cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.cjpe@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jl. Latamacelling No 19B, Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Cokroaminoto Journal of Primary Education
ISSN : 26546426     EISSN : 26546434     DOI : -
The focus of this journal is primary education, which covers related aspects such as students, teachers, teaching materials, evaluation and assessment, curriculum, and lesson study.
Articles 370 Documents
Peningkatan Keterampilan Membaca Nyaring melalui Media Pias-Pias Kata pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas I di UPT SD Negeri 22 Pinrang Syahriah, Syahriah; Haliq, Muhammad Idham; Rahmat, Rahmat
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4646

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan membaca nyaring siswa kelas I di UPT SD Negeri 22 Pinrang, yang tercermin dalam kesulitan siswa mengenali huruf, suku kata, dan kata sederhana. Strategi pembelajaran yang ada belum efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa, dan pembelajaran yang kurang interaktif menjadi tantangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan membaca nyaring siswa melalui penggunaan media pias-pias kata. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan metode kuantitatif berlandaskan pada filsafat positivisme. Penelitian dilakukan dalam tiga tahap: Prasiklus, Siklus I, dan Siklus II, dengan subjek penelitian sebanyak 17 siswa kelas I, yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan membaca nyaring, lembar observasi, wawancara terstruktur, dan lembar penilaian guru. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah pencapaian Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 70, yang dianggap berhasil apabila minimal 70% siswa mencapai nilai tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Pias-Pias Kata berhasil meningkatkan keterampilan membaca nyaring siswa. Peningkatan rata-rata nilai siswa dari 56,52 pada pra siklus menjadi 66,11 pada Siklus I, dan 76,29 pada Siklus II, dengan total kenaikan 35,01% antara pra siklus dan Siklus II, menunjukkan bahwa media ini efektif dalam membantu siswa memahami materi dengan lebih baik. Peningkatan tersebut menunjukkan dampak positif dari penggunaan media Pias-Pias Kata dalam mendukung perkembangan keterampilan membaca nyaring siswa kelas I di UPT SD Negeri 22 Pinrang.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Talking Stick pada Mata Pelajaran IPA Di Kelas IV SDN 212 Pinrang Hasna, Hasna; Firdiani, Dian; Nadar, Nadar
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4647

Abstract

Penelitian ini penting untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA, khususnya di kelas IV SDN 212 Pinrang, dengan menerapkan model pembelajaran Talking Stick yang diharapkan dapat meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi bagi tantangan dalam pembelajaran IPA, serta menjadi referensi bagi pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif di sekolah-sekolah lain. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas IV SDN 212 Pinrang melalui penerapan model pembelajaran Talking Stick. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, dengan setiap siklus melibatkan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 212 Pinrang dengan Jumlah siswa 32. Hasil Penelitian menunjukkanpPada siklus I, dari 32 siswa, hanya 10 siswa (31,25%) yang mencapai ketuntasan dengan nilai minimal 75, sedangkan 22 siswa (68,75%) belum tuntas. Nilai tertinggi yang diperoleh siswa adalah 85, sementara nilai terendah adalah 55, dengan ketuntasan klasikal hanya mencapai 31,25%. Pada siklus II, setelah dilakukan perbaikan, termasuk pemberian bimbingan lebih intensif dan peningkatan interaksi siswa, hasil belajar siswa meningkat signifikan. Dari 32 siswa, 28 siswa (87,5%) berhasil mencapai ketuntasan, sementara 4 siswa (12,5%) belum tuntas. Nilai tertinggi yang diperoleh siswa meningkat menjadi 90, dan nilai terendah menjadi 65. Ketuntasan klasikal pada siklus II mencapai 87,5%, yang menunjukkan bahwa perbaikan yang dilakukan berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi IPA dan memperbaiki keterlibatan mereka dalam pembelajaran.
Analisis Strategi Implementasi Kurikulum Merdeka pada Jenjang Sekolah Dasar di SDN Karundang Sepianah, Sepianah; Pribadi, Reksa Adya; Hakim, Zerri Rahman; Andriana, Encep
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4689

