cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.cjpe@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jl. Latamacelling No 19B, Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Cokroaminoto Journal of Primary Education
ISSN : 26546426     EISSN : 26546434     DOI : -
The focus of this journal is primary education, which covers related aspects such as students, teachers, teaching materials, evaluation and assessment, curriculum, and lesson study.
Articles 387 Documents
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Talking Stick pada Mata Pelajaran IPA Di Kelas IV SDN 212 Pinrang Hasna, Hasna; Firdiani, Dian; Nadar, Nadar
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.722024.4647

Abstract

Penelitian ini penting untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA, khususnya di kelas IV SDN 212 Pinrang, dengan menerapkan model pembelajaran Talking Stick yang diharapkan dapat meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi bagi tantangan dalam pembelajaran IPA, serta menjadi referensi bagi pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif di sekolah-sekolah lain. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas IV SDN 212 Pinrang melalui penerapan model pembelajaran Talking Stick. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, dengan setiap siklus melibatkan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 212 Pinrang dengan Jumlah siswa 32. Hasil Penelitian menunjukkanpPada siklus I, dari 32 siswa, hanya 10 siswa (31,25%) yang mencapai ketuntasan dengan nilai minimal 75, sedangkan 22 siswa (68,75%) belum tuntas. Nilai tertinggi yang diperoleh siswa adalah 85, sementara nilai terendah adalah 55, dengan ketuntasan klasikal hanya mencapai 31,25%. Pada siklus II, setelah dilakukan perbaikan, termasuk pemberian bimbingan lebih intensif dan peningkatan interaksi siswa, hasil belajar siswa meningkat signifikan. Dari 32 siswa, 28 siswa (87,5%) berhasil mencapai ketuntasan, sementara 4 siswa (12,5%) belum tuntas. Nilai tertinggi yang diperoleh siswa meningkat menjadi 90, dan nilai terendah menjadi 65. Ketuntasan klasikal pada siklus II mencapai 87,5%, yang menunjukkan bahwa perbaikan yang dilakukan berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi IPA dan memperbaiki keterlibatan mereka dalam pembelajaran.
Peningkatan Minat Baca Siswa melalui Pemanfaatan Media Bigbook pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas II SD Negeri Taeng Sumiati, Sumiati; Rial, Sri Wahyuni; Winda, Winda; Fadilah, Nurul; Nilianti, Nilianti
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.722024.4737

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah rendahnya minat baca siswa kelas II SD Negeri Taeng sebelum penggunaan media pembelajaran Big Book. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan peningkatan minat baca siswa melalui penggunaan Media Pembelajaran Big Book di kalangan siswa kelas II SD Negeri Taeng. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang menerapkan metodologi dengan tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek pada penelitian ini melibatkan 21 siswa kelas II SD Negeri Taeng, yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Tipe penelitian ini bersifat siklus dengan memanfaatkan model spiral dari Kemmis dan Taggart. Hasil tes minat baca siswa mengalami peningkatan dimana diperoleh rata-rata persentase hasil minat baca siswa pra siklus sebesar 21% dengan kategori sangat kurang, Kemudian mengalami peningkatan setelah diterapkan media Big Book pada siklus I menunjukkan pencapaian sebesar 71% dengan kategori baik. Kemudian, dalam siklus II, angka yang dicapai adalah 81% dengan kategori baik. Rata-rata hasil pelaksanaan pembelajaran pada siklus I adalah 74,3% dan termasuk dalam kategori tinggi, sementara pada siklus II, persentase yang diperoleh adalah 87,9% dan termasuk dalam kategori sangat tinggi. Kegiatan belajar siswa pada siklus I menunjukkan hasil yang positif, di mana para siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran menggunakan media Big Book, dengan persentase 81,25% yang dinilai sangat aktif, sedangkan pada siklus II mencapai 92,75% dengan kategori sangat aktif. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media Big Book dalam pembelajaran dapat meningkatkan ketertarikan baca siswa dalam pelajaran Bahasa Indonesia di kelas II SD Negeri Taeng.
Peningkatan Hasil Belajar Melalui Pendekatan TaRL Model PBL dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 13 Makassar Sutrismin, Heri; Sunardin, Sunardin; Pratama, Fikar Angga
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.722024.4748

