cover
Contact Name
M Rusli B
Contact Email
mruslib@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.cjpe@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cokroaminoto Palopo Jl. Latamacelling No 19B, Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Cokroaminoto Journal of Primary Education
ISSN : 26546426     EISSN : 26546434     DOI : -
The focus of this journal is primary education, which covers related aspects such as students, teachers, teaching materials, evaluation and assessment, curriculum, and lesson study.
Articles 370 Documents
Peningkatan Hasil Belajar IPAS melalui Media Pembelajaran Digital Berbasis Canva pada Kelas V UPT SPF SD Negeri Mangasa Imran, Zaldy; Jasia, Vivi Apriani; Saputra, Hadi; Syarifuddin, Syarifuddin
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4746

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini yaitu kurangnya minat belajar siswa karena media pembelajaran yang tidak kreatif sehingga mempengaruhi hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian ini diikuti oleh 19 peserta didik kelas V A UPT SPF SD Negeri Mangasa. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dalam tiga siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi pada setiap siklus. Tes untuk hasil pembelajaran yang memuat tes pilihan ganda dan isian yang dikombinasikan, lembar observasi, dokumentasi, dan kolaborasi yang digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian ini yaitu terdpat peningkatan persentase peserta didik yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) dari 21.5% pada pra siklus menjadi 26.5% untuk siklus 1 kemudian dari siklus II 63.5 % menjadi 73% untuk siklus III selanjutnya peningkatan rata-rata nilai sebelum dimulainya siklus 55.73, kemudian siklus I 52.21, selanjutnya siklus II 65.15, dan siklus III 84.26 mengindikasikan bahwa penerapan media pembelajaran digital berbasis canva berhasil meningkatkan hasil belajar peserta didik. Selain itu, ada peningkatan motivasi belajar dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Hasil belajar peserta didik kelas V UPT SPF SD Negeri Mangasa mengalami peningkatan dari penerapan model pembelajaran digital berbasis canva.
Peningkatan Hasil Belajar Melalui Pendekatan TaRL Model PBL dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 13 Makassar Sutrismin, Heri; Sunardin, Sunardin; Pratama, Fikar Angga
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4748

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan untuk mengatasi rendahnya kemampuan menulis siswa, khususnya dalam membuat teks laporan hasil observasi, yang merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia sesuai kurikulum. Masalah ini jika dibiarkan dapat menghambat perkembangan kemampuan berpikir kritis dan analitis siswa. Oleh karena itu, model pembelajaran PBL dipilih sebagai solusi yang dinilai efektif dalam melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran berbasis masalah nyata.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks laporan hasil observasi (LHO) pada siswa kelas VII I di SMPN 13 Makassar melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari peserta didik kelas VII I di SMP N 13 Makassar, yang berjumlah 35 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan dalam studi ini terdiri dari observasi dan tes. Data diperoleh dari hasil evaluasi pembelajaran yang menunjukkan peningkatan signifikan. Pada siklus I, rata-rata nilai siswa adalah 60,5 dengan tingkat ketuntasan 9,38% (3 siswa tuntas). Pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 83,65 dengan ketuntasan 90,62% (32 siswa tuntas). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa menulis teks laporan hasil observasi.
Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia dalam Membaca Puisi Melalui Penerapan Metode Demonstrasi pada Siswa Kelas V SD Inpres Hartaco Indah Kota Makassar Muliana, Muliana; Lestari, Andi Ayu; Hadaming, Hamdana; Darmansyah, Darmansyah
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4749

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini yakni kurangnya pemahaman siswa mengenai teknik membaca puisi yang baik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ada peningkatan kemampuan membaca puisi dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui penerapan metode demonstrasi pada siswa kelas Kelas V SD Inpres Hartaco Indah Kota Makassar. Penelitian merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus mengikuti langkah-langkah seperti perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dan jika masalahnya belum terpecahkan dalam satu siklus kegiatan maka dapat dilanjutkan pada siklus berikutnya. Penelitian perbaikan pembelajaran ini menggunakan objek penelitian yang menjadi sasaran dalam penelitian ini adalah siswa kelas Kelas V SD Inpres Hartaco Indah sebanyak 33 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan membaca puisi melalui penerapan metode demonstrasi pada siswa kelas Kelas V SD Inpres Hartaco Indah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar pada siklus II dengan rata-rata 80,00 (80%) jauh lebih besar dibandingkan dengan hasil belajar pada siklus I dengan rata-rata 69,00 (69%) dalam kemampuan membaca puisi dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Walaupun diakui bahwa penerapan metode pembelajaran ini belum maksimal karena keterampilan dasar membaca siswa masih kurang. Penelitian ini dapat dilakukan kembali dengan skop yang lebih besar pada lokasi yang lain sehingga hasilnya dapat lebih menyakinkan.
Penggunaan Model Problem Based Learning dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Pancasila di Sekolah Dasar Handayani, Sri Ayu; Amalia, Reka; Nursakiah, Nursakiah
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4751