Abstract

Urgensi permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana Kurikulum Merdeka dapat disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis strategi implementasi kurikulum merdeka pada jenjang sekolah dasar di SDN Karundang 1. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dimana pengumpulan datanya menggunakan data yang berupa kata-kata, gambar dan angka-angka. Peneliti mengkaji data yang berasal dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dalam penelitian menunjukan bahwa strategi SDN Karundang 1 cukup siap dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka dengan melalui beberapa tahap penyesuaian dan juga dioptimalkan dengan membuat suatu skema metode pembelajaran dalam pematangan implementasi kurikulum merdeka. Selain itu, dalam proses pembelajarannya ada empat aspek yang dipenuhi dalam mendukung proses pelaksanaan pembelajaran yaitu membangun karakter positif siswa, kearifan lokal sebagai bahan ajar siswa, strategi manajemen kelas dan pembelajaran interaktif guru dan siswa. Kesimpulan penelitian ini yaitu pentingnya suatu strategi dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka yang terstruktur dengan baik. Hasil temuan ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi guru, kepala sekolah, bagi peneliti dan bagi pembaca jika ingin mengimplementasikan kurikulum merdeka perlu lebih matang.
Penerapan Media Picture Berbantu Audio Visual untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas II di SD Inpres Paccinongan Kabupaten Gowa Basmala, Basmala
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4698

Abstract

Urgensi permasalahan dalam penelitian ini terletak pada pentingnya pengembangan metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa, khususnya dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan media picture berbantu audio visual pada proses pembelajaran Bahasa Indonesia kelas II SD Inpres Paccinongan Kabupaten Gowa. Jenis penelitian yang digunkan adalah penelitian PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Sebanyak 28 siswa menjadi subjek penelitian ini. Setiap siklus penelitian terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Indikator keberhasilan pembelajaran dalam penelitian ini adalah pencapaian tingkat kemampuan berpikir siswa. Metode pengumpulan data melibatkan teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan dalam tingkat kemampuan berpikir siswa. pada siklus I diperoleh sebanyak 15 siswa yang tuntas (54%) sedangkan yang tidak tuntas sebanyak 13 siswa (46%) . Kemudian pada siklus II sebanyak 23 siswa yang tuntas atau (83%) dan siswa yang tidak tuntas berjumlah 5 orang atau (17%). Oleh karena itu, Dapat disimpulkan bahwa memalui penerapan media Picture berbantu audio visual dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas II di Inpres Paccinongan Kabupaten Gowa
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia melalui Penggunaan Media Power Point di Kelas IV UPTD SPF SD Negeri 64 Medde Auliya, Nurmila
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4700