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan untuk mengatasi rendahnya kemampuan menulis siswa, khususnya dalam membuat teks laporan hasil observasi, yang merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia sesuai kurikulum. Masalah ini jika dibiarkan dapat menghambat perkembangan kemampuan berpikir kritis dan analitis siswa. Oleh karena itu, model pembelajaran PBL dipilih sebagai solusi yang dinilai efektif dalam melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran berbasis masalah nyata.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks laporan hasil observasi (LHO) pada siswa kelas VII I di SMPN 13 Makassar melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari peserta didik kelas VII I di SMP N 13 Makassar, yang berjumlah 35 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan dalam studi ini terdiri dari observasi dan tes. Data diperoleh dari hasil evaluasi pembelajaran yang menunjukkan peningkatan signifikan. Pada siklus I, rata-rata nilai siswa adalah 60,5 dengan tingkat ketuntasan 9,38% (3 siswa tuntas). Pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 83,65 dengan ketuntasan 90,62% (32 siswa tuntas). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa menulis teks laporan hasil observasi.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Problem Basic Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XII SMA Negeri 7 Makassar pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Wahyuli, Nur; Indrawati, Yuni
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.722024.4753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XII SMA Negeri 7 Makassar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas XII. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan berpikir kritis dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan berpikir kritis siswa. Pada siklus pertama, rata-rata nilai kemampuan berpikir kritis siswa adalah 73,8, sedangkan pada siklus kedua, rata-rata nilai kelompok kontrol adalah 70,7. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Dengan demikian, PBL dapat menjadi alternatif model pembelajaran yang bermanfaat dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa di sekolah.
Meningkatkan Hasil Belajar IPA Menggunakan Model Pembelajaran Project Based Learning Siswa Kelas VI SD Negeri Gunung Sari II Theresia, Mersi; Jamaluddin, Nurliah; Wahid, Abdul
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.722024.4760

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SDN Gunung Sari II. Penelitian ini dilakukan selama dua siklus. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini yakni siswa kelas VI SD Negeri Gunung Sari II yang berjumlah 20 siswa, yang terdiri dari 11 perempuan dan 9 laki-laki. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan terdiri dari tes hasil belajar IPA, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan lembar observasi aktivitas siswa. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I jumlah siswa yang memenuhi nilai KKM (70) sebanyak 4 orang (19,05%) dan tidak memenuhi nilai KKM (70) sebanyak 16 orang ( 79,85%) dengan rata-rata nilai siswa 52,33. Pada siklus II meningkat signifikan jumlah siswa yang memenuhi nilai KKM (70) terdapat 19 orang (93,3%) dan yang tidak memenuhi nilai KKM (70) sebanyak 1 siswa (6,7%) dengan nilai rata-rata 90,73. Hasil belajar siswa telah mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 70%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajar Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VI SD Negeri Gunung Sari II.
Penerapan Model Problem Based Learning dan Pemanfaatan Media Wordwall untuk Meningkatkan Keaktifan Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas III SD Negeri Pao-Pao Samara, Novita Sari; Mutmainna, Mutmainna; Ardilla, Andi; Suleha, Siti; Nursakiah, Nursakiah
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.722024.4806