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini yaitu rendahnya motivasi belajar peserta didik dan tidak aktif di dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini menjelaskan bagaiamana penerapan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap mata Pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV. C SD Telkom Makassar yang berjumlah 30 orang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui observasi, dokumentasi, dan tes yang di analisis melalui metode deskriptif analisis data kualitatif untuk memperoleh data yang diharapkan. Berdasarkan hasil penelitian di temukan pada kegiatan proses pembelajran pada siklus I presentase ketuntasan yang dimiliki peserta didik yaitu 50% dari hasil tugas evaluasi pembelejaran yang di berikan kepada peserta didik di akhir pembelajaran kemudian memberikan perubahan peningkatan pada pembelajaran di siklus II dengan perolehan angka rata-rata ketuntasan mencapai 76.7%. Hasil yang di peroleh dari pelaksanaan proses pembelajaran selama 2 siklus dengan pemberian tugas evaluasi sebelum pemberian model pembelajaran Problem Based Learning dapat di berikan kesimpulan untuk proses pembelajaran yang menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning mampu meningkatkan terhadap motivasi belajar peserta didik. Model pembelajaran Problem Based Learning memiliki peran dalam meningkatkan motivasi belajar siswa sehingga meningkatkan keaktifan dalam belajar dan adanya peningkatan hasil belajar siswa teruama dalam Pelajaran Pendidikan Pancasila.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Problem Basic Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XII SMA Negeri 7 Makassar pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Wahyuli, Nur; Indrawati, Yuni
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XII SMA Negeri 7 Makassar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas XII. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan berpikir kritis dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan berpikir kritis siswa. Pada siklus pertama, rata-rata nilai kemampuan berpikir kritis siswa adalah 73,8, sedangkan pada siklus kedua, rata-rata nilai kelompok kontrol adalah 70,7. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Dengan demikian, PBL dapat menjadi alternatif model pembelajaran yang bermanfaat dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa di sekolah.
Meningkatkan Hasil Belajar IPA Menggunakan Model Pembelajaran Project Based Learning Siswa Kelas VI SD Negeri Gunung Sari II Theresia, Mersi; Jamaluddin, Nurliah; Wahid, Abdul
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4760

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SDN Gunung Sari II. Penelitian ini dilakukan selama dua siklus. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini yakni siswa kelas VI SD Negeri Gunung Sari II yang berjumlah 20 siswa, yang terdiri dari 11 perempuan dan 9 laki-laki. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan terdiri dari tes hasil belajar IPA, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan lembar observasi aktivitas siswa. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I jumlah siswa yang memenuhi nilai KKM (70) sebanyak 4 orang (19,05%) dan tidak memenuhi nilai KKM (70) sebanyak 16 orang ( 79,85%) dengan rata-rata nilai siswa 52,33. Pada siklus II meningkat signifikan jumlah siswa yang memenuhi nilai KKM (70) terdapat 19 orang (93,3%) dan yang tidak memenuhi nilai KKM (70) sebanyak 1 siswa (6,7%) dengan nilai rata-rata 90,73. Hasil belajar siswa telah mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 70%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajar Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VI SD Negeri Gunung Sari II.
Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Bahasa Indonesia melalui Model Problem Based Learning Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Video pada Siswa Kelas 4 SD Kurniawati, Dewi Rizki; Nawir, Muhammad; Kasmila, Kasmila
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4774

Abstract

Penelitian ini memiliki urgensi yang signifikan dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia. Masalah rendahnya hasil belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, menjadi perhatian yang mendesak untuk diatasi.Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dipilih karena mampu mendorong siswa untuk aktif dalam menemukan solusi atas masalah yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indoensia dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media berbasis video siswa kelas IV SD. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitain ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 22 siswa. Proses pengumpulan data dilakukan menggunakan instrument penilaian dalam bentuk tes. Desan penelitian PTK ini model siklus Kemmis dan McTaggart, yang terdiri dari empat tahap utama: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil yang diperoleh pada siklus I diperoleh nilai rata-rata siswa 66,81 dengan standar ketuntasan minimum siswa yaitu 70. Pada akhir dari siklus II, diperoleh peningkatan pada nilai siswa dimana nilai rata-rata naik menjadi 72,72 yang telah melampaui standar ketuntasan minimum pembelajaran. Hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan pembelajaran Problem Based Learning (PBL) menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas V di UPT SPF SDN Mangasa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Media Interaktif Wordwall Aisyah, St; Ramadhani, Syahrani Ratul; Tiranda, Yokmeam; Hadisaputra, Hadisaputra; Syarifuddin, Syarifuddin
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4775

