cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.cjpe@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jl. Latamacelling No 19B, Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Cokroaminoto Journal of Primary Education
ISSN : 26546426     EISSN : 26546434     DOI : -
The focus of this journal is primary education, which covers related aspects such as students, teachers, teaching materials, evaluation and assessment, curriculum, and lesson study.
Articles 370 Documents
Perbedaan Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PJBL) terhadap Hasil Belajar IPA Kelas V di SD Negeri Bedahan 01 Cibinong Bogor Helmi, Mujahid; Hidayat, Rais; Fatmasari, Rhini
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - Maret 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.1.2025.5588

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya mencari model pembelajaran yang paling efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa, mengingat perkembangan teknologi dan tuntutan keterampilan berpikir kritis yang semakin penting di era pendidikan abad 21, serta untuk memberikan wawasan bagi guru dalam memilih metode yang dapat lebih optimal meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan efektivitas model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) dan Project-Based Learning (PjBL) terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Negeri Bedahan 01 Cibinong, Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain Quasi-Experimental dan teknik pengumpulan data melalui pretest dan posttest. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, masing-masing menerapkan model PBL dan PjBL. Hasil analisis data menggunakan uji independent sample t-test menunjukkan bahwa nilai probabilitas (sig. 2-tailed) sebesar 0,027, lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis nol (H₀) ditolak. Rata-rata hasil posttest siswa pada kelas PBL adalah 86,21, sedangkan pada kelas PjBL adalah 81,29, dengan selisih sebesar 4,92. Hasil ini menunjukkan bahwa model pembelajaran PBL lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPA dibandingkan dengan model PjBL. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar guru mengombinasikan kedua model pembelajaran ini secara strategis untuk memaksimalkan hasil belajar dan pengembangan keterampilan siswa.
Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif terhadap Retensi Siswa UPT SD Negeri Sinar Mulyo Fitriani, Rika; Prasetyo, Krisno Budi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 2 (2025): April - Juni 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.2.2025.5598

Abstract

Urgensi dalam penelitian ini yaitu rendahnya kemampuan retensi siswa sekolah dasar dalam memahami materi pelajaran, khususnya tema Be on Time, sehingga perlunya inovasi media pembelajaran yang interaktif dan sesuai dengan karakteristik anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media pembelajaran interaktif berupa kartu edukatif terhadap kemampuan retensi siswa kelas IV di UPT SD Negeri Sinar Mulyo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian sebanyak 23 siswa kelas IV diambil menggunakan teknik sampling jenuh, yaitu seluruh populasi dijadikan sampel karena jumlahnya terbatas. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pre-test sebesar 52,96 meningkat menjadi 81,52 pada post-test, dengan selisih 28,57 poin. Data berdistribusi normal, ditunjukkan oleh nilai signifikansi pretest (0,922) dan posttest (0,994). Uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi (2-tailed) < 0,001, yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan penggunaan kartu edukatif terhadap retensi siswa. Hasil temuan ini menyimpulkan bahwa media kartu edukatif efektif dalam meningkatkan kemampuan retensi siswa dalam memahami materi. Penggunaan media ini direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran alternatif di sekolah dasar
Pengembangan Media Monopoli Bermuatan Kearifan Lokal Sasambo untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SDN 26 Cakranegara Andriana, Ririn Ika; Erfan, Muhammad; Handika, Ilham; Nurwahidah, Nurwahidah
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - Maret 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.1.2025.5599