Abstract

Cara penyampaian materi yang dilakukan guru terkadang masih menggunakan metode ceramah, yang menjadikan peserta didik kurang semangat untuk berpartisipasi di kegiatan belajar mengajar. Oleh karenanya, penggunaan media powerpoint juga krusial diterapkan oleh guru karena memiliki potensi bisa mendorong siswa meningkat hasil belajarnya serta keaktifannya di kelas. Penelitian ini bertujuan dalam rangka meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui penerapan media powerpoint di Kelas IV UPTD SPF SD Negeri 64 Medde. Adapun yang dijadikan subjeknya ialah siswa kelas IV sebanyak 18 orang dengan 14 di antaranya siswi dan 4 lainnya siswa. Metode penelitiannya mempergunakan penelitian tindakan kelas yang mencakup 4 tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi dan tahapan tersebut diulangi dalam 2 siklus. Adapun hasil penelitiannya menunjukkan bahwa di siklus 1 nilai rata-rata peserta didik ialah 72,77 sedangkan di siklus 2 naik hingga mencapai nilai 83,88. Kemudian jumlah ketuntasan peserta didik juga meningkat, yaitu di siklus 1 61,11% sementara di siklus 2 naik mencapai 88,88 %. Oleh karenanya, bisa diambil simpulan melalui diterapkannya media pembelajaran berbasis powerpoint ini bisa mendorong peningkatan hasil belajar siswa untuk mapel Bahasa Indonesia.
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik dengan Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri pada Kelas IV SD Telkom Makassar Hardianty, Salmiah; Sari, Purnama; Nursakiah, Nursakiah; Sulastri, Sulastri
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik melalui penerapan model pembelajaran inkuiri. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV.A yang berjumlah 30 peserta didik. Teknik pengumpulan data kemampuan berpikir kritis peserta didik berupa tes tipe esai dan lembar observasi. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata ketuntasan belajar peserta didik pada siklus I adalah 60% termasuk kategori sedang. Sedangkan pada siklus II rata-rata ketuntasan belajar peserta didik 90% termasuk kategori sangat kritis. Jadi melalui penerapan model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik
Penerapan Pembelajaran Kontekstual Berbasis Demonstrasi dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA dan Kemampuan Literasi Sains Siswa Nurmalasari, Nurmalasari; Radiah, Radiah; Rahmawati, Rahmawati; Darmaniar, Darmaniar
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4730

Abstract

Masalah utama yang ingin dijawab dalam penelitian ini adalah seberapa efektif penerapan model pembelajaran kontekstual berbasis demonstrasi dalam meningkatkan hasil belajar IPA dan literasi sains siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan pembelajaran kontekstual berbasis demonstrasi untuk meningkatkan hasil belajar IPA dan kemampuan literasi sains siswa kelas V di SD Inpres Minasa Upa 1. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa, terdiri dari 12 laki-laki dan 8 perempuan. Instrumen penelitian mencakup hasil belajar, literasi sains, dan lembar observasi. Metode penelitian dilaksanakan melalui empat tahap: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Setiap siklus melibatkan pembelajaran berbasis demonstrasi, yang memerlukan siswa secara aktif terlibat dalam proses pengamatan, eksperimen, dan analisis. Hasil pada siklus I, pembelajaran berjalan dengan kategori baik dengan keterlaksanaan sebesar 76%, namun hasil belajar siswa masih tergolong sedang dengan rata-rata 60%, dan literasi sains siswa masih rendah pada 46%. siklus II, terjadi peningkatan yang signifikan; keterlaksanaan pembelajaran mencapai 88% (sangat baik), hasil belajar meningkat menjadi 80% (sangat baik), dan literasi sains siswa naik menjadi 78% (kategori tinggi). Data yang dikumpulkan dari lembar observasi menunjukkan bahwa siswa sudah lebih aktif dan keterlaksanaan pembelajaran sudah sesuai harapan. Data dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kontekstual berbasis demonstrasi secara efektif dapat meningkatkan hasil belajar IPA dan kemampuan literasi sains siswa kelas V
Penerapan Cooperative Learning tipe Jigsaw untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Keterampilan Kolaborasi Matematika Siswa Kelas V di UPT SPF SD Negeri Parang Tambung 1 Sulaeha, Sulaeha; Zulia, Zahwa; Wahyuni, Sri
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4733

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah kesulitan siswa kelas V dalam memahami materi bilangan bulat akibat metode pengajaran yang kurang menarik dan interaktif, serta kurangnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menerapkan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Jigsaw untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dan hasil belajar Matematika siswa kelas V di UPT SPF SD Negeri Parang Tambung 1 dengan materi bilangan bulat. Penelitian dilakukan melalui Penelitian Tindakan Kelas dalam dua siklus, mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data yang dikumpulkan adalah hasil observasi keterampilan kolaborasi dan tes hasil belajar siswa, dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasilnya menunjukkan peningkatan keterampilan kolaborasi, terlihat dari meningkatnya partisipasi, kerja sama, dan komunikasi dalam kelompok, dengan kenaikan dari 60 persen pada siklus I menjadi 85 persen pada siklus II. Hasil belajar Matematika juga meningkat, dengan rata-rata nilai kelas naik dari 70 menjadi 85, serta ketuntasan belajar mencapai 90 persen di akhir siklus II. Penerapan model ini efektif meningkatkan keterampilan kolaborasi dan hasil belajar siswa, sehingga direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran interaktif yang mendukung suasana belajar kolaboratif.
Meningkatkan Minat Belajar melalui Pemberian Apresiasi dan Penguatan Positif Pada Peserta Didik di Kelas IV UPT SPF SD Negeri Parang Tambung 1 Usman, Triana; Nengsi, Wahyu; Wahyuni, Sri
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4734

