Maret 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.1.2025.5498

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya memahami dampak game online, seperti Free Fire, terhadap karakter sopan santun siswa usia sekolah dasar. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan dampak game online Free Fire terhadap karakter sopan santun siswa usia sekolah dasar di Lingkungan Reban Tebu Timur Kelurahan Sandubaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian yaitu 3 orang siswa usia sekolah dasar dan 3 orang tua dari siswa tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data model interaktif Miles dan Huberman. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah uji kredibilitas dengan triangulasi, transferability, dependability, dan konfirmability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak intensitas bermain game online Free Fire terhadap karakter sopan santun siswa adalah nada bicara siswa menjadi tinggi, sering mengabaikan nasihat orang tua, menjadi tidak disiplin waktu, serta menunjukkan sikap yang dipengaruhi oleh suasana hati saat bermain game. Pengaruh interaksi sosial dalam game online Free Fire terhadap etika sopan santun siswa dalam berinteraksi di dunia nyata yaitu siswa berbicara tanpa memperhatikan norma kesantunan, menyebutkan kata-kata kasar, memotong pembicaraan orang lain, dan menunjukkan sikap kurang hormat terhadap teman sebaya, orang tua, dan masyarakat. Selain itu didapatkan bahwa pengawasan orang tua terhadap aktivitas bermain game online Free Fire tidak berpengaruh terhadap karakter sopan santun siswa usia sekolah dasar di Lingkungan Reban Tebu Timur.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Type Jigsaw dan Media Kartu Bergambar untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Puisi Akrostik Peserta Didik Sekolah Dasar Mubin, Putri Naila Nuril; Ismaya, Erik Aditia; Kironoratri, Lintang
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - Maret 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.1.2025.5511

Abstract

Akrostik menjadi salah satu komponen penting dalam pembelajaran yang dipercaya mampu membantu peserta didik dalam meningkatkan keterampilan menulis puisi. Peserta didik SD cenderung mengalami kesulitan dalam menulis puisi, sehingga diperlukan model pembelajaran serta media yang dapat menarik keterampilan peserta didik dalam menulis puisi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana efektivitas model jigsaw dan media kartu bergambar dalam meningkatkan keterampilan menulis puisi akrostik peserta didik SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian tindakan kelas yang mengikuti model Kemmis dan Taggart. Penelitian dilakukan dalam 3 siklus dimana masing-masing siklus mencangkup 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi serta melibatkan 18 peserta didik kelas V SD 1 Wergu Kulon. Data yang dihasilkan diperoleh dari observasi, tes, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan keterampilan menulis puisi akrostik meningkat dari 70,3 (cukup terampil) pada siklus I menjadi 87,9 (sangat terampil) pada siklus II. Berdasarkan Indikator keberhasilan jika 75% peserta didik menunjukkan peningkatan keterampilan menulis dengan skor ≥71. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa model jigsaw dan media kartu bergambar dapat meningkatkan keterampilan menulis puisi akrostik peserta didik SD
Efektivitas Model Discovery Learning Berbantuan Aplikasi LASERA terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Oktavia, Devi; Ermawati, Diana; Amaliyah, Fitriyah
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - Maret 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.1.2025.5517

Abstract

Pembelajaran matematika dengan metode pembelajaran konvensional menjadikan siswa tidak dapat aktif dalam mengeksplorasi pengetahuan dan pengalaman belajarnya, sehingga menjadikan kemampuan berpikir kritis siswa rendah. Latar belakang dari penelitian ini yaitu rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD Negeri 3 Mayonglor pada mata pelajaran matematika. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas model discovery learning berbantuan aplikasi LASERA terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest. Populasi pada penelitian ini berjumlah 27 siswa. Pemilihan sampel dengan menggunakan teknik smapling jenuh. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawacara, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji paired sample t-test, dan uji N-Gain. Hasil uji normalitas pretest diperoleh nilai signifikansi 0,164 > 0,05 dan posttest 0,108 > 0,05 maka H0 diterima H1 ditolak yang menunjukkan data berdistribusi normal. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai sig 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Sedangkan hasil uji N-Gain diperoleh skor 0,6911 dengan kategori sedang atau 69,11% termasuk dalam kategori cukup efektif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa (1) terdapat perbedaan rata-rata nilai kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah menggunakan model discovery learning berbantuan aplikasi LASERA terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar; (2) model discovery learning berbantuan aplikasi LASERA cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar.
Pengaruh Gaya Belajar terhadap Hasil Belajar IPAS kelas V di SDN 3 Selong Rahmatin, Nur Anisa; Nurhasanah, Nurhasanah; Syazali, Muhammad
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - Maret 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.1.2025.5521