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV, mengingat rendahnya pemahaman siswa terhadap materi keragaman budaya dan terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang kontekstual, sehingga pengembangan media monopoli berbasis kearifan lokal Sasambo diharapkan dapat memperbaiki proses pembelajaran yang lebih menarik dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media permainan monopoli bermuatan kearifan lokal sasambo pada pembelajaran IPAS siswa kelas IV yang telah diuji tingkat kelayakan dan keefektifannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Subjek dalam penelitian ini melibatkan 32 siswa kelas IV SDN 26 Cakranegara. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, angket dan tes. Adapun hasil validasi dari ahli media mendapatkan persentase sebesar 89% dan dari ahli materi sebesar 85,7% dengan kriteria sangat layak. Kemudian, hasil angket respon guru mendapatkan persentase sebesar 97,7% dengan kriteria sangat layak, angket respon siswa pada uji kelompok kecil tahap 1 sebesar 98,1% dan tahap 2 sebesar 90,6% dengan kriteria sangat layak serta hasil uji coba kelompok besar mendapatkan persentase sebesar 93,4% dengan kriteria sangat layak. Selain itu, hasil rata-rata pre test siswa memperoleh nilai 55,31 dan hasil rata-rata nilai post testnya yaitu 89,37. Hal tersebut menunjukkan bahwa media monopoli dikategorikan efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDN 26 Cakranegara. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa media permainan monopoli bermuatan kearifan lokal sudah layak dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV sekolah dasar.
Pengembangan Bahan Ajar E – LKPD Interaktif Berbasis Website Liveworksheet untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Peserta Didik Kelas V pada Mata Pelajaran IPA di UPT SDN 1 Enrekang Azis, Nur Asmi; Aminullah, Aminullah; Kining, Ekajayanti
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - Maret 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.1.2025.5600

Abstract

Permasalahan utama pada penelitian ini adalah penggunaan bahan ajar interaktif pada mata pelajaran IPA masih belum cukup maksimal. Tujuan pengembangan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kebutuhan guru, peserta didik dan kurikulum, mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan bahan ajar interaktif berbasis website Liveworksheet pada tema 1 organ gerak hewan dan manusia. Jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti termasuk penelitian pengembangan atau biasa juga dikenal Research and Development (R&D). Proses pengembangan bahan ajar E – LKPD interaktif berbasis website Liveworksheet menggunakan model ADDIE yaitu memiliki 5 tahapan dalam proses pengembangan meliputi Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Bahan ajar E – LKPD interaktif berbasis website Liveworksheet dikategorikan valid dan cocok dipakai sebagai alternatif pada pelaksanaan pembelajaran, hal ini dibuktikan dengan telah dilakukannya validasi oleh beberapa ahli dalam bidang pengembangan dengan hasil akhir rata-rata 4,30 dengan kategori “Sangat Layak”. Bahan ajar E – LKPD interaktif berbasis website Liveworksheet efektif untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran di kelas, adapun hasil evaluasi Pretest dan Posttest yang dilakukan oleh peserta didik sebanyak 25 orang dengan hasil nilai rata-rata yang diperoleh yaitu 77 sebelum digunakannya bahan ajar interaktif dan untuk posttest diperoleh nilai rata-rata 82 setelah digunakannya bahan ajar E – LKPD interaktif berbasis website Liveworksheet. Berdasarkan hasil Uji T, nilai sig. 2-tailed diperoleh sebesar 0,000, yang lebih kecil dari 0,05, menunjukkan signifikansi. Uji one-sample test pada pretest menghasilkan nilai t hitung 22,758, yang lebih besar dari t tabel 2,060, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Pada posttest, nilai t hitung sebesar 39,164 juga lebih besar dari t tabel 2,060, yang mengindikasikan bahwa bahan ajar E-LKPD interaktif berbasis website Liveworksheet efektif digunakan dalam pembelajaran di kelas V UPT SDN 1 Enrekang.
Peningkatan Kemampuan Literasi melalui Pembelajaran Deep Learning pada Siswa Kelas IV UPT SDN 8 Pinrang Epik, Yustina; Elihami, Elihami; Setiawan, Dedi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - Maret 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.1.2025.5620