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini yaitu rendahnya minat belajar siswa kelas IV di UPT SPF SD Negeri Parang Tambung 1, yang tercermin dari partisipasi mereka dengan minim dalam kegiatan pembelajaran dan sikap pasif dalam menyelesaikan tugas. Rendahnya minat belajar dapat berakibat buruk pada prestasi akademik dan perkembangan sosial siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat belajar siswa melalui pemberian apresiasi dan penguatan positif, seperti pujian, penghargaan sederhana, dan umpan balik positif, yang diberikan secara konsisten selama proses pembelajaran. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini mengadopsi model siklus Kemmis dan McTaggart, yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 30 siswa kelas IV, dan data diperoleh melalui observasi, kuesioner minat belajar, serta wawancara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian apresiasi dan penguatan positif secara konsisten dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa di kelas IV UPT SPF SD Negeri Parang Tambung 1. Berdasarkan siklus pertama, motivasi belajar siswa tercatat 60%, yang kemudian meningkat menjadi 70% pada siklus kedua. Begitu juga dengan partisipasi siswa yang meningkat dari 55% menjadi 75%. Oleh karena itu, pemberian apresiasi dan penguatan positif secara konsisten efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa, meskipun hasil menunjukkan bahwa strategy tersebut perlu disesuaikan dengan karakteristik individu siswa.
Peningkatan Minat Baca Siswa melalui Pemanfaatan Media Bigbook pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas II SD Negeri Taeng Sumiati, Sumiati; Rial, Sri Wahyuni; Winda, Winda; Fadilah, Nurul; Nilianti, Nilianti
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4737

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah rendahnya minat baca siswa kelas II SD Negeri Taeng sebelum penggunaan media pembelajaran Big Book. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan peningkatan minat baca siswa melalui penggunaan Media Pembelajaran Big Book di kalangan siswa kelas II SD Negeri Taeng. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang menerapkan metodologi dengan tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek pada penelitian ini melibatkan 21 siswa kelas II SD Negeri Taeng, yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Tipe penelitian ini bersifat siklus dengan memanfaatkan model spiral dari Kemmis dan Taggart. Hasil tes minat baca siswa mengalami peningkatan dimana diperoleh rata-rata persentase hasil minat baca siswa pra siklus sebesar 21% dengan kategori sangat kurang, Kemudian mengalami peningkatan setelah diterapkan media Big Book pada siklus I menunjukkan pencapaian sebesar 71% dengan kategori baik. Kemudian, dalam siklus II, angka yang dicapai adalah 81% dengan kategori baik. Rata-rata hasil pelaksanaan pembelajaran pada siklus I adalah 74,3% dan termasuk dalam kategori tinggi, sementara pada siklus II, persentase yang diperoleh adalah 87,9% dan termasuk dalam kategori sangat tinggi. Kegiatan belajar siswa pada siklus I menunjukkan hasil yang positif, di mana para siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran menggunakan media Big Book, dengan persentase 81,25% yang dinilai sangat aktif, sedangkan pada siklus II mencapai 92,75% dengan kategori sangat aktif. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan media Big Book dalam pembelajaran dapat meningkatkan ketertarikan baca siswa dalam pelajaran Bahasa Indonesia di kelas II SD Negeri Taeng.