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian ini yakni rendahnya keaktifan siswa, terlihat dari minimnya partisipasi dalam bertanya, menjawab soal, dan menyelesaikan tugas, serta kurangnya metode pembelajaran yang menarik dan pemanfaatan media interaktif. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran bahasa indonesia melalui media interaktif Wordwall. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di UPT SPF SDN Mangasa. Indikator tercapainya keberhasilan dari penelitian ini adalah tercapainya persentase keaktifan belajar siswa minimal sebesar 70%. Metode penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus dengan 4 tahapan, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data yang dilakukan pada siklus I dengan hasil skor 60,28% sedangkan siklus II dengan hasil skor 76,52%. Berdasarkan hasil tersebut dapat dikatakan bahwa keaktifan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia setelah diterapkan media Wordwall mengalami peningkatan.
Pengembangan Media Pembelajaran Edufraction Magnet Board pada Materi Pecahan Kelas III SDN 04 Botupingge Doloan, Mutiara Damayanti; Halidu, Salma; Aries, Nur Sakinah; Abdullah, Gamar; Marshanawiah, Andi
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4802

Abstract

Pemahaman siswa terhadap operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan penyebut yang sama masih menjadi tantangan, khususnya pada siswa kelas III SDN 04 Botupingge. Rendahnya pemahaman ini menunjukkan perlunya media pembelajaran yang inovatif untuk membantu siswa memahami konsep pecahan dengan lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan media pembelajaran Edufraction Magnet Board (EMB) pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut sama, (2) menguji kelayakan media EMB, (3) mengevaluasi kepraktisan media EMB, dan (4) mengidentifikasi keefektifan penggunaan EMB sebagai media pembelajaran.Penelitian ini menggunakan metode pengembangan dengan model ADDIE, yang meliputi lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN 04 Botupingge. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi untuk ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa; lembar observasi untuk guru dan siswa; serta soal pretest dan posttest. Data dianalisis secara kuantitatif untuk kelayakan dan kepraktisan, serta kualitatif untuk wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media EMB dinilai sangat layak dengan skor rata-rata 92,96% dari validator ahli. Media ini juga dinilai sangat praktis oleh guru dan siswa dengan skor rata-rata 92,91%. Dari segi keefektifan, hasil N-Gain Score sebesar 78% menunjukkan kategori efektif. Temuan ini mengindikasikan bahwa EMB adalah media pembelajaran yang layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut sama. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam menyediakan alternatif media pembelajaran berbasis manipulatif yang tidak hanya menarik perhatian siswa tetapi juga mampu meningkatkan hasil belajar mereka secara signifikan. Model pengembangan ADDIE yang digunakan juga terbukti relevan dalam menghasilkan media pembelajaran berkualitas
Penerapan Model Problem Based Learning dan Pemanfaatan Media Wordwall untuk Meningkatkan Keaktifan Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas III SD Negeri Pao-Pao Samara, Novita Sari; Mutmainna, Mutmainna; Ardilla, Andi; Suleha, Siti; Nursakiah, Nursakiah
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.2.2024.4806

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keaktifan peserta didik dalam pembelajaran matematika kelas III SD Negeri Pao-Pao, di mana siswa cenderung pasif dan kurang terlibat dalam diskusi atau kegiatan pembelajaran. Hal ini disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran tradisional yang kurang memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) yang didukung oleh media Wordwall untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam pelajaran matematika di kelas III SD Negeri Pao-Pao. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SD Negeri Pao-Pao, yang terdiri dari 25 siswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, di mana setiap siklus mencakup empat tahap utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar observasi keaktifan siswa, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif untuk mengevaluasi perubahan dalam keaktifan siswa dan pelaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL yang didukung media Wordwall berhasil meningkatkan keaktifan siswa. Pada siklus pertama, keaktifan siswa berada pada kategori sedang, namun setelah perbaikan dilakukan pada siklus kedua, keaktifan siswa meningkat ke kategori tinggi, sesuai data dari lembar observasi keaktifan siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya penggunaan metode pembelajaran inovatif seperti PBL yang didukung oleh teknologi untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Model ini tidak hanya membantu siswa memahami konsep matematika dengan lebih mendalam, tetapi juga membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan interaktif. Dengan demikian, Wordwall sebagai media pendukung terbukti efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran matematika.