Abstract

Urgensi dalam penelitian ini yakni banyak siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami dan menganalisis teks bacaan, disamping pentingnya literasi yang berpengaruh terhadap perkembangan akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa kelas IV UPT SDN 8 Pinrang melalui penerapan pembelajaran berbasis deep learning. Oleh karena itu, pendekatan deep learning diterapkan untuk membantu siswa memahami bacaan secara lebih mendalam dan kritis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model siklus yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV UPT SDN 8 Pinrang yang berjumlah 30 orang. Pembelajaran dilakukan dengan mengintegrasikan strategi deep learning seperti diskusi mendalam, pemetaan konsep, dan eksplorasi makna dalam teks. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui Tes kemampuan literasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan literasi siswa, baik dalam pemahaman isi bacaan maupun kemampuan berpikir kritis. Siswa lebih mampu menginterpretasikan teks dengan baik dan mengaitkannya dengan pengalaman serta pengetahuan yang telah dimiliki. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan pembelajaran deep learning dapat meningkatkan kemampuan literasi siswa secara efektif. Melalui pendekatan yang tepat, siswa menjadi lebih aktif dalam memahami teks, berdiskusi, serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis mereka. Pembelajaran ini direkomendasikan untuk diterapkan dalam kurikulum sekolah dasar guna meningkatkan kualitas literasi siswa secara berkelanjutan
Peningkatan Hasil Belajar Siswa melalui Modul Ajar Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi pada Siswa IV UPT SDN 14 Pinrang Yuspi, Yuspi; Nadar, Nadar; Saleha, Saleha
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - Maret 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.1.2025.5621

Abstract

Urgensi dalam penelitian ini terletak pada pentingnya mengatasi tantangan keberagaman kemampuan dan kebutuhan belajar siswa di kelas, yang sering menghambat pencapaian hasil belajar yang optimal. Oleh karena itu, penerapan modul ajar berbasis pembelajaran berdiferensiasi sangat penting untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih inklusif dan efektif bagi setiap siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan modul ajar berbasis pembelajaran berdiferensiasi di kelas IV UPT SDN 14 Pinrang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK), yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi pada setiap siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV UPT SDN 14 Pinrang, dengan data yang dikumpulkan melalui tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif, dengan membandingkan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan modul ajar berbasis pembelajaran berdiferensiasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan modul ajar berbasis pembelajaran berdiferensiasi berhasil meningkatkan hasil belajar siswa. Peningkatan ini tercermin dari hasil tes formatif yang menunjukkan kenaikan rata-rata hasil belajar siswa dari pra-siklus ke siklus I, serta peningkatan lebih lanjut pada siklus II. Selain itu, siswa juga menunjukkan keterlibatan yang lebih aktif dalam proses pembelajaran dan peningkatan motivasi belajar mereka. Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa penggunaan modul ajar berbasis pembelajaran berdiferensiasi merupakan strategi efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, diharapkan pendekatan ini dapat diterapkan lebih luas dalam pembelajaran di sekolah dasar untuk mengakomodasi kebutuhan belajar siswa yang beragam.
Implementasi Model Pembelajaran STEAM untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VI UPT SDN Inpres Tonrong Saddang Rasyid, Nurlina; Ismail, Ismail; Aminullah, Aminullah
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - Maret 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.1.2025.5629