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya memahami faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar peserta didik, khususnya dalam konteks gaya belajar, untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas V di SDN 3 Selong. Penelitian ini menggunakan metode ex post facto dengan desain kausal komparatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket tertutup untuk variabel gaya belajar dan dokumentasi untuk mengumpulkan data hasil belajar IPAS. Subjek penelitian terdiri dari 60 peserta didik kelas V di SDN 3 Selong yang dipilih melalui teknik sampel jenuh. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan analisis inferensial menggunakan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas peserta didik kelas V di SDN 3 Selong cenderung memiliki gaya belajar visual, dengan 28 peserta didik (46,6%) yang termasuk dalam kategori cukup. Hasil belajar IPAS, yang dilihat dari nilai ulangan akhir semester (UAS), menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik berada dalam kategori sedang dengan rata-rata tertinggi 77,89. Berdasarkan analisis dengan taraf signifikansi 5%, diperoleh T hitung > T tabel, dengan nilai signifikansi 0,312 yang lebih besar dari 0,05. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan antara gaya belajar terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas V di SDN 3 Selong. Gaya belajar memberikan kontribusi terhadap hasil belajar sebesar 20%. Kata kunci: Gaya belajar, hasil belajar IPAS.
Problematika Guru dalam Membelajarkan Pembelajaran Tematik pada Anak Berkebutuhan Khusus Siswa Kelas V Di SDN 26 Cakranegara Aryani, Rizka Ayu; Darmiany, Darmiany
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - Maret 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.1.2025.5532

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya memahami tantangan guru dalam mengelola pembelajaran tematik bagi anak berkebutuhan khusus, untuk menciptakan pendidikan inklusif yang efektif dan setara bagi semua siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika guru dalam membelajarkan pembelajaran tematik pada anak berkebutuhan khusus di kelas V SDN 26 Cakranegara serta upaya yang dilakukan untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengalami berbagai problematika, seperti dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran yang sesuai, menentukan metode pembelajaran yang tepat, menyampaikan materi secara efektif, serta membangun kerja sama dengan siswa berkebutuhan khusus selama proses pembelajaran. Untuk mengatasi problematika tersebut, guru melakukan berbagai upaya, termasuk berdiskusi dengan sesama pendidik, memberikan bimbingan tambahan di luar jam pelajaran, memanfaatkan sumber belajar alternatif, serta menyesuaikan metode pembelajaran dengan karakteristik dan kebutuhan individu siswa. Penyesuaian metode dilakukan dengan mengadaptasi strategi pembelajaran berdasarkan hasil observasi dan evaluasi di kelas. Guru juga melakukan identifikasi karakteristik siswa untuk menyesuaikan pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran.
Pengembangan Media Pembelajaran Pop-Up Book Mata Pelajaran IPAS Kelas IV di SDN Gereneng Putri, Rika Karina; Erfan, Muhammad; Nurwahidah, Nurwahidah
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - Maret 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.1.2025.5563

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan untuk mengatasi rendahnya minat dan pemahaman siswa terhadap materi perubahan wujud zat benda, yang seringkali dianggap sulit dan membosankan, dengan mengembangkan media pembelajaran yang inovatif dan interaktif, seperti media Pop-Up Book, untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan keterlibatan siswa di SDN Gereneng. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan media Pop-Up Book pada pelajaran IPAS kelas IV materi wujud zat benda. Penelitian ini menggunakan pengembangan model ADDIE yang terdiri dari analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini dilakukan di SDN Gereneng tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket untuk mengukur tingkat kevalidan media dengan menggunakan skala Likert dan dikonversikan dengan rumus perhitungan rata-rata. Berdasarkan hasil validasi oleh ahli materi menunjukkan skor 89% dikategorikan sangat valid dan oleh ahli media sebesar 87% dikategorikan sangat valid. Hasil uji coba menunjukkan bahwa media ini sangat praktis dengan persentase respon siswa sebesar 90% dikategorikan sangat praktis dan respon guru sebesar 86% dikategorikan sangat praktis. Hasil seluruh penilaian menunjukkan bahwa media Pop-Up Book dinyatakan sangat valid dan sangat praktis untuk digunakan.
Hubungan Pengembangan Diri dan Sertifikasi dengan Profesionalisme Guru di Gugus VI dan VII Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor Yulianto, Rohmat; Patras, Yuyun Elizabeth; Syafruddin, Syafruddin
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - Maret 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.1.2025.5569

Abstract

Profesionalisme guru adalah penerapan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk melihat adakah hubungan yang siginifikan antara pengembangan diri dan sertifikasi dengan profesionalisme guru. Metode yang digunakan menggunakan desain penelitian kuantitatif. Populasi terdiri dari 116 guru di Gugus VI dan VII Kecamatan Cigudeg yang tersebar kedalam 16 sekolah dasar dengan jumlah sampel sebanyak 90 guru di gugus tersebut. Variabel independen pada penelitian ini adalah pengembangan diri dan sertifikasi sedangkan variabel dependen adalah profesionalisme guru. Penggunan tiga kuesioner yakni profesionalisme guru, pengembangan diri, dan sertifikasi digunakan untuk pengumpulan data dengan teknik survei. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif, uji persyaratan analisis, analisis statistik inferensial, analisis regresi, dan analisis korelasi yang kesemuanya menggunakan SPSS 24. Hasil uji F Change dengan nilai signifikansi 0,000 menunjukkan penolakan terhadap hipotesis nol (Ho), menegaskan adanya hubungan yang signifikan antara variabel tersebut. Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,828 menunjukkan korelasi yang sangat erat antara Pengembangan Diri dan Sertifikasi dengan Profesionalisme Guru, berada dalam kategori korelasi sempurna berdasarkan pedoman derajat hubungan Pearson. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,679 menunjukkan bahwa 67,9% variasi dalam profesionalisme guru dapat dijelaskan oleh Pengembangan Diri dan Sertifikasi, menunjukkan hubungan yang kuat antara kedua variabel tersebut dalam konteks peningkatan profesionalisme guru. Dari segi demografi, guru perempuan, guru bersertifikasi, dan guru penggerak menunjukkan hubungan lebih kuat antara Pengembangan Diri dan Sertifikasi dengan Profesionalisme Guru dibandingkan kelompok lain. Hasil dari studi menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan signifikan antara pengembangan diri dan sertifikasi dengan profesionalisme guru. Untuk meningkatkan profesionalisme guru, studi ini merekomendasikan variabel dan indikator bagi para pembuat kebijakan.
Pengaruh Literasi Digital dan Iklim Sekolah terhadap Kreativitas Guru Sekolah Dasar di Gugus Langensari dan Palasari Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor Junaedi, Yudi; Patras, Yuyun Elizabeth; Suciati, Suciati
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - Maret 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.1.2025.5574

Abstract

Pengembangan mutu pendidikan sangat bergantung pada gagasan dan kreativitas guru di dalamnya. Pendidikan saat ini, banyak dipengaruhi perkembangan teknologi sehingga guru dituntut untuk mampu meningkatkan kemampuan literasi digital yang ditunjang dengan iklim sekolah sebagai pendukung ketersediaan ruang dan waktu kreatif guru dalam menjalankan tugasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis dan mendeskripsikan pengaruh literasi digital terhadap kreativitas guru, pengaruh iklim sekolah terhadap kreativitas guru, serta pengaruh literasi digital dan iklim sekolah secara bersama-sama terhadap kreativitas guru sekolah dasar. Fokus penelitian ini pada dua variabel independen, yaitu literasi digital (X1) dan iklim sekolah (X2) serta variabel dependen yaitu kreativitas guru (Y). Penelitian ini dilakukan pada guru sekolah dasar di Gugus Langensari dan Palasari Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor dengan populasi berjumlah 158 responden dan sampel sebanyak 113 responden. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif menggunakan kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi antara variabel literasi digital dan kreativitas guru sebesar 0,681 dengan tingkat hubungan kuat. Koefisien determinasi sebesar 0,463 yang berarti bahwa literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kreativitas guru sebesar 46,30% dan sisanya dipengaruhi faktor lain. Nilai koefisien korelasi antara variabel iklim sekolah dan kreativitas guru sebesar 0,762 dengan tingkat hubungan kuat. Koefisien determinasi sebesar 0,581 yang berarti bahwa iklim sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kreativitas guru sebesar 58,10% dan sisanya dipengaruhi faktor lain. Nilai koefisien korelasi berganda antara variabel literasi digital, iklim sekolah, dan kreativitas guru sebesar 0,820 dengan tingkat hubungan sangat kuat. Koefisien determinasi sebesar 0,673 yang berarti bahwa literasi digital dan iklim sekolah secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kreativitas guru sebesar 67,30% dan sisanya dipengaruhi faktor lain.
Penerapan Strategi The Power of Two melalui Media Roda Putar untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta didik Materi Salat Kelas IV di SDN 364 Labokke Puty Amin, Muhammad Agil; Ilham, Ilham
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - Maret 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.1.2025.5576

Abstract

Penelitian ini memiliki urgensi yang tinggi karena rendahnya minat belajar peserta didik terhadap materi salat, yang berdampak pada kurangnya pemahaman dan pengamalan salat dalam kehidupan sehari-hari, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih inovatif untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran agama, khususnya salat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan strategi the power of two melalui media roda putar untuk meningkatkan minat belajar pada materi salat kelas IV SDN 364 Labokke Puty. Jenis penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilaksanakan dua sikus. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV SDN 364 Labokke Puty. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti berupa observasi dan angket. Data yang dikumpul akan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi ini efektif meningkatkan minat belajar peserta didik. Pada siklus I, dari 22 peserta didik, hanya 5 peserta didik (22,73%) yang menunjukkan peningkatan minat belajar, sementara 17 siswa lainnya (77,27%) belum meningkat. Namun, pada siklus II, minat belajar peserta didik meningkat secara jelas hingga mencapai 100%. Rata-rata minat belajar juga mengalami kenaikan, dari 68,18% pada siklus I menjadi 89% pada siklus II. Strategi The Power of Two dengan media roda putar terbukti berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, meningkatkan perhatian, partisipasi, serta perasaan peserta didik dalam proses pembelajaran
Hubungan Literasi Digital dan Efikasi Diri dengan Kinerja Guru Sekolah Dasar Negeri di Gugus 4 dan Gugus 8 Kecamatan Bogor Barat Jalil, Jefri Nurdin Abdul; Patras, Yuyun Elizabeth; Ramdhani, Sendi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - Maret 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.1.2025.5587

Abstract

Kinerja guru merupakan faktor utama dalam menentukan kualitas pendidikan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara literasi digital, efikasi diri, dan kinerja guru di Sekolah Dasar Negeri Gugus 4 dan Gugus 8, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan korelasional untuk mengidentifikasi pengaruh literasi digital dan efikasi diri terhadap kinerja guru. Sampel penelitian terdiri dari 100 guru yang dipilih menggunakan teknik proporsional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan penilaian kinerja guru, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif, analisis korelasi, dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kinerja guru dengan koefisien korelasi sebesar 0,467 (p < 0,05), yang menunjukkan tingkat hubungan sedang. Efikasi diri juga memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kinerja guru dengan koefisien korelasi sebesar 0,588 (p < 0,05), yang menunjukkan tingkat hubungan sedang. Analisis regresi berganda menunjukkan bahwa literasi digital dan efikasi diri secara simultan memiliki hubungan kuat dengan kinerja guru (R = 0,629, p < 0,05). Model regresi yang diperoleh menunjukkan bahwa peningkatan literasi digital sebesar satu satuan akan meningkatkan kinerja guru sebesar 0,072 satuan, sementara peningkatan efikasi diri sebesar satu satuan akan meningkatkan kinerja guru sebesar 0,101 satuan. Penelitian ini menegaskan bahwa literasi digital dan efikasi diri merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja guru. Analisis demografi menunjukkan bahwa hubungan antara variabel penelitian bervariasi berdasarkan usia, masa kerja, dan status sertifikasi. Guru dengan masa kerja 11–15 tahun menunjukkan korelasi lebih kuat antara literasi digital dan kinerja, sedangkan guru yang belum bersertifikasi memiliki hubungan lebih kuat antara efikasi diri dan kinerja guru. Temuan ini memberikan wawasan bagi pemangku kebijakan dan lembaga pendidikan dalam merancang program pengembangan profesional yang berfokus pada peningkatan literasi digital dan efikasi diri guna meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.