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keaktifan peserta didik dalam pembelajaran matematika kelas III SD Negeri Pao-Pao, di mana siswa cenderung pasif dan kurang terlibat dalam diskusi atau kegiatan pembelajaran. Hal ini disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran tradisional yang kurang memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) yang didukung oleh media Wordwall untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam pelajaran matematika di kelas III SD Negeri Pao-Pao. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SD Negeri Pao-Pao, yang terdiri dari 25 siswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, di mana setiap siklus mencakup empat tahap utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi keaktifan siswa, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif untuk mengevaluasi perubahan dalam keaktifan siswa dan pelaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL yang didukung media Wordwall berhasil meningkatkan keaktifan siswa. Pada siklus pertama, keaktifan siswa berada pada kategori sedang, namun setelah perbaikan dilakukan pada siklus kedua, keaktifan siswa meningkat ke kategori tinggi, sesuai data dari lembar observasi keaktifan siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya penggunaan metode pembelajaran inovatif seperti PBL yang didukung oleh teknologi untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Model ini tidak hanya membantu siswa memahami konsep matematika dengan lebih mendalam, tetapi juga membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan interaktif. Dengan demikian, Wordwall sebagai media pendukung terbukti efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran matematika.
Analisis Karakter Siswa Hiperaktif dalam Proses Pembelajaran MI Miftahul Ulum dan Upaya Mengatasinya Zainab, Siti; Soliha, Imro Atus
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.722024.4839

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah bagaimana menganalisis karakter siswa hiperaktif di MI Miftahul Ulum, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab perilaku hiperaktif pada siswa, dan mengevaluasi efektivitas upaya-upaya yang diterapkan untuk menangani perilaku tersebut dalam konteks pembelajaran. Penelitian ini dilakukan di MI Miftahul Ulum untuk menganalisis karakter siswa hiperaktif di MI Miftahul Ulum, mengidentifikasi faktor penyebab, serta mengevaluasi upaya-upaya penanganannya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, melibatkan observasi, wawancara dengan guru beserta orang tua, dan dokumentasi. Adapun tahapan analisis data dilakukan dengan reduksi data yang sudah terkumpul dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian penyajian data yang telah direduksi disajikan dalam bentuk narasi deskriptif untuk memudahkan penarikan kesimpulan. Kesimpulan tersebut dibuat berdasarkan temuan-temuan mengenai karakter siswa hiperaktif, faktor penyebab dan upaya yang telah diterapkan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan teknik triangulasi untuk memverifikasi keabsahan data yang diterapkan melalui penggunaan tiga teknik pengumpulan data yaitu observasi memberikan gambaran langsung dari sistuasi yang diteliti, wawancara memberikan pandangan mendalam dari informan, dan dokumentasi memberikan data tertulis yang memperkaya informasi yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa hiperaktif sering menunjukkan perilaku yang sulit diatur, seperti ketidakmampuan untuk duduk diam, impulsif, dan kesulitan berkonsentrasi. Faktor penyebab termasuk kondisi keluarga yang kurang harmonis, lingkungan tempat tinggal yang tidak kondusif, dan pengaruh teman sebaya. Guru menerapkan berbagai strategi penanganan, termasuk pendekatan pribadi, pemberian tugas khusus, metode pengajaran variatif, dan kolaborasi dengan orang tua. Konseling individu dan terapi modifikasi perilaku juga digunakan untuk membantu siswa hiperaktif. Penanganan siswa hiperaktif memerlukan pendekatan komprehensif dan kerjasama antara guru, kepala sekolah, orang tua, dan siswa, dengan tujuan menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif dan mendukung perkembangan akademik serta sosial siswa.
Teori Belajar Van Hiele dalam Penyajian Materi Geometri Terhadap Kemampuan Berpikir Matematis Siswa Sekolah Dasar Ditinjau dari Gaya Kognitif Aries, Nur Sakinah; Monoarfa, Fidyawati; Ismail, Reska Putri
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.722024.4841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa pada materi geometri yang disajikan berdasarkan teori belajar Van Hiele, dengan memperhatikan perbedaan gaya kognitif siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, yang berfokus pada penggambaran kemampuan berpikir kreatif siswa melalui wawancara langsung dan analisis hasil tes kemampuan berpikir kreatif mereka. Subjek penelitian terdiri dari empat siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 3 Talaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, yang dipilih berdasarkan beberapa kriteria: (1) gaya kognitif siswa berdasarkan hasil tes Group Embedded Figures Test (GEFT), yaitu dua siswa dengan gaya kognitif field-independent dan dua siswa dengan gaya field-dependent, (2) kemampuan komunikasi matematis siswa berdasarkan informasi dari guru mata pelajaran matematika, dan (3) kesediaan siswa untuk berpartisipasi sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kognitif memengaruhi variasi kemampuan berpikir kreatif siswa, khususnya dalam hal kefasihan, fleksibilitas, dan keaslian dalam menyelesaikan masalah geometri. Temuan ini memberikan wawasan mengenai perbedaan karakteristik berpikir kreatif matematis siswa dengan gaya kognitif yang berbeda, serta menjadi rujukan untuk pengembangan strategi pembelajaran yang sesuai dengan gaya kognitif siswa dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis mereka.
Tanggung Jawab Guru kepada Perilaku Bullying dalam Pembentukan Moral dan Spiritual di Madrasah Ibtidaiyah Wahyudi, Wahyudi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.722024.4843

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah bagaimana peran dan tanggung jawab guru dalam menangani perilaku bullying di Madrasah Ibtidaiyah Hidayatul Islam Clarak Leces, serta kontribusi mereka terhadap pembentukan moral dan spiritual siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran dan tanggung jawab guru dalam menangani perilaku bullying serta kontribusi mereka terhadap pembentukan moral dan spiritual siswa di Madrasah Ibtidaiyah Hidayatul Islam Clarak Leces. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, penelitian ini menggambarkan fenomena sosial secara mendalams melalui deskripsi kata-kata dan bahasa dalam konteks alami. Subjek penelitian adalah guru di Madrasah yang berperan dalam mengajarkan moral dan spiritual, serta menangani bullying. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, termasuk analisis catatan perilaku siswa dan laporan insiden bullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying di sekolah seringkali terjadi akibat perselisihan antar siswa, termasuk perilaku verbal yang tidak sopan. Guru berperan penting dalam pencegahan bullying melalui pemberian nasihat, pembentukan kesadaran moral, dan kerja sama dengan orang tua. Tindakan preventif yang dilakukan meliputi pembinaan karakter siswa, pemantauan interaksi di kelas, dan pemberian sanksi bagi pelaku. Temuan penelitian menyoroti pentingnya lingkungan belajar yang aman serta dukungan dari seluruh komunitas sekolah dalam mengurangi kasus bullying. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian dalam bentuk deskriptif, dan penarikan kesimpulan yang divalidasi dengan triangulasi menggunakan berbagai sumber, yaitu guru, siswa, dan dokumen sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan melalui upaya menciptakan lingkungan madrasah yang aman dan kondusif untuk pembelajaran yang positif.
Peningkatan Hasil dan Minat Belajar Peserta didik pada Materi Enam Benua di Kelas VI SD dengan Penerapan Platform Pembelajaran Interaktif Educaplay Selfiyanti, Selfiyanti; Yuliastuti, Yuliastuti; Razak, Nur Khadijah
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.722024.4850

Abstract

Permasalahan ini menjadi perhatian karena pemahaman materi enam benua merupakan bagian penting dari kurikulum Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pengetahuan dasar tentang geografi global. Rendahnya hasil belajar dan minat belajar dapat berdampak pada kemampuan peserta didik untuk memahami konsep-konsep lanjutan dalam bidang ini.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil belajar dan minat belajar peserta didik kelas VI pada materi enam benua melalui penerapan platform pembelajaran interaktif Educaplay. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian peserta didik kelas VI yang berjumlah 28 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dari siklus I ke siklus II. Rata-rata nilai meningkat dari 62 pada prasiklus menjadi 82 pada siklus II, dengan ketuntasan klasikal mencapai 89%. Tingkat keterlibatan aktif peserta didik juga meningkat hingga mencapai 90%. Hasil penelitian membuktikan bahwa penerapan platform Educaplay efektif dalam meningkatkan pemahaman dan minat belajar peserta didik pada materi enam benua.