Abstract

Urgensi dari penelitian ini terletak pada rendahnya hasil belajar dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran IPA di kelas VI UPT SDN Inpres Tonrong Saddang, yang ditunjukkan oleh masih rendahnya rata-rata nilai dan tingkat ketuntasan belajar sebelum diterapkannya model pembelajaran STEAM, sehingga diperlukan upaya inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kemampuan berpikir siswa secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VI UPT SDN Inpres Tonrong Saddang melalui penerapan model pembelajaran STEAM. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis & McTaggart yang terdiri dari dua siklus, masing-masing mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI UPT SDN Inpres Tonrong Saddang yang berjumlah 25 orang, dan penelitian ini dilaksanakan pada semester berjalan tahun ajaran 2024/2025. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tes hasil belajar dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah penerapan model STEAM. Rata-rata nilai siswa pada Siklus I adalah 68 dengan tingkat ketuntasan 56%. Setelah perbaikan strategi pada siklus II, rata-rata nilai meningkat menjadi 78 dengan tingkat ketuntasan mencapai 80%. Penerapan model STEAM juga meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, dari 65% pada siklus I menjadi 80% pada siklus II. Hasil ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis STEAM efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA serta keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif siswa
Penerapan Pembelajaran Deep Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi Siswa Kelas VI UPT SD 79 Gura Rasma, Rasma; Khalid, Muh. Idham; Saleha, Saleha
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - Maret 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.1.2025.5630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa kelas VI UPT SD 79 Gura melalui penerapan pembelajaran berbasis Deep Learning, mengingat pentingnya penguasaan numerasi yang mendalam dalam pendidikan dasar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan mengacu pada model Kemmis & McTaggart, yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas VI. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes evaluasi, observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Pelaksanaan siklus pertama, pembelajaran difokuskan pada pemahaman pola bilangan dan operasi hitung dalam kehidupan sehari-hari. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa adalah 67,2, dengan nilai tertinggi 85 dan nilai terendah 50. Jumlah 25 siswa, sebanyak 14 siswa (56%) mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), sementara 11 siswa (44%) belum tuntas. Refleksi siklus pertama menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang kesulitan memahami konsep numerasi secara mendalam. Pada siklus kedua, pembelajaran diperbaiki dengan penerapan media interaktif, diskusi kelompok kecil, dan simulasi digital. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang baik, dengan rata-rata nilai mencapai 78,6, nilai tertinggi 92, dan nilai terendah 60. Jumlah siswa yang mencapai ketuntasan meningkat menjadi 20 siswa (80%), sementara 5 siswa (20%) masih belum tuntas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis Deep Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan numerasi siswa, tidak hanya dalam hasil belajar, tetapi juga dalam meningkatkan keterlibatan siswa dalam diskusi dan pemahaman konsep numerasi yang lebih aplikatif. Pembelajaran berbasis Deep Learning dapat direkomendasikan sebagai strategi inovatif dalam pembelajaran numerasi di sekolah dasar.
Implementasi Media Flash Card untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Kelas 1 pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SDN 25 Limbuang Amelia, Amelia; Elihami, Elihami; Dahlan, Ahmad
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 2 (2025): April - Juni 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.2.2025.5650

Abstract

Rendahnya kemampuan membaca siswa kelas I SDN 25 Limbuang menjadi pendorong untuk melakukan penelitian ini. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui apakah penggunaan media flash card meningkatkan pemahaman membaca siswa pada materi suku kata dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menggunakan model Kemmis dan McTaggart dengan empat tahapan dalam setiap siklus: perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 12 siswa kelas I SDN 25 Limbuang yang mengalami kesulitan membaca, dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi aktivitas guru, tes kemampuan membaca, dan dokumentasi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Keberhasilan ditandai dengan 80% siswa mencapai kategori baik, serta peningkatan nilai dan aktivitas belajar. Berdasarkan temuan penelitian yang menggunakan media flash card untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi suku kata pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan nilai observasi kemahiran membaca siswa pada materi suku kata siklus I dan pada pelaksanaan pembelajaran menggunakan media flash card mencapai kategori sangat baik persentase 33,33%. Pada siklus II terjadi peningkatan sebesar 91,66% dengan kategori sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media flash card pada siswa kelas I SDN 25 Limbuang dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa.
Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Metode Kerja Kelompok pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di SDN 33 Cece Suherman, Ardiyanti; Khalid, Muhammad Idham; Aminullah, Aminullah
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 2 (2025): April - Juni 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.2.2025.5660

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada rendahnya motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila, yang berdampak pada kurangnya keterlibatan aktif dan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai dasar kebangsaan, sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih partisipatif dan kolaboratif untuk mengatasi permasalahan tersebut secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa melalui penerapan metode kerja kelompok pada pembelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian tindakan kelas (PTK) dipilih sebagai metodologi penelitian dengan dua siklus, di mana setiap siklus mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 15 siswa kelas V SDN 33 Cece yang dipilih berdasarkan kriteria motivasi belajar rendah. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan evaluasi, serta dianalisis dengan teknik analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa dari Siklus I ke Siklus II. Hasil pada Siklus I, persentase siswa dengan motivasi sangat baik hanya 13,33%, skala baik 46,66%, skala cukup 40%, dan skala kurang 0%. Siklus II terjadi peningkatan dengan 80% siswa berada pada skala sangat baik, 20% pada skala baik, dan 0% pada skala cukup dan kurang. Ketertarikan siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Pancasila juga meningkat dengan 93,33% siswa berada pada skala sangat baik. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode kerja kelompok dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila terbukti efektif meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar.